cover
Contact Name
Eska Perdana Prasetya
Contact Email
-
Phone
+6281382526961
Journal Mail Official
abdidosen@uika-bogor.ac.id
Editorial Address
Jl. KH. Sholeh Iskandar KM.2 Bogor
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
ISSN : 26146509     EISSN : 26205165     DOI : https://doi.org/10.32832/abdidos
Fokus: penelitian hasil dari pengabdian masyarakat Skup: masalah-masalah sosial, lingkungan, budaya dan pembangunan masyarakat
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 990 Documents
MEMBERDAYAKAN KEILMUAN DAN KREATIFITAS SUMBER DAYA MANUSIA DISERTAI PEMAHAMAN AKAN PENTINGNYA MENJAGA LINGKUNGAN Djamdjuri, Dewi Suryani; Simorangkir, Sendi Romadhon; Wulandari, Diyah
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2018): SEPTEMBER
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (851.504 KB)

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa dengan pendekatan lintas keilmuan dan sektoral pada waktu dan daerah tertentu (Mada, 2014). Dalam pelaksanaannya, kegiatan KKN kami berlangsung selama 1 bulan lamanya, dan ditempatkan setingkat Desa. Seperti yang telah di tetapkan, bahwa kegiatan KKN ini menjadi kewajiban yang ditetapkan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi di Indonesia, yang menyatakan setiap Perguruan Tinggi untuk dapat melaksanakan KKN sebagai kegiatan intrakulikuler yang memadukan aspek Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni Pendidikan, Penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. (Yunior, 2014) Program KKN Tematik merupakan metode KKN yang diterapkan oleh universitas Ibn Khaldun Bogor. Dalam pelaksanaannya KKN Tematik adalah kegiatan KKN yang berorientasi pada bidang tertentu sesuai permasalahan yang dirasa oleh masyarakat serta arah kebijakan pemerintahan setempat. Oleh karena itu, kelompok KKN 12 mengacu pada kegiatan yang berbasis problem solving pada setiap program kerja yang dilaksanakan pada target masyarakat setempat. Dari hasil observasi yang dilakukan di saat pra KKN dan secara kondisional saat KKN berlangsung, kami pun melihat berbagai factor permasalahan diantaranya, faktor pendidikan dan Keagamaan, ekonomi, kesehatan, hukum, dan teknik bangunan. Maka, kami mengacu pada tiga Sub Bidang kerja, yakni bidang kerja Pendidikan dan Keagamaan, Bidang Kerja Pembangunan dan Pemberdayaan masyarakat, dan Bidang Kerja Kesehatan. Berdasarkan pembagian bidang kerja inilah kami berharap kedatangan kami dapat memberikan nilai manfaat sesuai dengan tujuan kami, yakni memberdayakan kelimuan dan kreativitas sumber daya manusia disertai pemahaman akan pentingnya menjaga lingkungan.
PEMBERDAYAAN DAN PENINGKATAN KUALITAS SUMBER DAYA MASYARAKAT DESA JABON MEKAR Ratnawaty, Latifah; Andika, Ari; Wiguna, Adharry
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2017): DESEMBER
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (710.601 KB)

Abstract

Pemberdayaan dan peningkatan kualitas masyarakat di desa Jabon Mekar membutuhkan kerjasama semua elemen. Dengan mengambil tema besar dari kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik 2017 ini yakni Literasi Membaca, maka kami menghasilkan output berupa Taman Baca yang berlokasikan di Kampung Sawah Blok Benda RT 04/04. Terdapat tiga tujuan utama dalam pemberdayaan masyarakat yaitu; Pertama, mengembangkan kemampuan. Kedua, mengubah prilaku masyarakat. Ketiga, mengorganisir diri masyarakat. Pengembangan literasi membaca menjadi solusi guna meningkatkan mutu pendidikan. Terlebih, kondisi pendidikan di Desa Jabon Mekar ini khususnya di RW 04 sangat minim orang-orang akademis. Hal ini membutuhkan keberlanjutan waktu dan follow up kedepannya. Dengan adanya kami disini berupaya mengkaitkan antara minat membaca dengan mengaji Iqro, Juz’amma dan Al Qur’an. Metode pendekatan yang digunakan dalam kegiatan ini adalah: (1) Pendekatan Religius, (2) Pendekatan Organisasi, (3) Pendekatan Kekerabatan dan (4) Pendekatan berdasarkan karakter masyarakat. Hasil yang dicapai adalah selain warga memahami pentingnya akan pendidikan, juga mengaplikasikan transaksi jual beli secara syar’i (tanpa meminjam Bank Keliling/Ekonomi)
MENGEMBANGKAN POTENSI MASYARAKAT MELALUI PENDIDIKAN NON FORMAL UNTUK MENINGKATKAN SDM, SERTA PEMBERDAYAAN DI KP. GUNUNG LEUTIK, RW 05 DESA BENTENG Baisa, Hidayah; Agustianto, Kiki
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2019): SEPTEMBER
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (796.835 KB)

