cover
Contact Name
Winston Pontoh
Contact Email
-
Phone
+6285240839556
Journal Mail Official
tsss.lppm@unsrat.ac.id
Editorial Address
Jl. Kampus UNSRAT
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
The Studies of Social Sciences
ISSN : 26863111     EISSN : 26863103     DOI : https://doi.org/10.35801/tsss
The master plan of research of Sam Ratulangi University is to produce human resources based on research culture which can run the national industrial system and infrastructure development of science, technology, art and culture, social science and humanity. In objective to actualize that master plan of research, The Institution of Research and Community Service of Sam Ratulangi University (or Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Sam Ratulangi) publishes The Studies of Social Sciences. The Studies of Social Sciences starts since 2019 and publishes articles for twice a year both written in Indonesian and English. The Studies of Social Sciences welcome for contributions of academicians and practitioners. The articles which submitted to The Studies of Social Sciences are never been published or under review to other publishers.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 91 Documents
Pelatihan Positive Digital Skills dan Manajemen Waktu untuk Pemuda GBI Haleluya Manado dalam Mengurangi Kecanduan Gawai Siahaan, Berton Maruli; Ferdy; Sebayang, F. Ari Anggraini
The Studies of Social Sciences Vol. 8 No. 1 (2026): The Studies of Social Sciences
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/tsss.v8i1.65351

Abstract

Kecanduan gawai dan rendahnya literasi digital positif menjadi tantangan bagi generasi muda, termasuk Pemuda GBI Haleluya Manado, karena penggunaan teknologi dan media sosial yang berlebihan dapat menurunkan produktivitas, mengganggu kesehatan mental, dan memengaruhi kemampuan belajar. Pelatihan “Positive Digital Skills” dan Manajemen Waktu ini bertujuan meningkatkan pemahaman pemuda mengenai penggunaan teknologi yang bijak melalui sosialisasi, pendampingan, serta penerapan teknik manajemen waktu untuk membantu mengatur aktivitas digital. Program ini dirancang agar peserta mampu mengidentifikasi pola penggunaan gawai, mengembangkan keterampilan digital yang bermanfaat, serta menyeimbangkan aktivitas online dan offline. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta mengenai literasi digital positif, strategi pengelolaan waktu, dan dampak kesehatan dari penggunaan teknologi yang berlebihan, sehingga diharapkan dapat memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas hidup pemuda secara akademik, sosial, dan mental.
Pelatihan Perancangan Visual Aplikasi Mobile dengan MIT App Inventor di SMK Yadika Manado Soewoeh, Christian Alderi Jeffta; Kalengkongan, Wisard Widsli; Aprilyani , Lilis Dwi Sapta
The Studies of Social Sciences Vol. 8 No. 1 (2026): The Studies of Social Sciences
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/tsss.v8i1.65372

Abstract

Dominasi sistem operasi Android di kalangan pelajar belum dimanfaatkan secara optimal sebagai media kreasi. Kendala utama dalam pembelajaran pemrograman di sekolah adalah tingginya tingkat kesulitan (learning curve) pada bahasa pemrograman berbasis teks. SMK Yadika Manado membutuhkan metode pembelajaran alternatif yang dapat mempermudah siswa memahami konsep dasar pemrograman mobile secara instan dan menyenangkan, guna mengatasi kejenuhan dalam belajar teori. Pelatihan visual programming menggunakan MIT App Inventor adalah pendekatan yang dipilih untuk memungkinkan siswa menyusun kode layaknya menyusun puzzle. Tahapan kegiatan meliputi pra-tes, tutorial pembuatan aplikasi kalkulator, uji coba aplikasi, dan pasca-tes. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa 23 siswa berhasil membuat aplikasi fungsional pertama mereka dalam waktu singkat. Data kuesioner memperlihatkan bahwa 91,3 % peserta merasa keterampilan pemrograman mobile akan bermanfaat di masa depan. Perancangan Visual Aplikasi dengan MIT App Inventor adalah solusi tepat guna untuk mengakselerasi pemahaman pemrograman mobile di tingkat SMK, mengubah posisi siswa dari sekadar pengguna pasif menjadi pencipta teknologi aktif.
PKM Aplikasi Teknologi Agen Hayati sebagai Solusi Pupuk Alternatif pada Lahan Tanaman Nilam Kelompok Tani Kecamatan Likupang Susan Marlein Mambu; Glanny Mangindaan; Pingkan Mantiri
The Studies of Social Sciences Vol. 8 No. 1 (2026): The Studies of Social Sciences
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/tsss.v8i1.66740

