JPM (Jurnal Pendidikan Modern)
JPM (Jurnal Pendidikan Modern) is a journal published by the Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Modern Ngawi, Indonesia.
JPM (Jurnal Pendidikan Modern) encompasses research articles, original research report, reviews, and scientific commentaries in education. The journal publishes a broad range of papers from all branches of education and individual or group learning relating to education.
Articles
187 Documents
Pengaruh Penggunaan Pendekatan Teams Games Tournament (TGT) Terhadap Kemampuan Menyusun Kalimat Bahasa Indonesia
Uci Ulfa Nur Afifah
Jurnal Pendidikan Modern Vol 6 No 1 (2020): Edisi September
Publisher : STKIP Modern Ngawi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37471/jpm.v6i1.115
Keberhasilan pembelajaran Bahasa Indonesia yang dilaksanakan di kelas dapat diindikasikan dari model pembelajaran tersebut. Salah satu model pembelajaran yang dapat mengarahkan siswa untuk mampu mengidentifikasi permasalahan, mencari pemecahan, menyimpulkan hasil serta mempresentasikannya sehingga mencapai prestasi belajar yang maksimal adalah model pembelajaran kooperatif Teams Games Tournament (TGT). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) terhadap kemampuan menyusun kalimat Bahasa Indonesia siswa kelas V SD Al- Azhar Kedunggalar. Penelitian dilaksanakan di SD Al-Azhar Kedunggalar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen. Populasi yang menjadi sasaran penelitian ini adalah siswa kelas V SD Al-Azhar Kedunggalar yang berjumlah 32 siswa. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik Quantum Sample. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan beberapa uji, yang meliputi uji normalitas data, uji homogenitas data, dan uji anava. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan tingkat menyusun kalimat dengan menggunakan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) kelas V SD Al-Azhar Kedunggalar. Berdasarkan simpulan hasil penelitian tersebut, peneliti menyampaikan saran kepada siswa agar mempertahankan dan meningkatkan prestasi belajar dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia, dengan memanfaatkan dan memaksimalkan pembelajaran dengan penerapan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT). Guru sebaiknya menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT sebagai salah satu alternatif pembelajaran Bahasa Indonesia selanjutnya. Hendaknya kepala sekolah mampu berkoordinasi dengan guru agar berbagai permasalahan yang terjadi dalam pelaksanaan pembelajaran di sekolah bisa segera teratasi.
Penggunaan Alat Peraga Sebagai Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Dalam Penguasaan Materi Pembelajaran Matematika
Hardik Susilo
Jurnal Pendidikan Modern Vol 6 No 1 (2020): Edisi September
Publisher : STKIP Modern Ngawi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37471/jpm.v6i1.118
Untuk bisa mempelajari matematika dengan baik, kita perlu mengerjakannya yakni menggambarkan sesuatu dengan cara sendiri, menunjukkan contohnya, mencoba mempraktekkannya. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan sebanyak 3 putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu : rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi dan revisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Karangtengah Prandon 2 dengan jumlah siswa 8 laki-laki dan 6 perempuan dengan tujuan meningkatkan prestasi belajar siswa. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, data aktivitas siswa dalam pembelajaran serta data pengelolaan pembelajaran. Dari hasil analisis di dapat bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus II yaitu rata-rata nilai disiklus I : 7,0 dengan prosentase ketuntasan belajar hanya 70,6 %. Sedangkan nilai rata-rata disiklus II : 8,1 dengan prosentase ketuntasan belajar 81,47%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penggunaan alat peraga dapat berpengaruh positif terhadap motivasi siswa kelas IV SDN Karangtengah Prandon 2, serta metode ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran Matematika di SD
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Melalui Model Cooperative Learning Dengan Media Proyeksi LCD Pada Keterampilan Mendengarkan
R Wiwik Sulistiyani
Jurnal Pendidikan Modern Vol 6 No 1 (2020): Edisi September
Publisher : STKIP Modern Ngawi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37471/jpm.v6i1.119
Setelah diadakan observasi di kelas V SDN Karangtengah 4 ditemukan permasalahan hasil ulangan formatif mata pelajaran Bahasa Indonesia pada keterampilan mendengarkan masih ada 50 % siswa yang nilainya di bawah KKM yaitu 70. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis cara meningkatkan hasil belajar kelas V SDN Karangtengah 4 pada keterampilan mendengarkan melalui model cooperative learning dengan media proyeksi LCD. Penelitian ini dilaksanakan di kelas V SDN Karangtengah 4 Kecamatan Ngawi Kabupaten Ngawi. Dengan sasaran mata pelajaran Bahasa Indonesia. Rencana perbaikan pembelajaran ini menggunakan PTK. Hasil dari penelitian ini adalah meningkatnya hasil belajar siswa kelas V SDN Karangtengah 4 setelah diterapkan model cooperative learning dan media proyeksi LCD dalam pembelajaran, dari pra siklus yang mendapat 50 % kemudian siklus 1 73 % lalu siklus 2 100 %. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan model cooperative learning dan media proyeksi LCD dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN Karangtengah 4 Kecamatan Ngawi pada keterampilan mendengarkan.
