cover
Contact Name
Asri
Contact Email
nurasri138@yahoo.co.id
Phone
+6285242199519
Journal Mail Official
stikespanritahusadabulukumba@yahoo.co.id
Editorial Address
Jl.Pendidikan Taccorong Bulukumba, Sulawesi Selatan
Location
Kab. bulukumba,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Panrita Husada
ISSN : 2502745X     EISSN : 27151832     DOI : -
Core Subject : Health,
Kesehatan Panrita Husada merupakan jurnal yang melahirkan informasi kesehatan yang mengandung nilai religi. Masalah kesehatan melahirkan tenaga yang professional unggul dan terampil di dunia kerja sehingga informasi tenaga kesehatan dapat diberdayakan. Religi merupakan nilai-nilai yang ditanamkan pada diri alumni agar dalam menjalankan tugasnya dapat memberikan keniscayaan pada diri pasien dan nilai pada masyarakat.
Articles 139 Documents
HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN RISIKO KEJADIAN HIPERTENSI PADA SECURITY DI KAMPUS Anwar Hafid, Muh.; Muhammad Richzan
Jurnal Kesehatan Panrita Husada Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Panrita Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (Stikes Panrita Husada Bulukumba)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37362/jkph.v9i1.1302

Abstract

Security merupakan petugas keamanan yang menerapkan kerja shift dengan sistem penjadwalan pada periode tertentu. Salah satu risiko sistem kerja shift adalah berubahnya irama sirkadian pada pekerja. Perubahan sirkdian dapat menyebabkan gangguan tidur dan berpengaruh terhadap terjadinya hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas tidur dengan kejadian risiko hipertensi pada security di Kampus UIN Alauddin Makassar. Desain penelitian ini adalah penelitian Kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan case control. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni 2022 pada security di Kampus UIN Alauddin Makassar. Analisa data menggunakan uji statistik Chi square. Pengumpulan sampel menggunakan metode Purposive Sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner Pittsburg Sleep Quality Index (PSQI) dan untuk mengukur tekanan darah menggunakan alat sphygmomanometer Aneroid dan Stetoskop. Hasil penelitian menunjukkan dari 42 responden, terdapat kualitas tidur buruk pada security yang hipertensi sebanyak 28 responden (96,5%), dan kualitas tidur baik sebanyak 1 responden (3,4%). Untuk responden yang tidak hipertensi, didapatkan kualitas tidur buruk sebanyak 8 responden (61,5%) dan kualitas tidur baik 4 responden (38,5%). Dan dari hasil kualitas tidur dengan risiko kejadian hipertensi pada responden menggunakan SPSS dengan uji Chi square diperoleh p-value sebesar 0,007 dengan taraf signifikan <0,05. Nilai p-value 0,007 lebih kecil dari 0,05 sehingga Ha diterima Ho ditolak, didapatkan kekuatan hubungan sebesar OR:7,000. Kesimpulan dari penelitian ini yakni ada hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dengan risiko kejadian hipertensi dengan kekuatan hubungan 7 kali berisiko terhadap kejadian hipertensi Pada security di kampus UIN Alauddin Makassar
PENGARUH EDUKASI DIET DIABETES MELITUS BERBASIS POSTER TERHADAP KEPATUHAN DIET YANG MENGALAMI DIABETES MELITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS BINAMU KOTA KABUPATEN JENEPONTO Suardi, Suardi; Oktaviana, Dina; Patmawati; Alwi; Muriyati; Kahar, Yunitra
Jurnal Kesehatan Panrita Husada Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Panrita Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (Stikes Panrita Husada Bulukumba)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37362/jkph.v9i2.1332

