cover
Contact Name
Madia Patra Ismar
Contact Email
jurnalcikini@ikj.ac.id
Phone
+6221-2306106
Journal Mail Official
lppm@ikj.ac.id
Editorial Address
Jl. Cikini Raya
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Seni Nasional Cikini
ISSN : 25802860     EISSN : 27157482     DOI : 10.52969
Jurnal Seni Nasional CIKINI, is a collection of various topic of art studies that contain ideas, research, or views on the developtment of artistic phenomena and symptoms as well as various problems. The purpose of this Journal is for contribute to the researching about art, to develop our understanding about arts in Indonesia into a better perspective, and able to compete in global community. Editorial Board of Jurnal Seni Nasional CIKINI, will accept unpublished article, to be reviewed and edited in order to takes part in our journal. Jurnal Seni Nasional CIKINI released twice a year at June and December.
Articles 104 Documents
Rearansemen Lagu Pa’Kelong Simbuang Garapan Rithayani Layuk Siallagan, Stephani Intan M.; Y. Patadungan, Edwin
Jurnal Seni Nasional Cikini Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Seni Nasional Cikini Vol. 9 No. 2
Publisher : Riset, inovasi dan PKM - Institut Kesenian Jakarta, DKI Jakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52969/jsnc.v9i2.239

Abstract

Kelong merupakan nyanyian rakyat dari masyarakat Toraja khususnya di Simbuang,fenomena yang terjadi di dalam masyarakat sudah tidak lagi dijadikan sebagai media untuk melestarikandan memelihara sebuah identitas di kalangan masyarakat saat ini. Oleh karena itu, penulis mengkajikelong toraya khususnya di Simbuang dengan merearansemen gubahan Ritayani Layuk kedalam bentukempat suara menggunakan teori Aransemen SATB. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untukmenggali sumber baik itu studi lapangan dan studi pustaka. Penulis mendapatkan bahwa nyanyiankelong merupakan nyanyian rakyat yang dinyanyikan oleh anak-anak dan tidak dinyanyikan dalam ritusaluk rambu tuka’ dan rambu solo. Dalam pengaplikasian teori aransemen, penulis menemukan adanyabentuk melodi yang bisa diaplikasikan dengan menggunakan teori aransemen dan dibentuk kedalamSATB, sehingga warna baru dapat dimunculkan melalui gaya dan tekstur. Menurut penulis melaluiaransemen SATB ini dapat memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk mengakses nyanyiankelong dalam bentuk modern.
Ngruwat Bocah Bajang: Makna Ruwatan Cukur Rambut Gembel bagi Masyarakat Dieng Alaudin, Faris
Jurnal Seni Nasional Cikini Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Seni Nasional Cikini Vol. 9 No. 2
Publisher : Riset, inovasi dan PKM - Institut Kesenian Jakarta, DKI Jakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52969/jsnc.v9i2.240

Abstract

ABSTRAK: Ruwatan cukur rambut gembel sebagai tradisi lisan milik masyarakat Dieng masihdisintaskan hingga kini. Tradisi lisan ini berpusat pada ritus peralihan bagi bocah bajang di Dieng.Ruwatan cukur rambut gembel dilaksanakan dengan cara memenuhi bebana yang diminta oleh bocahbajang, memotong dan melarung rambut gembel, serta mengadakan selamatan. Sejak tahun 2010,ruwatan cukur rambut gembel digelar secara anual sebagai bagian dari Dieng Culture Festival. Atasdasar ini, alasan masyarakat Dieng meyintaskan ruwatan cukur rambut gembel dikaji lebih jauh untukmenyasar pemaknaan masyarakat Dieng atas tradisi lisan yang mereka miliki. Data dikumpulkanmenggunakan pendekatan kajian tradisi lisan yang dilakukan dengan cara menyaksikan pergelaranruwatan cukur rambut gembel secara langsung dan mewawancarai masyarakat Dieng. Sebagai hasil,keinginan untuk mempertahankan markah galur Kiai Kolodete yang berambut gembel menjadi alasanmasyarakat Dieng mempertahankan ruwatan cukur rambut gembel.
Ruang Kolonial dan Resistansi pada Novel Hikayat Kadiroen karya Semaoen Prasetyo, Teguh
Jurnal Seni Nasional Cikini Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Seni Nasional Cikini Vol. 9 No. 2
Publisher : Riset, inovasi dan PKM - Institut Kesenian Jakarta, DKI Jakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52969/jsnc.v9i2.245

