cover
Contact Name
Terttiaavini
Contact Email
lppm@uigm.ac.id
Phone
+6285377238800
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Jend Sudirman No 629 KM 4 Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Pemerintahan dan Politik
ISSN : 25022032     EISSN : 25020900     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pemerintahan dan Politik merupakan majalah ilmiah Universitas Indo Global Mandiri yang mencakup hasil penelitian, makalah review, dan komunikasi singkat bidang Pemerintahan dan Politik. Topik-topik yang tercakup dalam jurnal ini adalah semua bidang terkait dengan ilmu Pemerintahan dan Politik Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun yakni bulan Januari dan Agustus.
Articles 301 Documents
Analisis Kualitas Pelayanan dalam Meningkatkan Kepuasan Pasien BPJS di Rumah Sakit Khusus Mata Provinsi Sumatera Selatan A. Ridhuan Habena
Jurnal Pemerintahan dan Politik Vol 4, No 2
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.977 KB) | DOI: 10.36982/jpg.v4i2.687

Abstract

AbstractHospital as a public service provider, namely health services must be able to meet the expectations and demands of the community. The community generally must have the desire to get polite service, how to convey something related to what should be received by the person concerned, time to convey the right, hospitality. The problem in this study is whether service quality consisting of privilege, suitability, consistency and aesthetics has a positive and significant effect on patient satisfaction.This study used a qualitative method by using research data, then processed and analyzed according to the answers of the informants of this study, which amounted to 9 people, consisting of 1 administrative officer, 1 doctor, 2 nurses and 5 BPJS patients at the Special Province Hospital South Sumatra. The technique of data collection is done by means of interviews, observation and literature study.The results of the study show that overall the quality of services provided by the Special Eye Hospital of the Province of South Sumatra is quite good. However, there are some points that must be improved in terms of service quality, namely in the delivery of the right information and facilities needed by patients.Keywords : Service Quality and BPJS patient satisfactionAbstrakRumah Sakit sebagai penyedia layanan publik yaitu pelayanan jasa kesehatan harus mampu memenuhi harapan dan tuntutan masyarakat. Masyarakat umumnya pasti memiliki keinginan mendapat pelayanan yang sopan, cara menyampaikan sesuatu yang berkaitan dengan apa yang seharusnya diterima oleh orang yang bersangkutan, waktu menyampaikan yang tepat, keramahtamahan. Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah kualitas pelayanan yang terdiri dari keistimewaan, kesesuaian, konsisten dan estetika berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pasien.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu dengan cara menggunakan data hasil penelitian, kemudian diolah dan dianalisa sesuai jawaban dari Informan penelitian ini yang berjumlah 9 orang, yang terdiri dari 1 petugas administrasi, 1dokter, 2 perawat dan 5 orang pasien BPJS di Rumah Sakit Khusus Mata Provinsi Sumatera Selatan. Tehnik pengambilan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi dan studi kepustakaan.Hasil enelitian menunjukan bahwa secara keseluruhan kualitas pelayanan yang diberikan Rumah Sakit Khusus Mata Provinsi Sumatera Selatan sudah cukup baik. Akan tetapi, ada beberapa point yang harus ditingkatkan dalam segi kualitas pelayanan yaitu dalam waktu penyampaian informasi yang tepat dan fasilitas yang dibutuhkan oleh pasien.Kata kunci : Kualitas Pelayanan dan Kepuasan pasien BPJS
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGARUSUTAMAAN GENDER DALAM PROGRAM RURAL INFRASTRUCTURE SUPPORT – PNPM MANDIRI DI KECAMATAN PAGAR GUNUNG KABUPATEN LAHAT TAHUN 2014 Endasari, Een; Een Endasari
Jurnal Pemerintahan dan Politik Vol 2, No 1
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.942 KB) | DOI: 10.36982/jpg.v2i1.654

