cover
Contact Name
Livana PH
Contact Email
livana.ph@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
lppm@stikeskendal.ac.id
Editorial Address
Jl. Laut No. 31A Kendal Jawa Tengah 51311
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal
ISSN : 20890834     EISSN : 25498134     DOI : https://doi.org/10.32583/pskm
Core Subject : Health, Education,
Jurnal ilmiah permas: jurnal ilmiah stikes kendal (JIPJISK) merupakan bagian integral dari jurnal yang diterbitkan oleh LPPM STIKES Kendal. JIPJISK merupakan sarana pengembangan dan publikasi karya ilmiah bagi para peneliti, dosen dan praktisi. JIPJISK menerbitkan artikel-artikel yang merupakan hasil penelitian, studi kasus, hasil studi literatur, konsep keilmuan, pengetahuan dan teknologi yang inovatif dan terbaharu yang berfokus pada delapan (8) pilar kesehatan masyarakat, meliputi Biostatiska dan Kependudukan, Epidemiologi, Promosi Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Gizi Masyarakat, Kesehatan Reproduksi. JIPJISK mulai Januari 2019 akan terbit 4x dalam setahun, yaitu bulan Januari, April, Juli, dan Oktober.
Articles 1,175 Documents
Perbandingan Proses Pembelajaran Skill Lab secara Daring dengan Pengulangan Pembelajaran Skill Lab secara Luring pada saat PTMT Agus Koesmawan
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 12 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Supp Juli 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.252 KB)

Abstract

Kemampuan seorang dokter dalam melakukan pemeriksaan sehari hari didasari oleh kemampuan melakukan pemeriksaan secara benar terhadap pasen pada saat praktek. Pada saat menjadi mahasiswa kedokteran ditutut untuk mampu mempelajari seluruh pengetahuan baik teori maupun praktek dilapangan. Masa pandemi berdampak besar kepada seluruh mahasiswa khususnya mahasiswa Fakultas kedokteran untuk belajar di rumah baik teori maupun praktikum. Tujuan penelitian ini mengetahui perbedaan saat mahasiswa melakukan kegiatan skill lab secara daring dengan skill lab secara luring pada saat pengulangan beberapa kegiatan di kampus pada saat PTMT. Setelah dilakukan kegiatan skill lab secara luring dari hasil pengamatan dosen trainer sebagian mahasiswa tidak terbiasa untuk langsung mempraktekan terhadap alat/sukarelawan secara benar. Dimungkinkan : 1. Perbedaan antara pembelajaran skill lab pada saat daring dengan menggunakan alat peraga pengganti dengan peraga yang standar di laboratorium, 2. Perbedaan Suasana belajar di rumah dan dikampus 3. Kurangnya kemampuan individu/kelompok mahasiswa melakukan praktikum yang dilakukan selama praktikum di rumah dengan di kampus. Selama kegiatan skill lab secara daring berdampak pada kurangnya tingkat kemampuan mahasiswa dalam melakukan kegiatan praktikum secara benar dan akurat pada alat alat peraga di laboratorium. Adapun saran perlunya pengulangan kembali kegiatan skill lab pada saat PTMT ataupun pertemuan normal sehingga dapat memudahkan dan membiasakan kembali mahasiwa melakukan praktikum dengan benar dan akurat dibawah bimbingan para trainer.
Colchicine from Gout to Covid-19 Olivia Tantana; Florence Pribadi; Reynaldi Hardianto Saputra; Novia Yolanda
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 12 No 4 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.856 KB)

