cover
Contact Name
Abdul Jalil
Contact Email
abduljalil@unmuhjember.ac.id
Phone
+6281553182768
Journal Mail Official
penelitian.ipteks@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
Jl. Karimata No. 49 sumbersari Jember
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS
ISSN : 25275216     EISSN : 2528116X     DOI : -
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS adalah publikasi dari Lembaga Penelitian dan pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jember berupa tulisan yang diterbitkan secara berkala, jurnal ini diterbitkan dua kali dalam satu tahun yaitu bulan Mei dan Desember. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang layanan masyarakat. Jurnal Sains dan Teknologi Pengabdian Masyarakat, terutama berfokus pada masalah utama dalam pengembangan ilmu bidang layanan masyarakat sebagai berikut: Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan. Layanan Masyarakat, Masyarakat, Ketahanan Pangan Lokal; Pelatihan, Pemasaran, Teknologi Tepat Guna, Desain; Pemberdayaan Masyarakat, Akses Sosial; Layanan Komunitas Mahasiswa; Wilayah Perbatasan, Wilayah Kurang Maju.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 274 Documents
ANALISIS PILIH PILIH MAKAN PADA ANAK USIA 1 SAMPAI 3 TAHUN DI DESA SUCI KABUPATEN JEMBER Zuhrotul Eka Yulis; Muhammad Ali Hamid
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol 2, No 2 (2016): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/pengabdian_iptek.v2i2.987

Abstract

 Masa usia toddler merupakan masa dimana emas dari tumbuh kembang anak. Anak mengalami tumbuh kembang yang cukup cepat pada masa itu. Pertumbuhan terjadi secara pada organ tubuh anak sedangkan sedangkan perkembangan terjadi secara kualitas. Perkembangan dan pertumbuhan anak tidak bisa lepas peranan gizi anak sebagai penunjang  energi. Sumber energi optimal anak diperoleh dari makanan yang beragam. Pada usia toddler (1 sampai 3 tahun ) masalah pilih pilih makan sangat banyak terjadi. Sebuah tinjauan pustaka menunjukkan bahwa 50% dari anak berusia 18-23 bulan diidentifikasi sebagai picky eater. Didapatkan prevalensi kesulitan makan sebesar 33,6% pada anak usia toddler. Sebagian besar 79,2% telah berlangsung lebih dari 3 bulan dan berlangsung lama sehingga sering dianggap biasa dan akibatnya dapat timbul komplikasi dan gangguan tumbuh kembang pada anak (Mascola et al 2010). Penelitian ini memiliki tujuan mengetahui faktor dominan yang berpengaruh terhadap pilih pilih makan pada anak merupakan jenis penelitian survei yang bersifat obsevasional  analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah  seluruh anak usia toddler yang berada pada 5 posyandu di desa Suci. kurang lebih 155  orang. Sample penelitian dipilih melalui teknik simple random sampling.Jumlah sampel 65 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner. Analisis data yang digunakan peneliti yaitu analisis deskriptif dan analisis statistik. Dimana dilakukan analisis statistik non parametric dengan menggunakan uji Regresi Logistik. Hasil penelitian diperoleh hasil Sebagian besar responden berusia sebagian besar responden  berada pada usia 2 samapi 3 tahun yaitu sebanyak  53 anak (81,5 %) serta sebagian besar responden berjenis kelamin laki laki  yaitu sebanyak 38 anak ( 58,5%). Data Khusus responden: 30  responden ( 46,2 %) mengalami pilih pilih makan. Faktor dominan  yang mempengaruhi pilih pilih makan pada penelitian ini adalah ASI Ekslusif dengan PR 1,6 dan Perilaku makan orang tua dengan PR 3,3.Kata Kunci: Pilih-pilih makan, tumbuh kembang anak, kesulitan makan anak
PELATIHAN PEMBUATAN BROWNIES KUKUS DAN SISTEM PEMASARANNYA DALAM RANGKA PENINGKATAN PENDAPATAN IBU-IBU PKK Wahyu Eko Setianingsih
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol 4, No 2 (2018): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/pengabdian_iptek.v4i2.1846

