cover
Contact Name
Lira Mufti Azzahri Isnaeni
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
prepotifjurnalkesmas.up@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : 26231573     EISSN : 26231581     DOI : https://doi.org/10.31004/prepotif
Core Subject : Health,
PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah bidang kesehatan yang luas seperti kesehatan masyarakat, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Epidemiologi, keperawatan, kebidanan, kedokteran, farmasi, psikologi kesehatan, nutrisi, teknologi kesehatan, analisis kesehatan, sistem informasi kesehatan, hukum kesehatan, rumah sakit manajemen, Ekonomi Kesehatan, Kebijakan Kesehatan, kesehatan lingkungan dan sebagainya.
Articles 2,155 Documents
FAKTOR RISIKO GANGGUAN OTOT DAN TULANG RANGKA AKIBAT KERJA PADA PEKERJA PERKANTORAN: A SYSTEMATIC REVIEW Nurul 'Afifah Hijami; L. Meily Kurniawidjaja
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i1.2972

Abstract

Gangguan otot dan tulang rangka akibat kerja (Gotrak) menjadi salah satu penyakit yang paling umum terjadi. Tujuan studi ini adalah untuk menganalisis faktor risiko gotrak pada pekerja bagian perkantoran. Studi ini merupakan studi systematic review menggunakan metode PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta Analyses) dengan dua mesin penelusuran artikel yaitu PubMed dan Science Direct. Penelusuran dalam studi ini menggunakan kata kunci “Work-related Musculoskeletal Disorder OR MSDs OR Wmsds AND Office Worker”. Variabel faktor risiko gotrak pada pekerja perkantoran yang paling banyak ditemukan yaitu postur janggal, jenis kelamin, usia, faktor psikososial, durasi kerja, desain tempat kerja, tuntutan kerja, lama kerja, dan diikuti beberapa faktor risiko lainnya. Postur janggal, jenis kelamin, dan umur merupakan variabel faktor risiko yang paling banyak ditemukan mempengaruhi kejadian gotrak. Perlu dilakukan pengendalian untuk menurunkan kejadian gotrak pada pekerja perkantoran dengan memperhatikan faktor-faktor variabel yang ada.
IMPLEMENTASI PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN COVID-19 DI PT. XYZ UNIT KEBUN Hanif Bangun Nuranto; Robiana Modjo; Fatma Lestari
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i1.2973

Abstract

Pandemi Covid-19 sejak awal kemunculannya telah memberikan dampak yang signifikan terhadap berbagai sektor, termasuk salah satunya sektor perkebunan. Sebagai salah satu sektor yang sangat menunjang perekonomian nasional, sektor perkebunan diharapkan dapat terus beroperasi terutama dalam masa pandemi Covid-19. PT. XYZ yang bergerak dalam bidang perkebunan kelapa sawit juga terkena dampak langsung dari pandemi Covid-19. Upaya manajemen pencegahan dan pengendalian diterapkan agar dapat mengantisipasi penyebaran Covid-19 di area perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi manajemen pencegahan dan pengendalian infeksi Covid-19 di PT. XYZ unit kebun. Penelitian hanya berfokus pada kegiatan dan kondisi kerja unit perkebunan di PT. XYZ. Penelitian dilakukan menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam terhadap informan kunci dan dokumen penunjang yang digunakan dalam proses triangulasi data. Upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19 di PT. XYZ unit kebun merujuk pada peraturan dan kebijakan induk perusahaan, pemerintah daerah, dan nasional. Perusahaan telah memenuhi beberapa aspek bekerja selama PSBB berlangsung. Pimpinan selalu menekankan komitmen terhadap seluruh level untuk memahami situasi pandemi Covid-19, jalur penyebaran, serta langkah pengendalian dan pencegahannya.  
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI PADA PEKERJA KONSTRUKSI : KAJIAN LITERATUR Nabila Fenelia; Chahya Kharin Herbawani
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i1.2974

