cover
Contact Name
Agna Rizky
Contact Email
agnarizkyputra@gmail.com
Phone
+6281331725275
Journal Mail Official
aenor_rofek@unars.ac.id
Editorial Address
Jl. Baluran No. 1, Panarukan, Situbondo Regency, Jawa TImur, Indonesia
Location
Kab. situbondo,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal IKA PGSD : Ikatan Alumni PGSD UNARS
ISSN : 23383860     EISSN : 26564459     DOI : https://doi.org/10.36841/pgsdunars
Core Subject : Education,
IKA PGSD adalah Jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Abdurachman Saleh Situbondo. Pertama kali dibentuk pada tahun 2012, dan saat ini terbit 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Jurnal IKA PGSD berisikan hasil penelitian dan kajian pustaka tentang pendidikan (termasuk pendidikan dasar, sampai pendidikan tinggi, menejemen pendidikan, proses belajar mengajar, perkembangan peserta dididik, teknologi pembelajaran dan sebagainya. Lebih lengkap dapat dilihat pada Aim and Scope.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 453 Documents
PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS RESEARCH BASED LEARNING BERBANTUKAN APLIKASI BOOK CREATOR PADA PEMBELAJARAN IPAS UNTUK MENDUKUNG MERDEKA BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR Estuhono Estuhono; Sonia Yulia Friska; Ika Paradila
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 13 No 1 (2023): Bulan Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pgsdunars.v13i1.3070

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kesulitan siswa dalam memahami pembelajaran IPAS materi wujud zat dan perubahannya, hal tersebut dikarenakan bahan ajar yang digunakan masih berbentuk cetak dan hanya menyajikan materi secara garis besar saja. Tujuan penelitian adalah untuk menghasilkan e-modul berbasis research based learning berbantukan aplikasi book creator pada pembelajaran IPAS yang valid, praktis, dan efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode research and development (R&D). Model pengembangan yang digunakan adalah model Plomp yang terdiri dari tiga tahap, yaitu: penelitian pendahuluan (Preliminary research), tahap prototipe (Prototyping phase), dan tahap penilaian (Assessment phase). Hasil validasi e-modul berbasis research based learning pada pembelajaran IPAS divalidasi oleh tiga validator, yaitu validasi ahli bahasa 85% dengan kategori sangat valid, validasi ahli materi 83% dengan kategori sangat valid, dan validasi ahli konstruk 98% dengan kategori sangat valid. Hasil analisis angket respon guru dinilai oleh guru wali kelas I dan IV memperoleh rata-rata 82% dengan kategori sangat praktis. Berdasarkan hasil uji coba one to one evaluation diperoleh rata-rata 92% dengan kategori sangat praktis, dan uji coba small group evaluation memperoleh rata-rata 85% dengan kategori sangat praktis. Hasil analisis data efektifitas diperoleh dari tiga ranah, yaitu pengetahuan, sikap, dan keterampilan memperoleh rata-rata 81,36% dengan kategori sangat efektif.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN GOOGLE SITES PADA MATA PELAJARAN IPA DIKELAS IV SDN 149/VIII MUARA TEBO KABUPATEN TEBO Amril Amril; Ana Novita Sari; Tiara Fadia Haya
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 13 No 1 (2023): Bulan Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pgsdunars.v13i1.3049

