cover
Contact Name
Dawam Multazamy Rohmatulloh
Contact Email
-
Phone
+6285230950123
Journal Mail Official
amalee.insuri@gmail.com
Editorial Address
Jl. Bathoro Katong 32, Ponorogo
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
Amalee: Indonesian Journal of Community Research & Engagement
ISSN : 27157997     EISSN : 27160750     DOI : https://doi.org/10.37680/amalee
Amalee: Indonesian Journal of Community Research & Engagement focuses on community engagement program, applied science in community to advance theories, research and practices related to all forms of outreach and engagement. Community engagement means services to society, applying science and technology based on their field, increasing the capacity of society and community empowerment.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 403 Documents
Sekolah Balita sebagai Upaya Pendampingan Pengentasan Gizi Buruk pada Balita di Kelurahan Bulak Banteng Surabaya Muchlashin, Anif; Ansori, Teguh
Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol 1 No 2 (2020): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement
Publisher : LP2M INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/amalee.v1i2.330

Abstract

The purpose of this study is to improve the nutritional status of toddlers whose status is still at the threshold below the red line (BGM - Bawah Garis Merah) and malnutrition that mostly caused by parenting practices that do not meet health standards. Child feeding, food menu presentation, and environmental hygiene were among several factors that cause the occurrence of BGM and malnutrition in toddlers in Bulak Banteng village of Kenjeran District, Surabaya City. In this program, the researchers used the Participatory Action Research (PAR) social research method that consists of three interconnected words (participation, research and action). In the process, researchers come with nutritionists, Posyandu cadres, and toddlers’ mothers who are affected by malnutrition. The first program creates study groups to make it easier to organize and research together, called Toddler School "Anak Aktif Ceria". The results obtained indicate that there is an increase in knowledge of toddlers’ mothers and as expectedly an increase in body weight as concrete evidence that parents are implementing the knowledge gained through the toddler school. Keywords: malnutrition, parenting, toddlers’ mother, toddlers’ nutrition, toddler school Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan status gizi balita yang statusnya masih di ambang batas di bawah garis merah (BGM - Bawah Garis Merah) dan gizi buruk yang sebagian besar disebabkan oleh praktik pengasuhan yang tidak memenuhi standar kesehatan. Pemberian makanan anak, penyajian menu makanan, dan kebersihan lingkungan adalah beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya BGM dan gizi buruk pada balita di desa Bulak Banteng, Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya. Dalam program ini, para peneliti menggunakan metode penelitian sosial Participatory Action Research (PAR) yang terdiri dari tiga kata yang saling berhubungan (partisipasi, penelitian dan tindakan). Dalam prosesnya, peneliti datang dengan ahli gizi, kader Posyandu, dan ibu balita yang terkena gizi buruk. Program pertama menciptakan kelompok belajar untuk membuatnya lebih mudah untuk mengatur dan meneliti bersama, yang disebut Sekolah Balita "Anak Aktif Ceria". Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa ada peningkatan pengetahuan ibu balita dan seperti yang diharapkan peningkatan berat badan sebagai bukti nyata bahwa orang tua menerapkan pengetahuan yang diperoleh melalui sekolah balita. Kata Kunci: ibu balita, malnutrisi, nutrisi balita, parenting, sekolah balita
Pelatihan Merancang dan Mengembangkan Multimedia Pembelajaran untuk Guru di SD Negeri Bajangan Kabupaten Pasuruan Ardiansyah, Arief; Asfiyak, Khoirul
Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol 1 No 2 (2020): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement
Publisher : LP2M INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/amalee.v1i2.368

