cover
Contact Name
Mira Mirnawati
Contact Email
miramirnawati@ung.ac.id
Phone
+6281356708379
Journal Mail Official
redaksiideaspublishing@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Joesoef Dalie/Pangeran Hidayat/JDS (Jalan Dua Susun) Nomor 110 Kota Gorontalo 96128
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya
Published by Ideas Publishing
ISSN : 2442367X     EISSN : 2656940X     DOI : https://doi.org/10.32884
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Ideas adalah sebuah jurnal online berbasis OJS yang memfasilitasi publikasi artikel ilmiah dari hasil penelitian. Hasil penelitian dapat berupa hasil penelitian mandiri atau kolaboratif. Peneliti dapat berasal dari berbagai kalangan seperti guru, dosen, mahasiswa, atau praktisi. Fokus kajian keilmuan Jurnal Ideas terbagi menjadi tiga ruang lingkup yang setiap ruang lingkupnya membatasi pada beberapa kajian saja. Berikut ini secara detail dijelaskan.
Articles 759 Documents
PENGARUH PENILAIAN PRESTASI KERJA KARYAWAN TERHADAP PROMOSI JABATAN PADA PT. SAWINDO CEMERLANG Ichsan Milang
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 3 No 2 (2017): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (Mei)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan penilaian prestasi kerja karyawan amat penting dilakukan untuk membantu pihak manajemen PT.Sawindo Cemerlang dalam mengambil keputusan mengenai pemberian bonus, kenaikan jabatan, kenaikan gaji, pemindahan pada unit yang sama maupun pemutusan hubungan kerja dengan perusahaan, khusunya Promosi Jabatan. Teknik penarikan sampel penelitian ini merupakan teknik probabilitas dengan cara random sampling (Metode Sampel Acak Sederhana). yaitu dengan metode pemilihan sampel di mana setiap anggota populasi mempunyai peluang yang sama untuk dipilih menjadi anggota sampel yaitu dari jumlah populasi sebesar 64, maka jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu berjumlah 64 orang ini dijadikan subjek penelitian (Responden). Hasil penelitian ini diperoleh dengan menggunakan analisis regresi linier sederhana yaitu Y = 8,609 + 0,356 x ini menunjukan hubungan positif dan searah. Perhitungan koefisien korelasi sebesar r = 0,344, menunjukan bahwa penilaian prestasi kerja karyawan tidak Signifikan (lemah) pengaruhnya terhadap promosi jabatan pada PT. Sawindo Cemerlang. Berdasarkan pengujian hipotesis yang menggunakan uji t, sehingga dapat diperoleh t hitung > t tabel yaitu 2,880 > 1,669, menunjukan bahwa pengujian hipotesis ini terbukti, terdapat hubungan yang kuat (signifikan) antara variabel penilian prestasi kerja karyawan dengan promosi jabatan.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENGIRING BOLA DENGAN KAKI BAGIAN LUAR PADA PERMAINAN SEPAK BOLA MELALUI STRATEGI PEMBELAJARAN INKLUSIF DI KELAS IV SD NEGERI 2 TONGKUNO SELATAN Rahman Rahman
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 3 No 3 (2017): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (Agustus)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil belajar siswa pada pelajaran PJOK Materi menggiring bola menunjukkan bahwa pembelajaran kurang berhasil. Pada hal menurut informasi guru tersebut dalam pembelajaran sehari-hari sudah dijelaskan secara lisan, sudah diberi contoh-contoh, dan bahkan sudah diberai soal-soal latihan dan memberi kesempatan pada siswa untuk bertanya, namun mereka tak memanfaatkan kesempatan tersebut. Rumsan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana menggunakan strategi pembelajaran inklusif untuk meningkatkan keterampilan mengiring bola dengan kaki bagian luar pada siswa kelas IV SD Negeri 2 Tongkuno Selatan ? Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan mengiring bola dengan kaki bagian luar pada siswa kelas IV SD Negeri 2 Tongkuno Selatan dengan menggunakan strategi pembelajaran inklusif. Lokasi penelitian ini di SD Negeri 2 Tongkuno Selatan dengan Jumlah siswa 20 Orang, 12 orang laki-laki dan perempuan 8 orang. Data dalam penelitian ini diperoleh dari hasil observasi tindakan, dan hasil evaluasi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus dilakukan berdasar tahapan: (1) menyusun rencana kegiatan, (2) melaksanakan tindakan,(3) observasi, dan (4) analisis yang dilanjutkan dengan refleksi. Hasil pada observasi siklus I yakni, (1) gerakan posisi badan rata-rata kemampuan siswa mencapai 60,5 %, (2) gerakan posisi kedua kaki rata-rata kemampuan siswa mencapai 47,5%, (3) perkenaan bola pada kaki rata-rata kemampuan siswa mencapai 47,5%, dan aspek (4) arah bola/sasaran bola mencapai 67%. Sehingga rata-rata kemampuan siswa mengiring bola dengan menggunakan kaki bagian luar pada observasi awal mencapai 66,15% dengan kategoti cukup tepat.Hasil pada kegiatan siklus II mencapai 75,25%, aspek (2) gerakan posisi kedua -rata kemampuan siswa mencapai 75%, aspek (3) perkenaan bola pada kaki II mencapai 75,05%, dan aspek (4) arah bola/sasaran bola mencapai 75,15%.