Abstract

This research is "Gender Mainstreaming Policy in Rural Infrastructure Support to the PNPM (National Programme for Community Empowerment) Mandiri program implementation. The focuses of this study is the performance achievement and impact of the gender mainstreaming implementation through the implementation of the RIS-PNPM program in accordance with the objectives of gender mainstreaming policy, namely: access, control, participation and benefit.Keywords : Policy, Gender mainstreaming, Implementation
MANAJEMEN APARATUR SIPIL NEGARA DALAM MEWUJUDKAN PROFESIONALISME DAN DAYA SAING APARATUR SIPIL NEGARA Ellyza Octaleny
Jurnal Pemerintahan dan Politik Vol 2, No 1
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.204 KB) | DOI: 10.36982/jpg.v2i1.645

Abstract

Arrangement of organization and staffing need to be done considering the number of employees and the number of organizations can lead to ineffective administration of government both central and regional. The number of organizational units should indicate a balance with the number of employees. To balance the number of organizational units with the number of employees required human resources management. Human resource management in a government organization is often called civil service management. Current conditions and problems are (1) Employment management has not oriented to human resource management, (2) Distribution of civil servants is less harmonious with the distribution of tasks and functions, (3) Employment system not merit-oriented, (4) Some remuneration  has not been linked With duties and responsibilities, (5) The accountability system is still weak. To overcome this, the government will enact Law No. 5 of 2014 on State Civil Apparatus. As the National Strategic Policy of the State Apparatus Empowerment (Jakstrapan) in 2005-2009, the development of human resources of the apparatus is focused on improving the quality of public services and accelerating the eradication of KKN and improving the performance of apparatus through the application of payroll system based on merit and remuneration, accountability and discipline enforcement consistently, institutional vision-mission, and effective management. The strategy undertaken to implement the development of apparatus resources is by applying the principles of good governance at all levels, lines, and government activities. Keywords : apparatus, civil, professional
Dinamika Kewenangan Urusan Lingkungan Hidup di Pemerintah Daerah (Studi tentang Pengawasan Mangrove di Kota Tanjungpinang) Shahril Budiman; Diah Siti Utari; Noora Fazira; Junriana Junriana
Jurnal Pemerintahan dan Politik Vol 4, No 3
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.656 KB) | DOI: 10.36982/jpg.v4i3.771

Abstract

ABSTRACTThe Government of administration can not be separated of supervision. One of supervision undertaken by Governments in this time is the supervision of mangrove tree. Dinas Lingkungan Hidup in Tanjungpinang City is agencies who runs supervision of mangrove according to the legislation on environmental one of them is Undang-undang Number 32 of 2009 about Protection and Environmental Management and by law number 10 0f 2014 about Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Tanjungpinang. It is crucial as following sustainable development and also basically government that has responsibility in the supervision of mangrove, it begun with data of environment especially mangrove ecosystem. As part of that government should have data on board about mangrove. Additionally, government should have a partnership with community to do the planting mangrove that have been damagedm expected Dinas Lingkungan Hidup in Tanjungpinang, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan in Kepulauan Riau Provincial and KPHP can do coordination in did routine patrol, and expected all Government that has responsibility in the supervision of mangrove can apply criminal sanctions expressly to anyone who does mangrove destruction. We can looking forward about dualism between provincial government and Tanjungpinang municipatility government regarding mangrove protection. However, it’s as a result of local government policy issuing by national government.Keywords : local government, mangrove, policy, environment, monitoringABSTRAKPenyelenggaran administrasi pemerintahan pada hakekatnya tidak terlepas dari pengawasan. Salah satu pengawasan yang dilakukan pemerintah saat ini yaitu pengawasan terhadap mangrove. Dinas Lingkungan Hidup Kota Tanjungpinang merupakan instansi yang menjalankan pengawasan mangrove berdasarkan Undang-Undang tentang Lingkungan Hidup salah satunya yaitu Undang-Undang No.32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup serta PERDA Nomor 10 Tahun 2014 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Tanjungpinang. Hal ini begitu krusial sebagaimana diamanatkan pada konsep pembangunan berkelanjutan serta fungsi dasar dari pemerintahan yang sememangnya memiliki responsibilitas terhadap pengawasan dari ekosistem mangrove di Kota Tanjungpinang, dan memang mesti dimulai dari ketersediaan data yang menjadi sorotan selama proses penelitian ini dilakukan. Disamping itu juga, pemerintah daerah provinsi kepulauan riau dan pemerintah kota tanjungpinang mesti bekerjasama bersama komunitas untuk melakukan penanaman kembali terhadap lokasi-lokasi yang didalam rencana tata ruang dan wilayah menjadi kawasan lindung khsuusnya mangrove. , lalu diharapkan DLH Kota Tanjungpinang, DLHK Provinsi Kepulauan Riau maupun KPHP dapat melakukan koordinasi dalam melakukan patroli secara rutin dan terjadwal, serta diharapkan DLH Kota Tanjungpinang dan DLHK Provinsi Kepulauan Riau dapat bekerjasama dengan Satpol PP untuk menerapkan sanksi pidana secara tegas kepada siapapun yang melakukan perusakan mangrove. Kita bisa melihat bahwasanya terdapat dualism didalam kewenangan pemerintah daerah yang seolah melempar tanggung jawab urusan lingkungan hidup disebabkan oleh peraturan perundangan pemerintah daerah yang dihembuskan dari pemerintah pusat.Kata kunci : pemerintah daerah, mangrove, kebijakan, lingkungan, pengawasan
Analisis Dampak Pembangunan Taman Kota Di Baturaja Kabupaten Ogan Komering Ulu Novia Kencana
Jurnal Pemerintahan dan Politik Vol 3, No 3
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.191 KB) | DOI: 10.36982/jpg.v3i3.677

