cover
Contact Name
Livana PH
Contact Email
livana.ph@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
lppm@stikeskendal.ac.id
Editorial Address
Jl. Laut No. 31A Kendal Jawa Tengah 51311
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal
ISSN : 20890834     EISSN : 25498134     DOI : https://doi.org/10.32583/pskm
Core Subject : Health, Education,
Jurnal ilmiah permas: jurnal ilmiah stikes kendal (JIPJISK) merupakan bagian integral dari jurnal yang diterbitkan oleh LPPM STIKES Kendal. JIPJISK merupakan sarana pengembangan dan publikasi karya ilmiah bagi para peneliti, dosen dan praktisi. JIPJISK menerbitkan artikel-artikel yang merupakan hasil penelitian, studi kasus, hasil studi literatur, konsep keilmuan, pengetahuan dan teknologi yang inovatif dan terbaharu yang berfokus pada delapan (8) pilar kesehatan masyarakat, meliputi Biostatiska dan Kependudukan, Epidemiologi, Promosi Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Gizi Masyarakat, Kesehatan Reproduksi. JIPJISK mulai Januari 2019 akan terbit 4x dalam setahun, yaitu bulan Januari, April, Juli, dan Oktober.
Articles 1,175 Documents
ANALISIS Manalu, Andika Prianto; Ginting, Chrismis Novalinda; Nasution, Sri Wahyuni
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 10 No 2 (2020): April 2020
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.068 KB)

Abstract

Infeksi nosokomial sangat berpengaruh terhadap kondisi kesehatan pasien secara menyeluruh dan dapat meningkatkan morbiditas serta mortalitas. Akan tetapi, angka kejadian infeksi nosokomial hingga saat ini masih tinggi. Masalah pada penelitian ini adalah kurangnya kemampuan perawat dalam mencegah dan mengendalikan infeksi nosokomial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis kemampuan perawat terkait hal tersebut serta determinannya di RSU Royal Prima Medan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan interaktif. Sumber informan sebanyak 7 orang perawat pelaksana, 7 orang kepala ruang dan 1 orang Tim PPI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 8 kemampuan perawat dalam pencegahan dan pengendalian infeksi nosokomial belum maksimal sesuai dengan aturan menurut WHO. Determinan dalam pelaksanaannya antara lain pendidikan perawat, lama bekerja, tempat tugas, kebutuhan SDM dan alat pendukung, kenyamanan terhadap fasilitas pendukung, pelatihan/sosialisasi, monitoring dan evaluasi serta koordinasi antar unit. Kesimpulan penelitian bahwa kemampuan perawat dalam pencegahan dan pengendalian infeksi nosokomial di RSU Royal Prima Medan sudah tergplong baik namun terdapat beberapa hambatan dalam pelaksanaannya.
GAMBARAN UMUR PERTAMAKALI MELAKUKAN HUBUNGAN SEKS PADA PASANGAN MENIKAH Rahman, Kaprawi; Muslimin, Irma
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 10 No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.3 KB) | DOI: 10.32583/pskm.10.1.2020.63-70

