cover
Contact Name
I Komang Badra
Contact Email
-
Phone
+6285238148283
Journal Mail Official
pdpt.stkipamlapura@gmail.com
Editorial Address
Jalan Ngurah Rai Nomor 35 Amlapura
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Lampuhyang
ISSN : 20870760     EISSN : 27455661     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal LAMPUHYANG Jurnal Ilmiah Pendidikan, Agama dan Kebudayaan merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Lembaga Penjamin Mutu STKIP Agama Hindu Amlapura. Jurnal LAMPUHYANG terbit dua kali dalam setahun yaitu bulan Januari dan Juli.
Articles 238 Documents
Implementasi Ajaran Moksa dalam Tradisi Penguburan Mayat pada Upacara Pitra Yadnya di Desa Adat Timbrah Kecamatan Karangasem Kabupaten Karangasem I Komang Badra
LAMPUHYANG Vol 10 No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu STKIP Agama Hindu Amlapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47730/jurnallampuhyang.v10i2.181

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis bebanten, prosesi, serta mithologi penguburan mayat telanjang di Desa Pakraman Timbrah, Kecamatan Karangasem, Kabupaten Karangasem. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan empiris. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah metode wawancara dan pencatatan dokumen. Metode yang digunakan dalam pengolahan data adalah metode deskriptif dengan mengunakan tehnik induksi dan argumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Jenis-jenis banten yang digunakan dalam penguburan mayat di Desa Pakraman Timbrah sama dengan banten yang digunakan dalam upacara penguburan mayat yang berlaku bagi umat Hindu secara umum di Bali. (2) Ada beberapa keunikan dalam prosesi penguburan mayat di desa ini, seperti: tidak menggunakan dewasa ayu, tidak menggunakan kajang kulit, mayat dikubur dalam keadaan telanjang, dan mayat tidak dibakar layaknya umat Hindu di Bali lainnya. (3) Mithologi penguburan mayat telanjang di Desa Pakraman Timbrah merupakan simbol pembebasan diri dari ikatan duniawi serta menyatu dalam pelukan Sang Hyang Ibu Pertiwi.
Implementasi Ajaran Moksa dalam Tradisi Penguburan Mayat pada Upacara Pitra Yadnya di Desa Adat Timbrah Kecamatan Karangasem Kabupaten Karangasem Badra, I Komang
LAMPUHYANG Vol 10 No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu STKIP Agama Hindu Amlapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47730/jurnallampuhyang.v10i2.181

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis bebanten, prosesi, serta mithologi penguburan mayat telanjang di Desa Pakraman Timbrah, Kecamatan Karangasem, Kabupaten Karangasem. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan empiris. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah metode wawancara dan pencatatan dokumen. Metode yang digunakan dalam pengolahan data adalah metode deskriptif dengan mengunakan tehnik induksi dan argumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Jenis-jenis banten yang digunakan dalam penguburan mayat di Desa Pakraman Timbrah sama dengan banten yang digunakan dalam upacara penguburan mayat yang berlaku bagi umat Hindu secara umum di Bali. (2) Ada beberapa keunikan dalam prosesi penguburan mayat di desa ini, seperti: tidak menggunakan dewasa ayu, tidak menggunakan kajang kulit, mayat dikubur dalam keadaan telanjang, dan mayat tidak dibakar layaknya umat Hindu di Bali lainnya. (3) Mithologi penguburan mayat telanjang di Desa Pakraman Timbrah merupakan simbol pembebasan diri dari ikatan duniawi serta menyatu dalam pelukan Sang Hyang Ibu Pertiwi.
Membaca Teks Berbahasa Bali dalam Gerakan Literasi Nasional pada Pembelajaran Berbasis K13 Sang Ayu Putu Nilayani
LAMPUHYANG Vol 10 No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu STKIP Agama Hindu Amlapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47730/jurnallampuhyang.v10i2.182

