cover
Contact Name
Alex Rikki
Contact Email
alexrikisinaga@gmail.com
Phone
+6282275847123
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Bilal No. 52 Kelurahan Pulo Brayan Darat I Kecamatan Medan Timur, Medan, Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Keperawatan Imelda
ISSN : 24428108     EISSN : 25977172     DOI : https://doi.org/10.2411/jikeperawatan
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Keperawatan Imelda dikelola oleh Program Studi S1/DIII Keperawatan STIKes IMELDA, terbit 2 kali dalam setahun. Jurnal ini terbit dalam versi cetak pertama sekali pada bulan Februari 2015, sedangkan untuk media terbitan versi elektronik pertama sekali terbit di Bulan September 2017, dan merupakan wadah bagi para mahasiswa, dosen maupun peneliti untuk mengisi tulisan atau artikel yang merupakan hasil penelitian maupun karya tulis ilmiah di bidang kesehatan dan keperawatan. Jurnal Ilmiah Keperawatan Imelda memiliki scope : 1. Keperawatan medis bedah, 2. Keperawatan darurat, 3. Perawatan mental, 4. Keperawatan bersalin dan anak-anak, 5. Keperawatan komunitas, keluarga dan lansia manajemen keperawatan.
Articles 284 Documents
PENGARUH TERAPI RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP KUALITAS TIDUR PADA LANSIA DI PANTI JOMPO YAYASAN GUNA BUDI BAKTI MEDAN TAHUN 2017 Rostinah Manurung; Tri Utami Adriani
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 3 No. 2 (2017): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gangguan tidur merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering dihadapi oleh lansia. Kondisi ini membutuhkan perhatian yang serius. Peningkatan pemenuhan kebutuhan tidur dapat dilakukan dengan mengajarkan cara-cara yang dapat menstimulus dan memotivasi tidur. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah relaksasi otot progresif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi relaksasi otot progresif terhadap kualitas tidur pada lansia di Panti Jompo Yayasan Guna Budi Bakti Tahun 2017. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi-experiment pendekatan pre test-post test one group only design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia yang mengalami gangguan tidur yang tinggal di Panti Jompo Yayasan Guna Budi Bakti. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 30 orang. Hasil penelitian dengan uji statistic Mc. Nemar, didapatkan dari hasil uji statistik p value = 0,003 (P<0,05), menunjukkan bahwa ada pengaruh terapi relaksasi otot progresif terhadap kualitas tidur pada lansia di Panti Jompo Yayasan Guna Budi Bakti Tahun 2017. Oleh karena itu penelitian ini diharapkan agar lansia aktif dalam melakukan kegiatan relaksasi otot progresif dan bisa menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
HUBUNGAN TINGKAT STRES TERHADAP SIKLUS MENSTRUASI PADA REMAJA DI KECAMATAN MEDAN MARELAN TAHUN 2016 Sarida Surya Manurung
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 3 No. 2 (2017): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stres merupakan suatu respon fisiologis, psikologis dan perilaku dari manusia yang mencoba untuk mengadaptasi dan mengatur baik tekanan internal dan eksternal (stresor). Stresor dapat mempengaruhi semua bagian dari kehidupan seseorang, menyebabkan stres mental, perubahan perilaku, masalah-masalah dalam interaksi dengan orang lain dan keluhan-keluhan fisik salah satunya gangguan siklus menstruasi. Dalam pengaruhnya terhadap pola menstruasi, stress melibatkan system neuroendokrinologi sebagai sistem yang besar peranannya dalam reproduksi wanita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah hubungan tingkat stress terhadap siklus menstruasi pada remaja di Kecamatan Medan Marelan tahun 2016. Penelitian ini bersifat deskriftif analitik dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel 40. Pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik accidental sampling. Data primer adalah data yang diambil langsung dari responden melalui kusioner.Dari hasil penelitian yang di dapat bahwa 40 responden, mayoritas mengalami tingkat stress berat sebanyak 29 orang (72,5%) dan minoritas mengalamitingkat stress ringan sebanyak 11 orang (27,5%).Bahwa dari 40 responden, mayoritas siklus menstruasi tidak teratur sebanyak 25 orang (62,5%) dan minoritas siklus menstruasi teratur sebanyak 15 orang (37,5 %). Ada hubungan yang signifikan antara variable independen (tingkatstres) dengan variable dependen (siklusmenstruasi), dimananilai (p=0,000) ˂ 0,005.
GAMBARAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG LEPTOSPIROSIS DI LINGKUNGAN II KELURAHAN PEKAN LABUHAN KECAMATAN MEDAN LABUHAN Paskah Rina Situmorang
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 3 No. 2 (2017): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Leptospirosis adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri yang bernama leptospira. Umumnya bakteri ini terdapat pada kotoran dan kencing hewan, salah satunya adalah tikus. Jadi sangat memungkinkan sekali ketika terjadi banjir, kencing tikus yang terjangkit bakteri leptospirapun juga ikut tersebar, dan masyarakat akan beresiko terkena penyakit tersebut. Kurangnnya Pengetahuan Masyarakat Tentang Leptospirosis, serta rendahnya kondisi lingkungan , dan kurangnya kebersihan lingkungan. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahuai Pengetahuan Masyrakakat Tentang Leptospirosis di Lingkungan IV Kelurahan PekanLabuhanKecamatan Medan Labuhan, populasi adalah Keseluruhan sumber penelitian yang diteliti. Dengan jumlah sampel sebanyak 82 responden. Penelitian ini dilakukan pada priode Maret-Mei 2016 yang bersifat deskriptif dengan tujuan untuk mengetahui Gambaran Pengetahuan Masyarakat Tentang Pengetahuan Leptospirosis di Lingkungan IV Kelurahan PekanLabuhanKecamatan Medan Labuhan. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa mayoritas berpengetahuan cukup sebanyak 29 responden (30,4), berpengetahuan kurang sebanyak 28 responden (35,6%) dan minoritas berpengetahuan baik sebanyak 25 responden (34%). Berdasarkan umur mayoritas berumur 40-44 tahun sebanyak 20 responden (24,4%) dan minoritas berumur 20-24 tahun sebanyak 15 responden (18,3%). Berdasarkan pendidikan mayoritas SMP sebanyak 23 responden (28%), dan minoritas S1 sebanyak 18 responden (22%). Berdasarkan pekerjaan mayoritas bekerja sebagai wiraswasta sebanyak 24 responden (29,3%), dan minoritas bekerja sebagai petani sebanyak 17 responden (20,7%). Berdasarkan sumber informasi mayoritas tenaga kesehatan sebanyak 26 responden (30,5%), dan minoritas media cetak sebanyak 16 responden (19,5%). Berdasarkan hasil penelitian maka perlu disarankan untuk lebih banyak memberikan informasi Tentang Leptospirosis kepada Masyarakat.
TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG STIMULASI TERHADAP TUMBUH KEMBANG ANAK USIA 0-6 BULAN DI LINGKUNGAN XXV KELURAHAN PEKAN LABUHAN BELAWAN KECAMATAN MEDAN LABUHAN JANUARI-FEBRUARI 2017 Meriani Herlina
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 3 No. 2 (2017): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut WHO pertumbuhan otak anak ditentukan bagaimana orang tua mengasuh dan memberikan makan dan stimulasi pendidikan dan perkembangan kecerdasan otak anak terjadi sekitar 50% terbentuk sampai 4 tahun. Menurut United Nations Children Fund ( UNICEF) diperkirakan sebanyak 860.000 balita meninggal setiap tahunnya, dan anak yang mengalami keterlambatan perkembangan akan mempunyai IQ rata – rata lebih rendah di bandingkan dengan anak normal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu tentang stimulasi terhadap tumbuh kembang anak usia 0 – 6 bulan di Lingkungan XXV Kelurahan PekanLabuhanBelawan Kecamatan Medan Labuhan tahun 2017. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan data yang diperoleh adalah data primer dengan cara membagi kuesioner pada setiap responden. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang mempunyai anak usia 0 – 6 bulan di Lingkungan XXV Kelurahan PekanLabuhanBelawan Kecamatan Medan Labuhansebanyak 30 responden dan sampel penilitian sebanyak 30 responden. Dari hasil penelitian diketahui bahwa dari 30 responden berpengetahuan baik sebanyak 5 responden (16,7%), berpengetahuan cukup sebanyak 16 responden (53,3%) dan berpengetahuan kurang sebanyak 9 responden (30%). Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa pengetahuan ibu tentang stimulasi terhadap tumbuh kembang anak berpengetahuan cukup, oleh karena itu diharapkan kepada ibu yang memiliki anak usia 0 – 6 bulan agar meningkatkan pengetahuan tentang stimulasi terhadap tumbuh kembang anak terutama stimulasi anak.
