cover
Contact Name
Yoga Tri Adhi
Contact Email
yogatriadhi@ulm.ac.id
Phone
+6289654539797
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Komplek Unlam, Jl. Brigjen H. Hasan Basri No.87, Pangeran, Kec. Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan 70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
JURNAL TUGAS AKHIR MAHASISWA
ISSN : -     EISSN : 26562022     DOI : -
Arah riset yang dilakukan antara lain menyentuh ranah kebahasaan, kesastraan, keterampilan berbahasa, serta bahasa dan sastra Indonesia secara umum.
Articles 202 Documents
EKSISTENSI PEREMPUAN DALAM NOVEL SUNYI DI DADA SUMIRAH KARYA ARTIE AHMAD BERDASARKAN FEMINISME EKSISTENSIALIS SIMONE DE BEAUVOIR: THE EXISTENCE OF WOMEN IN THE NOVEL SUNYI DI DADA SUMIRAH BY ARTIE AHMAD BASED ON SIMONE DE BEAUVOIR'S EXISTENTIALIST FEMINISM Juraidah; Taqwiem, Ahsani; Alfianti, Dewi
LOCANA Vol. 6 No. 2 (2023): JURNAL LOCANA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jlc.v6i2.156

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk feminisme eksistensialis Simone de Beauvoir dalam novel Sunyi di Dada Sumirah karya Artie Ahmad. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa novel Sunyi di Dada Sumirah karya Artie Ahmad memperlihatkan bahwa bentuk feminisme eksistensialis Simone de Beauvoir dapat membawa perempuan pada kesadaran akan hak mereka dalam konteks kemanusiaan yang lebih luas. Bentuk perlawanan sebagai wujud eksistensi tiga tokoh utama sunyi, Sumirah, dan Suntini, menunjukkan sosok perempuan yang tangguh dan memiliki semangat untuk memperjuangkan eksistensinya meskipun dihadapkan pada berbagai bentuk ketidakadilan. Bentuk perlawanan sebagai wujud eksistensi tersebut terlihat dari tiga tokoh yakni dengan perlawanan terhadap diskriminasi gender, perlawanan terhadap patriarki, dan berusaha menjadikan diri sebagai kaum intelektual. Novel Sunyi di Dada Sumirah menggambarkan betapa pentingnya kesetaraan gender dan keadilan sosial dalam masyarakat. This research aims to describe the form of Simone de Beauvoir's existentialist feminism in the novel Sunyi di Dada Sumirah by Artie Ahmad. The method used in this research is descriptive qualitative. The results of this study show that the novel Sunyi di Dada Sumirah by Artie Ahmad shows that Simone de Beauvoir's form of existentialist feminism can bring women to an awareness of their rights in a broader human context. The form of resistance as a form of existence of the three main characters, Sunyi, Sumirah, and Suntini, shows the figure of a woman who is tough and has the spirit to fight for her existence despite being faced with various forms of injustice. The form of resistance as a form of existence can be seen from the three characters, namely by resistance to gender discrimination, resistance to patriarchy, and trying to make themselves as intellectuals. The novel Sunyi di Dada Sumirah illustrates the importance of gender equality and social justice in society.
EUFEMISME DALAM WACANA BERITA KEKERASAN SEKSUAL PADA PORTAL BERITA DARING KANALKALIMANTAN. COM: EUPHEMISM IN SEXUAL VIOLENCE NEWS DISCOURSE ON THE ONLINE NEWS PORTAL KANALKALIMANTAN.COM Deviyanti; Fatah Yasin, Mohammad
LOCANA Vol. 6 No. 2 (2023): JURNAL LOCANA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jlc.v6i2.159

