cover
Contact Name
Cipta Ramadhani
Contact Email
ramadhani.cipta@gmail.com
Phone
+6285253832182
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Gedung B, Jurusan Teknik Elektro, Fak. Teknik Universitas Mataram Jl. Majapahit 62 Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Dielektrika : Jurnal Ilmiah Kajian Teori dan Aplikasi Teknik Elektro
Published by Universitas Mataram
ISSN : 20869487     EISSN : 2579650X     DOI : https://doi.org/10.29303/dielektrika
The Aims and scope of the Dielektrika are Power System, Telecommunication, electronics and computer of informatics, including: Electrical Power Systems, High Voltage Technology, Renewable Energy, Power Electronics, Sensing and Automation, Telecommunication system and technique, Signal Processing, Image Processing, Internet of Things, Artificial Intelligence, Data Science Analytic, Biomedical Engineering.
Articles 229 Documents
PROTEKSI RELE JARAK PADA JARINGAN SUTT 150 KV GI AMPENAN – PLTU LOMBOK ENERGY DYNAMIC (LED) Dwinanto Romdhani; supriyatna Supriyatna; Agung Budi Muljono
DIELEKTRIKA Vol 8 No 1 (2021): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/dielektrika.v8i1.263

Abstract

Sistem kelistrikan Lombok telah mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lombok Energy Dynamic (LED).Energi listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lombok Energy Dynamic (LED) disalurkan melalui Saluran Udara Tegangan Tinggi 150 kV.Oleh karena itu, diperlukan proteksi yang baik untuk menjaga keandalan penyaluran energi listrik.Salah satu rele yang digunakan pada proteksi sistem kelistrikkan Lombok adalah rele jarak.Rele jarak bekerja sebagai pengaman utama pada saluran transmisi.Rele ini mengukur besar impedansi gangguan berdasarkan arus dan tegangan yang terdeteksi oleh rele. Penelitian ini menghitung setting impedansi rele jarak pada Z1pri, Z2pri dan Z3pri, kemudian menguji dengan melakukan simulasi hubung singkat menggunakan software ETAP 12.6. Hasil perhitungan setting rele jarak di Ampenan untuk memproteksi saluran Ampenan - Jeranjang impedansi saluran 3,25714 Ω (7,543 km) adalah Z1pri= 2,6057 Ω (6,034 km), t1 = 0 detik; Z2pri = 3,9086 Ω (9,0516 km), t2 = 0,4 detik; Z3pri = 22,5627 Ω (52,25 km), t3 = 1,2 detik. Impedansi setting rele lebih besar dari impedansi gangguan yang terdeteksi oleh rele sehingga rele jarak sudah dapat melindungi sistem.Hasil penelitian memperlihatkan grafik koordinasi impedansi dan waktu setting rele jarak pada masing-masing seksi zone proteksi.
