cover
Contact Name
Indah Riwayati
Contact Email
-
Phone
+628157772615
Journal Mail Official
cendekiaeksakta@unwahas.ac.id
Editorial Address
JL. Menoreh Tengah X / 22, Sampangan, Gajahmungkur, Sampangan, Gajahmungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah 50232
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Cendekia Eksakta
ISSN : 25285912     EISSN : 25482122     DOI : http://dx.doi.org/10.3194/ce
Cendekia Eksakta journal focuses upon aspects of exact sciences: engineering, agriculture, health and pharmacy . The Cendekia Eksakta journal is an research journal and invites contributions of original and novel fundamental research. The journal aims to provide a forum for the presentation of original fundamental research, interpretative reviews and discussion of new developments in chemical engineering. Papers which describe novel theory and its application to practice are welcome, as are those which illustrate the transfer of techniques from other disciplines. Reports of carefully executed experimental work, which is soundly interpreted are also welcome. The overall focus is on original and rigorous research results which have generic significance.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 195 Documents
EFFECT OF PH AND ADSORBENT DOSES ON MN (II) METAL ADSORPTION IN THE KALIGARANG RIVER SEMARANG CITY USING SYNTHETIC COCONUT SHELL POWDERED ACTIVATED CARBON (PAC) Pradnya, Irene Nindita; Triwibowo, Bayu; Wulansarie, Ria; Hanifah, Ririn; Prakasita, Iffat Ganjar Fadhila
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 7 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ce.v7i2.7594

Abstract

Kaligarang River is the largest river in the Semarang, which looks clear but actually containing Mn metal above the permitted threshold. Excessive presence of Mn metal can cause problems for human being inside the brain (Parkinson's syndrome), liver, and kidneys. The aim of the study was to analyze the effect of the adsorbent dose and the pH of the solution containing Mn metal. The river water sample was tested at Tirta Moedal PDAM, Semarang; contaminated 1.075 mg/L heavy metal Mn. Based on Government Regulation No. 82 of 2001, the maximum allowable concentration of Mn in water is 0.1 mg/L. Adsorption with activated carbon is an effective method in processing Mn metal pollution. Activated carbon formed as powder from coconut shell size of 500 microns. The adsorption process was with a contact time of 90 minutes and a stirring speed of 210 rpm. The pH variables were pH 3, 7, and 12 and the adsorbent dose was 1, 5, 10 and 15 g /L. The adsorption results showed that the optimum conditions of the adsorption process occurred at pH 3 with an adsorbent dose of 15 g / L with percent absorption of Mn metal of 87.18%. Keywords: Activated carbon, Adsorption, Manganese
DAMPAK TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG COVID-19 TERHADAP KECEMASAN : STUDI POTONG LINTANG PADA MASYARAKAT KECAMATAN GUNUNGPATI KOTA SEMARANG Syafira, Nana; Pertiwi, Siti Maisyaroh Bakti; Mastuti, Sri
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 7 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ce.v7i2.7525

Abstract

Pendahuluan Pandemi Covid-19 meningkatkan risiko mortalitas dan mengakibatkan multiple stressor pada masyarakat. Hal ini menyebabkan masyarakat yang tidak memiliki kecemasan sebelum adanya pandemi COVID-19 menjadi memiliki kecemasan yang berlebih Tujuan penelitian ini mengukur hubungan tingkat pengetahuan tentang COVID-19 terhadap kecemasan pada masyarakat dari total kelompok (remaja, dewasa dan lansia). Metode Jenis penelitian observasional dengan desain cross sectional. Sampel pada penilitian berjumlah 95 responden dengan teknik pengambilan sampel secara probability sampling menggunakan teknik stratified random sampling. Instrumen untuk mengukur kecemasan menggunakan metode Hamilton Rating Scale For Anxiety (HARS). Analisis data menggunakan chi-square Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 34 responden yang berpengetahuan baik, sebanyak 18 responden tidak mengalamai kecemasan, responden yang berpengetahuan baik lainnya mengalami kecemasan ringan 3 orang (3,2%) , kecemasan sedang 9 orang (9,5%) dan hanya 4 orang (4,2%) yang mengalami kecemasan berat.  Sedangkan dari 8 responden yang memiliki pengetahuan kurang mayoritas memiliki tingkat kecemasan mulai dari sedang hingga berat.  Terdapat korelasi yang signifikan antara tingkat pengetahuan responden tentang Covid-19 dengan kecemasan P = 0,015 (P<0,05). Kesimpulan dan Saran Masyarakat dengan tingkat pengetahuan kurang, cenderung memiliki kecemasan sedang hingga berat. Perlunya meningkatkan pengetahuan dan menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah dapat menjadikan masyarakat dapat menghadapi pandemi dengan baik tanpa mengalami rasa kecemasan. Kata kunci: covid 19, kecemasan, cross sectional,virus SARS, remaja,dewasa, lansia
PENGARUH KONSENTRASI MINYAK KAYU MANIS (Cinnamomum zeylanicum) TERHADAP SIFAT FISIK DAN AKTIVITAS ANTIFUNGI Candida albicans DALAM SEDIAAN EMULGEL Danang Novianto Wibowo
CENDEKIA EKSAKTA Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ce.v6i2.5431