Abstract

Abstract Park city is one form of development located in urban environments on a large scale and can anticipate the impacts caused by the development of the city and can be felt by all citizens of the city. Park city is an important point in planning a city. This research is a qualitative descriptive research that can describe how social, economic, cultural and ecological impacts arise from the development of city park in Baturaja Kabupaten Ogan Komering Ulu. From the results of data analysis and research, it can be concluded that the development of Park City is one element in urban development that gives positive and negative impact on society around Baturaja City from various sectors namely economic, social, culture and ecology. The most felt positive impact of the development of the city park is from the economic aspects of the increasing regional income of the City of Baturaja and the impact of social and cultural aspects of functioning as a place of recreation that can be enjoyed by the local community even outside the area. In addition, this park is able to increase social interaction between Baturaja residents, fostering love for the region itself while reminding about the history of the formation of the Baturaja region as the capital of Ogan Komering Ulu Regency. Whereas the negative impact that is most felt by the local community from the ecological aspect is that the city garden hygiene environment is under control due to lack of public awareness in maintaining the cleanliness and beauty of the city parkKeywords : Development Impact, City Park.Abstrak Taman kota adalah salah satu bentuk pembangunan yang terletak di lingkungan perkotaan dalam skala besar dan dapat mengantisipasi dampak yang ditimbulkan oleh perkembangan kota dan dapat dirasakan oleh semua warga kota. Taman Kota merupakan hal penting dalam sebuah perencanaan tata kota. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang dapat menggambarkan bagaimana dampak sosial, ekonomi, budaya dan ekologi timbul dari perkembangan taman kota di Kabupaten Baturaja Ogan Komering Ulu. Dari hasil analisis data dan penelitian, dapat disimpulkan bahwa pengembangan Kota Taman merupakan salah satu elemen dalam pembangunan perkotaan yang memberikan dampak positif dan negatif pada masyarakat di sekitar Kota Baturaja dari berbagai sektor yaitu Ekonomi, Sosial, Budaya dan Ekologi. Dampak positif yang paling dirasakan dari pembangunan taman kota ini ialah dari aspek ekonomi yaitu semakin meningkatnya pendapatan daerah Kota Baturaja serta dampak dari aspek sosial dan budaya yaitu berfungsi sebagai tempat rekreasi yang dapat dinikmati oleh masyarakat setempat bahkan juga masyarakat luar daerah. Selain itu taman ini mampu meningkatkan interaksi sosial antar warga Baturaja, menumbuhkan kecintaan terhadap daerah sendiri sekaligus mengingatkan tentang sejarah terbentuknya daerah Baturaja sebagai ibukota Kabupaten Ogan Komering Ulu. Sedangkan dampak negatif yang paling dirasakan oleh masyarakat setempat dari aspek ekologis yaitu lingkungan kebersihan taman kota yang kurang terkendali karena kurangnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan dan keindahan taman kota. Kata kunci : Dampak Pembangunan, Taman Kota.
PENGUATAN DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA DENGAN PENEGAKAN KODE ETIK TERHADAP ANGGOTA DEWAN Else Suhaimi
Jurnal Pemerintahan dan Politik Vol 1, No 2
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.516 KB) | DOI: 10.36982/jpg.v1i2.702