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan eufemisme dan disfemisme dalam wacana berita kekerasan seksual pada portal berita daring kanalkalimantan.com. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik dokumentasi untuk mengumpulkan data. Teknik analisis data menggunakan semantik deskriptif. Data yang dihasilkan berupa kata, frasa, dan klausa yang menggunakan eufemisme dan disfemisme. Sumber data berupa wacana berita kekerasan seksual dengan jumlah lima belas wacana yang dipublikasi pada tahun 2018-2022. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa, (1) ada penggunaan eufemisme pada tiga belas wacana berita dengan jumlah 35 data. Eufemisme yang ditemukan memiliki referensi aktivitas, keadaan, peristiwa, sifat, benda, dan bagian tubuh. Penggunaan eufemisme ini berfungsi untuk menghindari istilah yang masih tabu dalam kebudayaan masyarakat, serta sebagai gaya bahasa. Kemudian, (2) ditemukan juga penggunaan disfemisme pada enam wacana berita dengan jumlah sembilan data.Temuan disfemisme pada penelitian ini berfungsi untuk mengungkapkan rasa marah penulis terhadap pelaku, empati terhadap korban, dan juga sebagai gaya bahasa. This study aims to describe the use of euphemism and dysphemism in sexual violence news discourse on online news portal kanalkalimantan.com. This research uses approach method descriptive qualitative with documentation techniques to collect data. Data analysis techniques using descriptive semantics. The resulting data are in the form of words, phrases, and clauses which use euphemisms and dysphemism. The data source is in the form of news discourse on sexual violence with a total of fifteen published discourses in 2018-2022. The results of this study found that, (1) there was the use of euphemisms in thirteen news discourses with a total of 35 data. The found euphemisms have references activity, state, event, nature, thing, and parts of the body. The use of euphemism serves to avoid terms that are still taboo in the culture of society, as well as a style of language. Then, (2) the use of dysphemism was also found in six news discourses with a total of nine data. The findings of dysphemism in this study serve to express the author's anger towards the perpetrator, empathy towards the victim, and also a language style.
STILISTIKA KUMPULAN PUISI “SEBELUM SENDIRI” KARYA AAN MANSYUR: STYLISTICS COLLECTION OF POETRY “BEFORE ALONE” BY AAN MASYUR Lufianah, Melly; Noortyani, Rusma; Faradina
LOCANA Vol. 6 No. 2 (2023): JURNAL LOCANA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jlc.v6i2.162

Abstract

Puisi merupakan salah satu produk karya sastra yang memanfaatkan kekuatan bahasa dalam memunculkan keindahan dari sebuah karya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk-bentuk stilistika dalam buku kumpulan Puisi Sebelum Sendiri karya Aan Mansyur de ngan acuan pembelajaran Bahasa Indonesia di materi apresiasi sesuai KD 3.17 kelas X yakni menganalisis unsur pembangun puisi yang diperdengarkan atau dibaca. Penelitian ini menggunakan pendekatan stilistika pada kebahasaan pembangun puisi, yakni diksi, cit raan, dan majas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Sumber data yang digunakan ialah buku kumpulan puisi Sebelum Sendiri karya M. Aan Mansyur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa diksi konotatif lebih dominan dibanding denotatif sebanyak 122 kali, citra penglihatan lebih dominan sebanyak 43 kali, dan majas hiperbola lebih dominan sebanyak 27 kali. Aan Mansyur dalam puisinya menunjukkan gambaran objek (ikon). Selain itu, terdapat hubungan ciri acuan bersifat te tap (indeks). Serta terdapat simbol tanda yang makna tersimpan dalam kesadaran batin masyarat. Poetry is one of the products of literary works that utilize the power of language in bringing out the beauty of a work. This study aims to describe the stylistic forms in the collection of Poems Before Yourself by Aan Mansyur with the reference of learnin g Indonesian in the appreciation material according to KD 3.17 class X, namely analyzing the building blocks of poetry that is heard or read. This study uses a stylistic approach to the language of poetry builders, namely diction, imagery, and figure of speech. The method used in this research is descriptive qualitative method. The data source used is the book collection of poems Before Yourself by M. Aan Mansyur. The results of this study indicate that connotative diction is more dominant than denotative 122 times, visual imagery is more dominant 43 times, and hyperbole figure of speech is more dominant 27 times. Aan Mansyur in his poetry shows a picture of an object (icon). In addition, there is a fixed reference feature relationship (index). And there are symbols whose meaning is stored in the inner consciousness of the community.
PENGEMBANGAN MODUL ELEKTRONIK BAHASA INDONESIA MATERI MENULIS PUISI BERBASIS FLIPBOOK UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 BANJARMASIN: DEVELOPMENT OF FLIPBOOK-BASED INDONESIAN LANGUAGE EMODULE ON POETRY WRITING MATERIALS FOR INCREASING THE LEARNING MOTIVATION OF CLASS VIII STUDENTS OF SMP NEGERI 2 BANJARMASIN Saevi, Nur Hana; M. Rafiek; Luthfiyanti, Lita
LOCANA Vol. 6 No. 2 (2023): JURNAL LOCANA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jlc.v6i2.163

