cover
Contact Name
Alex Rikki
Contact Email
alexrikisinaga@gmail.com
Phone
+6282275847123
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Bilal No. 52 Kelurahan Pulo Brayan Darat I Kecamatan Medan Timur, Medan, Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Keperawatan Imelda
ISSN : 24428108     EISSN : 25977172     DOI : https://doi.org/10.2411/jikeperawatan
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Keperawatan Imelda dikelola oleh Program Studi S1/DIII Keperawatan STIKes IMELDA, terbit 2 kali dalam setahun. Jurnal ini terbit dalam versi cetak pertama sekali pada bulan Februari 2015, sedangkan untuk media terbitan versi elektronik pertama sekali terbit di Bulan September 2017, dan merupakan wadah bagi para mahasiswa, dosen maupun peneliti untuk mengisi tulisan atau artikel yang merupakan hasil penelitian maupun karya tulis ilmiah di bidang kesehatan dan keperawatan. Jurnal Ilmiah Keperawatan Imelda memiliki scope : 1. Keperawatan medis bedah, 2. Keperawatan darurat, 3. Perawatan mental, 4. Keperawatan bersalin dan anak-anak, 5. Keperawatan komunitas, keluarga dan lansia manajemen keperawatan.
Articles 284 Documents
UPAYA PENCEGAHAN INFEKSI SALURAN KEMIH OLEH PERAWAT PADA PASIEN TERPASANGNYA KATETER DI RUMAH SAKIT UMUM IMELDA PEKERJA INDONESIA MEDAN Edisyah Putra Ritonga
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 4 No. 1 (2018): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikeperawatan.v4i1.286

Abstract

Infeksi saluaran kemih merupakan penyakit yang paling banyak ditemukan di tempat pelanyanan kesehatan. Sebagian besar infeksi saluran kemih disebabkan oleh bakteri tetapi virus dan jamur juga dapat menjadi penyebabnya. Infeksi bakteri sering diakibatkan Escherichia coli. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui upanya pencengahan infeksi saluran kemih oleh perawat pada pasien terpasangnya kateter di RSU Imelda Pekerja Indonesia Medan. Jenis penelitan ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain deskritif observasioanal dan jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 39 orang. Berdasarakan penelitian yang telah dilakukan bahwa mayoritas jenis kelamin responden adalah perempuan yaitu sebanyak 26 responden (66,7%) dan minoritas jenis kelamin responden adalah laki-laki yaitu sebayak 13 responden (33,3%). Mayoritas umur responden adalah berumur 20-24 tahun yaitu sebanyak 18 responden (46,2%) dan minoritas umur responden adalah berumur >36 tahun yaitu sebayak 4 responden (10,2%), mayoritas lama bekerja responden adalah 0-4 tahun yaitu sebanyak 29 responden (74,4%) dan minoritas lama bekerja responden adalah >10 tahun yaitu sebayak 4 responden (10,3%). Mayoritas pendidikan responden adalah D-III yaitu sebanyak 33 responden (84,7%) dan minoritas pendidikan responden adalah S-I Keperawatan yaitu sebayak 6 responden (15,3%). Berdasarkan dari hasil penelitian yang telah dilakukan dengan memberikan quisioner kepada perawat ditemukan bahwa mayoritas upaya pencegahan infeksi saluran kemih yang dilakukan oleh perawat pada pasien terpasang kateter adalah baik yaitu sebanyak 29 responden (74,3%) dan minoritas upaya pencegahan infeksi saluran kemih yang dilakukan adalah kurang baik yaitu sebanyak 10 responden (25,7%). Bagi pihak Rumah Sakit Umum Imelda Pekerja Indonesia Medan diharapkan agar lebih meningkatkan kepatuhan dalam melakukan perawatan kateter urine dalam pencegahan infeksi saluran kemih.
PENGARUH TEKNIK RELAKSASI BENSON TERHADAP TINGKAT STRES PADA LANSIA DI RUANG RAWAT INAP RSU BHAYANGKARA TEBING-TINGGI Deddy Sepadha Putra Sagala
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 4 No. 1 (2018): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikeperawatan.v4i1.287

