cover
Contact Name
Agus Herianto
Contact Email
agusherianto.ummat@gmail.com
Phone
+6287864593560
Journal Mail Official
geography.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan
ISSN : 23392835     EISSN : 26145529     DOI : https://doi.org/10.31764/geography
Core Subject : Science, Education,
Geography : Jurnal Kajian Penelitian & Pengembangan Pendidikan was founded upon the conviction that the development of learning and teaching was vitally important to higher education. It is committed to promote, enhance and share geography learning and teaching in all institutions of higher education throughout the world, and provides a forum for geographers and others, regardless of their specialisms, to discuss common educational interests, to present the results of educational research, and to advocate new ideas.
Articles 202 Documents
FORECASTING PENINGKATAN JUMLAH PENDUDUK BERDASARKAN JENIS KELAMIN MENGGUNAKAN METODE ARIMA Fety Fejriani; M. Hendrawansyah; Leni Muharni; Siti Fara Handayani; Syaharuddin Syaharuddin
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 8, No 1 (2020): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v8i1.2261

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memprediksi jumlah penduduk berdasarkan jenis kelamin menggunakan metode Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) dengan menggunakan data 11 tahun terakhir, studi kasus di Provinsi NTB. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan membandingkan antara nilai akhir pada grafik pertama sampai pada grafik ke empat untuk menganalisis pada grafik berapa nilai prediksinya paling akurat. Berdasarkan hasil simulasi data jumlah penduduk berdasarkan jenis kelamin menggunakan program aplikasi G-MFS dan perhitungan model matematika bahwa hasil prediksi pada tahun 2020 pada data laki-laki sebesar 2.437.112 jiwa dengan persentasi peningkatan sebesar 0,1%, sedangkan hasil prediksi pada data perempuan sebesar 2.619.858 dengan persentasi peningkatan sebesar 1,5%. Dengan adanya hasil peramalan peningkatan jumlah penduduk diharapkan memberikan informasi penting bagi pemerintah agar dapat meningkatkan pelayanannya terhadap penduduk dalam bidang perekonomian, kesehatan, pendidikan, dan yang paling penting adalah mengurangi tingkat kemiskinan dengan salah satu cara menyediakan lapangan pekerjaan agar kebutuhan penduduknya terpenuhi dengan baik.Kata Kunci: Jumlah Penduduk; Metode ARIMA; Formula Prediksi Abstract:  The research aims to analyse and predict the population based on gender using the Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) method using the last 11 years of data, case studies in NTB Province. This type of research is quantitative by comparing the final value of the first graph to the fourth graph to analyze on the chart what is the most accurate predicting value. Based on the results of the simulation of population data based on gender using G-MFS application program and calculation of mathematical model that the predicted result in 2020 on male data of 2,437,112 people with a percentage increase of 0.1%, while the predicted result in female data of 2,619,858 with an increase percentage of 1.5%. With the results of the forecasting of increasing population is expected to provide important information for the Government to improve its services to the population in the field of economy, health, education, and the most important is to reduce the level of poverty in one way to provide jobs so that the needs of the residents are fulfilled well.Keywords: Number of inhabitants; ARIMA method; Prediction Formulation
FORECASTING PENINGKATAN JUMLAH PENDUDUK BERDASARKAN JENIS KELAMIN MENGGUNAKAN METODE ARIMA Fejriani, Fety; Hendrawansyah, M.; Muharni, Leni; Handayani, Siti Fara; Syaharuddin, Syaharuddin
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 8, No 1 (2020): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v8i1.2261

