cover
Contact Name
Farid Helmi Setyawan
Contact Email
faridhelmi@stkipmodernngawi.ac.id
Phone
+6282244602919
Journal Mail Official
jpm@stkipmodernngawi.ac.id
Editorial Address
Jl. Ir. Soekarno No. 4 Kabupaten Ngawi, Jawa Timur 63214
Location
Kab. ngawi,
Jawa timur
INDONESIA
JPM (Jurnal Pendidikan Modern)
ISSN : 24601225     EISSN : 2580099X     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
JPM (Jurnal Pendidikan Modern) is a journal published by the Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Modern Ngawi, Indonesia. JPM (Jurnal Pendidikan Modern) encompasses research articles, original research report, reviews, and scientific commentaries in education. The journal publishes a broad range of papers from all branches of education and individual or group learning relating to education.
Articles 195 Documents
Problematika Keterlambatan Bicara dan Gagap Pada Anak Usia 6 Tahun Elisa Rahayu; Intan Widyaningsih; Bayu Adi Laksono
Jurnal Pendidikan Modern Vol 5 No 2 (2020): Edisi Januari
Publisher : STKIP Modern Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37471/jpm.v5i2.73

Abstract

Keterlambatan Bicara (Speech Delay) dan Gagap yang dialami anak adalah dimana anak sulit mengekspresikan keinginan atau perasaan pada orang lain. Anak juga mengalami gagap, mengulang suara/suku kata terutama di awal, bicara gagap juga terdengar sebagai perpanjangan suara. Masalah keterlambatan bicara pada anak adalah masalah yang cukup serius yang harus segera ditangani karena keterlambatan bicara merupakan salah satu penyebab gangguan perkembangan yang paling sering ditemukan pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ciri problematika dan masalah yang dihadapi serta faktor-faktor yang mempengaruhi keterlambatan bicara pada anak dan juga perlakuan yang diberikan oleh orang tua dan lingkungan dalam rangka menanggapi permasalahan ini. Penelitian ini tergolong jenis penelitian kualitatif dikarenakan untuk mendapatkan data maka peneliti harus turun kelapangan dan berada disana serta berbaur dengan subjek penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini ialah observasi, wawancara dan dokumentasi. Narasumber dalam penelitian ini yaitu pihak keluarga, masyarakat dan guru kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa problematika anak sulit untuk berbicara lancar, anak mengalami gagap, lebih suka menyendiri, anak tidak banyak berbicara (pendiam). Keadaan Keluarga Anak, karena kedua orangtua sibuk bekerja dapat mengakibatkan pola asuh serta perkembangan anak terganggu terutama perkembangan bahasa anak. Keadaan Lingkungan anak, yaitu tempat tinggal juga mempengaruhi perkembangan bahasa anak.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Cooperative Integrated Reading And Composition (Circ) Terhadap Kemampuan Menyelesaikan Soal Cerita Matematika Kelas V Nurul Khasanah; Djoko Hari Supriyanto; Sofyan Susanto
Jurnal Pendidikan Modern Vol 5 No 2 (2020): Edisi Januari
Publisher : STKIP Modern Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37471/jpm.v5i2.74

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Cooperative Integrated Reading and Composition terhadap kemampuan menyelesaikan soal cerita matematika kelas V. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan menggunakan Quasi Eksperimental Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Jatigembol 5 sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas V SDN Pelanglor 4 sebagai kelas kontrol dengan jumlah sampel masing-masing kelas adalah 12 siswa. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan sampling purposive sedangkan teknik pengumpulan data yaitu dengan tes, kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi uji validitas menggunakan Microsoft Excel, uji reliabilitas menggunakan Microsoft Excel, uji normalitas menggunakan Kolmogorov Smirnov pada SPSS 16, uji homogenitas menggunakan ANOVA pada SPSS 16 dan uji hipotesis menggunakan uji independent t-test dengan bantuan SPSS 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) terhadap kemampuan menyelesaikan soal cerita matematika kelas V, dimana dari analisis uji t-tes diperoleh hasil thitung < ttabel (0,027 < 0,05) ini berarti sesuai dengan dasar pengambilan keputusan yaitu jika nilai signifikansi atau sig.(2-tailed) < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Hal tersebut dilihat dari nilai pretest dan posttest kedua kelas yaitu nilai kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Alasan utama yang menjadikan penelitian ini berhasil adalah dengan diterapkannya model CIRC pada kelas eksperimen tingkat kemampuan dan pemahaman siswa untuk menyelesaikan soal cerita lebih baik.
Kemudahan Eliminasi Miskonsepsi Ikatan Kimia pada Siswa dengan Efikasi diri yang Berbeda Septyadi David Eka Aryungga; Farida Hannum
Jurnal Pendidikan Modern Vol 5 No 2 (2020): Edisi Januari
Publisher : STKIP Modern Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37471/jpm.v5i2.75

