cover
Contact Name
Agus Herianto
Contact Email
agusherianto.ummat@gmail.com
Phone
+6287864593560
Journal Mail Official
geography.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan
ISSN : 23392835     EISSN : 26145529     DOI : https://doi.org/10.31764/geography
Core Subject : Science, Education,
Geography : Jurnal Kajian Penelitian & Pengembangan Pendidikan was founded upon the conviction that the development of learning and teaching was vitally important to higher education. It is committed to promote, enhance and share geography learning and teaching in all institutions of higher education throughout the world, and provides a forum for geographers and others, regardless of their specialisms, to discuss common educational interests, to present the results of educational research, and to advocate new ideas.
Articles 202 Documents
ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN KE NON PERTANIAN DI KOTA BATU INDONESIA Gunawan Prayitno; Aris Subagiyo; Rizal L Kusriyanto
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 8, No 2 (2020): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v8i2.2653

Abstract

Abstrak: Kota Batu merupakan kota berbasis pariwisata dan pertanian yang pengembangan dan pembangunan  berfokus pada sektor pariwisata dan sektor pertanian. Seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk dan meningkatnya pertumbuhan ekonomi, kondisi sektor pertanian Kota Batu mulai terancam akibat alih fungsi lahan pertanian ke lahan terbangun guna mendukung sektor pariwisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alih fungsi lahan pertanian (sawah) ke penggunaan non pertanian (permukiman, infrastruktur dan pariwisata). Metode penelitian yang digunakan adalah analisis peta perubahan guna lahan 2009, 2014 dan 2019 (peta citra) kemudian diolah menggunakan analisa GIS serta melakukan analisa factor penyebab alih fungsi lahan yang dilakukan. Hasil Analisa menunjukkan perubahan penggunaan lahan yang terjadi berdasarkan peta citra tahun 2009 hingga 2019. Penggunaan lahan sawah mengalami penyusutan sekitar 6,19 % sedangkan lahan permukiman bertambah sekitar 5,46 %. Berdasarkan analisa faktor diperoleh hasil bahwa desakan keuangan serta sektor pertanian bukan pekerjaan yang perlu dipertahankan adalah penyebab pemilik lahan melakukan alih fungsi lahan sawah yang dimiliki.Abstract:  Kota Batu is a city focused on tourism and agriculture whose growth and development is directed towards the tourism sector and the agricultural sector. Together with the growing population and economic growth, Batu City's agricultural sector has begun to be challenged due to the conversion of agricultural land into built-up land to sustain the tourism industry. The objective of this study is to identify the conversion of agricultural land (rice fields) to non-agricultural uses (settlements, infrastructure, and tourism). The research method used is to analyze land use change maps in 2009, 2014 and 2019 (image maps) and then to analyze the causes of land use change using GIS analysis. The findings of the study indicate that improvements in land use occurred from 2009 to 2019 based on the map of the photos. The use of paddy fields has dropped by around 6.19%, while residential land has risen by around 5.46%. Based on the analysis of the factor, the result shows that financial pressure and the agricultural sector that is not a job that needs to be maintained is the landowner's cause for changing the function of his own paddy fields.
ADAPTATION TEACHER AND HOUSEWIFE FOR CREATING STUDENT RESILIENCE AMID COVID-19 Bahagia - Bahagia; De Ajeng Ayu Priatna; Fachruddin Majeri Mangunjaya; Rimun Wibowo
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 9, No 1 (2021): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v9i1.4146

Abstract

The purpose of this research is to investigate the adaptation of teacher and housewife for creating student resilience. The research method uses an ethnographic qualitative approach. In order to gather data was used an in-depth interview. The result is probed meticulously through triangulation technique and triangulation sources. The result shows that pandemic COVID 19 have an adverse impact to housewife. Another impact is the student experience boring through online learning. On the contrary, there are some merits about online learning such as parents can supervise their children both the pattern of eating behavior as well as strengthen togetherness in family. The other finding is teacher conduct some strategy for coping pandemic including teacher release home visit to the student house. Besides that, the teacher has distorted learning face to face to daring system to ensure that learning activity can be implied amid pandemic. It must be encouraged by modification of material teaching through inventing video learning to make it more convenient to children. In addition, housewife applicate some strategy for overcoming this obstacle such as they don’t compel learning to children but they accompany the children for playing with them. Then, the housewife has bolstered the children like giving nutrient balance.
PEMANTAUAN DAN MITIGASI TINGKAT POTENSI BENCANA KEKERINGAN DI KOTA DUMAI Eggy Arya Giofandi; Dhanu Sekarjati; Fitrah Andika Riyadhno
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 8, No 2 (2020): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v8i2.2456