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memprediksi jumlah penduduk berdasarkan jenis kelamin menggunakan metode Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) dengan menggunakan data 11 tahun terakhir, studi kasus di Provinsi NTB. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan membandingkan antara nilai akhir pada grafik pertama sampai pada grafik ke empat untuk menganalisis pada grafik berapa nilai prediksinya paling akurat. Berdasarkan hasil simulasi data jumlah penduduk berdasarkan jenis kelamin menggunakan program aplikasi G-MFS dan perhitungan model matematika bahwa hasil prediksi pada tahun 2020 pada data laki-laki sebesar 2.437.112 jiwa dengan persentasi peningkatan sebesar 0,1%, sedangkan hasil prediksi pada data perempuan sebesar 2.619.858 dengan persentasi peningkatan sebesar 1,5%. Dengan adanya hasil peramalan peningkatan jumlah penduduk diharapkan memberikan informasi penting bagi pemerintah agar dapat meningkatkan pelayanannya terhadap penduduk dalam bidang perekonomian, kesehatan, pendidikan, dan yang paling penting adalah mengurangi tingkat kemiskinan dengan salah satu cara menyediakan lapangan pekerjaan agar kebutuhan penduduknya terpenuhi dengan baik.Kata Kunci: Jumlah Penduduk; Metode ARIMA; Formula Prediksi Abstract:  The research aims to analyse and predict the population based on gender using the Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) method using the last 11 years of data, case studies in NTB Province. This type of research is quantitative by comparing the final value of the first graph to the fourth graph to analyze on the chart what is the most accurate predicting value. Based on the results of the simulation of population data based on gender using G-MFS application program and calculation of mathematical model that the predicted result in 2020 on male data of 2,437,112 people with a percentage increase of 0.1%, while the predicted result in female data of 2,619,858 with an increase percentage of 1.5%. With the results of the forecasting of increasing population is expected to provide important information for the Government to improve its services to the population in the field of economy, health, education, and the most important is to reduce the level of poverty in one way to provide jobs so that the needs of the residents are fulfilled well.Keywords: Number of inhabitants; ARIMA method; Prediction Formulation
INTEGRASI NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL NGATA TORO DALAM MEMBANGUN KARAKTER KONSERVASI SISWA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS Zumrotin Nisa'
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 8, No 1 (2020): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v8i1.2272

Abstract

Abstrak: Ancaman banjir dan tanah longsor pada musim hujan sering terjadi di wilayah Kabupaten Sigi.  Sebagian besar wilayah ini berada pada kawasan pegunungan dengan morfologi yang bervariasi dan masyarakatnya hidup berdampingan dengan kawasan hutan. Siswa sebagai generasi penerus memerlukan pengetahuan untuk menjaga keseimbangan alam secara berkelanjutan. Salah satu cara yang dapat dilakukan oleh guru adalah dengan cara mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal kedalam kurikulum sekolah. Integrasi nilai-nilai kearifan lokal dapat membangun karakter siswa dalam mengkonservasi lingkungan di sekitarnya. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat studi pustaka dengan pendekatan analisis deskriptif untuk menghasilkan informasi mengenai integrasi nilai kearifan lokal masyarakat adat Ngata Toro. Kearifan lokal masyarakat Ngata Toro merupakan salah satu bentuk contoh kearifan lokal yang masih dilestarikan. Masyarakat Ngata Toro dalam mengkonservasi dan mengelola hutan dengan menerapkan aturan-aturan yang apabila dilanggar akan mendapat saksi adat. Hal tersebut sangat penting untuk mencegah terjadinya kerusakan hutan dan menjaga kesuburan tanah serta mencegah bencana banjir dan tanah longsor.Kata Kunci: Kearifan Lokal; Pendidikan Karakter; KonservasiAbstract:  The Rainy season potential for floods and landslides pose a threat of disaster in the Sigi Regency. Most of these areas are in mountainous regions with varying morphology and people living side by side with forest areas. Students as the next generation need knowledge to maintain the balance of nature in a sustainable manner. One way that can be done by teachers is by integrating the values of local wisdom into the school curriculum. Integration of local wisdom values can build student character in conserving the surrounding environment. This type of research is a qualitative study of literature study with a descriptive analysis approach to produce information about the integration of the local wisdom value of the Ngata Toro indigenous people. The local wisdom of the Ngata Toro community is an example of local wisdom that is still preserved. The Ngata Toro community in conserving and managing forests by applying rules that if violated will get an indigenous witness. Realize that this is very important to prevent forest damage and maintain soil fertility and prevent floods and landslides.Keywords: Local Wisdom; Character of Education; Conservation
INTEGRASI NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL NGATA TORO DALAM MEMBANGUN KARAKTER KONSERVASI SISWA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS Nisa', Zumrotin
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 8, No 1 (2020): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v8i1.2272