Abstract

Seks adalah kebutuhan yang secara alami melekat pada setiap manusia, menjadi sebuah media yang sakral dan tidak bisa dilakukan begitu saja dengan sembarang orang apalagi dilakukan sebelum menikah. Hubungan seks sebelum nikah akan memberikan resiko hamil yang cukup besar dan jika hal ini terjadi maka akan membuat hidup seseorang berubah. Hubungan intim (seks) sebelum menikah diketahui terkait dengan sejumlah hasil negatif, terutama anak perempuan, mulai dari risiko tinggi kehamilan yang tidak diinginkan serta memperbesar pelaung tertular HIV atau penyakit menular seks (PMS) lainnya. (Boyke pada kompas.com) ?kasus aborsi menyumbang angka kematian pada ibu, aborsi sangat tidak aman karena rentang terhadap resiko kematian pada wanita beserta bayinya?. Bukan suatu hal yang mustahil terjadi jika semakin maraknya perilaku seks diluar nikah maka tidak menutup kemungkinan secara langsung atau tidak langusung akan mempengaruhi tingginya kasus kematian Ibu dan Anak, kasus Aborsi, Tingkat perceraiaan, perzinahan serta gambaral moral yang menyimpang. Di Provinsi Sulawesi Barat ditemukan 0.3 % wanita dan pria dalam status hidup bersama tanpa ada ikatan perkawinan, lalu median umur kawin pertama pada wanita kawin adalah 21,1 tahun dan diketahui pertama kali melakukan hubungan seks di umur (20,9 tahun). Sedangkan median umur kawin pertama pada pria adalah 23,7 tahun namun telah melakukan hubungan seks pertamakali pada umur 23.1 tahun dan kasus hubungan seks pertamakali cenderung besar pada kelompok yang berpendidikan tamat dan tidak tamat Sekolah Dasar.   Kata kunci : umur pertama behubungan seks, hubungan seks pria wanita sebelum nikah
PENGETAHUAN TENTANG MENSTRUASI BERHUBUNGAN DENGAN KESIAPAN MENTAL PRA-REMAJA DALAM MENJALANI MENSTRUASI Fretes, Fiane De; Tingginehe, Vrielyani Anastasya; Setiawan, Heri
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 10 No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.905 KB)

Abstract

Menstruasi merupakan salah satu ciri yang menunjukkan bahwa seorang remaja telah memasuki masa kematangan secara seksual dan psikologis.Perubahan yang dialami ketika menstruasi dapat berdampak secara fisik maupun psikis, sehingga remaja yang belum siap menjalani menstruasi cenderung merasa ketakutan dan kurang percaya diri dengan perubahan yang terjadi. Sebaliknya dengan remaja yang sudah siap, mereka akan merasa senang dan bangga karena mereka merasa sudah dewasa. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang menstruasi dengan kesiapan mental remaja dalam menjalani menstruasi.Penelitian ini menggunakan analisis statistik melalui program SPSS dengan uji korelasi Pearson Product Moment. Metode pengambilan sampel yang dilakukan ialah total sampling, dengan populasi ialah pra-remaja usia sekolah. Alat pengambilan data yaitu berupa kuesioner.Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan yang baik 60%, sedangkan yang tidak baik 40%.Selanjutnya, yang siap menjalani menstruasi 56% dan yang tidak siap 44%. Uji korelasi melalui  Pearson Product Moment  menghasilkan  p value< 0,05 yaitu sebesar 0,027. Hasil ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara pengetahuan tentang menstruasi dengan kesiapan mental remaja dalam menjalani menstruasi. Kata kunci : pengetahuan, remaja, menstruasi, kesiapan mental RELATIONSHIPS OF KNOWLEDGE ABOUT MENSTRUATION WITH MENTAL READINESS OF PRE-ADOLESCENTS IN RUNNING THE MENSTRUATION ABSTRACT Menstruation is one of the characteristics that indicate that a teenager has entered a period of sexual and psychological maturity. Changes experienced when menstruation may have an impact physically and psychologically, so that teenagers are not ready to undergo menstruation tend to feel fear and lack of confidence with the change. In contrast to the teenagers who are ready, they will feel happy and proud because they are already adults. The purpose of this study was to determine the relationship of knowledge about menstruation with teenager mental readiness to undergo menstruation. This study uses a statistical analysis by SPSS with Pearson Product Moment Correlation test. The sampling method that is done is total sampling, the population is a pre-teen school age. Data retrieval tool is a questionnaire. The results showed a good knowledge of 60%, while 40% were not good. Further, ready to undergo menstrual 56% and 44% were not prepared. Correlation with Pearson Product Moment produce p value <0.05 is equal to 0.027. These results indicate that there is a positive and significant relationship between knowledge about menstruation with teenager mental readiness to undergo menstruation. Keywords: knowledge, teenager, menstruation, mental readiness
PENINGKATAN PENGETAHUAN ORANG AWAM TENTANG PENANGANAN OUT OF HOSPITAL CARDIAC ARREST MELALUI APLIKASI RESUSITASI JANTUNG PARU PADA SMARTPHONE Darwati, Lestari Eko; Setianingsih, Setianingsih
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 10 No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.9 KB)