Abstract

Colchicine merupakan alkaloid toksik dan karsinogenik yang diperoleh dari ekstrak tumbuhan Colchium autumnale dan telah digunakan untuk mengobati radang sendi (gout) selama berabad-abad. Hasil uji klinis menunjukkan bahwa colchicine dosis rendah efektif untuk penatalaksanaan gout akut serta untuk profilkasis pemeliharaan jangka panjang dan penggunaan colchicine diketahui mengurangi gejala respon inflamasi yang berkaitan dengan COVID-19 dan mengurangi frekuensi manifestasi lain seperti infiltrat paru, sakit kepala dan artralgia. Namun, sejauh ini penelitian telah menunjukkan bahwa colchicine tidak digunakan sebagai pengobatan awal atau primer untuk mengobati COVID-19 tetapi sebagai pengobatan yang “off-label” sebagai respons terhadap hiper-inflamasi yang disebabkan oleh pelepasan sitokin.
Menggagas Pengaruh NSAID terhadap Keberhasilan Penyembuhan dari Asam Urat (Gout) dan Covid-19 F. Siusanto Hadi; Florence Pribadi; Arini Dyah Saputri; Ni Luh Shalia Eka Pratiwi; Ummul Fadika
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 12 No 4 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.841 KB)

Abstract

NSAID (Non-Steroid Anti-Inflamatory drugs) adalah suatu golongan obat yang memiliki khasiat sebagai Analgetik (pereda nyeri),Antipiretik ( penurun panas) dan Anti-inflamasi ( anti radang) dan merupakan obat yang paling banyak diresepkan dan merupakan obat pilihan pertama nyeri inflamasi lainnya karena dapat mengurangi nyeri bersadasarkan gejala.terdapat beberapa jenis NSAID yang sudah populer di telinga masyarakat diantaranya Ibuprofen, asam mefenamat,parasetamol dan endometasin.setiap jenis NSAID memberi efek samping dan keuntungan.efek NSAID bisa dikaitkan dengan mekanisme aksi dengan menggunakan NSAID untuk pasien GOUT dan COVID harus di perhatikan .Arthritis gout merupakan salah satu penyakit metabolik yang di tandai dengan meningkatnya konsentrasi asam urat (hiperuresemia) sedangkan COVID-19 adalah penyakit yang disebabkan oleh turunan coronavirus baru yang ditularkan melalui kontak langsung dengan percikan dari saluran napas orang yang terinfeksi (yang keluar melalui batuk dan bersin).
Pengaruh NSAIDS Sebagai Golongan Non-Opiod pada Pasien Gout: Review Literatur Casey Clarissa Gondo; Florence Pribadi; Nur Aini; Glenn Gilang Manyering; Intan Murni Arifah; Zefanja Andera Gondo
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 12 No 4 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.218 KB)

Abstract

Gout adalah penyakit dengan peradangan akut atau kronis dan kerusakan jaringan yang disebabkan oleh pengendapan kristal monosodium urat (MSU) di sendi tulang, ginjal dan situs subkutan. Obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) termasuk inhibitor selektif siklooksigenase-2 (COX-2) (COXIBs) biasanya di gunakan untuk mengobati asam urat akut. Obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) merupakan kelas obat yang disetujui FDA yang di gunakan sebagai agen antipiretik, antiinflamasi dan analgesik. Untuk mengetahui efikasi dan keamanan obat antiinflamasi non steroid (NSAID) pada gout. Referensi diperoleh melalui tinjauan literatur mengenai obat antiinfalamasi non steroid (NSAID). Pencarian di lakukan melalui database PubMed, NCBI, Journal untuk mengidentifikasi artikel dengan kata kunci “NSAID For Gout”, “Analgesik non-opioid”. Serta dilanjutkan dengan diskusi panel pada kelompok kerja yang terdiri dari seluruh anggota kelompok. Diskusi dan kesepakatan berhasil menyusun topik pembahasan pada golongan non opioid dengan memilih jenis NSAIDs. Melalui data yang diperoleh dari Buku Pedoman Diagnosis dan Pengelolaan GOUT, tata laksana daengan tujuan pencegahan serangan gout akut diberikan selama 6 bulan sejak awal pemberian terapi penurun kadar asam urat dengan menggunakan NSAIDs dosis rendah pada pasien yang mengalami intoleransi atau kontraindikasi kolkisin. Semua pilihan obat untuk menurunkan kadar serum asam urat dimulai dengan dosis rendah dan titrasi dosis meningkat sampai tercapai kadar asam urat <6 mg/dL dan bertahan sepanjang hidup. Untuk menilai tingkat efikas dan keamanan NSAIDs sendiri pada pasien GOUT, tata laksana harus diberikan sesuai dengan Algoritma Rekomendasi Pengelolaan yang dimulai dari pengecekan kadar asam urat serum, dan apabila hasilnya di atas 6 mg /dL, pasien harus memulai terapi pencegahan dengan terapi penurun kadar serum urat.
Penerapan Model 5A oleh Dokter Gigi dalam Konseling Berhenti Merokok Sabrina Intan Zoraya; Abdillah Adipatria B. Azhar
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 12 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Supp Juli 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.843 KB)