Abstract

Abstrak: Ancaman banjir dan tanah longsor pada musim hujan sering terjadi di wilayah Kabupaten Sigi.  Sebagian besar wilayah ini berada pada kawasan pegunungan dengan morfologi yang bervariasi dan masyarakatnya hidup berdampingan dengan kawasan hutan. Siswa sebagai generasi penerus memerlukan pengetahuan untuk menjaga keseimbangan alam secara berkelanjutan. Salah satu cara yang dapat dilakukan oleh guru adalah dengan cara mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal kedalam kurikulum sekolah. Integrasi nilai-nilai kearifan lokal dapat membangun karakter siswa dalam mengkonservasi lingkungan di sekitarnya. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat studi pustaka dengan pendekatan analisis deskriptif untuk menghasilkan informasi mengenai integrasi nilai kearifan lokal masyarakat adat Ngata Toro. Kearifan lokal masyarakat Ngata Toro merupakan salah satu bentuk contoh kearifan lokal yang masih dilestarikan. Masyarakat Ngata Toro dalam mengkonservasi dan mengelola hutan dengan menerapkan aturan-aturan yang apabila dilanggar akan mendapat saksi adat. Hal tersebut sangat penting untuk mencegah terjadinya kerusakan hutan dan menjaga kesuburan tanah serta mencegah bencana banjir dan tanah longsor.Kata Kunci: Kearifan Lokal; Pendidikan Karakter; KonservasiAbstract:  The Rainy season potential for floods and landslides pose a threat of disaster in the Sigi Regency. Most of these areas are in mountainous regions with varying morphology and people living side by side with forest areas. Students as the next generation need knowledge to maintain the balance of nature in a sustainable manner. One way that can be done by teachers is by integrating the values of local wisdom into the school curriculum. Integration of local wisdom values can build student character in conserving the surrounding environment. This type of research is a qualitative study of literature study with a descriptive analysis approach to produce information about the integration of the local wisdom value of the Ngata Toro indigenous people. The local wisdom of the Ngata Toro community is an example of local wisdom that is still preserved. The Ngata Toro community in conserving and managing forests by applying rules that if violated will get an indigenous witness. Realize that this is very important to prevent forest damage and maintain soil fertility and prevent floods and landslides.Keywords: Local Wisdom; Character of Education; Conservation
INDEKS KUALITAS TANAH DAN PEMANFAATAN LAHAN SUB DAERAH ALIRAN SUNGAI SUCO KABUPATEN JEMBER Sukron Romadhona; Josi Ali Arifandi
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 8, No 1 (2020): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v8i1.2266

