cover
Contact Name
Yopi Arianto
Contact Email
yopiarianto@kahuripan.ac.id
Phone
+6281334767978
Journal Mail Official
ejurnal@kahuripan.ac.id
Editorial Address
Jl. Soekarno Hatta No. 1 Pelem Pare Kediri
Location
Kab. kediri,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL KOULUTUS
ISSN : 26206277     EISSN : 26206285     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal of Koulutus is published twice a year (March and September), contains research or reviewing on Education and learning.The authors may discuss about the teaching culture, teaching method and others teaching matters in every education levels. Journal of Koulutus is managed by LPPM of University of Kahuripan Kediri.
Articles 296 Documents
PROFIL TINGKAT KESEGARAN JASMANI ATLET BOLAVOLI PUTRA JUARA 1 KEJURDA U 17 SURABAYA 2018 Sugeng, Imam
JURNAL KOULUTUS Vol. 1 No. 2 (2018): JURNAL KOULUTUS
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui profil tingkat kesegaran jasmani atlet bolavoli putra U 17 mitra utama yang menjuarai kejuaran antar daerah se jawatimur tahun 2018. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei dengan menggunakan tes Tes Kesegaran Jasmani Indonesia (TKJI). Populasinya adalah seluruh atlet putra mitra utama yang mengikuti kejuaraan U 17. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling dengan jumlah 12 atlet putra. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah menggunakan statistik deskriptif. Statistik deskriptif adalah statistik yang digunakan untuk menganalisis data dengan cara mendeskriptifkan atau menggambarkan data yang telah terkumpul. Berdasarkan hasil penelitian terhadap 12 atlet putra mitra utama U 17 yang melakukan tes TKJI dan berdasarkan Norma keputusan yang digunakan yaitu dengan cara mengumpulkan semua data yang diperoleh dan di masukkan pada norma TKJI setelah itu akan mendapatkan hasil tingkat kebugaran jasmani dari setiap atlet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) Tingkat kesegaran jasmani Atlet Bolavoli Putra Juara 1 Kejurda U 17 Mitra Utama Kediri diketahui terdapat 8 atlet memiliki tingkat kesegaran jasmani kategori sangat baik dengan persentase 66.7%, dan terdapat 4 atlet memiliki tingkat kesegaran jasmani kategori baik dengan persentase 33.3%, dan tidak atlet yang memiliki tingkat kesegaran jasmani dalam kategori sedang, kurang serta kurang sekali. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasannya, maka dapat diambil suatu simpulan sebagai berikut: untuk menjadi juara 1 dalam kejuaran daerah atlet bolavoli U 17 harus mempunyai kesegaran jasmani kategori sangat baik dengan persentase 66.7% dan kategori baik dengan persentase 33.3%, dan tidak atlet yang memiliki tingkat kesegaran jasmani dalam kategori sedang, kurang serta kurang sekali. Kata kunci : Profil, kebugaran jasmani, atlet bolavoli.
MODEL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI MA’HAD ISLAM THAILAND. (STUDI KASUS: MA’HAD ASSAADAH JUJOR PROVINSI NARATHIWAT THAILAND SELATAN) Mama, Rufaidah; Katni, Katni; Laksana, Sigit Dwi
JURNAL KOULUTUS Vol. 1 No. 2 (2018): JURNAL KOULUTUS
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan suatu hal yang sangat penting bagi setiap orang. Meskipun masyarakat Islam menjadi minoritas muslim di Thailand, masyarakat tidak pernah putus asa dan tetap berkeyakinan bahawa pendidikan sangatlah penting bagi masa dapan yang akan datang, karena hal tersebut peneliti menganbil judul Model Pendidikan Agama Islam Di Ma’had Islam Thailand.(StudiKasus: Ma’had Assaadah Jujor Provinsi Narathiwat Thailand Selatan). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis secara kritis tentang pendidikan agama Islam di Ma’had Assaadah Jujor Provinsi Narathiwat Thailan Selatan (Tujuan Model dan Metode pendidikan di thailand). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan mengambil data di Ma’had Assaadah Jujor Provinsi Narathiwat Thailan Selatan. Pengumpulan data menggunakan beberapa metode yaitu observasi, intetview dan dokumentasi. Kemudian analisis data dengan memberikan makna terhadap data yang berhasil di kumpulkan. Subjek penelitian yang menjadi subjek dan sekaligus sumber informasi, adalah Kepala Ma’had Assaadah, ustaz ustazah dan peserta didik. Hasil Penelitianmenunjuk bahwa 1) Model pendidikan Agama Islam yang digunakan baik dari bidang keagamaan, bidang bahasa dan sosial. 2) pelaksanaan metode yang dilaksanakan oleh para guru dalam melaksanakan proses belajar mengajar, adalah metode ceramah, tanya jawab, hafalan, diskusi, pemberian tugas, kisah. Namun metode yang sering digunakan oleh para ustaz dan ustazah adalah metode ceramah dan metode tanya jawab. 3) evaluasi pembelajaran sebagai tolak ukur dari kemampuan siswa untuk memahami materi dalam kelas. evaluasi yang dilakukan untuk kehadiran, tugas dan keaktifan masing-masing bernilai 10% ,untuk hafalan atau makalah bernilai 20% sedangkan ujian akhir sebesar 50% dari total nilai 100% diantaranya evaluasi kelas, ujian akhir dan ujian nasional. Kata kunci: Model Pendidikan, Pelaksanaan Pendidikan, Evaluasi Penbelajaran
EVALUASI PROGRAM PENGALAMAN LAPANGAN INDUSTRI MODEL CIPP PENDIDIKAN TEKNIK INFORMATIKA DAN KOMPUTER FKIP UNIVERSITAS PUTRA INDONESIA YPTK PADANG Menrisal, Menrisal
JURNAL KOULUTUS Vol. 1 No. 2 (2018): JURNAL KOULUTUS
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan bagaimana konteks(context), masukan (input), proses (process) dan hasil (Product) pelaksanaan Pengalaman Lapangan Industri (PLI) Prodi. Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer FKIP Universitas Putra Indonesia “YPTK” Padang. Jenis penelitian yang digunakan adalah kombinasi (Mixed Methods) kuantitatif dan kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif evaluatif. Penelitian menggunakan model evaluasi CIPP konteks (context), masukan (input), proses (process) dan hasil (Product). Populasi dalam penelitian ini adalah Ketua Prodi PTIK FKIP UPI “YPTK”, Kepala UHI, Dosen pembimbing, Teknisi labor, pihak perusahaan/industri, mahasiswa. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan angket, wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Untuk menjamin keabsahan data hasil penelitian digunakan teknik triangulasi. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif dan data kualitatif model interaktif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa kontek (context) dalam program praktik kerja industri Mahasiswa Prodi. Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer FKIP Universitas Putra Indonesia “YPTK” Padang ditinjau dari tujuan program PLI dinilai baik dan lingkungan program PLI dinilai cukup. Masukan (input) ditinjau dari sarana dan prasarana pendukung dinilai cukup, sumber dana dinilai cukup, relevansi program dinilai cukup, arahan dan bimbingan dari Kampus dan Perusahaan/Industri dinilai cukup, SDM Mahasiswa dinilai cukup. Proses (process) pelaksanaan program PLI yang terdiri dari persiapan program dinilai baik, pelaksanaan program dinilai cukup, monitoring pelaksanaan program dinilai cukup, hambatan pelaksanaan program dinilai baik. Hasil (Product) yang telah dicapai pada pelaksanaan program PLI setelah ditinjau dari evaluasi terhadap program PLI dinilai baik. Kata Kunci: Evaluasi Kontek, Masukan, Proses, Hasil, PLI
FAKTOR-FAKTOR KECERDASAN EMOSIONAL YANG MEMENGARUHI KINERJA GURU SD PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHRAGA Iswahyudi, Nanda
JURNAL KOULUTUS Vol. 1 No. 2 (2018): JURNAL KOULUTUS
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan memiliki peranan penting untuk meningkatkan mutu dan kualitas sumber daya manusia.Berhasil atau tidaknya suatu bangsa terletak pada seberapa besar kualitas pendidikannya.Seorang guru yang baik adalah guru yang mampu mewujudkan suasana pembelajaran yang menyenangkan serta dituntut untuk memiliki kinerja yang berkualitas.Pendidikan jasmani menggunakan pendekatan interdisipliner, karena melibatkan ilmu anatomi, fisiologi dan psikologi. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisa tentang hubunganpositif faktor-faktor kecerdasan emosi diantaranya mengenali emosi, mengelola emosi, memotivasi diri sendiri, mengenali emosi orang lain dan membina hubungan terhadap kinerja guru pendidikan jasmani dan olahraga, yang dilakukan di Surabaya I. Penelitian yang dilakukan adalah kuantitatif dengan metode penelitian noneksperimen. Variabel terdiri dari lima independent dan satu variabel dependent. Analisis yang digunakan oleh peneliti adalah regresi linier berganda dan proses pengambilan data dilakukan dengan angket skala Likertdengan data diolah menggunakan bantuan program SPSS 17. Hasil analisis diatas dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara faktor-faktor kecerdasan emosi, diantaranya mengenali emosi diri, mengelola emosi, membina hubungan dan secara simultan faktor kecerdasan emosi berhubungan. Sedangkan faktor kecerdasan emosi yakni memotivasi diri dan mengenali emosi orang lain tidak berhubungan. Kata Kunci: Kecerdasan Emosi, Kinerja Guru
KONTRIBUSI BIMBINGAN KARIER DAN PRAKTIK KERJA INDUSTRI TERHADAP KESIAPAN KERJA SISWA Suprianto, SUPRIANTO
JURNAL KOULUTUS Vol. 2 No. 1 (2019): JURNAL KOULUTUS
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh bervariasinya data kesiapan kerja siswa. Bimbingan karier dan praktik kerja industri merupakan faktor yang diduga mempengaruhi kesiapan kerja siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) bimbingan karier, (2) praktik kerja industri, (3) kesiapan kerja siswa, (4) kontribusi bimbingan karier terhadap kesiapan kerja siswa, (5) kontribusi praktik kerja industri terhadap kesiapan kerja siswa, dan (6) kontribusi bimbingan karier dan praktik kerja industri secara bersama-sama terhadap kesiapan kerja siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif jenis deskriptif korelasional. Populasi penelitian adalah siswa kelas XII SMK Negeri 9 Padang berjumlah 292 siswa, sampel berjumlah 169 siswa, yang dipilih dengan teknik ProportionalRandom Sampling. Instrumen yang digunakan adalah skala dengan menggunakan model skala Likert. Data penelitian dianalisis dengan statistik deskriptif, regresi sederhana, dan regresi ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) bimbingan karier rata-rata berada pada kategori baik, (2) praktik kerja industri rata-rata berada pada kategori baik, (3) kesiapan kerja siswa rata-rata berada pada kategori sangat siap, (4) bimbingan karier berkontribusi secara signifikan terhadap kesiapan kerja siswa, (5) praktik kerja industri berkontribusi secara signifikan terhadap kesiapan kerja siswa, dan (6) bimbingan karier dan praktik kerja industri secara bersama-sama berkontribusi secara signifikan terhadap kesiapan kerja siswa. Kata Kunci: Bimbingan Karier; Kesiapan Kerja; Praktik Kerja Industri
PERANCANGAN DAN PEMBUATAN MODUL PEMBELAJARAN ELEKTRONIK BERBASIS PROJECT BASED LEARNING MATA PELAJARAN SIMULASI DIGITAL SMKN 8 PADANG Menrisal, Menrisal; Yunus, Yuliawati; Rahmadini, Nurul Sari
JURNAL KOULUTUS Vol. 2 No. 1 (2019): JURNAL KOULUTUS
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan (Research & Development) yang mengacu pada 4D Model dengan tahapan yang dilalui dalam penlitian ini adalah tahap pendefinisian, tahap perancangan, tahap pengembangan, dan tahap penyebaran. Pengambilan data dilakukan kepada pengguna Modul Pembelajaran Elektronik. Sampel penelitian berjumlah 32 siswa kelas X SMK Negeri 8 Padang. Pengujian untuk penelitian ini adalah uji validitas, uji praktikalitas, dan efektifitas. Hasil uji validitas oleh para ahli secara keseluruhan penilaian uji validitas terhadap Modul Pembelajaran Elektronikberbasis Project BasedLearning pada mata pelajaran Simulasi Digital Kelas X SMK Negeri 8 Padang sebesar 86,86%, sehingga tingkat validitas dapat di interprestasikan valid digunakan. Hasil penilaian uji praktikalitas secara keseluruhan penilaian praktikalitas terhadap Modul Pembelajaran elektronikberbasis Project Based Learning pada mata pelajaran simulasi digital Kelas X SMK Negeri 8 Padang sebesar 91,08%, sehingga tingkat praktikalitasnya dapat di interprestasikan sangat praktis digunakan.Hasil penilaian uji efektifitas secara keseluruhan penilaian efektifitas terhadap Modul Pembelajaran elektronik berbasis Project Based Learning pada mata pelajaran simulasi digital Kelas X SMK Negeri 8 Padang sebesar 90,08% sehingga tingkat efektifitasnya dapat di interprestasikan sangat baik digunakan. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi nilai validitas, praktikalitas, dan efektifitas suatu produk maka akan semakin layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Kata Kunci: Modul, Project Based Learning, Simulasi Digital