GAMBARAN FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TERJADINYA STROKE PADA DEWASA DINI DI RUMAH SAKIT X KOTA MEDAN Bernita Silalahi
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 3 No. 2 (2017): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut WHO Stroke adalah suatu gangguan fungsi saraf akut yang disebabkan oleh karena gangguan peredaran darah otak, dimana secara mendadak ( dalam beberapa detik) atau secara cepat (dalam beberapa jam ) timbul gejala dan tanda yang sesuai dengan daerah fokal di otak yang terganggu.Penyakit ini juga menimbulkan kecacatan terbanyak pada kelompok usia dewasa yang masih produktif hingga 10% dari jumlah keseluruhan penderita strok. Metode penelitian deskriftif, dilakukan di RSU IPI, waktu Februari – Mei 2017, populasi semua pasien dewasadini yang berobat jalan dan opname, tekhnik pengambilan sampel : total sampel sebanyak 30 orang dengan usia 21-45 tahun, pengumpulan data diambil melalui quisioner sebanyak 11 pertanyaan dan dari status pasien, tekhnik pengukuran menggunakan skala guttman dengan interval 4, data dianalisa dengan univariat.Hasil penelitian penderita strok dari faktor-faktor yang diteliti adalah: Jenis kelamin laki-laki 66,7% dan Perempuan 33,3%. tekanan darah mayoritas > 160/100 mmHg sebanyak 15 orang( 50%), tekanan darah140/90- 150/99 sebanyak 10 (33%), tekanan darah minoritas <120/80 mmHg sebanyak 2 (7%) .mayoritas Obesitas25 orang (83%), dan tidak obesitas sebanyak 5 orang (16%).Riwayat keturunan, mayoritas 84,3% faktor resiko riwayat keluarga cukup berpengaruh besar 22 orang, ada 89% terkena strok oleh karenamakanan dan minuman, pengaruh aktifitas 9 orang 30%. Saran perlunya pendekatan yang komprehensif kepada klien dan keluarga dalam pengenalan dan pencegahan strok dengan memasyarakatkan gaya hidup sehat.Kesimpulan bahwa faktor penyebab kejadian strok adalah karena pola hidup yakni kebiasaan makan dan minum ( 89,1%), diikuti oleh riwayat keluarga yang mederita hipertensi (84,3%).
HUBUNGAN STRATEGI KOPING DENGAN ANSIETAS PADA PASIEN KANKER YANG SEDANG MENJALANI PENGOBATAN KEMOTERAPI DI RUMAH SAKIT UMUM Dr. PIRNGADI MEDAN Ratna Dewi
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 3 No. 2 (2017): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penderita kanker yang menjalani pengobatan kemoterapi umumnya memiliki banyak efek samping fisiologis yang menimbulkan strategi koping untuk mampu beradaptasi dan efek samping psikologis seperti ansietas. Penelitian ini bertujuan menguji hubungan strategi koping dengan ansietas. Sampel penelitian adalah 102 orang pasien kanker yang menjalani kemoterapi di RSUD Dr. Pirngadi Medan. Pengumpulan data penelitian menggunakan kuesioner dukungan keluarga (House & Friedman, 2008), kuesioner strategi koping yang dimodifikasi dari kuesioner Ways of Coping (Folkman & Lazarus,1985), dan kuesioner ansietas yang dimodifikasi dari kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HAM-A). Uji statistik yang digunakan adalah korelasi Product Moment. Hasil penelitian mendapatkan ada hubungan negatif penggunaan strategi PFC dengan ansietas yang dialami (r=-0,545; p<0,05), artinya semakin tinggi penggunaan strategi PFC maka semakin menurun ansietas yang dialami pasien kanker yang kemoterapi dan ada hubungan positif penggunaan strategi EFC dengan ansietas yang dialami (r=0,612; p<0,05), artinya semakin rendah penggunaan strategi EFC maka semakin menurun ansietas yang dialami pasien kanker yang kemoterapi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan penggunaan strategi PFC dan EFC dengan ansietas pada pasien kanker yang kemoterapi. Hasil penelitian ini dapat menjadi masukan kepada pelayanan kesehatan untuk membantu meningkatkan penggunaan PFC dan menurunkan penggunaan EFC dengan penurunan ansietas pada pasien kanker yang menjalani pengobatan kemoterapi.
