cover
Contact Name
Pandu Prabowo W
Contact Email
panduprabowo@fkip.uisu.ac.id
Phone
+6281271579499
Journal Mail Official
best@fkip.uisu.ac.id
Editorial Address
Kampus Induk UISU Jl. Sisingamangaraja XII Teladan, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Best Journal (Biology Education, Sains and Technology)
ISSN : 26148064     EISSN : 26544652     DOI : https://doi.org/10.30743/best
Jurnal BEST (Journal of Biology Education, Science & Technology) memuat tentang artikel hasil penelitian dan Kajian Konseptual Bidang Pendidikan, Sains Biologi, Pendidikan Biologi, dan Teknologi Pendidikan ataupun Teknologi Sains di bidang Biologi. Terbit 2 kali setahun pada bulan Januari s/d Juni dan Juli s/d Desember.
Articles 2,344 Documents
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS NEARPOD PADA MATERI TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI SISWA KELAS X SMAN 2 LUBUK PAKAM Apri Alfian; Rita Rita; Rika Kartika
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.11613

Abstract

This research is the process of developing and feasibility of interactive learning media based on nearpod on the observation report text material of class X students of SMAN 2 Lubuk Pakam. This study aimed to develop and test the feasibility and effectiveness of nearpod-based interactive learning media on the observation report text material for grade X students of SMAN 2 Lubuk Pakam. This type of research was RD (Research and Development). The procedure used in this research and development was the procedure from Sugiyono that was simplified from 10 to 7 stages, namely (1) Potential and problem stage, (2) Data collection stage, (3) Product design stage, (4) Design validation stage, and (5) Design revision stage (6) Product testing, (7) Final product. The population in this study consisted of all grade X students at SMAN 2 Lubuk Pakam during the 2024/2025 academic year, totaling 396 students, with a sample of 36 students. Based on the validation results by 2 material experts, it can be categorized as "feasible" with a percentage score of 76%. The assessment results by 2 media experts were categorized as "feasible" with a percentage result of 88.5%. The results of the feasibility test on Indonesian language teachers obtained an overall average of 87% categorized as "Very feasible" and the results of the feasibility test on students also gave a positive and good response with an average value of 79% with the category "feasible" and can be tested. The researcher tested the product individually and in small groups. The results of the individual test obtained a percentage of 82.8% and the small group test 82.5%, then from the results of the limited effectiveness trial, an average value of 81.1% was obtained with the category "effective”. Therefore, it was concluded that Nearpod-based interactive learning media on the observation report text material was feasible and effective for use as learning media
ANALISIS TINGKAT PERSAINGAN PENJAHIT DI KELURAHAN PASAR SIBORONGBORONG Amenya Virgin Sitinjak; Kiki Tristiawanti Simbolon
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12774

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai tingkat persaingan antar penjahit di Desa Pasar Siborongborong menggunakan metrik terkait promosi, kualitas produk, harga, serta persaingan sehat dan tidak sehat. Sepuluh orang dipilih sebagai sampel penelitian ini, yang menggunakan metodologi deskriptif kualitatif. Wawancara dan observasi digunakan untuk mengumpulkan data. Kredibilitas, Ketergantungan, Keteralihan, dan Konfirmabilitas digunakan untuk menilai validitas data. Analisis deskriptif, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan merupakan beberapa pendekatan analisis data yang digunakan.
Implementasi Media Tangram Terhadap Kemampuan Berfikir Kritis Pada Peserta Didik Kelas V SD Cindy Aulia; Selly Aprilia Ningsih; Meutia Salsabila Putri Ferdian
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13504

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media tangram terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas V sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experimental design) melalui desain pretest–posttest. Subjek penelitian berjumlah 23 peserta didik kelas V SD Muhammadiyah 08 Medan. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan berpikir kritis sebanyak 20 butir soal pilihan ganda yang disusun berdasarkan indikator berpikir kritis, meliputi kemampuan mengidentifikasi masalah, mengumpulkan informasi, menganalisis, mengevaluasi, dan mengambil keputusan secara rasional. Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis peserta didik meningkat dari 12,04 pada pretest menjadi 15,22 pada posttest. Hasil uji statistik menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,00 (p < 0,05), sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan berpikir kritis peserta didik sebelum dan sesudah penerapan media tangram. Dengan demikian, penggunaan media tangram berpengaruh positif terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas V sekolah dasar
Diagnostik Dan Analisis Mikrobiologi Pada Ulkus Kaki Diabetik : Tinjauan Dari Berbagai Literatur Mira AR; Yusminah Hala
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.11897