Abstract

Salah satu upaya untuk membantu perokok menghentikan kebiasaan merokok adalah konseling. Konseling berhenti merokok tidak hanya dapat diterapkan oleh dokter tetapi juga oleh dokter gigi. Telaah sistematis ini bertujuan untuk membahas penelitian-penelitian tentang penerapan model 5A oleh dokter gigi dalam konseling berhenti merokok. Pencarian database dilakukan pada Pubmed, ScienceDirect, dan Wiley Online Library dengan rentang waktu penerbitan tahun 2011-2021. Kata kunci yang digunakan adalah “dentist”, “ask”, “advise”, “asses”, “assist”, “arrange”, dan “smoke”. Alur inklusi dan eksklusi artikel ditunjukkan dalam bentuk diagram berdasarkan PRISMA. Kualitas metodologis dan risiko bias penelitian dari artikel yang layak ditelaah dinilai berdasarkan JBI Critical Appraisal Checklist for Studies Reporting Prevalence Data. Pencarian database dan pencarian sitasi masing-masing mendapatkan 439 hasil dan 3 hasil. Hasil akhir diperoleh 7 artikel yang layak ditelaah. Ketujuh penelitian selaras mengungkapkan bahwa proporsi dokter gigi yang menerapkan 5A tidak ada yang mencapai 100%. Hal ini dipengaruhi oleh berbagai hambatan seperti “penolakan pasien”, “waktu”, “tidak ada pelatihan”, “kurang pengetahuan”, “tidak ada fasilitas pelatihan di tempat praktik”, perujukan”, “kurang dukungan organisasi”, “kurang percaya diri”, “tidak ada kompensasi biaya”, dan “kurang tertarik”. Hambatan yang dirasakan dokter gigi dalam menerapkan 5A dapat diatasi melalui komunikasi efektif, manajemen waktu yang efisien, dukungan organisasi dalam menyediakan pelatihan konseling berhenti merokok, dan kompensasi biaya. Model 5A belum diterapkan secara komprehensif oleh dokter gigi. Penelitian observasional lebih lanjut dengan sampel yang lebih besar dan penelitian eksperimental tentang penerapan 5A setelah dokter gigi mendapatkan pelatihan perlu dilakukan.
Hubungan Pemberian Susu Formula dengan Kejadian Diare pada Bayi Usia 0-6 Bulan Galbi Widad; Ananta Fittonia Benvenuto; Ronanarasafa Ronanarasafa; Made Supartha
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 12 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Supp Juli 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.969 KB)

