cover
Contact Name
Livana PH
Contact Email
globalhealthsciencegroup@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
globalhealthsciencegroup@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL
ISSN : 27149757     EISSN : 27156885     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Penelitian Perawat Profesional merupakan sarana publikasi karya ilmiah bagi para peneliti kesehatan khususnya perawat profesional. Jurnal Penelitian Perawat Profesional diterbitkan oleh Global Health Science Group. Jurnal Penelitian Perawat Profesional menerbitkan artikel-artikel yang merupakan hasil penelitian dalam lingkup keperawatan yang berfokus pada (10) pilar keperawatan, meliputi: keperawatan anak; keperawatan maternitas; keperawatan medikal-bedah; keperawatan kritis; keperawatan gawat darurat; keperawatan jiwa; keperawatan komunitas; keperawatan gerontik; keperawatan keluarga; dan kepemimpinan dan manajemen keperawatan. Jurnal Penelitian Perawat Profesional diterbitkan pertama kali pada Volume 1 No 1 November 2019. Jurnal Penelitian Perawat Profesional terbit 4x dalam setahun, yaitu bulan Februari, Mei, Agustus, dan November. Artikel penelitian yang dikirimkan ke jurnal online ini akan di-peer-review setidaknya 2 (dua) reviwer. Artikel penelitian yang diterima akan tersedia online setelah proses peer-review jurnal. Bahasa yang digunakan dalam jurnal ini adalah bahasa Inggris atau Indonesia
Articles 1,568 Documents
Hubungan Kadar Glukosa Darah saat Masuk Rumah Sakit dengan Lama Hari Rawat Pasien Sindrom Koroner Akut (SKA) Laja, Rana Salsabila Putri; Simanungkalit, Jesica Natalia; Sangging, Putu Ristyaning Ayu
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 6 (2024): Desember 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i6.3690

Abstract

Sindrom Koroner Akut (SKA) salah satu penyebab utama kematian di seluruh negara. Data Kemenkes RI tahun 2012 menyatakan SKA menempati posisi utama penyebab kematian dan menjadi The Silent Killer di Indonesia. Perburukan pasien SKA salah satunya karena peningkatan kadar glukosa darah sehingga menyebabkan lama hari rawat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar glukosa darah saat masuk rumah sakit dengan lama hari rawat pasien SKA di RSUDAM. : Penelitian ini merupakan studi kuantitafif analitik observasional dengan desain cross sectional yang dianalisis menggunakan uji statistika Chi Square. Pengambilan sampel memperhatikan kriteria inklusi dan eksklusi. Sehingga didapatkan 132 data rekam medis pasien SKA di RSUDAM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah pasien SKA di RSUDAM Bandar Lampung tahun 2020 yang memiliki lama hari rawat ≤6 hari lebih banyak pada pasien dengan kadar GDS diategorikan normal (<140 mg/dL) sebesar 39,4%. Menurut hasil uji statistik diperoleh nilai p sebesar 0,001 dimana p<0,05 artinya terdapat hubungan kadar glukosa darah dengan lama hari rawat pasien SKA di RSUDAM. Terdapat hubungan kadar glukosa darah saat masuk rumah sakit dengan lama hari rawat pasien SKA di RSUDAM.
Penerapan Elevasi Kaki 30 Derajad terhadap Penurunan Foot Edema pada Ny.J dengan Congestive Heart Failure Larasati, Dewi Antika; Mucholih, Mucholih; Siwi, Adiratna Sekar; Putri, Indria Nirmala
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 6 (2024): Desember 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i6.3707

Abstract

Gagal jantung kongestif atau Congestive Heart Failure adalah kondisi klinis progresif yang disebabkan ketidakmampuan jantung memompa darah yang memenuhi kebutuhan metabolisme tubuh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan elevasi kaki 30o pada pasien dengan gagal jantung kongestif di Ruang Intensive Care Unit (ICU) RST Wijayakusuma Purwokerto. Metode penelitian ini menggunakan case study dan subyek berjumlah 1 pasien dengan diagnosa medis Congestive Heart Failure (CHF) dengan metode pendekatan asuhan keperawatan. Hasil penelitian menunjukan terjadi penurunan derajat edema pada kaki pasien setelah dilakukan elevasi kaki 30o. Dapat disimpulkan bahwa penerapan elevasi kaki 30o dapat menurunkan edema kaki pada pasien gagal jantung kongestif.
Penatalaksanaan Holistik pada Anak Perempuan Usia Lima Tahun dengan Tinea Capitis Tipe Kerion melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga Vinezzia, Dillyana; Alnisrina, Dea; Ernawati, Tutik
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 6 (2024): Desember 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i6.3726

