cover
Contact Name
Livana PH
Contact Email
livana.ph@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
lppm@stikeskendal.ac.id
Editorial Address
Jl. Laut No. 31A Kendal Jawa Tengah 51311
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal
ISSN : 20890834     EISSN : 25498134     DOI : https://doi.org/10.32583/pskm
Core Subject : Health, Education,
Jurnal ilmiah permas: jurnal ilmiah stikes kendal (JIPJISK) merupakan bagian integral dari jurnal yang diterbitkan oleh LPPM STIKES Kendal. JIPJISK merupakan sarana pengembangan dan publikasi karya ilmiah bagi para peneliti, dosen dan praktisi. JIPJISK menerbitkan artikel-artikel yang merupakan hasil penelitian, studi kasus, hasil studi literatur, konsep keilmuan, pengetahuan dan teknologi yang inovatif dan terbaharu yang berfokus pada delapan (8) pilar kesehatan masyarakat, meliputi Biostatiska dan Kependudukan, Epidemiologi, Promosi Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Gizi Masyarakat, Kesehatan Reproduksi. JIPJISK mulai Januari 2019 akan terbit 4x dalam setahun, yaitu bulan Januari, April, Juli, dan Oktober.
Articles 1,175 Documents
FINASTERIDE DAN MINOXIDIL SEBAGAI OBAT PILIHAN ALOPESIA ANDROGENETIK Mukti, Bagas; Salsabila, Nabilah Amirah
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 10 No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.043 KB)

Abstract

Alopesia androgenetik adalah suatu kelainan kerontokan rambut yang progresif yang dialami oleh pria maupun wanita. Alopesia androgenetik disebabkan karena dua factor, yang pertama dikarenakan oleh kelainan poligenik yang sifatnya diturunkan, dan yang kedua dikarenakan oleh peningkatan 5-?-dehydrotestosterone (DHT) diserum maupun dikulit kepala yang menyebabkan pemendekan dari fase anagen siklus pertumbuhan rambut. Kelainan ini tidak hanya berdampak pada kesehatan rambut dan kulit kepala penderita tetapi juga mimiliki dampak psikososial dari perubahan yang ditimbulkan. Sehingga tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui pengobatan apa yang paling tepat untuk penyakit alopesia androgenetik.Jenis penelitian ini berupa penelitian deskriptif. Metode penulisan berupa literature review dengan sumber pustaka yang didapatkan berjumlah 25 artikel yang berasal dari buku, jurnal nasional dan jurnal internasional dan dipilih sebanyak 22 sumber yang sesuai dengan penelitian ini yang berasal dari 2 buku, 3 jurnal nasional dan 17 jurnal internasional.dengan menggunakan pencarian di PubMed, Elsevier, dan Google Scholar. Berbagai penelitian meta analisis telah membuktikan hasil yang signifikan bahwa finasteride oral dan minoxidil topical dapat digunakan sebagai first line therapy untuk penyakit alopesia androgenetik. Finasterid dan minoxidil juga telah teruji dan terbukti memiliki efek yang signifikan dalam meningkatkan pertumbuhan rambut kembali dan hanya memiliki sedikit efek samping dibandingkan obat lainnya. Kata kunci : alopesia androgenetik, finasteride, minoxidil FINASTERIDE AND MINOXIDIL AS DRUG OF CHOICE ANDROGENETIC ALOPECIA ABSTRACT Androgenetic alopecia is a progressive hair loss disorder experienced by both men and women. Androgenetic alopecia is caused by two factors, the first is due to polygenic abnormalities that are inherited, and the second is due to an increase in 5-?-dehydrotestosterone (DHT) in the serum or scalp which causes shortening of the anagen phase of the hair growth cycle. This disorder does not only affect the health of the patient's hair and scalp but also has a psychosocial impact from the changes caused. So the purpose of this paper is to find out what treatment is most appropriate for androgenetic alopecia. This type of research is in the form of descriptive research. The writing method in the form of literature review with literature sources obtained amounted to 25 articles from books, national journals and international journals and selected as many as 22 sources in accordance with this study originating from 2 books, 3 national journals and 17 international journals. at PubMed, Elsevier, and Google Scholar. Various meta-analysis studies have proven significant results that oral finasteride and topical minoxidil can be used as first line therapy for androgenetic alopecia. Finasterid and Minoxidil have also been tested and proven to have significant effects in promoting hair regrowth and have few side effects compared to other drugs. Keywords: androgenetic alopecia, finasteride, minoxidil
PENGARUH JUS PEPAYA TERHADAP TEKANAN DARAH SISTOLIK DAN DIASTOLIK MAHASISWA Fadlilah, Siti; Sumarni, Sumarni; Sucipto, Adi
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 10 No 2 (2020): April 2020
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (625.553 KB)

