cover
Contact Name
Indah Riwayati
Contact Email
-
Phone
+628157772615
Journal Mail Official
cendekiaeksakta@unwahas.ac.id
Editorial Address
JL. Menoreh Tengah X / 22, Sampangan, Gajahmungkur, Sampangan, Gajahmungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah 50232
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Cendekia Eksakta
ISSN : 25285912     EISSN : 25482122     DOI : http://dx.doi.org/10.3194/ce
Cendekia Eksakta journal focuses upon aspects of exact sciences: engineering, agriculture, health and pharmacy . The Cendekia Eksakta journal is an research journal and invites contributions of original and novel fundamental research. The journal aims to provide a forum for the presentation of original fundamental research, interpretative reviews and discussion of new developments in chemical engineering. Papers which describe novel theory and its application to practice are welcome, as are those which illustrate the transfer of techniques from other disciplines. Reports of carefully executed experimental work, which is soundly interpreted are also welcome. The overall focus is on original and rigorous research results which have generic significance.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 195 Documents
PENGARUH LAMA PERENDAMAN PUPUK PHONSKA TERHADAP PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT (Eucheumaspinosum) Aliyas, Aliyas; Hasnawati, Hasnawati
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 5 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v5i2.3736

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui lama perendaman pupuk phonska yang baik untuk pertumbuhan rumput laut. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kalangkangan Kecamatan Galang Kabupaten Tolitoli. Bahan uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah rumput laut (Eucheuma spinosum) berat awal pada setiap perlakuan yaitu 50 gr. Rancangan penelitian ini mengunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dan 4 kali ulangan, yaitu P1 kontrol (tanpa Pupuk), P2 (dosis pupuk phonska 3 g/l air salama 30 menit perendaman) P3 (dosis pupuk phonska 3 g/l air selama 60 menit perendaman) P4 (dosis pupuk phonska 3 g/l air selama 90 menit perendaman) P5 (dosis pupuk phonska 3 g/l air selama 120 menit perendaman), Pengamatan dilakukan pada umur rumput laut 50 hari. Rata-rata jumlah persentasi pertumbuhan mutlak rumput laut pada perlakuan P1; P2; P3; P4 dan P5 masing-masing adalah 133,2; 156,44; 263,94; 225,08 dan 192.79. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perlakuan P3 paling baik pertumbuhanya dalam pengunaan pupuk phonska untuk rumput laut (Eucheuma spinosum). Kata kunci: pertumbuhan, phonska, spinosum
INVENTARISASI JENIS BULU BABI (Echinoedea) DI ZONA PASANG SURUT PANTAI DESA BUKAAN KECAMATAN LAKEA KABUPATEN BUOL Laheng, Suardi
CENDEKIA EKSAKTA Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v6i1.4129

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis bulu babi yang terdapat di zona pasang surut pantai Desa Bukaan Kecamatan Lakea Kabupaten Buol. Penelitian ini menggunakan tiga titik stasiun pengamatan yang masing-masing stasiun terdapat 3 transek line dan setiap transek terdapat 5 plot yang berukuran 1x1 meter. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tiga jenis bulu babi di zona pasang surut pantai Desa Bukaan yaitu Echinometra mathaei, Deadema setosum dan Stomopneustes variolaris. Kata kunci : Inventarisasi, bulu babi, pasang surut
POTENSI EFEK HIPNOTIK KOMBINASI INFUSA DAUN KANGKUNG DARAT (Ipomea reptans Poir.) DAN DAUN UBI JALAR (Ipomea batatas L.) Pratiwi, Arik Dian Eka; W.S, A. Ariani Hesti; Anggraeny, Ebta Narasukma
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 6 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ce.v6i1.4406