Abstract

Kejadian Out of Hospital Cardiac Arrest (OHCA) terus mengalami peningkatan dan menjadi pembunuh nomor 1 di dunia. Resusitasi Jantung Paru (RJP) merupakan tindakan untuk menyelamatkan nyawa ketika terjadi henti jantung (cardiac arrest). Kelangsungan hidup jauh lebih tinggi ketika korban OHCA menerima RJP segera dari orang awam sambil menunggu tim medis datang. Remaja merupakan salah satu golongan masyarakat awam. Remaja cenderung memiliki ketergantungan terhadap teknologi informasi dan komunikasi, diantaranya penggunaan smartphone. Smartphone mempunyai fitur canggih dilengkapi dengan aplikasi yang berhubungan dengan internet. Salah satu aplikasi yang dapat diinstal adalah ?Resusitasi Jantung Paru?. Kemudahan akses aplikasi tersebut memungkinkan seseorang untuk menerapkan informasi yang diperoleh. Penelitian bertujuan untuk mengetahui efektifitas edukasi menggunakan aplikasi ?Resusitasi Jantung Paru? pada Smart phone terhadap tingkat pengetahuan orang awam tentang penanganan henti jantung. Metode penelitian menggunakan quasi eksperimen dengan pre post test without control group. Alat ukur menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan yang terdiri dari 20 pertanyaan terkait Resusitasi Jantung Paru. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa SMK Kota Kendal yang berjumlah 207 orang. Hasil uji Wilcoxon (p=0,000). Karena nilai p < 0.05, secara statistic terdapat perbedaan pengetahuan yang bermakna antara sebelum test dengan sesudah test. Kata kunci : aplikasi smart phone; OHCA; RJP; orang awam IMPROVEMENT OF KNOWLEDGE PEOPLE ABOUT HANDLING OUT OF HOSPITAL CARDIAC ARREST THROUGH THE APPLICATION OF LUNG HEART RESUSITATION IN SMARTPHONE ABSTRACT Out of Hospital Cardiac Arrest (OHCA) continues to increase and is increasing in the world. Cardio Pulmonary Resuscitation (CPR) is an action to save lives when a cardiac arrest (cardiac arrest) occurs. Survival is much higher compilation of OHCA victims receiving RJP immediately from lay people while waiting for the medical team to arrive. Teenagers are one of the ordinary people. Teenagers use more than information and communication technology, using smartphone usage. Smartphones have powerful features equipped with applications related to the internet. One application that can be installed is "Lung Heart Resuscitation". Ease of application access needed by someone to request the information obtained. Related research to determine the effectiveness of education using the application ?Cardio Pulmonary Resuscitation' on smartphones to the level of knowledge of lay people about the management of cardiac arrest. The research method uses quasi experiment with pre post test without a control group. The measuring instrument uses a knowledge level questionnaire consisting of 20 questions related to Pulmonary Resuscitation. The sample in this study were Kendal City Vocational School students studying 207 peoples. Wilcoxon test results (p = 0,000). Because the p value <0.05, different statistics of knowledge were questioned between tests before being followed by tests. Keywords: smartphone applications; OHCA; RJP; layperson
PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU HAMIL DAN MENYUSUI MELALUI PENGEMBANGAN MODEL DAN MEDIA ANIMASI PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI Widyawati, Sigit Ambar; Afandi, Alfan; Wahyuni, Sri
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 10 No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.421 KB)

