cover
Contact Name
Pandu Prabowo W
Contact Email
panduprabowo@fkip.uisu.ac.id
Phone
+6281271579499
Journal Mail Official
best@fkip.uisu.ac.id
Editorial Address
Kampus Induk UISU Jl. Sisingamangaraja XII Teladan, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Best Journal (Biology Education, Sains and Technology)
ISSN : 26148064     EISSN : 26544652     DOI : https://doi.org/10.30743/best
Jurnal BEST (Journal of Biology Education, Science & Technology) memuat tentang artikel hasil penelitian dan Kajian Konseptual Bidang Pendidikan, Sains Biologi, Pendidikan Biologi, dan Teknologi Pendidikan ataupun Teknologi Sains di bidang Biologi. Terbit 2 kali setahun pada bulan Januari s/d Juni dan Juli s/d Desember.
Articles 2,344 Documents
Pengaruh Biji Alpukat Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Friska Ginting; Samfriati Sinurat; Grace Telaumbanua
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13306

Abstract

Latar Belakang : Diabetes Melitus tipe 2 (DMT2) merupakan gangguan metabolik yang ditandai dengan memberikan intervensi rebusan ekstrak biji alpukat mampu mengurangi komplikasi lebih lanjut, menurunkankan angka kejadian dan kematian DMT2. Metode Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh biji alpukat terhadap kadar gula darah. Desain penelitian ini adalah pra post test, pendekatan one group pre post test design. Teknik pengambilan sampel purposive sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 10 responden. Instrument yang digunakan adalah SOP.Hasil : Hasil penelitian diperoleh mean kadar gula darah sebelum dilakukan intervensi adalah 222.70 mg/dl, setelah dilakukan intervensi mean kadar gula darah 150.10 mg/dl. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon Sign Rank Test dengan nilai p=0,005 (
Asuhan Kebidanan Nifas Pada Ny.”A” Post Op Sc Indikasi Fetal Hipoksida Dengan Absent End Diastolic Dan Intrauterine Growth Retriction Fitri Anggraini; Vaulinne Basyir; Hudila Rifa Karmia
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.11724

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu indikator penting dalam menilai derajat kesehatan masyarakat dan keberhasilan pembangunan sektor kesehatan. Salah satu penyebab utama tingginya AKI adalah perdarahan postpartum, yang banyak terjadi pada masa nifas—periode krusial setelah melahirkan. Seksio sesarea (SC) merupakan metode persalinan yang sering digunakan untuk menangani kasus kehamilan risiko tinggi, termasuk fetal distress dan Intrauterine Growth Restriction (IUGR), yang keduanya merupakan kondisi serius yang berdampak pada kesehatan ibu dan bayi. Studi ini bertujuan untuk mengkaji asuhan kebidanan masa nifas pada Ny. “A” pasca SC dengan indikasi fetal hipoksia dan IUGR di Rumah Sakit Universitas Andalas Padang pada tahun 2025. Pendekatan yang digunakan adalah studi kasus dengan fokus pada identifikasi masalah, penatalaksanaan, serta evaluasi asuhan kebidanan yang diberikan selama masa nifas. Hasil kajian menunjukkan bahwa penatalaksanaan yang tepat dan holistik pada masa nifas, termasuk pemantauan kondisi fisik dan psikologis ibu, mampu mencegah komplikasi lanjutan dan meningkatkan pemulihan pascapersalinan. Peran bidan sangat penting dalam memberikan pelayanan profesional, beretika, dan berbasis kompetensi, terutama dalam masa kritis 24 jam pertama pascapersalinan. Kajian ini menekankan pentingnya optimalisasi asuhan kebidanan masa nifas untuk menurunkan AKI dan meningkatkan kualitas hidup ibu pascapersalinan
The Relationship between the Role of the Team Leader and the Performance of the Implementing Nurse in Documenting Nursing Care at Dr. H. Yulidin Away Regional Hospital, Tapaktuan Anggi Maulida Sari; Samsidar Samsidar; Zakiyah Zakiyah
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12184