Abstract

Relaksasi Benson merupakan pengembangan metode respon relaksasi pernafasan dengan melibatkan faktor keyakinan pasien, yang dapat menciptakan suatu lingkungan internal sehingga dapat membantu pasien mencapai kondisi kesehatan dan kesejahtraan yang lebih tinggi (Benson & Proctor 2000, dalam Purwanto, 2014). Kelebihan latihan tehnik relaksasi dari pada latihan yang lain adalah latihan relaksasi lebih mudah dilakukan bahkan dalam kondisi apapun serta tidak memiliki efek samping apapun (Deleon, 1999). Disamping itu kelebihan dari tehnik relaksasi lebih mudah dilaksanakan oleh pasien, dapat menekan biaya pengobatan, dan dapat digunakan untuk mencegah terjadinya stres. Sedangkan kita tahu pemberian obat-obatan kimia dalam jangka waktu lama dapat menimbulkan efek samping yang dapat membahayakan pemakainya seperti gangguan pada ginjal (Yosep, 2015). Jenis penelitian yang di gunakan pada penelitian ini adalah Quasi Eksperimental Desaign dengan rancangan one group pretens-posttenst.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh klien lansia yang menjalani rawat inap di RSU Bhayangkara Tebing-tinggi. Jumlah populasi pasien lansia bulan Maret –2017 sebanyak 43 orang.Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik non probability sampling, metode pengumpulan data dengan intervensi secara langsung menggunakan lembar observasi pengukuran tingkat stress yang diperoleh dari hasil Depression Anxiety Stres Scale (DASS) yang sudah di modivikasi oleh peneliti yang terdiri dari 14 pertanyaan yang bersifat tertutup Analisa data dengan menggunakan uji wilcoxon Signed Ranks Test didapatkan selisih mean rank > 10; p>0.005 Hal ini menunjukkan ada pengaruh Tekhnik relaksasi benson Terhadap Tingkat Stress Pada Lansia yang Menjalani Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Bhayangkara Tebing Tinggi Tahun 2017. Untuk itu diharapkan kepada Perawat dapat berperan dalam memaksimalkan hajat hidup lansia dengan cara pemberian perawatan secara holistik untuk meningkatkan kualitas kesehatan bagi populasi penduduk lansia (Gustiputrijayanti, 2016).
PENGARUH PEMBERIAN KOMUNIKASI, INFORMASI DAN EDUKASI (KIE) PADA IBU HAMIL PRIMIGRAVIDA TERHADAP PEMILIHAN KEPUTUSAN PERSALINAN NORMAL DI RUMAH SAKIT IMELDA PEKERJA INDONESIA (IPI) MEDAN TAHUN 2018 Sarida Surya Manurung; Jhenny Nurafni
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 4 No. 2 (2018): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikeperawatan.v4i2.288

Abstract

Persalinan adalah suatu peroses pengeluaran hasil konsepsi (janin dan plasenta) yang telah cukup bulan atau hidup diluar kandungan melalui jalan lahir atau melalui jalan lain, dengan bantuan atau tanpa bantuan (kekuatan sendiri). Persalinan normal adalah peroses pengeluaran janin yang terjadi pada kehamilan cukup bulan 37-42 minggu lahir sepontan tanpa komplikasi baik ibu maupun janin. Proses dimulai dengan adanya kontraksi persalinan sejati, yang ditandai dengan perubahan serviks secara progresif dan diakhiri dengan kelahiran plasenta. Salah satu penyebab ibu hamil primigravida yang tidak mengetahui pemilihan keputusan persalinan yang akan diambil salah satu dari faktor petugas kesehatan karena tidak memberikan informasi yang jelas pada ibu pra bersalin tentang pemilihan keputusan yang akan diambil. Persalinan ini bertujuan untuk melihat dan mengetahui pemilihan keputusan persalinan yang benar setelah diberi komunikasi, informasi dan edukasi di RSU IPI Medan Tahun 2018. Penelitian ini menggunakan Quasy eksperimen design tanpa pembanding, dengan populasi berjumlah 61 orang perbulan dan pengambilan sampel dengan metode non probability sampling menggunakan accidental sampling. Teknik analisa data dengan menggunakan analisa data univariate dan bivariate dengan taraf signifikan 95% (_< 0,05). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya pengaruh yang signifikan antara pemberian komunikasi, informasi dan edukasi terhadap pemilihan keputusan persalinan dengan nilai P = 0,000 ± ≤ 0,05 di RSU (IPI) Medan tahun 2018. Berdasarkan hasil penelitian diharapkan kepada petugas kesehatan dan peneliti dapat memahami dan meningkatkan pemberian KIE pada ibu hamil pra bersalin di wilayah kerja RSU (IPI) Medan.
HUBUNGAN STRATEGI KOPING DENGAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISADI RSU IMELDA MEDAN Deddy Sepadha Putra Sagala; Sri Marliana Pasaribu
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 4 No. 2 (2018): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikeperawatan.v4i2.289