Abstract

Edukasi DM merupakan pendidikan dan pelatihan mengenai pengetahuan dan keterampilan bagi penderita diabetes melitus yang bertujuan untuk menunjang perubahan perilaku untuk meningkatkan pemahaman tentang penyakit diabetes, masalah satu pilar pengelolaan diabetes melitus yang bertujuan memberikan pemahaman mengenai penyakit, pencegahan, tanda gejala, dan penatalaksanaan diabetes mellitus. Tujuan Penelitian Untuk mengetahui Pengaruh Edukasi Diet Diabetes Melitus Berbasis Poster Terhadap Kepatuhan Diet Yang Mengalami Diabetes Melitus Tipe 2 Di Puskesmas Binamu Kota Kabupaten Jeneponto. Sampel dalam penelitian ini sebamyak 30 orang yang diambil melalui kuesioner, observasi dan wawancara. Hasil Penelitian ini didapatkan Sebelum diberikan Edukasi Diet Diabetes Melitus Berbasis Poster nilai rata-rata (mean) 24,10 sedangkan Setelah diberikan Edukasi Diet Diabetes Melitus Berbasis Poster nilai rata-rata (mean) adalah 24,77 dengan nilai p=0,010. Kesimpulan penelitian ada Pengaruh Edukasi Diet Diabetes Melitus Berbasis Poster Terhadap Kepatuhan Diet Yang Mengalami Diabetes Melitus Tipe 2 Di Puskesmas Binamu Kota Kabupaten Jeneponto.
PENERAPAN PRE DAN POST CONFERENCE KEPERAWATAN DI RUANG INTERNA RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK SITI KHADIJAH KOTA GORONTALO Syukur, Sabirin B; Rini Asnawati; Wenda, Lela
Jurnal Kesehatan Panrita Husada Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Panrita Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (Stikes Panrita Husada Bulukumba)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37362/jkph.v9i2.1393

Abstract

Undang - Undang No. 44 Tahun 2009, mendefinisikan rumah sakit sebagai institusi pelayanan kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan perorangan secara menyeluruh dengan menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat. Rumah sakit sebagai salah satu bagian sistem pelayanan kesehatan yang memberikan pelayanan kepada masyarakat mencakup pelayanan medik, pelayanan penunjang medik, rehabilitasi medik dan pelayanan perawatan (Septiari, 2012). Pelayanan keperawatan profesional yang disebut manajemen keperawatan melibatkan pengelolaan tim keperawatan melalui pelaksanaan empat fungsi manajemen: perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian. Salah satu tugas dalam fungsi pengarahan adalah pelaksanaan pre dan Post Conference oleh pimpinan manajerial. Conference adalah diskusi kelompok tentang beberapa aspek klinik dan kegiatan konsultasi. Pre Conferencea dalah diskusi tentang aspek klinik sebelum melaksanakan perencanaan asuhan keperawatan pada pasien, sementara Post Conference adalah diskusi tentang aspek klinik sesudah melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien (Syah Putra, 2016). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan pre dan post conference di ruang interna RSIA St. Khadijah kota Gorontalo. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif dalam bentuk studi kasus. Subjek studi adalah subjek yang dituju untuk diteliti atau 15 orang responden yang bertugas di ruangan interna. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara dengan total sampling sebanyak 15 responden. Gambaran pelaksanaan pre dan post conference dengan kategori baik berjumlah 10 responden (66,7%), kategori cukup berjumlah 5 responden (33,3%) sedangkan yang kategori kurang sebanyak 0 responden (0%)
TERAPI BEKAM BASAH TERHADAP PENURUNAN NYERI KEPALA Adil Wael, Nurjannah; Ilah Padhila, Nur; Siokal, Brajakson
Jurnal Kesehatan Panrita Husada Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Panrita Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (Stikes Panrita Husada Bulukumba)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37362/jkph.v9i2.1394

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan intervensi terapi bekam basah dalam menurunkan nyeri kepala. Metode penelitian menggunakan intervensi terhadap satu pasien yang menunjukkan gejala nyeri kepala. Pengumpulan data dilakukan melalui pengkajian subjektif dan objektif terhadap pasien yang melaporkan nyeri kepala dengan skala 5, tegang, dan kesemutan di area pundak. Hasil pemeriksaan tanda vital menunjukkan tekanan darah 122/77 mmHg, denyut nadi 100x/menit, frekuensi pernapasan 20x/menit, dan suhu tubuh 36,5°C. Pengkajian nyeri menyatakan bahwa nyeri dirasakan ketika pasien beraktivitas dengan karakteristik seperti tertusuk dan tegang, terlokalisasi pada area kepala, dan memiliki skala nyeri sebesar 5 yang timbul hilang saat beraktivitas. Diagnosa keperawatan yang muncul adalah nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisik seperti inflamasi, iskemia, atau neoplasma. Intervensi keperawatan meliputi identifikasi nyeri secara holistik, pemberian terapi pijat, dan terapi bekam basah. Implementasi terapi bekam dilakukan dengan memijat beberapa titik dan pemberian bekam pada 15 titik di tubuh pasien. Hasil evaluasi menunjukkan penurunan skala nyeri menjadi 3, dengan pasien melaporkan penurunan nyeri kepala, merasa lebih ringan, dan tidak tegang. Ekspresi fisik pasien juga menunjukkan penurunan gejala meringis dan gelisah.
PENGARUH FOOT MASSAGE TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH DI RUANG INTENSIVE CARE UNIT (ICU) CIPUTRA HOSPITAL CITRA GARDENCITY JAKARTA Tamrin; Rima Berlian Putri
Jurnal Kesehatan Panrita Husada Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Panrita Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (Stikes Panrita Husada Bulukumba)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37362/jkph.v9i2.1420