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui sebaran efikasi diri siswa dan (2) mengetahui kemudahan eliminasi miskonsepsi pada siswa dengan efikasi yang berbeda. Rancangan penelitian ini adalah deskriptif. Subjek penelitian adalah kelas X Sains 1 dan X Sains 4 SMA Trensains Tebuireng Jombang yang berjumah 44 siswa. Data penelitian adalah sebaran tingkat efikasi diri siswa, eliminasi miskonsepsi pada efikasi diri yang berbeda, dan Eliminasi Miskonsepsi pada Efikasi Diri yang Berbeda pada Masing-Masing Miskonsepsi. Identifikasi miskonsepsi siswa menggunakan Three-Tier Diagnostic Test Ikatan Kimia (TDTIK). Tingkat efikasi diri siswa diukur menggunakan SELP. SELP sendiri merupakan bagian dari Motivated Strategies for Learning Questionnaire (MSLQ) yang dikembangkan oleh Pintrich, dkk. (1991). Data penelitian yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Kemudahan eliminasi miskonsepsi diidentifikasi berdasarkan penurunan jumlah miskonsepsi yang terjadi. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: pertama, sebaran tingkat efikasi diri siswa kelas X SMA adalah 25,0% siswa di tingkat rendah, 50,0% siswa di tingkat sedang , dan 25,0% siswa di tingkat tinggi; kedua, eliminasi miskonsepsi lebih mudah dilakukan pada siswa yang telah mencapai tingkat operasi formal dibandingkan siswa dengan tingkat konkret
Penggunaan Alat Bantu Pembelajaran Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pointing Petanque Pada Peserta Didik Kelas V SDN Teguhan 1 Ngawi Ardi Widyastomo; Salman Al Faresi
Jurnal Pendidikan Modern Vol 5 No 2 (2020): Edisi Januari
Publisher : STKIP Modern Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37471/jpm.v5i2.76

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar Pointing Petanque peserta didik kelas V SDN Teguhan 1 Ngawi Tahun Ajaran 2019. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan menggunakan 1 siklus. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas V SDN Teguhan 1 Ngawi Tahun Ajaran 2019 berjumlah 44 peserta didik. Sumber data adalah peserta didik, guru beserta peneliti. Teknik pengumpulan data adalah dengan observasi dan tes. Validitas data dengan menggunaka teknik triangulasi data. Teknik analisis data menggunakan teknik kualitatif dengan menggunakan teknik presentase dalam proses pembelajaran. Dalam siklus 1 terjadi kecapaian yang bagus untuk penelitian tindakan kelas ini. Hasil penelitian menunjukkan dari kondisi awal ke siklus I supaya terjadi ketuntasan yang baik. Ketercapaian ketuntasan hasil belajar passing bawah siklus I sebesar 48,48% atau 16 dari 33 peserta didik. Kesimpulan penelitian ini mengacu dengan alat bantu pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar Pointing Petanque peserta didik kelas V SDN Teguhan 1 Ngawi Tahun Ajaran 2019.
Efektivitas Model Pembelajaran Problem Open Ended dan Talking Stick Terhadap Prestasi Belajar Matematika Pada Materi Himpunan Ditinjau Dari Motivasi Belajar Siswa Heri Cahyono; Lia Septy Nirawati; Anugrah Salsabila
Jurnal Pendidikan Modern Vol 5 No 2 (2020): Edisi Januari
Publisher : STKIP Modern Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37471/jpm.v5i2.77