Abstract

Penggunaan pupuk kimia yang berlebihan dapat menimbulkan pencemaran lingkungan dan mengurangi keanekaragaman hayati di sekitar lahan pertanian. Solusi yang ditawarkan dalam program ini adalah penerapan teknologi agen hayati, seperti Trichoderma sp., sebagai pupuk alternatif. Agen hayati dapat meningkatkan kesuburan tanah, menyediakan nutrisi bagi tanaman, dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia. Program ini juga memberikan pelatihan kepada kelompok tani tentang cara membuat dan mengaplikasikan agen hayati secara efektif. Selain itu, pendampingan dilakukan untuk memastikan aplikasi teknologi ini berjalan dengan baik dan memberikan hasil yang optimal. Manfaat dari program ini antara lain pengurangan biaya produksi karena petani tidak perlu membeli pupuk kimia dalam jumlah besar, peningkatan kualitas dan produktivitas tanaman nilam, serta pelestarian lingkungan melalui pertanian berkelanjutan. Dengan menggunakan agen hayati, petani dapat menghasilkan tanaman nilam yang lebih sehat dan berkualitas, sehingga meningkatkan nilai jual dan pendapatan mereka. Implementasi program dilakukan melalui pelatihan, demonstrasi lapangan, dan penyediaan bahan serta alat yang diperlukan. Untuk mendukung keberlanjutan program, evaluasi berkala dilaksanakan untuk menilai efektivitas program dan mengembangkan solusi lebih lanjut. Melalui program ini, Kelompok Tani Nilam Kecamatan Likupang dapat meningkatkan kesejahteraan melalui peningkatan produktivitas dan kualitas tanaman nilam, sekaligus berkontribusi pada pelestarian lingkungan dengan mengurangi penggunaan pupuk kimia dan menerapkan teknologi pertanian yang ramah lingkungan.
Pelatihan Pembuatan Sabun Mandi Mengandung Bahan Alami bagi Kelompok Ibu Dharma Wanita FMIPA Universitas Sam Ratulangi Momuat, Lidya Irma; Suryanto, Edi; Wuntu, Audy D.; Hatidja, Djoni
The Studies of Social Sciences Vol. 8 No. 1 (2026): The Studies of Social Sciences
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/tsss.v8i1.67135

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat ini ditujukan kepada kelompok Ibu Dharma Wanita Persatuan FMIPA Universitas Sam Ratulangi untuk meningkatkan keterampilan produktif melalui pelatihan pembuatan sabun mandi berbahan alami. Metode pelaksanaan meliputi focus group discussion, pengujian awal formula, penyuluhan tentang manfaat sabun, reaksi saponifikasi, keselamatan kerja, demonstrasi, praktik langsung, serta evaluasi menggunakan kuesioner pra dan pascapelatihan. Formula sabun menggunakan campuran minyak zaitun, sawit, dan kelapa yang direaksikan dengan natrium hidroksida dan air sesuai bilangan penyabunan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai bahan baku sabun, serti meningkatnya keterampilan praktik dan minat pengembangan usaha rumah tangga berbasis produk perawatan tubuh alami.
Pelatihan Kimia Komputasi dan Aplikasi Kimia Bagi Siswa SMA Negeri 1 Tareran, Kabupaten Minahasa Selatan Selatan Max Revolta John Runtuwene; Dewa Gede Katja; Dwi Putra Wijaya; Maureen Kumaunang
The Studies of Social Sciences Vol. 8 No. 1 (2026): The Studies of Social Sciences
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/tsss.v8i1.65712

Abstract

Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) telah dilaksanakan dalam bentuk Pelatihan Kimia Komputasi bagi Siswa SMA Negeri 1 Tareran, Kabupaten Minahasa Selatan Selatan, Provinsi Sulawesi Utara. Pelatihan ini diawali dengan proses pengumpulan data siswa, disertai wawancara dengan Kepala Sekolah dan guru mata pelajaran Kimia untuk memperoleh gambaran kebutuhan Siswa, kemudian dilanjutkan dengan perumusan jenis kegiatan yang akan dilaksanakan. Hasil diskusi memperlihatkan bahwa Siswa SMA Negeri 1 Tareran perlu mendapatkan pengetahuan mengenai ilmu kimia secara lebih menarik supaya pemahaman mereka meningkat. Oleh karena itu, disepakati bentuk kegiatan yang dilaksanakan adalh pengenalan kimia komputasi. Metode yang digunakan mencakup pemberian pelatihan mengenai pengenalan kimia komputasi beserta aplikasi kimia yang dapat membantu proses pembelajaran ilmu kimia di sekolah. Aplikasi yang diajarkan adalah program Avogadro. Hasil kegiatan menunjukkan tingkat pemahaman materi mengalami peningkatan dari sebelumnya 63% menjadi 91%. Sehingga bisa disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan kimia komputasi dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap pembelajaran kimia di SMA Negeri 1 Tareran.
Pelatihan Masyarakat Desa Lopana Satu Kecamatan Amurang Timur dalam Evaluasi Kualitas Air Sumur di Wilayah Pesisir Melalui Analisis Geokimia Ferdy, Ferdy; Siahaan, Berton M; Pandara, Dolfie; Pasau, Guntur; Bobanto, Maria; Mambu, Brian
The Studies of Social Sciences Vol. 8 No. 1 (2026): The Studies of Social Sciences
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/tsss.v8i1.66271

