Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Pembelajaran Keterampilan Berbicara Bahasa Arab dengan Menggunakan Pendekatan Teori Belajar Humanistik Nuridin, Nuridin; Rahman, Imas Kania; Andriana, Nesia
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v6i1.6365

Abstract

Keterampilan berbicara (maharah al-kalam) merupakan keterampilan bahasa yang paling dasar dan yang paling penting, yang harus dimiliki oleh peserta didik dalam mempelajari bahasa Arab. Pada saat ini keterampilan ini sangat dibutuhkan, ketika ingin berbicara kepada orang lain dengan menggunakan bahasa Arab. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembelajaran keterampilan berbicara maharah al-kalam dengan menggunakan pendekatan teori belajar humanistik. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan studi kepustakaan, dengan menganalisis implementasi teori belajar humanistik pada kegiatan pembelajaran keterampilan berbicara (maharah al-kalam) untuk mengajarkan dan membiasakan  berbicara bahasa Arab (maharah al-kalam) pada peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi dengan mengumpulkan referensi dari berbagai sumber yang relevan ada seperti buku, artikel, artikel maupun sumber lainya yang dapat dipertanggung jawabkan.  Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran maharah al-kalam dengan menggunakan pendekatan teori belajar humanistik sangat efektif serta efisien, karen teori ini mengedepankan kebebasan berekspresi dan berpendapat. 
The Concept of Experimental Psychology as Part of the Reconstruction of Islamic Psychology: An Educational Perspective Rahman, Imas Kania; Andriana, Nesia; Elita, Desi
JISAE: Journal of Indonesian Student Assessment and Evaluation Vol. 10 No. 2 (2024): JISAE: Journal of Indonesian Student Assessment and Evaluation
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jisae.v10i2.49614

Abstract

This study explores the integration of experimental psychology within an Islamic framework to contribute to the reconstruction of Islamic psychology from an educational perspective. Using qualitative descriptive analysis, this research examines how experimental methods, when adapted to Islamic ethical standards, can enhance the validation and applicability of Islamic psychological concepts in educational settings. Findings indicate that while experimental psychology offers valuable tools for empirical inquiry, its application within Islamic psychology requires modifications that respect spiritual dimensions central to Islam. This integration supports a holistic approach to student development, addressing cognitive, emotional, and moral growth. The study highlights the potential for a culturally relevant educational model that aligns with both scientific rigor and Islamic values, offering a foundation for further research and practical applications in Islamic educational psychology
UPAYA BIMBINGAN KARIR UNTUK MENINGKATKAN KESIAPAN KARIR PADA SISWA KELAS IX DI MTS AR-ROZAAQ BOGOR Bahrin, Sitirahma; Rahman, Imas Kania; Andriana, Nesia
Jurnal Al-Taujih : Bingkai Bimbingan dan Konseling Islami Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/atj.v10i1.8176

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya yang dilakukan guru dalam meningkatkan kesiapan karir siswa kelas IX di MTS Ar-Rozzaq Bogor. Metode penelitian yang diterapkan adalah kualitatif, dengan teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Analisis data menggunakan teknik Miles and Huberman, yang mencakup reduksi data, tampilan data, serta pembentukan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa masih merasa ragu-ragu dan belum memahami minat serta bakat pribadi mereka dalam membuat keputusan karir yang sesuai. Banyak siswa masih mengikuti keputusan orang tua, dan oleh karena itu, dukungan dari sekolah dan keluarga dapat membantu mengurangi kebingungan serta memastikan bahwa siswa memilih jalur karir yang sesuai dengan potensi dan keinginan pribadi mereka. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah kesiapan karir melibatkan motivasi, bimbingan individu, dan bimbingan kelompok. Faktor pendukung melibatkan kegiatan ekstrakurikuler dan bimbingan rutin oleh Guru BK setiap hari Jumat, sementara faktor penghambat termasuk ketiadaan ruang khusus untuk layanan bimbingan, kekhawatiran siswa dalam meminta bantuan, dan kurangnya dukungan dari orang tua serta pihak terkait dalam menjalankan tugas bimbingan dan konseling di sekolah.
Studi pengembangan bakat remaja melalui program mentoring islami Budi, Setyo; Sastra, Akhmad; Rahman, Imas Kania
TAWAZUN: Jurnal Pendidikan Islam Vol 17 No 3 (2024)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Islam,Sekolah Pascasarjana Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/tawazun.v17i3.16186