Abstract

Abstrak: Luka diabetes merupakan salah satu komplikasi serius yang seringkali menyertai penyakit diabetes melitus. Luka ini umumnya terinfeksi oleh berbagai jenis bakteri. Untuk memastikan pengobatan yang tepat dan efektif, identifikasi jenis bakteri penyebab infeksi secara cepat dan akurat meanjadi sangat penting. Dalam beberapa tahun terakhir, perkembangan teknologi molekuler telah membawa perubahan signifikan dalam cara kita mendiagnosis dan memahami infeksi pada luka diabetes. Metode-metode seperti next-generation sequencing (NGS), PCR-DGGE, dan 16S rRNA sequencing memungkinkan kita untuk menganalisis komposisi mikroba (mikrobioma) yang ada di dalam luka dengan tingkat detail yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan metode konvensional. Artikel ini akan menyajikan tinjauan mendalam terhadap berbagai penelitian terbaru yang telah memanfaatkan teknologi molekuler untuk mengkarakterisasi mikrobioma pada luka diabetes, Informasi yang diperoleh dari studi-studi tersebut diharapkan dapat memberikan dasar yang kuat untuk mengembangkan strategi pengobatan yang lebih efektif dan personal. Pendekatan pengobatan yang berbasis pada karakteristik mikrobioma individu dapat membantu meningkatkan keberhasilan penyembuhan luka, mengurangi risiko komplikasi, serta meminimalkan penggunaan antibiotik yang tidak perlu
Biosaka sebagai elisitor dan Pupuk Kandang Kotoran Sapi untuk meningkatkan Serapan Nitrogen (N) dan Pertumbuhan Tanaman Pakcoy (Brassica rapa L.) Irda Nila Selvia
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12945

Abstract

Produksi pakcoy mengalami penurunan sebesar 9,69% dari tahun 2022 ke tahun 2023. “Meningkatnya minat masyarakat untuk mengonsumsi pakcoy tidak diiringi dengan peningkatan produksinya. Produksi optimal akan difasilitasi oleh pertumbuhan tanaman yang kuat. Akibatnya, penting untuk memasukkan biosaka sebagai elisitor dan bahan organik dalam bentuk kotoran sapi untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman pakcoy. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan dua perlakuan. Faktor awal adalah biosaka, dengan tingkat konsentrasi sebagai berikut: B1 = 1 ml Biosaka per liter air; B2 = 2 ml Biosaka per liter air; dan B3 = 3 ml Biosaka per liter air. Faktor kedua adalah pupuk kandang kotoran sapi, yang diberikan pada dosis berikut: P1 = 25 ton/Ha; P2 = 35 ton/Ha; dan P3 = 45 ton/Ha, menghasilkan 9 kombinasi perlakuan dan 3 ulangan. Pemanfaatan biosaka, pupuk kandang kotoran sapi, atau kombinasi keduanya dapat meningkatkan pertumbuhan dan penyerapan nitrogen tanaman pakcoy, terbukti dari peningkatan bobot kering tajuk, bobot kering akar, rasio tajuk akar, dan serapan nitrogen tanaman. Konsentrasi biosaka yang optimal untuk meningkatkan serapan nitrogen tanaman adalah 2 ml/L air. Dosis optimal pupuk kandang kotoran sapi untuk meningkatkan pertumbuhan dan penyerapan nitrogen tanaman pakcoy adalah 35 ton per hektar. Kombinasi optimal untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman pakcoy adalah konsentrasi biosaka 3 ml/L air yang dikombinasikan dengan 25 ton/ha pupuk kandang kotoran sapi, sedangkan kombinasi yang paling efektif untuk meningkatkan serapan nitrogen tanaman adalah konsentrasi biosaka 2 ml/L air yang dikombinasikan dengan 35 ton/ha pupuk kandang kotoran sapi
Pengaruh Protein Sel Tunggal Berbasis Chlorella dan Spirulina terhadap Performa, Integritas Usus, dan Kekebalan Tubuh Broiler: Tinjauan Pustaka Sistematis Reo Radius Falah; Madiyan Sugesti
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13818

