cover
Contact Name
Atik Maria
Contact Email
atikmaria41@yahoo.co.id
Phone
+6285640183897
Journal Mail Official
lp2makbidarrum@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pondok Joko Tingkir Lor No. 5 Salatiga
Location
Kota salatiga,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga
ISSN : 25283685     EISSN : 25983857     DOI : https://doi.org/10.36409/jika
Core Subject : Health,
The Journal Scientific Health of Ar-Rum Salatiga has a pISSN: 2528-3685 and eISSN: 25-98-3857. This journal as a facility of academic facilities in doing tri darma college in research field. The Journal Scientific Health of Ar-Rum Salatiga received various articles / texts in the form of relevant original research results, case reports, meta-analysis with the health sector. Script selection is published in The Journal Scientific Health of Ar Rum Salatiga using a peer-reviewed system, published twice a year in August and February.
Articles 301 Documents
PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PRENATAL YOGA EXERCISE DI KOTA YOGYAKARTA Setyani, Rizka Ayu
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v3i1.20

Abstract

Abstrak Prenatal yoga exercise merupakan jenis olah tubuh yang bermanfaat bagi ibu hamil. Latihan ini dapat menimbulkan efek relaksasi bagi ibu hamil dalam menghadapi kehamilan. Namun, belum banyak ibu hamil yang melakukannya dikarenakan masih sedikit fasilitas kesehatan yang memberikan pelayanan prenatal yoga exercise. Masih sedikitnya sosialisasi tentang prenatal yoga exercise dapat berdampak pada pengetahuan ibu hamil. Ibu hamil lebih mengenal senam hamil daripada prenatal yoga exercise. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengetahuan ibu hamil tentang prenatal yoga exercise di Kota Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif rancangan observasional deskriptif pada Januari hingga Juli 2017. Sampel sebanyak 100 ibu hamil yang melakukan ANC di Puskesmas atau Praktik Mandiri Bidan di Kota Yogyakarta secara purposive sampling. Analisis penelitian ini menggunakan analisis univariat. Penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 76% ibu hamil memiliki pengetahuan yang cukup tentang prenatal yoga exercise, dengan karakteristik responden mayoritas berumur 21-35 tahun, memiliki pendidikan SMP dan SMA, tidak bekerja, lebih dari satu kali melahirkan (multipara), serta mayoritas responden merupakan ibu hamil trimester III. Kesimpulan hasil penelitian ini yaitu sebagian besar ibu hamil di Kota Yogyakarta memiliki pengetahuan yang cukup tentang prenatal yoga exercise.
HUBUNGAN PENGETAHUAN BIDAN DENGAN PENGGUNAAN PARTOGRAF DALAM PERSALINAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PETANANG KOTA LUBUKLINGGAU TAHUN 2018 Subani, Pitri; Selnis, Selnis; Wulandari, Elza
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v4i2.82

Abstract

Dalam pertolongan persalinan normal partograf sangat diperlukan untuk memanatu kemajuan persalinan, sehingga bila ditemukan komplikasi dalam persalinan dapat segera diatasi. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari hubungan pengetahuan bidan dengan penggunaan partograf dalam persalinan di wilayah kerja Puskesmas Petanang kota lubuklinggau tahun 2018. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif analitik, dengan pendekatan Cross-Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah bidan yang bekerja di wilayah kerja Puskesmas Petanang Kota Lubuklinggau tahun 2018 yang berjumlah 32 orang bidan. Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling sehingga didapat 32 sampel. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Data dianalisis menggunakan analisis univariat dan analisis bivariate dengan uji chi square dan Contingency Coefficient (C). Hasil penelitian didapatkan dari 32 orang sampel terdapat 19 orang bidan memiliki pengetahuan yang kurang, 10 orang bidan memiliki pengetahuan yang cukup dan 3 orang bidan memiliki pengetahuan baik; 9 orang bidan yang menggunakan partograf pada saat persalinan dan 23 orang bidan yang tidak menggunakan; Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan bidan dengan penggunaan partograf pada saat persalinan dari uji Pearson chi-square. Hasil uji pearson chi-square didapat nilai x^2 =20.128 dengan p=0,000
ANALISIS FAKTOR DOMINAN YANG BERHUBUNGAN DAN MEMPENGARUHI PADA PEMBERIAN IMUNISASI POLIO DI PUSKESMAS JAKABARING TAHUN 2021 Agustini, Debi; Rahim, Supli Effendi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v6i2.137

