Jurnal Penelitian Enjiniring Fakultas Teknik Unhas
Jurnal Penelitian Enjiniring (JPE) merupakan media publikasi ilmiah untuk hasil-hasil inovasi terkini dalam bidang kajian dan rekayasa ilmu pengetahuan dan teknologi keteknikan. JPE diterbitkan dalam dua bahasa dunia (bi-lingual), yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Berbagai bidang ilmu yang sangat popular, menarik dan spesifik dalam rumpun ilmu keteknikan seperti Teknik Arsitektur dan Pengembangan Wilayah Kota; Teknik Elektro dan Informatika; Teknik Geologi dan Pertambangan; Teknik Mesin dan Industri; Teknik Perkapalan dan Ilmu Kelautan; serta Teknik Sipil dan Lingkungan merupakan disiplin ilmu-disiplin ilmu yang menjadi topik utama dan konsen publikasi JPE. Selain itu bidang-bidang lain yang relevan termasuk diantaranya kajian sosio-ekonomi, kajian aspek keamanan (security) dan kajian aspek kesehatan yang terkait dengan bidang-bidang kajian utama diatas dapat pula diterima manuskrip ilmiahnya untuk dievaluasi nilai orijinalitas, kebaharuan dan kualitasnya oleh Tim Evaluator Ahli. Mulai tahun 2016, JPE-UNHAS terbit secara periodik sebanyak 2 kali dalam setahun, yakni edisi Mei dan edisi November.
Articles
198 Documents
Penempatan Photovoltaic yang Optimal Menggunakan Metode Continuation Power Flow
Sitti Marwah Rachman;
Muhammad Bachtiar Nappu;
Ardiaty Arief
Jurnal Penelitian Enjiniring Vol 21 No 1 (2017)
Publisher : Center of Techonolgy (COT), Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (594.384 KB)
|
DOI: 10.25042/jpe.052017.10
Makalah ini menyajikan sebuah metode aliran daya untuk memperkirakan lokasi penempatan pembangkit Photovoltaic (PV) yang optimal pada sistem distribusi. Metode ini sebagai metode untuk mengindentifikasi bus sistem yang paling sensitif. Pada Analisis dan simulasi ini dilakukan pada 44 bus, 47 line, dan 7 generator. Adapun efek penempatan PV yang tepat dengan metode Continuation Power Flow (CPF) adalah dapat meningkatkan profil tegangan dan dapat mengatasi ketidakstabilan tegangan, sehingga analisis dan evaluasi kestabilan tegangan dapat terlihat pada kondisi sebelum dan sesudah penambahan PV. Penelitian ini mengidentifikasi daerah-daerah yang memiliki radiasi matahari yang baik dari SOLARGIS data. Daerah yang memiliki irradiance yang baik menjadi input PV. Dari hasil analisa power flow menemukan daerah yang memiliki irradiance yang baik dan sensitivitas yang baik, dan bisa direkomendasikan untuk penempatan PV untuk membantu pelayanan beban yang semakin meningkat tiap tahunnya.