Abstract

Kebutuhan ASI ekslusif sangat penting untuk mencukupi kebutuhan bayi akan zat gizi. Cakupan ASI Ekslusif di Wilayah Kecamatan Bergas sebanyak 34,3 %. Tingkat pemahaman ibu tentang ASI ekslusif menunjukkan angka 84 %, sementara itu media yang diberikan untuk memberikan informasi tentangi ASI ekslusif dirasa masih kurang menarik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan pengaruh pemberian pendidikan ASI ekslusif melalui media animasi dalam meningkatkan pengetahuan ibu tentang ASI eksklusif.  Penelitian ini menggunakan ekperimental semu (Quasy experiment) denganrancangan one group pre test, post test without control group desain, responden dipilih secara random sampling sebanyak 60 responden. Hasil penelitian didapakan terdapat perbedaan pengetahuan ibu tentang asi eksklusif (p:0,01) dengan perbedaan rata-rata (mean defferences) skor pengetahuan sebesar 8,4. Media animasi efektif dalam meningkatkan pengetahuan responden, informasi yang ada didalam media dirasa cukup menarik dan aplikatif dalam menjelaskan tentang pentingnyaASIeksklusif, manfaat kolostrum dan cara pemberian ASI pada bayi. Perlu diaplikasikan media animasi sebagai sara promosi kesehatan di berbagai tempat strategis. Kata kunci : ASI, animasi, pengetahuan IMPROVING PREGNANT WOMEN'S KNOWLEDGE AND BREASTING THROUGH DEVELOPMENT OF MODELS AND MEDIA ANIMATION OF EXCLUSIVE ASSESSMENT IN BABY ABSTRACT The need for exclusive breastfeeding is very important to meet the baby's need for nutrients. Coverage of Exclusive ASI in the District of Bergas is 34.3%. The level of understanding of mothers about exclusive breastfeeding shows 84%, while the media provided to provide information about exclusive breastfeeding is still considered less attractive. The purpose of this study is to prove the effect of exclusive breastfeeding education through animated media in increasing the knowledge of mothers about exclusive breastfeeding. This study uses quasi-experimental (Quasy experiment) with one group pre-test design, post-test without control group design, respondents were selected by random sampling of 60 respondents. The results of the study revealed that there were differences in mother's knowledge about exclusive breastfeeding (p: 0.01) with a mean difference (mean defferences) of knowledge scores of 8.4. Animation media is effective in increasing respondents' knowledge, the information contained media is quite interesting and applicable in explaining the importance of exclusive breastfeeding, the benefits of colostrum and the way breastfeeding is given to infants. Animation media should be applied as a means of promoting health in various strategic places Keywords: ASI, animation, knowledge
PENINGKATAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN PRAKTIK CUCI TANGAN PAKAI SABUN PADA ANAK KELAS V SEKOLAH DASAR MELALUI SENAM CUCI TANGAN PAKAI SABUN Erwin Ashari, Agus; Ganing, Abdul; Mappau, Zrimurti
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 10 No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.258 KB)