Abstract

Tekanan darah yang lebih tinggi dari batas normal yang ditetapkan disebut hipertensi. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, tekanan darah dianggap tinggi jika tekanan diastolik lebih besar dari 90 mmHg dan tekanan sistolik lebih besar dari 140 mmHg. praktik klinis pasien sekarat di ICU RS Ciputra Citra Garden City dengan menguji pengaruh intervensi pijat kaki baru terhadap denyut jantung, denyut nadi, dan tekanan darah. Metode Penelitian: Desain EBN (Evidence Base Nurse) yang digunakan adalah Quasy Eksperimen khususnya desain pretest-posttest yaitu dengan melakukan observasi sebelum dan sesudah intervensi kelompok kontrol. Terdapat dua kelompok intervensi yaitu 2 kelompok yang diberikan terapi Foot Massage selama 4 hari berturut-turut dan dilakukan 2 kali sehari pada intervensi tekanan darah pasien mempunyai nilai rata-rata sebesar 1,75 (SD=0,500) sedangkan pada kelompok kontrol rata-rata tekanan darah mempunyai nilai rata-rata sebesar 1,50 (SD=0,577) dengan p-value sebesar 0,083 atau lebih besar dari nilai signifikansi. nilai p-value >0,05.Kesimpulannya adalah tidak terdapat perbedaan bermakna rerata tekanan darah antara kelompok intervensi pijat kaki dan kelompok kontrol dalam menurunkan tekanan darah pada pasien penelitian ini.
HUBUNGAN GAYA HIDUP DENGAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH PESISIR DESA BONTOSUNGGU SELAYAR Karina artab, Rezki Mutiara; Asri; Siringoringo, Edison
Jurnal Kesehatan Panrita Husada Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Panrita Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (Stikes Panrita Husada Bulukumba)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37362/jkph.v9i2.1435

Abstract

Pola makan masyarakat pesisir yang tergolong dalam kebiasaan buruk yang bisa memberi pengaruh kejadian penyakit hipertensi, tidak hanya itu masyarakat pesisir juga mempunyai perilaku, pengetahuan, serta gaya hidup yang kurang baik sehingga bisa menimbulkan kejadian penyakit hipertensi. Beberapa faktor yang memicu timbulnya hipertensi meliputi merokok, obesitas, kurang berolahraga, jenis kelamin, alkohol, asupan garam berlebih, faktor genetik, kafein, usia, serta kolesterol tinggi. kasus hipertensi lebih sering terjadi pada populasi lanjut usia. Diketahuinya Hubungan Gaya hidup dengan tekanan darah pada lansia penderita Hipertensi diwilayah Pesisir Kabupaten Kepulauan Selayar. Jenis penelitian yang digunakan penelitian kuantitatif. Penelitian deskriptif ini menggunakan desain rancangan cross sectional. Dengan jumlah populasi 121 orang dan sampel 96 orang, pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu menggunakan metode non probability random sampling yaitu tekhnik pengambilan sampel consecutive sampling. Hasil analisis dengan menggunakan uji korelasi pearson dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0.343 dengan signifikan p = 0,001 (p < 0,05) artinya Ho ditolak Ha diterima atau ada hubungan antara gaya hidup dengan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi diwilayah Desa Bontosunggu Kecamatan Bontoharu Kabupaten Kepulauan Selayar tahun 2024, menunjukkan bahwa kekuatan korelasi yaitu cukup. Hubungan antara gaya hidup dengan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi diwilayah Desa Bontosunggu Kecamatan Bontoharu Kabupaten Kepulauan Selayar tahun 2024. dapat melengkapi referensi di Perpustakaan Mahasiswa Keperawatan Stikes Panrita Husada Bulukumba dan temuan hubungan Gaya hidup, memberikan tambahan informasi dan pendapat kepada tenaga kesehatan guna meningkatkan mutu pelayanan kesehatan yang diberikan, yang diharapkan juga bermanfaat bagi masyarakat setempat.
PENGARUH SENAM PROLANIS TERHADAP PENURUNAN KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAMAMAUNG KOTA MAKASSAR Nofianti; Ismail, Hidayati; M, Musmulyadi
Jurnal Kesehatan Panrita Husada Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Panrita Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (Stikes Panrita Husada Bulukumba)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37362/jkph.v9i2.1470