Abstract

Minyak kayu manis (Cinnamomum zeylanicum) mengandung sinamaldehid dan eugenol sebagai antifungi Candida albicans untuk mengobati kandidiasis oral. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi minyak kayu manis terhadap sifat fisik dan aktivitas antifungi Candida albicans dalam emulgel. Minyak kayu manis (Cinnamomum zeylanicum) diformulasikan dalam bentuk emulgel dengan varian konsentrasi F1 : 1% , F2 : 3% , F3 : 5%, F4 : 7%, F5 : 9%. Formula tersebut diuji sifat fisik dan aktivitas antifungi terhadap Candida albicans menggunakan metode sumuran. Data organoleptis, homogenitas dianalisis secara deskriptif. Viskositas, pH, daya sebar, daya lekat dianalisis dengan korelasi regresi linear. Data diameter daerah hambat dianalisis dengan statistik Kruskall Wallis dilanjutkan Mann Whitney dengan taraf kepercayaan 95%. Kelima formula berwarna putih pekat, bau khas kayu manis, rasa manis khas kayu manis, bentuk semi padat dan homogen. Peningkatan konsentrasi minyak kayu manis meningkatkan pH, viskositas, daya lekat tapi menurunkan daya sebar. Peningkatan konsentrasi minyak kayu manis dalam emulgel mempunyai pengaruh perbedaan yang signifikan terhadap aktivitas antifungi Candida albicans dan minyak kayu manis 5% dalam emulgel mempunyai aktivitas antifungi Candida albicans setara dengan kontrol positif. Nilai diameter daerah hambat yang diperoleh yaitu F1 : 12,71 mm, F2 : 20,06 mm, F3 : 22,11 mm, F4 : 22,52 mm, dan F5 : 24,37 mm.
PENERAPAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) PADA PENGUJIAN KUALITAS PRODUK MINUMAN SERBUK (STUDI KASUS PT. XXX) Marjono, Marjono; Riyantomo, Agung; Mustagfirin, Mustagfirin
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 8 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ce.v8i1.8317

Abstract

Pengujian terhadap produk memerlukan penelitian yang sangat penting untuk menentukan kualitas produk yang dihasilkan sesuai kriteria-kriteria standar pangan. Saat ini pengujian standar pangan di PT. XXX masih menggunakan pencatatan buku dan perhitungan menggunakan kalkulator sehingga tidak jarang terjadi kesalahan dalam melakukan perhitungan dan mengakibatkan kelolosan suatu produk yang kurang dari standar pangan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang, membuat, dan mengetahui kelayakan dari sistem pendukung keputusan pengujian kualitas produk dengan metode SAW studi kasus PT. XXX. Penelitian ini termasuk dalam penelitian pengembangan dengan melalui tahapan analisis, desain, implementasi, dan pengujian terhadap sistem pendukung keputusan pengujian kualitas produk dengan metode SAW studi kasus PT. XXX.Untuk mendapatkan kualitas produk terbaik yang diharapkan perlu adanya pengujian terhadap produk olahan yang dihasilkan. Untuk membantu mempermudah penguji laboratorium menentukan kualitas produk terbaik dibutuhkan sistem pendukung keputusan yang dibangun dengan PHP dan MySql. Metode yang digunakan menggunakan metode SAW (Simple Additive Weighting) yang merupakan metode penjumlahan terbobot yang digunakan dalam memasukan data dan data keluar dari sistem. Dengan adanya sistem ini dapat menghitung dan memproses data yang digunakan untuk menentukan standar kualitas dari produk olahan yang dihasilkan. Sistem Pengujian Produk yang telah dibangun menggunakan metode Simple Additive Weighting dapat berfungsi dengan baik diantaranya mampu memberikan perhitungan akurat yang dapat digunakan sebagai pertimbangan dalam menentukan kualitas produk yang diinginkan.Kata Kunci : Php, Sql, SAW, Sistem Pendukung Keputusan
ANALISIS PENDAPATAN DAN SENSITIVITAS USAHA TEMPE KEDELAI (Glycine Max (L.) Merrill) SKALA RUMAH TANGGA DI DESA REMBUN KECAMATAN SIWALAN KABUPATEN PEKALONGAN Ilmiyah, Nurul; Sutrisno, Joko; Sasongko, Lutfi Aris; Hastuti, Dewi
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 8 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ce.v8i1.8254

