cover
Contact Name
Livana PH
Contact Email
globalhealthsciencegroup@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
globalhealthsciencegroup@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL
ISSN : 27149757     EISSN : 27156885     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Penelitian Perawat Profesional merupakan sarana publikasi karya ilmiah bagi para peneliti kesehatan khususnya perawat profesional. Jurnal Penelitian Perawat Profesional diterbitkan oleh Global Health Science Group. Jurnal Penelitian Perawat Profesional menerbitkan artikel-artikel yang merupakan hasil penelitian dalam lingkup keperawatan yang berfokus pada (10) pilar keperawatan, meliputi: keperawatan anak; keperawatan maternitas; keperawatan medikal-bedah; keperawatan kritis; keperawatan gawat darurat; keperawatan jiwa; keperawatan komunitas; keperawatan gerontik; keperawatan keluarga; dan kepemimpinan dan manajemen keperawatan. Jurnal Penelitian Perawat Profesional diterbitkan pertama kali pada Volume 1 No 1 November 2019. Jurnal Penelitian Perawat Profesional terbit 4x dalam setahun, yaitu bulan Februari, Mei, Agustus, dan November. Artikel penelitian yang dikirimkan ke jurnal online ini akan di-peer-review setidaknya 2 (dua) reviwer. Artikel penelitian yang diterima akan tersedia online setelah proses peer-review jurnal. Bahasa yang digunakan dalam jurnal ini adalah bahasa Inggris atau Indonesia
Articles 1,568 Documents
Hubungan antara Infeksi Virus HSV-1 dan Penyakit Alzheimer: Tinjauan Patogenesis Az Zahra, Putri Rhieyana Nur; Marseliana, Rohayati; Sopiah, Popi
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 2 (2025): April 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i2.6063

Abstract

Penyakit Alzheimer (AD) adalah gangguan neurodegeneratif yang berkembang secara progresif dan mengarah pada gangguan kognitif serta memori. Penyebab pasti dari penyakit ini masih belum sepenuhnya dipahami, meskipun faktor genetik dan lingkungan diduga memainkan peran penting. Salah satu hipotesis yang menarik adalah adanya hubungan antara infeksi virus Herpes Simplex Virus tipe 1 (HSV-1) dengan perkembangan AD. Tujuan: Tinjauan ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis peran HSV-1 dalam patogenesis penyakit Alzheimer, dengan fokus pada mekanisme yang melibatkan plak amyloid-β, peradangan neurogenik, dan stres oksidatif yang dapat merusak jaringan otak. Metode: Penelitian ini dilakukan dengan meninjau literatur yang relevan terkait infeksi HSV-1, patogenesis AD, dan bukti-bukti dari studi epidemiologi serta eksperimen. Penelitian ini mengidentifikasi jalur molekuler yang dapat menghubungkan infeksi HSV-1 dengan kerusakan saraf yang terjadi pada AD. Dimana penulis menggunakan 3 database diantaranya Pubmed didapatkan 18 dari 110 artikel, Google Schoolar didapatkan 8 dari 21 artikel, dan ScienceDirect didapatkan 1 dari 6 artikel dengan filter 10 tahun terakhir (2015-2025) dengan kata kunci "Alzheimer", "HSV-1", "Patogenesis", "Infeksi Virus". Hasil: Studi yang tersedia menunjukkan bahwa infeksi HSV-1 dapat berkontribusi pada akumulasi amyloid-β di otak, yang merupakan salah satu ciri khas dari AD. Selain itu, virus ini dapat memicu peradangan kronis dan stres oksidatif yang memperburuk kondisi neurologis pada individu yang rentan, khususnya mereka yang membawa alel ε4 dari gen apolipoprotein E (APOE). Kesimpulan: Meskipun hubungan antara infeksi HSV-1 dan penyakit Alzheimer masih membutuhkan penelitian lebih lanjut, bukti yang ada mendukung hipotesis bahwa infeksi virus ini dapat berperan dalam mempercepat atau memodifikasi perkembangan penyakit Alzheimer, terutama pada individu yang memiliki faktor risiko genetik tertentu. Penemuan ini membuka peluang untuk pengembangan terapi yang berfokus pada pencegahan infeksi HSV-1 sebagai strategi untuk mengurangi risiko Alzheimer.
Penatalaksanaan Holistik pada Anak Usia 8 Tahun dengan Hordeolum Interna melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga Nabilah, Deana Rifqoh; Saftarina, Fitria
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 2 (2025): April 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i2.6198