Abstract

Wilayah pesisir Desa Lopana Satu, Kecamatan Amurang Timur, memiliki ketergantungan tinggi terhadap air sumur dangkal sebagai sumber utama air bersih, namun kondisi tersebut rentan terhadap pencemaran dan intrusi air laut. Permasalahan yang dihadapi masyarakat adalah keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam memantau kualitas air sumur secara mandiri. Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kemampuan masyarakat dalam pengukuran serta interpretasi kualitas air sumur berbasis parameter geokimia menggunakan alat ukur portabel. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, pendampingan teknis, dan evaluasi, dengan pengukuran parameter TDS, EC, pH, dan salinitas pada sepuluh sumur sebagai sampel. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa nilai TDS air sumur berada pada rentang 210–274 ppm, EC 424–546 µS/cm, dan salinitas sebesar 0,2‰ yang mengindikasikan kondisi air masih tergolong air tawar dan belum terpengaruh intrusi air laut, meskipun beberapa sampel memiliki nilai pH di bawah baku mutu. Evaluasi kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam melakukan pemantauan kualitas air secara mandiri. Kegiatan ini memberikan kontribusi awal berupa data kualitas air sumur dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sumber daya air pesisir secara berkelanjutan.
Introduksi Teknologi Pengolahan Tepung Pisang Goroho untuk TP- PKK Desa Kamangta, Kecamatan Tombulu, Kabupaten Minahasa Erny J N Nurali; Mercy I R Taroreh; Robert Molenaar; Thelma D J Tuju; Emmanuela R Molenaar
The Studies of Social Sciences Vol. 8 No. 2 (2026): The Studies of Social Sciences
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/tsss.v8i2.67303

Abstract

Pisang goroho (Musa acuminate) merupakan komoditas spesifik lokal Sulawesi Utara yang memiliki potensi tinggi sebagai bahan baku tepung karena kandungan patinya yang tinggi, serta tidak mengandung gluten. Pemanfaatan di tingkat masyarakat Desa Kamangta masih terbatas pada konsumsi segar dan olahan sederhana dengan cara konvensional. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas Tim Penggerak PKK Desa Kamangta dalam mengolah pisang goroho menjadi tepung, serta meningkatkan peluang ekonomi keluarga berbasis pangan lokal. Metode kegiatan meliputi penyuluhan, demonstrasi teknologi pengolahan tepung serta pemanfaatannya sebagai bahan pembuatan kue kering. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 63% (dari rata-rata pre-test 38 menjadi 64 pada post-test). Program ini memberikan dampak positif pada motivasi usaha peserta dan membuka peluang pengembangan produk lanjutan seperti kue kering, brownies, dan mie berbasis tepung goroho.
Implementasi Video Edukasi Energi Surya sebagai Energi Terbarukan dan Evaluasi Pemahaman Siswa Kelas 6 di SD GMIM 06 Manado Ayub Ali; Best Dayanti Zega; Billyams Septiano Togolo; Cecile Martina Chantal Malonda; Prisilya Yacobus; Daniel Peter Mantilen Ludong; Song Ai Nio
The Studies of Social Sciences Vol. 8 No. 2 (2026): The Studies of Social Sciences
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/tsss.v8i2.67465

Abstract

Pengenalan konsep energi terbarukan sejak tingkat sekolah dasar penting dilakukan untuk menumbuhkan kesadaran awal mengenai pemanfaatan energi bersih dan keberlanjutan. Namun, keterbatasan media pembelajaran yang menarik sering menjadi kendala dalam pemahaman siswa terhadap materi tersebut. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkenalkan energi terbarukan, khususnya energi surya, kepada siswa kelas 6 melalui pengembangan dan implementasi video pembelajaran tentang energi sutya sebagai energi terbarukan berdurasi lima menit yang disertai dengan lima soal evaluasi sebagai alat ukur pemahaman. Metode pelaksanaan meliputi pemutaran video, pemberian tes evaluasi, serta analisis kuantitatif terhadap hasil jawaban dari 28 siswa SD GMIM 06 Manado. Hasil analisis menunjukkan bahwa video pembelajaran efektif meningkatkan pemahaman dasar siswa, dibuktikan dengan dominasi jawaban benar pada tiga buah soal evaluasi. Namun, ada satu soal evaluasi yang memperlihatkan tingkat kesulitan tertinggi dengan jumlah jawaban benar dan salah yang seimbang. Hasil ini mengindikasikan perlunya penyederhanaan konsep atau penambahan penjelasan pada bagian tertentu. Secara keseluruhan, penggunaan video pembelajaran terbukti menjadi media yang efisien dan menarik, namun tetap membutuhkan pendampingan tambahan agar pemahaman siswa lebih optimal.
Strategi Pelayanan Pekerja Sosial dalam Pengembangan Tingkah Laku Anak dengan Spektrum Autisme Tingkat Sedang di Yayasan Bhakti Luhur Malang Maria Marselina; Ratih Nindita Kirana; Muhaimin Muhaimin; Puji Astuti; Eka Setyowati
The Studies of Social Sciences Vol. 8 No. 2 (2026): The Studies of Social Sciences
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/tsss.v8i2.68425