Abstract

Imunisasi polio merupakan imunisasi yang diberikan untuk mendapatkan kekebalan terhadap penyakit polio. Penyakit polio masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia, mengingat masih adanya kasus dan wabah polio di beberapa daerah di Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap, dukungan suami, peran petugas kesehatan dan pekerjaan secara simultan pada pemberian imunisasi polio pada balita di wilayah kerja Puskesmas Jakabaring tahun 2021.Jenis penelitian adalah Jenis penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan Cross Sectional dengan jumlah sampel 49. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa variabel pengetahuan (p value = 0,008), sikap (p value = 0,032) dukungan suami (p value = 0,003), peran petugas kesehatan (p value = 0,038), pekerjaan (p value = 0,023) menunjukkan ada hubungan bermakna dengan pemberian imunisasi polio di Puskesmas Jakabaring tahun 2021. Hasil analisis multivariat menunjukkan faktor yang paling dominan adalah variabel informasi petugas Kesehatan Nilai OR: 8,571(2,248-32,667) p value = 0,003, bahwa pengetahuan dan sikap ibu mempengaruhi pemberian imunisasi polio. Saran untuk petugas kesehatan perlu meningkatkan pemberian informasi mengenai kesehatan bayi khususnya dalam pemberian imunisasi polio.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TENTANG UPAYA PENCEGAHAN HIV/AIDS Septiyaningsih, Rochany; Kusumawati, Dhiah Dwi; Indratmoko, Septiana
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v8i1.198

Abstract

Remaja merupakan kelompok beresiko untuk penularan HIV/AIDS, karena masa remaja adalah masa individu berada pada mobilitas sosial yang paling tinggi karena akan membuka peluang baginya untuk terpapar terhadap berbagai perubahan sosial, kultural, budaya, serta fisik maupun psikologis. Hal itu membuat remaja tersebut mempunyai kerentanan yang tinggi terhadap penularan berbagai jenis penyakit salah satunya HIV/AIDS. Faktor penyebab adalah kurangnya pengetahuan tentang HIV/AIDS. Pengetahuan tentang HIV/AIDS sangat mempengaruhi sikap untuk melakukan tindakan pencegahan HIV/AIDS. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap remaja tentang upaya pencegahan HIV/AIDS. Metode penelitian ini menggunakan analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional dengan teknik accidental sampling yang berjumlah 30 responden. Analisis bivariat menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian: menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dan sikap remaja tentang upaya pencegahan HIV/AIDS, nilai sig 0,024 (
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN IMS (INFEKSI MENULAR SEKSUAL) PADA PSK (PEKERJA SEKS KOMERSIAL) DI PUSKESMAS PRAMBANAN SLEMAN D.I. YOGYAKARTA Astuti, Tutik
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v2i2.10

Abstract

Latar Belakang: Infeksi menular seksual (IMS) merupakan salah satu penyakit menular yang menjadi permasalahan kesehatan global pola penyakitnya hampir terjadi di semua negara. Salah satu penyebabnya adalah transaksi seks pada pekerja seks komersial (PSK).Menurut profil kesehatan DIY (Daerah Istimewa Yogyakarta) tahun 2016 mengenai IMS ( Infeksi Menular Seksual) DIY menempati urutan yang ke 9 sebagai provinsi dengan penderita HIV-AIDS dan IMS terbanyak, total penderita IMS dan HIV-AIDS tahun 2013 adaah 2288 Penderita. Pada tahun 2014 adalah 2663 penderita HIV-AIDS dan IMS. Tahun 2015 penderita IMS dan HIV-AIDS berjumlah 4317 penderita. Penemuan IMS dan HIV-AIDS berfluktuatif setiapa tahun. Pada tahun 2010 dan 2011 sempat mengalami penurunan sementara, kemudian mengalami peningkatan kembali tahun 2013 sampai 2015. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan denagan kejadian IMS (Infeksi Menular Seksual) pada PSK (Pekerja Seks Komersial) di Puskesmas Prambanan Sleman Yogyakarta. Metode Penelitian: Jenis penelitian survey analitik dengan studi cross sectional dimana pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner.Analisa data menggunakan uji statistic Kendal-tau, Populasi adalah semua PSK (Pekerja seks komersial) di wilayah puskesmas Prambanan yang melakukan kunjungan pemeriksaan pada saat penelitian berlangsung. Pengambilan sampel menggunakan Total sampling. Hasil Penelitian: Pengetahuan PSK (Pekerja seks komersial) yaitu pengetahuan cukup sebanyak 20 orang (50.0%). Pendidikan PSK (Pekerja seks komersial) yaitu memiliki pendidikan dasar sebanyak 22 orang (55.0%). Sosial Ekonomi yaitu memiliki sosial ekonomi rendah sebanyak 22 orang (55,0%). Hasil uji statistik tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan IMS (Infeksi menular seksual) dengan p-value => 0.05,ada hubungan antara pendidikan dengan IMS (Infeksi menular seksual) dengan p-value =< 0.05,dan tidak ada hubungan antara sosial ekonomi dengan IMS (Infeksi menular seksual) dengan p-value => 0.05. Kesimpulan: tidakada hubungan antara pengetahuan dengan kejadian IMS (Infeksi menular seksual), ada hubungan Pendidikan dengan kejadian IMS, tidak ada hubungan Sosial ekonomi dengan kejadian IMS (Infeksi Menular Seksual) di Puskesmas Prambanan Sleman D.I Yogyakarta.
HUBUNGAN TINGKAT DISMENORE DENGAN KUALITAS TIDUR PADA SISWI SMK PELITA AL-QUR’AN WONOSOBO Hofsoh, Mutingatul; Raharyani, Anisa Ell; Romdiyah, Romdiyah; Paramastuti, Anindita
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v9i2.257

