cover
Contact Name
Dawam Multazamy Rohmatulloh
Contact Email
-
Phone
+6285230950123
Journal Mail Official
amalee.insuri@gmail.com
Editorial Address
Jl. Bathoro Katong 32, Ponorogo
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
Amalee: Indonesian Journal of Community Research & Engagement
ISSN : 27157997     EISSN : 27160750     DOI : https://doi.org/10.37680/amalee
Amalee: Indonesian Journal of Community Research & Engagement focuses on community engagement program, applied science in community to advance theories, research and practices related to all forms of outreach and engagement. Community engagement means services to society, applying science and technology based on their field, increasing the capacity of society and community empowerment.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 403 Documents
Pengembangan Konsep Tapak pada Masjid Jami’ Al Mujahidien Yosodadi, Kota Metro, Lampung Kesuma, Yunita; Kurniawan, Panji; Basuki, Kelik Hendro
Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol 3 No 1 (2022): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement
Publisher : LP2M INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/amalee.v3i1.831

Abstract

The lack of planning on the development of the Mosque Al Mujahidien Yosodadi complex causes the undirected process of building so that the mosque layout and its supporting rooms are less synergistic, and the use of development funds becomes inefficient. Aiming to assist the mosque management team (takmir) in formulating the site concept of Mosque Al Mujahidien as the basis of its development stage, we conducted interviews, surveys, updating the existing conditions of the mosque building, site analysis, and identification of space requirements. The main result of the assistance is the formulation of ta’mir ideas to accommodate the relationship of multi dimensional activities (hablumminallah, hablumminannaas, and hablumminal ‘alam) to be adaptive with the development of commercial activities around. Therefore, the footprint can be a reference for the mosque management team in making a master plan and carrying out the stages of the physical development buildings is more visionary integrated. Finally, the expense of development funds becomes more efficient. Minimnya perencanaan pembangunan kompleks Masjid Al Mujahidien Yosodadi menyebabkan proses pembangunan yang tidak terarah sehingga layout masjid dan ruang-ruang penunjangnya kurang sinergis, dan penggunaan dana pembangunan menjadi tidak efisien. Bertujuan untuk membantu tim pengelola masjid (takmir) dalam merumuskan konsep tapak Masjid Al Mujahidien sebagai dasar tahap pengembangannya, kami melakukan wawancara, survey, pemutakhiran kondisi eksisting bangunan masjid, analisis lokasi, dan identifikasi persyaratan ruang. Hasil utama dari kegiatan ini adalah perumusan ide-ide ta’mir untuk mengakomodir relasi aktivitas multi dimensional (hablumminallah, hablumminannaas, dan hablumminal ‘alam) agar adaptif dengan perkembangan aktivitas komersial di sekitar. Oleh karena itu, tapak tersebut dapat menjadi acuan bagi tim pengelola masjid dalam membuat master plan dan melaksanakan tahapan pembangunan fisik bangunan yang lebih visioner terintegrasi. Akhirnya, pengeluaran dana pembangunan menjadi lebih efisien.
Efektivitas Penerapan 5M sebagai Upaya Pencegahan Covid-19 di Desa Ima’an Kecamatan Dukun Kabupaten Gresik Aghniya, Dzunur Aini; Nafi, Ihwanun; Saifuddin, Muchammad
Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol 3 No 1 (2022): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement
Publisher : LP2M INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/amalee.v3i1.1008

