cover
Contact Name
Indah Riwayati
Contact Email
-
Phone
+628157772615
Journal Mail Official
cendekiaeksakta@unwahas.ac.id
Editorial Address
JL. Menoreh Tengah X / 22, Sampangan, Gajahmungkur, Sampangan, Gajahmungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah 50232
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Cendekia Eksakta
ISSN : 25285912     EISSN : 25482122     DOI : http://dx.doi.org/10.3194/ce
Cendekia Eksakta journal focuses upon aspects of exact sciences: engineering, agriculture, health and pharmacy . The Cendekia Eksakta journal is an research journal and invites contributions of original and novel fundamental research. The journal aims to provide a forum for the presentation of original fundamental research, interpretative reviews and discussion of new developments in chemical engineering. Papers which describe novel theory and its application to practice are welcome, as are those which illustrate the transfer of techniques from other disciplines. Reports of carefully executed experimental work, which is soundly interpreted are also welcome. The overall focus is on original and rigorous research results which have generic significance.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 195 Documents
PENGARUH PANJANG STEK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN UBI JALAR (Ipomoea batatas L.) Ahmad, Fandi
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 5 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v5i2.3733

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Dusun Kelondom, Desa Lakatan, Kecamatan Galang, Kabupaten Tolitoli.Adapun waktu pelaksanaan penelitian ini selama tiga bulan mulai dari bulan Februari sampai April 2019. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) terdiri dari satu faktor dan 4 taraf yaitu : M1 = Panjang Stek 20 cm, M2 = Panjang Stek 30 cm, M3 = Panjang Stek 40 cm, M4 = Panjang Stek 50 cm. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak tiga kali sehingga terdapat 12 unit penelitian. Apabila hasil analisis sidik ragam menunjukkan pengaruh nyata, maka akan dilakukan uji lanjut dengan menggunakan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%. Berdasrkan Hasil penelitian menunjukkan bahwa panjang tanaman, diameter batang, berat umbi, dipengaruhi secara nyata oleh panjang stek. Pertumbuhan stek yang terbaik dapat terlihat pada panjang stek 50 cm. Sedangkan pada pengamatan jumlah daun pada umur 40 hari setelah tanaman terlihat pada panjang stek 30 cm. Kata Kunci :stek, pertumbuhan, tanaman ubi jalar (Ipomoea batatas L)
INVENTARISASI JENIS BULU BABI (Echinoedea) DI ZONA PASANG SURUT PANTAI DESA BUKAAN KECAMATAN LAKEA KABUPATEN BUOL Laheng, Suardi; Adli, Andi; Devi, Sri
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 6 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ce.v6i1.4404

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis bulu babi yang terdapat di zona pasang surut pantai Desa Bukaan Kecamatan Lakea Kabupaten Buol. Penelitian ini menggunakan tiga titik stasiun pengamatan yang masing-masing stasiun terdapat 3 transek line dan setiap transek terdapat 5 plot yang berukuran 1x1 meter. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tiga jenis bulu babi di zona pasang surut pantai Desa Bukaan yaitu Echinometra mathaei, Deadema setosum dan Stomopneustes variolaris. Kata kunci : Inventarisasi, bulu babi, pasang surut
STUDI EKSPERIMEN KEAUSAN PIN BESI COR BERPELUMAS SAE 90 DENGAN VARIASI PEMBEBANAN MENGGUNAKAN TRIBOTESTER PIN-ON-DISC Syafa’at, Imam; Muchammad, Muchammad; Triyanto, Ifin; Darmanto, Darmanto
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 5 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v5i2.3739

Abstract

Ilmu studi mekanika antara elemen mesin sangat diperlukan untuk sistem gerak mesin. Fenomena kegagalan dalam mekanisme perkontakan komponen salah satunya ditandai dengan berkurangnya umur pemakaian yang disebabkan oleh keausan. Penelitian keausan ini dilakukan untuk mengetahui volume dan tinggi keausan antara dua benda yang saling kontak pada jarak sliding tertentu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengujian Pin-on-Disc, dimana pin dari material besi cor FCD 50 dan FCD 60 digesekkan dengan piringan dari AISI 52100. Kondisi gesekan ini berpelumas SAE 90 dengan menerapkan variasi pembebanan pada pin sebesar 10 N dan 20 N. Lebar keausan pada pin diukur dengan bantuan mikroskop metalografi kemudian hasil ini dimasukkan dalam sebuah persamaan untuk menghitung volume dan tinggi keausan. Keausan yang terjadi pada piringan diabaikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume keausan dengan beban 10 N pada FCD 50 sebesar 1,1135E-05 mm3 pada jarak 300 m. Pada jarak sebelumnya tidak nampak adanya keausan pada foto mikro karena pengaruh pelumasan. Semakin lebar keausan yang terjadi pada hasil foto mikro, maka volume keausan dan tinggi keausan akan meningkat seiring dengan bertambahnya jarak sliding. Kata kunci: Keausan, Pelumasan, Pin-on-Disc, FCD.
PENGARUH PENGGUNAAN PELUMAS SAE 40 TERHADAP KEAUSAN PIN BESI COR FCD PADA PENGUJIAN TRIBOTESTER PIN ON DISC DENGAN VARIASI BEBAN Syafa’at, Imam; Muchammad, Muchammad; Zidni, Muhammad Irfan; Darmanto, Darmanto
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 6 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ce.v6i1.4409

