cover
Contact Name
Yoga Tri Adhi
Contact Email
yogatriadhi@ulm.ac.id
Phone
+6289654539797
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Komplek Unlam, Jl. Brigjen H. Hasan Basri No.87, Pangeran, Kec. Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan 70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
JURNAL TUGAS AKHIR MAHASISWA
ISSN : -     EISSN : 26562022     DOI : -
Arah riset yang dilakukan antara lain menyentuh ranah kebahasaan, kesastraan, keterampilan berbahasa, serta bahasa dan sastra Indonesia secara umum.
Articles 202 Documents
PERSEPSI PENDIDIK DAN PESERTA DIDIK TERHADAP MEDIA “QUIZIZZ MODE KERTAS” PADA PEMBELAJARAN APRESIASI PUISI : EDUCATORS AND STUDENTS PERCEPTIONS OF “PAPER MODE’S QUIZIZZ” IN APPRECIATION POETRY LEARNING Tamaliani, Putri Rizky; Sabhan; Faradina
LOCANA Vol. 7 No. 2 (2024): JURNAL LOCANA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jlc.v7i2.220

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan menguraikan persepsi pendidik juga peserta didik terhadap penggunaan media quizizz mode kertas pada pembelajaran Apresiasi Puisi, juga untuk mengetahui keefektifan media. Jenis penelitian ini ialah penelitian kombinasi (mix method) model sequential transformative strategy dengan menyebar tes awal dan tes akhir, dilanjutkan dengan kualitatif deskriptif. Persepsi yang dihasilkan pendidik adalah persepsi positif mengenai penerimaan media tersebut, tetapi masih terdapat kendala yang dirasakan pendidik berkenaan dengan cara kerja media. Persepsi yang diungkap peserta didik juga terdiri dari persepsi positif. Persepsi positif berkenaan dengan meningkatnya partisipasi, rasa senang, dan kesadaran. Selain itu, juga motivasi serta fokus peserta didik. Sejalan dengan persepsi pendidik, peserta didik juga merasakan beberapa kendala dalam penggunaannya sehingga persepsi negatif juga muncul. Selanjutnya, dalam mengetahui keefektifan penggunaan media digunakan perhitungan n-gain. Nilai rerata tes awal diperoleh 60,5 sedangkan rerata nilai tes akhir adalah 81,5. Dalam perhitungan n-gain didapat nilai 81,5 dengan klarifikasi “cukup efektif”. Kata kunci: persepsi, quizizz, dan media pembelajaran Abstract This research aims to describe the perceptions of educators and students of using "paper mode's quizizz" in a appreciation poetry learning, also to knows affectiveness of the media. This type research is a combination research model of sequential transformative strategy by distributing initial test papers and final tests, follows by using descriptive qualitative methods to perception. The perception produces by educators is a positive perception about the acceptance of the media, but educator stills feel about the problems the media performance. Then, perceptions students consist of positive and negative. Positive perceptions relate to increased participations, enjoyment, and awareness. Then, it is also the motivation and focus of student. They also feel several obstacles in their use so that negative perceptions also there. Furthermore, to determine the effectiveness of media using n-gain. The average per-test score was 60,5 while the average post-test score was 81,5. In the n-gain calculations, a score of 56,17 obtained with the clarification "quite effective'. Keywords: perception, quizizz, and learning media
KONFLIK KELUARGA DALAM KUMPULAN CERPEN “POTRET KELUARGA” KARYA REDA GAUDIAMO: FAMILY CONFLICT IN THE SHORT STORY COLLECTION “POTRET KELUARGA” BY REDA GAUDIAMO Oktorina, Proyekta; Dewi Alfianti; Lita Luthfiyanti
LOCANA Vol. 7 No. 2 (2024): JURNAL LOCANA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jlc.v7i2.224