Abstract

When people were startled by the Covid-19 attack with its dynamic new variants resulting in the increasing number of death tolls in Indonesia, the government strives to make efforts in pressing its deployment by releasing the policy of Public Activity Restrictions. The problem found at Ima’an village was the villagers’ lack of obedience in the 5M health protocol implementation. This research used qualitative research conducted online and offline with the data collection in the form of survey (questionnaire), interview, observation, and documentation. The result of this research was that, generally, Ima’an villagers understood the Covid-19, its transmission way, its symptoms, and its prevention. The health protocol implementation at that village was already good enough, such as mask utilization, handwashing habit, distance keeping, avoiding the crowd, decreasing mobility, and getting the vaccines. The implementation has become an effective way in the Covid-19 deployment suppression; this is proven by no single death caused by the Covid-19 virus at Ima’an village. Di saat masyarakat dihebohkan dengan serangan Covid-19 dengan varian barunya yang dinamis yang mengakibatkan jumlah kematian di Indonesia semakin meningkat, pemerintah berupaya untuk menekan penyebarannya dengan mengeluarkan kebijakan Pembatasan Aktivitas Masyarakat. Permasalahan yang ditemukan di Desa Ima’an adalah kurangnya kepatuhan masyarakat desa dalam penerapan protokol kesehatan 5M. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang dilakukan secara online dan offline dengan pengumpulan data berupa survei (kuesioner), wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah masyarakat desa Ima’an secara umum memahami tentang Covid-19, cara penularannya, gejalanya, dan pencegahannya. Pelaksanaan protokol kesehatan di desa tersebut sudah cukup baik, seperti penggunaan masker, kebiasaan cuci tangan, menjaga jarak, menghindari keramaian, mengurangi mobilitas, dan mendapatkan vaksin. Implementasinya menjadi salah satu cara efektif dalam penanggulangan penyebaran Covid-19; hal ini dibuktikan dengan tidak ada satu pun kematian akibat virus Covid-19 di Desa Ima’an.
Sosialisasi Pemanfaatan Mitos dalam Komunikasi Kesehatan kepada Masyarakat Desa Selasari Pangandaran Perbawasari, Susie; Sjoraida, Diah Fatma; Anisa, Renata; Masrina, Dwi
Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol 3 No 1 (2022): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement
Publisher : LP2M INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/amalee.v3i1.1065

Abstract

The socialization activity on the use of myths in health communication through community service programs in Selasari Village, Parigi District, Pangandaran Regency was carried out to give understanding to the Selasari Village community that not all health myths provide health benefits. The method used is a hybrid lecture method that utilizes the Zoom platform application. Two teams organize activities, namely the online team and the offline team. In this activity, two central themes were presented. The first is health myths and facts. Besides that, Covid-19 myths and facts are discussed. The second theme is the benefits and dangers of health myths. The author conducted a pre-test and post-test to the activity participants to measure the level of participants' knowledge of the material presented by the two resource persons. The results of this community service activity showed an increase in participants' knowledge about health myths. Kegiatan sosialisasi pemanfaatan mitos dalam komunikasi kesehatan melalui program pengabdian masyarakat di Desa Selasari Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran dilakukan sebagai upaya memberikan pemahaman kepada masyarakat Desa Selasari bahwa tidak semua mitos kesehatan memberikan manfaat bagi kesehatan. Metode yang digunakan adalah metode ceramah hybrid yang memanfaatkan aplikasi Zoom. Terdapat dua tim yang mengatur jalannya kegiatan, yaitu tim daring dan tim luring. Di dalam kegiatan ini dipaparkan dua tema penting. Yang pertama adalah mitos dan fakta umum kesehatan, selain itu dibahas pula mitos dan fakta Covid-19. Tema yang kedua adalah manfaat dan bahaya mitos kesehatan. Penulis melakukan pre-test dan post-test kepada peserta kegiatan untuk mengukur tingkat pengetahuan peserta terhadap materi yang disampaikan oleh dua narasumber. Hasil dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan peserta mengenai mitos-mitos kesehatan.
Peningkatan Kualitas Pengetahuan Hak Kekayaan Intelektual bagi Pengajar Universitas Prasetiya Mulya Kusmulyono, Muhammad Setiawan
Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol 3 No 1 (2022): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement
Publisher : LP2M INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/amalee.v3i1.1273