Abstract

The team leader is the most important person in organizing, supervising, and ensuring that all team members perform their duties properly. The success of documentation implementation is influenced by the role of the team leader, who acts as a director, motivator, and assessor of the quality of the work of implementing nurses. This article aims to determine the relationship between the role of the team leader and the performance of implementing nurses in documenting nursing care at RSUD dr.H.Yuliddin Away Tapaktuan. The type of research used is an analytical survey. The population in this study were all D3 and S1 nurses. The sampling technique used was accidental sampling with a sample size of 69 people. The results of the cross-tabulation study were obtained from 69 nurses.50 respondents (72.5%) had a good team leader role, and 51 respondents (73.9%) had good nurse performance. The correlation results showed a p-value of 0.013, where α=0.05. Thus, the results of this study indicate a relationship between the two.The role of the team leader in the performance of implementing nurses in documenting nursing care at RSUD dr.H.Yuliddin Away Tapaktuan.
Infeksi Soil-Transmitted Helminth (STH) : Dinamika Penularan, Patogenesis dan Faktor Risiko Winda Wahyu Setya Rahmah; Dwi Handayani; Susilawati Susilawati; Dalilah Dalilah; Gita Dwi Prasasty
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13743

Abstract

Infeksi Soil-Transmitted Helminth (STH) merupakan salah satu infeksi yang masih banyak ditemukan baik di wilayah tropis maupun subtropis, terutama di wilayah dengan kondisi higiene dan sanitasi yang buruk sehingga mendorong perkembangan cacing. Kelompok cacing ini yaitu Ascaris lumbricoides, Tricuris trichiura, Ancylostoma duodenale dan Necator americanus yang ditularkan melalui kontak dengan tanah yang mengandung stadium infektif cacing tersebut yang berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan mulai dari anemia, gangguan pertumbuhan dan gangguan organ tubuh. Studi ini bertujuan untuk mengkaji dinamika penularan, patogenesis dan faktor risiko infeksi STH dari tinjauan literatur ilmiah yang dipublikasikan sepuluh tahun terakhir. Metode penelitian ini menggunakan PRISMA dengan basis data meliputi PubMed, ScienceDirect, dan Cochrane. Hasil kajian menunjukkan bahwa dinamika penularan STH melalui rute fekal-oral dari telur infektif cacing dan penetrasi kulit larva infekstif cacing tambang, yang didukung dengan kondisi lingkungan dan perilaku host. Patogenesis infeksi STH erat kaitannya dengan paparan atau intensitas infeksi dan respon imun host yang berimplikasi pada gangguan maupun kerusakan jaringan tubuh. Praktik higiene dan sanitasi, akses air bersih, kondisi toilet, sistem pembungan limbah feses dan aspek sosio-ekonomi serta kondisi lingkungan berpengaruh pada faktor risiko infeksi STH. Pemahaman dari ketiga aspek tersebut penting dan menjadi dasar dalam strategi peengendalian dan eliminasi infeksi STH yang lebih efektif.
Korelasi Pengetahuan Remaja Putri Dengan Pencegahan Kanker Serviks Di SMA Swasta Taman Siswa Tapian Dolok Tahun 2025 Mustika Hayati; Romauli Pakpahan; Riskawani Eka Putri Perangin angin; Yeni Trisna Purba
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12044

Abstract

Kanker serviks tergolong sebagai salah satu jenis penyakit ginekologi. Jumlah penduduk global yang menderita penyakit tersebut tiap tahunnya mencapai lebih dari 500.000 penduduk sejak tahun 2020. Hampir 90% dari angka tersebut dialami oleh penduduk negara berkembang termasuk di Indonesia di mana 95% penderita kanker serviks meninggal dunia dengan jumlah total penderita yaitu 260.000 perempuan. Bahwa dari 50 orang siswi di kelas X SMA Swasta Taman Siswa Tapian Dolok Tahun 2025, didapatkan 39 responden (78 %) yang memiliki pengetahuan baik dan 11 responden (22 %) dengan tingkat pengetahuan baik dan 11 orang atau 22% mempunyai tingkat pengetahuan yang kurang baik karena kamu terkait definisi, gejala penyebab tanda koil para penularan mengobati dan mencegah timbulnya kanker serviks. Dan juga menunjukkan sebagian besar diketahui bahwa yang pernah mencegah kanker serviks sebesar 42 responden (84 %) dan yang tidak mencegah sebesar 8 responden (16%). Berdasarkan hasil studi, sekolah dituntut lebih mengoptimalkan pemahaman peserta didik terkait penyakit kanker serviks dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas sosialisasi terkait kanker serviks baik untuk peserta didik maupun orang tuanya
Inventarisasi Spesies Burung Pada Habitat Sawah Dan Hutan Rawa Galam Di Desa Tabing Rimbah Kecamatan Mandastana Kabupaten Barito Kuala Muhammad Zidane; Muhammad Zaini; Suyidno Suyidno
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.13030