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan keterampilan pembuatan brownies kukus yang layak jual sesuai dengan segmentasi pasar yang ditargetkan oleh produsen. Pelatihan pembuatan brownies kukus ini pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan pendapatan ibu-ibu PKK RT 07 Perumahan Tegal Besar Jember. Pelatihan ini dilaksanakan pada bulan februari 2017. Hasil dari pelatihan ini adalah ibu-ibu PKK RT 07 sangat antusias dalam mengikuti pelatihan. Mereka segera ingi mencoba membuat brownies kukus dan mencoba untuk menjualnya.Kata Kunci: ibu rumah tangga, bronies, pendapatan
Inovasi Media Pembelajaran Al-Qur’an Di TPQ Ar-Rahman Desa Ganggang Panjang Ima Faizah; Puspita Handayani
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol 5, No 2 (2019): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jpmi.v5i2.2941

Abstract

Taman Pendidikan al-Qur’an merupakan lembaga pendidikan informal yang menjadi tumpuan orang tua dalam meningkatkan kemampuan membaca dan memahami al-qur’an bagi anak-anak. Sebagaimana pendidikan formal yang dikelola dengan sangat baik dan sesuai standar, TPQ pun harus demikian untuk menjamin kualitas input yang diberikan akan sebanding dengan baiknya output yang dihasilkan. Salah satu  hal yang seringkali disepelekan dalam pengelolaan TPQ adalah pada proses pembelajaran yang dilaksanakan tanpa memperhatikan aspek-aspek yang dapat mempengaruhi minat dan daya tarik anak untuk belajar. Pembelajaran yang berlangsung di TPQ terkesan menggunakan metode, strategi, dan media pembelajaran yang ‘apa adanya’ dan minim inovasi. Permasalahan inilah yang terjadi di TPQ ar-Rahman. Solusi yang ditawarkan adalah melalui inovasi media pembelajaran al-Qur’an berupa alat peraga lembar balik Iqra’
TERAPI PRAKTIS BAGI KELUARGA ANAK AUTIS Khoiriyah Khoiriyah; Fitri Amilia
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol 2, No 1 (2016): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/pengabdian_iptek.v2i1.371

Abstract

ABK Autis memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan, seperti anak-anak normal. Pendidikan bagi ABK Autis secara khusus disediakan pada Sekolah Luar Biasa (SLB) bagian B dan Autis. Dalam menjalankan fungsinya lembaga tersebut mengedepankan keterampilan sehingga terwujud pembelajaran yang baik bagi ABK Autis. Realitas yang ada, bahwa SLB-B dan Autis memiliki jumlah guru yang terbatas, sarana dan prasarana yang kurang memadai, serta waktu belajar yang terlalu singkat. Keterbatasanketerbatasan tersebut menyebabkan ketidak optimalan pembelajaran. Untuk memenuhi kebutuhan ABK Autis, diperlukan tindakan terapis. Kendala kedua adalah ketidakmampuan orangtua dalam pembiayaan terapis. Berkaitan dengan kendala tersebut, diperlukan suatu upaya untuk membantu pemenuhan kebutuhan ABK Autis. Upaya yang dimaksud adalah melakukan pendampingan orangtua dalam melakukan pembelajaran ABK Autis. Kenyataan bahwa banyak orangtua ABK Autis tidak mampu menangani masalah ini karena tidak punya kemampuan atau informasi yang memadai bagaimana menangani ABK Autis. Kendala tersebut akan bisa teratasi apabila orangtua memiliki kemampuan dalam menangani ABK Autis. Untuk maksud tersebut dibutuhkan pelatihan praktis beserta modul sebagai panduan untuk menangani ABK Autis. Selain itu, penting untuk mewujudkan kerjasama dengan guru SLB bagian B dan Autis dalam upaya pendampingan. Dengan begitu orangtua dapat memenuhi kebutuhan anak Autis setiap hari tanpa perlu mengeluarkan biaya yang relatif tinggi. Program pengabdian ini dilaksanakan di SLB bagian B dan Autis di SLB Bintoro Jember, dengan tujuan membantu masyarakat untuk mendapat informasi bagaimana menangani anak Autis secara dini dengan menggunakan metode praktis berbasis keluarga yang terkoordinasi dan berkelanjutan dengan mengoptimalkan komunitas orangtua ABK Autis. Target kegiatan pengabdian ini adalah: (1) Tersusunnya panduan Terapi Praktis Bagi Keluarga Anak Autis, (2) Orangtua bisa melakukan terapi dasar pada ABK Autis, (3) Terciptanya komunitas orangtua ABK Autis yang terkoordinasi (4) Terwujudnya ABK Autis yang tertangani secara tepat. Adapun metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan serta menggerakkan partisipasi keluarga atau masyarakat membentuk komunitas untuk peduli dan menangani ABK Autis
Penyuluhan Bahaya Banjir terhadap Kelistrikan dan Korosi Peralatan Elektronika Rumah Tangga Syah Alam; Lydia Sari; Indra Surjati; Daisman Purnomo Bayyu Aji
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol 7, No 2 (2021): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jpmi.v7i2.4802