Abstract

Tempe adalah salah satu makanan tradisional khas Indonesia. Di tanah air tempe sudah lama dikenal selama beraba-abad silam. Makanan ini diproduksi dan dikonsumsi secara turun temurun, khususnya di daerah Jawa Tengah dan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui total biaya, penerimaan, pendapatan, keuntungan, mengetahui kelayakan usaha melalui uji R/C ratio dan sensitivitas usaha Tempe Kedelai Skala Rumah Tangga di Desa Rembun Kecamatan Siwalan Kabupaten Pekalongan. Metode penelitian menggunakan deskripif kuantitatif. Pemilihan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (Purposive Sampling) dengan 8 dukuh dan metode pengambilan sampel pengrajin tempe kedelai menggunakan sensus sebanyak 25 responden. Data yang digunakan merupakan data primer dan data skunder. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata biaya eksplisit sebesar Rp 13.227.500 dan biaya implisit sebesar Rp 1.869.717. Hasil yang diperoleh rata-rata total biaya sebesar Rp 15.097.217. Harga tempe kedelai dijual dengan harga Rp 3.000 ukuran plastik ½ liter dan Rp 5.000 ukuran plastik 1 liter serta rata-rata kedelai yang digunakan produksi tempe kedelai sebesar 999,6 Kg dalam satu bulan, sehingga rata-rata penerimaan sebesar Rp 24.184.000, rata-rata pendapatan sebesar Rp 10.956.500, dan rata-rata keuntungan sebesar Rp 9.086.783. Nilai R/C ratio sebesar 1,63 sehingga usaha tempe kedelai layak diteruskan. Usaha tempe kedelai skala rumah tangga mengalami penurunan pendapatan apabila sensitivitas harga kedelai naik 5% dengan hasil pendapatan sebesar Rp 8.487.023.Kata kunci: Tempe Kedelai, Skala Rumah Tangga, Pendapatan, Sensitivitas
ANALISIS VARIASI KONSENTRASI KALIUM HIDROKSIDA TERHADAP KARAKTERISTIK MUTU SABUN MANDI CAIR EKSTRAK KULIT MANGGIS (Garcinia mangostana L.) BERBAHAN DASAR MINYAK GORENG BEKAS Susanti, Maria Mita; Tyaspito, Nicolas Adi
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 8 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ce.v8i1.8259