Abstract

Multimedia learning has been widely used as a medium of learning in the classroom as its effectiveness in improving student learning outcomes. However, there are still many schools unable to develop and implement it, due to the lack of knowledge and skills of teachers in developing it, the unavailability of means to implement it, and the absence of special training to develop it. This program aims to provide training in designing and developing interactive learning multimedia for teachers at Bajangan Elementary School, Pasuruan Regency. Using the guided tutorial method which is directly guided by an expert trainer, found that the final result of the training is that the teachers are able to develop multimedia interactive learning independently in accordance with the characteristics of their field of study. The evaluation process, by visiting the school one week after the training activities and by looking at multimedia learning programs, shows that the program has been successfully developed by the teachers. Keywords: development, instructional multimedia, teacher, training. Abstrak Pembelajaran multimedia telah banyak digunakan sebagai media pembelajaran di kelas karena efektivitasnya dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Namun, masih banyak sekolah yang tidak dapat mengembangkan dan mengimplementasikannya, karena kurangnya pengetahuan dan keterampilan guru, tidak tersedianya sarana, dan tidak adanya pelatihan khusus untuk mengembangkannya. Program ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dalam merancang dan mengembangkan multimedia pembelajaran interaktif untuk para guru di Sekolah Dasar Bajangan, Kabupaten Pasuruan. Menggunakan metode tutorial terbimbing yang dipandu langsung oleh pelatih ahli, didapati bahwa melalui pelatihan ini para guru dapat mengembangkan pembelajaran interaktif multimedia secara mandiri sesuai dengan karakteristik bidang studi mereka. Proses evaluasi, dengan mengunjungi sekolah satu minggu setelah kegiatan pelatihan dan dengan melihat program pembelajaran multimedia, menunjukkan bahwa program tersebut telah berhasil dikembangkan oleh para guru. Kata Kunci: guru, multimedia pembelajaran, pelatihan, pengembangan.
Membangun Komunitas Sadar Gizi Balita dan Ibu Menyusui di Desa Taratak Kota Pariaman Untari, Puthi Dwi
Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol 1 No 2 (2020): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement
Publisher : LP2M INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/amalee.v1i2.371

Abstract

High amount of malnutrition cases in West Sumatra, especially in Pariaman City pushing the healthcare academicians to participate actively conducting the community research. STIKes Sumbar is one of them to carrying out the program of community service in Taratak village. This program was held in collaboration with the local health practitioners and implemented to provide assistance and nutrition counseling of toddlers’ nutrition and breastfeeding mothers of whom a community awareness is expected. Employing participatory action research, it is revealed that the program can accelerate the realization of the healthy toddler program. The positive impact of these activities has been also capable to support the healthy nutrition program to prevent malnutrition and stunting symptom at the village. For the coming occasion, the local health practitioners and academicians are to continue supporting this program in the effort to improve public health, and to prevent the malnutrition. Keywords: Breastfeeding mothers, malnutrition, stunting, toddlers’ nutrition-conscious community Abstrak Tingginya jumlah kasus gizi buruk di Sumatera Barat, khususnya di Kota Pariaman mendorong akademisi layanan kesehatan untuk berpartisipasi aktif melakukan penelitian masyarakat. STIKes Sumbar adalah salah satunya yang melaksanakan program pengabdian masyarakat di desa Taratak. Program ini diselenggarakan bekerja sama dengan praktisi kesehatan setempat dan dilaksanakan untuk memberikan bantuan dan konseling gizi bagi para balita dan ibu menyusui. Dengan menggunakan penelitian tindakan partisipatif, tampak bahwa program ini dapat mempercepat realisasi program balita sehat. Dampak positif dari kegiatan ini juga mampu mendukung program gizi sehat untuk mencegah malnutrisi dan gejala stunting di desa setempat. Untuk kesempatan mendatang, praktisi kesehatan dan akademisi diharapkan terus mendukung program ini dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat serta untuk mencegah kekurangan gizi. Kata kunci: Ibu Menyusui, komunitas sadar gizi balita, malnutrisi, stunting
Inovasi Alarm dan Kedisiplinan Masyarakat dalam Manajemen Pembuangan Sampah Rumah Tangga di Perkotaan Nurcahyo, Rianto; Adiputra, Indra; Pangestu, Febriani
Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol 1 No 2 (2020): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement
Publisher : LP2M INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/amalee.v1i2.384

