Articles
360 Documents
Rancang Bangun Sistem Informasi Pertandingan Pencak Silat Berbasis Website Menggunakan Metode User Centered Design (UCD)
Akhyar Basyir;
Maskur Maskur;
Ilyas Nuryasin
Jurnal Repositor Vol 2 No 12 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/repositor.v2i12.571
Kejuaraan pencak silat akan lebih terukur dan lebih mudah jika menggunakan sistem digital karena sistem informasi pertandingan pencak silat dapat meminimalisir adanya human error dan dapat mengatur jalannya kejuaraa sehingga panitia kejuaraan akan lebih ringan kinerjanya[1]. Metode User Centered Design(UCD) di gunakan dalam sistem informasi ini karena banyaknya masukan, saran keinginan dari para wasit-juri, panitia dan peserta yang harapan kedepan mampu menjadikan sistem ini mudah di pakai dari berbagai kalangan. Keinginan dari pengguna untuk tampilan dan fitur dari sistem informasi sangatlah beragam, oleh karena itu peneliti memulai tahap Specify The Context of use yang akan mengidetifikasi siapa saja, untuk apa dan kondisi seperti apa pengguna mulai menggunakan sistem informasi ini[2]. Sistem informasi pertandingan pencak silat dirancang dan dibangun menggunakan metode User Centered Design sehingga prototype yang dihasilkan sesuai dengan keinginan dan kebutuhan pengguna. Sistem informasi pertandingan pencak silat telah melalui tahap evaluasi dan pengujian menggunakan usability testing dengan skor 94,25% dan pengujian black box dengan hasil seluruh fitur yang dirancang berjalan sesuai harapan.
Rancang Bangun Document Management System Di Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Malang
Waliyyullah Mufid;
Ilyas Nuryasin;
Gita Indah Marthasari
Jurnal Repositor Vol 2 No 8 (2020): Agustus 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/repositor.v2i8.388
Penelitian ini bertujuan untuk membangung aplikasi Document Management System (DMS) di Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Malang berbasis web. Aplikasi Document Management System dikembangkan menggunakan HTML, PHP, dan Framework CodeIgniter dengan format penyimpanan MySQL sebagai databasenya. Metode pengembangan sistem adalah menggunakan model pengembangan Waterfall. Aplikasi ini berisikan beberapa komponen dalam Document Management System seperti Storage yaitu penyimpanan dokumen dalam bentuk elektronik, Distribution yaitu sebuah sistem manajemen dokumen harus membantu dalam hal penggunaan atau pembagian dokumen pada orang yang tepat, dan Annotations yaitu pengguna aplikasi DMS dapat menambah atau menghapus informasi tambahan, tanpa mengubah dokumen aslinya. Aplikasi ini telah diuji dan berjalan sesuai dengan yang diharapkan.
Implementasi Metode Feature-Oriented Software Development (FOSD) Dalam Mengembangkan Learning Management System (LMS)
Ahmad Salam Rahim;
Maskur Maskur;
Galih Wasis Wicaksono
Jurnal Repositor Vol 2 No 12 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/repositor.v2i12.414
Learning management system (LMS) merupakan sebuah media yang dibuat khusus untuk mempermudah proses belajar mengajar, pertukaran informasi dan mengumpulkan tugas secara online berbasis web. Di Indonesia, khususnya perguruan tinggi memiliki standar nasional pendidikan tinggi (SN Dikti) yang dibuat oleh kementerian riset, teknologi dan pendidikan tinggi no.44 tahun 2015 untuk mengatur sistem pembelajaran. Maka dari itu, perlu adanya penelitian yang dapat menyesuaikan fitur LMS dengan SN Dikti tersebut. Salah satu LMS yang paling banyak digunakan di Indonesia adalah moodle, yaitu platform LMS yang open source dan dapat dikembangkan sendiri. Penelitian ini memanfaatkan moodle untuk mencari fitur yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran dan kemudian disesuaikan dengan standar proses pembelajaran pada SN Dikti. Hasil seleksi fitur akan diimplementasikan kedalam sistem moodle menggunakan metode pengembangan sistem yaitu feature-oriented software development (FOSD), FOSD memiliki empat tahapan pengembangan yaitu analisis domain, dimana fitur akan diseleksi untuk mendapatkan fitur yang sesuai. Hasilnya didapatkan 12 fitur pada moodle dan akan diimplementasikan. Tahapan selanjutnya desain domain dan spesifikasi dengan membuat model fitur, use case dan activity diagram. Tahap implementasi menggunakan moodle versi 3.5+ agar menjadi LMS yang dapat dikonfigurasi. Setelah itu tahapan konfigurasi produk dan generasi yaitu tahap pengujian 12 fitur dengan menggunakan metode blackbox.