Abstract

Tekanan darah dipengaruhi oleh, psikososial (stres), genetik, usia, jenis kelamin, status gizi, dan gaya hidup. Pepaya memiliki kandungan diuretik dan kalium. Diuretik menyebabkan pelepasan air dan natrium sehingga memiliki efek antihipertensi. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh konsumsi jus pepaya terhadap tekanan darah pada mahasiswa di salah satu universitas di Yogyakarta. Jenis penelitian adalah quasi experimen dengan desain pre and post test non equivalent control group. Sampel diambil dengan simple random sampling yaitu kelompok kontrol 30 responden dan jus pepaya 30 responden. Uji pre-posttest tiap kelompok menggunakan T-test Paired. Perbandingan efek kelompok kontrol dan perlakuan menggunakan independent T-test. Selisih mean tekanan darah sistolik dan disatolik pre-posttest pada kelompok kontrol yaitu -0,4 mmHg dan -0,9 mmHg. Selisih mean tekanan darah sistolik dan diastolik pre-posttest kelompok jus pepaya yaitu -4,0 mmHg dan -2,1 mmHg.Hasil analisis tekanan darah sistolik dan diastolik pre-posttest pada kelompok kontrol p-value 0,136 dan 0,560. Hasil analisis tekanan darah sistolik dan diastolik pre-posttest kelompok jus pepaya p-value 0,023 dab 0,173. Hasil analisis tekanan darah sistolik dan diastolik posttest kelompok kontrol dan jus pepaya p-value 0,032 dan 0,759. Konsumsi jus pepaya berpengaruh terhadap tekanan darah sistolik, tetapi tidak berpengaruh terhadap tekanan darah diastolik. Kata kunci : jus pepaya, herbal terapi, tekanan darah THE EFFECT OF PAPAYA JUICE TO SYSTOLIC AND DIASTOLIC BLOOD PRESSURE AMONG STUDENTS ABSTRACT Blood pressure is influenced by psychosocial, genetic, age, gender, nutritional status, and lifestyle. Papaya contains diuretic and kalium. Diuretic have antihypertensive effects and increase the release of water and sodium. This study aims to determine the effect of consumption of papaya juice on blood pressure. This type of research is a quasy experiment design of nonequivalent control group pre and posttest. The sample was taken by simple random sampling, the control group 30 respondents and papaya juice 30 respondents. Data pre-posttest was tested using Paired T-test. Comparison control-treatment group was tested using Independent T-test. The mean difference of systolic and diastolic pre-posttest in the control group was ?0.4 mmHg and -0.9 mmHg. The mean difference systolic and diastolic pre-posttest papaya juice group was -4.0 mmHg and -2.1 mmHg. The p-value of pre-posttest systole and diastolic in control group were 0.136 and 0.560. The p-value of systolic and diastolic pre-posttest papaya juice group were 0.023 and 0.173. The p-value of the systolic and diastolic posttest between control group and papaya juice were 0.032 and 0.759. Consumption of papaya juice affects systolic blood pressure, but does not affect diastolic blood pressure. Keywords: blood pressure, coconut water, herbal therapy, papaya juice
TINGKAT KETERGANTUNGAN DALAM PEMENUHAN AKTIVITAS SEHARI-HARI BERHUBUNGAN DENGAN HARGA DIRI PENDERITA STROKE Oktari, Irza; Febtrina, Rizka; Malfasari, Eka; Guna, Stephanie Dwi
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 10 No 2 (2020): April 2020
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.997 KB)

