cover
Contact Name
Nirfayanti
Contact Email
nirfa@umma.ac.id
Phone
+6282393232829
Journal Mail Official
equals@umma.ac.id
Editorial Address
Jl. Dr. Ratulangi No. 62 Maros, 90511, Sulawesi Selatan, Indonesia
Location
Kab. maros,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Equals : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
ISSN : 26222329     EISSN : 26222442     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Equals: Jurnal ilmiah Pendidikan Matematika, memuat artikel berupa hasil pemikiran, studi pustaka atau penelitian yang berkaitan dengan perkembangan bidang ilmu pendidikan matematika dan belum pernah diterbitkan dalam jurnal lain.
Articles 138 Documents
Analisis Kesulitan Linguistik dalam Pemahaman Istilah Matematika Berbahasa Inggris oleh Mahasiswa Teknik Informatika Andi Nuzul Hikmah Buana; Misveria Villa Waru; Riski Aditia
EQUALS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 2 (2025): Inovasi Pembelajaran Matematika Berbasis Teknologi, Kognitif, dan Etnomatematik
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/equals.v8i2.2993

Abstract

This study explores the linguistic challenges experienced by Informatics Engineering students in understanding English mathematical terminology used in academic discourse. As English remains the dominant language in science and technology, the ability to comprehend subject-specific vocabulary is crucial for non-native learners. The research aims to describe the types of linguistic difficulties students encounter, identify contributing factors, and propose effective instructional strategies. Using a descriptive qualitative design supported by quantitative data, the study involved 60 students who had completed courses in basic mathematics, linear algebra, and algorithms. Data were obtained through mathematical vocabulary tests, questionnaires, semi-structured interviews, and document analysis. The results show that students face notable difficulties with polysemous and homonymous words, syntactic complexity in mathematical texts, and limited translation skills. Although students easily recognize technical terms such as derivative and matrix, they often misinterpret contextual words like root or function due to multiple meanings. The findings indicate that linguistic competence directly influences the comprehension of mathematical concepts. The novelty of this study lies in integrating linguistic and disciplinary perspectives through an ESP/EAP-based approach. It also recommends adaptive and technology-assisted pedagogy to strengthen students’ academic literacy and understanding of English mathematical terminology.
Penerapan Metode Pembelajaran OBE terhadap Motivasi Belajar Mahasiswa Abdurahman Hamid
EQUALS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 2 (2025): Inovasi Pembelajaran Matematika Berbasis Teknologi, Kognitif, dan Etnomatematik
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/equals.v8i2.3011

Abstract

Pada abad ke-21, pendidikan tinggi dituntut untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga menunjukkan motivasi belajar yang tinggi serta kemampuan berpikir adaptif. Outcome Based Education (OBE) merupakan pendekatan pedagogis yang menempatkan capaian pembelajaran sebagai indikator utama keberhasilan; namun efektivitasnya dalam meningkatkan motivasi belajar mahasiswa masih memerlukan pembuktian empiris. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh pendekatan pembelajaran OBE terhadap motivasi belajar mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional kausal-komparatif. Populasi penelitian terdiri atas mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika di sebuah universitas. Terdapat 210 mahasiswa Pendidikan Matematika FMIPA UNM, dan 138 di antaranya dipilih menggunakan teknik proportional stratified random sampling. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner skala Likert yang mengukur tingkat penerapan OBE dan motivasi belajar mahasiswa. Data dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS melalui regresi linear sederhana dan korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan pengaruh yang signifikan antara penerapan OBE dan motivasi belajar mahasiswa, dengan dampak yang lebih kuat pada motivasi intrinsik dibandingkan insentif ekstrinsik. Temuan ini membuktikan bahwa penerapan OBE dapat meningkatkan keterlibatan dan motivasi belajar mahasiswa apabila dirancang secara partisipatif dan berfokus pada capaian. Secara praktis, penelitian ini memberikan rekomendasi bagi perguruan tinggi untuk meningkatkan implementasi Outcome Based Education (OBE) melalui pembelajaran kontekstual dan berpusat pada mahasiswa. Secara teoretis, penelitian ini turut memperkuat model integratif yang mengaitkan teori OBE dengan teori motivasi belajar kontemporer.
Analisis Kesalahan Mahasiswa dalam Menyusun Flowchart Metode Posisi Palsu Berdasarkan Teori Rittle-Johnson dan Alibali Khadijah; Usman Mulbar
EQUALS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 2 (2025): Inovasi Pembelajaran Matematika Berbasis Teknologi, Kognitif, dan Etnomatematik
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/equals.v8i2.3015