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan dan kelayakan dari modul elektronik berbasis flipbook pada materi menulis puisi serta mendeskripsikan pengaruh terhadap peningkatan motivasi belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Banjarmasin. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan (R&D), dengan menggunakan model pengembangan 4D (define, design, development, dan dissemination). Software yang digunakan untuk mengembangkan modul elektronik adalah heyzine flipbook. Data yang dikumpulkan berupa data validasi modul elektronik dan respon siswa. Data yang telah terkumpul dikonversi menggunakan skala likert dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan produk berhasil dikembangkan dengan model 4D dengan luaran berupa link URL. Berdasarkan uji validasi kelayakan materi berkategori layak dengan persentase 77%, pada aspek kelayakan media berkategori sangat layak dengan persentase 95,10%. Penilaian uji pretest mendapat skor 43% dan hasil posttest mendapat skor 83,14% dengan uji N-Gain mendapat 0,7 dengan kategori tinggi. Sehingga modul elektronik ini layak untuk dikembangkan serta dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. This study aimed to describe the development and feasibility of flipbook -based electronic modules on poetry writing materials and to describe the effect on increasing student motivation in class VIII SMP Negeri 2 Banjarmasin. This study was a type of resea rch and development (R&D) using the 4D development model (define, design, development, and dessimination). The software used to develop electronic modules was heyzine flipbook. The data collected was in the form of electronic module validation data and stu dent responses. The data collected was converted using a Likert scale and the N -Gain test. The results showed that the product was successfully developed using a 4D model with an output in the form of a URL link. Based on the feasibility validation test, the material was categorized as feasible with a percentage of 77%, in the aspect of eligibility the media was categorized as very feasible with a percentage of 95.10%. The pre-test test scored 43% and the post-test scored 83.14% with the N-Gain test getting 0.7 in the high category. Thus, this electronic module is feasible to be developed and can increase student learning motivation.
KARAKTER KEPEMIMPINAN ISLAM DALAM NOVEL ``PENAKLUK BADAI`` DAN ``DAHLAN``: ISLAMIC LEADERSHIP CHARACTER IN THE NOVEL ``PENAKLUK BADAI`` AND ``DAHLAN`` Nabylla, Nuranisa; Hermawan, Sainul; Sabhan
LOCANA Vol. 6 No. 2 (2023): JURNAL LOCANA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jlc.v6i2.164