Abstract

Stroke menimbulkan kecacatan fisik berupa penurunan kemampuan motorik yang mengakibatkan penurunan kemampuan aktivitas. Penurunan kemampuan menyebabkan ketergantungan yang dapat mempengaruhi harga diri penderita stroke. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat ketergantungan dalam pemenuhan aktivitas sehari hari dengan harga diri penderita stroke. Penelitian ini dilakukan terhadap 53 pasien stroke yang diambil dengan teknik purposive sampling. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional.Variabel Independen di ukur tingkat ketergantungan aktivitas sehari hari di ukur menggunakan kuesioner Indeks Barthel dengan nilai validitas r > (0,4438) dan uji reliabilitas sebesar (0,884). Variabel dependen menggunakan kuesioner harga diri Rosenberg Self Esteem Scale (RSES) dengan hasil validitas 0,3296 - 0,822 (r tabel = 0,2456). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas tingkat ketergantungan responden adalah ketergantungan Ringan sebanyak 17 responden (32,1%), dan mayoritas responden memiliki harga diri sedang (64,2%). Berdasarkan uji chi square didapatkan kesimpulan bahwa p value = 0,002 (< 0,05) artinya terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat ketergantungan aktivitas sehari hari dengan harga diri penderita stroke. Harga diri yang tinggi dapat berguna bagi diri seseorang untuk membentuk sikap yang optimims, rasa percaya diri dan membangkitkan kemauan untuk menerima tanggung jawab serta mampu untuk menerima kritik. Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya untuk melakukan penelitian tentang faktor lain (kehilangan pekerjaan dan lingkungan) yang dapat mempengaruhi harga diri pasien stroke. Kata kunci : tingkat ketergantungan, harga diri, stroke LEVEL OF DEPENDENCE IN FULFILLING DAILY ACTIVITIES ASSOCIATED WITH SELF-ESTEEM OF STROKE PATIENTS ABSTRACT Strokes cause of physical disability in the form of motor skills decline resulting in decreased ability of activity. Decreased ability to cause dependence that can affect self-esteem stroke patients. The purpose of this study was to determine the relationship of the level of dependence in fulfilling daily activities with the self-esteem of stroke patients. This research was conducted on 53 stroke patients taken by purposive sampling technique. This research is a quantitative study with cross sectional research design. Independent variables are measured in the level of dependency of daily activities measured using the Barthel Index questionnaire with a validity value of r> (0.4438) and a reliability test of (0.884). The dependent variable used the Rosenberg Self Esteem Scale (RSES) self-esteem questionnaire with the results of the validity of 0.3296 - 0.822 (r table = 0.2456). The results of this study indicate that the majority of respondents' dependency level is Mild dependence by 17 respondents (32.1%), and the majority of respondents have moderate self-esteem (64.2%). Based on the chi square test, it was concluded that p value = 0.002 (<0.05) means that there is a significant relationship between the level of dependence of daily activities with the self-esteem of stroke patients. Self-esteem is useful for someone to form optimims attitude, confidence and generate a willingness to accept responsibility and be able to accept criticism. Recommendations for further research to conduct research on other factors (loss of jobs and the environment) that can affect self-esteem stroke patients. Keywords: level of dependence, self-esteem, stroke
EFEKTIVITAS PENYULUHAN KESEHATAN CA SERVIKS TERHADAP MOTIVASI PEMERIKSAAN IVA PADA WANITA PASANGAN USIA SUBUR Karyus, Aila; Putri, Dian Utama Pratiwi; Baharza, Satria
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 10 No 2 (2020): April 2020
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.803 KB)

