cover
Contact Name
Agus Herianto
Contact Email
agusherianto.ummat@gmail.com
Phone
+6287864593560
Journal Mail Official
geography.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan
ISSN : 23392835     EISSN : 26145529     DOI : https://doi.org/10.31764/geography
Core Subject : Science, Education,
Geography : Jurnal Kajian Penelitian & Pengembangan Pendidikan was founded upon the conviction that the development of learning and teaching was vitally important to higher education. It is committed to promote, enhance and share geography learning and teaching in all institutions of higher education throughout the world, and provides a forum for geographers and others, regardless of their specialisms, to discuss common educational interests, to present the results of educational research, and to advocate new ideas.
Articles 202 Documents
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN EXPLICIT INSTRUCTION DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN GEOGRAFI KELAS XI SMA Arif Arif; Wandi Saputra
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 7, No 2 (2019): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.531 KB) | DOI: 10.31764/geography.v7i2.1431

Abstract

Sesuai Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dalam pembelajaran Geografi terdapat sejumlah kompetensi dasar yang harus dipenuhi guna membangun keterampilan siswa. Kompetensi dasar tersebut harus mendapat perhatian semua pengajar supaya mampu dikuasai dan dipahami  oleh siswa. Hal ini dapat dilakukan dengan cara mencasting metode, strategi, pendekatan dan model belajar yang sesuai dengan kompetensi yang diajarkan kepada peserta didik. Dengan langkah ini diharapkan hasil belajar atau prestasi belajar menjadi lebih baik. Bahkan, suasana belajar pun menjadi lebih kreatif, variatif, inovatif, dan menyenangkan (meaningfull).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: Penggunaan Model Pembelajaran Explicit Instruction Dalam Meningkatkan  Motivasi Dan Hasil Belajar Siswa Pada Pelajaran Geografi Kelas XI SMAN 1 Lingsar Tahun Pelajaran 2015-2016 setelah diberi tindakan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas. Tindakan kelas tersebut dilakukan dalam dalam dua siklus yaitu siklus I dan siklus II. Fase prasiklus dilakukan tanpa melakukan tindakan atau tanpa menggunakan model pembelajaran langsung (explicit instruction). Sedangkan fase siklus, baik siklsus I maupun siklus II dilakukan tindakan. Sedangkan teknik yang digunakan dalam pengumpulan data pada penelitian ini adalah teknik tes,  teknik observasi dan wawancara. Sedangkan teknik analisis data adalah teknik deskriptif kuantitatif. Dengan teknik ini diharapkan dapat membrikan gambaran yang jelas tentang penggunaan model pembelajaran explicit instruction dalam meningkatkan  motivasi dan hasil belajar siswa pada pelajaran geografi kelas XI SMAN 1 Lingsar tahun pelajaran 2015-2016. Hasil analisis data pada penelitian ini  menunjukkan bahwa: Pada fase prasiklus prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Geografi sangat rendah. Nilai rata-rata siswa adalah 56 dengan persentase ketuntasan hanya 39%. Selanjutnya pada fase  siklus I nilai rata-rata siswa 73 dengan presentase ketuntasan sebesar 73%. Sedangkan nilai rata-rata siswa pada siklus II adalah 77 dengan persentase ketuntasan sebesar 87%. Hal ini berarti terjadi peningkatan baik nilai rata-rata maupun persentase ketuntasan dari sebelum tindakan dengan setelah dilakukan tindakan. Sementara itu, proses belajar mengajar Geografi yang terjadi di dalam kelas sangat kondusif. Motivasi dan minat siswa dalam belajar  sangat tinggi. Setelah penggunaan model pembelajaran langsung (explicit instruction) proses belajar mengajar juga berjalan secara lebih bermakna (meaningfull).
PENGARUH KOMUNIKASI KELUARGA TERHADAP KECERDASAN EMOSIONAL MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GEOGRAFI SEMESTER II UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM Siti Marhamah; Nurin Rochyati
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 6, No 2 (2018): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.276 KB) | DOI: 10.31764/geography.v6i2.1419