Abstract

Penyakit diare masih menjadi masalah global dengan derajat kesakitan dan kematian yang tinggi di berbagai negara berkembang, dan juga sebagai salah satu penyebab utama tingginya angka kesakitan dan kematian anak di dunia. WHO merekomendasikan ASI Eksklusif untuk bayi sampai umur 6 bulan dan kemudian dilanjutkan bersama makanan pendamping ASI sampai bayi berumur 2 tahun atau lebih. Susu formula merupakan salah satu jenis makanan prelaktal yang sering diberikan pada neonatus. Untuk mengetahui hubungan pemberian susu formula dengan kejadian diare pada bayi usia 0-6 bulan di Puskesmas Karang Pule Kota Mataram. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif analitik observasional dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah studi cross sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik purposive sampling. Penelitian dilakukan di Puskesmas Karang Pule Kota Mataram pada bulan November – Desember 2021. Sampel penelitian sebanyak 78 responden. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji Chi-Square. Responden yang tidak diberi susu formula dan tidak menderita diare sebanyak 23 orang (74,2%). Responden yang diberi susu formula dan tidak menderita diare sebanyak 8 orang (25,8%). Sedangkan responden yang tidak diberi susu formula namun menderita diare sebanyak 22 orang (53,2%), dan responden yang diberi susu formula dan menderita diare sebanyak 25 orang (46,8%). Berdasarkan p value yang didapat melalu uji chi square dengan tabel 2x2 didapatkan p value (0,017) < α (0,05). Adanya hubungan yang bermakna antara pemberian susu formula dengan kejadian diare pada bayi usia 0-6 bulan di Puskesmas Karang Pule Kota Mataram.
Hubungan Usia Lanjut dengan Lama Rawat Inap dan Mortalitas Pasien Covid-19 Rumah Sakit Umum Daerah Kota Mataram Halia Wanadiatri; Lalu Azid Airlangga; Rizky Irawan; Kadek Dwi Pramana
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 12 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Supp Juli 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.833 KB)

Abstract

COVID-19 merupakan penyakit infeksi sistem pernafasan manusia dan sangat menular yang dapat menyebabkan disfungsi pernafasan hingga menyebabkan kematian. Pasien usia lanjut yang terinfeksi COVID-19 memerlukan rawat inap, dengan mengetahui lama rawat inap membuat petugas kesehatan dapat memperkirakan lamanya tinggal di rumah sakit dan mengidentifikasi faktor yang terkait seperti jenis kelamin, dan komorbid. Pasien usia lanjut yang meninggal akibat terinfeksi COVID-19 dapat diakibatkan oleh faktor komorbid, dan pelayanan kesehatan yang kurang maksimal. Mengetahui hubungan usia lanjut dengan lama rawat inap dan mortalitas pasien COVID-19 di RSUD Kota Mataram. Jenis dan analisis data penelitian ini adalah kuantitatif analitik observasional, dengan disain cross sectional. Sampel diambil berdasarkan data rekam medis di RSUD Kota Mataram menggunakan teknik purposive sampling yang membutuhkan miminal 96 sampel. Penelitian ini menggunakan 115 sampel. Analisis data univariat digunakan untuk mengetahui distribusi frekuensi masing-masing variabel dan analisis data bivariat menggunakan uji chi-square untuk mengetahui hubungan signifikansi antar variable. Terdapat hubungan antara usia lanjut dengan lama rawat inap dan mortalitas pasien COVID-19 di RSUD Kota Mataram.
Hubungan Dukungan Keluarga terhadap Kualitas Hidup Pasien Skizofrenia yang Berkunjung di RS Jiwa Muhammad Astro Perdana; Yolly Dahlia; Musyarrafah Musyarrafah; Dany Karmila; I Ketut Arya Santosa
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 12 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Supp Juli 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.897 KB)

Abstract

Skizofrenia merupakan gangguan jiwa yang masih menjadi masalah yang krusial di Indonesia. Data Riskesdas 2018 bahwa terdapat 7 juta penduduk indonesia terkena Skizofrenia, dan NTB berada diposisi ketiga dengan kasus skizofrenia terbanyak setelah Bali, dan DIY. Peningkatan kasus Skizofrenia terjadi karena adanya kendala dalam upaya pengobatan, salah satunya yaitu adanya stigma buruk dalam keluarga. Adanya stigma buruk tersebut yang menuntut untuk peningkatan kualitas hidup dari pasien Skizofrenia. Kualitas hidup pasien Skizofrenia erat kaitannya dengan disabilitas yang dialaminya berupa perubahan kognitif dan persepsi dalam menjalani kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Dukungan Keluarga terhadap Kualitas Hidup pasien Skizofrenia yang berkunjung di RSJ Mutiara Sukma NTB. Penelitian ini dilakukan di RSJ Mutiara Sukma, NTB menggunakan desain analitik observasional, dengan rancangan cross sectional. Penelitian ini menilai dukungan keluarga dan kualitas hidup pasien Skizofrenia dengan lembar kuesioner yang sudah di uji validasi dan realibitas sebelumnya. Sampel penelitian ini berjumlah 74 responden. Analisis data menggunakan SPSS Versi 23. Hasil dari penelitian ini didominasi oleh dukungan keluarga baik dan kualitas hidup pasien Skizofrenia yang baik (61,7%). Hasil analisis menunjukan adanya hubungan yang signifikan antara Dukungan Keluarga terhadap Kualitas hidup Pasien Skizofrenia yang berkunjung di RSJ Mutiara Sukma NTB (P-value = 0,024, r = 0,231). Terdapat hubungan antara Dukungan Keluarga terhadap Kualitas Hidup pasien Skizofrenia yang berkunjung di RSJ Mutiara Sukma, NTB.
Kasus Malaria di Puskesmas Amban Manokwari Papua Barat Nurlaili Farida Muhajir; Fitri Nadifah; Trisno Agung Wibowo; Yola Ramadhani
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 12 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Supp Juli 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.35 KB)