Abstract

Hordeolum adalah penyakit yang umum terjadi, Hordeolum umumnya tampak sebagai suatu masa nodul yang nyeri dan kemerahan di sekitar margo palpebra. Infeksi bakteri akut pada tepi kelopak mata, 90% sampai 95% kasus hordeolum disebabkan oleh Staphylococcus aureus dengan Staphylococcus epidermidis sebagai penyebab tersering kedua. Studi ini menerapkan prinsip pelayanan kedokteran keluarga dan melakukan penatalaksanaan secara holistik berdasarkan kerangka penyelesaian masalah pasien dengan pendekatan patient-centered, family focused, dan community oriented berbasis Evidence Based Medicine. Studi ini merupakan sebuah laporan kasus dengan data primer diperoleh melalui anamnesis, pemeriksaan fisik dan kunjungan rumah untuk melengkapi data keluarga, data psikososial dan lingkungan. Data sekunder didapat dari rekam medis pasien. Penilaian berdasarkan diagnosis holistik dari awal, proses, dan akhir studi secara kualitiatif dan kuantitatif. Pada kasus ini telah dilakukan diagnosis dan tata laksana holistik sesuai dengan teori dan jurnal terkait serta dilakukan intervensi dengan menggunakan media poster. Pada evaluasi didapatkan pemahaman yang lebih baik terkait penyakit yang diderita serta perubahan perilaku yang berdampak pada keberhasilan terapi. Penilaian pemahaman dilakukan dengan menggunakan Post-test dan didapatkan hasil peningkatan pengetahuan sebesar 40 poin. Keluhan mata merah dan nyeri berkurang dan pasien sudah lebih menjaga kebersihan diri dan lingkungan
Penatalaksanaan Hiperkolesterolemia, Hiperurecemia dan Hipertensi pada Lansia Usia 69 Tahun dengan Pendekatan Kedokteran Keluarga Nurhardita, Fika; Utama, Winda Trijayanthi
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 2 (2025): April 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i2.6200

Abstract

Faktor usia, jenis kelamin, riwayat keluarga, gaya hidup tidak sehat, dan kurangnya aktivitas fisik berkontribusi pada peningkatan penyakit seperti hiperkolesterolemia, hiperurecemia, dan hipertensi. WHO melaporkan bahwa 15-20% penduduk dunia mengalami hipertensi. Data Riskesdas menunjukkan prevalensi hiperurecemia pada perempuan 8,46% dan laki-laki 6,13%. Studi ini menerapkan prinsip pelayanan kedokteran keluarga dan melakukan penatalaksanaan secara holistik berdasarkan kerangka penyelesaian masalah pasien dengan pendekatan patient-centered, family focused, dan community oriented berbasis Evidence Based Medicine. Studi ini merupakan laporan kasus. Data primer diperoleh melalui anamnesis, pemeriksaan fisik dan kunjungan ke rumah untuk melengkapi data keluarga, data psikososial dan lingkungan. Data sekunder didapat dari rekam medis pasien. Penilaian berdasarkan diagnosis holistik dari awal, proses, dan akhir studi secara kualitiatif dan kuantitatif. Pada kasus ini telah dilakukan diagnosis dan tata laksana holistik sesuai dengan teori dan jurnal terkait serta dilakukan intervensi dengan menggunakan media poster. Pada evaluasi didapatkan pemahaman yang lebih baik terkait penyakit yang diderita serta perubahan perilaku yang berdampak pada keberhasilan terapi. Penilaian pemahaman dilakukan dengan menggunakan Post-test dan didapatkan hasil peningkatan pengetahuan sebesar 40 poin. Penatalaksanaan secara holistic dapat meningkatkan pengetahuan, sikap, perilaku pasien dan keluarga dalam mencegah komplikasi dan meningkatkan kualitas hidup.
Pendekatan Holistik pada Pasien Gerd dan Faringitis melalui Kedokteran Keluarga: Studi Kasus Munthe, Rafif Muhaimin Ikhsan; Ernawati, Tutik
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 2 (2025): April 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i2.6201