Abstract

Terdapat 130.923 kecelakaan kerja mayoritas pada proyek konstruksi di Indonesia. Data ini diambil dari Bina Konstruksi Kementrian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang pada tahun 2019. Salah satu penyebab kecelakaan adalah ketidakpatuhan dalam penggunaan APD. Tujuan penelitian ini ialah mengetahui serta memahami faktor yang berhubungan dengan ketidakpatuhan penggunaan APD pada pekerja konstruksi. Penelitian ini menggunakan metode literatur review dengan menggunakan penelusuran sumber data elektronik Google Schoolar, Emerald, dan PubMed. Publikasi jurnal mulai dari tahun 2016-2021, dengan menggunakan kata kunci: faktor kepatuhan, APD, dan konstruksi dengan kriteria Inklusi yaitu full paper, open access, memiliki ISSN, terpublikasi 5 tahun terakhir, dan menggunakan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Banyak faktor yang dapat berpengaruh terhadap kepatuhan penggunaan APD pada pekerja konstruksi diantaranya umur, masa kerja, sikap, pengetahuan, motivasi kerja, reward dan punishment, ketersediaan APD, komunikasi, dukungan sosial, kebijakan, pelatihan, dan pengawasan. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa faktor predisposisi, faktor pemungkin, faktor pendorong, dan faktor individu berkaitan dengan kepatuhan penggunaan APD pada pekerja. Diharapkan pekerja meningkatkan pengetahuan dan kesadaran akan pentingnya penggunaan APD. Kontraktor harus mengawasi, menjalin komunikasi, dan memastikan ketersediaan APD agar kedepannya pekerja lebih patuh dalam menggunakan APD dan angka kecelakaan kerja dapat diminimalisir. Kata kunci: apd, faktor kepatuhan, konstruksi
IKLIM K3 PADA MASA PANDEMI COVID-19: STUDI KASUS PERUSAHAAN MIGAS Frandy Sinatra Surbakti; Fatma Lestari
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i1.2989

Abstract

Telah terjadi 89 recordable injury dan 41 high potential incidents (HIPO) per 61.12 juta jam kerja pada tahun 2019-2020 pada PT.XYZ, sebuah perusahaan minyak bumi dan gas alam di Balikpapan, dan 24 dari 89 recordable injury terjadi di lapangan ABC. Pada tahun 2021, sampai dengan 30 November 2021, telah terjadi 16 insiden dan 192 kasus terkonfirmasi COVID-19 di lapangan ABC. Penelitian iklim K3 berupa 69 kuesioner online menggunakan Google Form dilakukan untuk mengidentifikasi dimensi iklim K3 pada masa Pandemi COVID-19 berdasarkan faktor risiko terkait COVID-19 yaitu jenis kelamin, umur dan tingkat pendidikan pekerja sehingga rekomendasi perbaikan dapat diberikan. 50 pekerja berpartisipasi dalam penelitian ini yang didominasi oleh pekerja pria 92%, kelompok umur dewasa 80% serta tingkat pendidikan SMA/Sederajat dan D4/S1 sebesar 76%. Uji distribusi normal, uji validitas, uji reliabilitas, uji T dan uji ANOVA menggunakan SPSS 26.0 dilakukan untuk menganalisa data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan hanya terdapat perbedaan signifikan pada elemen Personal Appreciation of Risk pada kelompok umur lansia awal dan terjadi kenaikan tingkat iklim K3 dibandingkan iklim Keselamatan pada penelitian sebelumnya pada tahun 2018. Penelitian ini menunjukkan bahwa para pekerja mempersepsikan bahwa nilai keselamatan sudah terinternalisasi dengan optimal dan tetap perlu dilakukan upaya pemeliharaan dan peningkatan berkelanjutan.
FAKTOR-FAKTOR PSIKOSOSIAL PADA TENAGA KESEHATAN DI MASA SEBELUM DAN SAAT PANDEMI COVID-19 Ageng Priambudi; Dadan Erwandi
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i1.3072

Abstract

The World Health Organization (WHO) has declared the COVID-19 outbreak a public health emergency of international concern (PHEIC) and officially designated as a pandemic outbreak and health workers are the frontline workers in diagnosing and providing care to patients infected with COVID-19. Stress is a form of psychosocial risk, namely a physical and mental response due to an imbalance between demands and abilities. The purpose of this study is to look at Psychosocial Factors in Health Workers in the period before and during the COVID-19 Pandemic. This study used the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews & Meta-Analysis (PRISMA) method systematically. The inclusion criteria in the study included using original studies related to topics published during the COVID-19 pandemic in 2020-2021 while before the COVID-19 pandemic published in 2017-2019, and open access to studies. Factors changes that occur in health workers on psychosocial factors involved before and during the pandemic, including age, gender, job demands, marital status, organizational roles, interpersonal relationships and leadership, and fear of COVID-19 infection. The COVID-19 pandemic has brought changes to the work system of health workers, of course, this affects the psychosocial aspects of health workers. In addition, the COVID-19 pandemic has also brought changes to the psychosocial factors that exist in health workers when compared to before the pandemic. Keywords: Associated factors, Psychosocial Factors, health care workers, COVID-19 pandemic
HUBUNGAN PERSEPSI KETIDAKCUKUPAN DAN PROMOSI SUSU FORMULA DENGAN KEBERHASILAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI UPT PUSKESMAS PAYA LOMBANG Rini Siregar; Aminah Aminah; Rini Karmila; Sumiati Sumiati
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i1.3152