Abstract

Wilayah Jabodetabek mengalami banjir yang cukup parah di beberapa wilayah pada tahun 2020 salah satunya adalah wilayah Kelurahan Tanjung Duren Utara, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Curah hujan yang ekstrim yaitu 377 mm/hari membuat hampir seluruh wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya tergenang banjir. Selain itu, drainase yang kurang lancar membuat air menggenang sehingga menyebabkan banjir. Efek dari bencana banjir adalah banyaknya rumah warga yang terendam sehingga kelistrikan dan peralatan elektronika yang dimiliki menjadi rusak dan korosi. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) yang dilakukan bertujuan memberikan penyuluhan kepada masyarakat di wilayah Kelurahan Tanjung Duren Utara RW 04, RT 0010 terkait bahaya banjir terhadap kelistrikan rumah tangga dan korosi pada perangkat elektronika. Metode yang dilakukan dalam kegiatan PkM ini adalah memberikan penyuluhan secara daring kepada masyarakat RT 0010 / RW 04, Kelurahan Tanjung Duren Utara, Kecamatan Grogol Petamburan , Jakarta Barat. Hasil yang diperoleh adalah meningkatnya pemahaman masyarakat terkait bahaya banjir terhadap kelistrikan rumah tangga ditunjukkan dengan hasil pre test dan post test di dapatkan rata-rata masing-masing yaitu 41 dan 84. Pemahaman masyarakat terkait bahaya banjir terhadap kelistrikan meningkat sampai dengan 49 %. Selain itu, rata-rata kepuasan mitra terhadap materi yang disampaikan adalah 84 % , hal ini menunjukkan bahwa materi yang disampaikan oleh tim pemateri sangat bermanfaat bagi peserta penyuluhan.
PELATIHAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN BERBASIS SAK SYARIAH 109 KHUSUSNYA PENGELOLAAN DANA INFAK/SEDEKAH PADA SMAN 1 PAKUSARI JEMBER Rendy Mirwan Aspirandi
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol 4, No 1 (2018): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/pengabdian_iptek.v4i1.1497

Abstract

Salah satu yang melatarbelakangi pentingnya dilakukan pelatihan pelaporan keuangan berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) Syariah adalah kurangnya pengetahuan para pengelola masjid mengenai pencatatan dan pelaporan keuangan dana masjid berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) Syariah. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini diselenggarakan dengan metode ceramah, diskusi, dan praktik. Metode tersebut digunakan untuk menyampaikan materi tentang penyusunan laporan keuangan berbasis SAK Syariah 109 khususnya pengelolaan dana infak/sedekah pada SMAN 1 Pakusari Jember. Kegiatan pelatihan untuk penyusunan laporan keuangan berbasis SAK Syariah 109 pada Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Pakusari Kabupaten Jember. Faktor pendukung terlaksananya kegiatan pengabdian masyarakat ini antara lain: (1) adanya motivasi dari pihak SMAN 1 Pakusari Jember untuk mengetahui lebih dalam mengenai SAK Syariah 109, (2) tingginya antusias dari pihak siswa/siswi SMAN 1 Pakusari Jember untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan pelatihan penyusunan laporan keuangan berbasis SAK Syariah 109 yang terlihat pada sesi tanya jawab dan diskusi siswa/siswi SMAN 1 Pakusari Jember, dan (3) dukungan dari pihak Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat dan Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Jember.Kata Kunci :SAK Syariah 109, SMAN 1 Pakusari Jember, dan Infak/Sedekah
IbM TERAPI PRAKTIS BAGI KELUARGA ANAK TUNARUNGU Dra. Khoiriyah, M.Pd Dra. Siti Rodliyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol 1, No 1 (2015): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/pengabdian_iptek.v1i1.181

