cover
Contact Name
Atik Maria
Contact Email
atikmaria41@yahoo.co.id
Phone
+6285640183897
Journal Mail Official
lp2makbidarrum@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pondok Joko Tingkir Lor No. 5 Salatiga
Location
Kota salatiga,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga
ISSN : 25283685     EISSN : 25983857     DOI : https://doi.org/10.36409/jika
Core Subject : Health,
The Journal Scientific Health of Ar-Rum Salatiga has a pISSN: 2528-3685 and eISSN: 25-98-3857. This journal as a facility of academic facilities in doing tri darma college in research field. The Journal Scientific Health of Ar-Rum Salatiga received various articles / texts in the form of relevant original research results, case reports, meta-analysis with the health sector. Script selection is published in The Journal Scientific Health of Ar Rum Salatiga using a peer-reviewed system, published twice a year in August and February.
Articles 301 Documents
ANALISIS INTERAKSI OBAT ANTIDIABETES ORAL PADA PERESEPAN PASIEN DIABETES MELITUS (DM) TIPE II RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT PURI ASIH SALATIGA Ashari, Alifia Suryani; Sanjaya, Aria; Sutarmanto, Edi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v8i2.219

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit degeneratif kronis apabila tidak dirawat dengan benar dapat menimbulkan penyakit komplikasi. Orang dengan komplikasi diabetes membutuhkan lebih banyak obat sehingga mereka dapat berpotensi menimbulkan interaksi obat yang merugikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan obat antidiabetes oral pada lembar resep rawat jalan dan menganalisis interaksi resep obat antidiabetes oral tersebut. Studi ini mencakup penelitian kuantitatif menggunakan teknik analitik berbasis deskriptif dengan desain cross sectional dan analisis data retrospektif pada populasi pasien dengan diabetes tipe 2 di Rumah Sakit Puri Asih Salatiga. Jumlah sampel yang memenuhi kriteria untuk inklusi adalah 105 lembar resep. Analisis data dengan analisis univariat untuk mendeskripsikan gambaran karakteristik pasien dan resep dan analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square untuk melihat hubungan antara jumlah obat yang diresepkan dengan potensi interaksi obat. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa metformin (39,82%) dan glimepiride (38,94%) adalah mayoritas obat diabetes oral yang digunakan dan tingkat keparahan interaksi obat yang tertinggi adalah moderate sebanyak 284 (82,32%). Farmakodinamik 148 kasus (42,90%) adalah mekanisme interaksi obat yang paling sering terjadi. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan yang kuat antara jumlah obat yang diresepkan dengan potensi interaksi obat yang diperkirakan p=0,001 (
FAKTOR–FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN IMUNISASI CAMPAK PADA BAYI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SAWAH LEBAR KOTA BENGKULU TAHUN 2017 Sari, Ruri Maiseptya
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v3i1.21

Abstract

Abstrak Imunisasi campak adalah pemberian kekebalan secara aktif terhadap penyakit campak, imunisasi campak diberikan pada bayi umur 9 bulan. Cakupan imunisasi campak di wilayah kerja Puskesmas Sawah Lebar Kota Bengkulu Tahun 2013 sebesar 84,6%, Tahun 2014 sebesar 110,3%, Tahun 2015 sebesar 85,6% dan pada Tahun 2016 sebesar 78,7%. Tujuan penelitian ini diketahui faktor- faktor yang berhubungan dengan pemberian imunisasi pada bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Sawah Lebar Kota Bengkulu Tahun 2017. Jenis penelitian ini digunakan dalam penelitian ini adalah secara observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang memiliki bayi umur 9-11 bulan di wilayah kerja Puskesmas sawah lebar kota Bengkulu tahun 2017 pada bulan Juli sebanyak 41 responden. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan accidental sampling. Teknik pengumpulan data dengan data primer. Dianalisis dengan menggunakan Chi- Square. Hasil penelitian ini adalah 19 (46,3%) bayi yang di imunisasi campak, 18 (43,9%) dengan pendidikan menengah, 23 orang (56,1) yang berumur
ANALISIS BEBERAPA FAKTOR YANG MENGHAMBAT PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA IBU RUMAH TANGGA Astuti, Anjar; Widiastuti, Erna; Komariyah, Komariyah; Fatmayanti, Aulia
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v4i2.84