Abstract

Banyaknya aktivitas cenderung menyebabkan kelelahan, gangguan tidur dan stres sehingga produktivitas manusia dapat menurun. Beberapa tanaman yang diyakini masyarakat dapat membantu meningkatkan kualitas tidur diantaranya daun ubi jalar (Ipomoea batatas L.) dan daun kangkung darat (Ipomea reptans Poir). Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi kandungan kimia serta dosis efektif kombinasi infusa daun kangkung darat dan daun ubi jalar sebagai agen hipnotik. Dosis masing-masing tanaman yang dipakai adalah 48 mg/KgBB mencit dan 382 mg/KgBB mencit. Hewan uji sejumlah 25 ekor dikelompokkan menjadi lima kelompok yaitu kontrol normal, kontrol positif induksi dengan diazepam 1,3 mg/KgBB mencit per oral, kelompok perlakuan III menggunakan perbandingan dosis (1:1), kelompok IV (1:2) dan kelompok V (2:1). Rotaryroad dipilih sebagai metode pengujian dalam penelitian ini. Analisis data yang digunakan yaitu memakai Shapiro-Wilk, selanjutnya uji one way ANOVA dan Post Hoc Tests. Penelitian menunjukkan bahwa daun ubi jalar dan daun kangkung darat mengandung senyawa flavonoid, steroid dan alkaloid yang diketahui memiliki aktivitas hipnotik. Efektivitas kemampuan hipnotik ditunjukkan pada kombinasi infusa dengan perbandingan dosis (1:1) yaitu infusa daun kangkung dengan dosis 48 mg/KgBB mencit dan infusa daun ubi jalar menggunakan dosis 382 mg/KgBB mencit. Kata kunci: daun kangkung darat, daun ubi jalar, hipnotik
GAMBARAN STRUKTUR POPULASI TERNAK KAMBING DI KECAMATAN GALANG KABUPATEN TOLITOLI Harmoko, Harmoko; Ibrahim, Ibrahim; Kusrianty, Nelly; Marhayani, Marhayani
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 5 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v5i2.3741

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetaui gambaran struktur populasi ternak kambing di Kecamatan Galang Kabupaten Tolitoli. Populasi dan sampel dalam penelitian ini yaitu masyarakat peternak kambing, sedangkan teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode proporsive sampling. Jenis data penelitian yaitu data primer dan data sekunder, sedangkan teknik pengumpulan data penelitian dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan pencatatan. Hasil penelitian ditabulasi dan ditampilkan dalam bentuk tabel frekuensi (%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran struktur populasi ternak kambing di Kecamatan Galang Kabupaten Tolitoli dapat terlihat bahwa struktur populasi anak kambing (cempek) jantan sebanyak 80 ekor (12,20%) dan betina 104 ekor (15,85%), ternak kambing jantan mudah sebanyak 89 ekor (13,57%) dan ternak betina 116 ekor (17,68%), sedangkan ternak kambing dewasa jantan sebanyak 74 ekor (11,28%) dan ternak betina 193 ekor (29,42%). Berdasarkan hasil penelitian maka dapat ditarik kesimpulan bahwa gambaran struktur populasi ternak kambing betina memiliki jumlah lebih tinggi di semua penyebaran umur baik anak kambing (cempek), kambing muda dan kambing dewasa, hasil ini menunjukkan bahwa potensi pengembangan produktivitas ternak kambing di Kecamatan Galang terbuka sangat besar. Kata Kunci: Struktur Populasi, Ternak Kambing, Kecamatan Galang.
BUSINESS DEVELOPMENT STRATEGY OF HONEY PINEAPPLE (Ananas comosus (L) Merr) PROCESSED PRODUCTS IN VITA NAS, BELIK DISTRICT, PEMALANG REGENCY Amelia, Eka; Sasongko, Lutfi Aris; Wibowo, Hendri
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 6 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ce.v6i1.4411