Abstract

Waste is an invaluable or worthless object within the community, while its issue somehow makes a very serious problem ranging from social, economic, even political aspect of daily lives. Being one of most populated developing countries, it is obvious that Indonesia experiences the problem one of which is caused by the people’s unawareness to manage their daily household waste. The purpose of this study is to make a platform to ease the public managing the waste disposal schedule so as not to excessively collect or pile the waste up or even dispose it in improperly, for instance in waterways. Using descriptive analysis method, which is a method used to provide an overview of an object under investigation and collect data without analyzing and drawing conclusions that are open to the public, found the results of this research that it is such a good innovation to be applied within community to discipline people’s attitude against the waste problem. It can be concluded that the community needs support and/or facilities for waste disposal. In addition to improving the performance of cleaning staff, this is due to the lack of attention from the local government, which should be able to follow up the waste problem. Keywords: Alarm system, community discipline, innovation, waste problem Abstrak Sebagai benda yang tak ternilai atau tak berharga, sampah kerap membuat masalah serius di bidang sosial, ekonomi, bahkan politik dalam kehidupan sehari-hari. Menjadi salah satu negara berkembang yang paling padat penduduknya, Indonesia mengalami masalah yang salah satunya disebabkan oleh ketidaksadaran masyarakat untuk mengelola sampah rumah tangga sehari-hari mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat platform yang memudahkan masyarakat untuk mengelola jadwal pembuangan sampah agar tidak menumpuk sampah secara berlebihan atau bahkan membuangnya dengan cara yang tidak benar, misalnya di saluran air. Menggunakan metode analisis deskriptif, ditemukan hasil bahwa penelitian ini merupakan inovasi yang baik untuk diterapkan dalam komunitas untuk mendisiplinkan sikap masyarakat terhadap masalah sampah. Dapat disimpulkan pula bahwa masyarakat membutuhkan dukungan dan/atau fasilitas untuk masalah tersebut. Selain dengan upaya meningkatkan kebersihan, kurangnya perhatian dari pemerintah (daerah) seharusnya dapat menindaklanjuti masalah sampah. Kata kunci: Inovasi, kedisiplinan masyarakat, masalah sampah, sistem alarm
Pendampingan UMKM dalam Pengelolaan Keuangan Usaha Guna Peningkatan Ekonomi Masyarakat di Distrik Abepura Jayapura Tanan, Christina Irwati; Dhamayanti, Dian
Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol 1 No 2 (2020): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement
Publisher : LP2M INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/amalee.v1i2.408

Abstract

This research was conducted in the Abepura District of Jayapura in three locations namely: Kotaraja, Abepura, and Kamkey Tanah Hitam towards three micro-enterprise (UMKM) groups consist of food stalls, general kiosks, and noken creative crafts. The objective of this community service program is to increase the engaged community’s knowledge and skill of entrepreneurship as well as management of micro-finance. This program is done through the identification of UMKM problems, lectures and discussions, entrepreneurship and micro-finance management assistance, and finished by monitoring and evaluation. Found the results that the UMKM community can utilize the potential of raw materials that have not been utilized maximally through product innovation, but also that they can create simple financial reports for micro-enterprises in order to increase the profitability. This program is expected to be completed by continued working with the government, micro-financing credit fund body, and other stakeholders to overcome capital and other potential problems of UMKM. Keywords: assistance, entrepreneurship, micro-enterprise (UMKM), micro-finance Abstrak Penelitian ini dilakukan di Distrik Abepura Jayapura di tiga lokasi yaitu: Kotaraja, Abepura, dan Kamkey Tanah Hitam terhadap tiga kelompok usaha mikro (UMKM) yang terdiri dari warung makan, kios umum, dan kerajinan kreatif noken. Tujuan dari program layanan masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kewirausahaan komunitas yang terlibat serta pengelolaan keuangan mikro. Program ini dilakukan melalui identifikasi masalah UMKM, ceramah dan diskusi, pelatihan kewirausahaan dan manajemen keuangan mikro, dan diselesaikan dengan pemantauan dan evaluasi. Ditemukan hasil bahwa komunitas UMKM dapat memanfaatkan potensi bahan baku yang belum dimanfaatkan secara maksimal melalui inovasi produk, juga bahwa mereka dapat membuat laporan keuangan sederhana untuk usaha mikro untuk meningkatkan profitabilitas. Program ini diharapkan dapat dilanjutkan dengan program pemerintah, lembaga kredit mikro, dan pihak terkait lainnya untuk mengatasi masalah permodalan dan potensi masalah UMKM yang ada. Kata Kunci: keuangan mikro, kewirausahaan, pendampingan, usaha mikro
Intervensi Komunitas Spedagi dalam Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Berbasis Potensi Lokal di Pasar Papringan Temanggung Istianah, Dewi Ana; Nihayatuzzain, Nihayatuzzain
Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol 1 No 2 (2020): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement
Publisher : LP2M INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/amalee.v1i2.411