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya nilai IPA siswa kemudian media pembelajaran yang digunakan sebelumnya menggunakan buku tematik dalam proses pembelajaran khususnya materi criteria makananku sehat dan bergizi. Untuk itu perlu adanya suatu pembenahan dalam proses pembelajaran kepada siswa untuk meningkatkan hasil belajar yaitu dengan menggunakan suatu media dalam mengajar. Sehingga membuat siswa aktif dan interaktif dalam mengikuti proses pembelajaran yang sedang berlangsung. penelitian ini menggunakan model ADDIE. model ADDIE ini memiliki lima tahap pengembangan yaitu: Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation. Tahap pertama adalah tahap Analyze, pada tahap ini yang dilakukan adalah menganalisis perlunya dilakukan pengembangan tersebut. Selanjutnya adalah tahap Design, pada tahap ini yang dilakukan adalah marancang suatu produk yang akan dikembangkan. Selanjtnya adalah tahap Development, yaitu tahapan yang bertujuan untuk menghasikan produk yang dirancang sebelumnya. Selajutnya adalah tahap Implementation, pada tahap ini adalah mengimplementasikan produk yang dikembangkan, terakhir adalah tahap Evaluation, pada tahap ini yang dilakukan adalah mengevaluasi produk yang telah dikembangkan. Hasil penilaian media pembelajaran Google Sites pada uji validasi oleh tiga validator menghasilkan nilai rata-rata 90,6 dikategorikan sangat valid dan media pembelajaran Google Sites layak untuk dugunakan dalam proses pembelajaran.uji praktikalitas oleh guru dengan persentase 89,1 dikategorikan sangat praktis dari segi penggunaan mudah dan dari segi waktu sangat efisien. Uji praktikalitas dari 24 orang siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan media yang dikembangkan pada materi 1 dinyatakan 87,5% tuntas materi 2 dinyatakan 87,5% tuntas dan materi 3 didapatkan 91,6% tuntas.dikategorikan sangat praktis dari segi penggunaan mudah dan dari segi waktu sangat efisien. Dikategorikan sangat efektif.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS III SD NEGERI 1 KLATAKAN KECAMATAN KENDIT KABUPATEN SITUBONDO DALAM MATERI PECAHAN MELALUI BANTUAN ALAT PERAGA BENDA KONKRET Menot Rereh Wirawan
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 13 No 1 (2023): Bulan Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pgsdunars.v13i1.3063

Abstract

Nilai ulangan harian untuk pokok bahasan pecahan belum memenuhi syarat untuk dikatakan tuntas belajar. Respon siswa kurang baik terhadap pokok bahasan pecahan, akibatnya hasil tes formatif maupun hasil tes sumatif rendah. Sehingga perlu upaya untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar pada siswa kelas III semester I SD 1 Klatakan Kecamatan Kendit Kabupaten Situbondo khususnya dalam materi pecahan melalui bantuan alat peraga benda konkret, agar nilai yang dihasilkan dapat memenuhi syarat ketuntasan belajar. Metode dalam penelitian ini adalah metode penelitian kelas yang terdiri dari tiga siklus, tiap siklus meliputi: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Adapun yang menjadi subjek penelitian adalah siswa kelas III SD Negeri 1 Klatakan semester I Kecamatan Kendit Kabupaten Situbondo tahun pelajaran 2021/2022 terdiri dari 24 siswa, diantaranya 13 siswa laki-laki dan 11 siswa perempuan. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: Pada siklus I siswa yang tuntas belajar sejumlah 14 siswa (58,3 %) dan yang tidak tuntas belajar sejumlah 10 siswa (41,7 %) dengan nilai rata-rata kelas 6,2 dan daya serap 61,7 %. Hasil pada siklus II siswa yang tuntas belajar sejumlah 17 siswa (70,8 %) dan yang tidak tuntas belajar sejumlah 7 siswa (29,2 %) dengan nilai rata-rata kelas 7,3 dan daya serap 73,3 %. Sedangkan hasil pada siklus III jumlah siswa yang tuntas belajar 21 siswa (87,5 %) dan yang tidak tuntas belajar sejumlah 3 (12,5 %) siswa dengan nilai rata-rata kelas 8,8 dengan daya serap 87,9%.
PENGEMBANGAN PERMAINAN EDUKATIF PAPAN PINTAR PADA KEMAMPUAN BAHASA ANAK USIA DINI DI TK AISYIYAH 01 KOTO BARU Amar Salahuddin; Agus Saputra; Rika Gustina
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 13 No 1 (2023): Bulan Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pgsdunars.v13i1.3050