Abstract

Xanthone merupakan senyawa utama pada kulit buah manggis yang berfungsi sebagai antioksidan karena mempunyai nilai IC50 sebesar 17,90 ppm. Senyawa antioksidan dapat digunakan dalam produk sabun sebagai penangkal radikal bebas. Sabun terbentuk dari proses reaksi hidrolisis basa terhadap lemak atau minyak. KOH dalam reaksi saponifikasi sebagai alkali yang akan direaksikan dengan minyak sehingga menghasilkan sintesa dan air serta garam karbonil. Karakteristik mutu sabun cair dipengaruhi oleh konsentrasi KOH yang digunakan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik mutu sabun mandi cair dengan menggunakan zat aktid dari ekstrak kulit buah manggis (Garcinia mangostana L.) dengan bahan dasar minyak goreng bekas dengan variasi konsentrasi KOH (7,35 %, 9,1 % , 10,85 %). Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan variabel bebas yang digunakan adalah variasi konsentrasi KOH dan variabel terikat adalah karakteristik mutu sabun cair yang meliputi organolpetis, pH, daya busa, viskositas, asam lemak bebas dan alkali bebas. Data dianalisa secara deskriptif melalui pendekatan teoritis data dibandingkan dengan persyaratan dalam pustaka SNI 06-4085-1996. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa karakteristik mutu sabun mandi cair yang memenuhi standar sni 06-4085-1996 adalah pH, tinggi busa, alkali bebas, asam lemak bebas sedangkan viskositas belum memenuhi karakteristik mutu sabun cair yang baik.Kata kunci: karakteristik mutu sabun cair, kulit manggis, minyak goreng bekas, variasi konsentrasi kalium hidroksida
UJI KADAR PROTEIN, KADAR ABU DAN KADAR AIR DALAM PROSES DEMINERALISASI KULIT SAPI UNTUK PEMBUATAN GELATIN Shobib, Ahmad; Mulyaningsing, MF Sri; Christiana Wijaya, Kouw Devina
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 8 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ce.v8i1.8255

Abstract

Gelatin adalah produk alami yang diperoleh oleh hidrolisis kolagen, merupakan protein yang larut, yang bersifat sebagai gelling agent (bahan pembuat gel). Secara umum proses pembuat gelatin diawali dengan perendaman kulit sapi dalam larutan asam, bertujuan untuk melarutkan mineral kalsium fosfat dan garam-garam mineral lainnya. Asam yang digunakanyaitu Asam Asetat dengan tingkat konsentrasi 3% dan 15% dengan variasi waktu perendaman(3 jam dan 12 jam) dan variasi perbandingan antara bahan baku dan volume pelarut (1:1 dan 1:8). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui variabel yang paling berpengaruh, mengetahui kondisi optimum dari variabel yang berpengaruh dan mengetahui karakteristik dari gelatin yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan metode experimental design dengan jumlah run percobaan pada fractional design adalah 2n di mana n adalah jumlah variable yang dikaji yaitu waktu perendaman, perbandingan berat bahan baku : volume pelarut, dan konsentrasi asam asetat, masing-masing perlakuan mempunyai level low dan high. Di mana hasil dari variable yang berpengaruh akan dilakukan optimasi untuk didapat hasil gelatin kulit sapi yang terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gelatin yang diproduksi dari kulit sapi dengan konsentrasi asam asetat 12% menghasilkan yield tertinggisebesar 9,06% dengan kadar air 7,31%, kadar abu 1,54% dan kadar protein 52,46%.Kata kunci : gelatin; kolagen; kulit sapi
PENENTUAN FENOLIK TOTAL, FLAVONOID TOTAL, AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN NILAI SPF FRAKSI BUAH OKRA (Abelmoschus esculentus L.) Astutiningsih, Christina; Anggraeny, Ebta Narasukma
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 8 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ce.v8i1.8260

Abstract

Buah okra banyak dikonsumsi sebagai sayur dan diperkirakan dapat dimanfaatkan dalam produk kosmetik. Karena adanya komponen golongan fenolik, yaitu senyawa antioksidan dan senyawa pelindung, buah okra diyakini dapat mengurangi peningkatan radikal bebas yang dihasilkan oleh paparan sinar matahari. Penelitian ini bertujuan untuk memfraksinasi buah okra, mengkaji kandungan total fenolik dan flavonoidnya, serta menguji aktivitas antioksidan dan perlindungan sinar matahari dari fraksi buah okra. Dalam penelitian ini, ekstraksi etanol dilanjutkan dengan remaserasi dan fraksinasi dengan n-heksana, etil asetat, dan air. Pengujian potensi sebagai tabir surya ditentukan berdasarkan metode perhitungan nilai SPF, nilai persen transmitan eritema dan nilai persen transmitan pigmentasi. Hasil analisis menunjukkan fraksi etil asetat memiliki kandungan fenolik dan flavonoid terbesar yaitu 251, 0116 mgGAE/g dan 127,6178 mgQE/g. Nilai IC50 juga menunjukkan konsentrasi paling kecil yaitu 40,2254 ppm. Fraksi etil asetat pada konsentrasi 100ppm memberikan nilai SPF 8,5973; 200ppm 49,7069 dan 400ppm sebesar 77,4765 yang menunjukkan fraksi etil asetat mampu memberikan perlindungan ultra. Persen transmisi pigmentasi (Tp) 100ppm adalah 0,3441; 200ppm sebesar 0,1447 dan 400ppm sebesar 0,1113 serta persen transmisi eritema (Te) 100ppm sebesar 0,3407; 200ppm sebesar 0,1436 dan 400ppm sebesar 0,1102 menunjukkan kemampuan fraksi etil asetat sebagai sunblock.Kata kunci: Buah Okra, antioksidan, tabir surya, fraksi
PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK BUAH MANGROVE PEDADA (Sonneratia caseolaris) PADA SABUN CAIR TERHADAP DAYA HAMBAT BAKTERI Escherichia coli Nurfadilah, Nurfadilah; Maruka, Safriyanto S; Novitasari, Maya
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 8 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ce.v8i1.8256