Abstract

Pasien kanker serviks di Provinsi Lampung masih cukup tinggi. Data dari 2018, dari Januari hingga Juli, ditemukan bahwa area Puskesmas Blambangan adalah area yang memiliki insiden IVA positif tertinggi 4,33%, diikuti oleh Puskesmas Wonogiri 2,55%, Pusat Kesehatan Kalibalangan 2,17%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap kanker serviks terhadap motivasi Inspeksi Asam Asetat (VIA) pada wanita PUS di Pagar Puskesmas Blambangan, Kabupaten Lampung Utara 2019. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan jenis penelitian Pra-Eksperimental.Populasi dalam penelitian ini sebanyak 92 wanita PUS dengan sampel 44 orang, penelitian ini menggunakan kuisioner sebagai instrumen penelitian. Analis data menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata motivasi ibu sebelum konseling adalah 33,57 dengan standar deviasi 4,261. Motivasi setelah konseling diperoleh rata-rata 69,82 dengan standar deviasi 4,288. Ada pengaruh penyuluhan kesehatan kanker serviks pada motivasi  pemeriksaan (IVA) Inspeksi pada Wanita PUS di Wilayah Kerja Puskesmas Blambangan Parah Kabupaten Lampung Utara 2019 (p-value <0,00). Kata kunci : penyuluhan kesehatan, kanker serviks, motivasi, IVA THE EFFECTIVENESS OF HEALTH EDUCATION ON CERVICAL CANCER ON THE MOTIVATION OF ACETIC ACID INSPECTION IN EFA WOMEN ABSTRACT Cervical cancer patients in Lampung Province are still quite high. Data from 2018, from January to July, it was found that the Blambangan Health Center area had the highest positive IVA incidence, 4.33%, followed by the Wonogiri Health Center 2.55%, Kalibalangan Health Center 2.17%. The purpose of this study was to determine the effect of health education on cervical cancer on the motivation of Acetic Acid Inspection (VIA) in EFA women in Pagar Puskesmas Blambangan, North Lampung Regency 2019. This type of research is quantitative research, with the type of Pre-Experimental research. Population in this study as many as 92 EFA women with a sample of 44 people, this study used a questionnaire as a research instrument. Data analysts used univariate and bivariate analysis. The results showed that the average motivation of mothers before counseling was 33.57 with a standard deviation of 4.261. Motivation after counseling obtained an average of 69.82 with a standard deviation of 4.288. There is an influence of cervical cancer health education on the motivation of examination (IVA) Inspection of EFA women in the Work Area of ??the Blambangan Parah Health Center in North Lampung Regency 2019 (p-value <0.00. Keywords: health counseling, cervical cancer, motivation, IVA
KONSELING HIV PADA IBU HAMIL Merida, Yunri; Marwati, Ani; Astuti, Dhesi Ari
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 10 No 2 (2020): April 2020
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.839 KB)

Abstract

Pelayanan antenatal care merupakan komponen penting sebagai upaya untuk mendeteksi secara dini komplikasi pada masa kehamilan, salah satunya melalui konseling HIV bagi ibu hamil. Tujuan Untuk mengetahui konseling HIV pada ibu hamil. Desain penelitian dari literature review metode menggunakan desain kualitatif, partisipan ibu hamil dan petugas kesehatan, jurnal Q1, Q2 dan dari negara berkembang.Hasil review sebanyak 10 jurnal yang ditemukan, kemudian di analisis dalam bentuk scoping review. Kemudian mengklasifikasikan poin-poin utama dalam tiga tema yang muncul: tentang Konseling HIV dan Kehamilan. Kesimpulan review konseling HIV pada ibu hamil sangat penting karena dapat mendeteksi secara dini komplikasi atau penyakit penyerta selama masa kehamilan. Kata kunci: konseling HIV, kehamilan, ibu hamil HIV COUNSELING IN PREGNANT WOMEN ABSTRACT Antenatal care service is an important component in an effort to detect early complications during pregnancy, one of which is through HIV counseling for pregnant women. Objective To find out HIV counseling in pregnant women. The research design was from the literature review method using qualitative design, participants of pregnant women and health workers, journals Q1, Q2 and from developing countries. The results of the review were 10 journals found, then analyzed in the form of scoping review. Then classify the main points into three themes that emerge: about HIV Counseling and Pregnancy. Conclusion HIV HIV counseling review in pregnant women is very important because it can detect early complications or comorbidities during pregnancy. Keywords: HIV counseling, pregnancy, pregnant women
STRES DAN PERILAKU MEROKOK BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN GASTRITIS Astuti, Dyah Ayu Oktaviani Puji; Wulandari, Dewi
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 10 No 2 (2020): April 2020
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (618.446 KB)