Abstract

Universitas Ibn Khaldun Bogor merupakan salah satu Universitas yang mengadakan KuliahKerja Nyata, bagian integral dalam proses pendidikan yang merupakan usaha sadar untukmenyiapkan mahasiswa melalui kegiatan bimbingan, pengajaran dan atau latihan agar maudan dapat melaksanakan perannya dimasa yang akan datang, sesuai dengan yang diharapkan.Dengan demikian KKN merupakan proses pendidikan untuk mengamalkan ilmu pengetahuan,teknologi dan seni secara melembaga langsung kepada masyarakat dengan tujuan utamamembentuk sarjana-sarjana siap dan berguna serta membantu proses pembangunan sosial. Kuliah Kerja Nyata Universitas Ibn Khaldun Bogor Tahun 2018 periode 07 Agustus -5september 2018 yang berlokasi di Kp. Gunung Leutik merupakan salah satu kampung yangberada di dusun 2, desa benteng,kecamatan ciampea, kabupaten bogor. Program kerjakelompok terdiri dari program fisik, non-fisik, tambahan, dan kegiatan insidental. Sedangkanprogram kerja individu terdiri dari program kerja individu utama, dan program kerja individupenunjang. Program kerja kelompok fisik meliputi.Pembuatan Jembatan bambu untukmempermudah akses kekali cihideung dan dekorasi paud syamil. Sedangkan progam non fisikadalah pengajaran di sd,paud,smp,dan bimbel, serta penyuluhan dan pelatihan kepada wargadan pembuatan website kampung wisata. Pada pelaksanaannya, program kerja kelompokKKN 8 berjalan dengan baik, meskipun tak jarang ada beberapa kendala yang terjadi. Namun,dengan kerja sama yang baik antara mahasiswa KKN dan masyarakat setempat, hambatantersebut dapat teratasi. Dukungan dari berbagai pihak khususnya masyarakat kp.gunung leutikdan universitas sangat membantu dalam kelancaran pelaksanaan program kerja kelompokKKN 8.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT, KARANG TARUNA DAN DARMA WANITA DALAM MENGENTASKAN MASALAH SAMPAH DAN LIMBAH DI DESA PARUNG: PEMBERDAYAAN MASYARAKAT, KARANG TARUNA DAN DARMA WANITA DALAM MENGENTASKAN MASALAH SAMPAH DAN LIMBAH DI DESA PARUNG Rahman, Imas Kania; ., Suherman; Niswah, Zulfatun
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2018): JUNI
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (978.741 KB)