Abstract

Gagal ginjal kronis merupakan suatu penyakit ginjal tahap akhir yang mengakibatkan gangguan fungsi ginjal yang bersifat irreversible dan menahun sehingga terjadinya penurunan kemampuan fungsi tubuh untuk mempertahankan metabolisme serta keseimbangan cairan dan elektrolit. Pasien gagal ginjal kronis akan mengalami kehilangan fungsi ginjal sampai 90% atau lebih, sehingga kemampuan tubuh untuk mempertahankan cairan dan elektorilit terganggu, sekresi menjadi tidak adequat dan fungsi hormonal terganggu sehingga mengakibatkan sindrom uremia atau azotemi (Rendy & Margareth, 2012 ; Parson, Toffelmire & Valack, 2006).Jenis penelitian ini kuantitatif menggunakan desain korelasional dengan jenis rancangan penelitian cross sectional. Dimana jumlah populasi sebanyak 98 responden, metodepengambilan sampel probability sampling tehnik accidental sampling sampel, besar sampel ditetapkan menggunakan rumus slovin didapati responden penelitian ini sebanyak 79penderita gagal ginjal kronik yang menjalani terapi hemodialisa di RSU Imelda Medan Tahun 2018.Pengumpulan data menggunakan Instrumen kualitas hidup World Health Organization Quality of Life-BREF (WHOQOL-BREF) dan Instrumen pengumpulan data strategi koping menggunakan kuesioner WCQ (Ways of Coping Questionare).Pengolahan data menggunakan analisa data univariat dan bivariatmenggunakan uji statistik parametrik yaitu uji pearson corelation (pearson product moment) dengan p < 0.05, didapati hasil penelitian menunjukkan nilai probabilitas (p) untuk strategi koping = 0,000, yang berarti ada hubungan secara signifikan dengan kualitas hidup (p<0.05). Hasil analisis diperoleh nilai correlation coefficient (r) = 0,733, menunjukkan hubungan yang kuat dan berpola positif artinya semakin tinggi penggunaan strategi Problem Focused Coping (PFC) maka kualitas hidup yang dimiliki pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisa semakin baik, Sedangkan hasil analisis diperoleh nilai correlation coefficient (r) = -0,419, menunjukkan hubungan yang sedang dan berpola negatif artinya semakin rendah penggunaan strategi Emotion Focused Coping (EFC) maka kualitas hidup yang dimiliki pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisa semakin baik.
HUBUNGAN ACTIVITY DAILY LIVING (ADL) DENGAN KONTROL KADAR GLUKOSA DARAH (KGD) PADA PASIEN DIABETES MELITUS (DM) TIPE 2 Ratna Dewi; Wina Anggraeny
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 4 No. 2 (2018): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikeperawatan.v4i2.290

