cover
Contact Name
Mira Mirnawati
Contact Email
miramirnawati@ung.ac.id
Phone
+6281356708379
Journal Mail Official
redaksiideaspublishing@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Joesoef Dalie/Pangeran Hidayat/JDS (Jalan Dua Susun) Nomor 110 Kota Gorontalo 96128
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya
Published by Ideas Publishing
ISSN : 2442367X     EISSN : 2656940X     DOI : https://doi.org/10.32884
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Ideas adalah sebuah jurnal online berbasis OJS yang memfasilitasi publikasi artikel ilmiah dari hasil penelitian. Hasil penelitian dapat berupa hasil penelitian mandiri atau kolaboratif. Peneliti dapat berasal dari berbagai kalangan seperti guru, dosen, mahasiswa, atau praktisi. Fokus kajian keilmuan Jurnal Ideas terbagi menjadi tiga ruang lingkup yang setiap ruang lingkupnya membatasi pada beberapa kajian saja. Berikut ini secara detail dijelaskan.
Articles 759 Documents
Resepsi Penonton Alumni Pondok Pesantren terhadap Film “Negeri 5 Menara” Khoirul Muttaqin; Helmi Wicaksono
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 7 No 3 (2021): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v7i3.405

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena film “Negeri 5 Menara” yang mengulas secara detail kehidupan pondok pesantren. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan resepsi penonton alumni pondok pesantren terhadap film tersebut. Metode pengumpulan data melalui kuesioner dan populasi penelitan ini adalah 50 alumni pondok pesantren yang dikerucutkan menjadi 16 responden terpilih. Hasil penelitian ini memaparkan isi pesan film berkaitan dengan usaha keras meraih cita-cita, resepsi penonton berkaitan dengan tema menarik serta bahasa dan alur mudah dipahami, faktor yang mempegaruhi resepsi adalah keterlibatan emosi dan kesamaan harapan, dan juga pengaruh film terhadap penonton adalah keinginan melanjutkan pendidikan tinggi. Simpulan penelitian ini adalah film tersebut secara tekstual dan nontekstual dapat sampai kepada penontonnya. Background of this study is a phenomenon in “Negeri 5 Menara” which reviewing about life in Islamic boarding school in detail. This study aims to describe the receptions of the audience which happen to be Islamic boarding school alumni to this film. Data collecting method in this study is done by collecting questionnaires. The study population is 50 islamic boarding school alumni and then narrowed down into 16 selected respondent. The result of this study describe the content of the film related to striving for goals. The audience’s reception related to interesting themes and easy to understand language and plot. Factors that affect the audience’s reception are emotional involvement, common expectation and also how this film influence them to continue their education. As conclusion, this study shows that “Negeri 5 Menara” film successfully reach their audience both textually and non textually.
Belajar Micro Teaching melalui Pembelajaran Daring Rini Kesuma Siregar
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 7 No 3 (2021): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v7i3.395

Abstract

Micro teaching merupakan kegiatan mengajar yang dilakukan secara sederhana dan merupakan salah satu metode pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan mengajar. Selain itu, mahasiswa juga dapat belajar berbagai macam metode mengajar bahasa Inggris. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan belajar micro teaching mahasiswa melalui pembelajaran daring dengan menggunakan aplikasi Zoom. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan melibatkan sebanyak 28 mahasiswa pada semester tiga. Data diperoleh melalui pembelajaran daring dan wawancara yang dilakukan melalui grup WhatsApp ataupun chat pribadi. Melalui pembelajaran micro teaching, mahasiswa dapat meningkatkan kemampuan mengajar melalui pembelajaran micro teaching, mahasiswa juga dapat menggunakan berbagai metode mengajar pada pembelajaran micro teaching, baik melalui Zoomataupun mengirimkan video presentasinya. Manfaat penelitian ini adalah sebagai langkah awal bagi mahasiswa untuk menjadi seorang guru atau pendidik karena telah memiliki ilmu dan kepercayaan diri agar nantinya ketika lulus dari Universtas Graha Nusantara para mahasiswa menjadi alumni yang pintar, penuh percaya diri, dan bertanggung jawab. Micro teaching is a simple teaching activity and is one of the learning methods that can improve teaching skills. Besides that, students can also learn various methods of teaching English. The purpose of this research is to improve students' micro teaching learning skills through online learning using the Zoom application. The research method used is descriptive qualitative method involving as many as 28 students in the third semester. The data was obtained through online learning and interviews conducted through WhatsApp groups or private chats. Through micro teaching learning, students can improve their teaching skills through micro teaching learning, students can also use various teaching methods in micro teaching learning, either via Zoom or sending video presentations. The benefit of this research is as a first step for students to become a teacher or educator because they already have knowledge and confidence so that later when they graduate from Graha Nusantara University the students become alumni who are smart, confident, and responsible.
Religiusitas dalam Novel Maharku Surah Ar-Rahman Karya Ahliya Mujahidin Mamad Ahmad
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 7 No 3 (2021): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v7i3.334