Abstract

Honey Pineapple, one of the horticultural crops, can be made as a processed product. This research aims to analysis external internal factors, as well as to formulate alternative business development strategy of honey pineapple products in Vita Nas belik District, Pemalang Regency.Vita Nas has three types of products, namely pineapple syrup products, pineapple juice drinks and pineapple cocktails. Each product has different packaging. The data types used are primary and secondary. The method of data analysis is done by using IFE matrix, EFE matrix, IE matrix and SWOT matrix. The results of internal factors analysis (strength) include having a record of each sale, abundant raw materials, products have distinctive features, product diversification, the presence of training and the supply of labor skills, organizational structure is good and has adequate equipment. Internal factors (weakness) include the minimum use of websites and internet media, marketing area only in penday an its surrounding, the absence of sales marketing and a narrow packing place. External factors (opportunities) include cooperation with other entrepreneurs, the price stability of raw materials, have reular consumers and the support of local governments. External factors (threats) include rely on middle men, consumer preterences and the price is relatively expensive. Alternative strategies that can be done are: (1) strengthening cooperation between entrepreneurs and local governments, making the latest innovations with other entrepreneurs and developing product quality assurance; (2) Improve product promotion; (3) Establish direct cooperation with farmers, maintain product quality and provide the best service; (4) Improve promotional activities with websites and internet media. Keywords: Strategy, Processed, Honey Pineapple, SWOT.
UJI AKTIVITAS SUSPENSI SERBUK SPIRULINA PLATENSIS TERHADAP KADAR HORMON TESTOSTERON DAN HISTOPATOLOGIK TESTIS TIKUS WISTAR DIABETES YANG DIINDUKSI STREPTOZOTOCIN Gunawan, Adhi; Kintoko, Kintoko; Yuliani, Sapto; Shabrina, Ayu
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 6 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ce.v6i1.4402

Abstract

Diabetes mellitus merupakan penyakit metabolik yang dapat mengganggu fungsi reproduksi pada pria yaitu penurunan kadar hormon testosteron dan kerusakan jaringan testis. Spirulina platensis mengandung fikosianin sebagai antioksidan yang efektif untuk menurunkan kadar gula darah dan kerusakan organ reproduksi pria. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efek Spirulina platensis (SP) terhadap kadar hormon testosteron serta gambaran histopatologik testis tikus jantan diabetes yang diinduksi Streptozotocin (STZ). Tikus dibagi menjadi 6 kelompok yang terdiri dari K1 (tikus diberikan suspensi CMC-Na), K2 (tikus yang diinduksi STZ dosis tunggal 45 mg/kgBB), K3 (tikus diberikan suspensi SP 36 mg/200gBB), kelompok 4; 5 dan 6 (tikus diabetes diberikan suspensi SP 36 mg/200kgBB; 72 mg/200gBB dan 144 mg/200gBB). Penelitian dilakukan selama 28 hari dengan parameter yang diamati adalah kadar gula darah, kadar testosteron dan gambaran histopatologik testis dengan Hematoksilin - Eosin (HE). Hasil peneltian ini menunjukkan bahwa kelompok perlakuan dengan Spirulina platensis mampu meningkatkan kadar hormon testosteron yaitu 0,82 µG/mL, 1,13 µG/mL dan 1,66 µG/mL (p < 0,05) dibandingkan kelompok tikus diabetes. Spirulina platensis juga mampu mencegah kerusakan epitel tubulus seminferus pada testis dibandingkan kelompok diabetes. Pada hewan uji yang diberikan dosis 144 mg/kgBB memberikan aktivitas paling baik dalam menghambat kerusakan jaringan testis disebabkan oleh induksi STZ. Kata kunci: diabetes mellitus, gangguan reproduksi, hormon testosteron, Spirulina platensis
FORMULASI SEDIAAN NANOGEL MINYAK ZAITUN SEBAGAI ANTIACNE Ariyani, Lilies Wahyu; Wulandari, Wulandari
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 5 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v5i2.3737