Abstract

KKN Tematik Terintegrasi bagi masyarakat yakni untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dengan berperan aktif dalam mengembangkan produktifitas sumber daya pembangunan sesuai dengan fasilitas yang dimiliki. Kegiatan KKN Tematik Terintegrasi UIKA Bogor Tahun 2017 merupakan salah satu kegiatan dengan pendekatan community development, dimana pada pelaksanaan kegiatan ini melakukan proses perencanaan sekaligus aksi program Pendampingan masyarakat baik pada aspek sosial, ekonomi, kesehatan, pendidikan, hukum, dan agama maupun teknologi tepat guna secara terpadu. KKN yang diselenggarakan tahun kelompok 15 Terpofokus di desa Parung, adalah sebuah desa yang sedang mengarah ke desa perkotaan dengan luas wilayah ± 168,259 Hektar, terletak di kecamatan Parung, Kabupaten Bogor yang berbatasan langsung dengan Kota Depok. rendahnya tingkat pendidikan, sebagian besar warga Desa Parung bekerja sebagai pedagang di pasar. Kurangnya kepedulian warga RW 04 terhadap kebersihan lingkungannya, hampir seluruh warga RW 04 selalu membuang sampah ke jalanan, kebun, bantaran sungai, sehingga banyak sekali sampah-sampah organik maupun anorganik di sekitar lingkungan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini Pendekatan, Partisipasi Masyarakat dan Langkah Evaluasi.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PEMANFAATAN TEKNOLOGI DALAM RANGKA MENINGKATKAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA DI DESA GUNUNG MENYAN Dwimawati, Eny; Beliansyah, Faheza; Zulfa, Salwa Afiah
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2019): MARET
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.517 KB)

Abstract

Teknologi yang semakin berkembang pada saat ini, tidak dapat dipungkiri lagi banyak orang yang menggunakan teknologi sebagai alat untuk menyambung tali silaturahmi, berdagang maupun hal lainnya yang mencakup semua aktivitas manusia itu sendiri, baik secara individu maupun secara kelompok. Maka daripada itu, Perkembangan teknologi terjadi karena seseorang menggunakan akalnya untuk menyelesaikan setiap masalah yang dihadapinya, yang terjadi pada perubahan pola hidup manusia yang lebih pragmatis, hedonis, sekuler, dan melahirkan generasi instan namun juga mengedepankan efektifitas dan efisiensi dalam tingkah laku dan tindakannya. Kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa dihindari dalam kehidupan ini, karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan. Menurut Rosenberg (2001) (didalam Ananda 2015), ialah dengan berkembangnya penggunaan teknologi informasi ada 5 (lima) pergeseran dalm proses pembelajaran yaitu dari pelatihan kepenampilan, dari ruang kelas ke di mana dan kapan saja, dari kertas ke “on line” atau saluran, fasilitas fisik ke fasilitas jaringan kerja dan dari waktu siklus ke waktu nyata. Tujuan dari jurnal yang dibuat ini adalah untuk meningkatkan potensi yang telah tertanam sejak awal pada diri masing- masing warga yang memiliki potensi pencapaian sangat tinggi. Dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan sebelumnya telah dilakukan observasi lapangan oleh semua mahasiswa KKN. Semua program dapat terlaksanadengan baik berkat kerjasama antar peserta KKN dengan masyarakat Kp. Kananga.
MEMBERDAYAKAN POTENSI KELUARGA MELALUI PARTISIPASI DAN KESADARAN LINGKUNGAN MASYARAKAT DI DESA CIMANGGU II Riana, Freza; Herawati, Siti; Amaliah, Devi
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2018): DESEMBER
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (972.059 KB)

Abstract

Tulisan ini memotret sebuah pemberdayaan mulai dari potensi keluarga, lingkungan masyarakat setempat, bahwa kita ketahui pemberdayaan adalah salah satu tujuan untuk mencapai kesejahteteraan masyarakat yang ada. Kemiskinan dalam hidup sudah ada sejak masa pra kemerdekaan sampai pascakemerdekaan. Banyak cara yang sudah dilakukan oleh pemerintah dalam menangani masalah tersebut. Untuk mencapai kesejahteraan dibutuhkan prinsip-prinsip sebagai landasan dalam melakukan pemberdayaan. Menurut Jim Ife setidaknya ada lima prinisip pemberdayaan masyarakat, mulai dari prinsip ekologis, keadilan sosial, kearifan lokal, proses, lokal dan global. Keluarga adalah kumpulan dua orang atau lebih yang hidup bersama dengan keterikatan aturan dan emosional dan individu mempunyai peran masing - masing yang merupakan bagian dari keluarga. Definisi operasional dari pemberdayaan keluarga merupakaan upaya untuk menjalankan peran sesuai dengan fungsinya dalam keluarga, dan mengembangkan potensi-potensi yang dimiliki anggota keluarga secara maksimal, sehingga terbentuk ketahanan keluarga itu sendiri. Dalam rangka menghadapi tantangan lingkungan di bumi, ada kebutuhan untuk mendidik dan memberi informasi kepada masyarakat mengenai permasalahan lingkungan. Masyarakat dan pemerintah dalam menjaga bumi dari pencemaran dan kerusakan adalah melalui pelaksanaan menjaga Lingkungan Hidup, yang merupakan kunci untuk mempersiapkan masyarakat dengan pengetahuan, keahlian, nilai dan sikap peduli lingkungan sehingga dapat berpartisipasi aktif dalam memecahkan masalah lingkungan
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT TERHADAP LINGKUNGAN SEKITAR DALAM RANGKA MENGELOLA BANK SAMPAH UNTUK INOVASI MASYARAKAT LEBIH MUDAH MEMILAH SAMPAH: PEMBERDAYAAN MASYARAKAT TERHADAP LINGKUNGAN SEKITAR DALAM RANGKA MENGELOLA BANK SAMPAH UNTUK INOVASI MASYARAKAT LEBIH MUDAH MEMILAH SAMPAH Lutfi, Muhamad; Hafizhuddin, Muhammad; Ramadhini, Aulia
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2018): MARET
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (868.271 KB)