Abstract

Dermatofitosis atau jamur pada kulit infeksi jamur superfisial yang disebabkan oleh Trichophyton sp., Epidermophyton sp., dan Microsporum sp (jenis jamur dermatofita). Tinea capitis adalah infeksi jamur yang menyerang area kulit kepala dan rambut. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan pendekatan dokter keluarga yang holistik dan komprehensif sesuai masalah yang ditemukan pada pasien, dan melakukan penatalaksanaan berbasis Evidence Based Medicine yang bersifat patient centered, dan family approach. Studi ini merupakan studi laporan kasus. Data primer diperoleh melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, dan kunjungan ke rumah untuk melengkapi data keluarga dan menilai lingkungan fisik. Penilaian dilakukan berdasarkan diagnosis holistik dari awal, proses, dan akhir studi. Pasien An.AKS usia lima tahun datang ke poli umum Puskesmas X di antar oleh ibunya dengan keluhan timbul benjolan di kepala sebesar koin lima ratus rupiah sejak lima hari yang lalu, disertai nyeri, gatal, terdapat kebotakan di area benjolan dan terdapat bintil-bintil kecil sebesar kepala jarum pentul. Pasien didiagnosa dengan tinea capitis dengan jenis kerion. Pasien diberikan intervensi farmakologi dan non farmakologi berupa pengetahuan dan pengobatan tinea kapitis yang juga diberikan pada keluarga.
Penatalaksanaan Holistik pada Pasien Laki-Laki Usia 65 Tahun dengan Diabetes Mellitus Tipe 2 dan Limfadenopati Suspek Tb melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga Pangihutan, James Abel; Ilham, Muhammad; Sibuea, Sahab
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 1 (2025): Februari 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i1.3733

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) adalah penyakit degeneratif yang diakibatkan oleh ketidakmampuan kelenjar pankreas memproduksi cukup insulin atau kurangnya kepekaan tubuh dalam penggunaan insulin. Kasus Diabetes Melitus di Indonesia mencapai 10,3 juta jiwa, menduduki peringkat ke-7 setelah China, India, Amerika Serikat, Pakistan, Brazil, dan Meksiko. Data Riskesdas tahun 2019 menunjukkan prevalensi DM mencapai 10,9%. Sedangkan Tuberkulosis sendiri merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberkulosis dan menjadi masalah kesehatan yang serius di seluruh dunia. Kebanyakan kuman TBC menginfeksi parenkim paru, namun bisa juga menyerang organ tubuh lain seperti pleura, kelenjar getah bening, tulang, dan lain-lain. Penularan TBC terjadi ketika orang yang terinfeksi menyebarkan kuman ke udara melalui tetesan kecil saat batuk, bersin, atau berbicara. Indonesia menduduki peringkat ketiga jumlah kasus TBC di dunia setelah India dan Tiongkok, dengan perkiraan 824.000 kasus dan 93.000 kematian per tahun, atau setara dengan 11 kematian setiap jamnya. Mengaplikasikan pelayanan dokter keluarga dengan mengidentifikasi faktor risiko, masalah klinis, serta penatalaksanaan pasien berbasis Evidence-Based Medicine yang bersifat patient-centred, family-approach, dan community oriented. Penelitian yang dilakukan adalah laporan kasus. Data primer didapatkan melalui anamnesis, pemeriksaan fisik dan kunjungan ke rumah. Data sekunder didapat dari rekam medis pasien di puskesmas Pasar Ambon. Penilaian dilakukan berdasarkan diagnosis holistik dari awal, proses, dan akhir studi secara kuantitatif dan kualitatif. Pasien Tn. S usia 65 tahun datang kontrol gula darah dan mengambil obat Diabetes. Pasien juga datang dengan keluhan batuk sejak 3 hari lalu dengan dahak berwarna kehijauan. Didapatkan bahwa pengetahuan pasien dan keluarganya tentang faktor risiko penyakitnya dan kesadaran pasien akan pentingnya pola hidup sehat dan asupan gizi seimbang masih kurang, serta resiko paparan pada lingkungan kerja dan keluarga. Intervensi diberikan untuk membantu pasien merubah pola makan dan pola hidup menjadi lebih sehat. Tatalaksana holistik dapat mengurangi faktor risiko dengan cara meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pasien untuk melakukan perubahan perilaku yang lebih sehat.
Penatalaksanaan Wanita Usia 62 Tahun dengan Dispepsia, Hipertensi, dan Gout Arthritis melalui Pendekatan Keluarga Devi, Fryda Liana; Murtane, Nyoman Mupu; Mayasari, Diana
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 6 (2024): Desember 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dispepsia merupakan satu atau lebih gejala dari nyeri epigastrium, sensasi terbakar, begah atau cepat kenyang. Manifestasi klinis dispepsia dapat kambuh, remisi dan sangat mempengaruhi kualitas hidup pasien terkait kesehatan. Hipertensi dapat didiagnosis dengan ketika tekanan sistolik ≥140 mmHg dan/atau tekanan darah diastolik ≥90mmHg. Gout arthritis adalah sindroma klinis ditandai episode arthritis akut dan berulang yang sering menyerang sendi kecil akibat adanya endapan kristal monosodium urat dalam sendi. Menerapkan pelayanan dokter keluarga dengan mengidentifikasi faktor risiko, masalah klinis, serta penatalaksanaan pasien yang bersifat patient centered dan family approach. Studi ini merupakan laporan kasus. Data primer diperoleh melalui anamnesis, pemeriksaan fisik dan kunjungan rumah, untuk melengkapi data keluarga, dan psikososial serta lingkungan. Penilaian dilakukan berdasarkan diagnosis holistik dari awal, proses, dan akhir studi secara kuantitatif dan kualitatif. Pasien Ny.N 62 tahun mengeluhkan nyeri pada ulu hati, mual disertai nyeri kepala dan kaku pada sendi jari-jari tangannya. Pasien memiliki pola makan yang tidak teratur dan juga mengalami stress. Pola berobat kuratif. Kurangnya pengetahuan keluarga tentang penyakit yang dideritanya. Penatalaksanaan secara holistik dan komperhensif terhadap permasalahan pasien Ny. N telah dilakukan dengan pemberian edukasi dan pengaturan pola hidup untuk meningkatkan pengetahuan dan memunculkan kesadaran pada pasien dan keluarga.
Penatalaksanaan Holistik pada Pasien Pria Usia 60 Tahun dengan Infeksi Saluran Kemih Non-Spesifik melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga Saputra, Dicky Ardian; Zuraida, Reni; Novianty, Detty
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 6 (2024): Desember 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i6.3737