Abstract

Gastritis termasuk ke dalam sepuluh penyakit terbanyak pada pasien rawat inap rumah sakit di Indonesia dengan jumlah 30.154 kasus. Angka kejadian gastritis pada beberapa daerah di Indonesia cukup tinggi namun  tidak dianggap sebagai masalah yang serius. Prevalensi perokok di Indonesia sangat tinggi diberbagai lapisan masyarakat, terutama pada laki-laki, mulai dari anak-anak, remaja hingga dewasa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara stres dan perilaku merokok dengan kejadian gastritis. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain penelitian case control. Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas karanganyar bulan Maret - April 2019. Pengambilan sampel pada penelitian ini berdasarkan teknik fixed disease sampling dengan jumlah sampel 36 kelompok kasus dan 36 kelompok kontrol. Data diperoleh dari rekam medis penderita gastritis di Puskesmas Karanganyar, kuesioner dan wawancara langsung. Data dianalisis dengan uji regresi logistik berganda. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang positif dan signifikan antara stres dengan kejadian gastritis (r = 0,002, OR = 9,825, CI 95% 2,308-41,828). Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara perilaku merokok dengan kejadian gastritis (r= 0,013, OR = 4,076, CI 95% 1,349-12,311). Kesimpulan: stres dan perilaku merokok dapat meningkatkan risiko terjadinya gastritis. Kata kunci : gastritis, stres, perilaku merokok STRESS AND SMOKING BEHAVIOR ASSOCIATED WITH GASTRITIS INCIDENT ABSTRACT Gastritis was included in the top ten diseases in hospital inpatients in Indonesia with 30,154 cases. The incidence of gastritis in several regions in Indonesia was quite high but it was not considered as a serious problem. The prevalence of smokers in Indonesia was very high in various walks of life, especially in men, ranging from children, adolescents to adults. The aim of this study was to know the relationship between stress and smoking behavior toward gastritis incidence. This type of this study was observational analytic through case control design. The study was conducted in the work area of Puskesmas Karanganyar in March ? April 2019. The sampling used was based on fixed disease sampling for each case and control group was 36 people. The data were taken through from the medical records of gastritis patients in Puskesmas Karanganyar, questionnaires, and direct interview. The data was analyzed by using multiple logistic regression. The study showed a positive and significant relationship between stress and gastritis incidence (r = 0,002, OR = 9,825, CI 95% 2,308-41,828). There was a positive and significant relationship between smoking behavior and gastritis incidence (r= 0,013, OR = 4,076, CI 95% 1,349-12,311). The conclution: stress and smoking behavior can increase the risk of gastritis. Keywords: gastritis, stress, smoking behavior
IMPLEMENTASI KOORDINASI PERAWATAN PASIEN PERIOPERATIF OLEH PERAWAT Kurniawan, Hendrik; Dwiantoro, Luky; Sulisno, Madya
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 10 No 2 (2020): April 2020
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.382 KB)