Abstract

Abstrak: Kekeringan lahan yang terjadi saat musim kemarau memberikan dampak buruk bagi vegetasi, salah satunya tanah Gambut sangat sensitif terhadap kenaikan suhu menimbulkan kebakaran hutan. Kota Dumai menjadi salah satu daerah yang sering mengalami kebakaran hutan dan lahan, efek terjadi kebakaran  ini menjadikan lahan tersebut memiliki kualitas yang menurun meliputi fisika, kimia, dan adanya erosi  tanah. Dalam tulisan  ini, kami memantau adanya peningkatan dan penuruan dalam beberapa kategori kekeringan lahan. Adapun parameter yang digunakan seperti Vegetation Health Index (VHI), Vegetation Condition Index (VCI), dan Temperature Condition Index (TCI) pada tahun 2013 dan tahun 2018. Hasil penelitian menjelaskan bahwa wilayah kekeringan mengalami kenaikan total selama periode pengamatan sebesar 23.119 ha lahan, dengan kategori tanpa kekeringan terjadi penurunan seluas 23.119 ha lahan, kemudian kategori kekeringan ringan terjadi peningkatan seluas 19.510 ha lahan, selanjutnya kategori kekeringan sedang terjadi peningkatan seluas 13.444 ha lahan, lalu kategori kekeringan parah terjadi penurunan seluas 9.163 ha lahan, dan kekeringan ekstrim mengalami penurunan seluas 672 ha lahan. hal ini sejalan dengan terjadinya kenaikan pada suhu tahun 2013 mencapai 38ºC  kemudian mengalami peningkatan menjadi 47,53ºC di tahun 2018 yang sedang mengalami kebakaran hutan dan lahan. Abstract: Land drought that occurs during the dry season has a negative impact on vegetation, one of which is Peat soil is very sensitive to rising temperature causing forest fires. Dumai City is one of the areas that often experience forest and land fires, the effect of this fire makes the land has a declining quality including physics, chemistry, and the presence of soil erosion. In this paper, we monitor the increase and decline in several categories of land drought. The parameters used such as vegetation health index (VHI), vegetation condition index (VCI), and temperature condition index (TCI) in 2013 and 2018. The results of the study explain the drought area experienced a total increase during the observation period of 23.119 hectares of land, with the category without drought decreased by 23.119 ha, then the category of mild drought increased by 19.510 ha, then the category of drought was an increase of 13.444 ha, then the severe drought category decreased by 9.163 ha, and extreme drought decreased by 672 ha. this is in line with the increase in temperature in 2013 which reached 38 ºC and then increased to 47.53 º C in 2018 which is experiencing forest and land fires.
PENGARUH ARUS DAN SUBSTRAT TERHADAP PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT Euchema ecotonii (Kappaphycus alvarezi) DI PERAIRAN PANTAI DESA ALLUMANG, KABUPATEN ALOR. Paulus Edison Plaimo; Imanuel Lama Wabang
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 9, No 1 (2021): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v9i1.4283

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh arus dan substrat terhadap pertumbuhan harian rumput laut jenis Euchema cotonii (K alvarezi) di perairan pantai desa Allumang, Kabupaten Alor. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah Daily Growth Rate/Laju pertumbuhan harian (%/hari). Hasil penelitian menemukan laju pertumbuhan harian pada stasiun (1) 6,150%; stasiun (2) 6,170%; stasiun (3) 6,130%, sehingga diperoleh rata-rata pertumbuhan harian rumput laut Euchema cotonii (K alvarezi) di perairan Desa Allumang 6,15%. Kecepatan arus 37,2 cm/s. dengan karaketristik substrat berpasir.   Abstract:  This study aims to determine the influence of currents and substrates on the daily growth of euchema cotonii (K alvarezi) seaweed in the coastal waters of Allumang village, Alor Regency. The method used in the study was daily growth rate (%/day). The results found a daily growth rate at (1) 6.150%; station (2) 6,170%; station (3) 6,130%, so obtained the average daily growth of seaweed Euchema cotonii (K alvarezi) in the waters of Allumang Village 6.15%. Current speed is 37.2 cm/s. with a caraketristic sandy substrate. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh arus dan substrat terhadap pertumbuhan harian rumput laut jenis Euchema cotonii (K alvarezi) di perairan pantai desa Allumang, Kabupaten Alor. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah Daily Growth Rate/Laju pertumbuhan harian (%/hari). Hasil penelitian menemukan laju pertumbuhan harian pada stasiun (1) 6,150%; stasiun (2) 6,170%; stasiun (3) 6,130%, sehingga diperoleh rata-rata pertumbuhan harian rumput laut Euchema cotonii (K alvarezi) di perairan Desa Allumang 6,15%. Kecepatan arus 37,2 cm/s. dengan karaketristik substrat berpasir.  Kata Kunci: Arus; Substrat; Rumput laut; Desa Allumang. Abstract:  This study aims to determine the influence of currents and substrates on the daily growth of euchema cotonii (K alvarezi) seaweed in the coastal waters of Allumang village, Alor Regency. The method used in the study was daily growth rate (%/day). The results found a daily growth rate at (1) 6.150%; station (2) 6,170%; station (3) 6,130%, so obtained the average daily growth of seaweed Euchema cotonii (K alvarezi) in the waters of Allumang Village 6.15%. Current speed is 37.2 cm/s. with a caraketristic sandy substrate.
PEMETAAN POTENSI PERKEBUNAN DESA AMADANOM KECAMATAN DAMPIT BERBASIS PARTISIPATIF Dian Dinanti; Bunga Annisa Fadillah; Diana Valentina; Muhammad Iqbal Hakim; Mayang Wigayatri
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 8, No 2 (2020): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v8i2.2696