Abstract

ABSTRAK: Novel Hikayat Kadiroen karya Semaoen merupakan salah satu novel yang terbit di awal abad20 sebagai salah satu karya yang dicap rendah dan subversif. Novel ini berkisah tentang perjalananhidup Kadiroen yang kemudian melihat ketidakadilan dalam ruang kolonial dan memutuskan untukmendukung ideologi komunis dalam melawan ketidak adilan tersebut. Yang menarik dalam novel ini salah satunya adalah penggambaran mengenai relasi dominasi kolonial yang direspons denganperlawanan. Oleh karena itu, artikel ini mencoba membahas bentuk-bentuk relasi tersebut sertarespons perwalanan atau resistansi terhadap relasi dominasi kolonial. Untuk menganalisis novel ini,digunakan pendekatan post-kolonialisme dengan beberapa konsep seperti oposisi biner, mimikri,dan resistansi sebagai pisau bedah. Hasil dari artikel ini menunjukkan bahwa bentuk resistansi yangditunjukkan dalam novel merupakan bentuk dari perlawanan terhadap relasi dominasi yang membawaketidakadilan. Di satu sisi, penggambaran kuat mengenai resistansi ini juga merupakan suara kuat dariSemaoen untuk merespons kondisi zaman.
Analisis Perubahan Desain Karakter Gim (Game) Mobile Legends Pendekatan Manga Matrix Fatma Misky, Fatma Misky; Ananda, Diandra Dwi
Jurnal Seni Nasional Cikini Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Seni Nasional Cikini Vol. 10 No. 1
Publisher : Riset, inovasi dan PKM - Institut Kesenian Jakarta, DKI Jakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52969/jsnc.v10i1.264

Abstract

Gim atau game adalah sebuah aktivitas yang mengharuskan satu atau lebih pemain bermain dengan aturan, tujuan, dan tantangan yang ditetapkan. Mobile Legends Bang Bang merupakan produk mobile game pertama yang langsung menjadi favorit penggemar genre MOBA. Dalam sebuah game, visual karakter ikut berperan penting. Terdapat perbedaan pada desain karakter pada sebelum dan sesudah revamp dalam game Mobile Legends Bang Bang. Penelitian ini membedah perbedaan desain karakter Freya dan Franco sebelum dan sesudah revamp dengan menggunakan Manga Matrix. Penelitian ini diharapkan menjadi acuan dalam pengembangan visual terutama pada desain karakter.
Dampak Produksi Desain Grafis Pada Penggunaan Teknologi Artificial Intelligence (AI) Dengan Menggunakan Grounded Theory Alam, Taris Zakira; Haikal , Jerry
Jurnal Seni Nasional Cikini Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Seni Nasional Cikini Vol. 10 No. 1
Publisher : Riset, inovasi dan PKM - Institut Kesenian Jakarta, DKI Jakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52969/jsnc.v10i1.265