Abstract

Kesadaran masyarakat Indonesia untuk cuci tangan pakai sabun (CTPS) terbukti masih rendah, hal ini terlihat Hasil Riskesdas tahun 2013, pada proporsi penduduk umur >10 tahun yang berperilaku cuci tangan dengan benar tercatat 47,0%.  Mencuci tangan dengan sabun adalah salah satu cara paling efektif untuk mencegah penyakit diare terbukti dari beberapa riset menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara perilaku CTPS pada siswa SD dengan kejadian Diare. Tujuan Penelitian ini adalah mengetahui dan menganalisis pengaruh Senam Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) peningkatan pengetahuan, sikap dan praktek mencuci tangan pakai sabun pada usia anak Sekolah Dasar di Kecamatan Mamuju. Penelitian ini menggunakan rancangan desain non equivalent pre- post test control group design. Sampel pada penelitian ini adalah Siswa kelas V pada SD negeri  2  Mamuju sebagai kelompok control sebanyak 61 siswa dan SD Inpres Binanga 2 sebagai kelompok Intervensi sebanyak 21 siswa. Hasil penelitian ini menunjukkkan  bahwa tidak ada perbedaan Pengetahuan, sikap dan praktek  yang bermakna antara pre test  dengan post tes  pada kelompok kontrol, pada kelompok intervensi tidak ada perbedaan pengetahuan, sikap dan praktek yang bermakna antara sebelum Senam dan Sesudah Senam CTPS.  Ada perbedaan Pengetahuan antara kelompok intervensi dengan kelompok control, sedangkan pada  sikap dan praktek tidak ada perbedaan. Kata kunci : senam cuci tangan pakai sabun, siswa SD, pengetahuan, sikap, praktek KNOWLEDGE, ATTITUDE AND PRACTICE OF HANDWASHING WITH SOAP IN GRADE V CHILDREN OF PRIMARY SCHOOLS THROUGH HANDWASHING WITH SOAP ABSTRACT The awareness of the Indonesian people to wash their hands with soap (CTPS) is proven to be still low, this can be seen from the results of Riskesdas in 2013, in the proportion of the population aged> 10 years who behaved properly washing their hands recorded 47.0%. Washing hands with soap is one of the most effective ways to prevent diarrhea, as evidenced by several studies showing a significant relationship between handwashing with soap in elementary students and the incidence of diarrhea. The purpose of this study was to determine and analyze the effect of Handwashing with Soap (CTPS) enhancement of knowledge, attitudes and practices of washing hands with soap at the age of elementary school children in Mamuju District. This study uses a non equivalent pre-post test control group design. The sample in this study was grade V students in the state elementary school 2 Mamuju as a control group of 61 students and SD Inpres Binanga 2 as an intervention group of 21 students. The results of this study showed that there were no significant differences in knowledge, attitudes and practices between pre-test and post-test in the control group, as well as in the intervention group there were no significant differences in knowledge, attitude and practice between before CTPS Gymnastics and after CTPS Gymnastics. There was a difference in knowledge between the intervention group and the control group and that attitudes and practices were found. Keywords: washing hands with soap, elementary school students, knowledge, attitude, practice
PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI Asiah, Nur; Suza, Dewi Elizadiani; Arruum, Diah
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 10 No 2 (2020): April 2020
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.53 KB)

Abstract

Pengenalan kesehatan reproduksi remaja sejak dini sangat penting untuk membantu remaja memahami pertumbuhan dan perkembangan system reproduksi sehingga meningkatkan kualitas hidup remaja dan menghindari hal-hal yang dapat berisiko atau bahkan merusak kehidupan remaja. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengetahuan dan sikap remaja tentang kesehatan reproduksi. Penelitian ini merupkan deskriptif. Data diambil pada pada bulan Mei sampai dengan Oktober  2019 di SMP Yayasan Pendidikan Islam Amir Hamzah  Medan. Sampel pada penelitian ini sebanyak 61 siswa.. Instrumen yang digunakan kuesioner pengetahuan dan sikap remaja tentang kesehatan reproduksi dengan uji validitas CVI 0.93 dan 0.91 dan cronbach alpha 0.87 dan 0.75. Analisa data dengan menggunakan dengan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan 70.5% siswa-siswi belum pernah mendapat informasi tentang kesehatan reproduksi, sebanyak 62.3% memiliki pengetahuan yang cukup dan sebanyak 63.9 memiliki sikap yang baik tentang kesehatan reproduksi. Kata kunci : kesehatan reproduksi, pengetahuan, remaja, sikap KNOWLEDGE AND ADOLESCENT ATTITUDES ABOUT REPRODUCTIVE HEALTH ABSTRACT The introduction of adolescent reproductive health from an early age is very important to help adolescents understand the growth and development of the reproductive system so as to improve the quality of life of adolescents and avoid things that can be risky or even damage the lives of adolescents. Community service activities aim to identify adolescent knowledge and attitudes about reproductive health. This research is descriptive. Data was taken from May to October 2019 at the Amir Hamzah Islamic Education Foundation Middle School in Medan. The sample in this study were 61 students. The instrument used was a questionnaire of adolescent knowledge and attitudes about reproductive health with a validity test of CVI 0.93 and 0.91 and Cronbach alpha 0.87 and 0.75. Analyze data using descriptive statistics. The results showed that 70.5% of students had never received information about reproductive health, 62.3% had sufficient knowledge and 63.9 had a good attitude about reproductive health.. Keywords: knowledge, attitude, adolescent, reproduction health
PERAN PERAWAT DALAM KEBERHASILAN STRATEGI DIRECTLY OBSERVED TREATMENT SHORTCOURSE (DOTS) PADA PASIEN TB PARU Sari, Nova Nurwinda; Patria, Armen; Angayani, Rini
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 10 No 2 (2020): April 2020
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.098 KB)