Persepsi Tamu OTA Terhadap Dimensi Pelayanan Tangible, Resposiveness, Realibility, Empathy, Assurance di TC Damhil dalam Meningkatkan Tingkat Hunian Kamar Poppy Arnold Kadir; Meilinda Lestari Modjo
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 7 No 4 (2021): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (November)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v7i4.539

Abstract

This study aims to determine the perception of OTA (Online Travel Agent) guests on the dimensions of tangible, responsiveness, realibility, empathy, assurance services at TC Damhil UNG (Gorontalo State University), to determine the room occupancy rate at TC Damhil, and to determine the efforts made management to improve the Service Dimensions Tangible, Responsiveness, Realibility, Empathy, Assurance at TC Damhil UNG in increasing the room occupancy rate. This research data collection through observation, interviews, and literature study, the type of qualitative research. Primary and secondary data are the data sources used in this study. In accordance with the results of the study, it shows that the perception of OTA guests towards the assessment of the service dimensions, both tangible, empathy, realibility, irresponsiveness, and assurance on room occupancy rates is very good on 4 dimensions, namely empathy, realibility, responsiveness, and assurance. As for the tangible dimension, it still needs to be improved, especially regarding the improvement of physical facilities owned by TC Damhil. HR Reliable and professional human resources are a strength for TC Damhil in improving the quality of services in the accommodation sector in Gorontalo because the State University of Gorontalo has alumni who have the ability and knowledge in the hospitality sector. OTA Online Travel Agent is a digital marketing that is very effective in increasing the room occupancy rate and becomes a reference for the manager to be able to fix what is a deficiency for guests. The room occupancy rate is an indicator of the success of the management in the accommodation sector. To be able to increase the room occupancy rate, the quality of service provided by TC Damhil must be able to meet the needs and desires of guests. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi tamu OTA (Online Travel Agent) pada dimensi pelayanan tangible, responsiveness, realibility, empathy, assurance di TC Damhil UNG (Universitas Negeri Gorontalo), untuk mengetahui tingkat hunian kamar di TC Damhil, dan untuk mengetahui upaya yang dilakukan manajemen dalam meningkatkan Dimensi Pelayanan Tangible, Responsiveness, Realibility, Empathy, Assurance di TC Damhil UNG dalam meningkatkan tingkat hunian kamar. Pengumpulan data penelitian ini melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka, jenis penelitian kualitatif. Data primer dan sekunder merupakan sumber data yang digunakan pada penelitian ini. Sesuai dengan hasil penelitian, menunjukkan persepsi tamu OTA terhadap penilaian pada dimensi pelayanan baik tangible, empathy, realibility, responsiveness, dan assurance terhadap tingkat hunian kamar sudah sangat baik pada 4 dimensi yakni empathy, realibility, responsiveness, dan assurance. Sedangkan untuk dimensi tangible masih perlu diperbaiki terutama mengenai perbaikan fasilitas fisik yang dimiliki oleh TC Damhil. Sumber daya manusia yang handal dan profesional merupakan kekuatan bagi TC Damhil dalam meningkatkan kualitas pelayanan di bidang akomodasi di Gorontalo karena Universitas Negeri Gorontalo memiliki alumni yang memiliki kemampuan dan pengetahuan di bidang hospitality. OTA merupakan digital marketing yang sangat efektif meningkatkan tingkat hunian kamar dan menjadi rujukan bagi pihak pengelola untuk dapat memperbaiki apa yang menjadi kekurangan bagi tamu. Tingkat hunian kamar merupakan indikator penilaian keberhasilan dalam pengelolaan di bidang akomodasi. Untuk dapat meningkatkan tingkat hunian kamar, maka kualitas pelayanan yang diberikan oleh TC Damhil harus dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan tamu.