Abstract

Menikah merupakan salah satu bentuk ibadah muamallah. Pernikahan yang sesuai dengan ajaran Islam ialah perkawinan tanpa lewat proses pacaran, dikenal dengan ta’ aruf. Taaruf ialah proses perkenalan untuk mengetahui calon istri atau suami sebelum memasuki jenjang pernikahan. Taaruf sebagai bentuk perjodohan melalui mediator atau perantara yang mempertemukan kedua belah pihak calon pasangan. Riset ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai religiusitas yang berhubungan dengan muamalah ataupun interaksi/ jalinan antara manusia dengan manusia (Hablumminannas) dalam novel Maharku Surah Ar-Rahman karya Ahliya Mujahidin. Fokus penelitian ini adalah nilai-nilai religious yang terdapat dalam novel Maharku Surah Ar-rahman yang berhubungan dengan pernikahan dalam Islam. Prosedur analisis data yang digunakan dalam riset ini yakni interpretasi serta uraian konten. Sumber data dalam riset ini suatu novel yang bertajuk Maharku Surah Ar-Rahman karya Ahliya Mujahidin yang diterbitkan oleh Razka Pustaka tahun 2020. Berdasarkan analisis data yang dilakukan, terdapat nilai religius yang berhubungan dengan ibadah muamallah (Hablumminnas) dalam aspek perkawinan, yaitu sebuah pernikahan yang diawali dengan perkenalan melaui perantara atau perjodohan (taaruf) lalu dilanjutkan dengan pertunagan (khitbah) hingga prosesi ijab-kabul yang sesuai dengan ajaran agama Islam. Getting married is a form of muamallah worship. Marriage by Islamic teachings is marriage without going through the process of dating, known as ta ‘aruf. Ta ‘aruf is an introductory process to find out a prospective wife or husband before entering a marriage. Taaruf is a form of matchmaking through a mediator or intermediary that brings together the two potential partners. This research aims to describe the values ​​of religiosity related to muamalah or the interaction/relationships between humans and humans (Hablumminannas) in the novel Maharku Surah Ar-Rahman by Ahliya Mujahidin. The focus of this research quotes that contain Islamic values ​​in the aspect of marriage based on Islamic concepts. The data analysis procedure used in this research is the interpretation and description of the content. The data source in this research is a novel entitled Maharku Surah Ar-Rahman by Ahliya Mujahidin published by Razka Pustaka in 2020. Based on the data analysis, there are religious values ​​related to the worship of muamallah (Hablumminnas) in the aspect of marriage, namely a marriage that begins with introductions through intermediaries or matchmaking (taaruf) and then continues with engagement (khitbah) until the consent procession is in accordance with the teachings of Islam.
Analisis Politik Luar Negeri Turki sebagai Anggota The North Atlantic Treaty Organization (NATO) pada Era Kepemimpinan Recep Tayyip Erdogan Miftahul Khausar; Puguh Sadadi
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 7 No 3 (2021): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v7i3.431