Abstract

Penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam desain grafis telah menimbulkan dampak signifikan dan beragam bagi para desainer. Salah satu manfaat para desainer grafis menggunakan Artificial Intelligence memudahkan mereka berkarya menjadi lebih efisien dan praktis. Namun, disamping hal tersebut, juga memiliki dampak-dampak negatif dan permasalahan yang perlu diperhatikan. Desainer perlu menyeimbangkan penggunaan teknologi ini dengan menjaga aspek kreatif dan orisinalitas dalam karya mereka. Ada kekhawatiran bahwa AI dapat menggantikan peran desainer untuk tugas-tugas tertentu. Namun, fakta lain menunjukkan bahwa hasil yang didapat tidak selalu berkualitas baik sehingga menurunkan nilai jasa desain dan dapat memicu plagiarisme. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dan mengenali dampak produksi desain grafis apabila menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan yang berkembang sangat pesat dalam beberapa tahun terakhir ini. Penelitian ini menjadi acuan bagi perusahaan agency yang di dalamnya banyak pekerja, seperti desainer grafis, pekerja digital marketing yang juga membuat desain grafis, dan regulator yang memiliki ketertarikan dalam meneliti hubungan antara kecerdasan buatan dan produktivitas kerja dalam memproduksi karya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan Grounded Theory. Proses analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh pemahaman menyeluruh tentang topik penelitian. Teknik analisis data pada penelitian ini terdiri dari tiga tahapan, yaitu: open coding, axial coding, dan selektif coding. Pada penulisan ini untuk menganalisis dampaknya, responden dipilih secara purposive sampling, dan data dikumpulkan melalui wawancara dan referensi dari berbagai sumber. Hasil penelitian ditemukan bahwa kecerdasan buatan/Artificial Intelligence (AI) mempunyai dampak yang signifikan terhadap produktivitas desainer grafis maupun produksinya. AI dapat mengotomatiskan tugas yang memakan waktu seperti mengedit foto, memilih palet warna, dan membuat tipografi, menghasilkan teks alternatif untuk gambar dan video dan masih banyak lagi kegunaannya. Hal ini memungkinkan desainer untuk fokus pada aspek yang lebih kreatif dari pekerjaan mereka. Kecerdasan buatan/Artificial Intelligence (AI) mempunyai dampak yang signifikan terhadap produktivitas desainer grafis maupun produksinya. Selain itu, ditemukan bahwa penggunaan AI selain pada produksi desain grafis dalam pembuatan karya juga memberikan kemudahan dan efisiensi, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran terkait kualitas, risiko plagiarisme, dan penyalahgunaan. Fitur AI dan risiko internal pengguna adalah faktor utama yang memengaruhi efektivitasnya. Meskipun bermanfaat, penggunaan AI juga memunculkan tantangan yang perlu diatasi.
Perancangan Film Dokumenter Kolintang di Rumah Budaya Nusantara Wale Ma’zani Tomohon Martinus Eko Prasetyo; Chevalier Adimas Koronka Sanjaya
Jurnal Seni Nasional Cikini Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Seni Nasional Cikini Vol. 10 No. 1
Publisher : Riset, inovasi dan PKM - Institut Kesenian Jakarta, DKI Jakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52969/jsnc.v10i1.266

Abstract

Warisan budaya Indonesia merupakan jati diri bangsa yang harus dijaga dan dilestarikan. Seiring perkembangan zaman, eksistensi warisan budaya semakin menurun sehingga perlu adanya sebuah media untuk tetap mempertahankan eksistensi warisan budaya itu sendiri salah satunya melalui film dokumenter. Indonesia memiliki beragam warisan budaya, di antaranya alat musik kolintang dari Sulawesi Utara. Kolintang adalah alat musik ansambel yang dimainkan dengan cara dipukul. Berkembangnya zaman membuat menurunnya minat terhadap warisan budaya Nusantara salah satunya adalah permainan alat musik kolintang. Dalam rangka pelestarian budaya di kota Tomohon, terdapat lembaga yang berusaha untuk menjaga eksistensi dari alat musik kolintang yakni Rumah Budaya Nusantara Wale Ma’zani. Maka diperlukan sebuah media untuk mengatasi permasalahan tersebut. Melalui visualisasi yang menarik, media film dokumenter diharapkan sebagai perwujudan yang dekat dengan generasi muda saat ini. Film ini diharapkan dapat memberikan informasi yang jelas dan dijadikan sebuah media edukasi bagi masyarakat khusus bagi generasi muda. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data wawancara, kuesioner, observasi, studi pustaka, dan kajian dokumen, serta menggunakan metode perancangan film mulai dari pra-produksi, produksi, hingga pascaproduksi. Hasil yang didapat berupa rancangan film dokumenter yang memperkenalkan alat musik kolintang yang ada di Rumah Budaya Nusantara Wale Ma’zani Tomohon pada masyarakat, khususnya generasi muda agar dapat memberikan edukasi tentang warisan budaya lokal dalam hal ini alat musik kolintang.
Buku Ilustrasi Edukasi Tentang Kepribadian Dasar untuk Meningkatkan Potensi Diri Bagi Remaja Kelas 3 SMA Hendriyani Magh'firoh, Restu; Victory, Hellena Happy
Jurnal Seni Nasional Cikini Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Seni Nasional Cikini Vol. 10 No. 1
Publisher : Riset, inovasi dan PKM - Institut Kesenian Jakarta, DKI Jakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52969/jsnc.v10i1.275