Analisa Tahanan Pembumian Peralatan Gedung Laboratorium Teknik Universitas Borneo Tarakan yang Menggunakan Elektrode Pasak Tunggal Panjang 2 Meter
Achmad Budiman
Jurnal Penelitian Enjiniring Vol 21 No 1 (2017)
Publisher : Center of Techonolgy (COT), Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (252.106 KB)
|
DOI: 10.25042/jpe.052017.11
Sistem pembumian yang kurang baik dapat menyebabkan kerusakan pada peralatan listrik. Resiko yang ditimbulkan adalah arus lebih tidak dapat disalurkan secara maksimal kembali ke bumi. Semakin kecil nilai tahanan pembumian maka semakin baik sistem pembumiannya. Pada kondisi tanah tertentu, nilai tahanan pembumian juga dipengaruhi oleh kedalaman penanaman elektroda. Hasil pengukuran nilai tahanan pembumian elektroda pasak tunggal dengan panjang 2 m, diameter 0,045 m, kedalaman 3,25 m pada Gedung Laboratorium Teknik Universitas Borneo Tarakan diperoleh nilai R(pembumian) = 12 Ω sedangkan hasil perhitungan diperoleh nilai R(pembumian) = 12,10 Ω dengan nilai rata-rata tahanan jenis tanah liat berlumpur (
Tarif Pelayanan Pandu pada PT Pelindo IV (Persero) Cabang Parepare
Rahmawati Djunuda;
Syamsul Asri;
Andi Sitti Chairunnisa Mappangara
Jurnal Penelitian Enjiniring Vol 21 No 1 (2017)
Publisher : Center of Techonolgy (COT), Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (207.916 KB)
|
DOI: 10.25042/jpe.052017.12
Jasa pemanduan diberikan sewaktu kapal memasuki alur pelayaran menuju dermaga untuk menjaga keselamatan kapal dan muatannya ketika memasuki alur pelabuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan tarif pelayanan pandu di pelabuhan Parepare jika ditinjau dari sisi operator. Data dianalisis dengan metode RFR (Requered Freight Rate). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tarif variabel pelayanan pandu yang berlaku sekarang sudah layak. Dari hasil perhitungan didapatkan tarif minimal yaitu Rp. 8,38 per GT/gerakan lebih kecil dari tarif yang berlaku sekarang yaitu Rp. 76,78 per GT/gerakan. Ini berarti bahwa tarif yang berlaku sekarang sudah mampu menutupi biaya operasional. Sedangkan tarif tetap pelayanan pandu yang berlaku dianggap belum layak. Karena dari hasil perhitungan diperoleh tarif minimal Rp. 251.797 per gerakan lebih besar dari tarif yang berlaku sekarang yaitu Rp. 175.175 per gerakan, yang berarti bahwa tarif tetap yang berlaku sekarang belum mampu menutupi biaya operasional. Tarif ini bisa dinaikkan oleh pihak operator dengan lebih meningkatkan pelayanan kepada pengguna jasa.
Parameterisasi Kendali PID pada Konverter DC/DC Penurun Tegangan dengan Kriteria Domain Waktu dan Efisiensi Daya
Andy Lukman Affandy;
Faizal Arya Samman;
Rhiza S. Sadjad
Jurnal Penelitian Enjiniring Vol 21 No 1 (2017)
Publisher : Center of Techonolgy (COT), Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (393.077 KB)
|
DOI: 10.25042/jpe.052017.13
Paper ini menampilkan pemodelan, rancangan dan hasil simulasi rangkaian konverter DC/DC tipe penurun tegangan, dengan pecobaan kendali menggunakan kontroler P, PI, dan PD terkompensasi. Sistem dirancang untuk tujuan penyediaan saluran DC di rumah-rumah modern masa depan yang dilengkapi dengan saluran DC selain saluran AC. Hasil rancangan menunjukkan kendali P, PI, dan PD yang digunakan untuk mempertahankan tegangan luaran DC dari converter telah memberikan kinerja yang cukup baik. Walaupun antara menggunakan kendali P, PI, dan PD tidak memiliki perbedaan yang sangat signifikan terhadap pengendalian pada beban RL dan RC. Penggunaan penggabungan kendali PI dan PD terlihat mampu meningkatkan nilai Efisiensi Daya yang disalurkan dari pada hanya menggunakan kendali P saja. Nilai Efisiensi yang didapatkan PI yaitu 84.72 dan PD yaitu 84.616. Sedangkan dengan hanya menggunakan kendali P nilai efisinsi terbaik yang didapatkan yaitu 84.283. Nilai-nilai parameter pengendali yang diperoleh antara lain KP= 8191, KI=63, dan KD=7x10-6. Secara umum perubahan parameter KP dan KI tidak begitu memberikan perubahan kinerja yang signifikan. Sedangkan nilai KD mesti ditentukan secara hati-hati agar dapat memberikan kinerja yang lebih baik. Kontroler PID juga secara umum masih mampu mengendalikan level tegangan DC pada batas yang dapat diterima pada pengujian dengan berbagai nilai beban resistive.