Abstract

Artikel ini membahas tentang Kurikulum 2013, Gerakan Literasi Nasional, dan membahas kegiatan membaca teks berbahasa Bali dalam gerakan literasi nasional pada pembelajaran berbasis K13. Menurut Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 1 butir 19, kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Gerakan Literasi Nasional merupakan upaya untuk memperkuat sinergi antarunit utama pelaku gerakan literasi dengan menghimpun semua potensi dan memperluas keterlibatan publik dalam menumbuhkembangkan dan membudayakan literasi di Indonesia.Untuk mengajegkan dan melestarikan Bahasa Bali, guru dapat memberikan teks-teks atau bahan bacaan lain yang menggunakan bahasa Bali dalam program 15 menit membaca sebelum pembelajaran ini.
Membaca Teks Berbahasa Bali dalam Gerakan Literasi Nasional pada Pembelajaran Berbasis K13 Nilayani, Sang Ayu Putu
LAMPUHYANG Vol 10 No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu STKIP Agama Hindu Amlapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47730/jurnallampuhyang.v10i2.182

Abstract

Artikel ini membahas tentang Kurikulum 2013, Gerakan Literasi Nasional, dan membahas kegiatan membaca teks berbahasa Bali dalam gerakan literasi nasional pada pembelajaran berbasis K13. Menurut Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 1 butir 19, kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Gerakan Literasi Nasional merupakan upaya untuk memperkuat sinergi antarunit utama pelaku gerakan literasi dengan menghimpun semua potensi dan memperluas keterlibatan publik dalam menumbuhkembangkan dan membudayakan literasi di Indonesia.Untuk mengajegkan dan melestarikan Bahasa Bali, guru dapat memberikan teks-teks atau bahan bacaan lain yang menggunakan bahasa Bali dalam program 15 menit membaca sebelum pembelajaran ini.
Nyanyian Dharma sebagai Media Komunikasi Pendidikan Karakter Bernuansa Hindu (Suatu Kajian Etnolinguistik Komunitas Hindu di Karangasem) I Nyoman Subadra
LAMPUHYANG Vol 10 No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu STKIP Agama Hindu Amlapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47730/jurnallampuhyang.v10i2.183

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter yang bernuansa Hindu yang terkandung dalam nyanyian dharma dan mendeskripsikan strategi menyosialisasikan nilai pendidikan karakter yang bernuansa Hindu melalui nyanyian dharma. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah: (1) Metode Pencatatan Dokumen, (2) Metode Wawancara, dan (3) Metode Observasi.Dalam penelitian kualitatif, analisis data dilakukan secara terus-menerus mulai dari penelitian sampai pada hasil penyusunan hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai pendidikan karakter bernuansa Hindu yang terkandung dalam nyanyian dharma adalah nilai religius, toleransi, disiplin, komunikatif, demokratis, cinta damai, peduli sosial, peduli lingkungan, tanggung jawab, dan kerja sama. Strategi menyosialisasikan nilai pendidikan karakter yang bernuansa Hindu tersebut melalui nyanyian dharma adalah melalui memanfaatnya nyanyian dharma tersebut sebagai media pendidikan.
Nyanyian Dharma sebagai Media Komunikasi Pendidikan Karakter Bernuansa Hindu (Suatu Kajian Etnolinguistik Komunitas Hindu di Karangasem) Subadra, I Nyoman
LAMPUHYANG Vol 10 No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu STKIP Agama Hindu Amlapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47730/jurnallampuhyang.v10i2.183

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter yang bernuansa Hindu yang terkandung dalam nyanyian dharma dan mendeskripsikan strategi menyosialisasikan nilai pendidikan karakter yang bernuansa Hindu melalui nyanyian dharma. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah: (1) Metode Pencatatan Dokumen, (2) Metode Wawancara, dan (3) Metode Observasi.Dalam penelitian kualitatif, analisis data dilakukan secara terus-menerus mulai dari penelitian sampai pada hasil penyusunan hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai pendidikan karakter bernuansa Hindu yang terkandung dalam nyanyian dharma adalah nilai religius, toleransi, disiplin, komunikatif, demokratis, cinta damai, peduli sosial, peduli lingkungan, tanggung jawab, dan kerja sama. Strategi menyosialisasikan nilai pendidikan karakter yang bernuansa Hindu tersebut melalui nyanyian dharma adalah melalui memanfaatnya nyanyian dharma tersebut sebagai media pendidikan.
Modernisasi Banten Gebogan Umat Hindu di Karangasem Ni Luh Putu Sumarni; Ni Putu Gatriyani
Lampuhyang Vol 11 No 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu STKIP Agama Hindu Amlapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47730/jurnallampuhyang.v11i1.184