Abstract

Penyakit malaria merupakan permasalahan global. Malaria yang ditularkan kepada manusia melalui gigitan nyamuk Anopheles betina, mengancam jiwa dan dapat menimbulkan kematian. Indonesia mempunyai beberapa wilayah endemis penyakit ini. Insidensi tertinggi ditemukan di Provinsi Papua dan Papua Barat, dengan API (annual parasite incidence) per 1000 penduduk pada tahun 2017 yaitu 59,00 dan 14,97. Untuk mengetahui jumlah persentase kasus malaria serta gambaran perilaku pencegahan terhadap gigitan nyamuk di desa endemik malaria yaitu kabupaten Amban, Manokwari, Papua Barat. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Subjek penelitian sejumlah 80 responden yang diduga terinfeksi malaria dan melakukan pemeriksaan darah di laboratorium Puskesmas Amban Kabupaten Manokwari Papua Barat. Pengambilan spesimen darah kapiler, pembuatan preparat sediaan malaria serta pewarnaan dengan pewarna Giemsa, dilakukan pada bulan Juni-Juli 2019 di Laboratorium Puskesmas Amban, sedangkan pembacaan preparat dilakukan di Laboratorium Klinik STIKES Guna Bangsa Yogyakarta. Analisis data disajikan dalam bentuk tabel dan narasi. Dari 80 preparat yang diperiksa, ditemukan sampel yang positif malaria sebanyak 42 subjek (52,5%) dan negatif malaria sebanyak 38 subjek (47,5%). Spesies penyebab malaria adalah Plasmodium falciparum sebanyak 41 subjek (97,6%) dan Plasmodium vivax sebanyak 1 subjek (2,4%). Perilaku pencegahan dari gigitan nyamuk subjek terinfeksi malaria menunjukkan bahwa 39 subjek (48,7%) tidak menggunakan repelan; 25 subjek (31,3%) melakukan aktivitas di luar rumah pada malam hari. Persentase tertinggi kasus malaria di Puskesmas Amban disebabkan oleh spesies Plasmodium falcifarum. Faktor perilaku pencegahan gigitan nyamuk yang diduga berperan dalam terjadinya infeksi adalah tidak menggunakan repelan dan melakukan aktivitas di luar rumah pada malam hari.
Instalasi Sistem Informasi Manajemen Klinik - Doctor Tool di Amal Usaha Kesehatan ‘Aisyiyah sebagai Bentuk Kontribusi FKK UMJ terhadap Penguatan Fasilitas Kesehatan Tingkat Primer Oktarina Oktarina; Dayu Swasti Kharisma; Farsida Farsida; Pitut Aprilia; Rike Syahniar; Salma Mardhiyana; Septiana Cahya Nugraha
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 12 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Supp Juli 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (669.728 KB)