Abstract

Tinjauan pustaka sistematis ini bertujuan mengevaluasi pengaruh Chlorella dan Spirulina berbasis single cell protein terhadap performa pertumbuhan, integritas usus, dan fungsi imun broiler. Kajian ini menggunakan pendekatan sistematis berdasarkan prinsip PRISMA. Peneliti menelusuri artikel ilmiah bereputasi dari berbagai basis data dan memilih studi berdasarkan kriteria yang mencakup broiler, suplementasi pakan atau penggantian sebagian protein dengan Chlorella, Spirulina, Arthrospira, atau bahan mikroalga terkait, serta luaran performa, kesehatan usus, dan imunitas. Hasil kajian menunjukkan bahwa level inklusi rendah sampai sedang dari Chlorella dan Spirulina umumnya meningkatkan pertambahan bobot badan, efisiensi pakan, pemanfaatan nutrien, morfologi usus, marker barrier intestinal, kapasitas antioksidan, dan respons imun. Namun, level inklusi tinggi dapat menurunkan konsumsi pakan, kecernaan, dan performa karena hambatan dinding sel, peningkatan viskositas digesta, perubahan palatabilitas, dan keterbatasan akses nutrien. Kebaruan kajian ini terletak pada interpretasi mikroalga sebagai bahan pakan multifungsi, bukan hanya sebagai sumber protein alternatif. Kajian ini berkontribusi dalam memperjelas peran Chlorella dan Spirulina sebagai aditif pakan fungsional, modulator kesehatan usus, dan pendukung imunitas. Temuan ini mendukung pengembangan pakan broiler berkelanjutan yang mengurangi ketergantungan pada protein konvensional dan antibiotic growth promoter.
Aktivitas Antibakteri Dan Antijamur Ekstrak Etanol Daun Jamblang (Syzygium cumini L.) Terhadap Bakteri Propionibacterium acnes, Pseudomonas aeruginosa Dan Jamur Candida albicans Mariam Ulfah; Ade Irawan; Audy Zahra Febriyanti
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.13516

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pengamatan peneliti terhadap banyaknya kasus penyakit kulit di Indonesia, salah satunya adalah infeksi kulit yang disebabkan oleh bakteri dan jamur yang dapat diobati dengan bahan alami seperti daun jamblang (S. cumini L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi senyawa metabolit sekunder dan membuktikan kemampuan ekstrak etanol daun jamblang (S. cumini L.) dalam menghambat pertumbuhan Propionibacterium acnes, Pseudomonas aeruginosa, dan Candida albicans. Ekstrak dibuat dengan cara maserasi menggunakan etanol 96% selama 3x24 jam. Kemudian dilakukan skrining fitokimia, analisis KLT dan pengujian aktivitas antibakteri dan antijamur dengan variasi konsentrasi 20%, 40%, dan 60% menggunakan metode difusi cakram. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun jamblang mengandung metabolit sekunder seperti alkaloid, tanin, saponin, dan flavonoid yang berperan dalam menghambat pertumbuhan bakteri dan jamur. Aktivitas antibakteri dan antijamur menunjukkan bahwa konsentrasi 60% memiliki zona hambat terbesar, yaitu bakteri P. acnes sebesar 14,38 mm, P. aeruginosa sebesar 12,61 mm, dan jamur C. albicans sebesar 11,23 mm, sehingga semua hasil dikategorikan "kuat
Pengaruh Pemberian Pupuk Taspu Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Biomassa Tanaman Seledri (Apium graveolens L.) Pada Berbagai Konsentrasi Gideon Marulitua Purba; Tri Harsono
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13063

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan kadar kompos yang optimal dan mempelajari pengaruh kompos Tandan Buah Kosong (EFB) Kelapa Sawit Taspu terhadap perkembangan dan produksi seledri (Apium graveolens L.). Lima perlakuan digunakan dalam penelitian ini, masing-masing dengan empat ulangan: P0 (kontrol), P1 (1,5 kg/pot), P2 (2 kg/pot), P3 (2,5 kg/pot), dan P4 (3 kg/pot). Desain yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (CRD). Berat segar akar, berat kering akar, tinggi tanaman, jumlah daun, dan berat segar merupakan beberapa data yang diukur. Kondisi paling optimal untuk perkembangan tanaman seledri terlihat ketika 3 kg/pot (P4) kompos EFB Taspu diaplikasikan. Dengan perlakuan P4, tanaman mencapai titik tertinggi pada ketinggian 41,63 cm, memiliki jumlah daun terbanyak yaitu 94, berat basah tertinggi yaitu 43,93 g, berat kering tertinggi yaitu 7,95 g, berat basah tertinggi yaitu 3,21 g, dan berat kering terbesar yaitu 0,81 g.
Analisis Penyimpangan Hukum Mendel Pada Pewarisan Diabetes Mellitus Dalam Studi Kasus Keluarga Selvia Selvia; Nora Patimah Rambe; Fauziyah Harahap; Syahmi Edi; Herbert Sipahutar
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.14074

