cover
Contact Name
Agus Herianto
Contact Email
agusherianto.ummat@gmail.com
Phone
+6287864593560
Journal Mail Official
geography.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan
ISSN : 23392835     EISSN : 26145529     DOI : https://doi.org/10.31764/geography
Core Subject : Science, Education,
Geography : Jurnal Kajian Penelitian & Pengembangan Pendidikan was founded upon the conviction that the development of learning and teaching was vitally important to higher education. It is committed to promote, enhance and share geography learning and teaching in all institutions of higher education throughout the world, and provides a forum for geographers and others, regardless of their specialisms, to discuss common educational interests, to present the results of educational research, and to advocate new ideas.
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 2 (2022): SEPTEMBER" : 11 Documents clear
KEBERHASILAN PENGENALAN LAPANGAN PERSEKOLAHAN (PLP): ANTARA NILAI KETERAMPILAN MAHASISWA MENYUSUN RPP DAN NILAI PLP GURU PAMONG Faisal Arif Setiawan; Aswin Nur Saputra; Muhammad Muhaimin
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 10, No 2 (2022): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v10i2.9598

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara nilai keterampilan mahasiswa pendidikan geografi menyusun rpp dan nilai PLP guru pamong. Populasi sekaligus sampel adalah mahasiswa pendidikan geografi peserta PLP tahun 2021 berjumlah 64 orang. Penilaian keterampilan menyusun rpp berdasarkan buku panduan plp fkip ulm dan nilai plp guru pamong di peroleh dari masing-masing guru pamong mahasiswa di sekolah. Analisis data menggunakan korelasi pearson dengan prayarat data terdistribusi normal. Hasil analisis menunjukkan hubungan antara nilai keterampilan menyusun rpp dengan nilai plp adalah 0,532 yang berarti hubungan korelasi sedang. Nilai p-value sebesar 0,00 (<0,05), maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif sedang antara nilai keterampilan menyusun rpp dengan nilai plp yang diperoleh mahasiswa. Mahasiswa yang memiliki keterampilan menyusun rpp baik maka nilai plpnya juga akan baik.  Abstract:  This study aims to determine the relationship between the scores of geography education students' skills in preparing lesson plans (RPP) and the scores of tutor teachers. The population as well as the sample are geography education students participating in the 2021 PLP, totalling 64 people. The assessment of skills in preparing lesson plans was based on the PLP FKIP ULM guidebook and the PLP grades were obtained from each student tutor teacher at the school. Data analysis used Pearson correlation with normal distribution data. The results of the analysis show that the relationship between the value of the skill in compiling the lesson plan and the value of the PLP score is 0.532, which means that the correlation is moderate. The p-value is 0.00 (<0.05), and it can be concluded that there is a moderate positive relationship between the value of the compiling skills and the PLP value obtained by the students. Students who have good preparation lesson skills will also have good PLP scores.
ANALISIS SPASIAL PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN AKIBAT PEMBANGUNAN JALAN LINGKAR KUDUS DI DESA JATI WETAN Westi Utami; Ahmad Haris Hadi; Asih Retno Dewi
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 10, No 2 (2022): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v10i2.10547