Desain dan Implementasi Sistem Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Standar 3 Berbasis KPI
Mizwar Mizwar;
Hariyady Hariyady;
Setio Basuki
Jurnal Repositor Vol 2 No 9 (2020): September 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/repositor.v2i9.520
Akreditasi merupakan sebuah bentuk penilaian mutu dan kelayakan terhadap institusi perguruan tinggi yangdilakukan oleh organisasi diluar perguruan tinggi.Akreditasi merupakan salah satu indikator untuk mengukur kualitas sebuah perguruan tinggi. Salah satu cara untuk mendapatkan nilai akreditasi yangbaik yaitu diperlukan sebuah sistem dashboard untuk memonitoringdan membantu sebuah perguruan tinggi dalam menghadapi proses akreditasi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk membuat sebuah sistem dashboard monitoringakreditasiperguruan tinggi standar tigaUniversitasi Muhammadiyah Malang. Pembuatan sistem dashboard monitoringakreditasi perguruan tinggi standartiga menggunakan bahasa pemrograman PHP, HTML,JavaScript,framework CodeIgniter (CI) dan MySQL sebagai database. Sistem ini dikembangkan dengan menggunakan metode Scrum. Pada sistem ini terdapat tiga level pengguna yaitu level prodi atau program studi, level fakultas, dan level universitas. Pada level prodi memiliki fitur upload berkasstandar tiga, melihat borang standar tiga dan melihat informasi akreditasistandartigayangdidapatkan pada level program studi. Pada level fakultas memiliki fitur untuk melihat borangstandar tigapada setiap program studi, dan bisa melihat informasi akreditasistandar tigayangdidapatkan pada fakultas dan juga informasi akreditasistandar 3pada setiap program studi. Pada level universitas memiliki fitur untuk melihat borang pada setiap program studi, informasi akreditasi standar tiga pada tingkat universitas fakultas dan program studi. Sistem yangdibuat akan diuji dengan menggunakan metode blackbox testingdan UAT.
Perancangan Smart Charger Untuk Meghindari Overheat Pada Baterai Lithium-Ion
Agung Wahyu Purnadi;
Zamah Sari;
Fauzi Dwi Setiawan Sumadi
Jurnal Repositor Vol 3 No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/repositor.v3i1.1104
Untuk mengisi daya pada smartphone dibutuhkan charger sebagai media pengisian, chargersmartphone hanya akan berhenti mengisi ketika dilepas dari sumber listrik,hal ini menyebabkanbaterai mengalami over heat dan bisa mengakibatkan baterai meledak karena baterai cukup sensitivedengan suhu panas dan hanya bisa mencapai batas maksimal 45o, smart charger adalah chargeryang dapat secara otomatis memutus aliran listrik ketika level baterai mencapai 100%, selain itusmart charger mendeteksi suhu baterai pada smartphone menggunakan aplikasi yang dikirimkanmelalui bluetoth HC-05 selanjutnya data akan diolah dan menghasilkan output apaka pengisian dayabisa dilakukan atau tidak, jika pengisian bisa dilakukan mikrokontroler akan memberi perintah ke rileyuntuk membuka arus listrik dan melakukan pengisian daya pada smart phone, sebaliknya apabilakondisi baterai tidak memenuhi syarat maka mikrokontroler akan memberi perintah pada riley untukmenutup arus listrik sehingga pengisian daya tidak bisa dilakukan, terdapat tombol emergency padaalat smart charger untuk mematikan rangkaian sehingga menjadi charger biasa, hal ini ditujuakanagar charger tetap bisa digunakan ketika smartphone mati dan tidak bisa mengirim data kepadasmart charger.