Abstract

This paper discusses the role of a non-governmental organization and activist focusing on improving villages, the Spedagi community, in conducting empowerment in Ngadiprono Hamlet, Temanggung. The study aiming to also determine the impact of that empowerment was done through field research methods with a qualitative descriptive approach, while the data were collected through four techniques: interviews, observation, documentation and online data search. The analysis was carried out with the Miles and Huberman qualitative analysis model which included four stages: data collection, data reduction, data presentation and finally conclusion drawing and verification. The results of this study indicate that Spedagi has played a role as a community companion in Ngadiprono mainly in the economic empowering through the Papringan Market as an existing local potential, ncluding: facilitative, educational, representative, and technical roles and skills. In addition, the socio-economic and even cultural life in Ngadiprono is also benefiting from the program. Keywords: Community economic empowerment, local potential, traditional market Abstrak Makalah ini membahas peran organisasi non-pemerintah dan aktivis yang berfokus pada pemberdayaan desa, yaitu komunitas Spedagi, dalam melakukan pemberdayaan di Dusun Ngadiprono, Temanggung. Bertujuan juga untuk menentukan dampak pemberdayaan yang dilakukan, penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif kualitatif, di mana data dikumpulkan melalui empat teknik: wawancara, observasi, dokumentasi, dan pencarian data secara daring. Analisis dilakukan dengan model analisis kualitatif Miles dan Huberman yang meliputi empat tahap: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan akhirnya penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Spedagi telah berperan sebagai pendamping masyarakat di Ngadiprono terutama dalam pemberdayaan ekonomi melalui Pasar Papringan sebagai potensi lokal yang ada, termasuk peran dan keterampilan fasilitatif, edukatif, representatif, dan teknis. Selain itu, kehidupan sosial ekonomi dan bahkan budaya di Ngadiprono juga mendapat manfaat dari program ini. Kata kunci: Pasar tradisional, pemberdayaan ekonomi masyarakat, potensi lokal
Pelatihan Siswa Tanggap Bencana sebagai Upaya Mitigasi Bencana di Ponorogo Sukamto, Filia Icha; Nurhidayat, Saiful; Verawati, Metti
Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol 2 No 1 (2021): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement
Publisher : LP2M INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/amalee.v2i1.178

Abstract

Around 40.9 million Indonesians live in landslide prone areas. In the Ponorogo regency of the East Java province, there are 9 sub-districts that have been designated as landslide prone areas with the mild to severe category. One of the villages has experienced landslides in 2017, Banaran village of Pulung district, which 28 villagers became victim and 23 houses buried. Children are virtually one of the most vulnerable groups to being affected by disasters. The vulnerability of children to disasters is triggered by a limited risk understanding which results in a lack of preparedness in facing disasters. Achieving school preparedness is very important considering that Indonesia is a country with a high risk of disasters. It is very important to raise awareness of disasters as early as possible to minimize the impact of disaster risks. The preparedness of the school component is still below expectations, the regulations formed by providing education and simulations to students about disaster response and the impact of disasters are able to reduce disaster risk considering that children are one of the vulnerable groups. We counseled students of SDN Bekiring in Ponorogo to instill their understanding about landslide disaster mitigation. Sekitar 40,9 juta penduduk Indonesia tinggal di daerah rawan longsor. Di Kabupaten Ponorogo Provinsi Jawa Timur, terdapat 9 kecamatan yang telah ditetapkan sebagai daerah rawan longsor dengan kategori ringan sampai berat. Salah satu desa yang pernah mengalami longsor pada tahun 2017 adalah Desa Banaran Kecamatan Pulung yang mengakibatkan 28 warga menjadi korban dan 23 rumah tertimbun. Anak-anak sebenarnya merupakan salah satu kelompok yang paling rentan terkena bencana. Kerentanan anak terhadap bencana dipicu oleh pemahaman risiko yang terbatas yang berakibat pada kurangnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana. Mewujudkan kesiapsiagaan sekolah menjadi sangat penting mengingat Indonesia merupakan negara dengan risiko bencana yang tinggi. Sangat penting untuk meningkatkan kesadaran bencana sedini mungkin untuk meminimalkan dampak risiko bencana. Kesiapsiagaan komponen sekolah masih dibawah ekspektasi, regulasi yang dibentuk dengan memberikan edukasi dan simulasi kepada siswa tentang tanggap bencana dan dampak bencana mampu mengurangi risiko bencana mengingat anak merupakan salah satu kelompok rentan. Kami mendampingi siswa SDN Bekiring di Ponorogo untuk menanamkan pemahaman tentang mitigasi bencana longsor.
Pengaruh Sosialisasi Pembelajaran Online terhadap Tingkat Keaktifan Siswa SD di Desa Sumberagung Lamongan Nafiiyah, Nur; Sari, Ika Purnama
Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol 2 No 1 (2021): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement
Publisher : LP2M INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/amalee.v2i1.179