Abstract

Buah mangrove pedada dapat diolah menjadi sabun cair antiseptik karena kandungan fitokimia yaitu flavonoid, alkaloid, dan steroid mampu membunuh dan menghambat pertumbuhan bakteri.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sifat fisik berupa sensori, kadar pH dan tinggi busa serta daya hambat sediaan sabun cair ekstrak buah mangrove pedada terhadap aktivitas bakteri Esherichia coli. Penelitian ini mengunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pada analisis sensori dan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pada uji tinggi busa, uji pH dan uji daya hambat bakteri. Perlakuan yang diterapkan yaitu konsentrasi sabun cair yang berbeda, terdiri atas 5 perlakuan dengan konsentrasi (P1 5ml),(P2 10ml), (P3 15ml), (P4 20ml), dan (P5 25ml), dan masing-masing perlakuan diulang sebanyak 4 kali sehingga total perlakuan berjumlah 20 perlakuan. Hasil uji sabun cair ekstrak buah mangrove pedada memberikan pengaruh nyata pada uji sensori sabun cair, dimana perlakuan terbaik terdapat pada perlakuan P1 dengan penambahan ekstrak buah pedada sebanyak 5 ml, dan perlakuan terbaik untuk uji tinggi busa dan daya hambat bakteri yaitu perlakuan P5 dengan zona hambat 18,55mm termasuk kedalam kategori kuat namun nilai pH dari semua perlakuan belum memenuhi SNI dimana standar kategori aman untuk sabun cuci tangan adalah 4-10.Kata kunci: Ektrak, Buah Pedada, Daya Hambat, Sabun Cair
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PENJUALAN BERBASIS WEB PADA JAWI ADVERTISING Trisakti, Bayu; Budiyanto, Nugroho Eko
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 8 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ce.v8i1.8297

Abstract

Jawi Advertising merupakan sebuah perusahaan percetakan yang melayani penjualan sticker, body decals full body, x-banner, kartu nama dan undangan. Jawi Advertising bernaung dibawah badan hukum bernama CV. Jawi. CV. Jawi sendiri menaungi 2 perusahaan yaitu Jawi Advertising dan Jawi Ekspedisi. Jawi Advertising bertempat di Jl. Pejalin-Protomulyo, Rt. 01 / Rw.6, Proto Lor, Protomulyo, Kecamatanamatan Kaliwungu Selatan, Kabupatenupaten Kendal. Didalam pemasaran produknya, Jawi Advertising masih melakukannya secara manual yaitu melalui brosur maupun informasi yang didapat saat pelanggan datang ke perusahaan sehingga informasi tentang produk masih belum meluas dan hanya diketahui oleh orang-orang sekitar. Penelitian ini bertujuan menghasilkan sebuah sistem penjualan berbasis web yang dapat memudahkan masyarakat untuk mendapatkan informasi produk yang dijual. Metode pengembangan sistem yang digunakan penulis yaitu SDLC atau biasa disebut juga dengan metode waterfall yang memiliki tahapan komunikasi, perencanaan, pemodelan, kontruksi dan penyerahan sistem perangkat lunak ke para pelanggan/pengguna. Hasil penelitian ini adalah terciptanya sebuah sistem informasi penjualan di Jawi Advertising guna memudahkan konsumen mendapatkan informasi dan memudahkan dalam pemesanan.Kata Kunci : Penjualan, Sistem, Waterfall, Web.