Abstract

Abstrak: Tanah merupakan medium alami untuk pertumbuhan tanaman daratan. Tersusun atas padatan, cairan dan gas. Tanah adalah tubuh alam bebas, tersusun atas bahan mineral dan organik, memiliki lapisan-lapisan yang berbeda dengan bahan induk. Degradasi Daerah Aliran Sungai (DAS) umumnya disebabkan oleh lahan gundul, erosi pada lereng-lereng curam yang digunakan untuk pertanian. Sub DAS Suco masuk dalam DAS Mayang Kabupaten Jember. Sungai Mayang memiliki panjang 24,5 km yang bermuara di Kecamatan Ambulu. Pemilihan sebuah MDS yang representatif dari sifat tanah terpilih menggunakan Principal Component Analysis (PCA). PCA untuk ekstraksi faktor digunakan faktor prosedur reduksi data menggunakan  perangkat lunak SPSS 15 (SPSS Inc.). Indeks kualitas tanah disusun berdasarkan nilai pembobot (weighted) yang didapatkan dari pembagian antara % varian dengan % kumulatif. Empat komponen utama dengan enam indikator MDS. Faktor pembobot yang dihasilkan PC1, PC2, PC3, dan PC4 berturut-turut adalah 0,398, 0,258, 0,195, dan 0,148. Penggunaan lahan yang kompleks tersebut memiliki indeks kualitas tanah terendah akibat terletak pada kelerengan tertinggi dengan klasifikasi bergunung. Hal ini memungkinkan terjadinya erosi tanah.Kata Kunci: DAS, Kualitas Tanah, Evaluasi LahanAbstract: Soil is a natural medium for the growth of land plants. Composed of solids, liquids and gases. Soil is a natural environment, composed of mineral and organic material, having different layers from the parent material. DAS degradation generally depends on deforested land, erosion on steep slopes used for agriculture. Suco sub-watershed is included in the Mayang watershed in Jember Regency. Mayang River has a length of 24.5 km which empties into Ambulu District. The selection of an MDS that represents soil properties was selected using principal component analysis (PCA) (Doran and Parkin, 1994). PCA for the extraction of factors used data reduction procedure factors using SPSS 15 software (SPSS Inc.). The soil quality index is arranged based on the weighted value (weighted) obtained from the division between% variation and cumulative%. The four main components with six MDS indicators. The weighting factors produced by PC1, PC2, PC3, and PC4 produced respectively were 0.398, 0.258, 0.195, and 0.148. Land use which has the highest soil quality index in the highest slope with mountainous classification. This allows the use of soil erosion.Keywords: Watershed, Soil Quality, Land Evaluation
INDEKS KUALITAS TANAH DAN PEMANFAATAN LAHAN SUB DAERAH ALIRAN SUNGAI SUCO KABUPATEN JEMBER Romadhona, Sukron; Arifandi, Josi Ali
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 8, No 1 (2020): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v8i1.2266

Abstract

Abstrak: Tanah merupakan medium alami untuk pertumbuhan tanaman daratan. Tersusun atas padatan, cairan dan gas. Tanah adalah tubuh alam bebas, tersusun atas bahan mineral dan organik, memiliki lapisan-lapisan yang berbeda dengan bahan induk. Degradasi Daerah Aliran Sungai (DAS) umumnya disebabkan oleh lahan gundul, erosi pada lereng-lereng curam yang digunakan untuk pertanian. Sub DAS Suco masuk dalam DAS Mayang Kabupaten Jember. Sungai Mayang memiliki panjang 24,5 km yang bermuara di Kecamatan Ambulu. Pemilihan sebuah MDS yang representatif dari sifat tanah terpilih menggunakan Principal Component Analysis (PCA). PCA untuk ekstraksi faktor digunakan faktor prosedur reduksi data menggunakan  perangkat lunak SPSS 15 (SPSS Inc.). Indeks kualitas tanah disusun berdasarkan nilai pembobot (weighted) yang didapatkan dari pembagian antara % varian dengan % kumulatif. Empat komponen utama dengan enam indikator MDS. Faktor pembobot yang dihasilkan PC1, PC2, PC3, dan PC4 berturut-turut adalah 0,398, 0,258, 0,195, dan 0,148. Penggunaan lahan yang kompleks tersebut memiliki indeks kualitas tanah terendah akibat terletak pada kelerengan tertinggi dengan klasifikasi bergunung. Hal ini memungkinkan terjadinya erosi tanah.Kata Kunci: DAS, Kualitas Tanah, Evaluasi LahanAbstract: Soil is a natural medium for the growth of land plants. Composed of solids, liquids and gases. Soil is a natural environment, composed of mineral and organic material, having different layers from the parent material. DAS degradation generally depends on deforested land, erosion on steep slopes used for agriculture. Suco sub-watershed is included in the Mayang watershed in Jember Regency. Mayang River has a length of 24.5 km which empties into Ambulu District. The selection of an MDS that represents soil properties was selected using principal component analysis (PCA) (Doran and Parkin, 1994). PCA for the extraction of factors used data reduction procedure factors using SPSS 15 software (SPSS Inc.). The soil quality index is arranged based on the weighted value (weighted) obtained from the division between% variation and cumulative%. The four main components with six MDS indicators. The weighting factors produced by PC1, PC2, PC3, and PC4 produced respectively were 0.398, 0.258, 0.195, and 0.148. Land use which has the highest soil quality index in the highest slope with mountainous classification. This allows the use of soil erosion.Keywords: Watershed, Soil Quality, Land Evaluation
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI MATERI HIDROSFER MELALUI MODEL PEMBELAJARAN AUDITORY INTELECTUALLY REPETITION Anita Anita; Agus Herianto; Ibrahim Ibrahim; Arif Arif; Mahsup Mahsup
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 9, No 1 (2021): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v9i1.4240