Abstract

Abstrak: Pembangunan infrastuktur memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, pengembangan wilayah dan pemerataan pembangunan bagi masyarakat. Salah satu upaya pembangunan infrastruktur yakni jalan lingkar di Kabupaten Kudus yang dilaksanakan melalui Konsolidasi Tanah. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan secara spasial perubahan penggunaan lahan akibat pembangunan Jalan Lingkar Kudus dan memetakan tingkat kesesuaian penggunaan lahan dengan RTRW Kabupaten Kudus. Metode penelitian menggunakan kualitatif deskriptif dengan pendekatan spasial. Data yang digunakan adalah Citra Satelit Sentinel tahun 2016 dan tahun 2022, Peta Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) serta wawancara dengan pejabat terkait. Analisis citra dilakukan secara visual, untuk mengetahui perubahan penggunaan lahan yang dilakukan dengan overlay peta penggunaan lahan tahun 2016 dan tahun 2022. Sementara untuk mengetahui tingkat kesesuaian dengan RTRW dilakukan melalui overlay peta penggunaan lahan eksisting dengan RTRW. Hasil analisis menunjukkan perubahan penggunaan lahan yang paling besar penurunannya terjadi pada vegetasi kerapatan tinggi sebesar 318.677 m2. Sementara analisis kesesuaian penggunaan lahan terhadap RTRW menunjukkan kesesuaian sebesar 66%, belum terlaksana 29% dan tidak sesuai 5%. Kajian ini menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur berpengaruh signifikan terhadap perubahan penggunaan lahan di Desa Jati Wetan Kabupaten Kudus. Abstract:  Infrastructure development has an important role in encouraging economic growth, regional development and equitable development for the community. One of the infrastructure development efforts, which is the ring road in Kudus Regency, was carried out through Land Consolidation. This study aims to spatially adjust the changes in land use due to the construction of the Kudus Ring Road and the suitability level of land use according to the RTRW of the Kudus Regency. The research method uses descriptive qualitative with a spatial approach. The data are Sentinel Satellite Imagery for 2016 and 2022, Regional Spatial Planning (RTRW) maps and interviews with related officials. Image analysis is carried out visually, to determine land use changes carried out by overlaying land use maps in 2016 and 2022. Meanwhile, to determine the level of adjustment to the RTRW, it is carried out by overlaying existing land use maps with the RTRW. The results of the analysis show that the change in land use has the greatest decrease in vegetation density, which are 318,677 m2. Meanwhile, land use analysis is 66% according to the RTRW, 29% have not been implemented and 5% are not appropriate with the RTRW. This study shows that infrastructure development has a significant effect on changes in land use in Jati Wetan Village, Kudus Regency.
ANALISIS POLA SPASIAL FENOMENA URBAN HEAT ISLAND (UHI) DI KOTA MATARAM DAN KAITANNYA TERHADAP FAKTOR EMISIVITAS LAHAN SERTA KERAPATAN VEGETASI Sukuryadi Sukuryadi; Wiwit Bayu Adi; Joni Safaat Adiansyah; Ibrahim Ibrahim; Harry Irawan Johari
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 10, No 2 (2022): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v10i2.9740

Abstract

Abstrak: Tujuan dari artikel ini yaitu untuk mengetahui pola spasial suhu permukaan yang ada di Kota Mataram dari tahun 2000, 2001, 2002, 2003, 2004, 2005, 2014, 2015, 2016, 2017, 2018, 2019 dan 2020 menggunakan metode sistem pengindraan jauh, dengan memanfaatkan data Citra Satelit Landsat 5 dan 8. Selain itu metode analisis regresi juga digunakan untuk melihat pengaruh variabel emisivitas lahan dan kerapatan vegetasi terhadap fenomena Urban Heat Island (UHI). Dari hasil analisis didapatkan bahwa, pada tahun 2000 suhu maksimum di Kota Mataram mencapai 28.3  dan pada tahun 2020 tren nilai suhu maksimum meningkat menjadi 35.1 . Sedangkan jika dilihat dari penyebaran pola spasial suhu permukaan UHI yang ada di Kota Mataram juga terus mengalami peningkatan, dimana suhu mulai terpusat di tengah kegiatan Kota dan mulai menyebar pada kawasan pinggiran pusat kegiatan Kota. Adapun nilai pengaruh paling besar yang dihasilkan dari uji statistik yaitu nilai kerapatan vegetasi memberikan pengaruh 56% dan emisivitas lahan dengan nilai pengaruh 49%. Abstract: The purpose of this article is to find out the spatial pattern of surface temperature in Mataram City from 2000, 2001, 2002, 2003, 2004, 2005, 2014, 2015, 2016, 2017, 2018, 2019 and 2020 using remote sensing system methods, with Utilizing Landsat 5 and 8 Satellite Imagery data. In addition, the regression analysis method is also used to see the effect of land emissivity and vegetation density variables on the Urban Heat Island (UHI) phenomenon. From the results of the analysis, it was found that in 2000 the maximum temperature in Mataram City reached 28.3℃ and in 2020 the trend of the maximum temperature value increased to 35.1℃. Meanwhile, when viewed from the spatial pattern of the UHI surface temperature in the city of Mataram, it also continues to increase, where the temperature begins to be concentrated in the middle of the city's activities and begins to spread to the periphery of the city's activity centre. The value of the greatest influence resulting from statistical tests, namely the value of vegetation density gives an effect of 56% and land emissivity with an influence value of 49%.
ANALISIS PRESPEKTIF MASYARAKAT MENGENAI ACCESSIBILITIYS AMENITIES, DAN ANCILLARY SERVICES TERHADAP POTENSI PENGEMBANGAN DESA WISATA UMBULREJO, PONJONG, GUNUNGKIDUL Maysyaroh Nur Azizzah Prayitno; Arina Mana Sikana; Putri Wahyu Setyaningsih; Arief Rahman Husein; Siti Azizah Susilawati
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 10, No 2 (2022): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v10i2.10024