Abstract

Pada era perang dingin tepatnya pada 18 Februari 1952, Turki secara resmi bergabung sebagai anggota The North Atlantic Treaty Organization (NATO). Wilayah strategis Turki yang membentang dari benua Asia hingga Eropa telah membentuk politik luar negeri Turki selama berabad-abad. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis politik Luar Negeri Turki sebagai anggota NATO pada era kepemimpinan Recep Tayyip Erdogan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan menggunakan data penelitian dari artikel ilmiah dan laporan lembaga resmi. Hasil penelitian ini adalah faktor penggerak terkuat foreign policy Turki muncul pada era Erdogan karena pemerintah Turki memiliki strategi yang efektif dalam merespon perkembangan lingkungan strategisnya. In the Cold War era, precisely on February 18, 1952, Turkey officially joined as a member of The North Atlantic Treaty Organization (NATO). Turkey’s strategic territory that stretches from the Asian continent to Europe has shaped Turkey’s national politics for centuries. This study aims to analyze Turkey’s foreign policy as a member of NATO in the era of Recep Tayyip Erdogan’s leadership. This research method uses qualitative methods with research data from scientific articles and reports from official institutions. This study found that the strongest driving factor for Turkey’s foreign policy emerged in the Erdogan Era. The Turkish government has an effective strategy in responding to the development of its strategic environment.
Akulturasi Kebudayaan Hindu Di Era Multikulturalisme Identitas JH Sinaulan
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 4 No 2 (2018): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (Mei)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ada kalanya pengetahuan, pemahaman, dan daya tahan fisik manusia dalam menguasai dan mengungkap rahasia–rahasia alam sangat terbatas. Secara bersamaan, muncul keyakinan akan adanya penguasa tertinggi dari sistem jagat raya ini, yang juga mengendalikan manusia sebagai salah satu bagian alam ini. Sehubungan dengan itu, baik secara individual maupun hidup bermasyarakat, manusia tidak dapat dilepaskan dari religi atau sistem kepercayaan kepada penguasa alam semesta.Agama Hindu adalah agama yang dianggap tertua di dunia yang bersumber pada kitab suci Veda yang merupakan himpunan wahyu Tuhan Yang Maha Esa. Dari kitab suci Vedalah mengalir semua ajaran Agama Hindu baik yang menyangkut ajaran Sradhà (keyakinan/kepercayaan), Tata-susila (etika) dan Àcàra (ritual dan lain-lain). Sesuai dengan perkembangannya, hingga kini agama Hindu menjadi sebuah agama keselarasan yang memiliki kedamaian universal serta memandang setiap individu atau manusia sebagai satu keluarga besar. Ciri khas dari Agama Hindu adalah memperkenalkan kebebasan mutlak terhadap pikiran rasional manusia. Agama Hindu memperkenalkan kebebasan yang paling luas dalam masalah keyakinan dan kepercayaan. Ia memperkenalkan kepada setiap orang untuk merenungkan, menyelidiki, mencari dan memikirkannya, oleh karena itu segala macam keyakinan atau adat-istiadat yang berbeda semuanya memperoleh tempat yang terhormat secara berdampingan dalam Hindu dan dibudayakan serta dikembangkan dalam hubungan yang selaras antara yang satu dengan yang lain.
Nusa Toleransi Terindah (NTT) untuk Merawat Nilai-Nilai Pendidikan Multikutural di SMA Negeri 8 Kota Kupang dalam Perspektif Kearifan Lokal Amirulah Datuk; Syahya N. Nobisa
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 7 No 4 (2021): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (November)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v7i4.388

