cover
Contact Name
Nirfayanti
Contact Email
nirfa@umma.ac.id
Phone
+6282393232829
Journal Mail Official
equals@umma.ac.id
Editorial Address
Jl. Dr. Ratulangi No. 62 Maros, 90511, Sulawesi Selatan, Indonesia
Location
Kab. maros,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Equals : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
ISSN : 26222329     EISSN : 26222442     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Equals: Jurnal ilmiah Pendidikan Matematika, memuat artikel berupa hasil pemikiran, studi pustaka atau penelitian yang berkaitan dengan perkembangan bidang ilmu pendidikan matematika dan belum pernah diterbitkan dalam jurnal lain.
Articles 125 Documents
Efektifitas Penerapan Strategi Pembelajaran Student Recap untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika pada Siswa Kelas X MA Darussalam Barandasi Khaerani, Khaerani; Yasmin, Yasmin
EQUALS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol. 1 No. 1 (2018): EQUALS
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa melalui metode Student Recap. Jenis penelitian ini adalah eksperimen yang dilaksanakan pada semester genap 2016/2017 di MA DARUSSALAM BARANDASI pada siswa kelas X yang berjumlah 30 siswa yang terdiri dari 21 orang siswa laki-laki dan 9 orang siswa perempuan. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan tes uraian dan lembar observasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan teknik statistik t (uji t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Student Recap dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa siswa kelas X MA DARUSSALAM BARANDASI dikategorikan cukup baik. Secara umum, hasil belajar matematika siswa kelas X MA DARUSSALAM BARANDASI dengan menggunakan metode Student Recap berada dalam kategori sedang dengan persentase sebesar 36,67%.
Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Facilitator and Explaining Terhadap Hasil Belajar Metematika Peserta Didik Kelas VIII SMP Negeri 18 Lau Kabupaten Maros Nawir, Muh.; Khaeriyah, Hj.; Syamsuriyawati, Syamsuriyawati
EQUALS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol. 2 No. 2 (2019): EQUALS
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment dengan desain pre-test and post-test group design yang bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Kooperatif tipe Student Facilitator And Explaining terhadap hasil belajar matematika peserta didik Kelas VIII SMP Negeri 18 Lau Kabupaten Maros. Kriteria keefektifan pembelajaran matematika ditinjau dari 3 aspek yaitu: (1) Aktivitas Peserta Didik, (2) Respon Peserta Didik dan (3) Ketuntasan Hasil Belajar Peserta Didik. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII SMP Negeri 18 Lau Kabupaten Maros dengan sampelnya adalah kelas VIII B sebagai kelas kontrol dan kelas VIII D sebagai kelas eksperimen yang diambil dengan teknik random sampling. Instrumen yang digunakan berupa bbservasi, angket dan tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian dari analisis data deskriptif pada aktivitas peserta didik diperoleh nilai rata-rata 3,33 dalam skala penilaian masuk kategori baik/efektif. Pada respon peserta didik diperoleh nilai rata-rata 100% dalam skala penilaian masuk kategori baik/positif. Kedua kelompok tersebut, yaitu kelas kontrol (pretest) sebesar 34,16 dan posttest sebesar 82,24 sedangkan pada kelas eksperimen sebelum perlakuan (pretest) sebesar 39,20 dan setelah perlakuan (posttest) sebesar 86,88. Pada hasil analisis Uji Independen Sample T-Test diperoleh nilai = 0,000 ? 0,05. Sedangkan hasil perhitungan gain kelas eksperimen diperoleh gain 78,37. Artinya kelas eksperimen mengalami peningkatan hasil belajar dengan kategori efektif karena berada diatas 76. Pada kelas kontrol diperoleh gain 72,85. Artinya kelas kontrol juga mengalami peningkatan hasil belajar, namun berada pada kategori cukup efektif. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hasil belajar matematika yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran Kooperatif Tipe Student Facilitator and Explaining peserta didik kelas VIII SMP Negeri 18 Lau Kabupaten Maros efektif.
Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Melalui Model Problem Based Learning Berbasis STEAM Berbantuan Media MONKABICO Jihanifa, Firda Afita; Sumaji, Sumaji; Riswari, Lovika Ardana
EQUALS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol. 6 No. 2 (2023): Equals: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/equals.v6i2.1936

