cover
Contact Name
Madia Patra Ismar
Contact Email
jurnalcikini@ikj.ac.id
Phone
+6221-2306106
Journal Mail Official
lppm@ikj.ac.id
Editorial Address
Jl. Cikini Raya
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Seni Nasional Cikini
ISSN : 25802860     EISSN : 27157482     DOI : 10.52969
Jurnal Seni Nasional CIKINI, is a collection of various topic of art studies that contain ideas, research, or views on the developtment of artistic phenomena and symptoms as well as various problems. The purpose of this Journal is for contribute to the researching about art, to develop our understanding about arts in Indonesia into a better perspective, and able to compete in global community. Editorial Board of Jurnal Seni Nasional CIKINI, will accept unpublished article, to be reviewed and edited in order to takes part in our journal. Jurnal Seni Nasional CIKINI released twice a year at June and December.
Articles 104 Documents
Iago Membongkar Mitos Antagonisme dalam Drama Othello Alfian Syahmadan Siagian
Jurnal Seni Nasional Cikini Vol 8 No 2 (2022): Jurnal Seni Nasional Cikini Vol. 8 No. 2
Publisher : Riset, inovasi dan PKM - Institut Kesenian Jakarta, DKI Jakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52969/jsnc.v8i2.189

Abstract

Artikel ini merupakan pengembangan atas artikel Othello dan Iago: Konstruksi Baik-Buruk Sebagai Instrumen Diplomasi Inggris Untuk Meraih Dukungan dalam Konflik dengan Spanyol yang dimuat Catatan Kritis Seputar Drama, Teater dan Film. Analisis mendalam dilakukan terhadap Drama Othello, the Tragedy of the Moor of Venecia karya oleh sastrawan Inggris William Shakespeare. Drama ini ditengarai ditulis oleh sang maestro atas permintaan monarki Inggris untuk membantu mereka membentuk citra negatif musuh mereka, Spanyol di Anglo-Spanish War pada akhir abad ke-16 dan awal abad ke-17. Berdasarkan pengamatan, penokohan dalam drama Othello memang sengaja dipesan oleh penguasa Inggris untuk mengarahkan imaji masyarakat Inggris atas Spanyol. Drama yang ditulis oleh William Shakespeare pada tahun 1603 ini memang ditulis di tengah konfrontasi antara Inggris dengan Spanyol. Sebagai penulis istana, Shakespeare sangat berpotensi untuk diduga menerima pesanan membentuk representasi “baik” dalam hal melalui karakter Othello, yaitu orang Moor dari Afrika Utara. Upaya ini diduga merupakan upaya untuk memperoleh dukungan dari pihak Moor dan Arab yang memang menaruh semacam dendam terhadap Spanyol. Pada saat yang sama, Ratu Elizabeth I juga memesan representasi “buruk” melalui tokoh antagonis Iago. Karakter jahat itu dengan sengaja ditempelkan pada nama Iago yang merupakan nama khas dari Spanyol. Artikel ini berfokus pada pengaruh konteks, simbol, dan sejarah dalam penciptaan suatu karya, sehingga dapat dikatakan bahwa penciptaan karakter Othello dan Iago bertujuan agar Inggris meraih dukungan dari entitas Islam, sekaligus untuk memperkuat sentimen antagonistik terhadap Spanyol. Konteks ini juga tidak dapat dilepaskan dari latar belakang Shakespeare sebagai sastrawan istana Inggris. Pada tataran tertentu, kehadiran Othello merupakan suatu strategi diplomasi Inggris melalui instrumen soft power atau kekuatan lunak berupa karya drama.
Visualisasi Karakteristik Topeng Tunggal Melalui Penciptaan Film Tari Berbasis Topeng Gegot Betawi Berjudul Nindak Jirumklan B Kristiono Soewardjo; Didin Supriadi; Rizki Taufik Rakhman; Eko Hadi Prayitno
Jurnal Seni Nasional Cikini Vol 8 No 2 (2022): Jurnal Seni Nasional Cikini Vol. 8 No. 2
Publisher : Riset, inovasi dan PKM - Institut Kesenian Jakarta, DKI Jakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52969/jsnc.v8i2.197