Abstract

Bank Sampah merupakan suatu lembaga pengelola sampah sama dengan bank lainnya yaitu merupakan suatu tempat yang digunakan untuk menabung. Namun tentu saja bukan uang yang ditabung di bank ini, melainkan sampah. Sampah yang ditabung harus sudah dipilah terlebih dahulu, misalnya dipilah berdasarkan jenisnya seperti botol plastik, plastik, kertas, kardus, dan lain sebagainya. Keterlibatan seseorang dalam bank sampah dimulai dengan mendaftarkan diri sebagai nasabah. Nasabah Bank Sampah akan mendapat buku tabungan yang harus dibawa setiap menabung. Bicara soal sampah, kecenderungannya adalah kita tidak terlalu memikirkan apakah sampah yang kita hasilkan itu organik atau non-organik. Kita mungkin juga tidak terlalu peduli ke mana larinya sampah itu. Sementara kenyataannya di Indonesia, sampah rumah tangga kita akan bercampur dengan sampah jutaan rumah tangga lainnya, hingga terbentuklah gunung-gunung sampah yang tak semestinya di tempat pembuangan akhir (TPA) berbagai kota. Bicara soal pengelolaan sampah, para pakar akan mengatakan bahwa tanggung jawabnya bukanlah milik pemerintah kota semata, tetapi milik bersama. Jumlah penduduk terus meningkat, begitu pula pola konsumsi. Volume sampah pun kian meluap di berbagai TPA. Salah satu pilihannya adalah memperbanyak jumlah bank sampah. proyek pengelolaan sampah Bank Dunia mengunjungi beberapa kota untuk memberi belajar lebih banyak tentang cara kerjanya.
MEMBENTUK KEPRIBADIAN YANG BERPENDIDIKAN SERTA KESADARAN DIRI DALAM MENUNTUT ILMU DI KAMPUNG SINAR WANGI Fatimah, Fety; Nuradiyantoro, Alvian
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2019): JUNI
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1268.409 KB)

Abstract

Kampung Sinar Wangi Desa Tapos Satu Kecamatan Tenjolaya Kabupaten Bogor merupakansalah satu tempat yang di pilih dan ditunjuk oleh LPPM untuk menjadi tempat pelaksanaanKuliah Kerja Nyata yang bertemakan Tematik Terintegrasi. Kurangnya kepedulianmasyarakat di Kampung Sinar Wangi dalam bidang pendidikan berdampak pada keinginandan antusiasme anak-anak terhadap pendidikan itu sendiri. Hal ini dapat dilihat darikurangnya kesadaran para orang tua untuk melanjutkan pendidikan anak-anak ke jenjang yanglebih tinggi lagi. Kesadaran diri para orang tua yang dibatasi juga oleh kebutuhan ekonomimembuat mereka berhenti bersekolah dan hanya bertamatkan ijazah sekolah dasar. Maka dariitu tema yang kami garap adalah “Membentuk Kepribadian Yang Berpendidikan SertaKesadaran Diri Dalam Menuntut Ilmu Di Kampung Sinar Wangi” agar permasalahan yangterjadi di kampung sinar wangi dapat teratasi sedikit demi sedikit. Maka dari itu kami jugamembentuk 4 pilar untuk mendukung adanya program tersebut yaitu 1. Pilar Pendidikan,2.Pilar Ekonomi, 3.Pilar Kesehatan, 4.Pilar Pemberdayaan Lingkungan
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI EDUKASI LINGKUNGAN DI DESA CINANGNENG Riana, Movi; Azikri, Achmad Nurul; Samalateh, Ausen
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2018): SEPTEMBER
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.095 KB)