Abstract

Abstrak: Kawasan karst merupakan wilayah yang mempunyai karakteristik khas serta memiliki kekayaan sumberdaya yang berlimpah. Kawasan karst juga menyimpan potensi pariwisata, contohnya di Desa Umbulrejo, Kapanewon Ponjong, Kabupaten Gunungkidul yang memiliki banyak sekali objek pariwisata menarik untuk dikunjungi wisatawan. Pengembangan ekowisata telah dilakukan di Desa Umbulrejo dengan harapan agar pengelolaan kawasan karst lebih berwawasan konservasi, sehingga tidak hanya bermanfaat untuk perekonomian masyarakat sekitar objek wisata tetapi juga sebagai upaya untuk melestarikan sumberdaya yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  persepsi masyarakat terhadap potensi pariwisata di Desa Umbulrejo melalui indikator accesibility, amenity, dan ancillary service. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dan informannya ditetapkan dengan snowball sampling. Teknik pengolahan data menggunakan skala Likert dan analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa accesibility di Desa Umbulrejo sudah tergolong baik tetapi sarana transportasi umum masih belum menjangkau desa tersebut. Aminites di Desa Umbulrejo juga tergolong baik tetapi fasilitas kesehatan serta keamanan perlu ditingkatkan. Ancillary services di Desa Umbulrejo yang perlu dikembangkan yaitu promosi wisata yang dilakukan oleh POKDARWIS dalam mempromosikan destinasi wisata yang ada serta menambahkan fasilitas ATM, , karena di desa tersebut fasilitas terkait penukaran dan pengambilan uang masih belum ada. Abstract: Karst area is an area that has unique characteristics and abundant resources. The karst area also has tourism potential, for example in Umbulrejo Village, Kapanewon Ponjong, Gunungkidul Regency which has many interesting tourist objects for tourists to visit. Ecotourism development has been carried out in Umbulrejo Village with the hope that the management of the karst area is more conservation-oriented so that it is not only beneficial for the community's economy but also as an effort to overcome existing resources. This study aims to determine the public's perception of the tourism potential in Umbulrejo Village through indicators of accessibility, amenity, andancillary service. The research method used is qualitative and the informants are determined by snowball sampling. The data processing technique used a Likert scale technique and the data analysis used was descriptive qualitative. The results showed that the accessibility in Umbulrejo Village was classified as good, but public transportation facilities had not yet reached the village. Amenities in Umbulrejo Village are also classified as good, but additional health and security facilities still need to be added. Additional services in Umbulrejo Village that need to be developed are the management of Pokdarwis in promoting existing tourist destinations and facilities that need to be added, namely ATM because in the village there are no related facilities and money withdrawals.
PENGEMBANGAN DIGITAL SCRAPBOOK BERBANTUAN APLIKASI CANVA UNTUK PEMBELAJARAN IPS KELAS V SEKOLAH DASAR Sania Marta Mevia; Murjainah Murjainah; Puji Ayurachmawati
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 10, No 2 (2022): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v10i2.10060