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi pentingnya pengembangan media pembelajaran yang menimbulkan perasaan senang pada siswa saat proses pembelajaran ,kemudian dapat meningkatkan kemampuan Bahasa siswa. Selain itu di perlukan untuk meendukung perkembanbanagn Bahasa anak usia dini .tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ketepatan permainan edukatif pada kemampuan bahasa anak di TK Aisyiyah 01 yang valid, praktis, dan efektif. Jenis penelitian adalah penelitian pengembangan (research and development ).model pengembangan yang di gunakan adalah model pengembangan plom yangf terdiri dari tahap-tahap penelitain pendahuluan (preliminary research), Tahap prototipe (prototyping phase), Tahap penilaian (assesment phase).untuk mengetahui hasil penelitian media pembelajaran yang di kembangkan ,di lakukan penilaian menggunakan lembar validasi,praktikalitas dan efektivitas. Hasil penilaian ketepatan media pembelajaran papan pintar tema binatang untuk mendukung perkembangan Bahasa anak usia dini yang di lakukan oleh dua orang ahli mempunyai skor rata-rata 87,81% dengan kategori sangat valid.hasil penelitian keterlaksaan media pembelajaran papan pintar tema bintang untuk mendukung perkembangan Bahasa anak usia dini yang di nilai oleh guru kelas mempunyai skor 100% dengan kategori sangat praktis. hasil belajar siswa setelah menggunakan media pembelajaran papan pintar tema binatang untuk mendukung perkemban
ANALISIS MODEL PEMBELAJARAN DALAM PENERAPAN PENDIDIKAN KARAKTER DI LINGKUNGAN SEKOLAH DASAR Heldie Bramanta; Muhtadi Irvan; Siti Rahmania
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 13 No 1 (2023): Bulan Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pgsdunars.v13i1.3083

Abstract

Pendidikan karakter adalah sistem penanaman nilai-nilai karakter di sekolah, diantaranya pengetahuan, kesadaran atau kemauan, dan tindakan untuk menerapkan nilai-nilai tersebut terhadap Tuhan Yang Maha Kuasa, dirinya sendiri, kepada lainnya, lingkungannya, dan seluruh bangsa sebagai sebaik-baik manusia. Penulisan skripsi ini bertujuan untuk mengetahui penerapan Model Pendidikan Karakter di SD Muhammadiyah 1 Panji Kabupaten Situbondo Tahun. Pada pandangan teori terdapat 6 (enam) jenis model pendidikan karakter yang dapat diterapkan di sekolah yaitu Model Pembiasaan, Model Keteladanan, Model Pembinaan Disiplin Siswa, Model CTL (Contextual Teaching and Learning), Model Bermain Peran, dan Model Pembelajaran Partisipatif. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif.Responden dalam penelitian ini adalah siswa dengan jumlah sampel sebanyak 24 orang siswa dari seluruh kelas paralel. Data yang diperoleh, dikumpulkan menggunakan metode observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa model pendidikan karakter pada pandangan teori yang mendominasi di SD Muhammadiyah 1 Panji yaitu model keteladanan, mencapai 99,07 %. Pada model ini, seluruh pendidik beserta tenaga pendidik dan orang tua mampu memberikan suri tauladan yang baik antara pendidikan di sekolah dan di rumah serta lingkungan. Selain itu, dari 18 karakter nasional juga telah tersubstansi di dalam pendidikan karakter di sekolah ini, diantaranya religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat/ komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, dan tanggung jawab.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DARING MENGGUNAKAN APLIKASI WHATSAPP DI SDN INPRES TOMPUDAU KECAMATAN TINANGKUNG KABUPATEN BANGGAI KEPULAUAN Abdi Yalida; Arifah Abd; Alif Dunggio; Almustari Enteding
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 13 No 1 (2023): Bulan Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pgsdunars.v13i1.3094