Abstract

Online learning is the newest way of learning, where students can access the material directly even in far places. Online learning is a way to deliver material without having to meet with students. The purpose of this activity is to find a relationship between online learning and the activeness of elementary school students in Sumberagung Mantup Lamongan. The data used in this study, namely: data on the results of student activity in accessing online learning, ranging from participation in accessing e-learning and reading material, participating in discussions in online learning. Student data used as many as 133 students, and the variables of this study, namely the number of values involved in the discussion, the total value of reading material. The results of this study indicate that there is no correlation between students' interest in reading online learning and discussion activeness at online learning, with a correlation value of -0.024. Pembelajaran secara online merupakan cara pembelajaran terbaru, di mana peserta didik dapat mengakses materi secara langsung walaupun di tempat jauh. Pembelajaran online merupakan cara menyampaikan materi tanpa harus bertatap muka dengan peserta didik. Tujuan dari kegiatan ini, yaitu mencari hubungan antara pembelajaran online dengan keaktifan siswa SD di Sumberagung Mantup Lamongan. Data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu: data hasil keaktifan siswa dalam mengakses pembelajaran online, mulai dari keikutsertaan dalam mengakses e-learning dan membaca materi, ikut serta dalam berdiskusi dalam pembelajaran online. Data siswa yang digunakan sebanyak 133 siswa, dan variabel dari penelitian ini, yaitu jumlah nilai ikut berdiskusi, jumlah nilai membaca materi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak adanya korelasi antara minat membaca siswa dalam pembelajaran online terhadap keaktifan berdiskusi pada pembelajaran online, dengan nilai korelasi -0,024.
Upaya Peningkatan Kemampuan Public Speaking Pemuda Sragi Ponorogo Fathoni, Tamrin; Asfahani, Asfahani; Munazatun, Erfa; Setiani, Lilis
Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol 2 No 1 (2021): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement
Publisher : LP2M INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/amalee.v2i1.581