Pengaruh Bahan Pengisi (Filler) Eceng Gondok dan Sekam Padi pada Material Isolasi Listrik (Polymer Epoxy)
Trisna Amelia Fitriah;
Salama Manjang;
Ikhlas Kitta
Jurnal Penelitian Enjiniring Vol 21 No 1 (2017)
Publisher : Center of Techonolgy (COT), Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (257.526 KB)
|
DOI: 10.25042/jpe.052017.14
Penggunaan serat alam sebagai filler dalam bidang industri masih terus dikembangkan,mengingat sifatnya yang ramah lingkungan dan mengandung material yang besar.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh eceng godok dan sekam padi sebagai filler pada material resin epoxy. Pembuatan spesimen menggunakan metode hand lay-up dengan masing-masing variasi filler 10%-40% dari berat total bahan uji dan spesimen tanpa filler 0% sebagai pembanding. Bahan polimer yang digunakan yaitu resin epoxy. Pengujian yang dilakukan yaitu uji tarik,uji resistivitas permukaan dan resistivitas volume. Uji tarik dilakukan menggunakan standar ASTM D-638 dan uji resistivitas menggunakan standar ASTM D 257. Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai resistivitas volume maksimum dicapai dalam kadar eceng gondok 20% sedangkan pada sekam padi peningkatan resistivitas volume terus terjadi sampai kadar 40% dari resin epoxy. Peningkatan resistivitas permukaan berlanjut hingga kadar eceng gondok mencapai 20 % pada resin epoxy begitupun dengan penambahan filler sekam padi. Kekuatan tarik dari material resin epoxy mengalami penurunan dengan penambahan eceng gondok dan sekam padi. Nilai kekuatan tarik maksimum dicapai pada komposisi filler 20% . Dengan bertambahnya kadar eceng gondok dan sekam padi didalam resin epoxy, sifat getas dari material resin epoxy semakin meningkat atau terjadi peningkatan kekerasan dari resin epoxy sehingga mengakibatkan kerapuhan
Kajian Kelayakan Penempatan Solar Pond sebagai Sumber Energi Terbarukan di Jeneponto
Nur Fadliah Baso;
Indar Chaerah Gunadin;
Yusran Yusran
Jurnal Penelitian Enjiniring Vol 21 No 2 (2017)
Publisher : Center of Techonolgy (COT), Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (716.521 KB)
|
DOI: 10.25042/jpe.112017.01
Energi listik merupakan kebutuhan manusia yang sangat penting karena selain berfungsi dalam penerangan, energi listrik juga sangat berperan dalam berbagai aktivitas manusia lainnya. Dengan seiring waktu, bahan baku pembangkit tenaga listrik dari fosil juga semakin menipis. Sudah selayaknya kebutuhan energi yang memanfaatkan energi fosil berganti menjadi energi terbarukan. Salah satu pemanfaatan energi terbarukan yang potensinya sangat besar di Indonesia adalah energi berasal dari energi laut yang dinamakan solar pond . Energi dari solar pond sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu salinitas, temperatur udara dan radiasi matahari. Penelitian ini akan difokuskan untuk mencari potensi solar pond di Jeneponto yang memiliki curah matahari cukup besar dan ketersediaan bahan baku air garam yang melimpah. Metode yang digunakan yaitu dengan menganalisa nilai dari model matematis radiasi matahari horizontal harian, temperatur udara, kecepatan angin, kelembaban relatif, dan tekanan atmosfir selama 22 tahun terakhir yang diselesaikan dengan menggunakan MATLAB. Hasil penelitian ini akan menunjukkan potensi untuk penerapan solar pond di Jeneponto yang dapat di aplikasikan di berbagai bidang seperti pembangkit energi listrik, proses pemanasan industri, desalinasi dan pemanasan konversi biomass.