Abstract

Keluarga sangat besar peranannya dalam mengajarkan, membimbing, menentukan perilaku, dan membentuk cara pandang anak terhadap nilai-nilai yang berlaku dalam masyarakat. Keluarga layaknya memberikan penanaman nilai-nilai yang dibutuhkan anak melalui suatu pola komunikasi yang sesuai sehingga komunikasi berjalan dengan baik, tercipta hubungan yang harmonis, serta pesan dan nilai-nilai yang ingin disampaikan dapat diterima dan diamalkan dengan baik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah berjumlah 33 mahasiswa, karena jumlah populasi dalam penelitian ini kurang dari 100 maka penelitian ini menjadi penelitian populasi. Metode pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data statistic korelasi product moment. Berdasarkan hasil analisis data pada penelitian ini dengan menggunakan rumus Product moment, maka diperoleh hasil nilai rxyhitung lebih besar dari nilai rxytabel atau  0,813>  0,344 , sehingga hasil penelitian ini “Signifikan”. Dengan demikian kesimpulan analisis dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: “ Ada pengaruh yang signifikan antara komunikasi keluarga terhadap kecerdasan emosional mahasiswa program studi pendidikan geografi semester II Universitas Muhammadiyah Mataram Tahun 2016”
PENGEMBANGAN OBJEK WISATA PEMANDIAN OI LAWU DI TINJAU DARI UNSUR BIOFISIK DI DESA BOKE KECAMATAN SAPE KABUPATEN BIMA Nurin Rochayati; Muhammad Arifin
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 7, No 1 (2019): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.987 KB) | DOI: 10.31764/geography.v7i1.1424

Abstract

Berdasarkan survei awal, kondisi pemandian Oi lawu kurang diminati para wisatawan disebabkan selain karena kondisi jalan menuju ke tempat pemandian Oi lawu jauh dari jalan umum, melewati jalan setapak serta tidak dapat di tempuh dengan kendaraan bermotor menuju lokasi objek wisata, prasarana dan sarana yang kurang memadai, kurangnya fasilitas untuk dinikmati oleh para wisatawan seperti wisata air lainnya. Rumusan masalah dalam penelitian ini: 1) Bagaimana kekuatan dan kelemahan dalam pengembangan objek wisata pemandian Oi lawu di Desa Boke Kecamatan Sape Kabupaten Bima?; 2) Bagaimana peluang dan ancaman dalam pengembangan objek wisata pemandian Oi lawu di Desa Boke Kecamatan Sape Kabupaten Bima? Manfaat Penelitian ini: 1) Bagi masyarakat, hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan kajian dalam rangka ikut serta pelestarian, menjaga dan pengembagan objek wisata, khususnya pengembangan objek wisata pemandian Oi lawu di Desa Boke Kecamatan Sape Kabupaten Bima; 2) Bagi pemerintah, hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan informasi dalam upaya peningkatan dan pengembangan pariwisata daerah khususnya pengembangan objek wisata pemandian Oi lawu di Desa Boke Kecamatan Sape Kabupaten Bima; 3) Bagi Dinas kebudayaan dan pariwisata Kabupaten Bima dalam mengembangkan obyek pariwisata dan menentukan kebijaksanaan-kebijaksanaan yang menyangkut kepariwisataan dengan tetap memperhatikan faktor-faktor geografi. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan penentuan informan menggunakan Purposive sampling dengan informan kunci dan informan biasa. Metode pengumpulan data yakni Observasi, Wawancara (Interview) dan Dokumentasi. Jenis data adalah data kualitatif dan bersumber dari data sekunder dan primer dengan teknik analisis data SWOT. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Strategi SO, ialah: a) Memperindah objek wisata Oi Lawu; Penyediaan alat transportasi, dan c) Perbaikan jalan ke objek wisata Oi Lawu. 2) Strategis WO, ialah; a) Membangun jalan yang baik; b) Memperbaiki aliran objek wisata pemandian Oi Lawu; c) Meningkatkan keamanan objek wisata Oi Lawu, dan; d) Menanam pohon yang dapat menyerap air. 3) Strategi ST, ialah: a) Meningkatkan promosi dan memperbaiki program pengembangan lebih bagus objek wisata Oi Lawu; b) Meningkatkan promosi objek wisata Oi Lawu, dan; c) Pengadaan berugak, WC/Kamar ganti. 4) Strategi WT, ialah: a) Memperindah dan menjaga objek wisata; b) Perbaikan tempat pembuangan sampah dan pengadaan tempat pembuangan sementara di sekitar objek wisata, c) Memasang plang atau spanduk peringatan di objek wisata Oi Lawu, dan; d) Menanam pohon yang dapat menyerap air.
STUDI SANITASI INDUSTRI RUMAH TANGGA DALAM PENGELOLAAN TAHU TEMPE DI KELURAHAN KEKALIK JAYA KECAMATAN SEKARBELA Mariatun Mariatun; Harry Irawan Jauhari
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 6, No 1 (2018): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.763 KB) | DOI: 10.31764/geography.v6i1.1415