Analisis Model Pembelajaran SQ3R Dalam Meningkatkan Membaca Pemahaman Siswa SD
Dwi Hilana Yesika;
Fitroh Setyo Putro Pribowo;
Kunti Dian Ayu Afiani
Jurnal Pendidikan Modern Vol 6 No 1 (2020): Edisi September
Publisher : STKIP Modern Ngawi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37471/jpm.v6i1.122
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan model pembelajaran Survey, Question, Read, Recite, Review (SQ3R) guna meningkatan membaca pemahaman siswa. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan menggunakan metode meta analisis. Penelitian ini diawali dengan merumuskan masalah penelitian, mencari data atau jurnal yang relevan untuk dilakukan analisis. Dari penelusuran diperoleh hasil data penelitian 10 artikel yang relevan. Yaitu 8 artikel Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan 2 artikel kuantitatif (eksperimen). Pada Penelitian Tindakan Kelas (PTK) diperoleh hasil rata-rata ketuntasan hasil belajar sebesar 87,71 %. Sedangkan pada penelitian kuantitatif (eksperimen) didapatkan hasil bahwa SQ3R berpengaruh terhadap membaca pemahaman siswa dibuktikan dengan hasil uji t kedua penelitian dengan skor t1 = 2,212, t2 = 6, 29 dengan diperoleh rata-rata 4,251 sehingga disimpulkan bahwa nilai t hitung > t tabel. Jadi dapat disimpulkan pemakaian model pembelajaran SQ3R berhasil meningkatkan belajar siswa.
Efek Implementasi Tgfu (Teaching Game For Understanding) Terhadap Peningkatan Keterampilan Bermain Bolavoli
Aba Sandi Prayoga;
Andri Arif Kustiawan
Jurnal Pendidikan Modern Vol 6 No 1 (2020): Edisi September
Publisher : STKIP Modern Ngawi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37471/jpm.v6i1.124
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui 1. Keefektifan aplikasi implementasi Teaching Game for Understanding (TGfU) dalam mengajarkan keterampilan bermain bolavoli. 2. Membandingkan implementasi Teaching Game for Understanding (TGfU) dengan pembelajaran Konvensional terhadap peningkatan keterampilan bermain bolavoli pada siswa kelas X SMK Modern Ngawi. Penelitiani ini merupakan penelitian eksperimen kuasi (PEK). Penelitian dilaksanakan dengan desain Pretest-Postesti NonEquivalent Control Group. Subjek penelitian adalah siswa kelas X SMK Modern Ngawi yang berjumlah 40 siswa. Dalam penelitian ini terdapat dua kelompok, yaitu kelompok kontrol sebanyak 20 siswa dan kelompok eksperimen sebanyak 20 siswa. Teknik pengumpulan data dengan tes keterampilan bolavoli Strand and Wilson. (1993: 136-141), tes membuat keputusan taktik dan pelaksanaan keterampilan yaitu dengani GPAI (Game Performance Assesment Instrument) dan lembar observasi atau lembar pengamatan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut: (1) Dari analisis perbandingan ketuntasan belajar untuk hasil skor posttest dalam kelompok eksperimen ada 18 siswa yang tuntas, sedangkan dalam kelompok kontrol hanya ada 14 siswa dari 20 siswa. Dengan demikian maka TGfU efektif untuk membelajarkan keterampilan bermain bolavoli. Dari segi produk, atau peningkatan keterampilan bermain bolavoli juga menunjukan bahwa pembelajaran bolavoli dengan penerapan TGfU lebih baik dari pada secara konvensional. Berdasarkan hasil uji kesamaan dan uji kesejajaran ternyata dua model regresi linier tidak sama, namun sejajar. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan hasil peningkatan keterampilan bermain bolavoli antara pendekatan TGfU dengan pendekatan konvensional. Dari ratarata hasil tes akhir siswa yang belajar dengan pendekatan TGfU adalah 163 sedangkan rata-rata test akhir siswa yang belajar dengan pendekatan konvensional adalah 159. Hal ini menunjukkan bahwa hasil peningkatan keterampilan bermain bolavoli dengan pendekatan TGfU lebih baik dibanding pendekatan konvensional.