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan membandingkan karakter tokoh mengenai kepemimpinan Islam dalam novel Penakluk Badai karya Aguk Irawan MN dan Dahlan karya Haidar Musyafa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakter yang dimiliki tokoh mengenai kepemimpinan Islam dalam kedua novel tersebut berpedoman pada delapan prinsip, yakni prinsip saling menghormati dan memuliakan, prinsip menyebarkan kasih sayang, prinsip keadilan, prinsip persamaan, prinsip perlakuan yang sama, prinsip berpegang pada akhlak yang utama, prinsip kebebasan, dan prinsip menepati janji. Perbandingan antara kedua novel tersebut menunjukkan persamaan dan perbedaan dalam kepemimpinan Islam. Persamaan kedua novel tersebut terletak pada pembuatan organisasi keislaman dan tujuan dalam menyebarkan Islam. Perbedaan kedua novel tersebut berkaitan dengan lokasi atau tempat penyebaran Islam. This study aims to describe and compare the characters regarding Islamic leadership in the novel Conqueror of Storms by Aguk Irawan MN and Dahlan by Haidar Musyafa. The method used in this research is descriptive qualitative. The results of this study indicate that the characters possessed regarding Islamic leadership in the two novels are guided by eight principles, namely the principle of mutual respect and glorification, the principle of spreading affection, the principle of justice, the principle of equality, the principle of equal treatment, the principle of adhering to the main character, the principle of freedom, and the principle of keeping promises. The comparison between the two novels shows the similarities and differences in Islamic leadership. The similarities between the two novels lie in the creation of an Islamic organization and the goal of spreading Islam. The difference between the two novels relates to the location or place of the spread of Islam.
KERUSAKAN LINGKUNGAN DALAM ANTOLOGI PUISI “GEMURUH PUISI” DARI KALIMANTAN KARYA ALI SYAMSUDIN ARSI: ENVIRONMENTAL DAMAGE IN POETRY ANTHOLOGY RUMBLING POEMS FROM KALIMANTAN BY ALI SYAMSUDIN ARSI Achmad Zulkifli Altinus; Ahsani Taqwiem; Faradina
LOCANA Vol. 7 No. 1 (2024): JURNAL LOCANA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jlc.v7i1.60

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan kerusakan lingkungan yang direpresentasikan dalam puisi Ali Syamsudin Arsi dengan melihat penggunaan pilihan kata (diksi) dan citraan, serta mendeskripsikan pembelaan penyair terhadap kerusakan lingkungan. Pendekatan ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan ekokritik sastra yang merupakan cabang dari ekologi sastra. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik studi pustaka. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis data struktural dan deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, (1) kerusakan lingkungan yang direpresentasikan melalui pilihan kata (diksi) dan citraan di dalam puisi bukan hanya khayalan, melainkan cerminan nyata kerusakan lingkungan yang terjadi di sekitar. (2) Puisi dapat menjadi media yang tepat untuk melakukan pembelaan terhadap kerusakan lingkungan seperti menyuarakan sikap protes, keprihatinan, imbauan, perlawanan, serta mengajak pembaca pada kesadaran untuk peduli dan membenahi apabila terjadi kerusakan lingkungan, yang disampaikan baik secara tersurat maupun tersirat. Kata Kunci: Kerusakan Lingkungan, Puisi, dan Ekokritik This research aims to know and describe the environmental damage represented in Ali Syamsudin Arsi's poetry by looking at the use of word choice (diction) and imagery, and describe the poet's defense of environmental damage. This approach uses descriptive qualitative research with a literary ecocriticism approach which is a branch of literary ecology. The data collection technique used is literature study technique. Data analysis was carried out using structural and descriptive data analysis techniques. The results of this study show that, (1) environmental damage represented through word choice (diction) and imagery in poetry is not just a fantasy, but a real reflection of environmental damage that occurs around. (2) Poetry can be the right media to defend environmental damage such as voicing protests, concerns, appeals, resistance, and inviting readers to awareness to care and fix when environmental damage occurs, which is conveyed both explicitly and implicitly. Keywords: Environmental Damage, Poetry, and Ecocriticism
KESANTUNAN BERBAHASA DALAM NOVEL “SANTRI PILIHAN BUNDA” KARYA SALSYABILA FALENSIA : LANGUAGE POETTY IN THE NOVEL SANTRI PILIHAN BUNDA BY SALSYABILA FALENSIA Pebrianti, Marisa; Jumadi; Ahsani Taqwiem
LOCANA Vol. 7 No. 1 (2024): JURNAL LOCANA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jlc.v7i1.177