Abstract

Masyarakat Kelurahan Kekalik laya merupakan umumnya masyarakat yang bergerak dalam industri pengelolaan tahu tempe. Dalam pengolahan tahu tempe masyarakat Kelurahan Kekalik Jaya harus menerapkan sanitasi yang baik untuk menghilangkan kontaminan dan meningkatkan mutu serta umur simpan produk sehingga konsumen terhindar dari penyakit atau kecelakaan karena keracunan makanan. Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini yaitu 1) Untuk mendeskripsikan proses pengelolaan tahu tempe di Kelurahan Kekalik Jaya Tahun 2016, 2) Untuk mendeskripsikan sanitasi industri rumah tangga dalam pengelolaan tahu tempe di Keiurahan Kekalik Jaya Tahun 2016. Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah masyarakat penambang pasir, Kepala Desa dan masyarakat umumnya. Metode pengumpulan data menggunakan observasi. wawancara, dan dokumentasi. Metode analisis data menggunakan analisis data model interaktif, Berdasarkan penjalasan dari bab-bab terdahulu, maka dapat menarik suatu kesimpulan yaitu 1) Proses pengeiolaan tahu tempe di Kelurahan Kekalik Java yaitu kedelai direndam selama kurang lebih enam jam atau sampai kedelai terpisah dengan kulitnya. Kedelai selanjutnya digiling menggunakan mesin dan diberi air untuk memudahkan penggilingan. Kemudian kedelai direbus di tungku Kedelai disaring dengan menggunakan kain, untuk memisahkan ampas dan airnya, dibiarkan terlebih dahulu agar sisa-sisa airnya menetes, dan sari tahu yang terdapat dalam air mengendap, 2) Sanitasi industri rumah tangga dalam pengelolaan tahu tempe di Kelurahan Kekalik Jaya meliputi limbah cair, gas bio, sebagai sumber pupuk pertanian, dan limbah padat
PROSPEK PENGEMBANGAN OBYEK WISATA PANTAI MAPAK INDAH DI KELURAHAN JEMPONG BARU KECAMATAN SEKARBELA KOTA MATARAM Agung Pramunarti; Rio Putra
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 7, No 2 (2019): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.57 KB) | DOI: 10.31764/geography.v7i2.1432