Abstract

Pemahaman kepribadian manusia penting dalam pengembangan potensi diri karena membantu mengenali kekuatan, kelemahan, minat, dan bakat yang unik dalam diri kita sendiri. Khususnya bagi remaja, sebaiknya dapat memahami kepribadian diri agar bisa memaksimalkan potensi diri mereka. Perancangan buku ilustrasi merupakan solusi sebagai media baru yang dapat mempermudah pesan mengenai pentingnya mengenali kepribadian diri dengan menampilkan visual secara konkret untuk mengarahkan pola pikir dan imajinasi pembaca. Perancangan ini menggunakan metode penelitian kualitatif (wawancara) dengan guru BK serta beberapa sumber lain, seperti buku, jurnal, dan internet. Metode perancangan yang digunakan terdiri dari empat tahapan, yaitu tahap riset, tahap perencanaan, tahap perancangan digital, dan tahap cetak. Media utama terdiri dari 1 seri buku yang berjudul Deteksi Kepribadian Diri: Kenali Diri Untuk Memaksimalkan Potensi yang membahas pengenalan kepribadian dasar manusia untuk meningkatkan potensi diri serta pembuatan media pendukung untuk menunjang media utama. Hasil yang diharapkan buku ini dapat menarik minat pembaca dan pembaca dapat memahami kepribadian dasar serta meningkatkan potensi diri.
Analisis Design Thinking pada Poster Film KKN di Desa Penari (2022) Versi Cut, Uncut, dan Extended Ramadhani, Fepriana Chitra Sekar; Aisyah, Dinda; Putra, Rava Syazwana Cahyadi; Kurniasih, Puri
Jurnal Seni Nasional Cikini Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Seni Nasional Cikini Vol. 10 No. 1
Publisher : Riset, inovasi dan PKM - Institut Kesenian Jakarta, DKI Jakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52969/jsnc.v10i1.293

Abstract

Film KKN di Desa Penari merupakan salah satu film laris di tahun 2022 yang diangkat dari sebuah cerita viral di media sosial. Selain ceritanya yang viral, poster film KKN di Desa Penari juga menjadi poster yang popular karena terdiri atas beberapa model poster dan menggunakan teknologi hologram sehingga sangat menarik untuk dikaji. Poster sebagai salah satu produk dari desain komunikasi visual pada film ini memiliki peran yang penting untuk mempromosikan film. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis poster film KKN di Desa Penari karya Awi Suryadi. Pendekatan yang digunakan adalah Design Thinking sebagai metode untuk menganalisis sebuah produk berupa poster film dalam rangka mendeskripsikan elemen desain yang terdapat pada poster tersebut. Tahapan yang dilakukan adalah empathize, define, ideate, prototype dan test. Pengambilan data pada penelitian ini berupa studi literatur, penelitian studio, dan observasi virtual. Hasil dari penelitian ini adalah makna visual poster berdasarkan proses (kreatif) desain. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa cerita lokal tentang Desa Penari yang bersifat lisan dari mulut ke mulut bisa menjadi sebuah wacana (atau bahkan kebenaran); melalui kreativitas sebuah cerita dapat menjadi sebuah karya. Implikasi dari penelitian ini adalah implikasi metodologis mengenai bagaimana menerapkan salah satu teori dalam desain untuk menganalisis sebuah produk.
Eksistensi Ornamen Gigi Balang Sebagai Identitas Masyarakat Betawi Studi Kasus: Masjid Raya Baitul Ma’mur Rukiah, Yayah; Susanti, Khikmah; Putra, Rizki Saga Putra
Jurnal Seni Nasional Cikini Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Seni Nasional Cikini Vol. 10 No. 1
Publisher : Riset, inovasi dan PKM - Institut Kesenian Jakarta, DKI Jakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52969/jsnc.v10i1.294