Abstract

Jumlah penderita Infeksi Saluran Kemih (ISK) di Indonesia adalah 90-100 kasus per 100.000 penduduk per tahun atau sekitar 180.000 kasus baru per tahun. Angka kejadian ISK adalah 1:100 pertahun. Insiden ISK meningkat pada anak menurun pada umur dewasa dan meningkat lagi pada lansia. Penyakit ini penting untuk ditatalaksana secara komprehensif agar tujuan pengobatan dapat tercapai. Tujuan: Menerapkan pelayanan dokter keluarga dengan mengidentifikasi faktor risiko, masalah klinis, serta penatalaksanaan pasien berbasis Evidence-Based Medicine yang bersifat patient-centred, family-approach, dan community oriented. Metode: Studi yang dilakukan adalah laporan kasus. Data primer diperoleh melalui anamnesis, pemeriksaan fisik dan kunjungan ke rumah. Data sekunder didapat dari rekam medis pasien di puskesmas. Penilaian dilakukan berdasarkan diagnosis holistik dari awal, proses, dan akhir studi secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil: Setelah dilakukan intervensi didapatkan perbaikan skor pengetahuan pasien dan keluarganya yang meningkat sebanyak 40 poin, pasien menjaga personal hygiene-nya dan keluarga pasien memahami penyakit yang diderita pasien. Simpulan: Telah dilakukan penatalaksanaan holistik dengan pendekatan dokter keluarga Tn. S usia 60 tahun dengan Infeksi Saluran Kemih (ISK) yang disesuaikan berdasarkan diagnostik holistik awal. Intervensi yang dilakukan telah menambah pengetahuan pasien dan mengubah beberapa perilaku pasien dan keluarganya, yang ditunjukkan dengan perbaikan pada diagnostik holistik akhir.
Pengaruh Edukasi Video Animasi terhadap Pengetahuan Ibu tentang Pemilihan MP-ASI dalam Pencegahan Stunting Sari, Dian Nur Adkhana; Suryati, Suryati; Purwitaningtyas, Rizki Yulia; Hartiningsih, Sri Nur; Fatehah, Fatehah
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 6 (2024): Desember 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i6.3739