PELAKSANAAN FIVE MOMENT HAND HYGIENE DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT SWASTA KOTA MEDAN Edisyah Putra Ritonga
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 3 No. 2 (2017): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hand hygiene adalah istilah yang digunakan untuk mencuci tangan. Pada tahun (2009), Worrld Health Organization (WHO) mencetuskan global patient safety challage dengan clean care is safe care, yaitu merumuskan inovasi strategi penerapan hand hygiene, yaitu untuk petugas kesehatan dengan my five moment for hygiene, yaitu melakukan cuci tangan sebelum bersentuhan dengan pasien, sebelum melakukan prosedur bersih dan steril, setelah bersentuhan dengan cairan tubuh pasien, setellah bersentuhan atau kontak dengan pasien, setelah bersentuhan dengan lingkungan sekitar pasien. Tujuan penelitian Untuk mengetahui gambaran pelaksanaan five moment hand hygiene di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Swasta Kota Medan. Jenis penelitian Jenis penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan metode deskritif observasional, jumlah ruangan rawat inap sebanyak 6 (enam) ruangan dengan jumlah sampel sebanyak 39 orang. Berdasarkan dari hasil penelitian ditemukan bahwa mayoritas pelaksanaan five moment hand hygiene adalah kurang baik yaitu sebanyak 23 responden (59%) dan minoritas pelaksanaan five moment hand hygiene adalah baik yaitu sebanyak 16 responden (41%). Hand Hygiene merupakan upaya memutus rantai transmisi kontaminasi. WHO melaporkan kepatuhan cuci tangan harus lebih dari 50%. Mencucin tangan sangat sederhana, tidak memakan waktu yang banyak namun bisa membantu mencegah infeksi yang berbahaya bila dilakukan dengan tepat. Menurut asumsi peneliti pelaksanaan five moment hand hygiene masih terkategori kurang baik diakibatkan karena kurangnya pengetahuan dan kesadaran perawat tentang manfaat five moment hand hygiene serta dampak yang dapat ditimbulkan ketika five moment hand hygiene tidak dilaksanakan dengan baik. Kepada seluruh perawat yang bertugas diharapkan dapat melaksanakan five moment hand hygiene untuk mendapatkan kualitas layanan yang lebih baik serta mengupayakan keselamatan pasien yang optimal.
HUBUNGAN KUALITAS KEHIDUPAN KERJA DENGAN KINERJA PERAWAT DI RUMAH SAKIT SWASTA KOTA MEDAN TAHUN 2015 Hamonangan Damanik
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 3 No. 2 (2017): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pendidikan perawatan kesehatan secara umum, caring adalah konsep inti tetapi mungkin ironis bahwa konsep yang sangat penting bagi keperawatan tersebut hanya mendapat sangat sedikit perhatian empiris dari perawat peneliti. Penelitian ini dilakukan di Rumah sakit Umum Imelda Medan pada tanggal 17-18 Maret 2016. Jenis penelitian ini bersifat korelasi dan pengumpulan data diperoleh langsung dari responden dengan memberikan kuesioner secara langsung (point time approach). Populasi dalam penelitian ini sebanyak 47 orang yang seluruhnya diambil menjadi sampel (total sampling). Skala ukur yang digunakan adalah skala likert dan cara ukur skala ordinal. Tehnik pengolahan data dilakukan secara editing, coding, tabulating dengan tehnik analisa data kuantitatif. Variabel dalam penelitian ini adalah perilaku caring dan kepuasan pasien. Mayoritas perawat berperilaku kurang caring sebanyak 25 orang (53,2%) dan minoritas berperilaku caring yaitu sebanyak 22 orang (46,8%). Mayoritas klien merasa tidak puas yaitu sebanyak 26 orang (55,3%) dan minoritas merasa puas yaitu sebanyak 21 orang (44,7%). Dari 22 orang perawat yang berperilaku caring ada 15 orang (31,9 %) klien yang merasa puas dan 7 orang (14,9 %) yang tidak puas. Sedangkan dari 25 orang perawat yang berperilaku kurang caring ada 6 orang (12,8 %) klien yang merasa puas dan 19 orang (40,4 %) tidak puas. Uji statistic korelasi antara perilaku caring dengan tingkat kepuasan diperoleh nilai r = 0,002 (r< 0,05) artinya terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku caring dengan kepuasan pasien. Disarankan bagi institusi Rumah Sakit Umum Imelda untuk memberikan pendidikan dan pelatihan tentang manfaat teori dan praktek caring, sehingga caring dapat dilaksanakan dengan baik agar tingkat kepuasan pasien meningkat.