Pengukuran Kualitas Website Point of Sales System Divisi Bisnis UMM Menggunakan Metric Function Oriented
Adam Pamungkas Ramadhan;
Ilyas Nuryasin;
Wildan Suharso
Jurnal Repositor Vol 2 No 8 (2020): Agustus 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/repositor.v2i8.885
Metric Function Oriented merupakan metrik yang menggunakan ukuran fungsionalitas dari suatu aplikasi atau sistem sebagai nilai normalisasi. Dalam hal ini, fungsionalitas dapat diukur secara tidak langsung dengan menggunakan metode Function Point. Function Point ini diturunkan menggunakan hubungan dari pengamatan yang dilakukan berdasarkan ukuran domain informasi perangkat lunak secara langsung yang dapat dihitung dan penilaian perangkat lunak dari sisi kompleksitasnya. Hasil yang didapatkan pada pengumpulan data berupa fungsionalitas dan spesifikasi dari suatu sistem. Untuk perhitungan Unadjusted Function Point, Value Adjustment Factor, dan Function Point hasil yang didapat masing-masing memiliki nilai 247, 0.92, dan 227.24. Sedangkan untuk hasil evaluasi indikator kegagalan berupa nilai kualitas yang dimiliki yaitu 95% yang mana nilai tersebut merupakan nilai kualitas dari website point of sales system milik Divisi Bisnis UMM.
Perancangan Sistem Informasi Absensi Menggunakan Smartcard Berbasis Internet of Things Pada CV. Anugerah Mandiri
Muhammad Zain Iqbal Muzakki;
Ilyas Nuryasin;
Fauzi Dwi Setiawan Sumadi
Jurnal Repositor Vol 3 No 3 (2021): Mei 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Absensi merupakan sebuah kegiatan pengambilan data guna mengetahui jumlah kehadiran karyawan atau pegawai pada suatu instansi pemerintah/perusahaan. Absensi karyawan sangat dibutuhkan untuk mengetahui tingkat disiplin yang tinggi dan menilai sistem kerja dari setiap karyawan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan sebuah sistem informasi absensi karyawan pada CV. Anugerah Mandiri dan sebuah reader berbasis IoT yang akan membaca data dari smartcard. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode prototype. Metode prototype digunakan karena metode ini mudah apabila ada perubahan dan dengan menggunakan prototype client lebih mudah memahami sistem yang akan dibuat. Setelah dilakukan pengujian menggunakan pengujian blackbox, didapatkan hasil bahwa sistem informasi absensi karyawan dapat berjalan sesuai yang diharapkan dan semua fitur dapat bekerja dengan baik. Begitu juga dengan reader IoT yang dapat berjalan dengan baik.