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan wujud pematuhan dan pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa dalam novel Santri Pilihan Bunda karya Salsyabila Falensia. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya wujud pematuhan dan pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa. Wujud pematuhan maksim kebijaksanaan berupa tuturan ramah, tidak menyalahkan orang lain, nasihat, dan pandangan positif. Wujud pematuhan maksim kedermawanan berupa tuturan menawarkan bantuan dan memberi sesuatu kepada orang lain. Wujud pematuhan maksim pujian berupa tuturan pujian. Wujud pematuhan maksim kesederhanaan berupa tuturan kesederhanaan. Wujud pematuhan maksim kemufakatan berupa tuturan kesetujuan. Wujud pematuhan maksim kesimpatian berupa kepedulian kepada orang lain. Wujud pelanggaran maksim kebijaksanaan berupa tuturan sindiran, memaksa, dan tuduhan. Wujud pelanggaran maksim kedermawanan berupa tuturan mengancam, perintah, dan mengutamakan diri sendiri. Wujud pelanggaran maksim pujian berupa celaan. Wujud pelanggaran maksim kesederhanaan berupa tuturan membanggakan diri sendiri. Wujud pelanggaran maksim kemufakatan berupa tuturan ketidaksetujuan. Wujud pelanggaran maksim kesimpatian berupa ketidakpedulian kepada orang lain. This research aims to describe the forms of compliance and violation of the principles of language politeness in the novel Santri Pilihan Bunda by Salsyabila Falensia. This research is a qualitative descriptive study. The research results show that there are forms of compliance and violation of the principles of language politeness. The form of compliance with the maxim of wisdom is in the form of friendly speech, not blaming others, advice and a positive outlook. A form of compliance with the maxim of generosity is in the form of speech offering help and giving something to others. The form of compliance with the maxim of praise is in the form of praise. The form of compliance with the maxim of simplicity is in the form of simplicity speech. The form of compliance with the maxim of consensus is an expression of agreement. The form of compliance with the maxim of sympathy is caring for others. The forms of violation of the maxim of policy are in the form of sarcasm, coercion and accusations. Violations of the maxim of generosity include threatening speech, orders, and prioritizing oneself. The form of violation of the maxim of praise is in the form of blame. A form of violation of the maxim of modesty is in the form of boasting about oneself. The form of violation of the maxim of consensus is in the form of speech of disagreement. The manifestation of violation of the maxim of sympathy is in the form of indifference to other people.
WACANA ARGUMENTASI DALAM DEBAT PUBLIK CALON WALI KOTA BANJARBARU Hilmina, Rina; Sabhan; Faradina
LOCANA Vol. 7 No. 1 (2024): JURNAL LOCANA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jlc.v7i1.181

Abstract

Penelitian ini mempunyai maksud untuk menguraikan bentuk wacana argumentasi yang dikemukakan oleh setiap paslon atau pasangan calon dalam debat terbuka terkait pemilihan umum sebagai wali kota Banjarbaru tahun 2020 pada kanal YouTube. Penelitian ini mengaplikasikan deskriptif-kualitatif sebagai model pendekatannya. Penelitian ini menerapkan teknik dokumentasi untuk mengumpulkan data. Penelitian ini mengimplementasikan deskriptif analitik sebagai teknik untuk menganalisis data yang sudah terkumpul. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa argumentasi yang dituturkan oleh setiap paslon atau pasangan calon dalam debat terbuka terkait pemilihan umum sebagai wali kota Banjarbaru tahun 2020 pada kanal YouTube memuat bentuk yang beragam, yakni argumentasi berbentuk tanggapan, argumentasi berbentuk pernyataan, dan argumentasi berbentuk pertanyaan. Argumentasi yang dikemukakan oleh setiap paslon atau pasangan calon pada debat tersebut juga mempunyai berbagai sifat, yakni mengklaim, menyerang, dan bertahan.Kata kunci: wacana, argumentasi, dan debat
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL PEMBELAJARAN MENYIMAK BERITA KELAS VIII-B SMPN 10 BANJARMASIN: IMPROVING STUDENT LEARNING OUTCOMES USING AUDIO VISUAL MEDIA LEARNING TO LISTEN TO NEWS CLASS VIII-B SMPN 10 BANJARMASIN Nabilla; Muhammad Rafiek; Mohammad Fatah Yasin
LOCANA Vol. 7 No. 1 (2024): JURNAL LOCANA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jlc.v7i1.198