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN “JIGSAW” PADA MATERI PERKAWINAN PADA SUBMATERI HUKUM ISLAM SEMESTER TIGA Su'udiyah, Ulfah
JURNAL KOULUTUS Vol. 2 No. 1 (2019): JURNAL KOULUTUS
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hukum Islam adalah sebuah mata kuliah yang menawarkan tantangan bagi dosen pengajar. Tantangan tersebut timbul dari latar belakang mahasiswa yang beragam dalam memahami hukum islam. Salah satu tema hukum Islam yang menarik adalah tentang perkawinan. Tema ini diajarkan di semester 5 yang mana mahasiswanya semua masih belum menikah sehingga mereka akan mendapatkan sebuah pengetahuan baru tentang perkawinan. Tema pernikahan mempunyai beberapa sub-tema yang bisa dijadikan bahan bagi mahasiswa untuk belajar dengan lebih efektif. Dalam tema perkawinanan terdapat beberapa sub – tema yang bisa dijadikan bahan bagi mahasiswa untuk presentasi dan berdiskusi. Banyaknnya sib – tema inilah yang membuat peneliti memilih untuk menerapkan metode pembelajaran jigsaw yang bisa menfasilitasi mahasiswa untuk mempresentasikan sub – tema yang telah dipelajari. Penerapan jigsaw berjalan dengan lancar karena kelompok mahasiswa telah mempelajari dan mempersiapkan diri sebelumnya. Hasil dari penelitianini sesuai dengan tujuan dari penelitian yaitu untuk menemukan model pembelajaran yang tepat untuk materi yang mempunyai banyak sub-tema. Mahasiswa menjadi lebih aktif untuk mencari materi, menyusun materi, mempresentasikan tema dan yang terpenting mahasiswa berdikusi tentang materi perkawinan dalam situasi yang menyenangkan. Sementara peran dosen dalam proses penerapan jigsaw, dosen hanya berperan sebauh controller. Seminggu setelah penerapan model pembelajaran Jigsaw, peneliti melaksanakan sebuah evaluasi test dengan hasil yang memuaskan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah materi kuliah dengan banyak sub – tema akan lebih efektif dengan metode pembelajaran jigsaw karena tiap sub –tema dipelajari dan dipresentasikan oleh mahasiswa. Kata Kunci: metode pembelajaran Jigsaw, hukum Islam, materi perkawinan
PENGEMBANGAN MODEL LATIHAN FARTLEK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN FISIK PEMAIN BOLAVOLI (Studi Pengembangan pada Pemain Bola voli Putra Tingkat Intermediet di Kota Kediri) Muharram, Nur Ahmad; Kurniawan, Wing Prasetya
JURNAL KOULUTUS Vol. 2 No. 1 (2019): JURNAL KOULUTUS
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah belum adanya model-model latihan fartlek secara khusus yang diberikan untuk pemain bola voli putra tingkat intermediet di Kota Kediri. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyusun model latihan fartlekyangbaik, melaksanaan uji coba produk pengembangan, dan melaksanaan uji efektifitas produk untuk mengetahui hasil uji keefektifan model latihan fartlek untuk peningkatan kemampuan fisik pemain bola voli putra tingkat intermediet di Kota Kediri.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian iniadalah “metode penelitian pengembangan, (Research andDevelopment)”. Hasil penelitian yang pertama adalah analisis kebutuhan dengan menggunakan metode wawancara untuk mengetahui permasalahan kemampuan fisik para pemain tingkat intermediet di Kota Kediri, dari hasil wawancara diketahui bahwa latihan kemampuan fisik tidak menggunakan metode latihan fartlek. Setelah melalui empat tahapan penelitian, dapat disimpulkan bahwa produk terbukti efektif meningkatkan kemampuan fisik pemain bola voli putra tingkat intermediet di Kota Kediri. Kata Kunci: Latihan fartlek, Bolavoli, Program Latihan,intermediet, produk.