Abstract

Pantai Mapak Indah ini merupakan Pantai yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Berdasarkan survei awal yang dilakukan peneliti dilapangan objek wisata Pantai Mapak Indah  merupakan aset wisata yang seharusnya banyak menarik minat wisatawan karena Obyek wisata Pantai Mapak Indah adalah sebuah pantai berpasir hitam, ombak yang relatif aman dan pada sore hari bisa melihat matahari terbenam dengan jelas. Tetapi disamping kelebihan yang dimiliki masih banyak kekurangan nya, maka perlu adanya pengembangan yang dilakukan pemerintah setempat. Berdasarkan hal tersebut maka peneliti mengangkat judul yaitu “Prospek Pengembangan obyek wisata Pantai Mapak Indah Kelurahan Jempong Baru Kecamatan Sekarbela Kota Mataram”. Rumusan masalah yang di angkat dalam penelitian ini adalah bagaimana kekuatan dan kelemahan juga peluang dan ancaman  yang ada di pantai Mapak Indah Kelurahan Jempong Baru Kecamatan Sekarbela Kota Mataram. Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui kekuatan dan kelemahan juga peluang dan ancaman yang ada di Pantai Mapak Indah Kelurahan Jempong Baru Kecamatan Sekarbela Kota Mataram. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Lokasi penelitian ini adalah  di Pantai Mapak Indah Kelurahan Jempong Baru Kecamatan Sekarbela Kota Mataram, cara menentukan informan dengan menggunakan informan kunci adalah pengelola pantai mapak indah, sedangkan yang menjadi informan biasa yaitu pengunjung yang mengunjungi Pantai Mapak Indah. Teknik pengumpulan data, yaitu observasi, dokumentasi dan wawancara teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah: analisis SWOT dengan membandingkan antara faktor eksternal Peluang (opportunities) dan ancaman (threats) dengan faktor internal kekuatan (strenghts) dan kelemahan (weakness). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa obyek wisata Pantai Mapak Indah sangat layak dikembangkan karena menggunakan Strategi (SO) adalah strategi yang menggunakan kekuatan internal yang memanfaatkan peluang. Strategi (ST) adalah strategi dengan menggunakan seluruh kekuatan yang dimiliki untuk mengatasi ancaman. Strategi (WO) adalah strategi yang dibuat berdasarkan pemanfaatan peluang yang ada dengan cara meminimalkan kelemahan yang ada. Strategi (WT) adalah Strategi ini digunakan untuk meminimalkan kelemahan yang ada serta menghindari ancaman.
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN INQUIRI (SPI) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VIII SMP DARUL HIKMAH MATARAM Mariatul Mariatul; Emiliyati Emiliyati
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 6, No 2 (2018): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.048 KB) | DOI: 10.31764/geography.v6i2.1420

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk “mengetahui peningkatkan aktivitas dan hasil belajar dengan penerapan strategi pembelajaran Inquiri siswa kelas VIII Semester I di SMP Darul Hikmah Mataram tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dengan dua siklus yang masing-masing terdiri dari dua kali pertemuan untuk setiap siklus. Satu kali pertemuan untuk proses pembelajaran dan pertemuan berikutnya untuk evaluasi. Setelah diadakan evaluasi siklus I, dari 34 siswa yang mengikuti tes, 7 siswa aktif dan  siswa lainnya kurang aktif 27, sehingga ketuntasan klasikal yang di capai hanya 20.58%.  kondisi ini menunjukkan bahwa kelas belum aktif karena nilai rata-rata yang diperoleh 55,75 dan berada dalam kategori kurang aktif. Hal ini menunjukkan bahwa hasil belajar berupa meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar siswa pada siklus I masih belum memenuhi hasil yang diharapkan. Sedangkan untuk hasil observasi aktivitas belajar siswa yang diperoleh yaitu 32,14% pada siklus I dan berkategori “kurang aktif”. Ini menunjukkan belum tercapai indikator kerja yang telah ditetapkan. Dan untuk mengetahui meningkat atau tidaknya skor ketuntasan klasikal dan meningkatkan aktivitas belajar siswa maka akan dilanjutkan ke siklus II. Pada siklus II jumlah skor aktivitas belajar siswa dan ketuntasan klasikal serta meningkatkan aktivitas belajar siswa mengalami peningkatan dimana jumlah skor aktivitas belajar siswa yang diperoleh yaitu 56,76% pada siklus II dan berkategori “cukup aktif”, ketuntasan klasikal juga mengalami peningkatan yaitu mencapai 85,29%, demikian juga dengan meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar siswa yang semula berkategori kurang aktif dengan nilai rata-rata 80.14 mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata 80.14 dan berkategori aktif. Hal ini menunjukkan bahwa indikator keberhasilan yang ingin dicapai berupa meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar siswa minimal berkategori aktif dan ketuntasan klasikal minimal 85.29% sudah tercapai.
DAMPAK PENAMBANGAN GALIAN C DI DAERAH ALIRAN SUNGAI BENTEK TERHADAP LAHAN PERTANIAN DUSUN BENTEK DESA PEMENANG BARAT KABUPATEN LOMBOK UTARA Agus Beni Hariawan; Alfian Pujian Hadi; Khosi’ah Khosi’ah
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 6, No 1 (2018): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.734 KB) | DOI: 10.31764/geography.v6i1.1405