Abstract

Minyak zaitun mengandung polifenol yang ada dalam buah zaitun, air limbah minyak zaitun, dan daun zaitun memiliki aktivitas antimikroba terhadap mikroorganisme spektrum luas. Staphylococcus aureusmerupakan salah satu penyebab terjadinya jerawat. Upaya untuk mengatasi jerawat salah satunya dengan membuat sediaan nanogel minyak zaitun yang sekaligus untuk meningkatkan daya penetrasinya. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan sediaan nanogel minyak zaitun danmengetahui karakteristik fisiknya serta mengetahui daya hambat nanogel minyak zaitun terhadap bakteri Staphylococcus aureus dengan metode sumuran. Konsentrasi minyak zaitun yang digunakan yaitu F I 2,5%, F II 5% dan F III 7,5%. Berdasarkan hasil pengujian, minyak zaitun dapat diformulasikan menjaadi sediaan nanogel dan peningkatan konsentrasi minyak zaitun dapat mempengaruhi karakteristik fisik sediaan. Formula yang memiliki karakteristik fisik dan aktivitas antibakteri Staphylococcus aureus terbaik adalah formula II dengan konsentrasi minyak zaitun 5%. Kata kunci: Antiacne, Minyak Zaitun, Nanogel, Staphylococcus aureus
HALUJI AKTIVITAS SUSPENSI SERBUK SPIRULINA PLATENSIS TERHADAP KADAR HORMON TESTOSTERON DAN HISTOPATOLOGIK TESTIS TIKUS WISTAR DIABETES YANG DIINDUKSI STREPTOZOTOCIN Shabrina, Ayu
CENDEKIA EKSAKTA Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v6i1.4109

Abstract

Diabetes mellitus (DM) merupakan penyakit metabolik yang dapat mengganggu fungsi reproduksi pada pria yaitu penurunan kadar hormon testosteron dan kerusakan jaringan testis. Spirulina platensis mengandung fikosianin sebagai antioksidan yang efektif untuk menurunkan kada gula darah dan kerusakan organ reproduksi pria. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efek Spirulina platensis (SP) terhadap kadar hormon testosteron serta gambaran histopatologik testis tikus jantan diabetes yang diinduksi Streptozotocin (STZ). Tikus terbagi menjadi 6 kelompok yang terdiri dari K1 (tikus sehat yang diberi suspensi CMC-Na), K2 (tikus yang diinduksi STZ single dose 45 mg/kgBB), K3 (tikus sehat yang diberi suspensi SP 36 mg/kgBB), kelompok 4; 5 dan 6 (tikus diabetes diberi suspensi SP masing-masing dosis 36 mg/kgBB; 72 mg/kgBB dan 144 mg/kgBB). Penelitian dilakukan selama 28 hari. Parameter yang diamati adalah kadar gula darah, kadar hormon testosteron dan gambaran histopatologik testis dengan Hematoksilin - Eosin (HE). Data kadar gula darah dan hormone testosteron dianalisis secara statistik sedangkan gambaran histopatologik dianalisis secara deskriptif. Hasil peneltian ini menunjukkan bahwa SP pada dosis 36 mg/kgBB, 72 mg/kgBB dan144 mg/kgBB mampu meningkatkan kadar hormon testosteron yaitu 0,82 µG/mL, 1,13 µG/mL dan 1,66 µG/mL (p < 0,05) dibandingkan kelompok tikus diabetes. SP pada dosis 36 mg/kgBB, 72 mg/kgBB dan144 mg/kgBB juga mampu mencegah kerusakan epitel tubulus seminferus pada testis dibandingkan kelompok diabetes. Pada hewan uji yang diberikan dosis 144 mg/kgBB memberikan aktivitas paling baik dalam menghambat kerusakan jaringan testis disebabkan oleh induksi STZ. Secara keseluruhan, SP memiliki potensi untuk meningkatkan kadar hormon testosteron dan menghambat kerusakan jaringan testis tikus Wistar diabetes yang diinduksi STZ.
UJI AKTIVITAS GEL EKSTRAK ETANOL BUAH OKRA (Abelmoschus esculentus) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA BAKAR DERAJAT II KULIT PUNGGUNG KELINCI JANTAN GALUR NEW ZEALAND Abdurrahman, Arrum Fadlillah; Puspitaningrum, Ika; Sari, Wulan Kartika
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 6 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ce.v6i1.4407