Abstract

Burung menjadi salah satu bioindikator penting dalam kualitas lingkungan, dengan preferensi habitat spesifik yang memengaruhi komposisi komunitasnya di setiap lanskap. Penelitian ini bertujuan menginventarisasi spesies burung, meliputi penentuan komposisi spesies burung dan faktor lingkungan yang mendukung. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif tentang spesies burung yang dilaksanakan pada bulan Agustus-September 2025 menggunakan metode Indices Ponctuels d’Abondence (IPA) count pada pagi dan petang untuk mengumpulkan data primer. Hasil penelitian menemukan total 24 spesies burung dari 17 famili. Habitat hutan rawa galam memiliki kekayaan spesies lebih tinggi dengan ditemukannya 17 spesies, sedangkan pada habitat sawah ditemukan 12 spesies. Perbedaan ini disebabkan oleh karakteristik hutan rawa galam yang memiliki struktur vegetasi lebih kompleks, sehingga menyediakan relung ekologis yang beragam untuk mencari makan, berlindung, dan berkembang biak, sementara habitat sawah cenderung lebih homogen. Dari total spesies yang ditemukan, 14 spesies di antaranya berstatus dilindungi menurut PP No. 7 Tahun 1999 dan satu spesies, Jalak Kerbau (Acridotheres javanicus), berstatus Rentan (Vulnerable) menurut IUCN
The effect of Schroch exercise on the alignment of the vertebral column in scoliosis patients at Murni Teguh Hospital, Medan Sinaga, Tuty Swarni; Purba, Jhon Roby
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i2.14019

Abstract

Skoliosis merupakan kelainan muskuloskeletal berupa deviasi tulang lateral belakang yang sering disertai dengan rotasi vertebra. Kondisi ini dapat menyebabkan perubahan postur tubuh, gangguan biomekanik, serta menurunkan kualitas hidup penderitanya.Tujuan:Mengetahui efek latihan Schroth terhadap sudut Cobb, nyeri gerak, dan asimetrik bagian extremitas tubuh.Metode:Penelitian ini mengunakan metode penelitian Pretest–Posttest Satu Kelompok . Sampel sebanyak 20 paired t-test dengan Quasi-eksperimental dengan desain One Group Pretest–Posttest. Karena hanya akan melibatkan satu kelompok pasien skoliosis dipengukuran sebelum dan sesudah Schrocth exercise dilakukan.Lama penelitian ini dilakukan selama 3 bulan yaitu pada tanggal 17 februari 2026 sampai 17mei 2026 di rs murni teguh medan. dengan dosis kunjungan fisioterapi 2 x seminggu seminggu 45–60 menit.di Rumah Sakit Murni Teguh Medan di Unit Fisioterapi.Hasil:Rerata sudut Cobb menurun dari 36,5° menjadi 33,2° (Δ=−3,3°, p=0,001). Tingkat nyeri VAS Terdapat penurunan signifikan sudut Cobb rata-rata 3,3° setelah program latihan Schroth.Tingkat nyeri berkurang rata-rata 1,9 poin .Fungsi aktivitas (SRS-22r) meningkat signifikan sebesar 0,5 poin.Kesimpulan:Latihan Schroth efektif dalam menurunkan sudut scobb pada pasien scoliosis
EFEK KOMBINASI PEMBERIAN VITAMIN A DAN PERAWATAN LUKA LEMBAB TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA DIABETES MELLITUS DI RSU SEMBIRING DELI TUA Herri Novita Tarigan; Rostiodertina Girsang; Saiful Batubara
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12240