Abstract

Ornamen Gigi Balang yang dikenal sebagai elemen dekoratif tradisional masyarakat Betawi memiliki peran penting dalam menggambarkan identitas budaya dan sejarah lokal. Meskipun demikian, seiring dengan perkembangan zaman dan modernisasi, keberadaan ornamen ini semakin jarang ditemui dalam arsitektur kontemporer. Penelitian ini mengkaji eksistensi ornamen Gigi Balang pada Masjid Raya Baitul Ma’mur di Jakarta sebagai tempat peribadatan kaum muslim sekaligus representasi identitas budaya masyarakat Betawi. Penelitian ini dilakukan mengingat pentingnya pelestarian warisan budaya lokal yang terancam punah. Ornamen Gigi Balang bukan hanya sekadar elemen dekoratif, tetapi juga simbol identitas dan kebanggaan masyarakat Betawi. Dalam konteks globalisasi, ada kekhawatiran bahwa elemen-elemen visual pada budaya tradisional seperti ini akan tergeser oleh pengaruh budaya asing. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis eksistensi ornamen Gigi Balang pada Masjid Raya Baitul Ma’mur, serta memahami bagaimana ornamen ini merepresentasikan identitas masyarakat Betawi. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi masyarakat setempat terhadap ornamen ini dan upaya pelestariannya. Penelitian ini menemukan bahwa ornamen Gigi Balang pada Masjid Raya Baitul Ma’mur tidak hanya berfungsi sebagai elemen dekoratif, tetapi juga sebagai simbol kebanggaan dan identitas budaya masyarakat Betawi. Ornamen ini mencerminkan nilai-nilai tradisional dan sejarah panjang masyarakat Betawi yang kaya akan warisan budaya. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya upaya pelestarian ornamen Gigi Balang sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat Betawi. Temuan penelitian ini dapat menjadi dasar bagi pemerintah dan lembaga budaya untuk merancang kebijakan dan program yang mendukung pelestarian elemen budaya tradisional dalam arsitektur dan kehidupan sehari-hari masyarakat. Selain itu, penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga dan melestarikan warisan budaya lokal.
Basic Visual Components (Bruce Block) dalam Film Kaїn: Indonesia Muhammad Hamdanu Syakirin
Jurnal Seni Nasional Cikini Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Seni Nasional Cikini Vol. 10 No.2
Publisher : Riset, inovasi dan PKM - Institut Kesenian Jakarta, DKI Jakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52969/jsnc.v10i2.268

Abstract

Penataan basic visual components memiliki pengaruh besar dalam menggambarkan moods, emotions, dan ideas pada film Kaïn (2009) karya Kristof Hoornaert. Penelitian ini menunjukkan korelasi penataan basic visual compenents terhadap intensitas cerita, menggunakan metode kualitatif dengan landasan teori basic visual components oleh Bruce Block. Hasil dari penelitian ini membuktikan film Kaїn mampu mengomunikasikan moods, emotions dan ideas, melalui penataan basic visual components khususnya pada elemen line dan shape dalam menyelaraskan intensitas visual dengan intensitas dramatik pada cerita, sehingga pesan dapat tersampaikan secara optimal, walau tanpa didampingi elemen suara khusus. Penelitian ini juga memberikan kontribusi mengenai pemahaman terhadap basic visual components, dalam menyampaikan pesan menggunakan bahasa visual. The arrangement of basic visual components has a great influence in describing moods, emotions, and ideas in the movie Kaïn (2009) by Kristof Hoornaert. This research shows the correlation of the arrangement of basic visual components to the intensity of the story, using qualitative methods based on the theory of basic visual components by Bruce Block. The result of this research proves that Kaїn is able to communicate moods, emotions and ideas, through the arrangement of basic visual components, especially in line and shape elements in harmonizing visual intensity with dramatic intensity in the story, so that the message can be conveyed optimally even without the accompaniment of special sound elements. This research also contributes to the understanding of basic visual components, in conveying messages using visual language.

Page 9 of 11 | Total Record : 104