Abstract

Everyone is indeed able to speak, but only some are able to mix words into pretty rhetoric and attract the audiences. In communication studies, public speaking skills are part of effective communication, namely conveying messages to the audience in an appropriate way and attracting attention. From the reality in Sragi village of Ponorogo, there are still many youths who are less competent or not confident in speaking in public. Some of these reasons encourage the team to carry out training for public speaking skills. The purpose of this program is to assist the speaking skills of Sragi youth so that they can increase their self-confidence when presenting themselves in public. The ABCD (Asset-Based Community Development) method was employed to conduct the activity, consecutively it was found that innovative and creative training can provide new insights and knowledge about public speaking techniques among each Sragi youth. The result can be derived from this program: first, Sragi youth can do public speaking well and fluently; second, Sragi youth can arrange a certain program properly and correctly according to their needs; and third, Sragi youth have sufficient master of ceremony and public speaking skills. Setiap orang memang dapat berbicara, tetapi hanya beberapa yang mampu mencampurkan kata-kata menjadi retorika yang indah dan menarik perhatian pendengarnya. Dalam ilmu komunikasi, keterampilan berbicara di depan umum merupakan bagian dari komunikasi yang efektif, yaitu menyampaikan pesan kepadak halayak dengan cara yang tepat dan menarik perhatian. Dari kenyataan di Desa Sragi Ponorogo, masih banyak anak muda yang kurang kompeten atau kurang percaya diri dalam berbicara di depan umum. Beberapa alasan tersebut mendorong tim untuk melakukan pelatihan keterampilan berbicara di depan umum. Tujuan dari program ini adalah untuk membantu para remaja Sragi sehingga dapat meningkatkan rasa percaya diri saat tampil di depan umum. Metode ABCD (Asset-Based Community Development) digunakan untuk melaksanakan kegiatan tersebut, sehingga ditemukan bahwa pelatihan yang inovatif dan kreatif dapat memberikan wawasan dan pengetahuan baru tentang teknik public speaking di antara pemuda Sragi. Hasil yang didapat dari program ini adalah: pertama, pemuda Sragi dapat berbicara di depan umum dengan baik dan lancar; kedua, pemuda Sragi dapat menyusun agenda program tertentu dengan baik dan benar sesuai dengan kebutuhannya; dan ketiga, pemuda Sragi memiliki kemampuan MC dan public speaking yang memadai.
Peningkatan Pengetahuan Ibu Nifas tentang Manajemen ASI Perah di Kabupaten Bangka Tengah Yanti, Eka Safitri
Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol 2 No 1 (2021): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement
Publisher : LP2M INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/amalee.v2i1.583

Abstract

Exclusive breastfeeding coverage is still low in Central Bangka Regency. One of the factors causing this is the lack of public knowledge about the management of stored breast milk. Therefore, the team provides counseling on the management of breast milk for Posyandu cadres as well as pregnant and lactating mothers in Tanjung Gunung Village, Central Bangka Regency. After the counseling was carried out, there was a positive impact on the knowledge of mothers about the management of stored breast milk. The statistical results also showed that there was a significant difference between the scores of mothers’ knowledge before and after counseling (p = 0.042). Thus, this activity can be one of the efforts to increase the coverage of exclusive breastfeeding. However, these efforts must also continue to be supported by both the community, community leaders and local health workers. For village officials and the health office, the results of this community service can be used as a medium for policy making, especially on maternal and infant health. Cakupan ASI eksklusif masih tergolong rendah pada Kabupaten Bangka Tengah. Salah satu faktor yang menjadi penyebab hal ini adalah masih rendahnya pengetahuan masyarakat tentang ASI perah. Oleh karena itu, tim pengabdi memberikan penyuluhan tentang manajemen ASI Perah terhadap kader Posyandu serta ibu hamil dan menyusui di Desa Tanjung Gunung Kabupaten Bangka Tengah. Setelah dilakukan penyuluhan tersebut, ada dampak positif terhadap pengetahuan ibu tentang manajemen ASI perah. Hasil statistik juga menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna antara skor pengetahuan ibu sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan (p=0,042). Dengan demikian, kegiatan penyuluhan ini dapat menjadi salah satu dari upaya untuk meningkatkan cakupan ASI eksklusif. Namun, upaya ini juga harus terus didukung baik oleh masyarakat, tokoh masyarakat maupun petugas kesehatan setempat. Bagi perangkat desa dan dinas kesehatan, hasil pengabdian masyarakat ini dapat dijadikan salah satu media untuk pengambilan kebijakan terutama pada kesehatan ibu dan bayi.

Page 2 of 41 | Total Record : 403


Filter by Year

2020 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 1 (2026): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 6 No. 2 (2025): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 6 No. 1 (2025): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol 6 No 1 (2025): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol 5 No 2 (2024): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 5 No. 2 (2024): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 5 No. 1 (2024): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol 5 No 1 (2024): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol 4 No 2 (2023): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 4 No. 2 (2023): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol 4 No 1 (2023): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol 3 No 2 (2022): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 3 No. 2 (2022): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 3 No. 1 (2022): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol 3 No 1 (2022): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol 2 No 2 (2021): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 2 No. 2 (2021): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 2 No. 1 (2021): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol 2 No 1 (2021): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol 1 No 2 (2020): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 1 No. 2 (2020): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol 1 No 1 (2020): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 1 No. 1 (2020): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement More Issue