Abstract

Implementation of democracy in Indonesia is done directly and not indirectly do langsung.Pelaksanaan democracy through democratic election mechanism umum.Sedangkan implementation indirectly through representative institutions rakyat.Dengan Parliament thus undertaking the public trust, especially those of people who had voted at the time Pemilu.Tak can difungkiri that in performing duties as a board member does not cover the possibility of violations including violations of etika.Untuk the enforcement of the code of conduct for board members to have a reciprocal relationship to strengthening the representative institutions. The better the performance of the members of the board with sticking to a code of conduct that has been agreed will have an impact on the support of the community for the better. Keywords : Reinforcement, The House of Representatives, Enforcement, Dank ode of ethics
Implementasi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru Diwajibkan Harus Menyelesaikan Minimal Strata Satu dalam Meningkatkan Kualitas Tenaga Pendidik (Study Kasus di UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin) Citra Iasha
Jurnal Pemerintahan dan Politik Vol 3, No 2
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.046 KB) | DOI: 10.36982/jpg.v3i2.668

Abstract

Abstract The aim of this study knew the implementation of constitution Number 14, 2005 about the teacher must s1 graduation to increase the quality of the teacher. The study case holds at UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyusin. Looking for the supporting and inhabiting factors implementation of constitution No 14, 2015. The result of this study will be an instructions for the researcher for getting the desired value. The method of this study was a descriptive research by using qualitative approach. Collecting the data was observation by using interview and documentation. The object of this study was related to the implementation of constitution No 14, 2005 about the teacher must s1 graduation to improve the quality of the teacher. The result of this study according to implementation of constitution N0 14, 2015 was not objective yet. It cannot be reference to the teacher at UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin. The teacher is not qualification S1 degree. There are not scholarships, their age not young enough. Therefore become a difficulties for improving their qualityKeywords : Implementation, Constitution No 14, 2015, Quality of the TeacherAbstrak Tujuan penelitian ini mengetahui pelaksanaan konstitusi Nomor 14 tahun 2005 tentang kelulusan guru harus s1 untuk meningkatkan kualitas guru. Kasus studi ini diadakan di UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyusin. Mencari faktor pendukung dan penghuni dari konstitusi No 14, 2015. Hasil penelitian ini akan menjadi petunjuk bagi peneliti untuk mendapatkan nilai yang diinginkan. Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data adalah observasi dengan menggunakan wawancara dan dokumentasi. Objek penelitian ini terkait dengan penerapan konstitusi Nomor 14 tahun 2005 tentang kelulusan guru harus s1 untuk meningkatkan kualitas guru. Hasil penelitian ini sesuai dengan implementasi konstitusi N0 14, 2015 belum objektif. Itu tidak bisa menjadi referensi bagi guru di UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin. Guru tidak berkualifikasi gelar S1. Tidak ada beasiswa, usia mereka tidak cukup muda. Karena itu menjadi kesulitan untuk meningkatkan kualitasnya. Kata kunci: Implementasi, Konstitusi No 14, 2015, Kualitas Guru
Analisis Kinerja Pegawai pada Kantor Kelurahan Gelumbang Kabupaten Muara Enim Irvan Junianto; Isabella Isabella; Novia Kencana
Jurnal Pemerintahan dan Politik Vol 5, No 1
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jpg.v5i1.1027