Abstract

Tujuannya untuk menciptakan karya tari yang berbentuk film tari dengan merekonstruksi tradisi Betawi berupa tari Topeng Gegot agar budaya Betawi tidak punah dan tetap berkembang di masyarakat dan mengingatkan kita akan sejarah kota Jakarta. Metode kualitatif yang digunakan dengan pendekatan penelitian seni melalui beberapa tahapan, yaitu (1) Menetapkan Fokus Kajian, (2) Pengumpulan Data dan Informasi, (3) Metode Observasi, (4) Teknik Pengumpulan Data Dokumen, (5) Wawancara, (6) Matriks Pengumpulan Data. Teori yang digunakan yaitu teori penciptaan Alma M Hawkins Moving from Within: A New Method for Dance Making terjemahan I Wayan Dibia Bergerak Menurut Kata Hati: Metode Baru dalam Mencipta Tari yang terdiri dari mengalami atau mengungkapkan, melihat, merasakan, menghayalkan, mengejawantahkan, dan pembentukan. Rekomendasi hasil penciptaan film tari ini dapat memberikan pengalaman dalam berimajinatif, menumbuh-kembangkan ingatan kita akan penciptaan seni, mengolah dimensi ruang melalui perkembangan teknologi serta dapat memperluas keilmuan koreografi.
Rekacipta Lagu Dalem Gambang Kromong “Pobin Poa Si Li Tan” ke Media Baru Firmansyah, Imam; Anusirwan; Fajar, Girah Putra
Jurnal Seni Nasional Cikini Vol. 9 No. 1 (2023): Jurnal Seni Nasional Cikini Vol. 9 No.1
Publisher : Riset, inovasi dan PKM - Institut Kesenian Jakarta, DKI Jakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52969/jsnc.v9i1.199

Abstract

Gambang Kromong sebagai sebuah musik yang berkembang dalam masyarakat Betawi mempunyai tiga kategori lagu, yaitu lagu dalem, lagu sayur, dan lagu modern. Lagu dalem yang merupakan lagu klasik dan kondisinya terancam punah karena tidak lagi diapresiasi dengan baik oleh masyarakat pendukungnya. Hal tersebut menyebabkan lagu ini terlupakan begitu saja. Salah satu lagu dalem yang punya kemungkinan untuk digali kembali adalah “Pobin Poa Si Li Tan”. Yampolsky sempat merekam lagu tersebut di tahun 1999 pada album Seri Musik Indonesia Volume 3: Musik di Pinggiran Jakarta. Penelitian ini bermaksud untuk melakukan rekacipta lagu “Pobin Poa Si Li Tan” kemudian dialihfungsikan dalam bentuk media baru. Prosesnya terdiri dari mempelajari permainan dalam rekaman Yampolsky, memainkannya kembali sesuai dengan interprestasi masing-masing pemain, merekam audio, kemudian membuat video musik dari lagu tersebut, dan mempublikasikannya melalui media baru. Tujuannya adalah agar lagu “Pobin Poa Si Li Tan” dapat diapresiasi oleh masyarakat yang lebih luas serta menjadi dokumentasi yang penting untuk generasi selanjutnya.
Syair Smong dalam Nyanyian Warisan Penyelamatan Diri dari Bencana Tsunami Aceh Simeulue Im, Kaksim; Hidayat, Maira; Zulfa
Jurnal Seni Nasional Cikini Vol. 9 No. 1 (2023): Jurnal Seni Nasional Cikini Vol. 9 No.1
Publisher : Riset, inovasi dan PKM - Institut Kesenian Jakarta, DKI Jakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52969/jsnc.v9i1.217