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kesalahan mahasiswa dalam menerapkan algoritma Metode Posisi Palsu menggunakan bahasa pemrograman PHP melalui pendekatan Computational Thinking–Error Analysis Framework (CT–EAF). Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menganalisis tugas akhir mahasiswa yang terdiri atas dokumentasi algoritma dan kode yang dapat dieksekusi. Analisis meliputi reduksi data, klasifikasi kesalahan, serta interpretasi berdasarkan dimensi computational thinking dan kategori kesalahan matematika. Temuan penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa mengalami berbagai kesulitan dalam menerjemahkan konsep matematika ke dalam struktur komputasi dan dalam mengevaluasi ketepatan hasil iterasi. Sebagian besar kesalahan terkait dengan tantangan dalam mengabstraksikan rumus matematika Metode Posisi Palsu ke dalam logika program, serta keterbatasan refleksi dan debugging terhadap hasil komputasi. Kesalahan dalam abstraksi terutama meliputi penggunaan operator yang tidak tepat, kesalahan tanda kurung, atau penerjemahan rumus Metode Posisi Palsu yang keliru, sementara kesalahan evaluasi berkaitan dengan pengabaian kriteria konvergensi numerik ∣f(c)∣ < ε atau |Δc| < ε. Integrasi CT–EAF memberikan perspektif yang komprehensif mengenai hubungan antara proses berpikir algoritmik mahasiswa dan jenis kesalahan konseptual serta prosedural yang mereka lakukan. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan computational thinking dan literasi algoritmik dalam pembelajaran metode numerik. Pendekatan CT–EAF berfungsi sebagai kerangka yang efektif untuk memandu mahasiswa menghubungkan konsep matematika dengan logika komputasi, sehingga mendorong proses pembelajaran yang menekankan pemahaman konseptual dan penalaran algoritmik, bukan sekadar menghasilkan output komputasional.
Implementasi Problem Based Learning Berbasis Teknologi Digital terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Syamsuriyawati; Rahmawati; Khaerani; Najamuddin
EQUALS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 2 (2025): Inovasi Pembelajaran Matematika Berbasis Teknologi, Kognitif, dan Etnomatematik
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/equals.v8i2.3045

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis antara siswa yang belajar menggunakan model Problem Based Learning (PBL) berbasis teknologi digital dan siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental tipe pretest–posttest control group. Sampel penelitian terdiri dari 32 siswa kelas eksperimen dan 33 siswa kelas kontrol yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa tes uraian kemampuan pemecahan masalah yang telah divalidasi dan memiliki reliabilitas tinggi. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan Independent Sample t-test terhadap skor N-Gain setelah data memenuhi syarat homogenitas varians. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor N-Gain siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (0.606 > 0.412), dan uji t menunjukkan perbedaan peningkatan yang signifikan antara kedua kelompok (t = 3.587, p < .001). Nilai effect size sebesar 0.890 menunjukkan pengaruh yang besar dan bermakna secara praktis terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa. Dengan demikian, model PBL berbasis teknologi digital dinilai efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis dan dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran pada materi matematika yang membutuhkan visualisasi dan proses berpikir tingkat tinggi.
Hubungan Motivasi Belajar dan Beban Kognitif dengan Moderasi Multimedia Interaktif pada Pembelajaran Matematika Nur Adni Azisah; Fitri; Alya Anwar; A. Muhajir Nasir
EQUALS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 2 (2025): Inovasi Pembelajaran Matematika Berbasis Teknologi, Kognitif, dan Etnomatematik
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/equals.v8i2.3062

Abstract

This study aims to analyze the relationship between learning motivation and cognitive load among elementary school students in mathematics learning, and to examine whether interactive multimedia instruction moderates this relationship. A quantitative correlational design was employed. Participants were elementary school students who experienced two different instructional conditions: interactive multimedia learning and conventional learning. Data were collected using a motivation scale based on the ARCS model and a cognitive load scale developed according to Cognitive Load Theory. Data analysis was conducted using Pearson correlation and Moderated Regression Analysis (MRA). The results indicate a significant negative relationship between learning motivation and cognitive load (r = −0.361, p = .007), suggesting that higher motivation is associated with lower perceived cognitive load. However, the moderation analysis revealed that the type of instruction did not significantly moderate the relationship between learning motivation and cognitive load (p = .173), indicating that the effect of motivation remained consistent across both instructional conditions. These findings highlight the role of motivation as an important psychological factor affecting cognitive processing in mathematics learning. Meanwhile, the use of multimedia requires careful instructional design to ensure that it contributes effectively without increasing unnecessary cognitive demands.
Analisis Pemahaman Konsep Mahasiswa Dalam Menyelesaikan Soal Desain Simetris Pada Mata Kuliah Matematika Diskrit Siti Habibah; Syahwa Fadhilah; Nayla Winda Pratama; Sahwa Yusni Arbila; Umi Hidayah; Ahmad Yani; Nadya Febriani Meldi
EQUALS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 2 (2025): Inovasi Pembelajaran Matematika Berbasis Teknologi, Kognitif, dan Etnomatematik
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/equals.v8i2.3042