PERANAN MUSYAWARAH GURU MATA PELAJARAN (MGMP) TERHADAP KOMPETENSI GURU MATEMATIKA DI TINGKAT SMA Andriani, Wiwik; Natsir, Irmawaty
JURNAL KOULUTUS Vol. 2 No. 1 (2019): JURNAL KOULUTUS
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan guru dalam penerapan MGMP. Untuk mengetahui peranan guru matematika dalam mencapai guru professional. Untuk mengetahui peranan MGMP terhadap profesionalitas guru matematika.Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yaitu mendeskripsikan peranan musyawarah guru mata pelajaran (MGMP) terhadap kompetensi guru matematika di tingkat SMA. Fokus penelitian ini adalah: peranan MGMP terhadap kompetensi kepribadian, kompetensi pedagogik, kompetensi professional, dan kompetensi sosial guru matematika di SMA. Subjek penelitian ini adalah guru-guru yang mengajar di SMA negeri 1 Sungguminasa yang aktif mengikuti kegiatan MGMP. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri. dikarenakan, peneliti sendiri yang merencanakan apa saja yang ditanyakan kepada subyek penelitian dalam wawancara. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, tes penguasaan dan wawancara yang dilakukan kepada subjek penelitian. Penelitian ini menggunakan triangulasi teknik dengan teknik analisis data yang dilakukan adalah menggunakan analisis perbandingan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan MGMP berperan bagi kompetensi pedagogik guru, yang ditandai dengan kemampuan subjek menjelaskan unsur-unsur yang berkaitan dengan kompetensi pedagogik. Kemudian kegiatan MGMP memiliki peran pada kompetensi kepribadian subjek yang ditandai dari kemampuan subjek memahami manfaat dari kegiatan MGMP pada subjek, dan mampu memahami kelebihan dan kekurangan MGMP. Peran MGMP terhadap kompetensi sosial ditandai dari kemampuan subjek menjaga hubungan komunikasi yang baik terhadap sesama guru, pada pimpinan, dan pada peserta didik. Serta kemampuan subjek memahami masalah dan kondisi peserta didik termasuk kompetensi sosial subjek. Peran MGMP terhadap kompetensi professional subjek ditandai dari kemampuan peserta didik memahami materi pelajaran yang diajarkan, kemampuan menambah wawasan pengetahuan subjek. Hal inilah yang menunjukkan bahwa MGMP memberikan peranan yang penting bagi kompetensi Guru. Kata kunci: MGMP, Kompetensi pedagogik, sosial, kepribadian, profesional.
KOMPARASI HASIL BELAJAR SISWA ANTARA MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DAN MEDIA ANIMASI DENGAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TANPA MEDIA ANIMASI PADA MATERI IKATAN KIMIA Komisia, Faderina; Leba, Maria Aloisia Uron
JURNAL KOULUTUS Vol. 2 No. 1 (2019): JURNAL KOULUTUS
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini untuk (1). Mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil belajar siswa antara siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dan media animasi dengan siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah tanpa media animasi padamateri ikatan kimia.(2). Mengetahui rata- rata perbedaan hasil belajar siswa antara siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dan media animasi dengan siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah tanpa media animasi pada materi ikatan kimia. Sampel dalam penelitian ini adalah.Siswa kelas X MIPA1 dan XMIPA 2 SMA Negeri 6 Kupang. Desain penelitian yang digunakan adalah posttest only control group design. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t (Independent Samples T-Test) yang dianalisis dengan menggunakan program SPSS 16 pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1). Ada perbedaan hasil belajar siswa antara siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dan media animas idengan siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah tanpa media animasi padamateri ikatankimia (thit > t atau 6,056> 1,999). (2). Hasil belajar siswa yang lebih tinggi adalah siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran berbasis masalah dan media animasi dibandingkan dengan siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran berbasis masalah tanpa media animasi pada materi ikatan kimia (nilai mean 82,0312>79,5625). Kata Kunci: Model Pembelajaran Berbasis Masalah, Media Animasi, Hasil Belajar Siswa, danIkatan Kimia.