Abstract

Penyakit diabetes mellitus (DM) merupakan salah satu penyakit metabolik yang umum dijumpai dan dapat menyebabkan berbagai komplikasi, salah satunya adalah gangguan penyembuhan luka. Luka pada pasien diabetes sering kali sembuh lebih lambat dan rentan terhadap infeksi, yang pada akhirnya dapat mengarah pada amputasi atau bahkan kematian (1). Kombinasi pemberian vitamin A dan perawatan luka lembab, dimana sifat regeneratif vitamin A dan keuntungan perawatan luka lembab, diharapkan proses penyembuhan luka dapat dipercepat dan mengurangi risiko komplikasi (2). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efek kombinasi pemberian vitamin A dan perawatan luka lembab terhadap penyembuhan luka pada pasien diabetes mellitus. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan kelompok kontrol. Subjek penelitian terdiri dari penderita diabetes mellitus dengan luka kronis, yang dibagi menjadi dua kelompok: satu kelompok diberikan kombinasi vitamin A dan perawatan luka lembab, sementara kelompok lainnya hanya menerima perawatan luka standar. Pengukuran dilakukan dengan memantau ukuran luka, kedalaman, goa, tepi luka, tipe eksudat, jumlah eksudat, warna kulit sekitar luka, granulasi dan epitelisasi, edema dan suhu sekitar luka selama periode perawatan yang ditentukan. Lokasi penelitian di RSU Sembiring Deli Tua, sampel yang digunakan adalah 107 orang responden penlitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dibandingkan dengan pasien yang diberikan perawatan luka standar, pasien yang diberikan vitamin A dan perawatan luka lembab memiliki tingkat infeksi luka yang lebih rendah (p = 0,00) artinya ada efek yang signifikan dengan kombinasi pemberian vitamin A dan Perawatan Luka Lembab Terhadap Penyembuhan Luka DM. Kesimpulan : Kombinasi pemberian vitamin A dan perawatan luka lembab mampu mengurangi laju infeksi luka, dan memperpendek waktu penyembuhan, sehingga metode perawatan luka ini efektif diterapkan dalam praktik keperawatan luka. Saran : Untuk penelitian selanjutnya perlu mempertimbangkan derajat iskemia, ukuran awal luka dan status nutrisi responden
Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Peningkatan Berat Badan Bayi Usia 0-12 Bulan di UPT Puskesmas Simalingkar Kecamatan Medan Tuntungan Kota Medan Pratiwi Lumbantobing; Yuni Vivi Santri; Mas Intan Zebua
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.13104

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen yang rancangannya menggunakan one group pretest - posttest design karena penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil kelompok intervensi. penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil kelompok interfensi.populasi dalam penelitian ini bayi berusia 0-12 bulan sebanyak 36 orang yang berada di ruang lingkup kerja Upt Puskesmas Simalingkar Kecamatan Medan Tuntungan. Teknik Pengambilan Sampel Menggunakan Rumus Tabel Morjgan Dan Kreejie. Analisis data di lakukan secara univariate dan bivariate menggunakan uji Wilcoxon. Data di kumpulkan secara wawancara menggunakan lembar observasi. Hasil : Hasi penelitian menunjukkan bahwa 36 responden yang mengalami kenaikan berat badan sebanyak 27 responden (77,7%), sedangkan yang berat badannya tetap sebanyak 8 responden (22,2%), dan yang berat badannya turun sebanyak 1 responden (2,7%). Berat badan bayi sesudah di lakukan pijat bayi mengalami kenaikan sebesar 1.200 gram selama 4 minggu (6 kali pijatan). Kesimpulannya yaitu Ada pengaruh pijat bayi terhadap peningkatan berat badan bayi
Jenis-Jenis Vegetasi Dasar Di Perkebunan Kelapa Sawit PT PANP Desa VI Koto Selatan Kecamatan Kinali Kabupaten Pasaman Barat Anggi Welandra; Nursyahra Nursyahra; Zikra Zikra
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12644

Abstract

Perkebunan Kelapa Sawit PT PANP Desa VI Koto Selatan Kecamatan Kinali Kabupaten Pasaman Barat, merupakan perkebunan dengan luas 891 ha. Disana banyak ditemukan vegetasi dasar, untuk mengendalikan vegetasi dasar di bawah tegakan kelapa sawit, biasanya dilakukan dua jenis penyemprotan: penyemprotan piringan sebanyak 4 kali dalam setahun dan penyemporotan gawangan sebanyak 3 kali dalam setahun karena dianggap sebagai gulma. Namun, vegetasi dasar sebenarnya memiliki peran penting, seperti melindungi tanah dan air, menyerap CO₂ melalui fotosintesis, serta meningkatkan cadangan karbon di tanah (Yahya dkk., 2022). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis vegetasi dasar diperkebunann kelapa sawit PT PANP Desa VI Koto Selatan Kecamatan Kinali Kabupaten Pasaman Barat dan menghasilkan buku ilmiah populer mengenai jenis-jenis vegetasi dasar di perkebunan kelapa sawit.  Penelitian ini merupakan penelitian deksriptif. Penelitian telah dilakukan pada  bulan Februari - Mei 2025. Pengambilan sampel dilakukan di area perkebunana PT PANP Desa VI Koto Selatan Kecamatan Kinali Kabupaten Pasaman Barat dengan menggunakan metode transek ukuran plot 1m x 1m. Dan sampel diidentifikasi di Laboratorium Botani Universitas PGRI Sumatera Barat. Hasil penelitian ditemukan 37 spesies vegetasi dasar yang terdiri dari 2 divisio 22 familia