Abstract

The country of Indonesia is one of the largest multicultural countries in the world, this can be seen from the socio-cultural and geographical conditions of Indonesia which are so complex, diverse and extensive. Indonesia consists of various ethnic, cultural, and religious groups. The findings show that the ethnological world of education in SMA Negeri 8 Kupang is filled with students from various religions, ethnicities and races who in class or outside the classroom can learn each other. In fact, education in SMA Negeri 8 Kupang adheres to a philosophy that the people of Kupang believe in "Lil Au Nol Dael Banan" which means that building and maintaining Kupang City for the better is the duty of all citizens who seek life in it regardless difference. The handle to live in harmony in good conditions in schools and in the community is important as the values ​​of local wisdom that support so that harmony is maintained. Local wisdom values ​​such as, "Nusi" (mutual cooperation), "Butukila" (tie and hold a sense of brotherhood) and "Suki Toka Apa" (mutual support and help) and "Muki Nena" (a sense of belonging and belonging). And these are the values ​​of local wisdom that continue to be implemented in the lives of students at SMA Negeri 8 Kupang as little as possible to be implemented and practiced in everyday life. Negara Indonesia adalah salah satu negara multikultur terbesar di dunia. Hal ini dapat terlihat dari kondisi sosiokultural maupun geografis Indonesia yang begitu kompleks, beragam, dan luas. Indonesia terdiri atas sejumlah kelompok etnis, budaya, agama yang beraneka ragam. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan pentingnya niali-nilai pendidikan multikultural untuk dilestarikan dan diparaktikkan siswa dalam kehidupan sehari-hari di sekolah dan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara etnologis dunia pendidikan di SMA Negeri 8 Kupang dipenuhi oleh para siswa dari berbagai agama, suku, dan ras yang dalam pembelajaran di kelas maupun di luar kelas saling berinteraksi. Pendidikan di SMA Negeri 8 Kupang mempunyai sebuah falsafah sebagai simbol kearifan lokal yakni “Lil Au Nol Dael Banan” yang memiliki arti bahwa dalam membangun dan menjaga Kota Kupang untuk menjadi lebih baik merupakan tugas semua warga yang mencari kehidupan di dalamnya tanpa memandang perbedaan. Pegangan untuk hidup rukun dalam berinteraksi baik di sekolah dan masyarakat menjadi hal penting sebagai nilai-nilai kearifan lokal yang mendukung sehingga kerukunan tetap terjaga. Nilai-nilai kearifan lokal seperti, “Nusi” (gotong royong), “Butukila” (ikat dan pegang rasa persaudaraan) dan “Suki Toka Apa” (saling mendukung dan menolong) dan “Muki Nena” (rasa saling memiliki dan mempunyai). Inilah nilai-nilai kearifan lokal yang terus diimplementasikan dalam kehidupan peserta didik di SMA Negeri 8 Kupang sedini mungkin untuk dipahami dan dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran Kimia Materi Hidrokarbon dengan Menggunakan Model Kooperatif Tipe Numbered Heads Together (NHT) di Kelas XI Madrasah Aliah Al-Khairat Kota Gorontalo Tahun Ajaran 2019/2020 Haslinda Abdjul
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 6 No 1 (2020): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Februari)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v6i1.262

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa Madrasah Aliah Al-Khairat pada Materi Hidrokarbon dengan menggunakan model pembelajaran kooperatf tipe Numbered Heads Together (NHT). Penelitian ini dilaksanakan di Madrasah Aliah Al-Khairat pada siswa kelas XI semester genap tahun ajaran 2019/2020 yang berjumlah 19 orang. Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) model Kemmis and Taggart yang dilaksanakan selama dua siklus. Siklus I dilaksanakan selama dua kali pertemuan dan siklus II dilaksanakan selama dua kali pertemuan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa hasil belajar siswa pada siklus I yang memperoleh kategori baik dan sangat baik mencapai 57,89% dan pada siklus II yang memperoleh kategori baik dan sangat baik mencapai 100%. Hal ini dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif Tipe Numbered Heads Together (NHT) dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI MA Al-Khairat Kota Gorontalo.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPS MELALUI PENERAPAN METODE PROBLEM SOLVING DI KELAS VIII f SMP NEGERI 3 GORONTALO Marata Mahadjani
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 3 No 4 (2017): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (November)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan guru dalam menerapkan Metode Problem Solving pada pelajaran IPS Di Kelas SMP Negeri 3 Gorontalo Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah kualitatif deskripstif, yaitu untuk mendeskripsikan dan mengungkapkan kemampuan guru dalam menerapkan Metode Problem Solving pada pelajaran IPS di Kelas SMP Negeri 3 Gorontalo peneliti akan melakukan investigasi, yaitu secara bertahap peneliti berusaha memahami gejala-gejala sosial dengan membedakan, membandingkan, mengkategorikan, dan mengelompokkan obyek studi. adapun prosedur pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan Kemampuan mengajar oleh guru dalam menggunakan problem solving untuk meningkatkan hasil belajar siswa hendaknya guru melakukan langkah-langkah: adanya masalah yang jelas untuk dipecahkan, mencari data atau keterangan yang dapat digunakan untuk memecahkan masalah tersebut, menetapkan jawaban sementara dari masalah tersebut, menguji kebenaran jawaban sementara tersebut, menarik kesimpulan. Sebaiknya metode problem solving dapat diterapkan oleh guru geografi dan guru bidang studi lain sebagai alternatif peningkatan keaktifan dan prestasi belajar di kelas. Karena penelitian ini membuktikan bahwa penerapan metode problem solving pada mata pelajaran geografi lebih efektif.
ENRICHING STUDENTS’ VOCABULARY THROUGH DIRECTED READING ACTIVITY (DRA) Maryam Nurdin Ibrahim
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 3 No 3 (2017): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (Agustus)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In this research, the researcher wants to see the enrichment of the students ‘ vocabulary through Directed Reading Activity (DRA). The aim of this research is to analyze the students’ difficulty in having vocabulary and to analyze the process of Directed Reading Activity in class. The subject of this research is the students in class X of Tourism Department in SMKN 1 Gorontalo. This research is conducted from April to June 2010. This action research used Kemis and Taggart design which involved four components : planning, acting, observing and reflecting. The data was collected by using observation sheet, questionnaire and test. Questionnaire and test based on the indicators of this research. The conclusion of this research is the students’ vocabulary increased when DRA is applied.
Model Gelis Produktif di SMA Negeri 2 Limboto Ester Erents Yunginger
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 6 No 1 (2020): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Februari)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v6i1.248