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa menggunakan model Problem Based Learning berbasis STEAM berbantuan media MONKABICO. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif bentuk quasy eksperimental dengan pretest-posttest control group design. Populasi penelitian adalah 108 siswa kelas V Se-gugus Ismoyo, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Sampel penelitian adalah 61 siswa kelas V terdiri SD 1 Loram Kulon dan SD 1 Getas Pejaten tahun ajaran 2022/2023 dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknis tes berupa soal essay pretest-posttest kemampuan pemecahan masalah matematika. Analisis data yang digunakan adalah uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis penelitian (N-gain score dan uji-t). Hasil menunjukkan N-gain score kelas eksperimen 0,54 (kategori sedang) dan N-gain score kelas kontrol 0,38 (kategori sedang). Hal ini juga pengujian oleh uji-t dilakukan pada taraf signifikansi 5% diperoleh 0,000 ? 0,05, maka H0 ditolak. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan terdapat perbedaan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa antara kelompok siswa yang menggunakan model Problem Based Learning berbasis STEAM berbantuan media MONKABICO dengan kelompok siswa yang menggunakan model Problem Based Learning tanpa media.
Penggunaan Bahan Ajar Berbasis Socrates dengan Setting Kolaboratif dan Dampaknya terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa R., Zubaidah; Fitriawan, Dona; Munaldus, Munaldus; Sulistyowati, Endar
EQUALS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2024): Equals: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/equals.v7i1.2082

Abstract

Tujuan penelitian ini secara umum adalah mengkaji dampak perbedaan dan interaksi dua tingkat faktor antara tingkat faktor penggunaan bahan ajar berbasis Socrates dan faktor pembelajaran dengan setting kolaboratif terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa dengan mengendalikan pengaruh linier kovariat kemampuan awal matematika. Pentingnya penelitian ini dikarenakan pemikiran peneliti untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis yang masih kurang dari proses belajar peserta didik demi menuju keterampilan yang relevan dengan Abad 21. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen semu. Sebelum dilakukan eksperimen terlebih dahulu dilakukan tes pengetahuan awal matematika untuk mengetahui penguasaan materi matematika yang telah dimiliki mahasiswa akibat pengalaman belajar sebelumnya. Pengetahuan awal matematika sebagai variabel kovariat penelitian. Populasi target dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika yang mengikuti perkuliahan di semester III. Sedangkan populasi terjangkau adalah seluruh mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika semester III yang mengikuti perkuliahan statistik matematika. Data dianalisis menggunakan uji statistik parametrik ANKOVA. Mengacu pada temuan penelitian, dapat disimpulkan bahwa: 1) Kemampuan berpikir kritis Mahasiswa yang mempelajari bahan ajar Socrates lebih tinggi dibandingkan dengan mahasiswa yang mempelajari bahan ajar konvensional setelah mengontrol pengetahuan awal matematika; 2) Kemampuan berpikir kritis Mahasiswa yang terlibat dalam pembelajaran setting kolaboratif lebih tinggi dibandingkan dengan kemampuan berpikir kritis yang telibat dalam pembelajaran setting individual setelah mengontrol pengetahuan awal matematika; 3) Terdapat pengaruh interaksi antara penyajian bahan ajar berbasis Socrates dan pembelajaran setting kolaboratif terhadap kemampuan berpikir kritis setelah mengontrol pengetahuan awal matematika.
Proses Kognitif Siswa SMP dalam Pemecahan Masalah Matematika Berdasarkan Gender Firdaus, Andi Mulawakkan
EQUALS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol. 6 No. 2 (2023): Equals: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/equals.v6i2.2182

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses kognitif tersebut dalam empat tahap pemecahan masalah Polya ditinjau dari gender. Subjek penelitian yang dipilih adalah dua siswa kelas VIII SMP di Bulukumba yaitu satu siswa laki-laki dan satu siswa perempuan. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan dua metode yaitu tes tertulis dan wawancara. Data yang diperoleh terlebih dahulu diuji validitasnya. Selanjutnya, data tersebut dianalisis berdasarkan indikator proses kognitif. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan teori proses kognitif dapat disimpulkan bahwa subjek melakukan pemrograman, regulasi, dan verifikasi yang sama pada tahap membuat rencana dan memeriksa kembali sedangkan pada tahap memahami masalah dan melaksanakan rencana kedua subjek menunjukkan aktivitas pemrograman, regulasi, dan verifikasi yang berbeda.
Pendekatan Probing-prompting Berdampak Terhadap Kemampuan Penalaran Matematika Siswa Natsir, Irmawaty; Nurhayati, Nurhayati; Azizah, Andi
EQUALS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2024): Equals: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/equals.v7i1.2237