Abstract

Kegiatan koordinasi perawatan perioperatif  meliputi kegiatan pelayanan perawatan fase pre, intra dan post operatif. Beberapa kesalahan dalam menyiapkan pasien untuk diprogramkan operasi elektif dapat menyebabkan  masa lama rawat pasien  memanjang, readmissions berulang, menurunkan kualitas hidup, mengurangi  keselamatan dan kepuasan pasien dan peningkatan biaya. Situasi tersebut memerlukan upaya koordinasi perawatan yang berpusat pada pasien. Penelitian yang digunakan adalah kualitatif diskriptif, dengan analisa data metoda Colaizzi. Sebanyak lima partisipan perawat perioperatif dengan masa kerja lebih dari 3 tahun sebagai narasumber penelitian dengan kriteria tiga perawat ruang rawat inap bedah (katim, penanggung jawab shif dan perawat pelaksana), satu perawat kepala ruang bedah sentral dan satu perawat pelaksana kamar bedah serta satu partisipan sebagai triangulasi sumber yang merupakan dokter spesialis bedah mulut dan selaku kepala instalasi bedah sentral. Hasil didapatkan enam tema yaitu:keterlibatan pasien dan keluarga dalam pengelolaan layanan kesehatan sejak awal masuk rumah sakit, mekanisme penjadualan program operasi elektif, pengkajian pasien sebelum operasi, optimalisasi kelayakan kondisi kesehatan pasien,  metode koordinasi yang dilakukan oleh perawat  serta keadaan atau situasi yang membutuhkan koordinasi dengan berbagai profesional pemberi asuhan, pasien dan keluarga. Perawat dalam melaksanakan koordinasi perawatan menemukan hambatan atau tantangan dalam mensukseskan koordinasi perawatan yang dilakukan.Perawat dalam melakukan fungsi koordinasi perawatan, berfungsi sebagai care coordinator bukan hanya sebagai perawat pelaksana atau ketua tim. Kata kunci : koordinasi perawatan, perioperatif, perawat THE IMPLEMENTATION OF PERIOPERATIVE PATIENT CARE COORDINATION BY NURSES ABSTRACT Perioperative care coordination activities include pre, intra and post operative care service activities. Some errors in preparing patients for elective surgery programs can cause prolonged hospitalization, repeated readmissions, reduced quality of life, reduced patient safety and satisfaction and increased costs. This situation requires coordinating efforts for patient-centered care. The research used is descriptive qualitative, with Colaizzi method data analysis. Five perioperative nurse participants with a working period of more than 3 years as research sources with the criteria of three nurses inpatient surgery (Katim, person in charge of shif and executive nurse), one head nurse in the operating room and one nurse in the operating room and one participant as a participant as a nurse triangulation of sources who are oral surgeons and as the head of the central surgical installation. The Results obtained six themes, namely: involvement of patients and families in the management of health services from the beginning of the hospital admission, scheduling mechanisms for elective surgery programs, assessment of patients before surgery, optimization of the feasibility of the patient's health conditions, methods of coordination performed by nurses and circumstances or situations that require coordination with various care professionals, patients and families. Nurses in implementing care coordination find obstacles or challenges in the success of the coordination of care performed. Nurses in performing the care coordination function, functions as a care coordinator not just as an executive nurse or team leader. Keywords: care coordination, perioperative, nurse
POLA MAKAN PADA REMAJA BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA [ADA SISWI KELAS VII Antono, Sumy Dwi; Setyarini, Arika Indah; Mar?ah, Mashlachatul
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 10 No 2 (2020): April 2020
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.343 KB)

Abstract

Anemia merupakan kondisi dengan kadar haemoglobin kurang dari normal, batas normal haemoglobin remaja 12 gr/dl. Anemia merupakan dampak asupan zat gizi  besi yang hanya memenuhi 40% dari kecukupan tubuh yang disebabkan gangguan penyerapan dan pola makan yang tidak baik. Pola makan yang baik adalah pola makan yang memenuhi frekuensi makan 2-3 kali makan utama dengan 1 selingan serta jenis makanan yang beragam (mengandung makanan pokok, lauk hewani, lauk nabati, sayur dan buah). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola makan pada remaja dengan kejadian anemia pada siswi kelas VII MTs Sunan kalijaga Kranding Mojo Kediri. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan desain korelasi cross sectional. Populasi ini seluruh siswi kelas VII MTs Sunan Kalijaga sejumlah 220 siswi, dengan teknik sampling stratified random sampling maka jumlah sampel 66 responden. Pengambilan data menggunakan kuisioner food recall dan pemeriksaan haemoglobin. Hasil penelitian didapatkan 8 responden pola makan baik, 58 responden memiliki pola makan kurang baik dan 41 responden tidak mengalami anemia, 25 reponden mengalamai anemia. Hasil uji korelasi Chi Square di dapatkan p value 0,02 (< 0,05). Berdasarkan penelitian disimpulkan terdapat hubungan pola makan pada remaja dengan kejadian anemia pada remaja putri. Kata kunci : anemia remaja, pola makan EATING PATTERNS ON TEENAGERS ASSOCIATED WITH ANEMIA OCCURRENCE IN GRADE VII STUDENTS ABSTRACT Anemia is the condition of the body with haemoglobin levels less than normal, normal limits haemoglobin in female teenager 12 gr/dl. Anemia is the impact of nutrient intake iron to about 40% of the body's adequacy, intake of a nutrient substance was due to the uneven any disturbance absorption  (malabsorption) and eating patterns on female teenagers is not good. A good diet is a diet that meets the frequency of eating 2-3 main meals with 1 interlude and various types of food (containing staple foods, animal dishes, vegetable dishes, vegetables and fruit). The purpose of the study was to analyze the correlation between eating pattern on female teenagers with anemia Occurrence in Grade VII Students at MTs Sunan Kalijaga kranding mojo kediri. This type of research was quantitative with a study of correlation analysis with cross-sectional approached. This population were all grade student VII MTs Sunan Kalijaga with student of a number 220, the sampling technique used was stratified random sampling with a sample of 66 respondents. Data retrieval using the food recall questionnaire and Haemoglobin check. The results showed that 8 respondent had good diet, 58 respondents had poor diet and 41 respondents did not experience anemia, 25 resondents experience anemia. Data analysis using Chi Square, Chi Square correlation test results obtained p value 0.02 (<0.05). Based on this research which means there was a relationship between eating patterns in female teenagers with the incidence of anemia. Keywords: teenager anemia, eating pattern
DUKUNGAN KELUARGA BERHUBUNGAN DENGAN FREKUENSI KUNJUNGAN MASA NIFAS Yanti, Popy Apri; Andreinie, Ria
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 10 No 2 (2020): April 2020
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.631 KB)