Abstract

Exclusive breastfeeding is Mother's Milk (ASI) given to children from birth to 6 months without touching food or drink, unless there are other indications. according to research [1] Exclusive breastfeeding is breast milk that is given to babies from birth until the baby is 6 months old, without the addition of drinks such as formula milk and other drinks or foods. The purpose of this study was to determine the relationship between perceptions of inadequacy and promotion of formula milk in the success of exclusive breastfeeding. This study uses a quantitative research method with a cross sectional approach, which was conducted in the area of UPT Puskesmas Paya Lombang. All mothers who have children aged 0-6 months (as many as 40 people) are the sample to be studied. The sampling technique used is total sampling from all respondents by collecting all data using a questionnaire instrument. After researching and reviewing all respondents, it can be assessed from the exposure to formula milk promotion by 80%, and the perception of insufficiency (breast milk does not come out) by 42.5%. So the results of this study the researchers gave advice to the health workers of UPT Puskesmas Paya Lombang to provide education and improve health promotion to mothers, husbands, families and communities regarding the importance of exclusive breastfeeding from antenatal care to postnatal care.
PENGARUH REBUSAN DAUN BINAHONG (ANREDERA CARDIFOLIA) TERHADAP KADAR GULA DARAH PADA LANSIA DM TIPE II DI PUSKESMAS KOTA DATAR Flora Sijabat; Rinco Siregar; Marthalena Simamora
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i1.3465

Abstract

Diabetes mellitus (DM) is a metabolic disease that occurs due to damage to insulin secretion and insulin action which can be measured by looking at blood glucose levels. Binahong leaves contain saponins which have insulin-like activity, can inhibit lipolysis, and increase glucose uptake by adipose cells. This study aims to determine the effect of binahong leaf decoction on blood sugar levels in the elderly with type II diabetes mellitus at Kota Datar Public Health Center. Hamparan Perak Sub distict. This study is a quasi-experimental study with a pre and post test only one group design on 22 elderly people at Kota Datar Public Health Center, Hamparan Perak Sub Distict with binahong leaf decoction and the intervention is carried out for 14 days. The paired-test method is used to analyze the different tests for the effect of binahong leaf decoction on blood sugar levels in the elderly before and after the intervention. The results show that the average blood sugar level of the elderly with type II diabetes before being given binahong leaf decoction iss 182.41 mg / dl with an SD value of 31,304, and the lowest blood sugar level is 89 mg / dl and the highest is 201 mg / dl. The average of blood sugar level in the elderly with type II diabetes mellitus after being given binahong leaf decoction is 151.82 with SD value of 31.304, and the lowest blood sugar level is 89 mg / dl and the highest is 201 mg / dl. There is a significant difference in blood sugar levels in the elderly with type II diabetes mellitus at Kota Datar Public Health Center, Hamparan Perak Sub distict with P value = 0.001 (α <0.05). There is a decrease in blood sugar levels in the elderly with type II diabetes. It is Concluded that giving binahong leaf stew can reduce blood sugar levels in the elderly with type II diabetes mellitus at Kota Datar Community Health Center, Hamparan Perak Sub distict.
ANALISIS PENGARUH DIMENSI SAFETY CULTURE TERHADAP SAFETY CULTURE DI INDUSTRI PETROKIMIA Dedi Chandra; Zulkifli Djunaidi
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i1.3622