Abstract

Abstrak: Desa Amadanom merupakan salah satu desa yang berlokasi di Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang dengan luas wilayah sebesar 689,16 Ha dengan mata pencaharian masyarakat dominan pada sektor pertanian. Masyarakat Desa Amadanom mengandalkan hasil pertanian berupa hasil perkebunan terutama kopi. Penelitian ini bertujuan mengetahui pemetaan potensi perkebunan dengan menyusun akar masalah dan pohon masalah di Desa Amadanom dengan memperhatikan pola ruang. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data primer berupa observasi, wawancara, dokumentasi, Focus Group Discussion (FGD), dan Participatory Rural Appraisal (PRA). Analisis yang digunakan adalah analisis pola ruang, analisis potensi dan masalah, serta analisis akar dan pohon masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa penyebab permasalahan perkebunan yang mengakibatkan pengelolaan hasil perkebunan tidak optimal. Pengembangan Desa Amadanom diketahui belum maksimal dengan permasalahan perkebunan yang ada diantaranya hama dan penyakit serta kurangnya wawasan petani dalam perawatan dan pengolahan perkebunan. Pengolahan hasil perkebunan yang belum maksimal menyebabkan harga jual rendah.Abstract:  Amadanom Village is one of the villages located in Dampit Subdistrict, Malang Regency with an area of 689.16 Ha with dominant community livelihoods in the agricultural sector. Amadanom villagers rely on agricultural products in the form of agricultural products, especially coffee. This study aims to determine the mapping of the potential of plantations by arranging root causes and problem trees in Amadanom Village by paying attention to spatial patterns. The approach used in this study is a qualitative and quantitative approach with primary data collection techniques in the form of observation, interviews, documentation, Focus Group Discussion (FGD), and Participatory Rural Appraisal (PRA). The analysis used is spatial pattern analysis, analysis of potential and problems, as well as root and problem tree analysis. The results showed that there were several causes of plantation problems that resulted in suboptimal management of estate crops. The development of Amadanom Village is known to have not been maximized with existing plantation problems including pests and diseases as well as a lack of farmers' insights in the care and management of plantations. Processing of plantation products that have not been maximized causes low selling prices.
LEARNING STYLE TENDENCY OF HIGH SCHOOL STUDENT IN GEOGRAPHY SUBJECT IN SAMARINDA Mei Vita Romadon Ningrum; Titin Anggraini; Muliati Syam; Yulian Widya Saputra; Yaskinul Anwar
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 9, No 1 (2021): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v9i1.4148