Efektifitas Small Group Discussion Dengan Model Problem Based Learning Dalam Pembelajaran Di Masa Pandemi Covid-19
Sofyan Susanto
Jurnal Pendidikan Modern Vol 6 No 1 (2020): Edisi September
Publisher : STKIP Modern Ngawi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37471/jpm.v6i1.125
Pandemi Covid-19 menyebabkan dampak yang luar biasa terhadap seluruh aspek kehidupan terutama dalam bidang pendidikan. Dampak nyata dalam bidang pendidikan adalah terhalangnya pembelajaran tatap muka dikarenakan pembatasan sosial berskala besar dan social distancing yang dihimbaukan oleh pemerintah. Hal tersebut mempengaruhi proses pembelajaran yang semula tatap muka menjadi pembelajaran daring. Masalah yang timbul adalah kebutuhan akan jaringan internet dan paket data yang memadai, selain itu kualitas pembelajaran yang belum didukung dengan perangkat yang mencukupi mengakibatkan menurunnya minat belajar siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah mgengetahui tingkat efektifitas Small Group Discussion dengan model Problem Based Learning dalam pembelajaran di masa pandemi Covid-19.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan deskriptif kualitatif. Subyek dari penelitian ini adalah siswa Sekolah Dasar kelas 4, 5, dan 6 dengan jumlah 30 orang dengan instrumen penelitian berupa angket dan lembar observasi.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa 94% siswa memberikan respon positif dengan adanya sistem pembelajaran Small Group Discussion dengan model Problem Based Learning. Mereka merasa terbantu dengan sistem pembelajaran ini dan minat belajar mereka meningkat. Dari analisis data, tingkat efektifitas menunjukkan 96%. Kesimpulannya, pembelajaran dengan metode Small Group Discussion dengan model Problem Based Learning dinyatakan efektif sebagai metode pembelajaran di masa pandemi Covid-19
Implementasi Pembelajaran Kooperatif Think Pair Share Guna Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Sosiologi
Hamsah
Jurnal Pendidikan Modern Vol 6 No 2 (2021): Edisi Januari
Publisher : STKIP Modern Ngawi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37471/jpm.v6i2.189
Classroom antion research is a study consisting of 2 cycles and 4 stages (planning, action, observation and reflection). Each cycle held 4 meeting in class X IPS, SMA Negeri I Lappariaja Bone Regency with 39 students, 19 boys and 20 girls. This study aims to improve the sociology learning outcomes of the subject of social values and norms by implementing think pair share cooperative learning model. The results of the quantitative analysis show that: (1) The learning outcomes of students in the first cycle are in the medium category with an average score of 65 from the ideal score of 100 with a standard deviation of 10 from the total number of students who complete learning as much as 13 and reach a percentage of 33.3% completeness. (2) Student learning outcomes in cycle II are in the high category with an average score of 79 of the ideal score of 100 with a standard deviation of 9 and the number of students who complete learning is 37 and reaches a percentage of 94.9% completeness. The results of the qualitative analysis describe changes in student attitudes, attendance levels, student activeness and interest during the learning process
Pendekatan Model Discovery Learning dalam Keterampilan Teknik Shooting Permainan Bola Basket
Ali Munir;
Arief Nur Wahyudi;
Aba Sandi Prayoga
Jurnal Pendidikan Modern Vol 6 No 2 (2021): Edisi Januari
Publisher : STKIP Modern Ngawi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37471/jpm.v6i2.190
Belajar mengajar merupakan salah satu tujuan dari undang-undang dasar 1945 yang tercantum pada alinea ke-4 yakni “Mencerdaskan Kehidupan bangsa” di mana sebuah pembelajaran ini sangat penting bahkan menjadi suatu landasan dari undang-undang nomor 20 tahun 2003 yang terdapat pada pasal 1 ayat (18) dengan tercantumnya pengertian Wajib Belajar. Akan tetapi hasil daripada observasi di beberapa sekolah swasta maupun negeri ini masih banyak kurangnya interaksi yang baik antara guru dengan siswa karena faktor dari media/model pembelajaran bola basket yang monoton dan sarana prasarana yang sangat minim. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Sehingga dengan adanya model pembelajaran berbasis discovery learning ini dapat membantu siswa untuk berperan aktif mencari edukasi ide-ide yang kreatif dan menarik di dalam permaian bola basket serta dapat membuat sumber pembelajaran yang tidak membosankan dikala sarana prasarana yang minim, seperti memadukan antara teknik shooting dengan nama-nama hewan serta membantu siswa untuk meningkatkan keterampilan teknik shooting dalam permainan bola basket.