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan narasi jenis-jenis konflik keluarga, penyebab konflik keluarga, dan penyelesaian konflik keluarga dalam kumpulan cerpen Potret Keluarga karya Reda Gaudiamo. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra. Sumber data berupa kumpulan cerpen Potret Keluarga karya Reda Gaudiamo. Data penelitian berupa narasi, dialog, atau perilaku tokoh yang menunjukan konflik keluarga, penyebab konflik, dan penyelesaian konflik. Instrumen penelitian berupa tabel data. Teknik pengumpulan data berupa teknik baca, catat, dan pustaka. Teknik analisis data adalah analisis isi. Hasil penelitian ini menemukan lima jenis konflik keluarga, yaitu konflik orang tua dan anak, konflik pasangan suami-istri, konflik saudara kandung, konflik menantu dan mertua, dan konflik keluarga angkat. Penyebab konflik keluarga berupa perbedaan pendapat, kesalahpahaman, pengaruh anggota keluarga, perlakuan kasar, mengingkari janji, masalah pendidikan, masalah pemilihan pasangan, masalah keturunan, masalah ekonomi, dan masalah pernikahan. Penyelesaian konflik keluarga berupa penyerahan (submission), kompromi (compromise), penarikan diri (withdrawal), dan kebuntuan (standoff).
CITRAAN DALAM KUMPULAN PUISI “SERGIUS MENCARI BACCHUS” KARYA NORMAN ERIKSON PASARIBU: IMAGERY IN THE POETRY COLLECTION "SERGIUS SEARCHES FOR BACCHUS" BY NORMAN ERIKSON PASARIBU Masitah Ahma; Muhammad Rafiek
LOCANA Vol. 7 No. 2 (2024): JURNAL LOCANA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jlc.v7i2.225

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis citraan dan makna citraan pada puisi yang dianalisis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan teknik studi pustaka. Teknik analisis data yang digunakan ialah dengan pembacaan heuristik dan pembacaan hermeneutik. Hasil penelitian ditemukan ada lima jenis citraan, yaitu citraan penglihatan, citraan pendengaran, citraan perabaan, citraan pengecapan, dan citraan gerak. Sedangkan, citraan penciuman tidak ditemukan. Citraan yang banyak ditemukan yaitu citraan penglihatan sebanyak 18 kutipan, citraan pendengaran 17 kutipan, citraan peraba 9 kutipan, citraan pengecapan 3 kutipan, dan citraan gerak 4 kutipan. Total ada 51 kutipan. Makna citraan pada puisi “Sergius Mencari Bacchus” karya Norman Erikson Pasaribu banyak memuat mengenai kesendirian, kesepian, dan kesedihan. Kata Kunci : citraan, puisi, dan Sergius Mencari Bacchus Abstract This research aims to describe the types of imagery and meaning of imagery in the poetry being analyzed. The method used in this research uses a qualitative descriptive approach. This research uses library study techniques. The data analysis technique used is heuristic reading and hermeneutics reading. The research results found that there were five types of imagery, namely visual imagery, auditory imagery, tactile imagery, taste imagery and movement imagery. Meanwhile, no olfactory imagery was found. The images that were frequently found were 18 visual images, 17 auditory images, 9 tactile images, 3 gustatory images, and 4 motion images. There are a total of 51 quotes. The meaning of the imagery in the poem "Sergius Looking for Bacchus" by Norman Erikson Pasaribu contains a lot about solitude, loneliness and sadness. Keywords: imagery, poetry, Sergius Searching for Bacchus
RELEVANSI CERITA ANAK TERBITAN KEMDIKBUD DENGAN PROFIL PELAJAR PANCASILA: THE RELEVANTION BETWEEN CHILDREN STORY BY KEMDIKBUD WITH PROFIL PELAJAR PANCASILA Aulia, Saidatul; Sainul Hermawan; Dwi Wahyu Candra Dewi
LOCANA Vol. 7 No. 2 (2024): JURNAL LOCANA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jlc.v7i2.231

Abstract

Profil pelajar Pancasila yang mencapai hingga skala mikro, memerlukan suatu media dengan kompabilitas yang sama sebagai alat internalisasi. Media tersebut ialah buku cerita anak yang diterbitkan Kemdikbud melalui laman daring Budi (Buku Digital) yang bebas akses. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menggunakan 8 buku cerita anak yang diterbitkan Kemdikbud sebagai sumber data. Melalui 8 buku tersebut, kutipan yang memuat citra fisik anak, citra realitas sosial anak, citra peran sosial anak, dan dimensi-dimensi profil pelajar Pancasila diolah menjadi data penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku cerita anak terbitan Kemdikbud merupakan media yang representatif karena memuat citra fisik anak, citra realitas sosial anak, citra peran sosial anak, dan seluruh dimensi profil pelajar Pancasila. Namun demikian, citra fisik anak tidak dimuat pada seluruh sumber data dan ciri fisik yang dimuat juga terbatas. Profil pelajar Pancasila that reach to a microscale, requires a medium with the same compatibility as an internalization tool. The media is a children's storybook published by Kemdikbud through online site, named Budi (Buku Digital). This research adopted qualitative approaches descriptive using 8 children stories published by Kemdikbud as a source of data. Through the stories, the physical image of children, the image of social reality of children, the image of child social role, and dimentions of profil pelajar Pancasila are processed into research's data. The research results showed that children story from Kemdikbud is a medium that it is representative because it contains the physical image of children, the image of social reality of children, the image of child social role, and dimentions of profil pelajar Pancasila completely. However, the physical image of children is limited.
PEMBELAJARAN MENULIS TEKS PIDATO PERSUASIF PESERTA DIDIK KELAS IX DI SMP NEGERI 1 BANJARMASIN: TEACHING PERSUASIVE SPEECH TEXT WRITING TO 9TH GRADE STUDENTS AT SMP NEGERI 1 BANJARMASIN Afifa Rahmaliana; Rustam Effendi; Noor Cahaya
LOCANA Vol. 7 No. 2 (2024): JURNAL LOCANA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jlc.v7i2.233