Abstract

Model Gelisproduktif sangat efektif diterapkan di SMA Negeri 2 Limboto dalam rangka men-suport aktivitas literasi siswa. Beragam produk literasi siswa merupakan tujuan hasil kajian dalam tulisan ini. Tulisan ini merupakan survei pelaksanaan gerakan literasi sekolah dengan menggunakan analisis data kualitatif dan kuantitatif. Temuan dalam penelitian ini, yaitu pertama, siswa kelas XII memiliki daya pikir dan motivasi yang berpikir sistematik dalam memproduksi ulasan-ulasan yang lengkap. Kedua, daya tarik terhadap konten dan desain bacaan berbeda setiap tingkat kelas. Kelas XII lebih tertarik pada bacaan ilmiah, kelas XI, dan kelas Xlebih tertarik pada ragam keterampilan, teknologi, dan keterampilan. Ketiga, kreativitas siswa dalam membuat ulasan dapat berupa gambar, ulasan tertulisan, dan ulasan lisan. Keempat, model gelisproduktif mendukung pembentukan karakter siswa salah satunya meminimalisir kejenuhan belajar siswa dan mengalihkan kenakalan siswa menjadi produktif dan bermakna. Pada hakikatnya,model gelis produktif dapat diimplementasikan di sekolah lain dengan menambahkan ragam bahan bacaan dan juga pengawasan serta bentuk asesmennya sebagai bentuk evaluasi program.

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 11 No 4 (2025): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (November) Vol 11 No 3 (2025): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus) Vol 11 No 2 (2025): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei) Vol 11 No 1 (2025): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Februari) Vol 10 No 4 (2024): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (November) Vol 10 No 3 (2024): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus) Vol 10 No 2 (2024): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei) Vol 10 No 1 (2024): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Februari) Vol 9 No 4 (2023): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (November) Vol 9 No 3 (2023): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus) Vol 9 No 2 (2023): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei) Vol 9 No 1 (2023): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Februari) Vol 8 No 4 (2022): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (November) Vol 8 No 3 (2022): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus) Vol 8 No 2 (2022): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei) Vol 8 No 1 (2022): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Februari) Vol 7 No 4 (2021): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (November) Vol 7 No 3 (2021): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus) Vol 7 No 2 (2021): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei) Vol 7 No 1 (2021): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (Februari) Vol 6 No 4 (2020): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (November) Vol 6 No 3 (2020): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus) Vol 6 No 2 (2020): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei) Vol 6 No 1 (2020): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Februari) Vol 5 No 4 (2019): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya(November) Vol 5 No 3 (2019): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus) Vol 5 No 2 (2019): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei) Vol 5 No 1 (2019): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Februari) Vol 4 No 4 (2018): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (November) Vol 4 No 3 (2018): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus) Vol 4 No 2 (2018): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (Mei) Vol 4 No 1 (2018): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (Februari) Vol 3 No 4 (2017): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (November) Vol 3 No 3 (2017): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (Agustus) Vol 3 No 2 (2017): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (Mei) Vol 3 No 1 (2017): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (Februari) More Issue