Efek Penurunan Tahanan Pembumian Tower 150 kV terhadap Sistem Penyaluran Petir
Naomi Lembang;
Salama Manjang;
Ikhlas Kitta
Jurnal Penelitian Enjiniring Vol 21 No 2 (2017)
Publisher : Center of Techonolgy (COT), Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (956.793 KB)
|
DOI: 10.25042/jpe.112017.02
Telah terjadi gangguan di sistem transmisi SULSELRABAR mengakibatkan terjadinya black out pada hari selasa 19 Januari 2016 pukul 14.13 WITA. Gangguan tersebut terjadi bersamaan dengan hujan dan angin kencang disertai petir yang begitu keras menyebabakan lepasnya beban sebesar 746 MW menimbulkan kerugian PLN sebesar Rp. 8.355.200.000. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa dampak terjadinya back flashover yang mempengaruhi jaringan 150 kV akibat surja petir di lingkungan tropis, mengetahui dan menganalisa besar tegangan impuls dijaringan transmisi 150 kV akibat ack flashover, dan mengetahui solusi yang paling efektif mengurangi surja petir.Dari hasil penelitian ini efek nilai pentanahan akibat sambaran petir di sistem jaringan transmisi 150 kV khususnya di sepanjang line transmisi GI Sungguminasa – GI Tallasa berdampak pada kerusakan eralatan gardu induk dan pemadaman meluas. Untuk menganalisis hal tersebut digunakan metode simulasi ATPdraw, metode gelombang berjalan dan metode paralelisasi guna menemukan ampak back flashover pada setiap nilai pentanahan tower. Respon terhadap nilai pentanahan tiap tower, terdapat 41 tower berdampak terjadi loncatan api balik sudah melebihi BIL isolator. Hasil penelitian ini menujukkan penurunan nilai pentanahan metode paralelisasi menggunakan tembaga penambahan arang dan garam dapat mereduksi besarnya nilai pentanahan senilai 0,78 ohm, dapat mempengaruhi kestabilan sistem saat terjadi sambaran petir.
Sistem Pengendali Pengisian Baterai pada Pembangkit Listrik Tenaga Surya
Asma Ainuddin;
Salama Manjang;
Faizal Arya Samman
Jurnal Penelitian Enjiniring Vol 21 No 2 (2017)
Publisher : Center of Techonolgy (COT), Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1199.398 KB)
|
DOI: 10.25042/jpe.112017.03
Kerusakan baterai merupakan permasalahan yang sering terjadi pada Pembangkit Listrik Tenaga Surya. Beberapa penyebabnya yaitu keadaan pengisian yang berlebih, tegangan terlampau rendah dan suhu baterai yang terlalu panas. Pemanfaatan sistem kendali pengisian baterai merupakan solusi terbaik. Selain berfungsi untuk mempertahankan tegangan luaran panel surya pada level tegangan baterai, sistem ini juga mengendalikan waktu pengisian. Pada paper ini, sistem pengisian baterai dibangun dari rangkaian DC ke DC konverter menggunakan charge pump, rangkaian kendali menggunakan Arduino Mega, dan rangkaian pengisian baterai. Tahap perancangan terdiri dari simulasi, pembuatan perangkat keras, dan perangkat lunak. Simulasi karakteristik charge pump menggunakan PSpice dengan konfigurasi dioda dan Mosfet sebagai komponen pensaklaran. Karakteristik yang didapatkan berupa penguatan tegangan maksimum sebesar 2.44×, rekuensi kerja 10 kHz hingga 250 kHz, dan nilai tahanan beban antara 1 Ohm hingga 5 kOhm. Berdasarkan hasil tersebut diketahui pula bahwa penggunaan dioda lebih baik dibanding penggunaan Mosfet, oleh karena itu perangkat keras charge pump dirancang dengan menggunakan dioda. Pengetesan rangkaian dilakukan dengan menghubungkan panel surya ke masukan sistem kendali, hasil akhir menunjukkan sistem kendali pengisian baterai mampu mempertahankan kondisi tegangan pada level baterai yaitu sebesar 12 V walaupun tegangan panel surya bervariasi pada nilai 6 V hingga 10 V.