Abstract

Masa nifas merupakan masa yang paling rawan bagi ibu. World Healty Organization mempromosikan Post Natal Care  atau PNC, Secara khusus bahwa ibu dan bayi baru-menerima PNC awal dalam 24 jam pertama setelah melahirkan dan minimal tiga kunjungan tambahan PNC dalam waktu 48-72 jam, dan 7-14 hari, dan 6 minggu setelah melahirkan. Peran serta dukungan keluarga sangat berpengaruh terhadap frekuensi kunjungan ulang ibu nifas. Tujuan penelitian ini  untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan frekuensi kunjungan ulang nifas di Wilayah Rumah bersalin Citra. Penelitian ini merupakan jenis penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah populasi sebanyak 100 populasi, sampel penelitian sebanyak 50 responden dengan metode menggunakan kuesioner dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan karakterisitk responden berdasarkan pendidikan, berpendidikan tinggi ada 50 responden dan dukungan keluarga responden sebagian besar mendukung terhadap kunjungan ulang nifas sebanyak 39 responden. Ada hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan frekuensi kunjungan ulang nifas dengan ? value 0,002. Kata kunci: dukungan keluarga, kunjungan nifas FAMILY SUPPORT ASSOCIATED WITH THE FREQUENCY OF POSTPARTUM REPEAT VISITS ABSTRACT The puerperium is the most vulnerable period for mothers. The World Healty Organization (WHO) promotes Post Natal Care (PNC), specifically that mothers and newborn babies receive initial PNC within the first 24 hours after giving birth and a minimum of three additional PNC visits within 48-72 hours, and 7-14 days, and 6 weeks after giving birth. The role of family support is very influential on the frequency of postpartum mother visits. The purpose of this study was to determine the relationship between family support and the frequency of postpartum repeat visits in the Citra Maternity Home Area. This research is an analytic research with cross sectional approach. Total population of 100 populations, the research sample of 50 respondents using a questionnaire and interview method. The results showed the characteristics of respondents based on education, highly educated there were 50 respondents and most of the family support of respondents supported the postpartum re-visit of 39 respondents. There is a significant relationship between family support and the frequency of childbirth visits with ? value 0.002.  Keywords: family support, postpartum visits
TAHAP PENERIMAAN DIRI PADA WANITA DENGAN KANKER PAYUDARA Ernawati, Wahyu; Handayani, Sri
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 10 No 2 (2020): April 2020
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.3 KB)