Abstract

The importance of obtaining legal protection of intellectual property rights (IPR) through the registering of creations is yet to be prioritized by univesities in Indonesia. By inviting lecturers to provide understanding, knowledge, and implementation requirements in this IPR registration, the Research Office of Prasetiya Mulya University's School of Business and Economics started the implementation of discussions and socialization of IPR management. Through a qualitative approach by analyzing the activities of virtual discussions, this community service activity seeks to encourage the awareness of stakeholders in higher education to manage intellectual property rights. The benefits of this community service activity ranged from increased teacher awareness and expertise to handling record-keeping concerns, the requirement for assistance in patent preparation, and collaboration procedures with third parties.
Community-Based Tourism Design to Develop a Historical Tourism Village in Yogyakarta Wibowo, Bayu Ananto; Darsono, Darsono
Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol 3 No 1 (2022): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement
Publisher : LP2M INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/amalee.v3i1.1286

Abstract

This research was conducted in Gilangharjo Village, Yogyakarta, Indonesia, one of many potential areas in Yogyakarta to become a historical tourism village. The study is descriptive qualitative research that was conducted through four stages including observation, interview, data analysis, and research report. The data collection techniques included interviews, documentation, and recording. The literature study is taken to support the research. The results of this study are a design of a historical tourism village based on community empowerment that can be applied in the village of Gilangharjo through several ways of enhancing the human and natural resources. The project can be done by maximizing its potential, namely; (1) cultural tourism, (2) historical tourism, (3) entertainment tourism, (4) culinary tourism. It is necessary to improve the infrastructure that supports tourism in each place that can be visited. The empowerment of the Gilangharjo village community can be maximized by holding tourism village training.
Peningkatan Inovasi Produk Keripik Tempe "Cipta Rasa" di Ketawang Madiun Ulya, Husna Ni'matul; Shadruddin, Renaldin; Ayu, Diyan Putri
Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol 3 No 1 (2022): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement
Publisher : LP2M INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/amalee.v3i1.1290

Abstract

The small industrial sector is one alternative form to support economic growth in long-term development in Indonesia. Development of an industry must be supported by cooperation between industries in an effort to increase the volume of production. This research was conducted in Ketawang Village, Dolopo Subdistrict, Madiun Regency. Devotional activities are carried out with research-based aimed at increasing the volume of tempeh chips production in Ketawang, Madiun regency. The method used in this devotion is the ABCD method which consists of inculturation, discovery, design, define, and reflection activities. Data is collected through interview methods, observations and documentation. The results of the analysis obtained from the results of the study said that the taste variant on the product has a significant influence on the increase in production volume and economic growth in small industries, which can help the economy in Ketawang because of the main constraints of the lack of income of these chips, namely due to the lack of production volume. Sektor industri kecil merupakan salah satu bentuk alternatif untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dalam pembangunan jangka panjang di Indonesia. Perkembangan suatu industri harus didukung dengan kerjasama antar industri dalam upaya meningkatkan volume produksi. Pengabdian dilakukan di Desa Ketawang, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan berbasis penelitian yang bertujuan untuk meningkatkan volume produksi keripik tempe di Ketawang, Kabupaten Madiun. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode ABCD yang terdiri dari kegiatan inkulturasi, discovery, design, define, dan reflection. Data dikumpulkan melalui metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan adanya inovasi varian rasa dan pengemasan pada produk dapat memberikan sumbangan terhadap peningkatan volume produksi dan pertumbuhan ekonomi pada industri kecil, sehingga dapat membantu perekonomian di Ketawang dari kurangnya pendapatan keripik tempe ini, yaitu kurangnya inovasi pada produk.
Penerapan Teknologi Tepat Guna Tempat Hand Sanitizer Sistem Pedal Pijak dalam Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Sidoarjo Falasifah, Nihlatul; Umamah, Rosifatul; Harfuddin, Yanuar Irfani
Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol 3 No 1 (2022): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement
Publisher : LP2M INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/amalee.v3i1.1291