Abstract

Program kesembuhan TB paru DOTS menekankan pentingnya pengawasan terhadap penderita TB [aru agar menelan obat secara teratur sesuai ketentuan sampai dinyatakan sembuh. Mengacu pada kondeisi tersebut diperlukan adanya penanggulangan penyakit TBC ini. Pelaksanaan strategi DOTS (Directly Observed Treatment Shortcourse) di rumah sakit merupakan salah satu upaya penting dalam penanggulangan TB. Tujuan penelitian mengetahui hubungan peran perawat dalam keberhasilan DOTS (Directly Observed Treatment Shortcourse) pada pasien TB paru. Jenis penelitian adalahkuantitatif, dengan metode cross sectional. Jumlah responden sebanyak 50 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data secara univariat dan bivariat (chi square). Hasil penelitian didapatkan ada hubungan peran perawat dalam keberhasilan Directly Observed Treatment Shortcourse (DOTS) pada pasien TB paru di rumah sakit daerah Mayjend. HM. Ryacudu Kotabumi Lampung Utara dengan p-value 0,003.  Kata kunci : peran perawat, strategi DOTS pada pasien TB paru THE ROLE OF NURSES IN THE SUCCESS OF THE STRATEGY DIRECTLY-OBSERVED TREATMENT SHORT - COURSE (DOTS) IN PULMONARY TUBERCULOSIS PATIENTS ABSTRACT The DOTS pulmonary tuberculosis recovery program emphasizes the importance of supervision of pulmonary TB sufferers in order to swallow the drug regularly according to the provisions until declared cured. Referring to these conditions, TB prevention is needed. DOTS (Directly Observed Treatment Shortcourse) strategy implementation in hospitals is one of the important efforts in TB. The purpose of the study is to determine the relationship of the nurse's role in the success of the directly-observed treatment short-course (DOTS) strategy in pulmonary TB patients. This type of research is quantitative, cross sectional design. The number of respondents was 50 respondents. Data collection using a questionnaire. Univariate and bivariate (chi quare) data analysis. The results found there is a relationship between the role of nurses in the success of the directly-observed treatment short-course (DOTS) strategy in pulmonary TB patients at the Mayjend Regional Hospital. HM. Ryacudu Kotabumi North Lampung with p-value 0.003. Keywords: the role of the Nurses, strategies (DOTS) in pulmonary tuberculosis patients  
STATUS GIZI DAN MEROKOK SEBAGAI DETERMINAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA REMAJA SMA Siswanto, Yuliaji; Lestari, Ita Puji
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 10 No 2 (2020): April 2020
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.804 KB)