Abstract

Aktivitas fisik merupakan salah satu penatalaksanaan DM tipe 2 yang bersifat nonfarmakologis dapat mempermudah perpindahan glukosa ke dalam sel-sel dan meningkatkan kepekaan terhadap insulin. Kedua tipe DM tipe 1 dan DM tipe 2 dengan melakukan aktivitas dan latihan fisik atau olahraga terbukti dapat meningkatkan pemakaian glukosa oleh sel sehingga KGD turun. Permasalahan penelitian adalah bagaimana hubungan ADL dengan kontrol KGD pada pasien DM tipe 2. Tujuan penelitian untuk menguji hubungan ADL dengan kontrol KGD pada pasien DM tipe 2. Jenis penelitian adalah korelasi dengan pendekatan pengamatan sewaktu (cross sectional). Penelitian dilaksanakan di . Sampel adalah seluruh penderita DM tipe 2 yang kontrol ke Puskesmas Bromo Medan sebesar 84 orang yang dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok intervensi dan kontrol. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner. Uji yang digunakan adalah Wilcoxon test dan Mann whitney test. Hasil penelitian menunjukkan pesan singkat secara signifikan (p<0,05) memberikan dampak patuh terhadap aturan minum obat dan kontrol nilai KGD dibandingkan pasien DM tipe 2 yang tidak dilakukan pengiriman pesan singkat. Kesimpulan penelitian adalah pengiriman pesan singkat efektif meningkatkan kepatuhan minum obat dan kontrol nilai KGD untuk meningkatkan kulitas hidup penderita DM tipe 2. Disarankan kepada keluarga untuk rutin dalam perawatan dirumah dan mengingatkan cek KGD, pihak puskesmas mengadakan penyuluhan tentang pengelolaan penyakit DM setiap minggu, dan diharapkan pihak BPJS menambah program aktifitas reminder SMS dengan pengingat aturan minum obat ke peserta prolanis yang dilakukan pengiriman setiap hari.
PENGARUH PELATIHAN DAN PENERAPAN METODE 5S OLEH KEPALA RUANGAN TERHADAP PERENCANAAN LOGISTIK DI RUMAH SAKIT SWASTA KOTA MEDAN Paskah Rina Situmorang; Edy Syahputra Ritonga
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 4 No. 2 (2018): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikeperawatan.v4i2.291

Abstract

Sikap kerja 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu dan Shitsuke) merupakan suatu sikap yang harus dimiliki seorang pekerja dalam sebuah organisasi. Dimana sikap kerja ini berawal dari kebulatan tekat yang dimiliki oleh anggota dalam suatu organisasi untuk mencapai suatu tujuan dalam hal pemilahan alat-alat di Rumah Sakit. Dengan proses pemilahan, penataan, pembersihan, pemantapan dan pembiasaan terhadap alat-alat kesehatan serta komitmen yang kuat dari seluruh perawat sangat dibutuhkan dalam melaksanakan pekerjaan sehingga asuhan keperawatan dapat dilaksanakan dengan baik. Salah satu komponen penting dalam mendukung upaya penyembuhan adalah peralatan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh pelatihan dan penerapan metode 5S oleh kepala ruangan terhadap perencanaan logistik di Rumah Sakit Swasta Kota Medan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode quasi experimental study dengan desain one group pre test-post test. Populasi dalam penelitian ini adalah kepala ruangan rawat inap yang ada di rumah sakit swasta kota medan berjumlah 25 orang. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling. Hasil penelitian didapatkan bahwa ada pengaruh pelatihan dan penerapan metode 5S terhadap perencanaan logistik dimana Uji Mc Nemar pada fungsi perencanaan, penyimpanan, pemeliharaan dan pengendalian sebesar 0,002. Setelah intervensi penerapan metode 5S perencanaan logistik kepala ruangan yang meliputi fungsi perencanaan, penyimpanan, pemeliharaan, dan pengendalian mengalami peningkatan yaitu dalam kategori baik sebanyak 25 orang (100 %). Hasil observasi yang dilakukan peneliti kepada seluruh kepala ruangan di ruang rawat inap rata-rata sudah melaksanakan penerapan metode 5S yaitu pemilihan kebutuhan alat sesuai dengan pedoman penerapan metode 5S. Saran kepada seluruh kepala ruangan dan perawat yang ada di rumah sakit khususnya diruangan untuk terus melakukan perencanaan logistik dengan baik dan melaksanakan tugas pokok masing-masing sehingga fungsi perencanaan berjalan optimal sesuai prosedur dan pengadaan alat dilakukan secara efektif dan efisien sehingga dapat meningkatkan mutu asuhan keperawatan.
GAMBARAN STATUS GIZI TERHADAP KEJADIAN TB PARU DI RUMAH SAKIT IMELDA MEDAN TAHUN 2018 Sarmaida Siregar; Vita Sari Tampubolon
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 4 No. 2 (2018): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikeperawatan.v4i2.292