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilakukan untuk memudahkan peserta didik dalam menuangkan pikiran, gagasan, atau pesan berupa tulisan teks pidato persuasif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dalam penelitian ini yaitu lembar rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), transkrip pembelajaran, dan nilai peserta didik. Sumber data dari penelitian ini yaitu pendidik mata pelajaran Bahasa Indonesia dan peserta didik kelas IX-F dengan jumlah 36 orang. Hasil dari penelitian ini yaitu deskripsi dari perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian dari pembelajaran. Pada perencanaan dibuat sesuai dengan kurikulum 2013. Pada pelaksanaan terdapat tiga kegiatan yaitu awal, inti, dan akhir. Pada penilaian terdapat tiga aspek yaitu penilaian sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Kata kunci: pembelajaran, menulis, pidato persuasif. Abstract This research was conducted to facilitate students in expressing their thoughts, ideas, or messages in the form of persuasive speech text writing. This research utilized a qualitative approach with a descriptive method. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation. The data in this research consists of lesson plans (RPP), learning transcripts, and student grades. The data sources for this research were the Indonesian language subject educators and 36 students from grade IX-F. The results of this research provide a description of the planning, implementation, and assessment of the learning process. In the planning phase, it was developed in accordance with the 2013 curriculum. During the implementation, there were three activities: the beginning, the core, and the end. In the assessment phase, three aspects were considered: attitude assessment, knowledge assessment, and skills assessment. Keywords: learning, writing, persuasive speech.
PEMBELAJARAN DRAMA KELAS VIII MTS SITI MARIAM BANJARMASIN MENGGUNAKAN MODEL THINK TALK WRITE (TTW): LEARNING DRAMA CLASS VIII MTS SITI MARIAM BANJARMASIN USING THE THINK TALK WRITE (TTW) MODEL Nor Alya; Mohammad Fatah Yasin; Ahsani Taqwiem
LOCANA Vol. 7 No. 2 (2024): JURNAL LOCANA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jlc.v7i2.236

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru, respon peserta didik, dan menulis teks drama menggunakan model pembelajaran Think Talk Write (TTW). Penelitian ini dilakukan di MTs Siti Mariam Banjarmasin dengan jenis penelitian kualitatif pendekatan deskriptif. Teknik Pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes. Hasil penelitian ini bahwa menggunakan model Think Talk Write sebagai model pembelajaran drama peserta didik kelas VIII MTs Siti Mariam Banjarmasin mendapatkan tanggapan positif dari guru dan peserta didik. Nilai rata-rata yang aktivitas guru dalam pembelajaran melalui model pembelajaran model Think Talk Write ialah 80% sesuai kriteria penilaian sangat baik. Aktivitas respon peserta didik kegiatan pembelajaran melalui model pembelajaran model Think Talk Write ialah 80,2% Selanjutnya, hasil kemampuan menulis peserta didik dalam pembelajaran drama menggunakan model tersebut dengan nilai rata-rata 90,2 jika dilihat dalam indikator penilaian menulis dengan kriteria secara tuntas dan seluruh peserta didik memenuhi KKM. Dengan demikian, penggunaan model Think Talk Write sangat baik digunakan. Kata Kunci: pembelajaran, keterampilan menulis, Think Talk Write (TTW)
Representasi Sungai dalam Cerita Rakyat Kalimantan Selatan (Kajian Ekologi Sastra): River Representation in South Kalimantan Folklore (A Study of Literary Ecology) Oktaviana, Novi; Wahyu Candra Dewi, Dwi; Luthfiyanti , Lita
LOCANA Vol. 8 No. 1 (2025): JURNAL LOCANA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jlc.v8i1.218