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk Mendeskripsikan Efektivitas pembelajaran daring Menggunakan aplikasi whatsapp di SDN Inpres Tompudau Kecamatan Tinangkung Kabupaten Banggai Kepulauan. Metode penelitian yang di gunakan adalah metode penelitian kualitatif dan di ungkap secara deskriptif. Metode kualitatif dipilih peneliti dengan alasan permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini tidak berkenaan dengan angka–angka tapi mendeskripsikan, menguraikan dan menggambarkan mengenai Efektivitas pembelajaran daring Menggunakan aplikasi whatsapp. Guru dan siswa dan dukungan orang tua dalam menfasilitasi anaknya dengan HP Android sehingga proses pembelajaran daring di SDN Inpres Tompudau berjalan lancar. Hal ini dibuktikan dengan semakin meningkatnya kesadaran peserta didik tentang pentingnya pengunaan HP android dengan menggunakan aplikasi WhatsApp dalm pelaksanaan pembelajaran daring di masa pandemi covid-19 dan telah semangat belajar untuk memperoleh prestasi yang baik.
SCAFFOLDING UNTUK SISWA YANG MENGALAMI KESULITAN PADA MATERI FUNGSI Lukas Loghe Tanggu; Nia Wahyu Damayanti; Eko Yuniarto; Bambang Winarto
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 13 No 1 (2023): Bulan Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pgsdunars.v13i1.3084

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses pemberian scaffolding terhadap siswa yang mengalami kesulitan pada materi fungsi. Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah penelitian kualitatif deskriptif. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII sebanyak 3 orang siswa, untuk memberikan scaffolding (bantuan) terhadap siswa yang mengalami kesulitan. Teknik Pengumpulan Data; 1) Observasi, 2) Wawancara dengan siswa, 3) Tes Dan Dokumentasi, 4) Scaffolding. Hasil penelitian menunjukan atau terindikasi siswa yang mengalami kesulitan pada materi fungsi dan melakukan proses scaffolding (bantuan) terhadap 2 butir soal pada materi fungsi yang dikerjakan siswa. Kesimpulan dari penelitian ini, yaitu berdasarkan proses pemberian scaffolding pada pembelajaran matematika pada materi fungsi kepada siswa yang terindikasi mengalami kesulitan berdasarkan hasil tes awal. Pemberian scaffolding dilakukan dengan beberapa tahap-tahap untuk mengurangi kesulitan siswa dalam mengerjakan soal. Scaffolding yang diberikan pada level 2 ada tiga tahap yaitu tahap explaining, reviewing and restructuring. Pada tahap explaining, scaffolding yang diberikan berupa penjelasan konsep materi fungsi, apa yang diketahui dalam soal serta langkah-langkah penyelesaian. Tahap reviewing, scaffolding yang diberikan berupa meyuruh siswa membaca ulang soal atau memeriksa kembali soal dan melakukan tanya jawab serta melakukan pengecekan hasil pekerjaan siawa. Adapun tahap restructuring, scaffolding yang diberikan kepada siswa berupa mengarahkan siswa ketika melakukan kesalahan dalam menentukan apa yang diketahui dari soal dan ketika melakukan langkah penyelesaian pada materi fungsi.
PENGEMBANGAN E-MODUL BERBANTU CANVA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA MATERI ASAL-USUL PADA KURIKULUM MERDEKA KELAS IV SEKOLAH DASAR Martiya Nurni Khairita; Ratnawati Ratnawati; Inka Febriani
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 13 No 1 (2023): Bulan Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pgsdunars.v13i1.3089