Abstract

ABK tunarungu memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan, seperti anak-anak normal. SLB Bmerupakan lembaga yang khusus menangani pembelajaran denganmengedepankan keterampilanhingga bisa memberikan pembelajaran yang baik bagi ABK tunarungu. Untuk memenuhikebutuhan ABK tunarungu, diperlukan tindakan terapis. Namun, kendalanya adalahketidakmampuan orang tua dalam menjangkau biaya terapis. Berdasarkankendala tersebut, makadiperlukan sebuah upaya untuk membantu pemenuhan kebutuhan ABK tunarungu. Upaya tersebutadalah melakukan pendampingan orang tua dalam melakukan pembelajaran ABK tunarungu.Namun pada kenyataannya orang tua ABK Tunarungu tidak mampuuntuk menangani masalah inikarena tidak punya kemampuan atau informasi yang memadai bagaimana menangani ABKTunarungu.Faktor kendala tersebut akan bisa teratasi kalau seandanyan para wali murid memilikikemampuan dalam menangani ABK Tunarungu, untuk itudibutuhkan pelatihan dan modul metodepraktis untuk menangani ABK Tunarungu. Tujuan Pengabdian ini adalah membantu masyarakatuntuk mendapat informasi bagaimana menangani anak tunarungu secara dini denganmenggunakan metode praktis dasar berbasis keluargayang terkoordinasi dan berkelanjutandengan mengoptimalkan komunitas wali murid ABK Tunarungu. Berdasarkan tujuan tersebut,maka target pengabdian adalah: (1) Tersusunnya panduan metode praktis Terapi dasar ABKTunarungu, (2) Wali murid bisa melakukan terapi dasar pada ABK tunarungu, (3) Terciptanyakomunitas wali murid ABK Tunarungu yang terkoordinasi (4) Meningkatnya ABK Tunarungu yangtertangani secara tepat.Metode yang digunakan adalah menggerakkan partisipasi keluarga atau masyarakat membentukkomunitas untuk peduli dan menangani ABK tunarungu. Adapun rencana kegiatanya antara lain:(1) menyusun rencana kegiatan, jadwal pelaksanaan, petunjuk teknis, sarana dan mediapenunjang, (2) mengadakan pelatihan penanganan bagi wali murid ABK Tunarungu, (3)Pendampingan bagi komunitas wali murid ABK Tunarungu dalam menangani putranya.Kata kunci: Terapi praktis, Keluarga anak tunarungu
Edukasi Wirausaha Ayam Kampung dalam Proses Menaikkan Kualitas Peternakan Rih Laksmi Utpalasari; Neny Rochyani; Hendri Gunawan; Diana Widhi Rachmawati; Depi Pramika; Nova Pratiwi; Dina Sri Nindiati
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol 7, No 2 (2021): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jpmi.v7i2.4373