Abstract

Tuberkulosis adalah penyakit menular langsung yang disebabkan oleh kuman TBC (Mycobacterium tuberculosis). Salah satu faktor yang mempengaruhi terjangkitnya penyakit tuberkulosis paru adalah status gizi. Status gizi yang yang buruk akan meningkatkan risiko penyakit tuberkulosis paru. Sebaliknya, tuberkulosis paru berkontribusi menyebabkan status gizi buruk karena proses perjalanan penyakit yang mempengaruhi daya tahan tubuh. Hal ini yang menjadi salah satu alasan utama peneliti untuk mengetahui gambaran status gizi terhadap kejadian TB Paru di Rumah Sakit Umum Imelda Pekerja Indonesia Medan . Jenis penelitian adalah deskriptif yang dilaksanakan di Rumah Sakit Imelda dan bertujuan untuk mengetahui gambaran Status Gizi terjadap kejadian TBParu di Rumah Sakit Imelda Medan. Pengambilan sampel menggunakan teknik non probability sampling jenis purposive sampling yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 45 orang. Hasil penelitian menunjukan status 5gizi pada pnderita TB Paru dengan kriteria kurang tingkat berat sebanyak 17 responden (37,78%), dengan kriteria kurang tingkat ringan sebanyak 9 responden (20%), dengan kriteria normal sebanyak 19 responden (42,22%), sedangkan tidak ditemukan responden dengan kriteria lebih tingkat ringan. Hasil dari penelitian ini diharapkan kepada perawat di Rumah sakit Imelda Medan untuk melakukan upaya penyuluhan atau pemberian informasi mengenai cara pencegahan, penularan, tanda, gejala tuberkulosis paru, dan hal-hal yang dapat menghambat penyembuhannya seperti merokok baik kepada penderita maupun kepada orang-orang yang berada di sekitar penderita sehingga penularannya dapat dicegah.
PENGARUH ACTIVITY DAILY LIVINGTRAINING TERHADAP KEMANDIRIAN PASIEN KANKER PAYUDARA DI MURNI TEGUH MEMORIAL HOSPITAL Ongku Bosar Hasibuan
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 4 No. 2 (2018): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikeperawatan.v4i2.293

Abstract

Kanker payudara merupakan jenis kanker yang sering dialami oleh wanita setelah kanker kulit, dimulai dari saluran atau lobus dan menetap pada payudara dan dapat menyebar pada bagian tubuh lain. Salah satu terapi yang dapat dilakukana adalah kemoterapi yang dilakukan untuk membunuh sel kanker dengan menggunakan obat anti kanker (sitotastika). Salah satu efek samping kemoterapi adalah perubahan fisik, kognitif (mental) dan gangguan kesejahteraan emosional, penurunan kekuatan otot, sensai, energi, rasa sakit yang berdampak terhadap kemapuan pasien untuk melakukan Activity Daily Living’s (ADL’s). Salah satu intervensi untuk mengatasi gangguan pemenuhan kebutuhan Activity Daily Living’s responden adalah Activity Daily Living’s Training. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi pengaruh Activity Dailiy Living’s Training terhadap kemandirian pasien kanker payudara di Murni Teguh Memorial Hospital. Jenis penelitian ini quasi eksperimen dengan design nonequivalent pre-posttest. Sampel penelitian ini adalah pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi serta mengalami gangguan kemampuan Activity Daily Living’s dengan tekhnik accidental sampling sebanyak 35 orang. Kemandirian Activity Daily Living’s sebelum dan sesudah Activity Daily Living’s Training dianalisa dengan uji wilcoxon test dengan nilai p< 0.05. Penelitian ini menunjukkan peningkatan kemampuan responden melakukan Activity Daily Living’s di rumah. Program latihan ini dapat menjadi masukan kepada perawat untuk memberikan program ini melalui home care.
PENGARUH PELATIHAN DAN PENERAPAN PENILAIAN KINERJA PERAWAT PELAKSANA TERHADAP LAYANAN ASUHAN KEPERAWATAN DI RUMAH SAKIT SWASTA KOTA MEDAN Edisyah Putra Ritonga; Hamonangan Damanik
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 4 No. 2 (2018): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikeperawatan.v4i2.294