Abstract

Diabetes Melitus Tipe 2 merupakan penyakit gangguan metabolisme tubuh yang menahun akibat hormon insulin dalam tubuh yang tidak dapat digunakan secara efektif dalam mengatur keseimbangan gula darah sehingga meningkatkan konsentrasi kadar gula di dalam darah (hiperglikemia) disebabkan karena ketidakseimbangan antara suplai dan kebutuhan insulin. Untuk Mengetahuai Pengaruh Senam Prolanis Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Wilayah Puskesmas Tamamaung Makassar. Jenis penelitian menggunakan penelitian kuantitatif desain penelitian pre-exprimental dalam bentuk one group pre – test post - test design. Teknik sampel dalam penelitian ini menggunakan jenis total sampling, dan sampel berjumlah 14 sampel. Dari 14 responden kadar gula darah mengalami penurunan. Penurunan kadar gula darah bervariasi, dan sebanyak 6 responden hanya melakukan aktifitas fisik 1 kali dalam satu minggu, 5 responden melakukan aktifitas 2 kali dalam satu minggu, 3 responden melakukan aktifitas fisik 3 kali dalam satu minggu. menggunakan uji stastitik paired t test dengan syarat data berdistribusi normal. Pada tingkat kemaknaan α = 0.05dengan nilai (p) yang diperoleh sebesar 0.038. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan ada pengaruh yang signifikan antara senam prolanis terhadap penurunan kadar gula darah. pada pasien diabetes mellitus dengan demikian diharapkan senam prolanis dapat dilanjutkan/dipertahankan menjadi latihan fisik untuk menurunkan kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus.
PENGARUH RESPON TIME TERHADAP PENERAPAN PUBLIC SAFETY CENTER (PSC) 119 DI KABUPATEN JAYAPURA Christi Tyas Utami, Theresia Febriana; Guruh Suprayitno; Kismiyati; Jeni Oktavia Karundeng
Jurnal Kesehatan Panrita Husada Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Panrita Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (Stikes Panrita Husada Bulukumba)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37362/jkph.v9i2.1477

Abstract

Kejadian darurat seringkali datang tanpa peringatan, dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. Banyak faktor yang dapat memicu situasi darurat, termasuk kecelakaan, tindakan kekerasan yang membahayakan orang lain, kebakaran, penyakit, dan bencana alam. Dalam situasi ini, reaksi darurat yang cepat dan tepat sangat penting, karena ini memungkinkan pelayanan pertama kepada korban dilakukan dengan efektif. PSC 119 adalah lembaga yang berperan penting dalam pelayanan kedaruratan di suatu wilayah. Respon time diperlukan oleh PSC 119 untuk merespons panggilan darurat dan menjadi parameter penting dalam menilai efektivitas layanan tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana respon time mempengaruhi operasional layanan Public Safety Center (PSC) 119, keberhasilan penanganan kasus kegawatdaruratan, dan bagaimana kepuasan masyarakat terhadap layanan PSC 119 di Kabupaten Jayapura. Metode penelitian mengunakan desain cross sectional study. Informan ditentukan dengan teknik purposive sampling. Sampel penelitian ini adalah tim PSC 119 berjumlah 22 orang. Analisis data menggunakan uji chi square. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Hasil penelitian di dapatkan Hasil analisis chi square yang dilakukan di dapatkan p value 0,010 <α=0,05, dengan OR 18,0 Kesimpulan artinya ada pengaruh respon time terhadap penerapan PSC 119 (kinerja petugas dalam layanan kegawatdaruratan pra Rumah Sakit), dan petugas yang memiliki respon time lambat memiliki 18,0 kali beresiko memiliki kinerja buruk dibandingkan dengan petugas dengan kinerja baik
HUBUNGAN MOTIVASI DENGAN KEPATUHAN KELUARGA DALAM KONTROL BEROBAT PADA PASIEN GANGGUAN JIWA DIWILAYAH PUSKESMAS JONGAYA KOTA MAKASSAR Sia'tang, Weni; I Kade Wijaya; Nur Ilmihidayah Sahal
Jurnal Kesehatan Panrita Husada Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Panrita Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (Stikes Panrita Husada Bulukumba)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37362/jkph.v9i2.1478