Abstract

AbstractThe purpose of this study was to determine the performance of government officials in implementing effective governance in the Gelumbang Subdistrict, Muara Enim Regency. Basically the kelurahan has a goal to provide excellent service to the community. This study uses descriptive analysis method with a qualitative approach. This research was also obtained from the results of interviews, questionnaires, observations, and strengthened by documentation. And by doing data analysis in a structured and systematic manner, according to the focus of the problem using the theory of performance appraisal. The results obtained from this study, namely, the performance of employees in the Gelumbang Village Office, in terms of serving the community has not been running as expected (not yet maximal). The performance of the apparatus is influenced by several factors, as for the main factors that are the cause, namely the lack of discipline level of the Gelumbang Village Office Staff in complying with and implementing the agreed work rules and systems. So that it affects the running of the government which causes a lack of quality services to the community. The suggestions that can be given by the author to Gelumbang Village Staff, are expected to Gelumbang District Office Staff to increase discipline in carrying out the rules and work systems as well as discipline in coming and going home so that service to the community is maximal and the wheels of government run well.Keywords : Performance Analysis, Public ServicesAbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja aparatur pemerintahan dalam melaksanakan tata kelola pemerintahan yang efektif di Kelurahan Gelumbang Kabupaten Muara Enim. Pada dasarnya kelurahan memiliki tujuan untuk memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis  dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini juga diperoleh dari hasil wawancara, kuesioner, observasi, dan diperkuat dengan dokumentasi. Serta dengan dilakukannya analisis data secara terstruktur dan sistematis, sesuai dengan fokus permasalahan dengan menggunakan teori penilaian kinerja. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu, kinerja Pegawai di Kantor Kelurahan Gelumbang, dalam hal melayani masyarakat belum berjalan sesuai dengan yang diharapkan (belum baik/maksimal). Kinerja aparat yang demikian dipengaruhi oleh beberapa faktor, adapun faktor utama yang menjadi penyebab yaitu kurangnya tingkat kedisiplinan dari Pegawai Kantor Kelurahan Gelumbang dalam mematuhi dan menjalankan aturan dan sistem kerja yang telah disepakati. Sehingga hal tersebut mempengaruhi jalannya roda pemerintahan yang menyebabkan kurangnya kualitas pelayanan kepada masyarakat. Adapun saran yang dapat diberikan penulis terhadap Pegawai Kelurahan Gelumbang, diharapkan kepada Pegawai Kantor Kelurahan Gelumbang agar meningkatkan kedisiplinan dalam menjalankan aturan dan sistem kerja maupun kedisiplinan dalam datang dan pulang kantor agar pelayanan kepada masyarakat maksimal dan roda pemerintahan berjalan dengan baik.Kata kunci : Analisis Kinerja, Pelayanan Publik
Analisis Kinerja Pegawai pada Kantor Kelurahan Gelumbang Kabupaten Muara Enim Junianto, Irvan; Isabella, Isabella; Kencana, Novia
Jurnal Pemerintahan dan Politik Vol 5, No 1
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jpg.v5i1.1027