Abstract

Salah satu faktor yang berperan dalam tingginya AKB di Indonesia adalah gizi buruk dan diare. Hal tersebut dapat diatasi dengan pemberian ASI pada bayi secara eksklusif. Di Indonesia dari 96% perempuan yang menyusui bayinya hanya 29,5% yang menyusui secara eksklusif. Di Jawa Tengah tahun 2016 cakupan pemberian ASI eksklusif hanya sekitar 42,7%, masih dibawah target Propenas sebesar 80%. Hasil penelitian Bahryah (2017) dari 115 sampel ibu rumah tangga hanya 52 (32,4%) yang menyusui secara eksklusif. Padahal ibu rumah tangga tidak ada keterikatan waktu kerja seperti ibu yang bekerja diluar rumah sehingga mempunyai banyak waktu luang untuk menyusui bayinya secara eksklusif. Tujuan Penelitian: Menganalisis faktor-faktor yang menghambat pemberian ASI eksklusif pada ibu rumah tangga. Metode Penelitian: penelitian ini merupakan kuantitatif observasional analitik, pendekatan retrospektif. Tehnik pengambilan sampel menggunakan total sampling yang berjumlah 63 ibu rumah tangga yang menyusui dengan usia anak 6-24 bulan. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Analisis data menggunakan chi-square. Analisis data menggunakan chi-square. Hasil Penelitian: pada variabel dukungan tempat pelayanan kesehatan, masalah laktasi, dukungan keluarga, pengetahuan dan promosi susu formula mempunyai nilai p < 0.05. Kesimpulan: Ada hubungan secara signifikan antara dukungan tempat pelayanan kesehatan, masalah laktasi, dukungan keluarga, pengetahuan dan promosi susu formula ibu tentang ASI Eksklusif dengan pemberian ASI Eksklusif pada ibu rumah tangga. Peneliti menyarankan kepada ibu rumah tangga untuk memperhatikan factor factor apasaja yang dapat menghambat pemberian ASI Eksklusif, sehingga ibu umah tangga dapat berhasil dalam memberikan ASI secara Eksklusif.
HUBUNGAN INISIASI MENYUSU DINI (IMD), PROMOSI SUSU FORMULA DAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUTARAYA TAHUN 2021 Isah, Neng; Amlah, Amlah; Afrika, Eka
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v6i2.141

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan terbaik bagi bayi, khususnya bayi berusia 0-6 bulan. Menyusui adalah cara normal memberikan nutrisi pada bayi untuk pertumbuhan dan perkembangan yang sehat. Air Susu Ibu (ASI) merupakan nutrisi alamiah terbaik bagi bayi karena mengandung kebutuhan energi dan zat yang dibutuhkan selama enam bulan pertama kehidupan bayi. Adapun tujuan dalam penelitian ini mengetahui hubungan inisisasi menyusu dini (IMD), promosi susu formula, dan dukungan keluarga secara simultan dengan pemberian ASI eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Kutaraya Tahun 2021. Jenis penelitian adalah menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Penelitian ini dilaksanakan di Wilayah Kerja Puskesmas Kutaraya dengan jumlah sampel 70 orang. Hasil uji statistik chi-square, variable promosi susu formula didapatkan ρ value = 0,001, variable inisiasi menyusu dini didapatkan ρ value = 0,003, variabel dukungan keluarga didapatkan ρ value = 0,000, hal ini menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara promosi susu formula, inisisi menyusu dini dan dukungan keluarga dengan pemberian ASI eksklusif. Saran untuk pimpinan puskesmas perlu lebih meningkatkan promosi tentang pentingnya pemberian ASI eksklusif bagi bayi agar ibu lebih termotivasi untuk memberikan ASI ekslusif dan suami juga terdorong untuk memberikan dukungan kepada ibu dalam pemberian ASI eksklusif.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN KUALITAS PELAYANAN ANTENATAL PADA MASA PANDEMI COVID 19 SESUAI KEPMENKES NO 320 TAHUN 2020 TENTANG STANDAR PROFESI BIDAN Winatasari, Diah; Lestari, Retnaning Muji
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v8i1.199