Abstract

Kanker payudara adalah penyakit yang mengancam  kesehatan perempuan. Diagnosa pada wanita yang mengidap penyakit kanker payudara bukanlah hal yang mudah menyebabkan ketidaksiapan seseorang dalam menghadapi kenyataan masa depan, pengobatan, perubahan hubungan social, dan berbagai perubah fisik maupun respon psikologis. Untuk itu diperlukan penerimaan diri yang baik agar perempuan dapat menerima kondisinya, menerima tubuhnya sendiri, melihat dirinya secara objektif, memahami perubahan emosi untuk kembali ke normal. Tujuan literature review ini adalah untuk menyimpulkan literature yang berhubungan dengan tahap penerimaan diri pada wanita dengan kanker payudara. Metode pencarian literature pada studi ini dimulai pada periode tahun 2015 sampai tahun 2020 dengan sumber data dari PubMed, Sincedirect, dan willey. Artikel teridentifikasi 1.768 artikel setelah dilakukan studi appraisal menggunakan program Critical Appraisal Skills Program (CASP), dan metode sintesis menggunakan modifikasi PEOS didapatkan 6 artikel untuk direview akhir. Hasil dan pembahasan jurnal didapatkan di dapatkan 4 tema terkait dengan tahap peneriman diri yaitu: tahap krisis, tahap kompromi, tahap penerimaan diri, tahap penerimaan transendensi. Kesimpulan: Penerimaan diri sangat penting untuk menigkatkan kesejahteraan psikologis wanita dengan kanker payudara yang dipengaruhi oleh dukungan dari keluarga, sosial, dan kepercayaan spiritual yang dapat membantu dalam mengahadapi diagnosa kanker payudara. Kata kunci : kanker payudara, tahap penerimaan diri STAGE OF SELF ACCEPTANCE IN WOMEN WITH BREAST CANCER ABSTRACT Breast cancer is a disease that threatens women's health. Diagnosis in women with breast cancer is not easy to cause someone to be unprepared in facing future realities, treatment, changes in social relations, and various physical changes and psychological responses. This requires good self-acceptance so that women can accept their conditions, accept their own bodies, see themselves objectively, understand emotional changes to get back to normal. The purpose of this review literature is to conclude the literature relating to the stage of self-acceptance in women with breast cancer. The literature search method in this study began in the period of 2015 to 2020 with data sources from PubMed, Sincedirect, and Willey. Articles identified 1,768 articles after an appraisal study using the Critical Appraisal Skills Program (CASP) program, and synthesis methods using modified PEOS obtained 6 articles for final review. The results and discussion of the journal were obtained in getting 4 themes related to the stage of self-acceptance namely: the crisis stage, the compromise stage, the self-acceptance stage, the transcendence acceptance stage. Conclusion: Self-acceptance is very important to improve the psychological well-being of women with breast cancer that is influenced by support from family, social, and spiritual beliefs that can help in dealing with a diagnosis of breast cancer. Keywords: breast cancer, stage self-acceptanc

Page 15 of 118 | Total Record : 1175


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 15 No 4 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2025 Vol 15 No 3 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2025 Vol 15 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2025 Vol 15 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2025 Vol 14 No 4 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2024 Vol 14 No 3 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2024 Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2024 Vol 14 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2024 Vol 13 No 4 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2023 Vol 13 No 3 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2023 Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2023 Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2023 Vol 12 No 4 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2022 Vol 12 No 4 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Supp Oktober 2022 Vol 12 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Supp Juli 2022 Vol 12 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2022 Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Supp April 2022 Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2022 Vol 12 No 1 (2022): Januari 2022 Vol 12 No 1 (2022): Supp Januari 2022 Vol 11 No 4 (2021): Oktober 2021 Vol 11 No 4 (2021): Supp Oktober 2021 Vol 11 No 3 (2021): Juli 2021 Vol 11 No 2 (2021): April 2021 Vol 11 No 2 (2021): Supp April 2021 Vol 11 No 1 (2021): Supp Januari 2021 Vol 11 No 1 (2021): Januari 2021 Vol 10 No 4 (2020): Oktober 2020 Vol 10 No 3 (2020): Juli 2020 Vol 10 No 2 (2020): April 2020 Vol 10 No 1 (2020): Januari 2020 Vol 9 No 4 (2019): Oktober Vol 9 No 3 (2019): Juli Vol 9 No 2 (2019): April Vol 9 No 1 (2019): Januari Vol 8 No 2 (2018): Oktober Vol 8 No 1 (2018): April Vol 7 No 2 (2017): Oktober Vol 7 No 1 (2017): April Vol 6 No 2 (2016): Oktober Vol 6 No 1 (2016): April Vol 5 No 2 (2015): Oktober Vol 5 No 1 (2015): April Vol 4 No 2 (2014): Oktober Vol 4 No 1 (2014): April Vol 3 No 2 (2013): Oktober More Issue