Abstract

Aceh khususnya daerah Simeulue pada tahun 1907 dan tahun 2004 terkena bencana yang besar yaitu Tsunami. Pada zaman dulu masyarakat menjaga diri mereka dari bencana Tsunami dengan menyanyikan Syair Smong. Namun pada saat sekarang masyarakat sudah tidak menyanyikan syair ini lagi sebagai suatu bentuk penyelamatan diri dari bencana tsunami. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana syair Smong yang telah menyelamatkan diri dari bencana tsunami. Metode penelitian ini adalah menggunakkan metode penelitian kualitatif dengan berdasar kepada observasi lapangan, terlibat langsung, wawancara, dan perekaman data dalam bentuk audiovisual. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) dari aspek musikal, syair smong menggunakan tangga nada mikrotonal khas Simeulue, dalam bentuk semi free meter, dan tekstur heterofonis; (2) dari aspek tekstual syair smong adalah termasuk ke dalam jenis syair, terdiri dari lima bait, yang secara keseluruhan bercerita tentang apa itu tsunami (smong) dan bagaimana menyelamatkan diri dari smong tersebut, makna yang dikandung teks smong sebagian besar adalah makna denotatif dan sedikit saja makna konotatif yang metaforik; (3) secara fungsional, syair smong memiliki guna dan fungsi. Penggunaan syair smong adalah: (i) memeriahkan suasana pesta perkawinan, (ii) memeriahkan suasana pesta khitanan, (iii) memeriahkan upacara penyambutan tamu, (iv) untuk memeriahkan acara ulang tahun kemerdekaan Indonesia, (v) meresmikan gedung pemerintahan, (vi) untuk kegiatan pariwisata, (vii) pertunjukan budaya, dan lain-lainnya, sesuai dengan perkembangan zaman. Sementara terdapat dua fungsi utama syair smong yakni: (a) untuk memberitahu gejala dan fenomena tsunami serta (b) memberitahu bagaimana menyelamatkan diri dari bencana tsunami ini, ditambah fungsi-fungsi lainnya seperti: (c) menjaga keseimbangan kosmologis, (d) komunikasi, (e) kesinambungan kebudayaan, (f) memperkuat identitas kebudayaan Simeulue, (g) penghayatan agama Islam, (h) hiburan, dan (i) integrasi sosiobudaya. (4) Dari aspek kearifan lokal, maka nandong smong mengekspresikan kearifan orang Simeulue dalam menghadapi bencana.
Analisis Perubahan Desain Karakter dalam GIM SERI DREADOUT Pendekatan Manga Matrix Rinaldi, Rana Syakirah; Saefudin, Ahmad Thabathaba’i
Jurnal Seni Nasional Cikini Vol. 9 No. 1 (2023): Jurnal Seni Nasional Cikini Vol. 9 No.1
Publisher : Riset, inovasi dan PKM - Institut Kesenian Jakarta, DKI Jakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52969/jsnc.v9i1.218

Abstract

Game is an interactive media that can create a space of imagination. DreadOut is a digitale game that adapts Indonesian culture as an entertainment aspect in the game, By bringing Indonesian ghosts. In its development, visual appearance is important in building an interesting game, one of which is the characters. There are differences in kuntilanak and tuyul characters in Dreaout 1 and Dreadout 2. This research dissects the differences between these characters using a manga matrix approach. It is hoped that this research will be a reference as a development of visual creation of characters in the game, in order to develop interesting characters according to the intended target market.
Kajian Hermeneutik Ragam Hias Selendang Sulam Suji sebagai Identitas Budaya Koto Gadang zamilia
Jurnal Seni Nasional Cikini Vol. 9 No. 1 (2023): Jurnal Seni Nasional Cikini Vol. 9 No.1
Publisher : Riset, inovasi dan PKM - Institut Kesenian Jakarta, DKI Jakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52969/jsnc.v9i1.219