Abstract

Fase pertumbuhan awal anak membutuhkan nutrisi yang baik agar anak dapat tumbuh dengan sehat. Pengetahuan ibu terhadap gizi bayi menjadi faktor yang dapat mempengaruhi status gizi.Upaya untuk meningkatkan pengetahuan dengan cara pemberian edukasi dan informasi. Media video terutama video animasi diduga efektif dapat meningkatan pengetahuan karena video animasi memiliki unsur audio dan visual, sehingga informasi akan mudah diterima. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh edukasi video animasi terhadap pengetahuan ibu tentang pemilihan MP-ASI dalam pencegahan stunting. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 8 Juli – 14 Juli 2023 dengan jenis penelitian pra-experimental (one group pre-post test design). Intervensi yang diberikan yaitu edukasi video animasi berdurasi 7 menit 17 detik dengan 1 kali pemutaran video. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki anak usia 6-24 bulan yang berjumlah 185 ibu, dan didapatkan sampel sebanyak 65 ibu dengan teknik simple random sampling. Instrumen menggunakan kuesioner pengetahuan MP-ASI berjumlah 28 pertanyaan. Skala data rasio dan menggunakan Uji Wilcoxon.Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil nilai rata-rata pretest 121 dalam dan nilai rata-rata posttest 134. Dari hasil uji komparasi didapatkan hasil nilai p= 0,000 (nilai p<0,05) sehingga Ho ditolak dan Ha diterima yang artinya terdapat perbedaan skor pengetahuan ibu sebelum dan sesudah pemberian edukasi video animasi.Terdapat pengaruh yang signifikan dari edukasi video animasi terhadap pengetahuan ibu tentang pemilihan MP-ASI dengan nilai p =000 (nilai p<0.05).
Hubungan Pengetahuan dan Sikap tentang Covid-19 dengan Perilaku Gizi Seimbang di Era Pandemi pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Balqis, Fatimah El; Zuraida, Reni; Rahmayani, Fidha; Oktarlina, Razmi Zakiah
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 6 (2024): Desember 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i6.3742

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap tentang COVID-19 dengan perilaku gizi seimbang di era pandemi pada mahasiswa kedokteran. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik dengan desain cross sectional yang dilakukan pada bulan Oktober 2021 sampai dengan Januari 2022. Sampel penelitian ini berjumlah 83 responden yang merupakan mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Lampung tahun akademik 2021/2022. Hasil: Analisis univariat menunjukkan 62% mahasiswa kedokteran memiliki pengetahuan yang baik tentang COVID-19, 71% mahasiswa kedokteran memiliki sikap positif tentang COVID-19 dan 51% mahasiswa kedokteran memiliki perilaku yang baik tentang gizi seimbang. Pada analisis bivariat diperoleh p-value= 0,01 yang berarti terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan tentang COVID-19 dengan perilaku tentang gizi seimbang, p value= 0,00 yang berarti terdapat hubungan yang bermakna antara sikap tentang COVID-19 dengan perilaku tentang gizi seimbang. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan tentang COVID-19 dengan perilaku gizi seimbang; dan sikap tentang COVID-19 dengan perilaku gizi seimbang pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Lampung di Era Pandemi.
Penatalaksanaan Holistik Pasien Nn. F Usia 18 Tahun dengan Vertigo di Wilayah Kerja Puskesmas Sukaraja melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga Sinum, Muhammad Burdadi Adiwinoto; Ernawati, Tutik; Sasmita, Anggi Marta Dwi; Sayoeti, M. Fitra Wardhana
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 6 (2024): Desember 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i6.3744