Abstract

Every teenager has different talents. The difference does not always lie in the type, but also in the degree or level of possession of a particular talent. Unfortunately, teenagers' talents are not always displayed in real achievements due to various reasons. Among them are due to environmental factors such as the absence of opportunities, infrastructure, support from parents, teachers, family economic level, and location of residence. The purpose of the research is to analyze the development of adolescent talent through the Islamic mentoring program. To be able to develop talent well, a teenager needs the right environment, family support, reliable mentors, and a program that can accommodate his needs. This research uses a library research approach. Data sources come from field surveys, books and various research journals on Islamic education and talent development from the works of scholars, education experts, and mentors. Talent development is an important and main agenda in the adolescent phase. Talent development of adolescents requires support from various parties. The world of education supports talent development programs as seen from the survey results as many as 69.6% of schools already have talent development programs. Of the schools that already have a talent development program, 78.9% have not implemented the talent development program optimally. There is no Islamic mentoring program that has a portion of talent development for adolescents in its program content. Abstrak Setiap remaja mempunyai bakat yang berbeda-beda. Perbedaan tidak selalu terletak pada jenis, tetapi juga pada derajat atau tingkat pemilikan bakat tertentu. Sayang sekali bahwa bakat remaja tidak selalu tertampil dalam prestasi yang nyata karena berbagai macam sebab. Diantaranya karena faktor lingkungan seperti ketiadaan kesempatan, sarana prasarana, dukungan orangtua, guru, taraf ekonomi keluarga, juga lokasi tinggal. Tujuan penelitian adalah menganalisa pengembangan bakat remaja melalui program mentoring islami. Untuk dapat mengembangkan bakat dengan baik, seorang remaja membutuhkan lingkungan yang tepat, dukungan keluarga, mentor handal, dan program yang mampu mewadahi kebutuhanya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kepustakaan (library research). Sumber data yang berasal dari survey lapang, buku-buku dan berbagai jurnal penelitian tentang pendidikan islami dan pengembangan bakat dari karya para ulama, ahli pendidikan, dan mentor. Pengembangan bakat menjadi agenda penting dan utama pada fase remaja. Pengembangan bakat remaja membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Dunia pendidikan mendukung program pengembangan bakat yang terlihat dari hasil survey sebanyak 69,6 % sekolah sudah memiliki program pengembangan bakat. Dari sekolah yang sudah memiliki program pengembangan bakat tersebut sebanyak sebanyak 78,9 % belum melaksanakan program pengembangan bakat secara optimal. Belum ada program mentoring islami yang memiliki porsi pengembangan bakat bagi remaja dalam konten programnya.
Pengembangan media digital awareness line untuk mencegah bullying dan tawuran di lembaga pendidikan Syarifah; Fauzi, Andika Putra Pratama; Yasmin, Noor Aini; Huaida, Siti Maria; Rahman, Imas Kania
TAWAZUN: Jurnal Pendidikan Islam Vol 17 No 3 (2024)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Islam,Sekolah Pascasarjana Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/tawazun.v17i3.17522

Abstract

Based on data from the United Nations Children's Fund (UNICEF), 41% of 15-year-old students in Indonesia have experienced bullying more than a few times a month. Furthermore, the delinquency that is rampant among teenagers is brawls. As stated in the Central Statistics Agency (BPS) report, throughout 2021 there were 188 villages throughout Indonesia that became arenas for mass fights between students. This research aims to develop e-book media for preventing bullying and brawl behavior for junior high school students. The research method used is development research (Research and Development) with the ADDIE model, which includes five stages: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. This e-Book has gone through feasibility testing with several stages including feasibility testing by 4 experts, 30 BKPI students, and 30 junior high school students. Furthermore, the e-book was tested on 103 Kosgoro Junior High School students in Bogor City. The results showed that this e-book Awareness Line media innovation had received a feasibility assessment from media experts and material experts. After being tested on Kosgoro Junior High School students, an average result of 99.36% was obtained, which shows that this e-book is quite effective in increasing student awareness in preventing bullying and brawling behavior. Abstrak Berdasarkan data yang dimiliki United Nations Children's Fund (UNICEF) bahwa 41% siswa berusia 15 tahun di Indonesia pernah mengalami bullying lebih dari beberapa kali dalam sebulan. Selanjutnya kenakalan yang marak dilakukan oleh kalangan remaja yaitu tawuran. Sebagaimana tercantum pada laporan Badan Pusat Statistik (BPS), sepanjang 2021 ada 188 desa/kelurahan di seluruh Indonesia yang menjadi arena perkelahian massal antar pelajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media e-book pencegahan perilaku bullying dan tawuran untuk siswa SMP. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE, yang mencakup lima tahap: Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. E-Book ini telah melalui uji kelayakan dengan beberapa tahap diantaranya uji kelayakan oleh 4 ahli, 30 mahasiswa BKPI, dan 30 siswa SMP. Selanjutnya, e-book diujicobakan kepada 103 siswa SMP Kosgoro Kota Bogor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi media e-book Awareness Line ini telah mendapatkan penilaian kelayakan dari ahli media dan ahli materi. Setelah diujicobakan kepada siswa SMP Kosgoro diperoleh hasil rata-rata sebesar 99,36% yang menunjukkan bahwa e-book ini cukup efektif dalam meningkatkan kesadaran siswa dalam mencegah perilaku bullying dan tawuran.
PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK TERHADAP KEPERCAYAAN DIRI MAHASISWA Rosidah, Noneng Siti; Rahman, Imas Kania; Faizah, Tya Amiratul; Hamidah, Rizka Nur
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 5 No. 5 (2024)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v5i5.18197