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat didaerah tertentu atau lembaga pendidikan, dilaksanakan secara kelompok, teritegrasi antar jurusan, terkoordinasi di tingkat fakultas, diutamakan kegiatan fisik dan nonfisik di segala bidang. Kegiatan KKN bertujuan untuk memberikan pengalaman kerja nyata di lapangan dalam bidang membentuk sikap mandiri dan tanggung jawab dalam pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Selain itu, KKN juga bertujuan uintuk membantu masyarakat dalam meningkatkan taraf pengetahuan dan keterampilan sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraannya. Kegiatan KKN dibagi menjadi empat tahap kegiatan, yaitu pembekalan, pelaksanaan, penyusunan laporan, dan evaluasi. Pelaksanaan KKN ini dimulai dari tanggal 7 Agustus 2018 sampai dengan 5 September 2018 di Desa Cinangneng, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor. Program kelompok di Desa Cinangneng merupakan program yang lebih menekankan kepada tema Pemberdayaan Masyarakat Melalui Edukasi Lingkungan Desa Cinangneng. Program fisik kelompok 01, antara lain : kerja bakti, perbaikan sarana prasarana penerangan jalan umum. Program non-fisik, antara lain : Sosialisasi Program KKN,Bimbingan belajar, Perayaan HUT RI “17 Agustus”, Penyuluhan PHBS + CTPS, Pengajian ibu-ibu & bapak-bapak,Cek Kesehatan Gratis, Sosialisasi Menabung dalam 500 rupiah,Mengajar MI,PAUD,TPQ dan pesantren,Pembukuan ke warung, Bazar murah, Seminar hukum.
TERCIPTANYA MASYARAKAT YANG BERIMAN, SEHAT, PRODUKTIF DAN KREATIF DI DESA CISEENG Gustiawati, Syarifah; Awaludin, Arif; Farida, Ayu Nur
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2017): DESEMBER
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (686.228 KB)

Abstract

Desa Ciseeng merupakan salah satu desa di wilayah kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor. Latar belakang Pendidikan di Kp. Cibogo sangat tidak di perhatikan oleh masyarakat, Bahkan karena minimnya tingkat pendidikan desa ciseeng banyak perkawinan di bawah umur yang dilakukan oleh masyrakat, namun tidak sedikit juga yang melanjutkan pendidikan ketingkat yang lebih tinggi. Mayoritas penduduk memiliki mata pencaharian sebagai petani, peternak ikan, pedagang, buruh, pegawai negeri, dan lain sebagainya. Kurangnya ide dan pemahaman terhadap usaha yang dijalankan masyarakat menghambat nilai dari usaha itu sendiri. Penduduk mayoritas beragama islam. Setiap seminggu 2/3 kalinya ada pengajian di setiap RT baik bapak-bapak ataupun Ibu-ibunya dan sudah terdapat pondok pesantren di desa ini untuk menimba ilmu Agama Islam. Adat istiadat yang masih sangat kental dan masih di percayai oleh masyarkat asli membuat akulturasi budaya atau pendapat di luar sulit di terima. Sehingga ketidak selarasan antar masyarakat sangat terlihat dan sangat menganggu keharmonisan. Lingkungan hidup yang ada sangat kurang baik, di karenakan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan sangat sedikit. Hampir keseluruhan masyarakat membuang sampah dengan cara di bakar, di buang di pinggir jalan, bahkan masyarakat membuang sampah di sungai sekitar rumah mereka.

Page 7 of 99 | Total Record : 990