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan modernisasi banten gebogan umat Hindu di Karangasem. Data dikumpulkan dengan cara wawancara dan studi kepustakaan. Selanjutnya, data itu diolah dengan analisis deskriftif, dengan menggunakan teknik induksi dan teknik argumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Banten Gebogan memiliki bentuk yang menjulang seperti gunung, makin keatas makin mengerucut (lancip), dibuat dari berbagai aneka buah-buahan dan penganan yang disusun di atas dulang, dalam pembuatan upakara diharuskan berdasarkan keikhlasan hati, hendaknya pada waktu akan membuat upakara membersihkan diri terlebih dahulu atau menyucikan laksana agar tingkat dan kesucian upakara dapat dipertahankan. Modernisasi dalam Banten Gebogan dapat dilihat dari penggunaan makanan dan minuman kekinian sesuai dengan perkembangan zaman.
Modernisasi Banten Gebogan Umat Hindu di Karangasem Sumarni, Ni Luh Putu; Gatriyani, Ni Putu
LAMPUHYANG Vol 11 No 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu STKIP Agama Hindu Amlapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47730/jurnallampuhyang.v11i1.184

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan modernisasi banten gebogan umat Hindu di Karangasem. Data dikumpulkan dengan cara wawancara dan studi kepustakaan. Selanjutnya, data itu diolah dengan analisis deskriftif, dengan menggunakan teknik induksi dan teknik argumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Banten Gebogan memiliki bentuk yang menjulang seperti gunung, makin keatas makin mengerucut (lancip), dibuat dari berbagai aneka buah-buahan dan penganan yang disusun di atas dulang, dalam pembuatan upakara diharuskan berdasarkan keikhlasan hati, hendaknya pada waktu akan membuat upakara membersihkan diri terlebih dahulu atau menyucikan laksana agar tingkat dan kesucian upakara dapat dipertahankan. Modernisasi dalam Banten Gebogan dapat dilihat dari penggunaan makanan dan minuman kekinian sesuai dengan perkembangan zaman.
Teks Lagu Pop Raja Pala: Kajian Berdasarkan Paradigma Formal Ida Ayu Putu Purnami
LAMPUHYANG Vol 11 No 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu STKIP Agama Hindu Amlapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47730/jurnallampuhyang.v11i1.185

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan teks lagu pop Raja Pala berdasarkan paradigm formal. Hasil kajian teks atau studi pustaka ini dapat memberikan gambaran dan sekaligus sebagai pengembangan paradigma wacana berdasarkan pandangan formal. Hasil pengkajian ini menemukan bahwa kajian bentuk dari wacana lagu pop Bali Raja Pala adalah kajian bahasa dan stilistika. Kajian bahasa mengacu pada anggah-ungguhing basa Bali. Pemakaian anggah-ungguhing basa dalam wacana ini adalah basa Alus. Kajian stilistika mengacu pada penggunaan gaya bahasa yang ada pada wacana lagu pop Bali Raja Pala. Adapun beberapa gaya bahasa yang terdapat pada wacana lagu pop Bali Raja Pala adalah gaya bahasa repetisi, gaya bahasa metafora dan gaya bahasa hiperbola. Hasil ini selanjutnya dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran wacana berbahasa Bali.
Teks Lagu Pop Raja Pala: Kajian Berdasarkan Paradigma Formal Purnami, Ida Ayu Putu
LAMPUHYANG Vol 11 No 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu STKIP Agama Hindu Amlapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47730/jurnallampuhyang.v11i1.185

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan teks lagu pop Raja Pala berdasarkan paradigm formal. Hasil kajian teks atau studi pustaka ini dapat memberikan gambaran dan sekaligus sebagai pengembangan paradigma wacana berdasarkan pandangan formal. Hasil pengkajian ini menemukan bahwa kajian bentuk dari wacana lagu pop Bali Raja Pala adalah kajian bahasa dan stilistika. Kajian bahasa mengacu pada anggah-ungguhing basa Bali. Pemakaian anggah-ungguhing basa dalam wacana ini adalah basa Alus. Kajian stilistika mengacu pada penggunaan gaya bahasa yang ada pada wacana lagu pop Bali Raja Pala. Adapun beberapa gaya bahasa yang terdapat pada wacana lagu pop Bali Raja Pala adalah gaya bahasa repetisi, gaya bahasa metafora dan gaya bahasa hiperbola. Hasil ini selanjutnya dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran wacana berbahasa Bali.