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pemahaman konseptual mahasiswa dalam menyelesaikan masalah terkait desain simetris pada mata kuliah Matematika Diskret dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Partisipan terdiri atas 22 mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Tanjungpura. Instrumen penelitian meliputi tes esai yang terdiri dari satu butir soal dengan dua sub-pertanyaan yang telah divalidasi melalui validitas isi dan validitas butir, serta wawancara semi-terstruktur yang berfungsi mendukung temuan namun tidak melalui proses validasi instrumen. Berdasarkan hasil tes, dua mahasiswa dipilih untuk analisis mendalam mewakili kategori tinggi dan sedang dalam pemahaman konseptual. Data dianalisis menggunakan kerangka Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dilengkapi dengan hasil wawancara. Temuan menunjukkan bahwa 72,73% mahasiswa memiliki tingkat pemahaman konseptual yang tinggi, sedangkan 27,27% berada pada kategori sedang. Perbedaan pemahaman tampak dalam kemampuan mahasiswa menyatakan kembali definisi, menjelaskan hubungan antarkomponen parameter desain, serta menerapkan prosedur dalam membangun desain baru. Beberapa mahasiswa menunjukkan penalaran matematis yang terstruktur, sementara yang lain lebih menekankan langkah-langkah prosedural. Hasil ini menegaskan perlunya strategi pembelajaran yang mampu mengintegrasikan pemahaman konseptual dan prosedural, sehingga mahasiswa tidak hanya melakukan perhitungan tetapi juga memahami struktur dan sifat dasar dari desain simetris.
Etnomatematika Berbasis Kecerdasan Artifisial melalui Proyek Kolaboratif Berbantuan Media Sosial Ernawati; Aryanti; Mawar Citra Lestari
EQUALS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 2 (2025): Inovasi Pembelajaran Matematika Berbasis Teknologi, Kognitif, dan Etnomatematik
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/equals.v8i2.3098

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi konsep matematika dalam budaya lokal Kabupaten Maros berbasis Artificial Intelligence (AI) melalui proyek kolaboratif berbantuan media sosial. Fokus kajian pada tiga tradisi Bugis-Makassar (Makkellu, Mappassili, Mappacci), permainan Dende-dende, serta tradisi Peca Sura. Metode kualitatif dengan pendekatan etnografi digunakan melalui observasi partisipatif, wawancara enam narasumber budaya, dokumentasi visual, dan keterlibatan 15 mahasiswa. Hasil menunjukkan bahwa Makkellu memuat Geometri wajah, rasio, simetri, trigonometri sudut estetika; Mappassili terkait volume, suhu, dan pola lingkaran perlengkapan siraman; Mappacci menampilkan simetri, kombinatorika, dan peluang restu; Dende-dende memuat koordinat bidang, sudut, serta peluang permainan; sedangkan Peca Sura mencerminkan volume, proporsi bahan, distribusi merata, dan peluang tambahan. Media sosial berperan strategis dalam diseminasi hasil: unggahan Peca Sura memperoleh interaksi tertinggi (240 like, 46 komentar, 25 share), diikuti Dende-dende dan Makkellu. Respon masyarakat tidak hanya berupa apresiasi, tetapi juga nostalgia, refleksi pendidikan, hingga usulan soal kuis yang memperkaya konten. Hal ini membuktikan bahwa media sosial tidak sekadar medium publikasi, tetapi juga ruang partisipasi publik, literasi digital, serta validasi sosial terhadap etnomatematika.
Pengembangan Media Pembelajaran Terintegrasi Sejarah Matematika Berbasis Fitur Carousel Instagram pada Siswa SMP Thahira Azzahra Yusuf; Juariah; Rikrik Nurdiansyah
EQUALS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 1 (2026): Transformasi Pembelajaran Matematika melalui Pendekatan Inovatif dan Teknologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/equals.v9i1.3092