Abstract

Spektrum autisme dengan tingkat gangguan perilaku sedang merupakan kondisi perkembangan yang ditandai oleh keterbatasan kemampuan beradaptasi terhadap lingkungan, berkomunikasi, serta membangun interaksi sosial dengan orang lain. Kondisi tersebut menyebabkan anak mengalami kesulitan dalam mengendalikan emosi sehingga kerap menunjukkan perilaku seperti marah, menangis, atau tantrum ketika menghadapi situasi yang berbeda dari rutinitas yang telah dikenalnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pelayanan yang dilakukan oleh pekerja sosial dalam pengembangan tingkah laku anak dengan spektrum autisme tingkat sedang di Yayasan Bhakti Luhur Malang. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk memperoleh gambaran yang mendalam mengenai pelaksanaan pelayanan, bentuk intervensi, serta peran pekerja sosial dalam mendukung perkembangan perilaku anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pekerja sosial serta pihak yang terkait dengan proses pelayanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pelayanan yang diterapkan meliputi pendampingan individual, pemberian penguatan positif (positive reinforcement), pembiasaan perilaku adaptif, serta kolaborasi dengan keluarga dan tenaga profesional lainnya. Strategi tersebut dilaksanakan secara berkesinambungan dengan mempertimbangkan kebutuhan, kemampuan, dan karakteristik masing-masing anak. Penerapan strategi tersebut memberikan dampak positif terhadap perkembangan perilaku anak, terutama dalam aspek komunikasi, interaksi sosial, kemandirian, dan pengendalian emosi. Sehingga, strategi pelayanan pekerja sosial berperan penting dalam mendukung pengembangan tingkah laku anak dengan spektrum autisme tingkat sedang melalui pendekatan yang terencana, terpadu, dan berorientasi pada kebutuhan individu anak.
Peran Pekerja Sosial dalam Pengembangan Kualitas Sumber Daya Manusia Anak dengan Disabilitas Intelektual di Bidang Pendidikan Advensia Meliana Lipat; Eka Setyowati; Muhaimin; Indiati; David Kasidi
The Studies of Social Sciences Vol. 8 No. 2 (2026): The Studies of Social Sciences
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/tsss.v8i2.68541

Abstract

Disabilitas intelektual merupakan suatu kondisi yang ditandai oleh keterbatasan yang signifikan pada fungsi intelektual serta kemampuan perilaku adaptif. Kondisi tersebut menyebabkan anak mengalami berbagai hambatan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, terutama pada aspek kognitif, komunikasi, perilaku, dan kemandirian. Akibatnya, mereka memerlukan layanan pendidikan yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan perkembangannya. Pengembangan kualitas pendidikan menjadi faktor penting untuk mengoptimalkan potensi dan meningkatkan kemandirian mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji upaya pengembangan dan peningkatan kualitas pendidikan bagi anak dengan disabilitas intelektual, khususnya dalam aspek pembelajaran dan kemandirian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus di Yayasan Bhakti Luhur Malang, Provinsi Jawa Timur. Informan dalam penelitian ini berjumlah enam orang yang terdiri dari Ketua Yayasan Bhakti Luhur Malang, empat orang pengasuh atau perawat, dan anak dengan disabilitas intelektual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai hambatan yang dialami oleh anak dengan disabilitas intelektual dapat diminimalkan melalui pemberian pendidikan dan pembelajaran yang tepat. Pembelajaran yang diberikan tidak hanya berfokus pada pengembangan keterampilan hidup dan kemandirian anak, tetapi juga pada penguatan dukungan dari lingkungan keluarga, lembaga, dan masyarakat. Dengan adanya pendidikan dan dukungan sosial yang memadai, anak dengan disabilitas intelektual memiliki kesempatan untuk mengembangkan potensi diri, meningkatkan kemandirian, dan berpartisipasi secara aktif dalam kehidupan bermasyarakat.

Page 9 of 10 | Total Record : 91