Abstract

Gangguan jiwa merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih sangat penting untuk diperhatiakan. Tidak teratur dalam kontrol berobat alasan keluarga bosan untuk mengantarkan klien berobat ke Puskesmas. Penanganan penderita gangguan jiwa harus melibatkan peran serta motivasi dari keluarga. Keluarga merupakan sistem pendukung utama yang memberikan perawatan langsung pada setiap keadaan sehat dan sakit. Salah Satu faktor utama keberhasilan penatalaksanaan terapi penyakit gangguan Jiwa adalah kepatuhan kontrol dalam pengobatan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan motivasi dengan kepatuhan keluarga dalam kontrol berobat pada pasien gangguan jiwa diwilayah Puskesmas Jongaya Kota Makassar. Desain penelitian ini adalah korelasional dengan pendekatan Cross Sectional Study, teknik sampel dalam penelitian ini adalah Purposive sampling berjumlah 42 sampel. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa 42 responden yang termasuk dalam motivasi baik sejumlah 25 orang (59.5%), responden yang termasuk motivasi kurang baik sejumlah 17 orang (40.5%) dan dalam kepatuhan kontrol berobat didapatkan hasil patuh sejumlah 22 orang (52%) kurang patuh sejumlah 20 orang (47.6%). Hasil uji Chi-Square didapatkan nilai (p=0.000 dimana p=α 0.05) sehinggah Ha diterima. Dari penelitian ini dapat disimpulakan bahwa ada hubungan antara motivasi dengan kepatuhan keluarga dalam kontrol berobat pada pasien gangguan jiwa diwilayah Puskesmas Jongaya Kota Makassar. Dengan demikian diharapkan keluarga dapat memberikan motivasi yang lebih baik lagi dan keluarga pasien lebih memperhatikan kontrol berobat agar tidak terjadi kekambuhan.
Pengaruh Foot Massage Terhadap Penurunan Tekanan Darah Di Ruang Intensive Care Unit (Icu) Ciputra Hospital Citra Gardencity Jakarta Tamrin, Tamrin; Rima Berlian Putri
Jurnal Kesehatan Panrita Husada Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Kesehatan Panrita Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Stikes Panrita Husada Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tekanan darah yang lebih tinggi dari batas normal yang ditetapkan disebut hipertensi. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, tekanan darah dianggap tinggi jika tekanan diastolik lebih besar dari 90 mmHg dan tekanan sistolik lebih besar dari 140 mmHg. praktik klinis pasien sekarat di ICU RS Ciputra Citra Garden City dengan menguji pengaruh intervensi pijat kaki baru terhadap denyut jantung, denyut nadi, dan tekanan darah. Metode Penelitian: Desain EBN (Evidence Base Nurse) yang digunakan adalah Quasy Eksperimen khususnya desain pretest-posttest yaitu dengan melakukan observasi sebelum dan sesudah intervensi kelompok kontrol. Terdapat dua kelompok intervensi yaitu 2 kelompok yang diberikan terapi Foot Massage selama 4 hari berturut-turut dan dilakukan 2 kali sehari pada intervensi tekanan darah pasien mempunyai nilai rata-rata sebesar 1,75 (SD=0,500) sedangkan pada kelompok kontrol rata-rata tekanan darah mempunyai nilai rata-rata sebesar 1,50 (SD=0,577) dengan p-value sebesar 0,083 atau lebih besar dari nilai signifikansi. nilai p-value >0,05.Kesimpulannya adalah tidak terdapat perbedaan bermakna rerata tekanan darah antara kelompok intervensi pijat kaki dan kelompok kontrol dalam menurunkan tekanan darah pada pasien penelitian ini.