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit yang tidak hanya menyerang pada usia lanjut saja, namun saat ini hipertensi pada anak muda dan anak kecil semakin banyak ditemukan. Prevalensi hipertensi pada remaja sebesar 9% pada tahun 2007, kemudian meningkat menjadi 10,7% pada tahun 2013. Remaja yang mengalami hipertensi dapat terus berlanjut pada usia dewasa dan memiliki risiko morbiditas dan mortalitas yang tinggi. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan status gizi dan merokok dengan kejadian hipertensi. Penelitian dilakukan di SMA yang berada di Kabupaten Semarang pada 138 siswa yang diambil dengan menggunakan two stage cluster sampling. Instrument yang digunakan adalah timbangan berat badan, microtoice, tensimeter digital, dan panduan wawancara. Analisis data menggunakan  univariat dan bivariat dengan uji chi-square, fisher exact test, dan kolmogorov smirnov. Hasil penelitian ini terdapat hubungan yang bermakna antara status gizi dengan kejadian hipertensi (p=0,004), terdapat hubungan yang bermakna antara kebiasaan menghindari asap rokok dengan kejadian hipertensi (p=0,005), dan tidak terdapat hubungan yang bermakna kebiasaan merokok dengan kejadian hipertensi (p=0,435). Dapat disimpulkan bahwa status gizi dan kebiasaan merokok sebagai determinan kejadian hipertensi pada remaja SMA sehingga perlu adanya upaya pencegahan mulai sejak dini untuk menekan risiko morbiditas dan mortalitas. Kata kunci : hipertensi, status gizi, merokok, remaja NUTRITIONAL STATUS AND SMOKING AS DETERMINANT EVENTS OF HYPERTENSION IN ADOLESCENTS ABSTRACT Hypertension is a disease that not only attacks the elderly, but now hypertension in attacks young children too . The prevalence of hypertension in adolescents in 2007 was 9% in 2007, then increased to 10.7% in 2013. Adolescents  with hypertension can continue  as adult  and have a high risk of morbidity and mortality.This research was observational analytic study that aims to know nutritional status and smoking related to  the incidence of hypertension. This research has been conducted in senior high schools in Semarang Regency on 138 students taken using two stage cluster sampling. The instruments used were weight scales, microtoice, digital tensimeter, and interview guides. Data analysis used univariate and bivariate with chi-square test, fisher exact test, and Kolmogorov Smirnov. Data analysis was done by using univariate  and bivariate with the chi-square test, fisher exact test, and Kolmogorov Smirnov.The results showed that there was  a significant correlation between nutritional status and the incidence of hypertension (p = 0.004), there was a significant correlation between the habit of avoiding cigarette smoke with the incidence of hypertension (p = 0.005), and there was no significant correlation between smoking habits and the incidence of hypertension (p = 0.435). It can be concluded that the nutritional status and smoking habit as a determinant of the incidence of hypertension in high school adolescents so that prevention efforts need to be started early on to reduce the risk of morbidity and mortality. Keywords: hypertension,nutritional status,smoking, adolescents
FAKTOR PENDUKUNG TERJADINYA PRE EKLAMPSIA Rahayu, Dwi; Yunarsih, Yunarsih
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 10 No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.206 KB)