Abstract

Students are in a transitional phase of adolescent development towards early adulthood. In the process of fulfilling their developmental tasks, of course many things are gone through and require individual adjustments. Individual success in adjusting to a new environment or activity, one of the major assets is self-confidence. Self-confidence can be developed through guidance and counseling services. Therefore, this study aims to analyze whether there is an influence of group guidance services on students' self-confidence based on differences in gender between men and women. The research method used is quantitative descriptive. The data collection method uses observation, questionnaires and documentation. The data analysis technique uses statistical regression test analysis. The results of the study showed that the F count was 2.738 with an F table value of 4.183 of 2.738 <4.183, so there is no influence of the group guidance variable on the self-confidence variable. Likewise, the results of the statistical analysis between men and women showed no significant difference in group guidance services on students' self-confidence. Because the level of student confidence is in the medium and high categories, it is necessary to provide other guidance and counseling services in order to increase the self-confidence of students in the medium to high categories. So it is necessary to plan programs or service topics that are relevant and representative of the current needs of individuals. Abstrak Mahasiswa berada pada masa peralihan fase perkembangan remaja menuju dewasa awal. Dalam proses memenuhi tugas perkembangannya, tentu banyak hal yang dilalui dan butuh penyesuaian individu. keberhasilan individu dalam penyesuaian diri dengan lingkungan atau aktivitas baru salah satu modal besarnya adalah kepercayaan diri. Kepercayaan diri salah satunya dapat dikembangkan melalui layanan bimbingan dan konseling. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah terdapat pengaruh dari layanan bimbingan kelompok terhadap kepercayaan diri mahasiswa ditinjau berdasarkan perbedaan jenis kelamin laki-laki dan perempuan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, angket dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis uji statistik regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperoleh F hitung sebesar 2,738 dengan nilai F tabel sebesar 4,183 sebesar 2,738 < 4,183, maka tidak terdapat pengaruh variabel bimbingan kelompok terhadap variabel kepercayaan diri. Begitu pula hasil analisis statistik antara laki-laki dan perempuan menunjukkan tidak adanya perbedaan yang signifikan dalam layanan bimbingan kelompok terhadap kepercayaan diri mahasiswa. Karena tingkat kepercayaan mahasiswa berada pada kategori sedang dan tinggi, maka perlu diberikan layanan bimbingan dan konseling lainnya agar dapat meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa pada kategori sedang menjadi tinggi. Sehingga perlu direncanakan program atau topik layanan yang relevan dan representatif dengan kebutuhan individu saat ini.
TEORI BELAJAR BEHAVIORISME DALAM PROSES PEMBELAJARAN: TINJAUAN PENDIDIKAN ISLAM Erna Rooslyna Affandi; Rahman, Imas Kania; Andriana, Nesia
Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 8 No. 01 (2025): Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/im.v8i01.8020

Abstract

Teori belajar behaviorisme adalah salah satu teori yang diterapkan dalam melaksanakan proses pembelajaran. Teori-teori para ahli dalam behaviorisme merupakan kesimpulan dari hasil percobaan yang dilakukan terhadap hewan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan teori behaviorisme, implementasi, dan relevansinya dengan pembelajaran dalam pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan pendekatan literature review (studi pustaka). Penelitian studi pustaka dilakukan dengan cara mengumpulkan data berupa referensi yang relevan, mengklasifikasi, dan menganalisis data yang telah dikumpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi teori belajar behaviorisme memiliki relevansi dalam pendidikan Islam dan berpotensi untuk dikembangkan dalam pembelajaran pendidikan Islam lebih lanjut.
HADIS TARBIYAH SEBAGAI INSPIRASI PENGGUNAAN PANTUN DAN UNGKAPAN UNTUK MENINGKATKAN KECERDASAN LINGUISTIK ANAK USIA DINI Elita, Desi; Tamam, Abas Mansur; Al Kattani, Abdul Hayyie; Andriana, Nesia; Rahman, Imas Kania
Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 8 No. 01 (2025): Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/im.v8i01.8106