Abstract

Sulaman menjadi peran penting dalam kehidupan masyarakat adat Minangkabau yang dikenal dengan “Upacara sepanjang kehidupan” sehingga selendang ini mewakili pada setiap upacara adat seperti kelahiran, sunatan, pinangan perkawinan hingga upacara kematian. Penelitian ini bertujuan untuk menafsirkan keberadaan selendang sulam suji dan hubungannya dengan Identitas Budaya Kotogadang. Metode Penelitian yang digunakan menggunakan teori Hans-Georg Gadamer dengan pendekatan sosiologi. Teknik pengumpulan data melalui literasi, wawancara dan dokumentasi foto. Kesimpulan utama adalah keberadaan motif selendang sulam suji cair yang merupakan lambang dan memiliki makna tertentu berkaitan erat dengan fungsi dan makna identitas pemakaianya. Selendang sulam suji khususnya bagi masyarakat Kotogadang merupakan kekayaan yang memiliki nilai tersendiri dalam kehidupan masyarakatnya, tetapi sesuai dengan pemikiran Gadamer bahwa memahami makna merupakan kerja produktif melalui perjalanan masa lalu, masa kini, dan masa yang akan datang maka interpretasi dapat ditafsirkan berbeda mengenai nilai dari selendang bagi masyarakat umum dan masyarakat internal Koto Gadang.
Perancangan Komik Digital dalam Meningkatklan Kesadaran terhadap Self-Love dan Social Media Positivity untuk Generasi Z victoria, jade; Sutanto, Shienny Megawati
Jurnal Seni Nasional Cikini Vol. 9 No. 1 (2023): Jurnal Seni Nasional Cikini Vol. 9 No.1
Publisher : Riset, inovasi dan PKM - Institut Kesenian Jakarta, DKI Jakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52969/jsnc.v9i1.225

Abstract

Generasi Z dikenal sebagai generasi tanpa batas, generasi global, dan generasi teknologi. Namun saat ini generasi Z mengalami permasalahan seperti ketergantungan pada media sosial dan kurangnya kepercayaan diri hingga menyebabkan tingkat stress yang tinggi di usia muda. Tulisan ini akan berfokus pada perancangan komik digital Hello it’s Mondu di media sosial Instagram. Penelitian dilakukan dengan pengumpulan data berupa wawancara dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukan bahwa media komik digital yang ditujukan pada generasi Z untuk media hiburan dan edukasi, membutuhkan gaya ilustrasi dan desain karakter yang menarik, memberikan edukasi dengan storytelling, dan menggunakan gaya bahasa yang populer. Kesimpulan dari tulisan ini yaitu merancang komik Hello it’s Mondu dengan gaya ilustrasi dan visual karakter yang menarik, gaya bahasa yang modern dan populer, serta cerita ringan dengan tetap mempunyai impresi mendalam sebagai media edukasi self-love dan menerapkan social media positivity bagi generasi Z.
Relasi Kepercayaan Diri pada Karakter Utama dengan Komposisi Visual di Film “TAR” Sanjaya, William; Marian, Hannalayne
Jurnal Seni Nasional Cikini Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Seni Nasional Cikini Vol. 9 No. 2
Publisher : Riset, inovasi dan PKM - Institut Kesenian Jakarta, DKI Jakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52969/jsnc.v9i2.231

Abstract

Film “Tár” merupakan film tentang Lydia Tár, seorang maestro wanita yang menerima banyak tuduhan ketika ia dipercaya sebagai konduktor pada salah satu orkestra terbesar di Jerman. Film “Tár” memiliki beberapa tampilan visual yang menerapkan berbagai komposisi untuk menunjukkan kepercayaan diri pada karakter utamanya. Berbeda dengan film pada umumnya, film “Tár” menerapkan komposisi yang menunjukkan kepercayaan diri karakter utama di bagian awal, tengah, dan akhir cerita. Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan relasi penerapan komposisi terhadap penggambaran kepercayaan diri pada karakter utama. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pusposive sampling. Teori yang digunakan adalah teori komposisi visual yang dijelaskan oleh Gustavo Mercado. Dari penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa penerapan komposisi visual dalam film “TAR” terdapat pada bagian awal, tengah, dan akhir dari keseluruhan cerita. Komposisi tersebut menunjukkan kepercayaan diri karakter melalui penerapan rule of thirds dengan ruang kosong yang luas pada pandangan karakter Lydia. Kepercayaan diri karakter juga ditunjukkan dengan garis simetris pada keseimbangan visual. Selain itu, peletakan kamera di bawah pandangan karakter menunjukkan kekuasaan pada beberapa adegannya. Dengan adanya penerapan komposisi visual dalam film “TAR”, kepercayaan diri dapat ditunjukkan melalui rangkaian visual sehingga penonton dapat memahami sifat dari karakter Lydia.
Pakaian dan Atribut Tari Caci di Ronggakoe, Manggarai Timur Xafrido, Simon Yordhan
Jurnal Seni Nasional Cikini Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Seni Nasional Cikini Vol. 9 No. 2
Publisher : Riset, inovasi dan PKM - Institut Kesenian Jakarta, DKI Jakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52969/jsnc.v9i2.233