Abstract

Gaya belajar merupakan  salah satu karakteristik belajar yang berkaitan dengan kemampuan menyerap,mengolah, dan menyampaikan informasi. Gaya belajar merupakan modalitas belajar yang sangat penting dan setiap siswa memiliki keenderungan gaya belajar yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui:  kecenderungan gaya belajar siswa SMA pada mata pelajaran geografi kelas XI IPS di Kota Samarinda. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS SMA Negeri Kota Samarinda dengan jumlah populasi 600 siswa menggunakan teknik pengambilan sampel cluster random sampling dengan jumlah sampel 90 siswa.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, dokumentasi dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 36 siswa (40%) memiliki kecenderungan gaya belajar auditorial, sebanyak 32 siswa (35,5%) memiliki gaya belajar visual,dan sebanyak 22 siswa (24,4%) memiliki kecenderungan gaya belajar kinestetik. Berdasarkan hal tersebut maka dapat disimpulkan bahwa  kecenderungan gaya belajar siswa lebih banyak pada tipe gaya belajar auditorial atau menyenangi cara belajar yang mengutamakan pendengaran atau mendengarkan. Sehingga guru sebaiknya menyediakan dan mengembangkan perangkat pembelajaran yang mengarah pada tipe gaya belajar tersebut agar hasil belajar maksimal.
PERAN MUSYAWARAH GURU MATA PELAJARAN GEOGRAFI TINGKAT SMA DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU TERHADAP PENYUSUNAN BAHAN AJAR Salma Huraini; Darwin Parlaungan Lubis; M Taufik Rahmadi
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 8, No 2 (2020): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v8i2.2589

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) eksistensi MGMP Geografi tingkat SMA (2) partisipasi MGMP Geografi tingkat SMA dalam penyusunan bahan ajar, dan (3) peran MGMP Geografi tingkat SMA dalam meningkatkan profesionalisme guru terhadap penyusunan bahan ajar. Penelitian ini dilakukan di Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara. Teknik analisis data yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Penentuan subjek penelitian menggunakan random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi ke lapangan, wawancara, angket dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) eksistensi MGMP saat ini termasuk kategori kurang baik dengan persentase 53,31% pada Kota medan dan 46,68% pada Kabupaten Deli Serdang (2) Partisipasi MGMP termasuk dalam kategori kurang baik dengan persentase 46,67% pada Kota Medan dan 53,34% pada Kabupaten Deli Serdang (3) Peran MGMP Geografi dalam meningkatkan profesionalisme guru terhadap penyusunan bahan ajar termasuk kedalam kategori kurang baik dengan persentase di 50% pada Kota Medan dan 50% pada Kabupaten Deli Serdang. Abstract: This study aims to determine (1) the existence of a high-level Geography MGMP (2) the participation of a high-level Geography MGMP in the preparation of teaching materials, and (3) the role of a high-level Geography MGMP in improving teacher professionalism in the preparation of teaching materials. This research was conducted in Medan City and Deli Serdang Regency, North Sumatra Province. The data analysis technique used is descriptive qualitative. The population in this study were all teachers who are members of MGMP Medan City and Deli Serdang Regency. Determination of the sample using random sampling with a total sample of 30 people. Data collection techniques used in this study were field observations, interviews, questionnaires and documentation studies. The results showed that (1) the existence of high school level MGMP in Medan City and Deli Serdang Regency is currently classified as inadequate with a percentage of 53.31% in Medan City and 46.68% in Deli Serdang Regency (2) MGMP participation is included in unfavorable category with a percentage of 46.67% in Medan City and 53.34% in Deli Serdang Regency (3) Role of Geography MGMP in improving teacher professionalism in the preparation of teaching materials is included in the category of unfavorable with a percentage at 50% in Medan City and 50 % in Deli Serdang Regency.
KARAKTER SISWA SIAP SIAGA TERHADAP BENCANA GEMPA BUMI DI SMA NEGERI 1 KARANGANOM Siti Hadiyati Nur Hafida; Danick Wahyu Pratiwi
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 9, No 1 (2021): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v9i1.4300