Abstract

Pendidikan di sekolah sekarang ini harus mendapat perhatian yang serius, karena sebagian besar nilai siswa masih perlu ditingkatkan. Masalah yang sering dihadapi siswa adalah kurangnya pemahaman pada materi pembelajaran. Problem Open Ended dan Talking Stick merupakan model pembelajaran yang dapat dijadikan alternatif untuk mengatasi masalah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) manakah model pembelajaran yang lebih baik dengan model Problem Open Ended atau dengan Talking Stick terhadap prestasi belajar siswa pada materi himpunan, (2) manakah yang memberikan prestasi belajar matematika siswa lebih baik antara siswa yang motivasinya tinggi, siswa yang motivasinya sedang, dan siswa yang motivasinya rendah pada pembelajaran matematika materi himpunan, (3) apakah ada interaksi antara model pembelajaran Problem Open Ended dan model Talking Stick dengan motivasi siswa tinggi, sedang, maupun rendah terhadap prestasi belajar matematika siswa pada materi himpunan. Pada penelitian ini, metode yang digunakan adalah metode eksperimen dan jenisnya adalah penelitian kuantitatif. Data yang digunakan diperoleh dengan menggunakan metode tes dan metode dokumentasi. Metode pengumpulan data menggunakan metode tes untuk memperoleh data prestasi belajar matematika dan angket untuk memperoleh data motivasi belajar siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji anava dua jalan dengan sel tak sama. Hasil uji hipotesis dengan uji anava (α = 0,05) menunjukkan bahwa (1) tidak terdapat perbedaan efek antar baris terhadap variabel terikat (Fobs = 0,265 dan Fα = 4,076), (2) terdapat perbedaan efek antar kolom terhadap variabel terikat (Fobs = 5,43 dan Fα = 3,22), (3) tidak ada interaksi antara baris dan kolom terhadap variabel terikat (Fobs = 0,39 dan Fα = 3,22). Kesimpulan dari hasi penelitian ini adalah (1) prestasi belajar matematika siswa yang diajar dengan model pembelajaran Problem Open Ended tidak berbeda dengan siswa yang diajar dengan model pembelajaran Talking Stick pada pembelajaran matematika materi himpunan, (2) prestasi belajar matematika siswa yang motivasinya tinggi lebih baik dari pada siswa yang motivasinya sedang dan rendah, siswa yang motivasinya sedang sama baiknya dengan siswa yang motivasinya rendah pada pembelajaran matematika materi himpunan. (3) tidak ada interaksi antara model pembelajaran Problem Open Ended dan Talking Stick dengan motivasi tinggi, sedang, maupun rendah terhadap prestasi belajar matematika siswa pada materi himpunan
Budaya Sekolah Menghafal Perkalian dan Membaca Buku Non Pelajaran Sebagai Peningkatan Literasi di Sekolah Dasar Shiti Khairunisa; Rodhiyah Dwi Agustin
Jurnal Pendidikan Modern Vol 5 No 3 (2020): Edisi Mei
Publisher : STKIP Modern Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37471/jpm.v5i3.89

Abstract

Budaya sekolah di maknai dengan tradisi sekolah yang tumbuh dan berkembang sesuai dengan spirit dan nilai-nilai yang dianut di sekolah, artinya budaya sekolah ini berisi kebiasaan-kebiasaan yang disepakati bersama untuk di jalankan dalam waktu yang lama. Jika kebiasaan positif ini sudah membudaya, maka nilai-nilai karakter yang diharapkan akan terbentuk.Pada penelitian ini kami menggunakan jenis penelitian deskriptif untuk memperoleh gambaran mengenai budaya sekolah di SDN Mangunharjo 4. Sumber data yang kami peroleh yang pertama dari hasil wawancara dengan kepala sekolah, pengawas sekolah, guru dan tenaga kependidikan, dan siswa. Kedua hasil pengamatan di lapangan dengan keadaan lingkungan dan budaya yang ada di SDN Mangunharjo 4. Dari hasil pengamatan dan wawancara dengan kepala sekolah, pengawas sekolah, guru dan tenaga kependidikan, dan siswa kami dapat mengetahui implementasi budaya sekolah menghafal perkalian dan membaca buku non pelajaran di SDN Mangunharjo 4, sikap dan nilai-nilai setelah menerapkan budaya sekolah tersebut, manfaat dan tujuan, serta permasalahan atau pun kendala yang sering terjadi saat implementasi budaya sekolah tersebut. Sehingga kami berharap budaya ini dapat menjadi inprirasi untuk diterapkan di sekolah lain.
Budaya Sekolah Menghafal Perkalian dan Membaca Buku Non Pelajaran Sebagai Peningkatan Literasi di Sekolah Dasar Khairunisa, Shiti; Agustin, Rodhiyah Dwi
Jurnal Pendidikan Modern Vol 5 No 3 (2020): Edisi Mei
Publisher : STKIP Modern Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37471/jpm.v5i3.89