Abstract

Hukum pewarisan sifat yang dikemukakan oleh Gregor Mendel menjelaskan bahwa sifat diturunkan melalui pola dominan dan resesif berdasarkan prinsip segregasi dan asortasi bebas. Namun, tidak semua penyakit mengikuti pola pewarisan sederhana tersebut. Diabetes mellitus merupakan salah satu penyakit kompleks yang dipengaruhi oleh faktor genetik dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola pewarisan diabetes dalam satu keluarga serta mengidentifikasi adanya penyimpangan dari hukum Mendel. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus keluarga. Data dikumpulkan melalui wawancara dan penyusunan bagan silsilah (pedigree) pada satu keluarga yang memiliki riwayat diabetes mellitus minimal dua generasi. Data kemudian dianalisis dengan membandingkan pola pewarisan yang ditemukan dengan pola Mendelian klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diabetes mellitus tipe 2 muncul pada dua generasi dalam keluarga, dengan lima dari enam anak pada generasi kedua mengalami penyakit tersebut. Meskipun demikian, pola kemunculan penyakit tidak sepenuhnya mengikuti pola dominan atau resesif. Hal ini menunjukkan bahwa pewarisan diabetes tipe 2 bersifat poligenik dan multifaktorial, yang dipengaruhi oleh interaksi antara gen dan faktor lingkungan seperti pola makan dan gaya hidup
Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Terhadap Status Kesehatan Anak Dengan Down Syndrome Dalam Perspektif Kesehatan Masyarakat Di Yayasan Rumah Ramah Anak Berkebutuhan Khusus Melati WS Sitorus; Sondang Sidabutar; Nesya B Barus; Pernando Tamba; Ibnu Fajar
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12410

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui tingkat pola asuh orang tua terhadap anak dengan Down Syndrome di Yayasan Rumah Ramah Anak Berkebutuhan Khusus; (2) menganalisis status kesehatan anak dengan Down Syndrome ditinjau dari perspektif kesehatan masyarakat; dan (3) menguji pengaruh yang signifikan antara pola asuh orang tua terhadap status kesehatan anak dengan Down Syndrome. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif kausal. Pendekatan ini dipilih karena penelitian bertujuan untuk menguji hubungan sebab-akibat antara satu variabel bebas, yaitu pola asuh orang tua, terhadap satu variabel terikat, yakni status kesehatan anak dengan Down Syndrome. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pola asuh orang tua terhadap anak dengan Down Syndrome tergolong dalam kategori tinggi, dengan nilai rata-rata sebesar 71,20, median 76,00, dan nilai maksimum 84 serta minimum 43. Pola asuh yang dominan adalah pola asuh demokratis, ditandai de ngan komunikasi terbuka, dukungan emosional, dan keterlibatan aktif orang tua dalam perawatan anak; (2) status kesehatan anak berada dalam kategori baik, dengan nilai rata-rata 77,03, median 84,00, modus 84, dan rentang nilai antara 39 hingga 95. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar anak berada dalam kondisi kesehatan yang cukup stabil meskipun memiliki kebutuhan khusus secara medis dan perkembangan; dan (3) terdapat pengaruh yang sangat signifikan antara pola asuh orang tua terhadap status kesehatan anak dengan Down Syndrome. Hasil uji korelasi Pearson menunjukkan nilai r = 0,972 dengan signifikansi p = 0,000, yang berarti hubungan tersebut sangat kuat dan positif. Analisis regresi linear sederhana menunjukkan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,945, yang menunjukkan bahwa 94,5% variasi dalam status kesehatan anak dapat dijelaskan oleh pola asuh orang tua, sedangkan sisanya 5,5% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = –12,289 + 1,255X. Hasil uji t menunjukkan nilai t-hitung sebesar 21,830 dengan p = 0,000, sedangkan uji F menghasilkan nilai F-hitung sebesar 476,550 dengan p = 0,000, yang mengonfirmasi bahwa model regresi signifikan secara statistik baik secara parsial maupun simultan