Abstract

Munculnya wabah virus COVID-19 memberikan dampak yang luar biasa dalam dunia kesehatan termasuk dalam memberikan pelayanan Antenatal Care (ANC). Pelayanan antenatal perlu memperhatikan standar 10T. Pelayanan antenatal bidan yang dituntut untuk berkualitas, berkesinambungan dan berbasis bukti akan sangat dipengaruhi oleh situasi pandemi covid-19 dan sesui dengan Kepmenkes No 320 Tahun 2020 Tentang Standar Profesi Bidan. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Dengan Kualitas Pelayanan Antenatal Pada Masa Pandemi Covid 19 Sesuai Kepmenkes No 320 Tahun 2020 Tentang Standar Profesi Bidan. Metode Penelitian kuantitatif, desain analitik korelasional. Metode pendekatan menggunakan cross sectional Populasi dalam penelitian ini adalah bidan pemilik PMB di Kota Salatiga sejumlah 106. Teknik sampling total sampling. Analisis bivariat dengan chi square. Hasil penelitian tingkat pengetahuan mayoritas baik yaitu 69,8%. Ada hubungan pengetahuan dengan kualitas pelayanan antenatal pada masa pandemi covid-19 sesui dengan Kepmenkes No 320 Tahun 2020 Tentang Standar Profesi Bidan, p value 0,021< 0,05 dan OR 3,75. Simpulan: Ada hubungan pengetahuan dengan kualitas pelayanan antenatal pada masa pandemi covid-19 sesui dengan Kepmenkes No 320 Tahun 2020 Tentang Standar Profesi Bidan.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK PLASENTA (DIAMETER DAN LUAS PLASENTA) DENGAN PERTUMBUHAN PANJANG FEMUR JANIN DI RSIA ARVITA BUNDA DEPOK SLEMAN YOGYAKARTA Khadijah, Sitti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v2i2.11

Abstract

Kehamilan perlu memantau pertumbuhan dan kesejahteraan janin mulai dalam kandungan sampai persalinan. Plasenta menunjang pertumbuhan dan ketahanan hidup janin. Luas cakupan plasenta yang menempel pada endometrim akan memperluas transfer gizi dari ibu ke janin. Estimasi berat badan lahir menggunakan USG telah menjadi standar rutin, salah satunya dengan pengukuran panjang femur. Tujuan penelitian ini menganalisis hubungan karakteristik plasenta (Diameter dan Luas Plasenta) dengan pertumbuhan panjang femur janin di RSIA Arvita Bunda Depok Sleman Yogyakarta. Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian analitik observasional dan menggunakan metode corelasional dengan pendekatan cross sectional. Variabel bebas adalah karakteristik plasenta (diameter dan luas plasenta), variabel terikat adalah pertumbuhan panjang femur yang berskala data ordinal dengan analisis data menggunakan Spearmen Rank. Hasilnya pengukuran diameter plasenta dalam kategori normal (15-20 cm) memiliki pertumbuhan panjang femur mayoritas dalam kategori normal. Nilai sig adalah 0,009 dimana < 0,05 maka Ho ditolak. Pengukuran luas plasenta dalam kategori normal juga memiliki pertumbuhan panjang femur mayoritas dalam kategori normal. Nilai sig adalah 0,009 dimana < 0,05 maka Ho ditolak. Terdapat hubungan antara diameter plasenta dan luas plasenta dengan pertumbuhan panjang femur janin di RSIA Arvita Bunda Depok Sleman Yogyakarta.
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN TINGKAT KECEMASAN IBU MENGHADAPI PREMENOPAUSE Fatayati, Aminatul; Ariningtyas, Nurul
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v9i2.258

Abstract

Wanita biasanya memasuki masa premenopause antara usia 40 hingga 50 tahun, yang seringkali diikuti dengan munculnya gejala cemas. Wanita membutuhkan dukungan suami untuk mengurangi kecemasan selama masa premenopause. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara dukungan suami dengan tingkat kecemasan pada ibu yang mengalami premenopause di wilayah Desa Banyuroto,Sawangan, Magelang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian korelasi dan cross-sectional untuk menganalisis hubungan antara dukungan suami dan tingkat kecemasan pada ibu premenopause. Sampel penelitian ini terdiri dari 35 ibu premenopause yang dipilih secara total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang berfokus pada dukungan suami dan tingkat kecemasan. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan positif antara dukungan suami dan tingkat kecemasan pada ibu premenopause dengan koefisien korelasi sebesar 0,350 dan nilai p 0,028.
GAMBARAN ANALISIS SUMBER DAYA DALAM IMPLEMENTASI PERAWATAN METODE KANGURU (PMK) PADA BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR) DI RUMAH SAKIT atik, nur sri
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v4i1.44