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan hasil belajar geografi pada materi hidrosfer melalui model pembelajaran auditory intelectually repetition siswa kelas X SMA Muhammadiyah Mataram. Jenis penelitian yang gunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Desain penelitian terdiri dari perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Muhammadiyah Mataram dengan jumlah 17 orang. Teknik pengumpulan data dengan observasi dan hasil tes belajar siswa. Analisis data diperoleh dari hasil tes akhir siklus pembelajaran. Tes dikatakan berhasil jika sekurang-kurangnya 80% dari keseluruhan siswa mendapatkan nilai ≥ 65. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran auditory intelectually repetition dapat meningkatkan hasil belajar siswa dengan nilai rata-rata 65,7 pada siklus I dengan presentase ketuntasan sebesar 40%. Sedangkan hasil belajar pada siklus II siswa memperoleh nilai rata-rata 80 dengan presentase ketuntasan sebesar 80%.
KAJIAN KARAKTERISTIK DAN DAYA DUKUNG EKOWISATA PANTAI LING’AL ALOR UNTUK PENGEMBANGAN KATEGORI REKREASI PANTAI Imanuel Lamma Wabang; Paulus Edison Plaimo; Isak Feridikson Alelang
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 8, No 2 (2020): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v8i2.2641

Abstract

Abstrak: Pantai Ling’al terletak di  Desa Halerman, Kecamatan Alor Barat Daya,  Kabupaten Alor Provinsi Nusa Tenggara Timur.  Kawasan ini  memiliki daya tarik berupa pantai karang berpasir putih yang landai dengan pemandangan bawah laut yang indah. Penelitian ini dilaksanakan  pada bulan  September  2019. Penelitian bertujuan untuk mengkaji kesesuaian kawasan  untuk kegiatan ekowisata kategori rekreasi pantai dan menghitung daya dukung (carrying capacity).  Penelitian ini menggunakan  data primer dan data sekunder. Data primer berupa pengambilan data secara in-situ (pengukuran secara langsung dilapangan) berdasarkan matriks kesesuaian kawasan wisata pantai kategori rekreasi, sedangkan data sekunder pengambilan data dilakukan melalui studi pustaka. Berdasarkan hasil perhitungan Indeks Kesesuaian Wisata (IKW) diperoleh bahwa satu dari dua stasiun mempenyai kategori sangat sesuai yaitu stasiun pertama dengan nilai IKW 84,91%, dan pada stasiun kedua termasuk kategori sesuai dengan nilai IKW yaitu 75.40%. Daya dukung kawasan Pantai Ling’al dengan luasan yang dapat dimanfaatkan yaitu 2.176 m²  dengan daya tampung sebesar 170 orang /hari. berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi kepada para steakholder pengambil kebijakan dalam pengelolan aset wisata dengan memperhatikan daya dukung lingkungan.   Abstract:  Ling'al Beach is located in Halerman Village, district of Southwest Alor, Alor regency of East Nusa Tenggara province.  This area has the appeal of a white sandy coral beach that is sloping with beautiful underwater scenery. The study was conducted in September 2019. The research aims to assess the conformity of area activities for the Coastal recreation category and calculate carrying capacity.  This research uses primary data and secondary data. Primary data in the form of data retrieval in-situ (measurements are directly in place) based on the matrix suitability of the beach recreation Area recreational category, while secondary data retrieval data is conducted through the study of the library. Based on the results of the calculation of tourism conformity index (IKW) is obtained that one of the two types of the station is very suitable category is the first station with a value of IKW 84.91%, and on the second station belongs to the value of IKW is 75.40%. The support of the area of Ling'al beach with the areas that can be utilized is 2,176 m² with a capacity of 170 people/day. Based on the results of the study is expected to provide information to the steakholder policy makers in the management of tourism assets by observing the environmental support
MODAL SOSIAL DAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM KAITAN TINGKAT KEMAJUAN DESA Hedyan Irawati; Agus Dwi Wicaksono; Gunawan Prayitno
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 9, No 1 (2021): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v9i1.4019