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak strategi probing-prompting terhadap penalaran matematika siswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain one-group pre-test post-test. Partisipan dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Muhammadiyah Merauke sebanyak 32 siswa yang diambil menggunakan teknik cluster random sampling. Uji hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji Z. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa rata-rata skor Gain-Score sebesar 0,68, yang termasuk dalam kategori menengah. Rata-rata skor pre-test sebesar 38,44, dan rata-rata skor post-test sebesar 80,66. Analisis uji-Z menghasilkan atau 16,799 > 1,645. Artinya ditolak, maka hal ini menunjukkan bahwa kemampuan penalaran matematika siswa lebih baik setelah diterapkan pendekatan probing-prompting.
Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Etnomatematika Siter Didukung Platform GeoGebra Materi Barisan Aritmatika Yonantha, Krisma; Pranata, Franciscus Budi; Nugraha, Adhi Surya
EQUALS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 2 (2024): Equals: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/equals.v7i2.2268

Abstract

Pembelajaran matematika yang kurang relevan dan kurang memanfaatkan teknologi dapat menjadi salah satu penyebab siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep. Untuk mengatasi kesulitan siswa tersebut, salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan mengambangkan bahan ajar dengan konteks Etnomatematika disertai adanya penggunaan teknologi seperti GeoGebra. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan bahan ajar dengan konteks yang dekat siswa dengan pendekatan etnomatematika siter serta penggunaan teknologi GeoGebra untuk mendukung aktivitas belajar siswa. Jenis penelitian merupakan Research and Development (RnD) dengan tipe ADDIE. ADDIE merupakan model pengembangan yang terdiri dari Analyze (Analisis), Design (Desain), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi), dan Evaluation (Evaluasi). Pengumpulan data pada penelitian ini dengan studi literatur dan pemberian angket. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian, tingkat validasi dari berbagai aspek menunjukkan persentase sebagai berikut: desain kulit bahan ajar (66,67%), desain isi (91,43%), kelayakan isi (92,5%), kelayakan kebahasaan (84%), penyajian (85%), dan aspek etnomatematika (100%). Secara keseluruhan, bahan ajar mendapatkan rata-rata validitas sebesar 86,66%, yang menunjukkan bahwa bahan ajar tersebut masuk dalam kategori valid dan layak untuk digunakan dalam pembelajaran matematika.
Menumbuhkan Karakter Mathpreneur melalui Pembelajaran Metode Walking Gallery Baharuddin, Baharuddin
EQUALS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 2 (2024): Equals: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/equals.v7i2.2426

Abstract

Karakter mathprneur masih memerlukan pengembangan dari segi implementasinya khususnya dalam proses pembelajaran, sehingga tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan pelaksanaan metode Walking Gallery dalam menumbuhkan karakter mathpreneur. Penelitian ini mengacu pada penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek yang dipilih secara purposive berdasarkan kelompok mahasiswa yang memprogramkan mata kuliah kewirausahaan. Subjek penelitian sebanyak 12 mahasiswa pada semester genap tahun ajaran 2023/2024 yang berasal dari Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar. Pengumpulan datanya menggunakan teknik observasi. Hasil penelitian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan diperoleh temuan bahwa dengan adanya metode Walking Gallery yang digunakan dapat menumbuhkan karakter mathpreneur pada mahasiswa. Karakter mathpreneur yang diperoleh oleh mahasiswa sebagai dampak pelaksanaan metode Walking Gallery yaitu optimis, percaya diri, kemampuan mengenali peluang, berkomitmen, komunikatif dalam menjelaskan produk wirausaha, kreatif dan inovatif, serta bekerja keras dan memotivasi orang lain. Penerapan karakter tersebut juga telah dituangkan pada suatu karya dalam sebuah pameran wirausaha.
Penggunaan ChatGPT Terhadap Berpikir Kritis Mahasiswa Dalam Menyelesaikan Masalah Geometri Analitik Ruang Ratnawati, Oktaviana Ainun; Rizaldi, Muhammad; Hamdani, Muhammad; Pancarita, Pancarita; Artuti, Emy
EQUALS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 2 (2024): Equals: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/equals.v7i2.2427