Abstract

Dismenorea atau nyeri sebelum dan selama menstruasi merupakan salah satu masalah yang sering dialami oleh remaja putri. Pinggang, punggung bawah, dan paha dapat mengalami nyeri ini, yang dapat menyebabkan masalah perawatan dan mengganggu kebutuhan dasar manusia seperti tidur. Baik kesehatan fisik maupun mental serta kualitas tidur, yang dapat memengaruhi fokus dan aktivitas sehari-hari, dapat terpengaruh oleh nyeri ini. Tujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas tidur dan dismenorea siswi SMK Pelita Al-Qur’an Wonosobo. Penelitian ini menggunakan strategi penelitian sampling insidental, desain korelasi analitis, dan metode cross-sectional. Uji Spearman (Rho) digunakan untuk memeriksa data. Sembilan puluh partisipan merupakan populasi penelitian. Lima puluh responden dipilih menggunakan rumus Slovin sebagai teknik sampel. Mayoritas partisipan melaporkan mengalami nyeri sedang, seperti yang dilaporkan oleh 24 (48%) dan memiliki kualitas tidur yang buruk, seperti yang dilaporkan oleh 48 (96%). Dengan nilai signifikansi 0,016 (p < 0,05), uji korelasi Spearman Rho mengungkapkan arah positif dan hubungan yang lemah antara tingkat keparahan dismenore dan kualitas tidur. Simpulan, menunjukkan adanya hubungan antara tingkat keparahan dismenore dengan kualitas tidur pada siswi SMK Pelita Al-Qur’an Wonosobo. Penelitian ini diharapkan bermanfaat dan dapat menjadi panduan untuk berbagai inisiatif yang bertujuan untuk mengurangi tingkat keparahan dismenore yang berhubungan dengan kualitas tidur yang buruk.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA PADA SISWA SMK KABUPATEN SEMARANG Atik, Nur Sri; Susilowati, Endang
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v5i2.115

Abstract

Hasil Survey Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) 2012 menunjukan bahwa pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi belum memadai, yang dapat dilihat dengan hanya 35,3% remaja perempuan dan 31,2 % remaja laki-laki usia 15-19 tahun mengetahui bahwa perempuan dapat hamil dengan satu kali berhubungan seksual. Fakta ini mencerminkan kurangnya pemahaman remaja tentang risiko hubungan seksual serta kemampuan untuk menolak hubungan yang tidak mereka inginkan. Jika para remaja tersebut tidak memiliki keterampilan hidup (life skills) yang memadai, mereka berisiko memiliki perilaku pacaran yang tidak sehat dan harus menanggung akibat jangka pendek dan jangka panjang dalam berbagai masalah kesehatan fisik dan psikososial. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan perilaku kesehatan reproduksi remaja di SMK Kabupaten Semarang.Desain penelitian deskriptif Analitik, dengan pendekatan Cross Sectional.Sampel dan Teknik pengambilan sampel probability sampling sebanyak 176 orang dengan analisis uji chi-square. Hasil penelitian didapatkan sumber informasi dari sekolah dan guru justru hanya 5,1%. Pengetahuan remaja pengenai kesehatan reproduksi cukup baik (47,2%) dan perilaku kesehatan reproduksi yang positif (90,9%). Ada hubungan antara pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dengan perilaku kesehatan reproduksi pada remaja usia 15-19 tahun di SMK Kabupaten Semarang. Pengetahuan yang baik akan mempengaruhi perilaku kesehatan reproduksi dan peningkatan pengetahuan sangat penting dilakukan untuk mencegah perilaku kesehatan reproduksi yang negative.
FORMALIN DALAM JAJAN ANAK SEKOLAH SESUAI DENGAN KAJIAN UNDANG-UNDANG KESEHATAN DAN PANGAN Winatasari, Diah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v7i2.185