Abstract

Abstrak: Penggunaan media pembelajaran yang belum bervariasi yang membuat proses pembelajaran kurang aktif dan kurang menarik perhatian peserta didik terutama pembelajaran IPS. Oleh karena itu, peneliti mengembangkan digital scrapbook berbantuan aplikasi canva untuk pembelajaran IPS kelas V. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan digital scrapbook berbantuan aplikasi canva untuk pembelajaran IPS kelas V sekolah dasar yang valid dan praktis. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Hannafin and Peck dengan 3 tahapan, yaitu 1) tahap analisis kebutuhan, 2) tahap desain, 3) tahap pengembangan dan implementasi. Kevalidan digital scrapbook berbantuan aplikasi canva dinilai oleh tiga ahli pada tahap expert review yaitu ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa. Hasil analisis dari penilaian para ahli yaitu rata-rata 91,0% dengan kriteria sangat valid berdasarkan data angket. Untuk kepraktisan diperoleh dari respon peserta didik pada tahap one-to-one memperoleh nilai rata-rata 90,2% dengan kategori sangat praktis, dan pada tahap small group memperoleh nilai rata-rata 92,0% dengan kategori sangat praktis berdasarkan data angket. Jadi, dapat disimpulkan bahwa digital scrapbook berbantuan Canva termasuk ke dalam kategori sangat valid dan sangat praktis. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam Pendidikan khususnya sekolah dan guru dan juga peneliti dapat menjadi rujukan dan penelitian lanjutan, yakni efektivitas dari produk tersebut. Abstract: The use of learning media has not varied which makes the learning process less active and less attractive to students, especially in social studies learning. Therefore, the researchers developed a digital scrapbook assisted by Canva applications for social studies learning for grade V. This study aims to produce a digital scrapbook assisted by Canva applications for social studies learning for grade V elementary schools that is valid and practical. This study uses the Hannafin and Peck development model with 3 stages, namely 1) the needs analysis stage, 2) the design stage, and 3) the development and implementation stages. The validity of the digital scrapbook assisted by the Canva application was assessed by three experts at the expert review stage, namely media experts, materials experts, and linguists. The results of the analysis of the assessment of the experts, namely an average of 91.0% with very valid criteria based on questionnaire data. For practicality, it was obtained from the responses of students in the one-to-one stage that an average score of 90.2% was obtained in the very practical category, and in the small group stage, an average score of 92.0% was obtained in the very practical category based on questionnaire data. So, it can be concluded that Canva-assisted digital scrapbooks fall into the very valid and very practical category. The results of this study are expected to contribute to education, especially schools and teachers and also researchers can be a reference and further research, namely regarding the effectiveness of these products.
POLA SEBARAN DAN KETERJANGKAUAN SD, SMP, DAN SMA DI KECAMATAN TAROGONG KIDUL, KABUPATEN GARUT Fadhia Habiba Ayyumi; Astrid Damayanti; Kintan Maulidina
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 10, No 2 (2022): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v10i2.10833