Abstract

Caci merupakan kesenian tradisional Manggarai berupa tarian yang merefleksikankebudayaan dan keseharian masyarakatnya. Hampir di setiap wilayah di Manggarai memperagakantarian Caci pada upacara adat seperti syukuran panen, meramaikan kampung, membuka lahan, kebun,dan lain sebagainya. Masyarakat Ronggakoe saat ini sudah jarang melaksanakan tarian Caci sehinggaatribut yang digunakan dalam kesenian Caci pun cenderung mulai sulit ditemukan. Hal ini dirasa dapatmemicu degradasi budaya Caci di Ronggakoe yang dapat berakibat pada menurunnya pengetahuanmasyarakat terutama di kalangan generasi mendatang terhadap kesenian Caci. Demi menghindaridampak tersebut, maka diperlukan sebuah kajian tentang kesenian Caci yang mengakar di wilayahRonggakoe dalam hal ini khususnya pakaian dan atribut yang digunakan dalam tarian Caci. Penelitian inimenggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara terhadappemain Caci, kepala suku, guru seni budaya, dan penenun songke serta divalidasi dengan triangulasisumber data. Hasil penelitian mengatakan bahwa terdapat beberapa jenis kesenian Caci di Ronggakoedi antaranya ialah: Caci Uma Lodok, Caci Sese Topok, Caci Rame Natar, Caci Karong Wae, Caci Wagal, danCaci Karong Woza Wole. Dalam kesenian Caci, penari harus mendandani dirinya dengan menggunakanpakaian dan berbagai atribut yang harus dikenakkan, seperti panggal, pesapu, kakon, lalong ndeki,lendang leros, stangan, pu’e songke, nggoro, deko bakok, nggiling, agang, dan pui.
Perancangan Buku Ilustrasi sebagai Media Edukatif untuk Anak tentang Kebersihan Sebelum Makan Sutanto, Shienny Megawati; Wardaya, Marina; Radiyta Pratomo, Evan; Adrianto, Hebert; Tabita Hasianna Silitonga , Hanna
Jurnal Seni Nasional Cikini Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Seni Nasional Cikini Vol. 9 No. 2
Publisher : Riset, inovasi dan PKM - Institut Kesenian Jakarta, DKI Jakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52969/jsnc.v9i2.238

Abstract

Kebersihan adalah salah satu faktor terpenting untuk menjaga kesehatan. Namun,seringkali anak-anak sulit memahami pentingnya kebersihan. Oleh karena itu, diperlukan media yangefektif untuk mengenalkan kebersihan pada anak. Buku bergambar merupakan salah satu media yangefektif untuk mengenalkan kebersihan pada anak. Ilustrasi pada buku dapat menarik perhatian anakdan mempermudah anak dalam memahami pesan yang ingin disampaikan. Tujuan dari penelitian iniadalah merancang buku ilustrasi “Petualangan Anak Sehat: Bersih-bersih Sebelum Makan”. Buku inibertujuan untuk mengenalkan kebersihan kepada anak-anak, khususnya tentang pentingnya mencucitangan sebelum makan. Penelitian ini akan dilaksanakan menggunakan metode kualitatif dengan teknikpengumpulan data melalui observasi dan studi literatur. Sementara itu, proses perancangan buku terdiriatas tiga tahap, yaitu tahap praperancangan, perancangan, dan pascaperancangan. Hasil dari penelitianini menunjukkan bahwa perancangan buku ilustrasi harus dilakukan dengan mempertimbangkankarakteristik anak-anak yang cenderung menyukai cerita yang imajinatif dan dekat dengan keseharianmereka. Visualisasi buku menggunakan warna-warna vibrant dan tekstur cat air dengan layout minimalisagar informasi mudah dibaca. Hasil perancangan ini berupa prototype ilustrasi untuk buku “PetualanganAnak Sehat: Bersih-bersih Sebelum Makan” sebagai media untuk mengenalkan kebersihan pada anak.

Page 8 of 11 | Total Record : 104