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui representasi sungai dalam tiga cerita rakyat Kalimantan Selatan. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kualitatif dengan pendekatan ekologi sastra. Sumber data berupa cerita rakyat "Kisah Datu Diyang", "Kisah Datu Pemberani", dan "Legenda Telaga Alam Banyu Batuah" dan data berupa kutipan yang merepresentasikan sungai dan interaksi manusia dengan sungai. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik baca dan catat. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga cerita rakyat tersebut mengandung representasi sungai sebagai pembatas dua wilayah, jalur transportasi, sumber kekayaan alam, sumber mata pencaharian, tempat pemukiman, tempat memancing, objek wisata alam, sumber air untuk keperluan sehari-hari, tempat bersejarah, tempat untuk berinteraksi sosial, tempat kegiatan ekonomi dan perdagangan, tempat mandi dan bermain anak-anak, dan tempat sakral yang memiliki tuah. Sedangkan, interaksi manusia dengan sungai, yaitu sikap hormat, sikap solidaritas, sikap tanggung jawab moral, sikap tidak mengganggu ekosistem, sikap kasih sayang dan kepedulian terhadap alam. This study aims to determine the representation of rivers in three South Kalimantan folktales. This research is included in qualitative research with a literary ecology approach. The data sources are folktales "Kisah Datu Diyang", "Kisah Datu Pemberani", and "Legenda Telaga Alam Banyu Batuah" and the data are quotes that represent rivers and human interactions with rivers. Data collection techniques used reading and note-taking techniques. The data analysis technique used content analysis technique. The results show that the three folktales contain representations of rivers as a barrier between two regions, a transportation route, a source of natural resources, a source of livelihood, a place of settlement, a fishing spot, a natural tourist attraction, a source of water for daily needs, a historical place, a place for social interaction, a place for economic and trade activities, a place for bathing and playing children, and a sacred place that has a blessing. Meanwhile, human interaction with rivers, namely respect, solidarity, moral responsibility, not disturbing the ecosystem, compassion and care for nature.
Ekranisasi Novel 3 Srikandi Karya Silvarani: Ecranisation 3 Srikandi Novel By Silvarani risnawati, rici; Hermawan, Sainul; Alfianti, Dewi
LOCANA Vol. 8 No. 1 (2025): JURNAL LOCANA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jlc.v8i1.244

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan unsur intrinsik novel dan film, perubahan alih wahana novel ke film, serta tafsiran film 3 Srikandi berdasarkan novel 3 Srikandi. Metode menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data berupa novel dan film 3 Srikandi. Data yang digunakan berupa kutipan dari paragraf dan kalimat. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik baca, teknik dokumentasi, serta teknik catat. Teknik analisis data menggunakan teknik deskriptif komparatif. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa karya sastra tidak hanya pada novel, tetapi mampu melampaui ke bentuk lainnya. Penelitian ini menemukan persamaan dan perbedaan yang disebabkan peralihan media sehingga memunculkan penambahan dan pengurangan pada unsur intrinsik. Perubahan dari novel ke film 3 Srikandi berupa perbandingan, pengontrasan, pengurangan, penambahan dan perubahan bervariasi. Selain itu, tafsiran film terhadap novel memunculkan alasan sutradara dalam menggarap 3 Srikandi dengan memaknai pesan yang terkandung di dalam novel. Kata kunci: ekranisasi, novel, film Abstract This research aims to define the intrinsic elements of novel and film, the adaptation pf novel into film, and the interpretation of the film 3 Srikandi based on the novel 3 Srikandi. The method uses a qualitative approach with a descriptive method. The data source is in the form of the novel and film 3 Srikandi. The data used is in the form of excerpts from paragraphs and sentences. The data collection technique uses reading technique, documentation technique, and note-taking technique. The data analysis technique uses comparative descriptive methods. The results of this study prove that literary works are not only novels but can transcend to other forms. This study finds similarities and differences caused by media switching that give rise to additions and subtractions to intrinsic elements. The changes from the novel to the movie 3 Srikandi in the form of comparison, contrast, subtraction, addition, and change vary. In addition, the film's interpretation of the novel gives rise to the director's reason for working on 3 Srikandi by interpreting the message in the novel. Keywords: ecranisation, novel, film
Representasi Kekuasaan dalam Tindak Tutur antara Penjual dan Pembeli Di Pasar Kalindo Banjarmasin: Representation of Power in Speech Acts between Sellers and Buyers at the Kalindo Market in Banjarmasin Muhammad Sani; Muhammad Rafiek; Ahsani Taqwiem
LOCANA Vol. 8 No. 1 (2025): JURNAL LOCANA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jlc.v8i1.251