Abstract

Abstrak: Banyaknya penambangan bahan galian C berupa pasir dan batu yang tersebar di  daerah aliran sungai berdampak pada lingkungan sekitar. Sehingga hal ini perlu diadakan penelitian lebih lanjut. Penelitian bertujuan untuk mengetahui aktivitas galian C di  daerah aliran Sungai Bentek dan dampak galian C didaerah aliran Sungai Bentek terhadap lahan pertanian Dusun Bentek Kabupaten Lombok Utara. Rancangan penelitian ini  yaitu penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif Populasi pada penelitian ini adalah masyarakat Dusun Bentek baik yang terlibat langsung dalam penambangan pasir maupun yang terkena dampak penambangan pasir. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi, dokumentasi dan wawancara, sedangkan untuk menganalisis data dalam penelitian ini mengggunakan deskriptif kualitatif. Hasil  penelitian  membuktikan  bahwa  aktivitas galian C di sungai Bentek berdampak pada kerusakan lahan pertanian Dusun Bentek. Aktivitasgalian C yang terjadi merupakan jenis penambangan ilegal, karena penambang tidak memiliki izin penambangan rakyat yang sah. Kurangnya  perhatian dari pemerintah serta  rendahnya  kesadaran  masyarakat mengakibatkan  masyarakat  menambang  melakukan dengan  penuh  kebebasan  sehingga  dapat merusakan lahan pertanian, sebab lokasi penambangannya sangat dekat dengan lahan pertanian sehingga terjadinya erosi tanah dan banjir. Kerusakan lahan pertanian ini  telah  mempengaruhi pendapatan para petani. Oleh sebab itu diharapkan kepada pemerintah dan masyarakat setempat untuk memperhatikan dan menjaga lingkungan tersebut.
EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN GUIDED NOTE TAKING DAN METODE DISKUSI TERBIMBING TERHADAP HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VIII MTS Mas’ad Mas’ad; Kusmila Kusmila
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 7, No 1 (2019): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.446 KB) | DOI: 10.31764/geography.v7i1.1425

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui Efektivitas penerapan metode pembelajaran guided note taking dan metode diskusi terbimbing terhadap hasil belajar IPS terpadu siswa kelas VIII MTs. Nurul Jannah NW Ampenan tahun Pelajaran 2016. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII MTs. Nurul Jannah NW Ampenan sebanyak 3 kelas dengan jumlah siswa 97 orang. Sampel penelitian adalah siswa kelas VIII A sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas VIII B sebagai kelas kontrol. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling. Data hasil belajar siswa diperoleh dari hasil pre-test dan post-test pada materi pokok permasalahan kependudukan dan upaya penanggulangannya. Nilai rata-rata hasil pre-test yang diperoleh pada kelas eksperimen 41,70 dan kelas kontrol 38,33. Sedangkan nilai rata-rata hasil post-test yang diperoleh pada kelas eksperimen 72,18  dan kelas kontrol 63,48. Berarti    sehingga hipotesis Ho ditolak dan Ha yang berbunyi penerapan metode pembelajaran guided note taking dan metode diskusi terbimbing berpengaruh terhadap hasil belajar IPS terpadu siswa kelas VIII MTs. Nurul Jannah NW Ampenan diterima. Berdasarkan uji hipotesis, diperoleh nilai thitung = 2,90 lebih besar dari nilai ttabel = 1,98 (2,90 > 1,98). Sehingga dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran guided note taking dan metode diskusi terbimbing berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPS Terpadu siswa kelas VIII MTs
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN OUTDOOR LEARNING UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR (IPS TERPADU) PADA MATERI LINGKUNGAN HIDUP DI KELAS VIII MTS Muhammad Zamroni; Agus Herianto
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 6, No 2 (2018): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.316 KB) | DOI: 10.31764/geography.v6i2.1416