UPAYA KINERJA GURU MATERI PELAJARAN MATEMATIKA LEWAT METODE BELAJAR AKTIF MODEL MENINJAU KEMBALI KESULITAN MATERI PELAJARAN Anton Antukay Seera
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 4 No 2 (2018): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (Mei)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas VI SDN 03 Randangan Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analis didapatkan bahwa Kinerja Guru siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (65,71%), siklus II (77,14%), siklus III (88,57%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah metode belajar aktif model meninjau kesulitan materi pelajaran dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa kelas VI SDN 03 Randangan, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran matematika
Analysis of Improving Community Services Through Organizational Communication in the Yogyakarta Licensing Service Ika Widiastuti; Pandu Adi Cakranegara
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 7 No 4 (2021): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (November)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v7i4.486

Abstract

Organizational communication serves as a means to build employee motivation so that public services can develop more advanced. Effective communication is vital for employee cooperation to achieve organizational goals. The Jogjakarta Licensing Service commits to public service, as evidenced by the number of awards. The purpose of the research is to know the forms of communication applied by the Yogyakarta Licensing Service to improve public services and understand the concepts and theories of organizational communication and public services. The research method used is descriptive qualitative. The results show that the Yogyakarta Licensing Service's organizational communication consists of upward communication, downward communication, vertical communication, horizontal communication, and formal and informal communication. Komunikasi organisasi berfungsi sebagai sarana untuk membangun motivasi pegawai agar pelayanan publik dapat berkembang lebih maju. Komunikasi yang efektif sangat penting bagi kerja sama karyawan untuk mencapai tujuan organisasi. Dinas Perizinan Yogyakarta berkomitmen terhadap pelayanan publik, terbukti dengan banyaknya penghargaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk-bentuk komunikasi yang diterapkan oleh Dinas Perizinan Yogyakarta untuk meningkatkan pelayanan publik serta memahami konsep dan teori komunikasi organisasi dan pelayanan publik. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi organisasi Dinas Perizinan Yogyakarta terdiri dari komunikasi ke atas, komunikasi ke bawah, komunikasi vertikal, komunikasi horizontal, dan komunikasi formal, dan informal.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Matematika melalui Pembelajaran Kooperatif Tipe NHT Arwin Djaini
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 4 No 1 (2018): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (Februari)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk : (1) Mengetahui sejauh mana proses pembelajaran matematika dapat ditingkatkan melalui pembelajaran kooperatif tipe NHT, (2) Mengetahui perubahan perilaku siswa pada mata pelajaran matematika dalam menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe NHT. Penelitian ini menghasilkan dua temuan yakni : (1) secara keseluruhan hasil belajar dapat ditingkatkan pada proses pembelajaran. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan perolehan skor hasil pengamatan dan kualifikasi komponen penilaian “cukup baik” menjadi “baik dan sangat baik” atau dari kategori C menjadi kategori B dan A. (2) Dengan belajar secara kooperatif tipe NHT akan mampu meningkatkan hasil belajar.
MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA MATERI NILAI TEMPAT METODE DEMONSTRAS PADA SISWA KELAS II SDN 1 KABILA KABUPATEN BONE BOLANGO Elly Mustapa
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 3 No 2 (2017): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (Mei)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian perbaikan pembelajaran ini adalah untuk mengetahui apakah penggunaan metode demonstrasi dapat meningkatkan pemahaman tentang nilai tempat pada siswa kelas II SDN 1 Kabila. Lokasi penelitian ada di SDN 1 Kabila Kecamatan Kabila Kabupaten Bone Bolango.Peserta didik kelas II jumlah siswa 20 orang terdiri dari 15 orang laki-laki dan 5 orang perempuan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode demonstrasi, metode ini digunakan untuk memberikan gambaran terhadap peningkatan pemahaman siswa tentang nilai tempat.Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam 2 siklus yaitu siklus I dan siklus II dan masing-masing siklus satu kali pertemuan. Setiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu, perencanaan, pelaksanaan, pemantauan evaluasi, analisis dan refleksi. Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilaksanakan siswa dalam siklus 1 dan 2, terlihat jelas ada peningkatan pemahaman materi nilai tempat melalui metode demonstrasi pada siswa kelas II SDN 1 Kabila Kecamatan Kabila Kabupaten Bone Bolango.
Tanggung Jawab Perusahaan Go Publik Terhadap Kerugian Penjualan Saham Pada Pasar Modal (suatu tinjauan dari uu no. 25 thn 2007 tentang penanaman modal) Nurmin K. Martam; Nova Karim
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 4 No 3 (2018): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penanaman modal merupakan segala kegiatan menanamkan modal, baik oleh penanaman modal dalam negeri maupun penanaman modal asing untuk melakukan usaha di wilayah Negara Republik Indonesia. Kendatipun kegiatan penanaman modal ini sangat diperlukan untuk membiayai pembangunan, akan tetapi dalam pelaksanaanya harus tetap memperhatikan aspek-aspek perlindungan terhadap lingkungan hidup yang bukan saja diperlukan untuk masa sekarang tetapi untuk kepentingan generasi mendatang yang kesemuaannya akan dapat terlaksana dengan adanya perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan dalam bidang penanaman modal. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah apa yang dimaksudkan dengan penanaman modal yang berwawasan lingkungan, unsur apa saja yang merupakan bagian dari penanaman modal yang berwawasan lingkungan, serta apakah Undang-Undang No.25 tahun 2007 telah memperhatikan aspek lingkungan hidup dalam pelaksanaannya. Pokok permasalahan tersebut diteliti dengan menggunakan metode penelitian hukum normatif. Pengumpulan data dilakukan dengan tehnik studi pustaka dan dianalisis dengan metode kwalitatif, dalam Undang-Undang Penanaman Modal ditentukan bahwa Investor, baik domestik maupun asing yang melakukan kegiatan investasinya di Indonesia, dalam pelaksanaannya disarankan dilakukan dengan memperhatikan kriteria atau aspek Lingkungan Hidup. Pada dasarnya terhadap pelaksanaan penanaman modal yang ada di Indonesia dilaksanakan berdasarkan peraturan Undang-Undang No.25 Tahun 2007 dan peraturan perundang-undangan lain yang relevan. Tujuan yang dapat dalam penerapan asas berwawasan lingkungan dalam penanaman modal adalah terlaksananya pembangunan yang berkesinambungan bagi peningkatan kesejahteraan manusia. Serta dengan diterapkannya penanaman modal yang berwawasan lingkungan secara optimal, akan dapat tercapainya masyarakat yang sejahtera yang peduli akan kepentingan generasi masa kini dan generasi masa depan.