Abstract

Pre eklampsia sampai sekarang masih menjadi salah satu penyebab utama kesakitan dan kematian ibu dan bayi di seluruh dunia, namun penyebab pasti dari pre eklampsia masih belum diketahui. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor pendukung terjadinya pre eklampsia di RSUD Kabupaten Kediri. Desain   penelitian yang digunakan adalah   deskriptif analitik dengan rancangan case control study secara retrospektif.  Sampel penelitian ini adalah Ibu Hamil yang menderita pre eklampsia sesuai dengan diagnosis dari dokter yang memeriksakan kandungannya di Poli Kandungan RSUD Kabupaten Kediri sebanyak 25 responden. Variabel dalam penelitian ini adalah Faktor-faktor pendukung terjadinya Pre eklampsia dalam kehamilan yang meliputi usia, Gravida, Jumlah Paritas, Riwayat Abortus, Usia Kehamilan, Riwayat Hipertensi. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis  data menggunakan uji Chi-Square dengan ? = 0,05. Dari hasil penelitian didapatkan  faktor-faktor  yang  terdapat hubungan yang  signifikan  dengan  kejadian pre eklampsia pada ibu hamil adalah Usia ibu hamil  (p value : 0,009), Riwayat Abortus pada Ibu (p value: 0,026), Berat Badan Ibu sebelum hamil atau Obesitas yang terjadi pada Ibu (p value: 0,026) serta riwayat keluarga dengan hipertensi ataupun pre eklampsia (p value : 0,043). Sedangkan faktor ? faktor yang tidak berhubungan dengan kejadian pre eklampsia pada Ibu hamil antara lain status gravida (p value : 0,19), Usia Kehamilan  (p value : 0,072), serta status pekerjaan Ibu (p value: 0,351). Kata kunci : faktor pendukung, pre eklampsia PREDISPOSING FACTORS OF THE PRE EXLAMPSIA ABSTRACT One cause of maternal and fetal morbidity and mortality is pre-eclampsia. Pre-eclampsia is still one of the main causes of maternal and infant morbidity and death worldwide, but the exact cause of pre-eclampsia is still unknown. The purpose of this study was to analyze the factors supporting the occurrence of pre-eclampsia in the District Hospital of Kediri. The research design used was descriptive analytic with a retrospective case control study design. The sample of this study was Pregnant Women who suffer from pre-eclampsia according to the diagnosis from doctors who examined the content in the obstetric clinic of Kediri District Hospital as many as 25 respondents. The variables in this study are the factors supporting the occurrence of Pre-eclampsia in pregnancy which include age, Gravida, Number of Parities, Abortion History, Pregnancy Age, History of Hypertension. Data collection using a questionnaire. Data analysis used Chi-Square test with ? = 0.05. From the research results obtained factors that have a significant relationship with the incidence of pre-eclampsia in pregnant women are the age of pregnant women (p value: 0.009), history of abortion in mothers (p value: 0.026), maternal weight before pregnancy or obesity that occurs in mothers (p value: 0.026) and family history of hypertension or pre-eclampsia (p value: 0.043). While the factors that are not related to the incidence of pre-eclampsia in pregnant women include gravida status (p value: 0.19), gestational age (p value: 0.072), and the occupational status of the mother (p value: 0.351). Keywords: predisposing factors, pre eclampsia

Page 13 of 118 | Total Record : 1175


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 15 No 4 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2025 Vol 15 No 3 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2025 Vol 15 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2025 Vol 15 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2025 Vol 14 No 4 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2024 Vol 14 No 3 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2024 Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2024 Vol 14 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2024 Vol 13 No 4 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2023 Vol 13 No 3 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2023 Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2023 Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2023 Vol 12 No 4 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2022 Vol 12 No 4 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Supp Oktober 2022 Vol 12 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2022 Vol 12 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Supp Juli 2022 Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Supp April 2022 Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2022 Vol 12 No 1 (2022): Supp Januari 2022 Vol 12 No 1 (2022): Januari 2022 Vol 11 No 4 (2021): Oktober 2021 Vol 11 No 4 (2021): Supp Oktober 2021 Vol 11 No 3 (2021): Juli 2021 Vol 11 No 2 (2021): Supp April 2021 Vol 11 No 2 (2021): April 2021 Vol 11 No 1 (2021): Supp Januari 2021 Vol 11 No 1 (2021): Januari 2021 Vol 10 No 4 (2020): Oktober 2020 Vol 10 No 3 (2020): Juli 2020 Vol 10 No 2 (2020): April 2020 Vol 10 No 1 (2020): Januari 2020 Vol 9 No 4 (2019): Oktober Vol 9 No 3 (2019): Juli Vol 9 No 2 (2019): April Vol 9 No 1 (2019): Januari Vol 8 No 2 (2018): Oktober Vol 8 No 1 (2018): April Vol 7 No 2 (2017): Oktober Vol 7 No 1 (2017): April Vol 6 No 2 (2016): Oktober Vol 6 No 1 (2016): April Vol 5 No 2 (2015): Oktober Vol 5 No 1 (2015): April Vol 4 No 2 (2014): Oktober Vol 4 No 1 (2014): April Vol 3 No 2 (2013): Oktober More Issue