Abstract

Vertigo adalah suatu istilah yang berasal dari bahasa Latin, vertere, yang berarti memutar. Secara umum, vertigo dikenal sebagai ilusi bergerak atau halusinasi gerakan. Vertigo ditemukan dalam bentuk keluhan berupa rasa berputar – putar atau rasa bergerak dari lingkungan sekitar (vertigo sirkuler) namun kadang – kadang ditemukan juga keluhan berupa rasa didorong atau ditarik menjauhi bidang vertikal (vertikal linier).Tujuan: Menerapkan pendekatan dokter keluarga secara holistik dan komprehensif dalam mendeteksi factor risiko, masalah klinis,serta penatalaksanaan pasien berbasis evidence based medicine dan bersifat family-approached dan patient-centered Metode: Analisis studi ini adalah laporan kasus. Data primer diperoleh melalui anamnesis dan pemeriksaan fisik. Data sekunder diperoleh dari rekam medis pasien di Puskesmas. Penilaian dilakukan berdasarkan diagnosis holistik dari awal, proses, dan akhir studi secara kuantitatif dan kualitatif Hasil: Nn. F usia 18 tahun dating ke Puskesmas dengan keluhan pusing berputar sejak 2 hari sebelum datang ke puskesmas. Pusing berputar timbul mendadak, dirasakan terus-menerus dan semakin parah saat pasien mengangkat kepalanya untuk duduk maupun berdiri setelah tidur. Keluhan disertai dengan mual, muntah, dan keringat dingin. Muntah dialami pasien sebanyak dua kali. Kekhawatiran pasien yaitu keluhan bertambah berat dan mengganggu aktivitasnya sehari-hari. Pasien didiagnosis dengan vertigo berdasarkan anamnesis dan pemeriksaan fisik. Pasien kurang mengetahui mengenai penyakit yang dideritanya. Pengetahuan keluarga tentang Vertigo masih rendah. Dilakukan intervensi non- medikamentosa dan medikamentosa pada pasien dan keluarganya dengan edukasi terkait penyakit pasien dalam 3 kali kunjungan rumah. Hasil evaluasi yang didapatkan adalah keluhan pasien berkurang dan pengetahuan pasien serta keluarganya terkait vertigo meningkat. Kesimpulan: Telah dilakukan penatalaksanaan holistik dengan pendekatan dokter keluarga Ny. F usia 18 tahun dengan Vertigo yang disesuaikan berdasarkan diagnostik holistik awal. Intervensi yang dilakukan telah menambah pengetahuan pasien dan mengubah beberapa perilaku pasien dan keluarganya, yang ditunjukkan dengan perbaikan pada diagnostik holistik akhir.
Analisis Faktor yang Mempengaruhi Tumbuh Kembang pada Anak Usia 0 – 24 Bulan Kusumaningrum, Rahma Puspita; Wahyudi, Totok; Mursudarinah, Mursudarinah
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 1 (2025): Februari 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i1.3748

Abstract

Tumbuh kembang merupakan aspek yang menjelaskan proses mengenai pembentukan seseorang, baik secara fisik maupun psikososial. Angka gangguan pertumbuhan dan perkembangan khususnya gangguan perkembangan motorik berkisar 27,5%. Tujuan: Mengetahui faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang pada anak usia 0 – 24 bulan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Pengambilan sampel dengan metode total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 61. Alat ukur menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reabilitas oleh peneliti sebelumnya yaitu berupa kuesioner pola asuh, sosial ekonomi pendapatan diukur berdasarkan perkapita, pola makan dan KPSP kuesioner baku. Analisis data menggunakan uji statistik chi square. Hasil: Uji statistic menunjukkan bahwa terdapat hubungan bermakna pola asuh dengan tumbuh kembang p=0,000, tidak ada hubungan bermakna sosial ekonomi dengan tumbuh kembang p=0,550, tidak ada hubungan bermakna pola makan dengan tumbuh kembang p=0,440. Kesimpulan: Terdapat hubungan faktor pola asuh dengan tumbuh kembang dan tidak terdapat hubungan faktor sosial ekonomi dan pola makan dengan tumbuh kembang.

Filter by Year

2019 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 7 No 3 (2025): Juni 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 2 (2025): April 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 1 (2025): Februari 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 6 (2024): Desember 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 5 (2024): Oktober 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 4 (2024): Agustus 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 3 (2024): Juni 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 2 (2024): April 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 1 (2024): Februari 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 4 (2023): November 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 3 (2023): Agustus 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 2 (2023): Mei 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 1 (2023): Februari 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 4 (2022): November 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 4 (2022): November 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional (In Press) Vol 4 No 3 (2022): Agustus 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 2 (2022): Mei 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 1 (2022): Februari 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 4 (2021): November 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 3 (2021): Agustus 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 2 (2021): Mei 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 1 (2021): Februari 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 2 No 4 (2020): November 2020, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 2 No 3 (2020): Agustus 2020, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 2 No 2 (2020): Mei 2020, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 2 No 1 (2020): Februari 2020, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 1 No 1 (2019): November 2019, Jurnal Penelitian Perawat Profesional More Issue