Dampak Pelaksanaan Pemekaran Kecamatan dalam Meningkatkan Pembangunan Daerah Maryam D. Poma; I Kadek Satria Arsana; Iin Laki; Ansar Sahabi
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 7 No 4 (2021): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (November)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Regional expansion aims to increase development evenly. Bulango Ulu is a new sub-district which is a division of North Bulango District. This study aims to determine the impact of sub-district expansion in increasing development in Bulango Ulu District. This research uses a qualitative descriptive research type. The focus in this research is communication, attitude, and natural resource management. In this study, data were obtained from primary data and secondary data through observation, interviews, and documentation techniques. The results of the study indicate that communication between the sub-district government and the district government is a one-way communication and there has been no serious feedback or response from the government. The Government of Bone Bolango Regency has not given attention or solutions because the required budget is quite large in providing adequate infrastructure. The attitude of the apparatus in providing services to the community is good. However, there are some officers who are less friendly when serving the community. The ability of the community to manage natural resources in Bulango Ulu District is not optimal. Infrastructure development in Bulango Ulu District is running slowly. Therefore, the impact of the division of sub-districts in increasing development has not been optimal even though it has been 14 (fourteen) years of division. Pemekaran daerah bertujuan untuk meningkatkan pembangunan secara merata. Bulango Ulu merupakan kecamatan baru hasil pemekaran dari Kecamatan Bulango Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pemekaran kecamatan dalam peningkatan pembangunan di Kecamatan Bulango Ulu. Pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Fokus dalam penelitian ini adalah komunikasi, sikap, dan pengelolaan sumber daya alam. Data diperoleh dari data primer dan data sekunder melalui teknik observasi, wawancara, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi antara pemerintah kecamatan dengan pemerintah kabupaten merupakan komunikasi searah dan belum ada feedback ataupun respon yang serius dari pemerintah. Pemerintah Kabupaten Bone Bolango belum memberikan perhatian maupun solusi sebab anggaran yang dibutuhkan cukup besar dalam menyediakan infrastruktur yang memadai. Sikap aparat dalam pemberian pelayanan kepada masyarakat sudah baik. Namun ada beberapa aparat yang kurang ramah ketika melayani masyarakat. Kemampuan masyarakat untuk mengelola sumber daya alam di Kecamatan Bulango Ulu belum optimal. Pembangunan infrastruktur di Kecamatan Bulango Ulu tergolong berjalan dengan lamban. Oleh karena itu, dampak pemekaran kecamatan dalam meningkatkan pembangunan belum berjalan optimal meskipun sudah 14 (empat belas) tahun dimekarkan.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Web Untuk Meningkatkan Kreativitas Guru Ahmad Syamsu Rijal
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 6 No 1 (2020): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Februari)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v6i1.238

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran berbasis web untuk meningkatkan kreativitas guru. Model yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D)dengan metode 4D yaitu tahap define (pendefinisian), tahap design (perancangan), tahap development(pengembangan), dan dissemination (penyebarluasan). Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu validasi atau tingkat ketepatan, observasi, dan angket. Hasil penelitian saat pengujiaan validasi oleh ahli materi diperoleh nilai rata-rata pada penilaian akhir 4,65 dengan kriteria valid/baik, kemudian oleh ahli media/web diperoleh nilai rata-rata 4,36 dengan kriteria valid/baik. Tahap uji coba dilakukan dengan dua tahap yaitu uji coba terbatas dengan persentase 90%, artinya hampir keseluruhan merespon sangat baik dan uji coba general persentase mencapai 83,34%.Artinya hampir keseluruhan merespon sangat baik. Oleh karena itu, media pembelajaran berbasis web ini termasuk dalam kategori sangat baik dan layak digunakan untuk meningkatkan kreativitas guru.

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 11 No 4 (2025): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (November) Vol 11 No 3 (2025): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus) Vol 11 No 2 (2025): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei) Vol 11 No 1 (2025): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Februari) Vol 10 No 4 (2024): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (November) Vol 10 No 3 (2024): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus) Vol 10 No 2 (2024): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei) Vol 10 No 1 (2024): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Februari) Vol 9 No 4 (2023): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (November) Vol 9 No 3 (2023): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus) Vol 9 No 2 (2023): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei) Vol 9 No 1 (2023): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Februari) Vol 8 No 4 (2022): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (November) Vol 8 No 3 (2022): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus) Vol 8 No 2 (2022): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei) Vol 8 No 1 (2022): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Februari) Vol 7 No 4 (2021): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (November) Vol 7 No 3 (2021): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus) Vol 7 No 2 (2021): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei) Vol 7 No 1 (2021): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (Februari) Vol 6 No 4 (2020): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (November) Vol 6 No 3 (2020): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus) Vol 6 No 2 (2020): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei) Vol 6 No 1 (2020): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Februari) Vol 5 No 4 (2019): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya(November) Vol 5 No 3 (2019): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus) Vol 5 No 2 (2019): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei) Vol 5 No 1 (2019): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Februari) Vol 4 No 4 (2018): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (November) Vol 4 No 3 (2018): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus) Vol 4 No 2 (2018): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (Mei) Vol 4 No 1 (2018): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (Februari) Vol 3 No 4 (2017): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (November) Vol 3 No 3 (2017): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (Agustus) Vol 3 No 2 (2017): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (Mei) Vol 3 No 1 (2017): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (Februari) More Issue