Abstract

Upaya pencegahan penyebaran Covid-19 adalah dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, salah satunya dengan rajin mencuci tangan dengan sabun. Kegiatan mencuci tangan dengan sabun dan air maupun menggunakan cairan pembersih tangan (hand sanitizer) dapat membunuh virus dan bakteri. Alat pencuci tangan yang tersedia pada fasilitas umum di daerah pedesaan masih terbatas dan biasanya masih membutuhkan kontak tangan agar alat beroperasi. Pembuatan tempat hand sanitizer dengan sistem pedal pijak sebagai teknologi tepat guna yang dapat digunakan oleh masyarakat tanpa disentuh dengan tangan (touchless) diharapkan dapat membantu mencegah penularan Covid-19 khususnya di tempat ibadah seperti halnya masjid maupun musala. Tempat hand sanitizer sistem pedal pijak ini dibuat dan didedikasikan untuk warga yang melakukan ibadah di Musala Baiturrohim desa Candinegoro kecamatan Wonoayu kabupaten Sidoarjo Jawa Timur. Wawancara dilakukan kepada warga setempat untuk mengetahui manfaat yang dirasakan terhadap alat yang telah dibuat. Hasil wawancara menyebutkan bahwa warga merasa terbantu dengan adanya tempat hand sanitizer sistem pedal pijak ini karena dapat mempermudah warga yang melakukan ibadah dalam menjaga kebersihan diri. Pembuatan teknologi tepat guna ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran warga setempat tentang pentingnya menjaga kebersihan diri dengan sering membersihkan tangan guna memutus penyebaran Covid-19 dan mewujudkan masyarakat desa yang sehat.
Sosialisasi Etika Batuk dan Bersin yang Benar dan Pemanfaatan Herbal untuk Pereda Batuk Rusnedy, Rahmayati; Muhtadi, Wildan Khairi
Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol 3 No 1 (2022): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement
Publisher : LP2M INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/amalee.v3i1.1292

Abstract

This community service aimed to provide health education to change the folk’s perception regarding coughing and sneezing and to equip them with ethics of cough and sneezing. Moreover, this program also intended to give insight into utilizing herbal in relieving cough. The community service was conducted using door-to-door counseling method at the community of RT 02, RW 09, Kelurahan Bina Widya, Kecamatan Tampan, Pekanbaru. The information on the causes of cough and sneeze was given to the community by using a leaflet. Furthermore, the community was given insight into several herbals that can be used as a cough reliever and the composition of the herbal drink. Simultaneously. The community service with interactive education socialization was successfully done as desired. Society considered that the delivered education was significantly beneficial to be applied regularly. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pendidikan kesehatan dalam mengubah persepsi masyarakat serta menerapkan etika batuk dan bersin. Selain itu, pengabdian ini juga bertujuan untuk memberikan pengetahuan terkait pemanfaatan herbal yang terdapat di sekitar sebagai pereda batuk. Pengabdian ini dilakukan dengan metode penyuluhan dari rumah ke rumah di RT 02, RW 09, Kelurahan Bina Widya, Kecamatan Tampan, Pekanbaru. Warga diberikan informasi terkait penyebab batuk dan bersin serta etika yang benar dengan pemberian leaflet. Masyarakat juga diberikan pengetahuan mengenai herbal yang dapat dimanfaatkan sebagai pereda batuk beserta komposisi yang tepat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian dalam bentuk sosialisasi edukasi secara interaktif berjalan dengan sangat baik sesuai target yang diharapkan. Masyarakat yang telah mendapatkan sosialisasi edukasi dapat memahami informasi baru yang sangat bermanfaat, dapat menerapkan etika batuk dan bersin yang benar, serta mampu memanfaatkan herbal dari bahan masakan rumahan untuk penanganan/pereda batuk.
Solutions and Strategies to Reduce Damaging Impact of Single-Use Plastic Bag in Toledo City Genon, Jamaica; Mabunay, Jessa; Opsima, James; Zamora, Rochelle; Repaso, Jay; Sasan, John Michael Villagorda
Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol 3 No 1 (2022): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement
Publisher : LP2M INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/amalee.v3i1.1304