Abstract

Angka literasi di Indonesia yang masih memprihatinkan, membutuhkan perhatian semua pihak untuk berusaha keras meningkatkan kecerdasan liguistik sejak dini. Kecerdasan linguistic dan literasi berhubungan sangat erat. Kecerdasan linguistik meliputi kemampuan berbahasa jelas dan santun, minat baca serta menulis. Pantun, peribahasa, ungkapan dan gaya bahasa adalah khazanah Bahasa Indonesia yang hampir dilupakan oleh generasi milenial padahal sangat potensial sebagai sarana pembelajaran anak usia dini untuk meningkatkan kemampuan linguistik. Penelitian ini hasil inspirasi dari Hadis-hadis Tarbiyah tentang keutamaan menjaga lisan, berbahasa santun dan lembut dan berakhlak mulia. Tujuan penelitian adalah mengembangkan modul pendidikan dengan mengenalkan pantun dan ungkapan peribahasa untuk meningkatkan kecerdasan linguistic anak usia dini. Metode penelitian study pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif data hasil wawancara dan kuisioner. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kecerdasan linguistic siswa di TK Al Isry dengan indikasi meningkatnya perbendaharaan kata, pemahaman tentang ungkapan dan konteks, peminatan terhadap cerita dan pantun.
Sensori, Sensasi, Persepsi, Emosi, Intelegensi, Bakat, Minat, dan Motivasi: Integrasi Teori dan Implikasi dalam Pendidikan Mardiana, Nana; Rahman, Imas Kania; Andriana, Nesia
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 6, No 1 (2025): J-P3K
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v6i1.521

Abstract

Dalam sistem pendidikan kontemporer, pemahaman menyeluruh tentang komponen psikologi yang memengaruhi proses pembelajaran sangatlah penting. Keberhasilan belajar sangat dipengaruhi oleh sensori, sensasi, persepsi, emosi, intelegensi, bakat, minat, dan motivasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengintegrasikan konsep seperti sensori, sensasi, persepsi, emosi, intelegensi, bakat, minat, dan motivasi dalam konteks pendidikan dan psikologi. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode library reseachdengan cara membaca, menelaah berbagai macam literatur setiap konsep dianalisis berdasarkan teori utamanya, hubungannya dengan proses pembelajaran, dan dampaknya terhadap perkembangan siswa. Hasil menunjukkan bahwa pemahaman mendalam tentang ide-ide ini dapat meningkatkan pengembangan karakter siswa dan efektivitas pembelajaran.
Morals and Manners Education for Children Aged 7-12 Years at TPQ Masjid An Nahl Ciangsana Bogor Efendi, Yudi; Rahman, Imas Kania; Supraha, Wido; Andriana, Nesia
AT-TURATS Vol 19, No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/at-turats.v19i1.3484

Abstract

Islamic Education involves a deliberate and structured approach that aims to equip students with the ability to recognize, understand, appreciate, believe, commit, and embody noble behaviors in accordance with the Qur'an and Hadith. Children are a gift from Allah Swt. and their essence is priceless to those who educate them. When positive values are nurtured since young age, they will develop into good individuals and find happiness both in this world and the hereafter. This research seeks to explore aspects of morals and manners education for children aged 7 to 12 years. This research was conducted by looking at the practice of morals and manners education from various previous research literature, as well as in the context of the TPQ Masjid An Nahl Ciangsana Bogor. Using a qualitative research approach that emphasizes descriptive analysis, this study collected data through literature review and field research, including interviews. The findings show that moral education is very important especially for children of tamyiz or before baligh age. By implementing four manners, namely the manners of studying, the manners of worship in the mosque, the manners of eating and drinking and the manners of making friends, it is hoped that the students will become pious and have good morals.Pendidikan Agama Islam adalah upaya sadar dan terencana dalam menyiapkan peserta didik untuk mengenal, memahami, menghayati, mengimani, bertaqwa, dan berakhlak mulia dalam mengamalkan ajaran agama Islam melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, latihan, serta penggunaan pengalaman. Anak adalah anugerah dari Allah Swt. yang tak ternilai harganya bagi mereka yang mendidiknya. Ketika nilai-nilai positif dipupuk dalam diri mereka sejak dini, mereka akan tumbuh menjadi individu yang baik dan menemukan kebahagiaan baik di dunia maupun di akhirat. Penelitian ini berusaha menggali aspek-aspek pendidikan moral dan budi pekerti bagi anak usia 7 hingga 12 tahun. Penelitian ini dilakukan dengan melihat praktik pendidikan akhlak dan adab dari berbagai literatur penelitian terdahulu, serta dalam konteks TPQ Masjid An Nahl Ciangsana Bogor. Dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif yang menekankan pada analisis deskriptif, penelitian ini mengumpulkan data melalui studi literatur dan penelitian lapangan, termasuk wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan akhlak sangat penting terutama bagi anak usia tamyiz atau pra baligh. Dengan menerapkan empat adab yaitu adab belajar, adab beribadah di masjid, adab makan dan minum serta adab berteman, diharapkan para santri menjadi anak yang shaleh dan berakhlakul karimah.