Abstract

Keausan pada sebuah part dapat dicegah dengan menggunakan pelumas yang tepat, sehingga usia pakai part akan lebih lama. Pelumas SAE 40 biasa digunakan untuk pelumasan engine. Pelumas ini tergolong berviskositas sedang sehingga cocok untuk putaran engine mesin otomotif. Salah satu metode untuk melakukan pengujian terhadap keausan adalah metode pin on disc. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelumas SAE 40 terhadap keausan besi cor FCD yang bergesekan dengan material bearing dengan pengujian Tribotester Pin-on-Disc. Penelitian ini dilakukan pada material besi cor grafit bulat FCD 50 dan FCD 60 dengan pelumas SAE 40 pada beban 10 N dan 20 N. Pin terbuat dari besi cor digesekkan pada piringan material AISI 52100 yang berputar dalam periode waktu tertentu. Keausan yang terjadi pada pin kemudian diukur lebar keausannya. Dari lebar ini dapat dicari tinggi aus dan volume aus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume keausan terkecil terjadi pada material pin FCD 60 dengan beban 10 N dan nilai volume keausan terbesar terjadi pada material pin FCD 50 dengan beban 20 N. Dengan membandingkan hasil penelitian ini dengan penelitian sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi nilai viskositas pelumas maka nilai koefisien keausan material akan semakin kecil. Kata kunci: Besi Cor FCD, Keausan, Pelumas, Pin on Disc.
RING PISTON SEPEDA MOTOR KW DIKERASKAN DENGAN PERLAKUAN PANAS Mustofa, Arif; Respati, Sri Mulyo Bondan; Dzulfikar, M.
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 5 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v5i2.3735

Abstract

Kualitas ring piston salah satunya dipengaruhi oleh material yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kualitas ring piston KW dengan perlakuan panas kekuatan mekanik nya dapat menyamai dengan ring piston genuine part. Bahan yang digunakan dalam analisi ini adalah ring piston genuine part dan ring piston KW, ring piston KW diperlakukan mengunakan heat tretment dengan suhu 600 ˚C, 700 ˚C dan 800 ˚C dengan penahanan waktu 20 menit. Hasil yang di peroleh dari pengujian tersebut kekerasan ring piston genuine part memiliki nilai 109,83 HRB sedangkan ring piston KW tanpa perlakuan memiliki kekerasan 96,17 HRB. Ring piston KW dengan perlakuan nilai kekerasannya 96,5 HRB pada suhu 600 ˚C, 97,33 HRB pada suhu 700 ˚C dan 98,17 HRB pada suhu 800 ˚C. Nilai tekan terhadap dinding liner ring piston genuine part yaitu 1,257 kg, ring piston KW 1,157 kg, ring piston KW dengan perlakuan nilainya meningkat dari 1,368 kg pada suhu 600 ˚C, 1,418 pada suhu 700 ˚C dan 1,575 kg pada suhu 800 ˚C. Ring piston yang mengalami perlakuan nilai tekannya semakin meningkat rata – rata 0,100 kg. Kata kunci: genuine part, KW, kekersan, struktur mikro.
KEPUASAN PASIEN POLI IBU TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI INSTALASI FARMASI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT HERMINA PANDANARAN SEMARANG Octasari, Paulina Maya; Fatimah, Siti Nur
CENDEKIA EKSAKTA Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v6i1.4124