Abstract

Penilaian kinerja perawat merupakan suatu cara untuk mengevaluasi kinerja perawat sesuai dengan standar praktik profesional, peraturan yang berlaku dan untuk menjamin tercapainya standar praktik keperawatan profesional dan layanan asuhan keperawatan. Berdasarkan wawancara kepada perawat pelaksana dan observasi, bahwa layanan asuhan keperawatan yang diberikan kurang maksimal, pengkajian keperawatan tidak dilakukan secara berkelanjutan, kurangnya modivikasi tindakan keperawatan untuk mengatasi masalah keperawatan yang terjadi pada pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan dan penerapan penilaian kinerja perawat pelaksana terhadap layanan asuhan keperawatan. Jenis penelitian kuantitatif dengan metode Quasi-Experimental Study dengan desain penelitian two group pre-test-post test design. Peserta pelatihan adalah kepala ruangan pada kelompok intervensi yang berada di Rumah Sakit Umum Imelda Pekerja Indonesia Medan. Responden penelitian untuk pengukuran layanan asuhan keperawatan pada penelitian ini adalah sebanyak 108 perawat pelaksana yang terdiri dari kelompok intervensi yaitu sebanyak 54 orang perawat pelaksana dan pada kelompok kontrol yaitu Rumah Sakit Umum Martha Friska Medan sebanyak 54 orang perawat pelaksana. Berdasarkan hasil penelitian dan dengan melakukan uji statistik yang dilakukan pre test dan post test layanan asuhan keperwatan pada kelompok intervensi dengan uji paired t-test dengan hasil yaitu p= 0,000<0,05 yang berarti ada pengaruh. Hal ini menunjukkan bahwa pelatihan yang diberikan meningkatkan kemampuan kepala ruangan untuk melakukan penilaian kinerja perawat pelaksana sehingga dapat menigkatakan motivasi dan kinerja perawat pelaksana dalam melakukan layanan asuhan keperawatan. Hasil pre test dan post test layanan asuhan keperwatan pada kelompok kontrol dengan menggunakan uji paired t-test dengan hasil yaitu p= 0,284>0,05, hal ini menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara pre test dan post test. Berdasarkan uji statistik dengan menggunakan independent tes antara pre test kelompok intervensi dan kelompok kontrol didapatkan hasil p= 0,064>0,05 dan hasil uji post test kelompok intervensi dan kelompok kontrol didapatkan hasil p= 0,000<0,05. Pelatihan yang diberikan kepada kepala ruangan pada kelompok intervensi sangat berpengaruh positif dalam meningkatkan kemampuan kepala ruangan dalam melakukan penilaian kinerja perawat pelaksana.
PENGARUH TINDAKAN HEMODIALISA TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA KLIEN GAGAL GINJAL KRONIK DI RUMAH SAKIT IMELDA MEDAN TAHUN 2018 Noradina Noradina
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 4 No. 2 (2018): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikeperawatan.v4i2.295

Abstract

Gangguan fungsi ginjal ini terjadi ketika tubuh gagal untuk mempertahankan metabolisme dankeseimbangan cairan dan elektrolit sehingga mengakibatkan retensi urea dan sampah nitrogen lain dalam darah pada gagal ginjal kronik terjadi penurunan laju filtrasi glomerulus kurang dari 60ml/ menit/ 1,73 m selama 3 bulan atau lebih yang irreversibel dan didasari oleh banyak fakator (Harrison, 2000). Jenis penelitian yang digunakan peneliti yaitu jenis penelitian deskriptif korelasional dimana dalam penelitian ini peneliti menggambarkan hubungan tindakan hemodialisa dengan perubahan tekanan darah. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien gagal ginjal kronik yang menjalankan hemodialisa di Ruang Hemodialisis RSU IPI Medan 2018 dengan jumlah 249 pasien. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik total sampling. Dimana sampel dalam penelitian ini adalah pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di Ruang Hemodialisis RSU IPI Medan. Sehingga sampel dalam penelitian ini adalah 30 pasien (Nursalam, 2011).Adapun Hasil penelitian yang didapat Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan tentang Hubungan tindakan Haemodialisa dengan perubahan Tekanan darah di Ruang Hemodialisa di RSU. Imelda Pekerja Indonesia Medan yang dilakukan pada bulan Februari - Agustus 2018 dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut : Bahwa terdapat hubungan tindakan Hemodialisa dengan Perubahan Tekanan Darah pada Pasien Pasca Hemodialisis dengan nilai Z sebesar 3,054 dan P sebesar 0,02 karena 3,054 &lt; 0,02 maka terdapat pengaruh tindakan hemodialisis terhadap perubahan tekanan darah pada klien gagagl ginjal kronik di rumah sakit imelda Medan.

Page 8 of 29 | Total Record : 284