Abstract

Kemajuan AI dalam pendidikan membawa perubahan dan tantangan, serta menuntut kemampuan berpikir kritis untuk menghindari kesalahan informasi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan penggunaan ChatGPT terhadap berpikir kritis dalam menyelesaikan masalah geometri analitik ruang. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Subjek terdiri dari 2 dari 24 mahasiswa yang dipilih untuk dideskripsikan. Pengumpulan data menggunakan instrumen masalah untuk mengeksplor berpikir kritis mahasiswa. Analisis data terdiri 4 tahap yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian, hingga penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ChatGPT dapat mendorong berpikir kritis mahasiswa dilihat dari peningkatan skor berpikir kritis sebanyak 12,63. Lebih lanjut, mahasiswa merasakan manfaat ChatGPT dalam membantu mahasiswa dalam menyelesaikan masalah matematika serta membuat mereka untuk menggunakan pemikiran kritisnya. Penggunaan ChatGPT akan dimanfaatkan dengan baik oleh mahasiswa yang berpikir kritisnya tinggi. Namun sebaliknya akan menjadi kekhawatiran pada mahasiswa yang berpikir kritisnya rendah. Mahasiswa dengan kemampuan berpikir kritis tinggi akan memanfaatkan ChatGPT dengan baik, mengevaluasi jawaban yang salah dan menyempurnakan yang benar. Sebaliknya, mahasiswa dengan pemikiran kritis rendah cenderung meniru jawaban tanpa verifikasi.
Mastery Conceptual and Procedural Students in Solving Dimension Three Based of Polya’s Phase in Terms of The Early Ability Matematics Students Hamid, Abdurahman; Mirah Liani, Ahyani
EQUALS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 2 (2024): Equals: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/equals.v7i2.2455

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran penguasaan konsep dan prosedural dalam menyelesaikan masalah pada materi tiga dimensi berdasarkan tahap Polya ditinjau dari tingkat kemampuan awal matematika siswa. Penelitian dilakukan di SMAN 11 Makassar pada siswa kelas XI MIA 6. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen tes kemampuan awal, tes pemecahan masalah dimensi tiga, dan wawancara. Dari tes kemampuan awal terhadap 36 siswa, diperoleh 7 siswa dengan kemampuan awal tinggi, dan dipilih 2 siswa di antaranya yang memiliki skor tertinggi sebagai subjek. Selain itu, 16 siswa dikategorikan memiliki kemampuan awal sedang, dan dipilih 2 siswa di antaranya dengan skor tertinggi sebagai subjek. Keempat subjek tersebut diberikan tes pemecahan masalah dimensi tiga dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan: Profil siswa dengan kemampuan matematika tinggi berdasarkan langkah-langkah Polya lebih familiar dengan konsep Polya secara konseptual. Siswa dapat menerapkan strategi-strategi penyelesaian masalah dengan menggunakan kemampuan berdasarkan ketepatan dalam menghubungkan konsep simbol dan mengoperasikan simbol untuk menemukan solusi dari masalah yang diberikan. Siswa yang memiliki kemampuan sesuai langkah Polya hanya sampai pada tahap memahami. Sedangkan siswa yang tidak mengikuti langkah Polya secara matematis masih memiliki keterbatasan dalam menggunakan konsep yang diperlukan, sehingga kedua subjek masih melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal. Siswa menerapkan strategi penyelesaian berdasarkan kemampuan ketepatan dalam menghubungkan simbol dan mengoperasikan simbol tersebut untuk menemukan solusi dari masalah yang diberikan. Konsep dan prosedur pada subjek juga perlu disempurnakan. Profil prosedural siswa dengan kemampuan tinggi menunjukkan kesesuaian dengan tahap Polya tanpa adanya kesalahan prosedural, berbeda dengan siswa yang memiliki kemampuan sedang sesuai langkah Polya, yang menunjukkan adanya kesalahan pada dua langkah prosedural.

Page 10 of 13 | Total Record : 125