cover
Contact Name
Christina Laamena
Contact Email
jumadika.math@gmail.com
Phone
+6285228807267
Journal Mail Official
jumadika.math@gmail.com
Editorial Address
Gedung Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Program Studi Pendidikan Matematika Jl. Ir. M. Putuhena, Kampus Universitas Pattimura Poka-Ambon, Maluku, Indonesia
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Jurnal Magister Pendidikan Matematika (JUMADIKA)
Published by Universitas Pattimura
ISSN : 26571986     EISSN : 26848848     DOI : 10.30598/jumadikavol1iss1year2019page9-18
Core Subject : Education,
JUMADIKA (Jurnal Magister Pendidikan Matematika) is provided for writers, teachers, students, professors, and researchers, who will publish their research reports or their literature review articles (only for invited contributors) about mathematics education and its instructional. Start from Mey 2019, this journal publishes two times a year, in April and October. Besides regular writers, for each volume, the contents will be contributed by invited contributors who experts in mathematics education either from Indonesia or abroad. This journal encompasses original research articles, review articles, and short communications, including: Mathematics, Mathematics Education, Realistic Mathematics Education, Design Research, School Mathematics, PISA Problems
Articles 83 Documents
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL PADA MATERI ARITMETIKA SOSIAL DI KELAS VII SMP YOS SOEDARSO MASOHI Edeu, Pauline; Laurens, Theresia; Ayal, Carolina Selfisina
Jurnal Magister Pendidikan Matematika (JUMADIKA) Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Magister Pendidikan Matematika (JUMADIKA)
Publisher : Prodi Magister Pendidikan Matematika Pascasarjana Universitas Pattimura Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jumadikavol7iss2year2025page174-182

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi lima tahapan, yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian terdiri atas dua kelas VII yang memiliki kemampuan awal setara, yaitu kelas VII-1 sebagai kelas kontrol dan kelas VII-2 sebagai kelas eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran berbasis kearifan lokal memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Hasil validasi menunjukkan rata-rata penilaian umum sebesar 3,44, Modul Ajar 3,55, Bahan Ajar 3,33, dan Lembar Kerja Siswa 3,72, yang seluruhnya memenuhi kriteria kevalidan (≥ 2,50). Kepraktisan perangkat ditunjukkan oleh respons positif guru sebesar 83,3% dan siswa 82,3%, melampaui batas kepraktisan (≥ 70%). Keefektifan perangkat dibuktikan melalui hasil uji signifikansi (sig = 0,001 < α = 0,05) yang menunjukkan bahwa hasil belajar siswa dengan perangkat berbasis kearifan lokal lebih baik dibandingkan pembelajaran konvensional. Dengan demikian, perangkat pembelajaran berbasis kearifan lokal dinyatakan layak digunakan dalam pembelajaran matematika karena terbukti valid, praktis, dan efektif.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS APLIKASI ANDROID DENGAN INTEGRASI TEKNOLOGI GOOGLE DALAM KERANGKA KERJA TPACK Langi, Jefta Payung; Ratumanan, Tanwey Gerson; Wattimanela, Henry Junus
Jurnal Magister Pendidikan Matematika (JUMADIKA) Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Magister Pendidikan Matematika (JUMADIKA)
Publisher : Prodi Magister Pendidikan Matematika Pascasarjana Universitas Pattimura Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jumadikavol7iss2year2025page183-195

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan perangkat pembelajaran matematika berbasis aplikasi Android yang mengintegrasikan teknologi Google dalam kerangka Technological Pedagogical and Content Knowledge (TPACK) pada materi perbandingan trigonometri untuk siswa kelas X. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Produk yang dihasilkan berupa aplikasi Android Matematika Pedia yang memuat Modul Ajar (MA), Bahan Ajar (BA), dan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD). Hasil validasi ahli menunjukkan bahwa perangkat berada pada kategori valid, dengan skor MA 3,3, BA 3,4, dan LKPD 3,7. Pada tahap implementasi, perangkat menunjukkan tingkat kepraktisan yang tinggi, ditunjukkan oleh keterlaksanaan pembelajaran oleh guru sebesar 88,75% dan siswa 83,01%, serta respons positif guru 100% dan siswa 90,21%. Efektivitas perangkat juga terbukti melalui perbedaan signifikan hasil belajar antara kelas eksperimen dan kelas kontrol sig. (2-tailed) = 0,001 < α = 0,05, dan nilai N-Gain yang lebih tinggi pada kelas eksperimen 0,58 dibandingkan kelas kontrol 0,36. Dengan demikian, perangkat pembelajaran yang dikembangkan memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif.
PENGARUH KEMANDIRIAN BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA Yalunip, Leonila Corazonya; Meirista, Etriana; Natsir, Irmawaty; Nurhayati, Nurhayati
Jurnal Magister Pendidikan Matematika (JUMADIKA) Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Magister Pendidikan Matematika (JUMADIKA)
Publisher : Prodi Magister Pendidikan Matematika Pascasarjana Universitas Pattimura Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jumadikavol7iss2year2025page158-163

Abstract

Tujuan penelitian ini menganalisis pengaruh kemandirian belajar terhadap prestasi belajar matematika siswa Sekolah Menengah Pertama. Jenis penelitian yang digunakan adalah ex post facto dengan melibatkan 104 siswa kelas VIII SMP YPK Merauke sebagai sampel. Instrumen penelitian meliputi angket kemandirian belajar dan tes prestasi belajar matematika. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan inferensial melalui uji regresi linear sederhana untuk mengetahui besarnya pengaruh kemandirian belajar terhadap prestasi belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara kemandirian belajar dan prestasi belajar matematika dengan persamaan regresi Y = 7,430 + 0,293X dan kontribusi pengaruh sebesar 40,6% yang berada pada kategori sedang. Hal ini berarti bahwa peningkatan kemandirian belajar akan diikuti oleh peningkatan prestasi belajar matematika.