Abstract

Sejak diterapkannya Jaminan Kesehatan Nasional, Fasilitas Kesehatan Tingkat Primer (FKTP) dituntut untuk bekerjasama dengan BPJS. Selain itu, FKTP Amal Usaha Kesehatan ‘Aisyiyah (AUKESA) perlu menunjukkan kinerjanya kepada PP ‘Aisyiyah. Sistem Informasi Manajemen (SIM) merupakan salah satu prasarana utama dalam penyelenggaraan pelayanan untuk menunjukkan kinerja disertai bukti yang otentik, valid, dan real time. Instalasi SIM Klinik Doctor Tool dipilih karena memberikan fitur bridging dengan kebutuhan PCare-BPJS sekaligus dapat menyajikan laporan berkala untuk pemantauan performa oleh PP ‘Aisyiyah. Kegiatan ini dilakukan selama 1 tahun oleh inisiasi FKK UMJ dengan kegiatan rapat koordinasi, instalasi SIM Klinik Doctor Tool, dan pelatihan SDM. Modul Doctor Tool yang diinstalasi ini adalah pendaftaran pasien, layanan antrian, pemeriksaan awal, rekam medis dokter, depo farmasi, dan billing. Modul Rekam Medis Dokter sudah mengadopsi Problem Oriented Medical Record mencakup assesmen sesuai ICD10, ICPC2, serta mengakomodir diagnosis holistik, tindakan medis, peresepan, pemeriksaan lab, surat sehat/sakit, rujukan/rujuk balik, dan perencanaan lainnya. Fitur yang dapat dimanfaatkan oleh PP ’Aisyiyah adalah Dashboard yang dirancang untuk melihat performa dan utilisasi klinik. Laporan yang diterbitkan meliputi rekapitulasi peserta terdaftar, statistik kunjungan, demografi, obat, laba-rugi, dan laporan sesuai ketentuan BPJS. Manfaat yang diperoleh bagi FKTP adalah meningkatknya produktifitas, terbukanya kanal pasien baru, efisiensi waktu kerja, integrasi dengan PCare-BPJS, dan kesesuaian dengan standar akreditasi klinik. Sedangkan, manfaat yang diterima oleh PP ‘Aisyiyah adalah pemantauan performa AUKESA dan deteksi dini apabila diperlukan pendampingan teknis lebih lanjut. AUKESA yang baik dapat dimanfaatkan secara mutual bersama institusi pendidikan untuk menjadi wahana pendidikan pelayanan kesehatan tingkat primer.

Page 71 of 118 | Total Record : 1175


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 15 No 4 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2025 Vol 15 No 3 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2025 Vol 15 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2025 Vol 15 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2025 Vol 14 No 4 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2024 Vol 14 No 3 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2024 Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2024 Vol 14 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2024 Vol 13 No 4 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2023 Vol 13 No 3 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2023 Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2023 Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2023 Vol 12 No 4 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Supp Oktober 2022 Vol 12 No 4 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2022 Vol 12 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2022 Vol 12 No 3 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Supp Juli 2022 Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2022 Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Supp April 2022 Vol 12 No 1 (2022): Supp Januari 2022 Vol 12 No 1 (2022): Januari 2022 Vol 11 No 4 (2021): Supp Oktober 2021 Vol 11 No 4 (2021): Oktober 2021 Vol 11 No 3 (2021): Juli 2021 Vol 11 No 2 (2021): Supp April 2021 Vol 11 No 2 (2021): April 2021 Vol 11 No 1 (2021): Supp Januari 2021 Vol 11 No 1 (2021): Januari 2021 Vol 10 No 4 (2020): Oktober 2020 Vol 10 No 3 (2020): Juli 2020 Vol 10 No 2 (2020): April 2020 Vol 10 No 1 (2020): Januari 2020 Vol 9 No 4 (2019): Oktober Vol 9 No 3 (2019): Juli Vol 9 No 2 (2019): April Vol 9 No 1 (2019): Januari Vol 8 No 2 (2018): Oktober Vol 8 No 1 (2018): April Vol 7 No 2 (2017): Oktober Vol 7 No 1 (2017): April Vol 6 No 2 (2016): Oktober Vol 6 No 1 (2016): April Vol 5 No 2 (2015): Oktober Vol 5 No 1 (2015): April Vol 4 No 2 (2014): Oktober Vol 4 No 1 (2014): April Vol 3 No 2 (2013): Oktober More Issue