Abstract

he rapid development of digital technology and social media presents opportunities for more interactive and relevant learning innovations, including in mathematics education. Instagram, widely used by adolescents, offers a carousel feature that enables concise and engaging visual content, while mathematics learning is often perceived as difficult when delivered through monotonous methods. Integrating the history of mathematics is considered effective in enhancing students’ motivation, conceptual understanding, and contextual learning experiences. This study aims to develop an Instagram carousel–based mathematics learning media integrated with the history of mathematics for the Pythagorean theorem in eighth-grade students. This Research and Development study employed the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation) model. Research instruments included learning outcome tests, observation sheets, interviews, students’ needs analysis questionnaires, expert validation questionnaires, and practicality questionnaires. The results show that: (1) the developed media is “very valid” and “highly feasible”, with mean scores of 8.60 for technical aspects and 8.80 for material content; (2) The effectiveness of the media was "quite effective", proven by a 60% classical completion rate; (3) Small and large-scale trials showed that the media developed was "very practical", scoring 94% in small scale and 86% in large scale trials. Therefore, this Instagram carousel-based learning media, integrated with the history of mathematics, is an appropriate alternative learning resource for junior high school students.
Implementasi Contextual Teaching and Learning (CTL) untuk Meningkatkan Minat Belajar Matematika Siswa Sekolah Dasar Darfi Widiarni; Ezif Rizqi Imtihana
EQUALS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 1 (2026): Transformasi Pembelajaran Matematika melalui Pendekatan Inovatif dan Teknologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/equals.v9i1.3218

Abstract

This study aims to analyse the implementation of Contextual Teaching and Learning (CTL) in mathematics learning and to explore students' learning interest at SDN Sumberharjo Pacitan. A qualitative case study design was employed (Yin, 2018; Creswell, 2014), as this study seeks to understand a real-life phenomenon, namely CTL implementation, in its natural context without manipulating variables. Data were collected through semi-structured in-depth interviews using an interview guide with one classroom teacher, one school principal, and eleven Grade IV students (6 males and 5 females; aged 9–10 years); participant observation using an observation checklist across four learning sessions on quadrilateral topics; and documentation of lesson plans, student worksheets, activity photographs, and field notes. Data were analysed using the Miles–Huberman–Saldaña interactive model (data condensation, data display, and conclusion drawing/verification) and validated through source and technique triangulation. The results reveal that CTL was applied systematically through seven components: constructivism, inquiry, questioning, learning community, modelling, reflection, and authentic assessment. The findings indicate that students demonstrated increased learning interest across four dimensions: affective (positive feelings and enthusiasm), cognitive (contextual understanding through real-life examples), behavioral (collaborative engagement in group discussions), and motivational (a sustained desire to continue learning independently). Three mediating factors underlie the effectiveness of CTL, namely teacher role transformation, content contextualisation, and institutional support. This study contributes a three-factor mediating framework that connects the effectiveness of CTL to Vygotsky's Zone of Proximal Development (ZPD), Bruner's representational theory, and Hidi–Renninger's four-phase model of interest development.
Pengaruh Media Interaktif Educaplay untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa pada Pelajaran Matematika Siswa Kelas IV MI Ma'arif NU 5 Sekampung Risky Nur Azizah; Muhammad Ngali Zainal Makmun; Lutfi Fadilah
EQUALS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 1 (2026): Transformasi Pembelajaran Matematika melalui Pendekatan Inovatif dan Teknologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/equals.v9i1.3230

Abstract

This study examines the effect of the interactive learning media Educaplay on students’ interest in learning mathematics at the fourth-grade level of MI Ma’arif NU 5 Sekampung. The study is grounded in the issue of low student interest caused by monotonous and less interactive teaching methods. The objective of this research is to determine whether the use of Educaplay significantly influences students’ learning interest. This research employs a quantitative approach with a quasi-experimental design involving 21 students selected through total sampling. The research design used is Non-Equivalent Control Group Design. Data were collected using questionnaires, observations, and documentation, while data analysis was conducted using validity, reliability, normality, and independent sample t-test. The findings reveal that the use of Educaplay has a significant effect on students’ learning interest, as indicated by a significance value of 0.001 (<0.05). The results also show improvements in students’ attention, participation, enthusiasm, and overall engagement in learning mathematics. The novelty of this study lies in the application of interactive digital media specifically in the context of Madrasah Ibtidaiyah, focusing on learning interest rather than cognitive outcomes. This study implies that integrating interactive media into mathematics learning can enhance student engagement and create a more meaningful learning experience.