Penerapan Mobile GIS pada Peta Panduan Jalur Angkutan Umum Berbasis Android dengan Metode Optimasi Rute Ant Colony Optimization
Salmiati Salmiati;
Salama Manjang;
Inggrid Nurtanio
Jurnal Penelitian Enjiniring Vol 21 No 2 (2017)
Publisher : Center of Techonolgy (COT), Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (776.755 KB)
|
DOI: 10.25042/jpe.112017.04
Dalam mendukung pengembangan jaringan sistem transportasi cerdas, Mobile GIS menjadi salah satu faktor pendukung, dimana mobile GIS ini dapat menjadi pemandu bagi pengguna transportasi untuk bepergian dengan menggunakan angkot. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk membangun sebuah aplikasi yang berbasis android untuk menentukan jalur angkot yang optimal menuju tujuan yang diinginkan. Melalui penerapan Mobile GIS ini pengguna mendapatkan informasi tentang kode angkot apa saja yang dapat digunakan, jalur alternatif yang mana yang lebih menguntungkan dan jumlah biaya yang harus dibayarkan. Masalah timbul manakala rute yang diinginkan pengguna harus dengan proses transfer rute yang mungkin bisa hanya satu kali transfer, dua kali transfer atau lebih. Dengan demikian untuk optimasi rute yang digunakan adalah metode Ant Colony Optimization. Algoritma Ant Colony Optimization merupakan salah satu jenis algoritma yang meniru prilaku serangga (swarm) yaitu semut. Namun kasus rute angkot ini, untuk mencapai rute optimal dalam metode Ant Colony Optimization ini yang diperhitungkan adalah jarak dan jumlah angkot, dengan asumsi bahwa meskipun rute tersebut berjarak dekat, tetapi kurang angkot yang melalui rute tersebut, maka rute tidak dianggap optimal. Dalam implementasi aplikasi ini membutuhkan waktu akses kurang lebih 1 menit. Hal ini dikarenakan adanya proses pengambilan data dari Google Maps, selain itu juga bergantung pada akses jaringan yang digunakan.
Implementasi Progressive Web Application pada Sistem Monitoring Keluhan Sampah Kota Makassar
Awal Kurniawan;
Intan Sari Areni;
Andani Achmad
Jurnal Penelitian Enjiniring Vol 21 No 2 (2017)
Publisher : Center of Techonolgy (COT), Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (443.675 KB)
|
DOI: 10.25042/jpe.112017.05
Teknologi web sudah mengalami banyak kemajuan. Dimulai dari era web 1.0 yang masih bersifat statis hingga teknologi web yang mampu mengatasi permasalah perangkat keras seperti storage, speech recognition, hingga geolocation. Salah satu teknologi web yang hadir saat ini adalah progressive web application. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah sistem yang dapat melakukan proses caching file pada konten website. Sistem menggunakan progressive web application dengan memanfaatkan service worker. Sumber data yang akan dijadikan objek pada penelitian ini adalah data keluhan masyarakat yang berbentuk JSON. Pada penelitian ini digunakan metode eksperimental dalam merancang aplikasi. Data keluhan yang bersumber dari sebuah API (Application Programming Interface) kemudian ditampilkan dalam keadaan jaringan aktif. Selama dalam keadaan jaringan aktif, service worker melakukan tugasnya dalam melakukan proses caching. Setelah itu , data yang sudah disimpan bisa diakses pada jaringan tidak aktif. Hasil dari penelitian ini adalah sistem keluhan yang disisipkan service worker mampu melakukan proses caching data hingga 500 data keluhan. Meskipun eksekusi waktu yang dibutuhkan dalam mengakses aplikasi lebih lama karena pemasangan service worker, namun aplikasi yang diakses lebih cepat ketika dalam keadaan offline karena data dimuat dalam cache service worker.