cover
Contact Name
Nirfayanti
Contact Email
nirfa@umma.ac.id
Phone
+6282393232829
Journal Mail Official
equals@umma.ac.id
Editorial Address
Jl. Dr. Ratulangi No. 62 Maros, 90511, Sulawesi Selatan, Indonesia
Location
Kab. maros,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Equals : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
ISSN : 26222329     EISSN : 26222442     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Equals: Jurnal ilmiah Pendidikan Matematika, memuat artikel berupa hasil pemikiran, studi pustaka atau penelitian yang berkaitan dengan perkembangan bidang ilmu pendidikan matematika dan belum pernah diterbitkan dalam jurnal lain.
Articles 125 Documents
Analisis Kemampuan Literasi Matematis Siswa Ditinjau Dari Motivasi Belajar Matematika Pada Pokok Bahasan Aritmatika Sosial Taufik, Azin; Prayitno, Anggar Titis; Damayanti, Alvina
EQUALS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2024): Equals: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/equals.v7i1.2028

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan kemampuan literasi matematis siswa ditinjau dari motivasi belajar matematika pada pokok bahasan aritmatika sosial. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek pada penelitian ini adalah 5 orang siswa kelas VII SMPN 1 Darma yang terdiri dari 1 siswa dengan kategori motivasi sangat tinggi, 3 siswa dengan motivasi tinggi, dan 1 siswa dengan motivasi sedang. Teknik pengambilan subjek menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui instrumen tes, angket, dan wawancara. Aspek indikator literasi matematis yang digunakan yaitu diantaranya: 1) Merumuskan, 2) Menerapkan, dan 3) Menafsirkan. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan siswa yang memiliki motivasi sangat tinggi memiliki kemampuan literasi matematis rendah dan memenuhi dua aspek kemampuan literasi matematis yaitu formulate dan employ. Siswa yang memiliki motivasi tinggi memiliki kemampuan literasi matematis kategori sangat tinggi dan sedang, serta memenuhi tiga aspek kemampuan literasi matematis, meliputi formulate, employ, dan interpret. Sedangkan siswa yang memiliki motivasi sedang memiliki kemampuan literasi matematis rendah dan memenuhi dua aspek kemampuan literasi matematis, yaitu employ dan interpret.
Model Pembelajaran Realistic Mathematic Education (RME) Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VII SMP Satap Langkeang Ernawati, Ernawat; Setyawan, Dedy; Rahmawati, Rahmawati; Nurhikmah, Nurhikmah
EQUALS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol. 6 No. 2 (2023): Equals: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/equals.v6i2.2060

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui hasil belajar setelah penerapan model Realistic Mathematic Education (RME). Jenis penelitian ini adalah Pre-Experimental dengan melibatkan satu kelompok kelas eksperimen tanpa variabel kontrol. Desain penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Satap Langkeang dan sampel pada penelitian ini adalah seluruh siswa VII-1 SMP Satap Langkeang sebanyak 21 siswa dengan teknik pengamilan sampel adalah simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar yang telah divalidasi oleh ahli. Data penelitian ini dianalisis secara deskriptif dan inferensial dengan uji normalitas sebagai uji prasyarat analisis. Hasil analisis data menunjukkan bahwa nilai rata-rata siswa pada pre-test adalah 69,00 kemudian nilai rata-rata post-test 82,24. Rata-rata skor gain ternormalisasi 0,43 dalam kategori sedang dan berdistribusi normal untuk data hasil belajar. Berdasarkan uji-t diperoleh 0,000 < ? = 0,025 yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan. Pada post-test juga memperlihatkan bahwa seluruh siswa telah mencapai nilai KKM mata pelajaran matematika di SMP Satap Langkeang . Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar siswa setelah diajar dengan model pembelajaran Realistic Mathematic Education (RME) pada materi bentuk aljabar.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa ditinjau dari Keaktifan Siswa Bertanya Setyawati, Maunah; Muthi, Abd.; Enkas, Muhamad Diviorico; Afifah, Hanaa Rohmatul; Luklua, Asda Ikrima; Normalasari, Rita
EQUALS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2024): Equals: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/equals.v7i1.2062

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematis penting dimilik oleh siswa karena merupakan kompetensi utama dalam proses berpikir matematika. Siswa seringkali merasa kesulitan dalam menyelesaikan soal yang diberikan guru jika soal tersebut sedikit berbeda dengan contoh yang diberikan sebelumnya. Hanya saja, banyak dari siswa yang malu dan tidak mau bertanya kepada guru tentang bagaimana pemecahan masalah yang seharusnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis ditinjau dari keaktifan siswa bertanya. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII MTsN 4 Jombang sebanyak 3 siswa dengan kategori sangat aktif bertanya, aktif bertanya dan jarang bertanya. Pengumpulan data dilakukan dengan tes tulis dalam bentuk soal uraian dan dilanjutkan dengan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga siswa dengan kategori sangat aktif bertanya, aktif bertanya dan jarang bertanya memenuhi seluruh indikator kemampuan pemecahan masalah Polya diantaranya memahami masalah, merencanakan pemecahan masalah, memecahkan masalah sesuai rencana, dan memeriksa kembali pemecahan masalah yang telah dilakukan.
Upaya Mengatasi Miskonsepsi Siswa pada Penjumlahan Vektor dengan Problem Based Learning Rachmasari, Sekar; Prayitno, Anton; Rahayuningsih, Sri
EQUALS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2024): Equals: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/equals.v7i1.2131