Abstract

The goal of this study is to gain a better understanding of residents' personal concerns about improper plastic disposal and to give voice to their thoughts about the Toledo City Government's prospective ideas and approaches for minimizing the city's plastic pollution. Residents of Magdugo, Toledo City, Cebu, Philippines, have been subjected to increasing levels of plastic pollution. The vast number of discarded plastic items that eventually end up in canals, drainage systems, and city streets, generating flooding that poses a severe challenge in agriculture, health, and sanitation. According to the findings, the city's inefficient waste management system has resulted in a massive accumulation of durable plastics. Toledo City, on the other hand, has improved waste management, restored cleanliness, and minimized the environmental effect of plastics through regulatory initiatives. The majority of citizens in Toledo City have enthusiastically embraced the city's ordinance prohibiting the use of plastic bags. Plastic bag littering has been shown to decrease throughout the city, resulting in a cleaner and healthier environment. The city's achievement might serve as a model for other places that have yet to abolish plastic bags. As a result of a cleaner and healthier environment, people have become more productive, and tourists have returned to the city, contributing to the city's economic growth. Policy management in the reduction of plastic pollution.
Socio-Religious Development for Muslims with Visually Impaired or Blind Disabilities in Manado City Rajafi, Ahmad; Jan, Radlyah Hasan; Susanti, Ressi; Igisani, Rithon
Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol 3 No 1 (2022): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement
Publisher : LP2M INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/amalee.v3i1.1307

Abstract

The purpose of community service by mentoring and coaching in socio-religious contexts for Muslims with visually impaired or blind disabilities in Manado city is to increase the spirit of religiosity and social lives. This community service activity was held at the Indonesian Muslim Disabilities Visibility Association office in Manado city from June to December 2021, employing the Asset Based Community Development method, prioritizing the utilization of existing assets and potential owned by them. As a result, there is an increase in knowledge in prayer practice. They can now implement fiqh thaharah and Janazah prayer practices well and perfectly. They also now can socialize by benefiting others, especially their readiness to be hosts or MCs, readers of the Qur'an, and preachers, beyond the skills they already have had. There were also jointly formulated by the program organizers and participants three follow-up solutions: continuous mental strengthening, a rapid environment learning, and constantly improving the special skills they have learned. Tujuan pengabdian kepada masyarakat dengan pendampingan dan pembinaan dalam konteks sosial keagamaan bagi tunanetra Muslim di kota Manado adalah untuk meningkatkan semangat keagamaan dan kehidupan sosial mereka. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di kantor Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia di kota Manado pada bulan Juni hingga Desember 2021 dengan metode Asset Based Community Development yang mengutamakan pemanfaatan aset yang ada dan potensi yang telah dimiliki. Alhasil, terjadi peningkatan pengetahuan dalam amalan shalat. Mereka kini dapat melaksanakan amalan fiqh thaharah dan shalat Janazah dengan baik dan sempurna. Mereka juga kini bisa bersosialisasi dengan memberi manfaat bagi orang lain, terutama kesiapan mereka menjadi pembawa acara atau MC, pembaca Al-Qur'an, dan khatib, di luar keterampilan yang sudah mereka miliki sebelumnya. Ada pula tiga solusi tindak lanjut yang dirumuskan bersama oleh penyelenggara program dan peserta: penguatan mental terus-menerus, pembelajaran lingkungan yang cepat, dan terus-menerus meningkatkan keterampilan khusus yang telah mereka pelajari.

Page 4 of 41 | Total Record : 403


Filter by Year

2020 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 1 (2026): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 6 No. 2 (2025): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 6 No. 1 (2025): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol 6 No 1 (2025): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol 5 No 2 (2024): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 5 No. 2 (2024): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 5 No. 1 (2024): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol 5 No 1 (2024): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol 4 No 2 (2023): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 4 No. 2 (2023): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol 4 No 1 (2023): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 3 No. 2 (2022): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol 3 No 2 (2022): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 3 No. 1 (2022): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol 3 No 1 (2022): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol 2 No 2 (2021): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 2 No. 2 (2021): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 2 No. 1 (2021): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol 2 No 1 (2021): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol 1 No 2 (2020): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 1 No. 2 (2020): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol 1 No 1 (2020): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 1 No. 1 (2020): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement More Issue