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran menyimak berita dan mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa menggunakan media audio visual pada pembelajaran menyimak berita siswa kelas VIII-B SMP Negeri 10 Banjarmasin. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode Penelitian Tindakan Kelas, dengan empat tahap pelaksanaan yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Penelitian dilakukan dengan teknik observasi dan tes/ujian. Data yang terkumpul berupa lembar observasi aktivitas guru, aktivitas siswa, kemampuan menyimak dan hasil belajar siswa. Data yang telah terkumpul dianalisis menggunakan rumus persentase dan hasil belajar siswa minimal mencapai nilai 75 dengan nilai persentase 75%-100% siswa yang tuntas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran menyimak berita menggunakan media audio visual terlaksana dengan baik. Pada siklus I hasil belajar siswa memperoleh hasil 72,27% siswa yang mendapatkan nilai tuntas. Siklus II hasil belajar siswa memperoleh hasil 88,00% siswa yang mendapatkan nilai tuntas. Sehingga, peningkatan hasil belajar siswa menggunakan media audio visual berhasil mencapai indikator keberhasilan. Kata kunci: peningkatan, hasil belajar, dan media audio visual The study is intended to describe the practice of listening to the news and describe the increased results of students' learning using visual audio media on the VIII-B Junior High School 10 Banjarmasin. The study is conducted using class action research methods, with the four stages of execution of planning, action, observation and reflection. Research is done with observation techniques and tests. The data collected is a teacher activity observation sheet, a student activity, the ability to pay attention and the student's learning results. The data collected is analyzed using the percentage formula and students' learning achieves a minimum of 75 with a 75%-100% student completed. Studies indicate that the practice of listening to the news using visual media is well accomplished. On the I cycle the results of student study earn 72.27% of the students who get the grade. The class ii cycle results from student study results from 88.00% of students who get a complete score. Thus, the increased results of students' learning using audio visual media have succeeded in reaching success indicators. Keyword: improvement, learning outcomes, and audio visual media
ALIH KODE DAN CAMPUR KODE PADA INTERAKSI PESERTA DIDIK MAN 2 TAPIN : CODE SWITCHING AND CODE MIXING IN THE INTERACTION OF STUDENTS OF MAN 2 TAPIN Rega Praditya Muhammad Noor Asruri; Mohammad Fatah Yasin; Rusma Noortyani
LOCANA Vol. 7 No. 1 (2024): JURNAL LOCANA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jlc.v7i1.199

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk menjabarkan bentuk, faktor pemicu, dan manfaat terciptanya alih kode dan campur kode pada interaksi antara peserta didik dengan peserta didik maupun peserta didik dengan tenaga pendidik di MAN 2 Tapin. Penelitian ini mengaplikasikan deskriptif-kualitatif sebagai model pendekatannya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa alih kode dan campur kode sering tercipta dalam interaksi antar peserta didik maupun peserta didik dengan tenaga pendidik di MAN 2 Tapin. Alih kode mempunyai bentuk berupa pergantian unsur kalimat. Adapun campur kode memiliki bentuk berupa penyisipan unsur kata dan frasa. Terciptanya alih kode dan campur kode dipicu oleh berbagai faktor, seperti peserta didik, tenaga pendidik, kebiasaan, dan topik pembicaraan. Alih kode dan campur kode yang tercipta mengandung beberapa manfaat, seperti menambah keakraban antar peserta didik maupun dengan tenaga pendidik, memudahkan peserta didik untuk memahami makna tuturan tenaga pendidik, dan meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap materi pelajaran. Kata kunci: interaksi, alih kode, dan campur kode. This study aims to describe the forms, triggering factors, and benefits of the creation of code switching and code-mixing in interactions between students and students and students and educators at MAN 2 Tapin. This research applies descriptive-qualitative as its approach model. The results of this study show that code-switching and code-mixing are often created in interactions between students and students with teaching staff at MAN 2 Tapin. Code switching has a form in the form of changing sentence elements. The code mix has the form of insertion of word and phrase elements. The creation of code switching and code mixing is triggered by various factors, such as students, teaching staff, habits, and topics of conversation. Code switching and code mixing that are created contain several benefits, such as increasing familiarity between students and educators, making it easier for students to understand the meaning of educators' speech, and increasing students' understanding of the subject matter. Keywords: interaction, code switching, and code mixing