Abstract

Pendidikan merupakan usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan sepritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang di perlukan dirinya dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-Modul, elektronik modul merupakan media elektronik yang bisa dibuat lebih menarik, kreatif, dan interaktif.. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian dan pengembangan Research and Development (R&D). Model pengembangan ini terdiri dari lima tahap yaitu, analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Jenis data yang diambil data Kuantitatif dan Kualitatif. Pengembangan intrumen yang dipakai berupa instrumen validitas, praktikalitas dan efektivitas. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa observasi, angket dan dokumentasi. Teknik analisis data berupa analisis data validitas, praktikalitas dan efektivitas. Adapun hasil validasi media memperoleh persentase 96,87% pada kategori sangat valid. Hasil validasi bahasa memperoleh persentase 87,5% pada kaegori sangat valid. Sedangkan untuk praktikalitas memperoleh persentase 94,79% pada kategori sangat praktis. Hasil analisis angket praktikalitas respon peserta didik memproleh rata-rata 84,85% pada kaegori sangat praktis. Dapat disimpulkan bahwa hasil analisis dari angket praktikalitas respon pendidik dan peserta didik memperoleh rata-rata 89,82% pada kategori sangat praktis yang berarti E-Modul mudah digunakan oleh peserta didik dan waktunya efisien. Efektifitas E-Modul pembelajaran Bahasa Indonesia materi Asal-Usul yang di dapat dari tes akhir peserta didik memperoleh 90% pada kategori sangat efektif yang berarti E-Modul dapat membantu peserta didik dalam mencapai tujuan pembelajaran.
PENGGUNAAN MEDIA POWERPOINT INTERAKTIF SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN MINAT MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS 1 Stephanie Quensi Abrahams; Wiputra Cendana
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 13 No 1 (2023): Bulan Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pgsdunars.v13i1.3090

Abstract

Fenomena pada salah satu Sekolah Dasar di Tangerang kelas 1 menunjukkan 6 dari 25 siswa memiliki minat membaca yang rendah. Terindikasi saat pembelajaran membaca siswa memilih bermain, berbicara dengan pihak lain, tidak mengikuti instruksi guru, membaca dengan suara pelan dan terbata-bata. Hal ini terjadi karena media yang guru gunakan kurang menarik perhatian siswa. Solusi yang diterapkan adalah penggunaan media powerpoint interaktif. Adapun tujuan penulisan, yaitu memaparkan penggunaan media powerpoint interaktif sebagai upaya peningkatan minat membaca permulaan siswa kelas 1. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Penggunaan media powerpoint interaktif dapat meningkatkan minat membaca permulaan siswa kelas 1. Dari 6 siswa yang awalnya memiliki minat membaca rendah, pada pengajaran kedua menjadi 4 siswa dan pengajaran ketiga menjadi 3 siswa yang memiliki minat mmebaca rendah. Saran terhadap penelitian selanjutnya, yaitu menggunakan aplikasi belajar membaca pada play store agar siswa dapat berlatih secara mandiri dan menuliskan tugas belajar siswa pada agenda agar adanya kolaborasi orang tua dan guru dalam membimbing siswa.
PENGARUH MODEL KOOPERATIF QUIZ-QUIZ TRADE BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SD Erdi Guna Utama; Evinna Cinda Hendriana; Sukardi Sukardi
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 13 No 1 (2023): Bulan Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pgsdunars.v13i1.3091

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe quiz-quiz trade berbantuan media audio visual terhadap hasil belajar IPS siswa kelas IV SDN 53 Singkawang. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan metode eksperimen jenis quasi eksperimental dengan bentuk nonequivalent control group design. Populasi penelitian seluruh siswa kelas IV SDN 53 Singkawang dengan teknik pengambilan sampel berupa teknik sampel jenuh (total sampling). Penelitian ini menggunakan dua kelas yaitu kelas eksperimen yang diberi perlakuan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe quiz-quiz trade berbantuan media audio visual dan kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional. Instrumen penelitian berupa lembar soal hasil belajar. Uji prasyarat yang dilakukan adalah uji normalitas dengan menggunakan rumus Chi-kuadrat dan dilakukan uji homogenitas menggunakan rumus Fisher (F) untuk melihat kesamaan varian pada kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh hasil belajar IPS antara kelas yang diberikan perlakuan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe quiz-quiz trade berbantuan media audio visual dengan kelas yang menggunakan metode konvensional yang dianalisis menggunakan uji t.