Abstract

Kualitas pelayanan terhadap pasien di rumah sakit berdampak pada kepuasan pasien. Pada bulan Januari – September 2019, jumlah pasien di poli ibu Rumah Sakit Hermina Pandanaran Semarang mencapai 30% dari 123.536 total pasien. Kepuasan pasien dapat diukur melalui lima dimensi kepuasan yaitu, wujud nyata, perhatian, jaminan kepastian, kehandalan, dan ketanggapan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kepuasan pasien poli ibu di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Pandanaran Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan desain cross sectional. Data diambil secara prospektif melalui pengisian kuesioner tentang pelayanan farmasi kepada pasien. Usia responden berkisar 17 – 65 tahun. Data dianalisis berdasarkan karakteristik responden dan persentase kepuasan pasien di setiap dimensi. Hasil menunjukkan bahwa usia pasien paling banyak adalah 26 – 35 tahun (57%) dengan tingkat pendidikan terakhir pendidikan tinggi (63.3%). Kepuasan pasien menunjukkan hasil berurutan sebagai berikut: dimensi wujud nyata 94%, perhatian 90,7%, jaminan kepastian 99,5%, kehandalan 100%, dan ketanggapan 99%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan pasien telah melampaui standar yang ditentukan di RS Hermina Pandanaran Semarang, yaitu > 90%. Meskipun demikian terdapat satu pertanyaan dalam dimensi perhatian yang menghasilkan kepuasan sebesar 81.3%.
PENGARUH KADAR EKSTRAK BUMBU BRIYANI TERHADAP AKTIVITAS PENURUNAN KOLESTEROL SECARA INVITRO BESERTA KADAR FENOLIK DAN FLAVONOIDNYA Wildan, Achmad; Mutiara, Erlita Verdia; Ramonah, Dewi
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 6 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ce.v6i1.4405

Abstract

Hiperkolesterol atau kadar kolesterol yang tinggi dalam darah menjadi faktor risiko terjadinya penyakit kardiovaskuler dan stroke.. Penurunan kadar kolesterol dapat menggunakan obat sintetik atau menggunakan herbal yang dikonsumsi sehari hari sebagai pelengkap masakan. Bumbu biryani merupakan bumbu masakan dari Timur Tengah yang kaya akan kandungan rempah-rempah seperti kunyit, jinten, kapulaga, kayu manis, cengkeh dan sebagainya. Kandungan senyawa fenolik dan flavanoid yang tinggi di dalam bumbu biryani diduga memberikan kontribusi besar dalam penurunan kadar kolesterol. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruhdari ekstrak bumbu biryani terhadap penurunan kadar kolesterol secara in vitro, dan mengetahui kandungan senyawa fenolik dan flavonoid bumbu biryani. Metode remaserasi menggunakan etanol 96% untuk mengekstraksi bumbu biryani. Penetapan kadar fenolik total dilakukan menggunakan metode Folin-Ciocalteu, penetapan kadar flavonoid total menggunakan metode Alumunium Klorida, penetapan kadar kolesterol dilakukan menggunakan metode Liebermann Burcard kandungan fenolik total dalam ekstrak bumbu biryani sebesar 114,7663 mg GAE/g, kadar flavonoid total ekstrak bumbu biryani sebesar 81,4624 ± 5,8558 mg QE/g, dan ek strak bumbu biryani dengan konsentrasi 700 bpj dapat menurunkan kolesterol sebesar 45,73%. Ekstrak bumbu biryani mengandung senyawa – senyawa antioksidan seperti fenolik dan flavonoid yang berperan dalam penurunan kadar kolesterol. Kata kunci: biryani, fenolik total,flavonoid total, kolesterol
HUBUNGAN PERILAKU SANTRI TENTANG PERSONAL HYGIENE TERHADAP KEJADIAN SKABIES DI PONDOK PESANTREN X KOTA SEMARANG TAHUN 2019 Pertiwi, Siti Maisyaroh Bakti; Olivia, Citra Mayo; Fadhila, Naela
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 5 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v5i2.3740