Abstract

Rumah sakit sebagai institusi yang melakukan upaya rujukan harus mampu mengelola BBLR termasuk didalamnya PMK (Perawatan Metode kanguru). PMK tidak memerlukan fasilitas khusus yang sederhana dapat membuat ibu lebih nyaman tinggal di RS. PMK tidak memerlukan tambahan tenaga yang melebihi dari perawatan dengan menggunakan metode konvensional. Dalam pengelolaannya perawatan metode kanguru bisa sangat bervariasi di masing-masing RS. Faktor sumber daya yang memadai, baik sumber daya manusia maupun sumber daya finansial. Tujuan penelitian ini adalah melihat analisis sumber daya dalam implementasi program Perawatan Metode Kanguru (PMK) pada bayi BBLR di Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan wawancara mendalam dan observasi langsung dengan Informan utama dan informan triangulasi. Analisis yang digunakan dengan analisis tematik. Implementasi PMK menunjukkan hasil yang kurang optimal, hal ini dilatar belakangi karena sumber daya yang diperlukan khususnya SDM terlatih yang mempunyai pengetahuan dan keterampilan tentang PMK belum banyak. Kurangnya kompetensi ini juga yang berakibat pada kurang maksimalnya SOP yang telah disusun sehingga harus disesuaikan dan direvisi kembali. Dari ketersediaan sumber daya diketahui bahwa SDM yang ada belum banyak yang mengikuti pelatihan, jumlah SDM belum mencukupi dengan banyaknya job yang ada, dana yang diperlukan tidak selalu ada dalam pelaksanaan program karena tergantung prioritas program lainnya, sarana prasarana penunjang pelaksanaan PMK belum semua ada terutama ruang khusus untuk PMK walaupun ada beberapa ruangan perwatan yang berdekatan. Hal ini mengakibatkan kurang optimalnya kualitas pelayanan PMK yang diberikan.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN PARTISIPASI IBU DALAM KELAS IBU BALITA Kusumaningsih, Tri Puspa; Anggraeni, Silvia Devi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v6i1.124

Abstract

Kelas ibu balita merupakan sarana untuk belajar bersama tentang kesehatan balita dalam bentuk tatap muka berkelompok, untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku ibu dengan menggunakan buku KIA dalam mewujudkan tumbuh kembang balita yang optimal. 1 Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan partisipasi ibu dalam kelas ibu balita. Metode penelitian ini deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan terhadap 49 ibu balita yang diambil menggunakan teknik Total Sampling. Alat ukur menggunakan kuesioner skala guttman dan absensi. Analisis data menggunakan uji Chi Square. Dari hasil penelitian terdapat 53,1% responden dengan pengetahuan baik dan 55,1% responden dengan partisipasi langsung. Hasil uji statistic Chi Square diperoleh nilai p=0,002 dan nilai signifikansi p adalah 0,05 maka 0,002 ≤ 0,05. Dapat disimpulkan terdapat hubungan pengetahuan dengan partisipasi ibu dalam kelas ibu balita.
ANALISIS PERILAKU MASYARAKAT TERHADAP PENCEGAHAN PENULARAN COVID-19 Utaminingtyas, Farida; Mufidaturrosida, Ana; Maria, Atik
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v7i2.186

Abstract

Kasus Covid-19 yang ditemukan di akhir bulan Januari 2022 didominasi oleh penyebaran varian Omicron. Perilaku masyarakat dalam pencegahan penularan Covid-19 sangat diperlukan sehingga diharapkan masyarakat mampu menurunkan jumlah kasus Covid-19 dan masa pandemi Covid-19 sehingga dapat segera berakhir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku masyarakat terhadap pencegahan penularan Covid-19. Metode penelitian ini adalah cross-sectional, desain penelitian adalah analisis deskriptif. Sampel yang digunakan sebanyak 91 responden pada bulan Maret-April 2022, dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuisioner. Analisis data menggunakan deskriptif, Chi-Square, dan Regresi Logistik. Hasil penelitian menunjukkan (53,8%) responden berjenis kelamin laki-laki, (29,7%) responden berpendidikan SD, (49,4%) pengetahuan masyarakat baik dalam pencegahan Covid-19, (76,9%) sikap masyarakat positif dalam pencegahan Covid-19, (70,3%) perilaku masyarakat baik dalam pencegahan Covid-19, ada hubungan antara perilaku masyarakat dengan pengetahuan terhadap pencegahan Covid-19 (P 0,000), dan ada hubungan antara perilaku masyarakat dengan sikap terhadap pencegahan Covid-19 (P 0,000). Hasil analisis multivariat didapatkan kontribusi pengetahuan dan sikap pencegahan Covid-19 terhadap perilaku masyarakat sebesar 0,8 atau 80%, sedangkan 20% dipengaruhi oleh variabel lain selain pengetahuan dan sikap masyarakat, dan ada hubungan secara bersama-sama antara pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap perilaku pencegahan Covid-19 (P 0,000). Simpulan, terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap masyarakat dalam perilaku pencegahan penularan Covid-19.