Abstract

Abstrak: Sekolah merupakan salah satu prasarana yang berperan dalam pemenuhan kebutuhan pendidikan pada masyarakat. Namun, sebaran jumlah SD, SMP, dan SMA belum merata pada setiap daerah di Indonesia, termasuk di Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola sebaran SD, SMP, dan SMA serta keterjangkauannya di Kecamatan Tarogong Kidul. Penelitian dilakukan dengan variabel sebaran sekolah, jangkauan pelayanan sekolah, aksesibilitas, dan kepadatan permukiman. Data dalam penelitian dikumpulkan dengan memanfaatkan Google Maps, studi literatur, dan survei lapang. Metode analisis yang digunakan adalah nearest neighbor analysis dan buffer analysis. Pengolahan data dilakukan dengan software ArcGIS Pro 2.8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lokasi sekolah di Kecamatan Tarogong Kidul memiliki pola acak, seragam, dan mengelompok terutama di wilayah permukiman padat. Keterjangkauan sekolah negeri memiliki kesesuaian antara radius capaian sekolah berdasarkan SNI dan alamat tempat tinggal siswa, sedangkan sekolah swasta tidak. Jangkauan pelayanan sekolah swasta lebih luas sehingga dapat menjadi alternatif bagi masyarakat di luar jangkauan sekolah negeri. Abstract: Schools are one of the infrastructures that play a role in meeting the educational needs of the community. However, the distribution of the number of SD, SMP, and SMA is not evenly distributed in every region in Indonesia, including in Tarogong Kidul Subdistrict, Garut Regency, West Java. Therefore, this study aims to find out the distribution pattern of SD, SMP, and SMA and their affordability in Tarogong Kidul District. The research was conducted with the variables of school distribution, school service coverage, accessibility, and settlement density. The data in the study were collected using Google Maps, literature studies, and field surveys. The analytical method used is nearest neighbor analysis and buffer analysis. Data processing is carried out using ArcGIS Pro 2.8 software. The results showed that the location of schools in Tarogong Kidul District had a random, uniform, and clustered pattern, especially in densely populated areas. The affordability of public schools has a match between the radius of school achievement based on SNI and the student's residential address, while private schools do not. The reach of private school services is wider so that it can be an alternative for people outside the reach of public schools.
PEMANFAATAN PENGINDERAAN JAUH DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK PEMETAAN KEMISKINAN DI KECAMATAN CIPARAY KABUPATEN BANDUNG Rian Trian Diana Mahar; Lili Somantri; Iwan Setiawan; Dede Sugandi
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 10, No 2 (2022): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v10i2.9029

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memetakan wilayah potensial kemiskinan dengan memanfaatkan Data Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu interpretasi visual citra penginderaan jauh. Data penginderaan jauh yang digunakan, yaitu citra quickbird. Pengolahan dan analisis data menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) dengan cara pengharkatan (scoring), pembobotan, dan overlay sehingga menghasilkan wilayah potensial miskin. Variabel untuk wilayah potensial miskin dalam penelitian ini terdapat tiga variabel yaitu, variabel bentuk bangunan, kepadatan bangunan, dan pola persebaran bangunan. Hasil penelitian diperoleh bahwa Penginderaan Jauh dan SIG mampu mengekstraksi variabel fisik yang mempengaruhi wilayah potensial berpenduduk miskin. Sebagian besar ukuran dan kepadatan bangunan permukiman yang ada di Kecamatan Ciparay termasuk kategori sedang, dan pola persebaran bangunan permukiman mengelompok. Wilayah potensial penduduk miskin di Kecamatan Ciparay dengan kategori tinggi berjumlah 4 desa, jumlah dengan kategori sedang ada 7 desa dan kategori rendah berjumlah 1 desa.Abstract: This research aims to mapping potential areas of poverty by utilizing Remote Sensing Data and Geographic Information Systems. The method used in this study, namely the visual interpretation of remote sensing images. Remote sensing data was used, namely quickbird images. Processing and analyzing data using a Geographic Information System (GIS) by means of scoring, weighting, and overlaying so as to produce areas of potential poverty. The results showed that Remote Sensing and GIS are able to extract physical variables that affect potential areas of the poor populations. Most of the size and density of residential buildings in the Ciparay District are in the medium category, and the pattern of distribution of residential buildings is clustered. The potential areas of the poor population in Ciparay District with a high category are 4 villages, the number in the medium category is 7 villages and the low category is 1 village. 
CONTROL OF POPULATION GROWTH RATE (Makassar City Government Strategy) Muhammad Nuryamin
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 10, No 2 (2022): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v10i2.10207