Abstract

Industri petrokimia merupakan suatu jenis industri yang memiliki tingkat bahaya yang cukup tinggi dan sekitar 17% kecelakaan di industri terjadi di sektor petrokimia dimana sekitar 40% diakibatkan oleh faktor manusia, sehingga dalam menjalankan proses bisnisnya industri petrokimia memerlukan budaya keselamatan yang baik dimana budaya keselamatan sendiri dipengaruhi oleh berbagai dimensi-dimensi. Tujuan dari penulisan ini sendiri adalah untuk mengetahui dimensi-dimensi budaya keselamatan yang dapat memberikan dampak positif terhadap kinerja keselamatan. Studi ini menggunakan metode traditional literature review dengan kata kunci di mesin pencarian sebagai berikut : safety culture in petrochemical, safety culture dimensions in petrochemical, HSE culture in petrochemical, organizational culture in petrochemical, human factor in petrochemical industri. Dari 12 literature yang direview didapatkan 18 dimensi mempengaruhi tingkat kinerja budaya keselamatan di industri petrokimia yang dapat menjadi pertimbangan manajerial untuk ditingkatkan, dimensi tersebut adalah sebagai berikut komitmen manajemen, pelatihan & budaya pelaporan insiden/pertukaran informasi, perilaku/sikap risiko & keselamatan pekerja, partisipasi dan keterlibatan keselamatan pekerja, efektivitas sistem manajemen keselamatan/ risiko, kesadaran/ prioritas terhadap keselamatan/ produksi; jadwal & tuntutan kerja, kepatuhan & pelaksanaan peraturan/kebijakan keselamatan, hubungan & dukungan keselamatan rekan kerja & kepuasan kerja, tekanan/ situasi/ bahaya lingkungan kerja, budaya belajar, kompetensi/ pengetahuan/ pendidikan pekerja, sistem penghargaan & motivasi keselamatan, budaya adil & kepercayaan, budaya fleksibilitas/ manajemen perubahan, investigasi kecelakaan dan kesiapsiagaan, pengawasan dan audit keselamatan, peralatan dan alat kerja serta alat pelindung diri (APD) dan faktor lingkungan eksternal.
ANALISIS HUBUNGAN INDEKS TEKANAN PANAS DENGAN TINGKAT KELELAHAN KERJA DI PROYEK KONSTRUKSI LIGHT RAIL TRANSIT (LRT) JABODEBEK DEPO JATIMULYA Raymond Luthfi Hartanindya; Doni Hikmat Ramdhan
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i1.3629

Abstract

Tekanan panas juga diartikan sebagai batasan kemampuan penerimaan panas yang diterima pekerja dari kontribusi kombinasi metabolisme tubuh akibat melakukan pekerjaan dan faktor lingkungan. Kelelahan menunjukkan kondisi yang berbeda beda dari setiap individu, tetapi semuanya bermuara pada kehilangan efisiensi dan penurunan kapasitas kerja serta ketahanan tubuh. Pengaruh tekanan panas terhadap kelelahan telah banyak diteliti namun belum banyak yang meneliti hal tersebut di sektor konstruksi pembangunan prasarana. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara indeks tekanan panas terhadap kelelahan kerja pekerja. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan metode potong lintang. Sampel pada penelitian ini adalah seluruh pekerja yang berada di proyek yang diambil datanya menggunakan kuesioner dan suhu lingkungan yang diukur menggunakan thermal environmental monitor quest. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa terdapat hubungan signifikan antara indeks tekanan panas dan kelelahan yang dialami pekerja. Perlu adanya pengendalian dalam bentuk rekayasa teknik, pengaturan shift kerja, pengadaan program kesehatan dan pemakaian coverall berbahan cotton combed yang berfungsi untuk mengurangi pajanan panas yang dialami pekerja.
FAKTOR RISIKO GANGGUAN OTOT DAN TULANG RANGKA AKIBAT KERJA PADA DOKTER GIGI: STUDI PUSTAKA Reni Jayantini; Baiduri Widanarko
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i1.3643

Abstract

Dokter gigi dalam melakukan perawatan gigi dan mulut memerlukan prosedur yang dilakukan dengan tingkat presisi tinggi di ruang yang relatif terbatas, sehingga berisiko menimbulkan gangguan otot dan tulang rangka akibat kerja (gotrak). Etiologi gotrak bersifat multifaktorial diantaranya karakteristik individu, faktor fisik, dan faktor psikososial di tempat kerja. Penelitian ini merupakan studi pustaka yang bertujuan untuk menganalisis faktor risiko gotrak pada dokter gigi. Pencarian literatur dalam penelitian ini mengumpulkan data sekunder yang berasal dari jurnal internasional terbit di antara tahun 2015 hingga 2021. Jurnal diperoleh dari perpustakaan digital Scopus, EBSCOhost, dan Science Direct. Didapatkan satu artikel dengan desain penelitian kohort dan empat belas artikel dengan desain potong lintang. Berdasarkan penelitian, didapatkan faktor risiko gotrak pada dokter gigi yaitu faktor individu meliputi usia, jenis kelamin, dan riwayat kesehatan terdahulu; faktor fisik meliputi getaran yang dihasilkan dari dental instrument, postur statis dan postur janggal saat melakukan perawatan kepada pasien; dan faktor psikososial meliputi kondisi lingkungan kerja, lama kerja, dan hubungan antar rekan kerja. Hasil studi ini menunjukan bahwa berbagai faktor risiko tersebut memiliki hubungan yang signifikan terhadap gotrak.

Page 21 of 216 | Total Record : 2155