ANALISIS SUARA PERNAPASAN PARU-PARU ASMA DENGAN TIDAK ASMA MENGGUNAKAN METODE K NEAREST NEIGHBORS Ari Satriadi; I Made Budi Suksmadana; Bulkis Kanata
DIELEKTRIKA Vol 8 No 1 (2021): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/dielektrika.v8i1.251

Abstract

Asma adalah penyakit pada saluran napas yang menyebabkan peningkatan hiperesponsif jalan napas dan menimbulkan gejala mengi/wheeze (napas berbunyi ngik-ngik). Bunyi napas wheeze merupakan salah satu ciri yang menandakan seseorang menderita asma. Penelitian ini dilakukan untuk membuat serta menguji suatu sistem yang dapat mengidentifikasi perbedaan ciri suara pernapasan wheeze pada pasien asma dan pernapasan lainnya dengan metode k-Nearest Neighbors (k-NN). Ciri suara yang digunakan yaitu rata-rata sinyal dan standar deviasi sinyal dalam domain waktu, rata-rata spektrum, standar deviasi spektrum, magnitude tertinggi saat frekuensi 0Hz, frekuensi dengan magnitude tertinggi pertama, kedua, dan ketiga. K-NN adalah sebuah metode untuk melakukan klasifikasi terhadap objek berdasarkan data pembelajaran yang jaraknya paling dekat dengan objek tersebut. Didapatkan data suara pernapasan wheeze dan non wheeze melalui perekaman langsung kepada subjek penderita asma dan tidak asma. Dari seluruh data suara yang didapatkan kemudian dilakukan segmentasi data untuk mengambil event pernapasasn yang dibutuhkan kemudian dilakukan ekstraksi ciri untuk mendapatkan ciri matematis dari suara tersebut. 80% dari total keseluruhan data dilakukan pelatihan menggunakan metode 10 fold cross validation dan diapatkan hasil pelatihan dengan kemampuan klasifikasi maksimum pada k=3 dan k=5 dengan validitas yang sama 97,2%. Untuk pengujian kinerja k-NN pada tahap akhir diperoleh kemampuan maksimum pengklasifikasian untuk k=3 adalah 86,6% dan k=5 adalah 86,6%.
SISTEM MONITORING DAN KONTROL PENERANGAN JALAN UMUM MENGGUNAKAN JARINGAN KOMUNIKASI LoRa BERBASIS INTERNET OF THINGS (IoT) Taufik, Taufik; Misbahuddin, Misbahuddin; Nrartha, I Made Ari
DIELEKTRIKA Vol 8 No 2 (2021): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerangan jalan umum merupakan salah satu elemen atau komponen yang harus ada pada setiap jalan, berfungsi sebagai penerangan jalan pada malam hari demi keselamatan pengendara. Penerangan jalan umum sebagian besar menyala pada malam hingga pagi hari secara terus menerus tanpa sistem pengawasan dan pengendalian yang memakan listrik. Oleh karena itu, dalam penelitian ini dirancang sebuah sistem monitoring dan kontrol penerangan jalan umum menggunakan jaringan komunikasi LoRa berbasis internet of things (IoT) yang digunakan untuk memonitoring besaran tegangan, arus, daya, frekuensi, dan faktor daya dan juga untuk mengontrol lampu penerangan jalan umum dalam hal ini menghidupkan dan mematikan saja. Ini menggunakan jaringan komunikasi modul ESP32 - LoRa – OLED sebagai mikrokontroller, pengirim data dan penerima data dalam jarak yang jauh, modul relay sebagai saklar, sensor PZEM 004T untuk pengambilan data tegangan, arus, daya, frekuensi, dan faktor daya, menggunakan platform IoT yaitu myDevices Cayenne sebagai penampil data pada laptop atau smartphone melalu protokol MQTT Broker selama masih terkoneksi dengan jaringan internet. Pengujian alat terdiri dari pengujian sensor tegangan AC, pengujian sensor arus AC, pengujian koneksi LoRa, pengujian IoT dan pengujian sistem keseluruhan. Hasil pengujian yang didapatkan sensor tegangan AC memiliki keakuratan yang baik dengan nilai % error rata – rata sebesar 0.30% untuk sensor 1 tegangan AC PJU 1, 0.17% untuk sensor 2 tegangan AC PJU 2 dan sensor arus AC sebesar 1.22% untuk sensor 1 arus AC PJU 1, 1.41% untuk sensor 2 arus AC PJU 2. Kemudian koneksi LoRa dari jarak 100 m sampai 1000 m untuk penggujian line of sight, data LoRa pengirim masih bisa diterima oleh LoRa penerima sedangkan penggujian koneksi LoRa non line of sight dengan 10 titik lokasi yang berbeda, LoRa penerima masih bisa menerima data dari LoRa pengirim, namun delay waktu pengiriman data terbilang lama.Untuk penggujian IoT dengan menggunakan platform IoT myDevices Cayenne data dapat ditampilkan dan dikontrol. Kemudian pada pengujian sistem keseluruhan bahwa sistem yang dibuat telah mampu memonitor dan mengontrol penerangan jalan umum melalui laptop atau smartphone dengan jaringan komunikasi LoRa selama terhubung dengan internet.