Abstract

Miskonsepsi merupakan suatu hal yang perlu dihindari baik oleh guru maupun siswa dalam proses pembelajaran. Salah satu konsep matematika yang masih terdapat miskonsepsi oleh siswa yaitu materi penjumlahan vektor. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi miskonsepsi yang umum terjadi pada siswa dalam penjumlahan vektor dan mengevaluasi efektivitas model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam mengatasi miskonsepsi tersebut. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR), di mana berbagai penelitian yang relevan dikumpulkan, dianalisis, dan disintesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PBL efektif dalam mengurangi miskonsepsi dan meningkatkan pemahaman konseptual siswa terhadap penjumlahan vektor. Siswa yang belajar menggunakan PBL menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam mengaplikasikan konsep penjumlahan vektor dalam berbagai konteks. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan metode pengajaran yang lebih efektif dalam bidang pendidikan matematika.
Efektivitas Penggunaan Bintang Ajaib Sebagai Alat Peraga Dalam Pemahaman Konsep Barisan Aritmatika Siswa kelas VII SMP YP PGRI 4 Makassar Khaerani, Khaerani; Syamsuriyawati, Syamsuriyawati; Rahmawati, Rahmawati
EQUALS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2024): Equals: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/equals.v7i1.2220

Abstract

Salah satu ciri khas materi matematika adalah objek-objek yang dipelajari bersifat abstrak, hal ini menjadi salah satu penyebab siswa kesulitan dalam memahami konsep matematika. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui efektivitas penggunaan bintang ajaib sebagai alat peraga dalam pemahaman konsep barisan aritmatika siswa YP PGRI 4 Makassar. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pre-experimental designs yang berbentuk One Group pretest-posttest design. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar, dan observasi aktivitas siswa. Berdasarkan hasil tes pemahaman konsep yang dilakukan, sebelum penerapan alat peraga tidak ada yang memperoleh nilai kategori tuntas, dan setelah diterapkannya alat peraga bintang ajaib 31 nilai siswa berada pada kategori tuntas. Dari hasil lembar observasi aktivitas siswa terjadi peningkatan aktivitas positif siswa di setiap pertemuan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan alat peraga bintang ajaib efektif sebagai media pembelajaran pada materi barisan aritmatika.
Pengaruh Kapasitas Working Memory dan Kemampuan Numerik terhadap Pemecahan Masalah Matematika Berbasis Higher Order Thinking Skills Azin Taufik; Rahmadayanti, Ria; Syafari, Rahayu
EQUALS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 2 (2025): EQUALS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/equals.v8i2.2680

Abstract

This research is motivated by the low ability of solving mathematical problems based on Higher Order Thinking Skills (HOTS) in junior high school students. The objectives of the study are to: analyze the effect of working memory capacity on HOTS-based mathematical problem solving, analyze the effect of numerical ability on HOTS-based mathematical problem solving, and analyze the effect of working memory capacity and numerical ability simultaneously on HOTS-based mathematical problem solving. This type of research is quantitative with a causal associative research design. The research was conducted at SMP Negeri 1 Kalimanggis. Data collection techniques used test questions and interviews. The instruments used include: Operation Span (OSPAN) task, numerical ability test and HOTS-based mathematical problemsolving test. Data analysis techniques used simple and multiple linear regression with the help of Excel software. The results of the study showed that: Working memory capacity has a positive and significant effect on HOTS-based problem solving , ), numerical ability has a positive and significant effect on HOTS-based problem solving ( , ), and both factors simultaneously have a positive and significant effect ( , ).
Eksplorasi Koneksi Matematis Pada Materi Operasi Bilangan Melalui Permainan Congklak Chairani, Amelia; Ramadhani, Alya Radhwa; Maryono, Iyon; Rizqiyani, Rifa
EQUALS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 2 (2025): EQUALS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/equals.v8i2.2755