Abstract

Permasalahan utama di Kabupaten Malang adalah masih banyakanya kecamatan yang merupakan kecamatan dengan desa tertinggal di dalamnya. Peningkatan status dari desa tertinggal menjadi desa mandiri atau maju dapat dilakukan secara bersama dengan meningkatkan modal sosial masyarakat.  Tingii rendahnya modal sosial akan memberikan pengrauh pada partisipasi masyarakat. Masyarakat akan mudah dalam pelaksanaan pembangunan apabila memiliki modal social yang tinggi begitu juga sebaliknya. Indeks Pembangunan Desa (IPD) dan analisis Partial Least Square (PLS) kami gunakan untuk mengetahui hubungan modal sosial terhadap partisipasi masyarakat. Variabel kepercayaan, jaringan sosial, dan norma sosial merupakan komponen pembentuk modal sosial. Sedangkan variabel partisipsi diukur menggunakan sub variabel kemampuan partisipasi, partisipasi materi, partisipasi jaringan, kemauan partisipasi. Hasil Analisa menunjukkan bahwa Desa mandiri terdapat di Desa Ngroto, sedangkan indeks terkecil berada di Desa Wiyurejo (termasuk desa tertinggal). Analisis indeks partisipasi masyarakat Desa Ngroto termasuk dalam kelas tingkat partisipasi sedang sedangkan Desa Wiyurejo tergolong rendah. Analisa modal social menunjukkan bahwa Desa Ngroto seluruh komponen modal social memiliki terkait partisipasi (nilainya signifikan), sedangkan Desa Wiyurejo terdapat komponen modal social yaitu kepercayaan tidak  terkait dengan partisipasi (nilainya tidak signifikan)
COMPARISON OF SEVERAL RED EDGE BAND SENTINEL SATELLITE IMAGERY FOR MANGROVE MAPPING IN LEMBAR BAY LOMBOK INDONESIA Sukuryadi Sukuryadi; Harry Irawan Johari; Nurin Rochayati; Mas'ad Mas'ad; Alfian Pujian Hadi
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 9, No 1 (2021): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v9i1.4276

Abstract

The use of the vegetation index algorithm in determining density is a challenge for researchers to find out the ability of an algorithm to accurately present vegetation information. Each vegetation index produces different accuracy values for the value of the density of mangroves depending on the combination of bands used. This study aimed  to evaluate those red edge band sentinel satellite imagery 2B for mangrove mapping using the algorithm of modified SR and NDVI. The research method used is the direct or indirect survey method. The algorithm analysis of the vegetation index used in this study is NDVIred edge, NDVIred and red edge, MSRred edge, MSRred  and red edge. Correlation analysis, determinant, and Root Mean Square Error (RMSE) were used to test the accuracy of the analysis results for each of the vegetation index algorithms. Based on the comparison results, the NDVIred and red edge algorithm are the most reliable because they have the lowest RMSE value (0.05) with a high correlation and determinant coefficient values between the vegetation index values with their respective field density values 82 % and 0.90. Thus, the extraction results of the NDVIred and red edge algorithm are the closest to the actual conditions in the field.

Page 4 of 21 | Total Record : 202