MENENTUKAN LUAS OBJEK CITRA DENGAN TEKNIK SEGMENTASI BERDASARKAN WARNA PADA RUANG WARNA HSV: Determining the Image Object Area Using Color-Based Segmentation Technique in HSV Color Space Oni, Muhammad; Kanata, Bulkis; Ratnasari, Dwi
DIELEKTRIKA Vol 8 No 2 (2021): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The color image segmentation technique is one of many approaches used to extract information from an image. In this study, the calculation of the image object area was carried out using the color image segmentation technique in HSV color space. There are three objects that the area has calculated those are triangle, square, and circle. The object area calculated by multiply the image background original area with the proportion difference between the total number of object pixels and the sum of background pixels. The threshold value for the HSV filter was determined using two different approaches, which are the trial-and-error method and the multi-otsu thresholding method. The result of this study shows that the object area calculation system works pretty well. Using the trial-and-error method, the difference percentage mean of all objects is 1,35%, meanwhile, using the multi-otsu thresholding method is 1,31%. Keywords: Color segmentation, hsv, multi-otsu, object area.
MONITORING KETIDAKSEIMBANGAN BEBAN TRANSFORMATOR DISTRIBUSI MENGGUNAKAN INTERNET OF THINGS Zebua, Osea; Komalasari, Endah; Alam, Syaiful; Aldiansyah, Aldiansyah
DIELEKTRIKA Vol 8 No 2 (2021): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Unbalanced load is one of the causes of unpredictable distribution transformer failure, so it is necessary to monitor the unbalanced load condition of the distribution transformer. Internet of things technology-based equipment supports remote monitoring needs. This paper presents the monitoring of unbalanced load in distribution transformer based on IoT technology. The ZMPT101B voltage sensor and SCT019 current sensor are used to measure the rms voltage and current in each phase, the Arduino microcontroller is used to process the measurement data and send it to the network server via an ethernet shield and a wifi router equipped with an internet modem. The results showed that the monitoring equipment based on IoT technology is able to work to monitor load unbalanced online so that it could be monitored remotely via device connected to the internet network
UNJUK KERJA SISTEM PENTANAHAN TRANSFORMATOR PADA GARDU INDUK 150 KV PT. AMMAN MINERAL NUSA TENGGARA: Transformers Grounding System Performance at PT. Amman Mineral Nusa Tenggara 150 kV Substation Zyad, Ibnu; Muljono, Agung Budi; Natsir, Abdul
DIELEKTRIKA Vol 8 No 2 (2021): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Short-circuit faults is a faults that must be overcome by protective equipments. One of the protective equipment is a grounding system that serves to reduce the fault current to the ground. The grounding system that will be analyzed in this research is grounding system of the transformer at 150 kV substations PT. Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) which is then compared to other type of grounding which is gorunding with resistance and reactors in relation to reducing the short circuit current. This research was conducted with a simulation with secondary data from PT. Amman Mineral Nusa Tenggara. The method used is the Newton-Raphson method to obtain power flow in the normal state of the system. Short-circuit fault analysis is carried out in a simulation using ETAP 12.6 Software. The results showed thatthat solid-grounding of the transformer at 150 kV substations PT. AMNT conducts a large fault current. For single line-to-ground faults the magnitude is 2.658 kA at 0% fault distance or at the beginning of the transmission line and this value decreases with the fault distance away from the power plant system. Resistance grounding, whether with low resistance (12 and 40 Ohm) or high resistances (500 Ohm) do not fulfill its grounding requirements. For grounding using a 108 Ohm reactor, the magnitude of single line-to-ground faults is 1,001 kA at 0% fault distance or at the beginning of the transmission line and this value decreases with the faults distance away from the power plant system. This value still fulfill its grounding requirements which is the available ground-fault current should be at least 25% and preferably 60% of the three-phase fault current.