Pengembangan Model Latihan Kombinasi Berbasis Media Flip Book Maker Pada Pemain Sepak Bola Tingkat Intermediate
Januar Santoso;
Jeane Betty Kurnia Jusuf;
Rudiman;
Indiana Nawang Yuli Safitri;
Wasiatul Aqmaliah;
Julianur;
Nanda Alfian Mahardhika
Jurnal Pendidikan Modern Vol 6 No 2 (2021): Edisi Januari
Publisher : STKIP Modern Ngawi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37471/jpm.v6i2.198
Tujuan pengembangan model latihan kombinasi berbasis media flip book maker pada pemain sepak bola tingkat intermediate ini adalah untuk menghasilkan produk model Latihan drill yang efektif untuk meningkatkan kemampuan teknik sepak bola. Penelitian pengembangan (research and development) adalah jenis penelitian ini. Adapun 10 tahap tersebut di jelaskan dalam 4 tahapan, yaitu Studi pendahuluan, Pengembangan Produk, Pelaksanaan uji coba, dan Uji efektivitas produk dengan eksperimen. Teknik pengumpulan data berupa: wawancara, untuk data studi pendahuluan, questionair uji ahli dan subjek penelitian, tes untuk keterampilan teknik dasar sepak bolanya, dan observasi data catatan lapangan dan evaluasi produk. Teknik analisis data yang digunakan ada dua yaitu pendekatan kualitatif dan pendekatan kuantitatif. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa pada tes akhir terlihat rata-rata (mean) untuk kelompok kontrol adalah 210,67 dan untuk kelompok sampel adalah 222,08, artinya bahwa rata-rata nilai Kemampuan tekhnik dasar kelompok sampel lebih tinggi daripada rata-rata nilai kemampuan kelompok kontrol pada saat test akhir. Hasil Uji T menunjukkan sig 0.226 atau < 0.05, maka dapat disimpulkan tidak ada perbedaan kemampuan yang signifikan antara hasil kemampuan kelompok kontrol dengan kelompok sampel pada test akhir
Penggunaan Video Pembelajaran Berbasis Aplikasi Bandicam pada Mata Kuliah Teori Graf Untuk Meningkatkan Kemampuan Abstraksi Mahasiswa
Heri Cahyono
Jurnal Pendidikan Modern Vol 6 No 2 (2021): Edisi Januari
Publisher : STKIP Modern Ngawi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37471/jpm.v6i2.205
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan penggunaan video pembelajaran berbasis aplikasi bandicam pada pembelajaran daring pada mata kuliah teori graf. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen, yaitu dengan mengambil dua kelompok yang dijadikan sampel penelitian. Kelompok pertama diberikan pembelajaran dengan pembelajaran daring yang diberikan video yang bebasis aplikasi bandicam, dan kelompok yang kedua diberikan pembelajaran daring tanpa menggunakan video pembelajaran berbasis aplikasi bandicam pada mata kuliah teori graf. Penelitian ini dilakukan di STKIP Modern Ngawi Kecamatan Ngawi Kabupaten Ngawi dengan jumlah sampel 18 mahasiswa, dengan pembagian 9 mahasiswa sebagai kelas eksperimen dan 9 mahasiswa sebagai kelas control. Uji yang digunakan pada penelitian ini adalah uji-t dengan uji prasyarat uji nomalitas dan homogenitas pada kedua kelompok sampel. Hasil penelitian ini adalah rata-rata kelas eksperimen 85,35 dan kelas kontrol 64,80. Berdasarkan hasil uji hipotesis dengan uji-t dan α= 5% diperoleh tobs = 1,187 dan ttabel = 1,645 sehingga DK= {t│t< -1,960 atau t>1,960}. Simpulan uji hipotesis adalah H0 ditolak maka kesimpulannya, kemampuan abstraksi mahasiswa pada mata kuliah teori graf menggunakan video pembelajaran berbasis aplikasi bandicam lebih baik daripada pembelajaran daring tanpa video pembelajaran berbasis aplikasi bandicam.