Abstract

Budaya sekolah di maknai dengan tradisi sekolah yang tumbuh dan berkembang sesuai dengan spirit dan nilai-nilai yang dianut di sekolah, artinya budaya sekolah ini berisi kebiasaan-kebiasaan yang disepakati bersama untuk di jalankan dalam waktu yang lama. Jika kebiasaan positif ini sudah membudaya, maka nilai-nilai karakter yang diharapkan akan terbentuk.Pada penelitian ini kami menggunakan jenis penelitian deskriptif untuk memperoleh gambaran mengenai budaya sekolah di SDN Mangunharjo 4. Sumber data yang kami peroleh yang pertama dari hasil wawancara dengan kepala sekolah, pengawas sekolah, guru dan tenaga kependidikan, dan siswa. Kedua hasil pengamatan di lapangan dengan keadaan lingkungan dan budaya yang ada di SDN Mangunharjo 4. Dari hasil pengamatan dan wawancara dengan kepala sekolah, pengawas sekolah, guru dan tenaga kependidikan, dan siswa kami dapat mengetahui implementasi budaya sekolah menghafal perkalian dan membaca buku non pelajaran di SDN Mangunharjo 4, sikap dan nilai-nilai setelah menerapkan budaya sekolah tersebut, manfaat dan tujuan, serta permasalahan atau pun kendala yang sering terjadi saat implementasi budaya sekolah tersebut. Sehingga kami berharap budaya ini dapat menjadi inprirasi untuk diterapkan di sekolah lain.
SARKASME PADA POST-LITERASI DAN PRA-LITERASI DALAM MEDIA YOUTUBE (KANAL GAME ONLINE) Nur Dwi Sukmono
Jurnal Pendidikan Modern Vol 5 No 3 (2020): Edisi Mei
Publisher : STKIP Modern Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37471/jpm.v5i3.90

Abstract

Kesantunan berbahasa merupakan aspek terpenting dalam berkomunikasi, terutama dalam komunikasi visual. Popularitas ujaran teridentifikasi mampu mengubah skala komunikasi peserta tutur pada kehidupan bermasyarakat secara langsung. Salah satu bentuk pembelajaran ujaran kebahasaan adalah melalui media praliterasi dan postliterasi. Salah satu media yang berjalan secara bersamaan adalah Youtube. Pergeseran budaya praliterasi dan postliterasi mengubah ketertarikan bahan bacaan mereka. Artikel ini menggambarkan tentang pelanggaran-pelanggaran kesantunan berbahasa pada praliterasi (lisan) dan postliterasi (pascatulis). Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan mengambil data sebanyak mungkin dari video Youtube yang terdapat pada kanal gaming yang selalu menjadi tranding. Ditemukan enam akun pemilik kanal gaming yang terbukti melakukan enam jenis pelanggaran kesantunan berbahasa.
SARKASME PADA POST-LITERASI DAN PRA-LITERASI DALAM MEDIA YOUTUBE (KANAL GAME ONLINE) Sukmono, Nur Dwi
Jurnal Pendidikan Modern Vol 5 No 3 (2020): Edisi Mei
Publisher : STKIP Modern Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37471/jpm.v5i3.90

Abstract

Kesantunan berbahasa merupakan aspek terpenting dalam berkomunikasi, terutama dalam komunikasi visual. Popularitas ujaran teridentifikasi mampu mengubah skala komunikasi peserta tutur pada kehidupan bermasyarakat secara langsung. Salah satu bentuk pembelajaran ujaran kebahasaan adalah melalui media praliterasi dan postliterasi. Salah satu media yang berjalan secara bersamaan adalah Youtube. Pergeseran budaya praliterasi dan postliterasi mengubah ketertarikan bahan bacaan mereka. Artikel ini menggambarkan tentang pelanggaran-pelanggaran kesantunan berbahasa pada praliterasi (lisan) dan postliterasi (pascatulis). Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan mengambil data sebanyak mungkin dari video Youtube yang terdapat pada kanal gaming yang selalu menjadi tranding. Ditemukan enam akun pemilik kanal gaming yang terbukti melakukan enam jenis pelanggaran kesantunan berbahasa.
PENGARUH RIWAYAT PELATIHAN TERHADAP KREATIVITAS GURU DALAM MERANCANG MEDIA PEMBELAJARAN sumiatun sumiatun
Jurnal Pendidikan Modern Vol 5 No 3 (2020): Edisi Mei
Publisher : STKIP Modern Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37471/jpm.v5i3.91

Abstract

Riwayat pelatihan yang diikuti oleh pendidik mempengaruhi kreativitas dalam merancang media pembelajaran.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pelatihan-pelatihan yang pernah diikuti oleh pendidik dapat mempengaruhi kreativitas dalam merancang media pembelajaran yang ada di Kecamatan Ngraho Kabupaten Bojonegoro.penelitian ini menggunakan metode Kuantitatif Statistik Inferensial dengan jumlah sampel 30 orang pendidik yang diinterview.Pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan angket yang diperoleh dari kuisioner kepada responden (pendidik diKecamatan Ngraho,Kabupaten Bojonegoro).Hasil dari penelitian ini adalah menunjukkan bahwa riwayat pelatihan mempengaruhi kreatiivitas dalam merancang media pembelajaran di Kecamatan Ngraho Kabupaten Bojonegoro termasuk dalam kategori baik dengan hasil presentase 87% dari 30 orang pendidik.

Page 6 of 20 | Total Record : 195