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilakukan atas pengamatan terhadap istilah yang berkembang di masyarakat bahwa penjual sebagai singa dan pembeli sebagai raja. Penelitian ini bertujuan untuk melihat representasi kekuasaan dalam tindak tutur antara penjual dan pembeli di pasar Kalindo Banjarmasin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah kualitatif berjenis deskriptif. Data penelitian mencakup tuturan yang diucapkan penjual dan pembeli. Data penelitian kemudian dianalisis dan dikelompokkan dalam lima tindak tutur yaitu asertif, direktif, komisif, deklaratif, dan ekspresif. Berdasarkan hasil analisis representasi kekuasaan seperti kekuasaan legitimasi, kekuasaan jabatan, kekuasaan penghargaan, kekuasaan ahli, dan kekuasaan paksaan terdapat dalam tindak tutur antara penjual dan pembeli. Peneliti lain diharapkan memahami lebih dalam telaah representasi kekuasaan dalam tindak tutur pada fenomena-fenomena kebahasaan lain yang beragam sehingga menghasilkan temuan yang bermanfaat bagi pembelajaran. Penelitian ini juga dapat menjadi acuan bagi peneliti lain untuk mengembangkan tindak tutur agar terkhusus pada satu tindak tutur sehinga mendapatkan temuan representasi kekuasaan yang lebih dalam.Kata kunci: representasi kekuasaan, tindak tutur, penjual dan pembeli Abstract This research was conducted based on observations of the term that has developed in society that the seller is the lion and the buyer is the king. This research aims to look at the representation of power in speech acts between sellers and buyers at the Kalindo market in Banjarmasin. The method used in this research is descriptive qualitative type. Research data includes speech spoken by sellers and buyers. The research data was then analyzed and grouped into five speech acts, namely assertive, directive, commissive, declarative and expressive. Based on the results of the analysis, representations of power such as legitimacy power, position power, reward power, expert power and coercive power are found in speech acts between sellers and buyers. Other researchers are expected to understand more deeply the study of the representation of power in speech acts in various other linguistic phenomena so as to produce findings that are useful for learning. This research can also be a reference for other researchers to develop speech acts to be specific to one speech act so as to obtain deeper findings on the representation of power.Keywords: representation of power, speech acts, sellers and buyers
KEMAMPUAN MENULIS CERPEN SISWA KELAS IX-F MTs “Al-FALAH PUTRI” KOTA BANJARBARU: SHORT STORY WRITING ABILITY CLASS IX-F STUDENTS MTs "AL-FALAH PUTRI" BANJARBARU CITY Disty, Disty Benita Aryannillah Juanta; Sabhan; Rusma Noortyani
LOCANA Vol. 8 No. 1 (2025): JURNAL LOCANA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jlc.v8i1.299

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan menulis siswa Kelas IX-F MTs“Al-Falah Putri” jika ditinjau berdasarkan unsur intrinsik cerpen. Pendekatan yang digunakan dalampenelitian ini adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan subjek penelitian siswa Kelas IX-F MTs“Al-Falah Putri” berjumlah 32 orang. Pemilihan sampel berdasarkan populasi yang ada menggunakanteknik Cluster Random Sampling. Hasil penelitian dari kemampuan menulis cerpen siswa Kelas IX-FMTs “Al-Falah Putri” ditinjau dari unsur intrinsik dikategorikan telah mampu dan memadai denganhasil yang cukup memuaskan. Hal ini dapat dilihat dari hasil siswa dalam menulis cerpen yang mencapai80,0 dengan KKM Bahasa Indonesia minimal 75. Hasil observasi lapangan, ada beberapa faktor yangmempengaruhi kemampuan siswa Kelas IX-F MTs “Al-Falah Putri” dalam menulis yaitu motivasi daninspirasi. Untuk kedepannya diharapkan literasi siswa lebih ditingkatkan lagi agar minat menulis siswalebih bagus lagi.