Abstract

Abstrak: Siswa termasuk dalam kelompok rentan dengan risiko tinggi terhadap bencana. Maka dari hal itu, pemahaman bencana perlu diterapkan supaya terwujud karakter siswa siap siaga pada anak-anak. Karakter siswa siap siaga dapat terbentuk jika materi pendidikan mitigasi bencana diajarkan di sekolah-sekolah dalam kegiatan pembelajaran maupun ekstrakurikuler agar peserta didik mempunyai bekal keterampilan serta pengetahuan terkait mitigasi bencana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakter siswa siap siaga di SMA Negeri 1 Karanganom. Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan sampel siswa kelas XI yang mengikuti ekstrakurikuler PMR dan pramuka. Jumlah sampel penelitian adalah 62 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisis data menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter siswa siap siaga sangat siap dalam menghadapi bencana gempa bumi dengan hasil tertinggi diperoleh sebanyak 39 siswa termasuk dalam kategori sangat siap dengan nilai rata-rata 92. Masih diperlukan peningkatan penerapan pendidikan mitigasi bencana gempa bumi di SMA Negeri 1 Karanganom, agar tercipta karakter siap siaga siswa yang lebih baik untuk kedepannya.Abstract: Students belong to vulnerable groups with a high risk of disaster. Therefore, disaster understanding needs to be applied in order to realize the character of students ready to be prepared in children. The character of ready-to-be students can be formed if disaster mitigation education materials are taught in schools in learning and extracurricular activities so that students have skills and knowledge related to disaster mitigation. This research aims to find out the character of students ready to be prepared at SMA Negeri 1 Karanganom. This type of research is quantitative. The sampling technique used is purposive sampling with samples of grade XI students who follow extracurricular PMR and scouting. The number of research samples was 62 respondents. Data collection techniques using questionnaires and data analysis using descriptive statistics. The results showed that the character of students on standby is very ready in the face of earthquake disasters with the highest results obtained as many as 39 students fall into the category of very ready with an average score of 92. There is still a need to improve the implementation of earthquake mitigation education at SMA Negeri 1 Karanganom, in order to create a better student preparedness character for the future. 
LOCUS OF CONTROL INTERNAL DAN NIAT WIRAUSAHA SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Yeyen Afista; Muhammad Kris Yuan Hidayatulloh
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 8, No 2 (2020): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v8i2.2698

Abstract

Abstrak: Locus of control internal adalah salah satu faktor yang memiliki kontribusi terhadap niat kewirausahaan siswa sekolah menengah kejuruan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris hubungan antara Locus of control internal dan niat kewirausahaan pada siswa sekolah menengah kejuruan. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas XII di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 3 Jombang sebanyak 392 siswa dan peserta penelitian secara total adalah 171 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah cluster random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala intensi kewirausahaan dan skala Locus of control internal. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis momen produk. Hasil analisis data menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara Locus of control internal dengan intensi berwirausaha, dengan tingkat signifikansi (p) sebesar 0,030. Locus of control internal berkontribusi 2,1 persen untuk niat wirausaha sehingga sisanya 97,9 persen dipengaruhi oleh variabel lain. Dapat disimpulkan dari penelitian ini bahwa Locus of control internal siswa dapat memprediksi niat kewirausahaan siswa.Abstract:  Internal locus of control is one of the factors that has contributed to the entrepreneurial intentions of vocational high school students. This study aims to empirically examine the relationship between internal locus of control and entrepreneurial intentions in vocational high school students. The population in this study were all students of class XII at 3 Jombang Vocational High School as many as 392 students and the total research participants were 171 students. The sampling technique used was cluster random sampling. Data collection is done by using the scale of entrepreneurial intentions and internal Locus of control scale. Data analysis was performed using product moment analysis techniques. The results of data analysis showed a significant positive relationship between internal Locus of control with entrepreneurial intentions, with a significance level (p) of 0.030. Internal locus of control contributes 2.1 percent to entrepreneurial intentions so the remaining 97.9 percent is influenced by other variables. It can be concluded from this study that students 'internal locus of control can predict students' entrepreneurial intentions.
STRATEGI TRANSFORMASI DESA JIMBARAN MENUJU DESA MANDIRI MELALUI PENGOLAHAN KOPI DAN OPTIMALISASI BUMDES Amala Ikbar Farrah; Gunawan Prayitno; Yulia Faizatul Arizkha; Zahara Azizah Nur; Dwiyanti Alfisyah
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 9, No 1 (2021): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v9i1.4187

Abstract

Desa Jimbaran merupakan salah satu desa yang berada dalam Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan dengan dominasi wilayah perkebunan seluas 306,78 ha. Menurut Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi tahun 2019, Desa Jimbaran masuk ke dalam kategori 5.000 Desa Tertinggal.  Oleh karena itu, perkebunan sebagai sektor unggulan Desa Jimbaran perlu diupayakan sebagai langkah awal transformasi Desa Jimbaran menuju desa mandiri terutama melalui pengolahan komoditas kopi menjadi produk jadi/setengah jadi. Studi ini dilakukan untuk menentukan strategi dalam transformasi Desa Jimbaran menuju desa mandiri melalui pemanfaatan sektor unggulan dan partisipasi masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah gabungan antara metode PRA (Participatory Rural Appraisal) dan RRA (Rapid Rural Appraisal). Studi ini menghasilkan 3 strategi transformasi desa tertinggal menuju ke desa mandiri melalui BUMDes (Badan Usaha Milik Desa), yaitu penyediaan pelatihan pengolahan kopi menjadi produk jadi/setengah jadi, bantuan permodalan, dan penyediaan sarana pasca panen

Page 5 of 21 | Total Record : 202