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi penggunaan permainan tradisional congklak sebagai media pembelajaran untuk memperkuat kemampuan koneksi matematis peserta didik pada materi operasi bilangan, khususnya penjumlahan, pengurangan, dan strategi distribusi dalam konteks bilangan bulat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang melibatkan peserta didik kelas VI sekolah dasar. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan triangulasi diterapkan untuk memastikan keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan congklak memfasilitasi koneksi matematis dalam beberapa aspek, seperti menghubungkan prosedur matematika, mengaitkan konsep matematika dengan kehidupan sehari-hari, serta melakukan transisi dari representasi konkret ke representasi simbolik. Aktivitas ini juga meningkatkan keterlibatan dan sikap positif peserta didik terhadap pembelajaran matematika. Temuan ini menunjukkan bahwa permainan tradisional memiliki potensi yang kuat sebagai media pembelajaran yang kontekstual dan berakar pada budaya dalam mendorong pemahaman yang bermakna terhadap konsep operasi bilangan.
Suatu Desain Bahan Ajar Ethnomatematika Arsitektur Rumah Gadang Melalui Pendekatan Deep Learning Chairani, Amelia; Afifah, Adinda Purnama; Khasanah, Aulia Zakia; Susilawati, Wati; Sholihah, Wildatus
EQUALS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 2 (2025): EQUALS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/equals.v8i2.2773

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar matematika berbasis etnomatematika dengan mengintegrasikan unsur arsitektur Rumah Gadang Minangkabau melalui penerapan teknologi Deep Learning. Pendekatan ini dirancang untuk mendorong pengalaman belajar yang kontekstual, interaktif, dan adaptif dalam memenuhi kebutuhan beragam siswa sekaligus menumbuhkan kesadaran budaya dalam pendidikan matematika. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan mengacu pada model Borg dan Gall, yang mencakup tahapan sistematis mulai dari perancangan, pengembangan, hingga validasi. Subjek penelitian terdiri dari 15 siswa SMA, dan validasi ahli dilakukan oleh tiga pakar dalam bidang pendidikan matematika dan teknologi pembelajaran. Hasil validasi menunjukkan skor kelayakan sebesar 90% yang termasuk dalam kategori “sangat valid”. Selain itu, 85% siswa menunjukkan ketertarikan yang tinggi terhadap pendekatan berbasis etnomatematika karena relevansi budayanya, sementara 65% memberikan respon positif terhadap integrasi teknologi Deep Learning. Temuan ini menunjukkan bahwa penggabungan konteks budaya dengan aplikasi teknologi modern dapat secara bermakna meningkatkan pemahaman konseptual siswa terhadap matematika. Secara teoretis, penelitian ini memperkuat kerangka matematika kontekstual sebagai dasar bagi pedagogi yang responsif terhadap budaya. Secara praktis, penelitian ini memberikan wawasan yang berharga bagi pendidik dan pengembang kurikulum dalam merancang bahan ajar yang inklusif, adaptif, dan relevan secara budaya, selaras dengan kemajuan teknologi dan kearifan lokal.
Pengembangan Magic Box Terkoneksi Quick Response Code dan Padlet untuk Pembelajaran Pengolahan Data di Sekolah Dasar Zainal, Zaid; Mukhlisa, Nurul; Rahmani, Dian
EQUALS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 2 (2025): EQUALS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/equals.v8i2.2864

Abstract

This research is a research and development using the ADDIE development model. This model consists of five stages, namely analysis, design, development, implementation, and evaluation. The purpose of this research is to develop media needed by teachers and students in Mathematics learning, especially data processing materials, and to test the validity of developed media. The result of the needs analysis indicate that students' low numeracy skills in data processing learning are evident from the results of observations, tests, and questionnaires. The result of the design and product characteristics produce a representation of learning media that attracts students' attention with a combination of multimedia. The result of validity test by material expert show that the media is included in the very feasible category (83,3%), by media experts in the very feasible category (100%). The summary of the findings of media user questionnaire shows that the media is very feasible to be used in learning both according to students (89%) and teachers (99%). This development of Magic Box connected to Quick Response Code and Padlet for learning in elementary schools as an alternative new strategy in technology-based Mathematics transformation.
Efektivitas Modul Ajar Berbasis Problem Based Learning Terintegrasi Geogebra untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa Padang, Nely Salu; Nirfayanti; Narew, Ignasius
EQUALS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 2 (2025): EQUALS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/equals.v8i2.2930

Abstract

Critical thinking skills are essential for students to face the demands of the digital era and global competition. However, learning in higher education often remains conventional and does not optimally support the development of higher-order thinking. This study aims to examine the effectiveness of a Problem-Based Learning (PBL) teaching module integrated with GeoGebra in improving students’ critical thinking skills and to explore their learning perceptions. The research employed a quantitative quasi-experimental method with a nonequivalent control group design. A total of 20 students participated, divided into an experimental group using the PBL–GeoGebra module and a control group using a conventional economic mathematics module. Data were collected through pre-test and post-test critical thinking assessments as well as perception questionnaires. Descriptive and inferential analyses were performed using independent t-tests with SPSS for Windows. The results indicate a significant difference between groups, with the experimental group showing higher improvement in critical thinking skills. Students also conveyed positive perceptions of the module, noting increased motivation, active engagement, and improved conceptual understanding through interactive visualization. These findings demonstrate that the PBL–GeoGebra module is effective in enhancing critical thinking skills and provides a more meaningful and applicable learning experience suitable for use as an innovative alternative in higher education.

Page 12 of 13 | Total Record : 125