Abstract

Salah satu penyakit kulit yang disebabkan oleh tungau Sarcoptes Scabiei varian hominis adalah Skabies.Kurangnya kesadaran kebersihan diri atau personal hygiene adalah salah satu faktor seseorang terkena scabies. Perilaku yang kurang bersih dan kepadatanhunian tempat tinggal seperti pondok pesantren mempunyai risiko terjadinya penularan penyakit scabies dengan mudah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi perilaku santri tentang personal hygiene dan menganalisis perilaku santri tentang kebersihan diri (personal hygiene) dengan kejadian skabies di Pondok Pesantren X Kota Semarang. Jenis penilitian ini adalah observasonal dengan rancangan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 78 responden dengan teknik pengambilan sampel secaraconsecutive sampling yaitu semua subyek yang datang dalam kurun waktu tertentu dan memenuhi kriteria pemilihan dimasukkan dalam penelitian sampai jumlah subyek yang diperlukan terpenuhi dengan analis data menggunaka chi-square. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku santri tentang personal hygiene terhadap kejadian skabies di Pondok Pesantren X Semarang Tahun 2019 dengan p value 0.001. Kata kunci: personal hygiene,santri, skabes
KOMPONEN KIMIA MINYAK ATSIRI DAUN JERUK PURUT (Citrus hystrix) DAN BIOAKTIVITASNYA TERHADAP BAKTERI Salmonella typhi DAN Salmonella Typhimurium Simanjuntak, Tri Oktania; Mariani, Yeni; Yusro, Fathul
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 6 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ce.v6i1.4410

Abstract

Jeruk purut (Citrus hystrix) memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai tanaman agroforestri karena sebagai tanaman penghasil minyak atsiri dan dapat digunakan sebagai bahan obat, salah satunya sebagai antibakteri. Komponen kimia minyak atsiri yang terkandung dalam suatu tanaman sangat bergantung pada tempat tumbuhnya dan hal tersebut tentu akan menentukan tingkat aktivitasnya sebagai antibakteri. Tujuan penelitian yaitu mengidentifikasi komponen kimia minyak atsiri daun jeruk purut yang berasal dari Kalimantan Barat dan bioaktivitasnya dalam penghambatan pertumbuhan bakteri Salmonella typhi dan Salmonella Typhimurium. Daun jeruk purut dilakukan penyulingan dengan metode uap dan minyak atsiri yang dihasilkan diidentifikasi komponen kimianya menggunakan GC MS (Gas chromatography–mass spectrometry). Pengujian bioaktivitasnya terhadap bakteri S. typhi dan S. typhimurium menggunakan empat taraf konsentrasi yaitu 0,5; 1; 5 dan 10%. Sebanyak 12 senyawa teridentifikasi dalam minyak atsiri daun jeruk purut dengan 5 senyawa utamanya adalah sitronellal (80,83%), 2,6-oktadiene (5,36%), bicyclo (3.1.0) hexane (3,79%), sitronellol (3,48%) dan linalol (2,57%). Pertumbuhan bakteri S. typhi atau S. Typhimurium dapat terhambat oleh minyak daun jeruk purut dan penghambatannya pada konsentrasi 10% tergolong lemah yaitu sebesar 1,17 mm dan 1,42 mm. Kata kunci: Antibakteri, jeruk purut, minyak atsiri, Salmonella typhi, Salmonella Typhimurium
STANDARISASI SIMPLISIA BERDASARKAN PARAMETER SPESIFIK DAN NON SPESIFIK EKSTRAK ETHANOL 96% DAUN WARU (Hisbicus tiliaceus L.) Susanti, Emy
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 5 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v5i2.4334

Abstract

Sumber daya alam hayati (SDHA) menjadi semakin menarik diminati oleh masyarakat Indonesia dan bahkan dunia sebgai bahan baku obat-obatan tradisional (jamu) (Sukara E, 2002).Hal ini tampak dengan semakin meningkatnya pemakaian jamu dan industry obat tradisional yang terus semakin berkembang dari tahun ke tahun.Dalam kondisi seperti ini, upaya yang paling tepat adalah mendorong pengembangan obat ke arah fitofarmaka (Yuliani S, 2001).Salah satu tanaman yang berpotensi dikembangkan dalam dunia pengobatan adalah daun waru (Hisbicus Tiliaceus L.), namun penelitian tentang daun waru masih jarang dilakukan.Daun waru (Hisbicus Tiliaceus L.) mengandung senyawa polifenol, saponin dan flavonoid. Akar waru mengandung senyawa tanin, saponin, dan flavonoid (Kumar dkk., 2008). Kulit batang waru mengandung senyawa hibiscusamide, N-trans feruloyltiramine, dan N-cis feruloyltiramine dan bersifat toksik pada sel kanker kolon HT-29 dengan LC50< 4 μg/mL (Chen dkk., 2006). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Standarisasi Simplisia Berdasarkan Parameter Spesifik Dan Non Spesifik Ekstrak Ethanol 96% Daun Waru (Hisbicus Tiliaceus L.) Kata Kunci: Daun Waru, Parameter Spesifik dan Non Spesifik, Standarisasi Simplisia

Page 9 of 20 | Total Record : 195