Abstract

Anak sekolah masih mengalami masa pertumbuhan dan perkembangan, sehingga membutuhkan konsumsi pangan yang cukup dengan gizi seimbang. Rendahnya tingkat keamanan Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) masih menjadi permasalahan penting. Salah satu bahan yang mungkin di campurkan dalam malamam adalah formalin. Hal ini perlu dilakukan pengkajian tentang peraturan Undang-Undang yang mengatur hal tersebut. Penulisan artikel ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif, dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Berdasarkan hasil penelitian formalin dalam jajanan sekolah adalah perbuatan mencampur makanan dan/atau minuman dengan campuran bahan berbahaya formalin merupakan tindak pidana menurut undangundang Pangan dan undang-undang Kesehatan. Masyarakat dapat melakukan tuntutan terhadap pelaku usaha yang melakukan tindak pidana di bidang pangan tersebut dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Simpulan, perlindungan terhadap jajanan anak sekolah juga perlu diperhatikan mengingat anak-anak adalah generasi penerus bangsa.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL DENGAN KEPATUHAN MINUM TABLET FE DI DESA SLUKATAN Romdiyah, Romdiyah; Indriani, Farihah; Resmi, Dewi Candra; Istiqomah, Titi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v9i1.248

Abstract

Anemia pada ibu merupakan komplikasi yang serius karena berpengaruh terhadap perkembangan janin, kelahiran prematur, hingga kematian pada ibu dan janin. Prevalensi anemia pada ibu hamil di Indonesia sebesar 37,1% dengan proporsi anemia. Ketidakpatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet fe dapat menyebabkan kekurangan kadar hemoglobin dalam darah atau anemia. Apabila ibu mengalami anemia saat hamil dapat membahayakan ibu hamil dan janin dalam kandungan. Tujuan penilitian adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu hamil dengan kepatuhan minum tablet Fe. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan analitik observasional dengan desain cross sectional. Populasi sejumlah 25 ibu hamil dan teknik pengambilan sampel dengan teknit total sampling. Analisa data menggunakan uji chi-square. Sebagian besar responden dengan pengetahuan baik memiliki kepatuhan lebih besar dalam minum tablet Fe sebesar 15 reponden (52%). Proporsi responden dengan sikap positif memiliki kepatuhan minum tablet Fe lebih besar yaitu 13 responden (48%). Hasil p value 0, 045 < α 0,005 sehingga ada hubungan pengetahuan ibu hamil dengan kepatuhan konsumsi tablet Fe dan hasil p value 0,019 < α 0,005 artinya ada hubungan sikap dengan kepatuhan konsumsi tablet Fe. Terdapat hubungan antara pengetahuan, sikap ibu hamil dengan kepatuhan minum Tablet Fe di Desa Slukatan.
Tanggung Jawab Hukum Puskesmas Terhadap Pencegahan Penularan Tuberkulosis dalam Upaya Pemberantasan Penyakit Menular Winatasari, Diah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v3i2.39

Abstract

Tuberkulosis merupakan jenis penyakit menular yang dapat menyebabkan kematian jika tidak melakukan pengobatan secara rutin. Dalam upaya peberantasan penyakit tuberkulosis pemerintah dalam hal ini Departemen Kesehatan menggunakan Puskesmas sebagai ujung tombak untuk memutuskan rantai penularan tuberkulosis di masyarakat, angka kesembuhan kasus Tuberkulosis di kota salatiga masih belum mencapai target yang diharapkan. Target untuk angka kesembuhan adalah mencapai 90% akan tetapi kenyataan yang terjadi hanya 71,2%. Pendekatan penelitian ini adalah yuridis normatif, spesifikasi penelitiannya deskriptif analitis, Analisis datanya kualitatif. Setiap Puskesmas di Kota Salatiga telah melakukan upaya pencegahan penularan tuberkulosis, namun masih ada beberapa hal yang belum dilaksanakan secara maksimal yaitu peran serta masyarakat yang masih kurang dalam mendukung program puskesmas tentang pencegahan penularan tuberkulosis dalam upaya pemberantasan penyakit menular. Kendala yang dihadapi oleh Puskesmas dalam pencegahan penularan tuberkulosis adalah kuatnya diskriminasi dan stigma di masyarakat, peran serta (penderita, keluarga, masyarakat) yang kurang, ketidakpatuhan penderita tuberkulosis minum obat, penderita tuberkulosis tidak mau menggunakan masker untuk pencegahan penularan. Diperlukan sosialisasi kembali tentang tuberkulosis kepada masyarakat serta Dinas Kesehatan Kota Salatiga perlu mengadakan pelatihan bagi Puskesmas terkait pelaksanaan program pencegahan penularan tuberkulosis agar program tersebut dapat berjalan secara maksimal.