Abstract

Penerapan metode pembelajaran outdoor learnig untuk meningkatkan prestasi belajar siswa pada IPS Terpadu materi lingkungan hidup di kelas VIII MTs. Nurul Yaqin Teniga Kabupaten Lombok Utara. Penelitian ini bertujuan Untukmeningkatkan prestasi belajar siswa dengan menerapkan metode Outdoor Learnigpada IPS Terpadu materi lingkungan hidup di kelas VIII MTs. Nurul Yaqin Teniga Kabupaten Lombok Utara. Penelitian ini menggunakan pendekan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus yang terdiri dari tahap perencanaan, observasi, evaluasi dan refleksi. Instrumen yang digunakan adalah lembar evaluasi (soal-soal) dan lembar observasi aktivitas siswa. Hasil penelitian adalah prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dengan penerapan outdoor learning dalam pembelajaran. Hal ini didasarkan pada peningkatan nilai rata-rata siswa pada siklus 1adalah 69.56dan untuk ketuntasan belajar siswa 56.52% Dengan demikian, pelaksanaan pembelajaran dengan metode pembelajaran Outdoor Learning pada siklus I dinyatakan Belum menycapai ketuntasan atau belum  memenuhi syarat ketuntasan belajar minimal yaitu 80%. Sedangakan pada rata- rata niai siklus II adalah 85dan untuk ketuntasan belajar siswa 91,70% Dengan demikian, pelaksanaan pembelajaran dengan metode pembelajaran Outdoor Learning pada siklus II dinyatakan berhasil sehingga menycapai keriteria ketuntasan atau sudah memenuhi syarat ketuntasan belajar minimal yaitu 80%. Jadi kesimpulan yang di dapatkan dari penelitian ini ialah bahwa Perencanaan dan persiapan pelaksanaan pembelajaran dengan Metode Pembelajaaran Outdoor Learningyang dilaksanakan secara optimal dapat meningkatkan prestasi belajar siswa khususnya dalam pembelajaran lingkungan hidup.
PROSPEK PENGEMBANGAN PULAU GILI AIR SEBAGAI OBJEK WISATA UNGGULAN DI KABUPATEN LOMBOK UTARA Khosiah Khosiah; Andri Suprapto
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 7, No 2 (2019): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.49 KB) | DOI: 10.31764/geography.v7i2.1433

Abstract

Pulau Gili Air merupakan salah satu objek wisata yang memiliki daya tarik tesendiri di kabupaten Lombok Utara. Pulau ini merupakan salah satu dari tiga pulau yang menjadi andalan wisata di Lombok Utara, hanya saja ada beberapa masalah yang cukup mengganggu perkembangan pulau ini, di antaranya fasilitas pelabuhannya yang belum memadai untuk sebuah pulau yang menjadi objek wisata unggulan, masalah lainnya adalah masalah kebersihan yang belum tertanggulangi dengan baik.Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mendeskripsikan keunggulan dan kekurangan Gili Air sebagai objek wisata unggulan di Kabupaten Lombok Utara; (2) Untuk mendeskripsikan peluang dan ancaman pengembangan Gili Air sebagai objek wisata unggulan di Kabupaten Lombok Utara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling. Macam-macam informan yang digunakan yaitu: informan kunci dan informan biasa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kualitatif. Sumber data yang digunakan ada dua yaitu; data primer dan data sekunder. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis SWOT. Hasil penelitan menunjukkan bahwa kelebihan yang dimiliki Gili Air: (1) Panorama alam yang indah, sejuk dan masih asli; (2) Fasilitas pariwisata yang sangat memadai; (3) Keindahan bawah laut Pulau Gili Air. Kelemahan yang dimiliki Gili Air yaitu; (1) Kurangnya promosi wisata dari pemerintah daerah; (2) Keterbatasan anggaran untuk sarana dan prasana obyek wisata; (3) Tidak terjaganya kebersihan. Peluang yang dimiliki pulau Gili Air (1) Otonomi daerah; (2) Tingkat aksebilitas yang mudah; (3) Peningkatan produk dan atraksi wisata. Ancaman yang dimiliki Gili Air (1) Kesadaran wisatawan untuk menjaga objek wisata; (2) Kerusakan lingkungan akibat pengembangan wisata yang salah; (3) Adanya perubahan kebijakan pemerintah. Strategi pengembangan objek wisata Gili Air (1) Mengembangakan potensi yanga ada agar dapat bersaing; (2) Meningkatkan kesadaran pengunjung akan arti kebersihan; (3) Meningkatkan kualitas tenaga kerja; (4) Meningkatkan promosi wisata; (5) Mengembangkan pariwisata bahari. Dari hasil penelitian ini daat disimpulkan bahwa Gili Air meiliki potensi yang cukup untuk dikembangkan sebagai objek wisata unggulan bersekala nasional maupun internasional.

Page 2 of 21 | Total Record : 202