Abstract

ABSTRAKTujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah untuk memberikan sumbangan ilmu pengetahuan berupa edukasi dalam meningkatkan wirausaha ayam kampung yang berkualitas, hal ini dilakukan dalam menjawab tuntutan perkembangan wirausaha dan perkembangan teknologi internet yang sangat pesat, serta sebagai bentuk pelaksanaan tri darma perguruan tinggi berupa pengabdian kepada masyarakat. Metode pelaksanaan  kegiatan yaitu ceramah dan pembekalan melalui aplikasi Zoom dan Youtube. Peserta kegiatan adalah masyarakat umum yang sudah memiliki ternak ayam kampung maupun yang baru berkeinginan menjadi wirausaha ayam kampung khususnya masyarakat kota Palembang. Hasil kegiatan menunjukkan para peserta antusias dan aktif dalam mengikuti kegiatan PkM ini terbukti dengan banyak pertanyaan yang masuk pada saat sesi diskusi serta adanya kemauan dari beberapa peserta yang akan memulai wirausaha ayam kampung dalam rangka menambah dan meningkatkan ekonomi keluarga. Dengan terlaksananya kegiatan ini para wirausaha dan calon wirausaha ayam kampung dapat mengetahui bagaimana membudidayakan atau beternak ayam kampung mulai dari pembibitan sampai dengan pemasaran hasil panen ayam kampung, hingga memanfaatkan bagian dari peternakan ayam kampung yaitu limbah ternak ayam kampung sebagai sumber pendapatan tambahan. ABSTRACTThe aim of this Community Service (PkM) activity is to contribute knowledge in the form of education in increasing quality free-range chicken entrepreneurship, this is done in response to the demands of entrepreneurial development and the very rapid development of internet technology, as well as a form of implementing the tri darma of higher education in the form of community service. The method of implementing the activity is lectures and debriefing through the Zoom and Youtube application. Participants in the activity are the general public who already have native chickens and those who have just wanted to become entrepreneurs of native chickens, especially the people of Palembang. The results of the activity showed that the participants were enthusiastic and active in participating in this PkM activity as evidenced by the many questions that came in during the discussion session as well as the willingness of several participants to start a free-range chicken entrepreneurship in order to add and improve the family economy. With the implementation of this activity, entrepreneurs and aspiring free-range chicken entrepreneurs can find out how to cultivate or raise native chickens, starting from breeding to marketing the native chicken harvest, to utilizing part of the native chicken farm, namely native chicken waste as a source of additional income.
PEMBINAAN TENTANG SISTEM KEAMANAN PADA PANTI ASUHAN Noor Salim
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol 3, No 2 (2017): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/pengabdian_iptek.v3i2.1480

Abstract

Panti Sosial Asuhan anak adalah suatu lembaga usaha kesejahteraan sosial yang mempunyai tanggung jawab untuk memberikan pelayanan kesejahteraan sosial pada anak telantar dengan melaksanakan penyantunan dan pengentasan anak telantar, memberikan pelayanan pengganti orang tua/wali anak dalam memenuhi kebutuhan fisik, mental dan sosial kepada anak asuh sehingga memperoleh kesempatan yang luas,tepat dan memadai bagi pengembangan kepribadianya sesuai dengan yang diharapkan sebagai bagian dari generasi penerus cita- cita bangsa dan sebagai insan yang akan turut serta aktif dalam bidang pembangunan nasional. Sebagai tempat perlindungan anak terlantar maka keamanan dalam panti asuhan perlu diperhatikan. Oleh karena itu pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dengan tema keamanan pada panti asuhan ini dilakasanakan. Tujuan dari pada pengabdian ini diharapkan pengetahuan tentang keamanan panti tetap harus mendapat prioritas dari pemilik panti. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pemilih panti asuhan sangat antusias pada program pengabdian ini dan akan melaksanakan dan menerapkan system keamanan pada panti asuhan. Kata Kunci: panti asuhan, system keamanan, anak terlantar.
Peningkatan Produktifitas Penjualan Tempe Pada Kampung Tempe Thyophoida W. S. Panjaitan; Ani Susanti Sabailaket; Mira Junita Berisigep
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol 5, No 1 (2019): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/pengabdian_iptek.v5i1.2164

Abstract

Tempe merupakan salah satu makanan yang banyak digemari oleh masyarakat Indonesia. oleh karena itu banyak terdapat produsen tempe dan salah satu produsen tempe yang ada di Surabaya terletak pada Kampung Tempe. Dalam melaksanakan kegiatan usahanya tidak terlepas dari permasalahan yang akan dihadapi. Adapun permasalahan yang dihadapi oleh para produsen tempe yang ada pada kampung tempe adalah 1) pemasaran tempe tidak dapat berjalan secara optimal, 2) permasalahan dalam melakukan promosi sehingga memerlukan desain banner dan label produk, 3) permasalahan dalam penentuan biaya produksi dan penyusunan laporan keuangan. Adapun tujuan dilakukannya pengabdian masyarakat ini adalah dapat membantu meningkatkan penjualan tempe, sehingga dilakukan 1) desain ulang terhadap banner dan label produk sehingga dapat dikenal oleh konsumen, 2). didesain sistem promosi pada sosial media, serta 3). dapat menghitung biaya produksi dan membuat laporan keuangan. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat meningkatkan penjualan dan banyak masyarakat yang mengetahui keberadaan dan dapat menghitung biaya produksi dan menyusun laporan keuangan. Kata Kunci: Produktivitas, Tempe, produktifitas