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU TENTANG PERKEMBANGAN JANIN PADA MASA KEHAMILAN DI KLINIK CAHAYA MEDAN Christina Magdalena T. Bolon
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 3 No. 2 (2017): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan adalah suatu proses pembuahan dalam rangka melanjutkan keturunan sehingga menghasilkan janin yang tumbuh didalam rahim seorang wanita (Waryana, 2010). Pada tahun 2011 WHO memperkirakan bahwa ada 500.000 kematian ibu melahirkan diseluruh dunia setiap tahunnya. Tujuan Penelitian Untuk mengetahui Gambaran Pengertahuan Ibu Tentang Perkembangan Janin Pada Masa KehamilanDiKlinikCahayaMedan.JenisPenelitianinimenggunakan metode penelitian deskriptif dengan menggunakan tehnik Non Probaliti Sampling. Populasi dalam penelitian iniadalah 34 orang ibu hamil di Klinik Cahaya Medan.Sampel dalam penelitian adalah 25 orang ibu hamil. Pada penelitian ini menggunakan data primer dengan membagikan kuesioner untuk pengumpulan data.Karateristik Responden yang diteliti adalah umur, pendidikan, sumber informasi, pekerjaan.Hasil penelitian yang dilakukan menyatakan bahwa umur ibu hamil mayoritas sebanyak 12 orang (48%), sumber informasi yang di peroleh dari ibu hamil mayoritas menggunakan tenaga kesehatan sebanyak 12 orang (48%)pengetahuan ibu hamil tentang perkembangan janin pada masa kehamilan mayoritas cukup yaitu sebanyak orang 12 (48%) dan pendidikan ibu hamil mayoritas SMA sebanyak 13 orang (52%).Dari hasil penelitian ini Gambaran pengetahuan ibu tentang perkembangan janin pada masa kehamilan di Klinik Cahaya Medan. Dari hasil penelitian, dapat diambil kesimpulan bahwa pengetahuan ibu tentang perkembangan janin pada masa kehamilan di Klinik Cahaya Medan berdasarkan pengetahuan ibu mayoritas cukup.Ibu mendapat sumber informasi mayoritas dari tenaga kesehatan. Dan disarankan kepada ibu hamil agar selalu memperhatikan kehamilannya dengan menggunakan fasilitas kesehatan yang ada seperti Posyandu atau juga Puskesmas.
PEMBERIAN VITAMIN E TERHADAP FRAGILITAS ERITROSIT PADA MENCIT (Musmusculus, L.) YANG DIPAPARI TUAK Noradina Noradina; Aureliya Hutagaol; Yafrinal Siregar
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 3 No. 2 (2017): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh pemberian vitamin E terhadap penurunan fragilitas osmotik dan krenasi eritorosit mencit (Mus musculus, L.) jantan dewasa yang dipapari tuak. Apakah pengaruh radikal bebas yang ditimbulkan pemberian tuak yang mengandung alkohol dapat ditangkal dengan pemberian vitamin E sebagai antioksidan.pada kondisi stress oksidatif,radikal bebas akan menyebabkan terjadinya peroksidasi lipid membran sel dan merusak organisasi membran sel. Penelitian ini menggunakan mencit jantan dewasa (Mus musculus, L.) sebanyak 30 ekor yang dibagi dalam 6 kelompok perlakuan.Kelompok pertama sebagai kontrol negatif yang diberi dengan air aquades 0,5cc selama 30 hari,kelompok kedua diberi tuak yang yang terdapat kandungan alkohol 20% sebanyak 0,5 ml/hari/ekor secara oral 15 hari pertama dan dilanjutkan dengan pemberian aquades 0,5 ml/hari/ekor/oral 15 hari berikutnya, kelompok ketiga diberi tuak yang terdapat kandungan alkohol 20% sebanyak 0,5 ml/hari/ekor secara oral selama 30 hari,kelompok 4 diberi tuak yang terdapat kandungan alkohol 20% sebanyak 0,5 ml/hari/ekor secara oral selama 15 hari kemudian 15 hari berikutnya dilanjutkan dengan pemberian vitamin E 0,25mg/gBB/h,kelompok 5 diberi tuak yang terdapat kandungan alkohol 20% sebanyak 0,5 ml/hari/ekor secara oral selama 15 hari kemudian 15 hari berikutnya tetap diberi tuak yang terdapat kandungan alkohol 20% sebanyak 0,5 ml/hari/ekor secara oral yang diselingi waktu 1 jam dengan pemberian vitamin E 0,25mg/gBB/h,dan kelompok ke 6 diberi tuak yang terdapat kandungan alkohol 20% sebanyak 0,5 ml/hari/ekor secara oral yang di selingi dengan waktu 1 jam dilanjutkan dengan pemberian vitamin E 0,25mg/gBB/oral selama 30 hari.Penelitian ini telah mendapat persetujuan dari komite etik penelitian USU.

Page 6 of 29 | Total Record : 284