TEKNIK PENGISIAN ULANG BATERAI ALKALINE NONRECHARGABLE BEKAS UNTUK MEMPERPANJANG UMUR PAKAI Warindi, Warindi; Satiawan, I Nyoman Wahyu; Supriono, Supriono; Citarsa, Ida Bagus Fery; Suksmadana, I Made Budi
DIELEKTRIKA Vol 8 No 2 (2021): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Baterai alkalin merupakan salah satu jenis baterai yang didesain untuk sekali pakai. Akibatnya limbah baterai tersebut banyak. Untuk mengurangi dampak limbah baterai dirasa perlu adanya konservasi baterai yaitu dengan memperpanjanag usia pakainya, sehingga menunda baterai tersebut menjadi limbah. Cara mudahnya adalah mengisi ulang baterai agar dapat digunakan kembali. Walaupun baterai alkaline merupakan baterai yang sekali pakai, namun dari karakteristik reaksi elektrokimianya terlihat bahwa reaksi kimia tersebut dapat dibalik sehingga terdapat kemungkinan bahwa baterai dapat diisi ulang. Beberapa batasan dalam pengisian ulang diantaranya menyangkut kondisi baterai, strategi pengisian ulang, batas jumlah siklus pengisian dan kapasitas baterai saat diisi ulang. Penelitian ini membahas prosedur konservasi baterai alkalin bekas untuk meningkatkan umur pakai yang sekaligus mengurangi dampak negatif limbah baterai terhadap lingkungan. Hasil experimen menunjukkan bahwa metode gabungan tegangan konstan dan arus kontan adalah yang paling cepat dan aman dalam mengisi ulang batere alkaline, dan rata-rata batere alkaline dapat diisi ulang hingga 8 kali.
MULTICLASS CLASSIFICATION OF SOUND HEALING WITH K-NEAREST NEIGHBOR ALGORITHM Ramadhani, Cipta; Suksmadana, I Made Budi; Ariessaputra, Suthami; Suta Wijaya, I Gede Pasek
DIELEKTRIKA Vol 8 No 2 (2021): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sound healing can be described to the practice of sound vibrations in an individual body directly to bring about a state of harmony and healing. In many ancient country, sound healing was used as a part of medicine and healing ritual. In this paper, we propose K-Nearest Neighbors (KNN) method to categorize the type of sound healing. Acoustic Sound for Wellbeing (ASW) such as Drums, Gongs, Chimes and Singing Bowls are used as dataset for KNN algorithm. The KNN algorithm is applied to classify The ASW dataset in multi class classification tasks. In our model, KNN gave the best performance measurement for 2 Classes classification. the value of Accuracy, Precision and recall are higher than 0,87. Meanwhile, The confusion matrix for 3 classes presented the lowest point from all experimental setting. Furthermore, confusion matrix for 4 classes showed some anomaly.