Seleksi Fitur Relieff Pada Klasifikasi Malware Android Menggunakan Support Vector Machine(SVM)
irma fitriani;
Setio Basuki;
Agus Eko Minarno
Jurnal Repositor Vol 2 No 11 (2020): November 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/repositor.v2i11.901
Seiring berkembangnya jaman perkembangan malware android terus mengalami peningkatan setiap tahunnya.Machine Learning adalah salah satu teknik yang bisa kita gunakan dalam melakukan analisa malware android dengan 2 model pendekatan statis dan dinamis.Penulis menggunakan Support Vector Machine(SVM) untuk proses klasifikasiannya dan menggunakan kernel RBF. Fitur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Permission dan Broadcast Receiver. Untuk menambah hasil akurasinya digunakan metode Seleksi Fitur Relieff. Dan Seleksi Fitur pembandingnya adalah Chi-Square(CHI),Correlation-based Feature Selection(CFS), dan Gain Ratio(GR). Hasil dari Seleksi Fitur Relieff akan di evaluasi dengan Seleksi Fitur pembandingnya serta juga dengan hasil klasifikasi tanpa menggunakan Seleksi Fitur. Akurasi klasifikasi Seleksi Fitur Relieff menghasilkan 33.33333%, hasil akurasi Seleksi Fitur pembanding lainnya juga memberikan hasil sama dengan Seleksi Fitur Relieff. Sedangkan hasil klasifikasi tanpa Seleksi Fitur memberikan hasil yang cukup tinggi yaitu 95%. Hasil pengujian menunjukkan bahwa Seleksi Fitur tidak cocok digunakan dengan data yang sedikit karna memberikan hasil yang jauh lebih rendah dari tanpa menggunakan Seleksi Fitur.
Analisis Bukti Digital pada Telegram Messenger Menggunakan Framework NIST
Salma Azizah;
Sri Ayu Ramadhona;
Kenny Willy Gustitio
Jurnal Repositor Vol 2 No 10 (2020): Oktober 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/repositor.v2i10.1066
Kejahatan dunia maya semakin meningkat seiring dengan berkembangnya teknologi yang meningkat. Kasus kejahatan penipuan online shop menjadi salah satu tindak kejahatan yang sering terjadi. Kejahatan ini memanfaatkan salah satu aplikasi Instant Messenger yang cukup populer yaitu Telegram. Telegram berbasis desktop merupakan salah satu aplikasi yang dapat dijalankan pada komputer, khususnya komputer sistem operasi Windows 10. Semua aplikasi yang dijalankan pada komputer meninggalkan data dan informasi pada Random Access Memory (RAM). Data dan informasi tersebut dapat diperoleh dari RAM menggunakan teknik live forensics yang dapat digunakan ketika komputer sedang berjalan dan terkoneksi internet. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan bukti digital pada kasus penipuan online shop. Bukti digital tersebut diperoleh dengan menggunakan tools FTK Imager dengan mengakuisisi RAM pada komputer untuk mendapatkan data dan informasi pada RAM. Hasil penelitian ini diperoleh bukti percakapan antara tersangka dan korban menggunakan Telegram untuk mengungkap tindak kejahatan penipuan online shop.
Klasifikasi Citra Sel Darah Untuk Penyakit Malaria Dengan Metode CNN
Achmad Fauzi Saksenata;
Agus Eko Minarno;
Yufis Azhar
Jurnal Repositor Vol 4 No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/repositor.v4i2.1283
Semakin berkembangnya teknologi mengakibatkan pola hidup masyarakat ikut berubah, karena kebutuhan masyarakat bergantung pada teknologi yang ada. Perubahan ini dapat dilihat dalam penggunaan komputer dengan dibantu berbagai alat yang telah dibuat dapat mendeteksi penyakit pada seseorang. Dengan adanya alat tersebut dapat membantu masyarakat agar lebih cepat dan mudah mengetahui penyakit yang diderita. Oleh karena itu, diperlukan sistem yang dapat menganalisa, mengenali, secara sensitive, akurat dan otomatis mendiagnosa manusia terkena penyakit malaria atau tidak. Metode yang disulkan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut Deep Learning (DL) yaitu Convolutional Neural Network (CNN) yang unggul untuk klasifikasi. Dalam penelitian ini, mengusulkan penggunaan CNN untuk membantu dalam mengklasifikasikan penyakit malaria. Dataset terdiri dari 27558 gambar sel darah. Model yang diusulkan mencapai kinerja dengan akurasi terbaik 96%. Pengujiannya berhasil serta berjalan dengan baik.