Abstract

Luka bakar (burn) merupakan cedera akibat paparan dengan sumber panas seperti listrik, zat kimia, atau radiasi. Tanaman yang terdapat senyawa fitokimia dengan aktivitasnya dalam penyembuhan luka bakar salah satunya adalah buah okra (Abelmoschus esculentus). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui aktivitas penyembuhan luka bakar derajat II, dan konsentrasi efektif gel ekstrak etanol buah okra pada kulit punggung kelinci jantan galur New Zealand. Penelitian menggunakan 6 ekor kelinci jantan galur New Zealand, berumur 4 sampai 5 bulan dan berat badannya 2 sampai 3 kg. Masing-masing kelinci diberikan 5 kelompok perlakuan. Kelompok perlakuan F1, F2 dan F3 diolesi gel ekstrak etanol buah okra 5%, 10%, dan 20%, kelompok F4 diolesi basis gel karbopol 940 dan kelompok F5 diolesi gel Bioplacenton®. Setiap hari diamati secara makroskopis hingga diameter luka tertutup sempurna (d=0). Pengujian statistika menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara K(-) dengan ketiga konsentrasi gel ekstrak etanol buah okra dalam pengujian pH, daya lekat, daya sebar dan viskositas, disimpulkan bahwa konsentrasi ekstrak etanol buah okra berpengaruh terhadap karakteristik gel. Gambaran makroskopis setelah pemberian gel ekstrak etanol buah okra F2 dan F3 menunjukkan adanya perbedaan tidak signifikan dibandingkan dengan K(+), menunjukkan bahwa konsentrasi 10% dan 20% merupakan konsentrasi efektif penyembuhan luka bakar. Kata kunci: buah okra (Abelmoschus esculentus), diameter luka, gel, luka bakar
KAJIAN TERAPI OBAT TUBERKULOSIS DI RSUD Dr. LOEKMONO HADI W.S, F.X Sulistiyanto; Ningrum, Erna Prasetya; Ulfiana, Fadzun
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 5 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v5i2.3742

Abstract

Tuberculosis merupakan suatu infeksi yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis yang terutama menyerang paru-paru sebanyak 80 %. Infeksi yang terjadi bisa bersifat silent, latent atau aktif. Pengobatan pasien tuberculosis memiliki regimen pengobatan dimana terdiri dari fase awal (intensif) selama 2 bulan dan fase lanjutan selama 4-6 bulan. Selama fase intensif pasien akan menggunakan 4 macam obat. Penelitian ini bertujuan ingin mengetahui gambaran karakteristik pasien Tuberculosis di RSUD Dr. Loekmono Hadi Periode September 2018 – Februari 2019 berdasarkan usia, jenis kelamin, obat. Kerasionalan terapi pasien Tuberculosis di DI RSUD Dr. Loekmono Hadi Periode September 2018 – Februari 2019, berdasarkan tepat indikasi, tepat obat, tepat pasien, dan tepat dosis. Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan metode retrospektif, dan dianalisa dengan menggunakan guidline tuberculosis, yang disajikan dalam bentuk persentase. Objek penelitian pada penelitian ini adalah data rekam medis pasien TBC. Subjek penelitian adalah pasien TBC di RSUD Dr. Loekmono Hadi Periode September 2018 – Februari 2019. Hasil penelitian memperlihatkan penggunaan obat antituberculosis berdasarkan tepat indikasi, obat, pasien dan dosis sebesar 100%. Kata kunci : Terapi,Tuberculosis, kuesioner, kerasionalan

Page 10 of 20 | Total Record : 195