Abstract

Abstrak: Penelitian Strategi Pengendalian Laju Pertumbuhan Penduduk di Kota Makassar bertujuan menentukan strategi dan faktor penunjang pelaksanaan pengendalian laju pertumbuhan penduduk di Kota Makassar. Guna mengatasi permasalahan hambatan yang terjadi dalam pelaksanaan program keluarga berencana, berdampak pengendalian laju pertumbuhan penduduk di kota makassar. Metode penelitian menggunakan Jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan angket. Analisis data menggunakan analisis SWOT (strength, opportunities, weakness, dan threats), mengidentifikasi berbagai faktor yang dapat memaksimalkan kekuatan  dan peluang  dan meminimalkan kelemahan dan ancaman secara sistematis untuk merumuskan strategi pengendalian laju pertumbuhan penduduk di Kota Makassar. Hasil analisis SWOT melalui matrik IFAS dan EFAS diketahui titik koordinatnya (-0,115 : 0,085), berada pada Kuadran III (Around strategy) dimana peluang masih besar, tetapi terdapat kelemahan internal. Around strategy diterapkan guna meminimalkan kelemahan/ masalah internal, agar dapat merebut peluang yang baik. penelitian menunjukkan dalam pelaksanaan pengendalian laju pertumbuhan penduduk di kota Makassar, memiliki faktor peluang dan kelemahan lebih tinggi daripada faktor kekuatan dan ancaman, Berdasar hasil ini strategi pengendalian laju pertumbuhan penduduk memanfaatkan faktor peluang untuk menekan kelemahan. Perlunya Melakukan peningkatan kemampuan aparatur KIE dan Advokasi untuk mempermudah msyarakat mengakses informasi mengenai keluarga berencana. Abstract:  The objective of the research on the Population Growth Rate Control Strategy in Makassar City is to identify strategies and factors that support the implementation of population growth rate control in Makassar City. It has an impact on controlling the population growth rate in the city of Makassar to overcome the problems and obstacles that arise in the implementation of the family planning program. The research method employs a qualitative, descriptive research design. Data collection techniques are interviews, observations, and questionnaires. The data analysis using SWOT (strengths, weaknesses, opportunities, and threats) identifies various factors that can systematically maximize strengths and opportunities while minimizing weaknesses and threats to formulate strategies to control population growth rates in Makassar City. The results of the SWOT analysis through the IFAS and EFAS matrices are known to have the coordinates (-0.115: 0.085) located in Quadrant III (Around strategy), where the opportunity is still substantial, but internal weaknesses exist. In order to capitalize on advantageous opportunities, an around strategy is utilized to minimize internal weaknesses/problems. In controlling the population growth rate in Makassar, the research indicates that the opportunity and weakness factors outweigh the strength and threat factors. IEC and advocacy apparatus need to increase the capacity to facilitate public access to family planning information.
ANALISIS SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT HUNTAP (HUNIAN TETAP) TONDO PASCA RELOKASI BENCANA GEMPA BUMI DAN TSUNAMI PALU 2018 Haslita Rahmawati Hasan; Nurin Rochayati; Riska R; Muhamad Mukhlis Sudrajad; Moh. Rezky Rajab Anugrah
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 10, No 2 (2022): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v10i2.10883