Abstract

AbstractThe purpose of this study was to determine the performance of government officials in implementing effective governance in the Gelumbang Subdistrict, Muara Enim Regency. Basically the kelurahan has a goal to provide excellent service to the community. This study uses descriptive analysis method with a qualitative approach. This research was also obtained from the results of interviews, questionnaires, observations, and strengthened by documentation. And by doing data analysis in a structured and systematic manner, according to the focus of the problem using the theory of performance appraisal. The results obtained from this study, namely, the performance of employees in the Gelumbang Village Office, in terms of serving the community has not been running as expected (not yet maximal). The performance of the apparatus is influenced by several factors, as for the main factors that are the cause, namely the lack of discipline level of the Gelumbang Village Office Staff in complying with and implementing the agreed work rules and systems. So that it affects the running of the government which causes a lack of quality services to the community. The suggestions that can be given by the author to Gelumbang Village Staff, are expected to Gelumbang District Office Staff to increase discipline in carrying out the rules and work systems as well as discipline in coming and going home so that service to the community is maximal and the wheels of government run well.Keywords : Performance Analysis, Public ServicesAbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja aparatur pemerintahan dalam melaksanakan tata kelola pemerintahan yang efektif di Kelurahan Gelumbang Kabupaten Muara Enim. Pada dasarnya kelurahan memiliki tujuan untuk memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis  dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini juga diperoleh dari hasil wawancara, kuesioner, observasi, dan diperkuat dengan dokumentasi. Serta dengan dilakukannya analisis data secara terstruktur dan sistematis, sesuai dengan fokus permasalahan dengan menggunakan teori penilaian kinerja. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu, kinerja Pegawai di Kantor Kelurahan Gelumbang, dalam hal melayani masyarakat belum berjalan sesuai dengan yang diharapkan (belum baik/maksimal). Kinerja aparat yang demikian dipengaruhi oleh beberapa faktor, adapun faktor utama yang menjadi penyebab yaitu kurangnya tingkat kedisiplinan dari Pegawai Kantor Kelurahan Gelumbang dalam mematuhi dan menjalankan aturan dan sistem kerja yang telah disepakati. Sehingga hal tersebut mempengaruhi jalannya roda pemerintahan yang menyebabkan kurangnya kualitas pelayanan kepada masyarakat. Adapun saran yang dapat diberikan penulis terhadap Pegawai Kelurahan Gelumbang, diharapkan kepada Pegawai Kantor Kelurahan Gelumbang agar meningkatkan kedisiplinan dalam menjalankan aturan dan sistem kerja maupun kedisiplinan dalam datang dan pulang kantor agar pelayanan kepada masyarakat maksimal dan roda pemerintahan berjalan dengan baik.Kata kunci : Analisis Kinerja, Pelayanan Publik
Evaluasi Penanggulangan Bencana Kebakaran di Kota Palembang (Studi Kasus Pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2016-2018) Satria Adi Nugraha; Doris Febriyanti; Novia Kencana
Jurnal Pemerintahan dan Politik Vol 5, No 2
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jpg.v5i2.1033

Abstract

AbstractDisasters are divided into three factors, namely natural, non-natural and human factors, one of which is a fire disaster resulting in fatalities, environmental damage, property losses, and psychological impacts. in this study the objective was to find out what evaluation of the Regional Disaster Management Agency in dealing with fire disasters in the city of Palembang.This research uses the CIPP concept (context, input, process, product) developed by stufflebean. Evaluation the context of how to assess needs and provide an overview of the research environment, Evaluation of inputs determines the input of sources to be used, Evaluation of processes to determine the extent to which plans are implemented in the success of the program, the results in the field indicate that it has not been effective in tackling regional disasters due to limited facilities and infrastructure.The finances of the South Sumatra Province Disaster Management Agency are still very minimal or have limited costs so that disaster management has not run optimally. The implementation of education and training programs that must be carried out frequently to increase knowledge, technical capabilities of personnel and produce competent individual officers so that the program objectives of the vision and mission run optimally.Keywords : Evaluation, Disaster, Fire, Regional Disaster Management AgencyAbstrakBencana terbagi menjadi tiga faktor yaitu alam, nonalam maupun faktor manusia salah satunya bencana kebakaran sehingga menimbulkan korban jiwa, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis. dalam penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk mengetahui evaluasi apa saja Badan Penanggulangan Bencana Daerah dalam menanggulangi bencana kebakaran di Kota Palembang. Penelitian ini menggunakan konsep CIPP (context, input, process, product) yang dikembangkan oleh stufflebean. Evaluasi kontek cara menilai kebutuhan serta memberikan gambaran terhadap lingkungan tempat penelitian, Evaluasi input menentukan masukan sumber-sumber yang akan digunakan, Evaluasi proses untuk mengetahui sejauh mana rencana yang diterapkan dalam keberhasilan program,  maka hasil di lapangan menunjukkan bahwa belum efektif dalam menanggulangi bencana daerah dikarenakan keterbatasan sarana dan prasarana. Keuangan yang dimiliki Badan Penanggulangan Bencana Daaerah Provinsi Sumatera Selatan masih sangat minim atau keterbatasan biaya sehingga penanggulangan bencana belum berjalan secara optimal. Pelaksanaan program pendidikan dan pelatihan yang harus sering dilakukan untuk menambah wawasan, kemampuan teknis personil dan menghasilkan individu petugas yang kompeten sehingga tujuan program visi dan misi berjalan dengan optimal.Kata kunci : Evaluasi, Bencana, Kebakaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Page 7 of 31 | Total Record : 301