KORELASI ANTARA SIFAT LISTRIK DENGAN SIFAT FISIKA DAN SIFAT KIMIA DARI MINYAK TRANSFORMATOR: Corelation Oil Transformer properties Seniari, NI Made; Citarsa, IB Fery; Ningsih, Arya
DIELEKTRIKA Vol 8 No 2 (2021): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minyak transformator (trafo) merupakan komponen penting dari trafo yang berfungsi sebagai isolator dan pendingin. Kelayakan minyak trafo harus memenuhi standart sifat listrik, fisika dan kimia. Seiring dengan usia pengoperasian, minyak trafo mengalami kemunduran kualitas (deterioration) akibat tegangan lebih transient (electrical stress) dan pemanasan (thermal stress) di dalam trafo. Kegagalan isolasi minyak berakibat terciptanya busur api, sedangkan pemanasan akan mengoksidasi minyak trafo. Kedua peristiwa tersebut mengurangi kemampuan disipasi panas dan kekuatan isolasi minyak trafo. Pengujian rutin yang dilakukan oleh PT. PLN umumnya terbatas pada pengujian tegangan sifat listrik yaitu tembus saja. Apabila nilai tegangan tembus masih layak, maka minyak trafo tersebut akan terus digunakan. Untuk itu perlu diketahui bagaimana korelasi antara sifat listrik, sifat fisika dan sifat kimia, serta menganalisis hubungan dan pengaruh antara sifat yang satu dengan sifat yang lain dari minyak trafo. Untuk tujuan tersbut dilakukan studi korelasi menggunakan perangkat lunak SPSS yang merupakan aplikasi program statistik. Nilai korelasi tegangan tembus terhadap viskositas, titik nyala, kandungan asam dan kandungan air masing-masing -0,921, 0,977 , -0,977 dan -0,944 Nilai ini mengindikasikan antara tegangan tembus dengan viskositas, titik nyala, kandungan asam dan kandungan air berkorelasi sangat erat. Semakin inggi tegangan tembus maka viskositas, kandungan asam dan kandungan air semakin rendah, sedangkan titik nyala semakin tinggi. Hasil ini mengindikasikan bahwa pengujian kelayakan tegangan tembus tidak mewakili kelayakan viskositas, titik nyala dan kandungan asam, tetapi mewakili hasil kelayakan pengujian kandungan air.
ANALISIS SETTING WAKTU PENGASUTAN MOTOR INDUKSI TIGA FASA METODE BINTANG - SEGITIGA BERBASIS HMI-PLC DAN ARDUINO UNO Anugerah, Fitra; Ginarsa, I Made; Sultan, Sultan
DIELEKTRIKA Vol 8 No 2 (2021): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/dielektrika.v8i2.270

Abstract

Motor induksi merupakan jenis motor yang paling banyak digunakan secara luas baik dalam industri besar maupun kecil dibandingkan motor jenis lain.Namun dalam kenyataannya, motor induksi paling banyak menimbulkan arus awal (starting) yang besar yaitu (5–7 kali dari arus nominal). Salah satu alternatif untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan menggunakan metode pengasutan bintang (Y)-segitiga (Δ). Penelitian ini, dibuat suatu sistem pengoprasian pengasutan motor induksi tiga fasa dengan menggunakan metode pegasutan bintang (Y)-segitiga (∆) yang dikontrol dengan Programmable Logic Control (PLC) dan Human Machine Interface (HMI) sebagai pengontrol motornya. Dari penelitian ini bahwa telah berhasil dibuat rangkaian untuk pengasutan motor induksi tiga fasa dengan metode bintang (Y) segitiga (D) yang berbasis kontrol PLC-HMI dan arduino uno dengan pembacaan secara real time tegangan, arus dan kecepatan motor, diperoleh hasil pengukuran semua sensor memiliki kesalahan pengukuran yang relatif kecil, yaitu untuk pengukuran sensor tegangan memiliki error sebesar 0.86%, untuk sensor arus sebesar 2.697%, dan sensor kecepatan memiliki rata-rata error sebesar 0.27%. dan saat pengujian dilakukan pada motor tanpa beban dan berbeban didapatkan saat kondisi terhubung bintang (Y) tegangan mencapai 220 volt, dan saat perpindahan kehubung segitiga (D) teganganya turun menjadi 216 volt, untuk nilai arus pada hubung(Y) dan hubung (D) cukup kecil dari arus nominal motor yaitu sebesar 4,2 ampere, dan kecepatan motor pada saat berbeban dan tanpa beban saat distart sampai dengan distop relatif sama dengan kecepatan nominal motor yang terdapat pada nameplate yaitu 1400 rpm.