Abstract

Abstrak: Bencana alam merupakan faktor yang dapat membawa dampak buruk bagi kehidupan manusia. Saat terjadinya bencana alam pasti akan membawa efek trauma dan merusak fasilitas yaitu rumah masyarakat yang terdampak bencana alam seperti gempa bumi, tsunami, banjir dan lain-lain. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat sosial ekonomi masyarakat pasca relokasi bencana gempa bumi dan tsunami palu tahun 2018. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan instrument pertanyaan kepada masyarakat yang berada dan menetap di hunian tetap Tondo. Hasil penelitian menunjukan adanya perubahan sosial dan ekonomi masyarakat pasca relokasi bencana gempa bumi dan mulai berbenah serta mulai menghilangkan rasa trauma dari efek bencana alam pada tahun 2018 lalu. Masyarakat mulai bisa beradaptasi dengan kondisi sosial yang baru dengan hidup berdampingan yang sebelumnya mereka hidup di hunian sementara yang kemudian berpindah di hunian tetap Tondo. Perubahan kondisi pasca relokasi ke hunian tetap, membawa perubahan sosial ekonomi. Peningkatan itu melihat dari interaksi masyarakat sekitar dan dalam pengembangan wilayah baru tersebut. Selain itu juga, beberapa masyarakat membuka usaha baru dalam penyediaan barang dan jasa agar bisa mempermudah pada kehidupan masyarakat hunian tetap Tondo. Abstract: Natural disasters are factors that can have a negative impact on human life. When a natural disaster occurs, it will definitely bring trauma and damage facilities, namely the homes of people affected by natural disasters such as earthquakes, tsunamis, floods and others. The purpose of this study was to determine the socio-economic level of the community after the relocation of the Palu earthquake and tsunami disaster in 2018. The method used in this study was descriptive qualitative with a question instrument for the people who live and live in the permanent residences of Tondo. The results of the study showed that there were social and economic changes in the community after the earthquake disaster relocation and began to clean up and began to relieve the trauma from the effects of natural disasters in 2018. People began to be able to adapt to new social conditions by living side by side, where they previously lived in temporary housing which then moved to the permanent residence of Tondo. Changes in conditions after relocation to permanent housing, brought socio-economic changes. The increase is seen from the interaction of the surrounding community and in the development of the new area. In addition, several communities have opened new businesses in the provision of goods and services in order to make life easier for the people of Tondo's permanent residences. 
THE IMPLEMENTATION OF SPELLING BEE TO ENRICH THE GEOGRAPHY STUDENTS ENGLISH VOCABULARY Hidayati Hidayati; Rima Rahmaniah; Ilham Ilham; Muhammad Hudri; Ahmad Afandi
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 10, No 2 (2022): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v10i2.9567

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dengan penerapan permainan spelling bee berpengaruh untuk memperkaya kosakata bahasa Inggris mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan desain metode mixed yang melibatkan pengujian apakah permainan khususnya spelling bee memberi mereka motivasi untuk memperoleh pengetahuan kosa kata. Sampel penelitian adalah 25 siswa dengan prosedur purposive sampling. Temuan ini mengungkapkan bahwa penggunaan permainan spelling bee berpengaruh dan memperkaya kosakata bahasa Inggris mahasiswa. Dengan menggunakannya permainan ini dapat membuat pembelajaran mahasiswa menjadi menyenangkan dan dapat dimengerti. Namun, hal itu menunjukkan sedikit saja namun ada perbedaan dalam nilai rata-rata oral dan post-test. Pada siklus 1 rata-rata tingkat kelompok siswa adalah 19 dengan 40% kategori cukup dengan skor 10-15 dan 60% baik dengan skor 20-25, dan pada siklus 2 rata-rata pengetahuan kosakata siswa kelompok adalah 23 dengan tingkat kategori baik atau 100% dari 5 kelompok yang terlibat dalam penelitian ini dengan skor 20-25. Oleh karena itu dapat disarankan agar para dosen khususnya dosen pengampu mata kuliah bahasa Inggris menggunakan media yang menarik, tetapi juga menggunakan metode yang menarik untuk meningkatkan pengetahuan kosakata mahasiswa terutama menggunakan permainan seperti permainan spelling bee. Abstract:  The research purposed of study at investigating by implementation of spelling bee game has effect to enrich the first semester students of Geography in english vocabulary. It has employed mixed method design involving test whether game especially spelling bee is giving them motivation to acquire vocabulary knowledge. The sample was 25 students by purposive sampling procedure. The finding revealed that spelling bee game employing has effect and enrich the students english vocabulary. By using it is frequently designed to make the students enjoyable and understandable. However, it showed that there is significant difference in mean score of oral and post-test. In cycle 1, the average level of students group is 19 with 40% is fairly category in 10-15 score and 60% is good with 20-25 score, and in cycle 2, the group students average of their vocabulary knowledge is 23 with the category level is good or 100 % from the 5 groups are involved in this research with 20-25 score. It is proposed that the teachers, especially, the English teachers should be use an interesting media, but also, the methods also to enhance the student vocabulary knowledge especially using the game like spelling bee game.

Page 1 of 2 | Total Record : 11