Abstract

Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) dan faringitis merupakan dua kondisi yang umum terjadi dan dapat saling memperburuk jika tidak ditangani secara menyeluruh. Penatalaksanaan berbasis kedokteran keluarga dapat memberikan pendekatan holistik yang komprehensif dengan memperhatikan aspek biologis, psikologis, sosial, dan lingkungan. Tujuan: Melakukan penatalaksanaan kasus GERD dan faringitis secara holistik pada pasien perempuan usia 58 tahun melalui pendekatan kedokteran keluarga di Puskesmas Simpur.Metode: Studi ini merupakan laporan kasus dengan pendekatan kedokteran keluarga. Data diperoleh melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, kunjungan rumah, serta edukasi pasien dan keluarga. Intervensi dilakukan sebanyak tiga kali kunjungan rumah yang mencakup terapi farmakologis dan non-farmakologis. Responden utama adalah seorang perempuan usia 58 tahun dengan diagnosis GERD dan faringitis yang datang ke Puskesmas Simpur. Pasien tinggal bersama suami, dengan dukungan keluarga terbatas. Keluarga juga dilibatkan dalam proses intervensi sebagai bagian dari pendekatan kedokteran keluarga.Hasil: Setelah intervensi, terjadi peningkatan pemahaman pasien dan keluarga tentang penyakit, perbaikan pola makan, serta peningkatan aktivitas fisik. Keluhan utama berupa rasa terbakar di dada dan nyeri menelan berkurang signifikan. Nilai pre-test pasien meningkat dari 4 menjadi 10 pada post-test, menunjukkan peningkatan pengetahuan yang bermakna.Kesimpulan: Pendekatan kedokteran keluarga efektif dalam mengelola kasus GERD dan faringitis secara holistik. Intervensi menyeluruh yang melibatkan pasien, keluarga, dan lingkungan dapat meningkatkan hasil klinis dan kualitas hidup pasien.
Penatalaksanaan Holistik Pasien Anak Laki-Laki Usia 4 Tahun dengan Tuberkulosis Paru dan Gizi Buruk melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga Firmansyah, Jaya; Zuraida, Reni
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 2 (2025): April 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i2.6202

Abstract

Tuberkulosis (TB) masih menjadi penyebab utama kematian akibat infeksi secara global. Di Indonesia, per Januari 2024 tercatat 110.881 kasus TB pada anak. Masalah gizi buruk juga menjadi tantangan besar, dengan sekitar 4,5 juta anak terdampak pada tahun 2022. Gizi buruk merupakan salah satu faktor risiko utama TB pada anak. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor risiko, menganalisis masalah klinis, dan menyusun strategi tatalaksana holistik melalui pendekatan kedokteran keluarga. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan data primer dari alloanamnesis, pemeriksaan fisik, dan kunjungan rumah, serta data sekunder dari rekam medis. Evaluasi dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. Pada kasus An. MSF ditemukan faktor risiko internal seperti gizi buruk, kebiasaan tidak mencuci tangan, dan riwayat berat badan lahir rendah. Faktor eksternal mencakup kurangnya pengetahuan keluarga tentang TB, rendahnya penerapan PHBS, dan lingkungan yang tidak mendukung kesehatan. Setelah intervensi, terjadi peningkatan skor pengetahuan ibu sebesar 40 poin, perbaikan kepatuhan berobat dan perilaku PHBS seperti mencuci tangan, menggunakan masker, dan menjemur kasur. Asupan gizi juga membaik berdasarkan hasil food recall pasca intervensi.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Keluarga dengan Kejadian Serangan Berulang Pasien Stroke Yuliana, Tanti; Mahmudah, Rifa’atul; Palimbo, Adriana; Santoso, Bagus Rahmat
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 2 (2025): April 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i2.6206

Abstract

Stroke berulang terjadi ketika suplai darah kebagian otak berkurang karena penyumbatan. Serangan stroke berulang dapat terjadi secara tiba-tiba. Serangan otak ini merupakan kegawatdaruratan medis yang harus ditangani secara tepat dan cermat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan keluarga dengan kejadian serangan berulang pasien stroke di RSUD Puruk Cahu. Penelitian kuantitatif ini menggunakan pendekatan cross sectional. Penelitian ini memiliki responden 30 orang, teknik pengambilan responden dengan menggunkan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan lembar observasi. Data dianalisis menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil penelitian dari 30 responden didapatkan hasil bahwa ada 10 keluarga pasien stroke (33,3%) dengan tingkat pengetahuan baik yang merawat pasien dengan kejadian stroke berulang lebih dari satu kali, 7 keluarga pasien stroke (23,4%) dengan tingkat pengetahuan cukup yang merawat pasien dengan kejadian stroke lebih dari satu kali, sedangkan 4 keluarga pasien stroke (13,3%) dengan tingkat pengetahuan kurang yang merawat pasien dengan kejadian stroke hanya satu kali. Dari keseluruhan data tersebut, didapatkan nilai signifikansi P = 0.003 atau α < 0.05, artinya hipotesis diterima. Sehingga kesimpulannya terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan keluarga dengan serangan berulang pasien stroke Di RSUD Puruk Cahu.
Hubungan Inkontinensia Urin dengan Kualitas Hidup pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Adiatma, Yuli; Basit, Mohammad; Suwardi, Sandi; Mahmudah, Rifa’atul
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 2 (2025): April 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i2.6208

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan kelompok dari penyakit metabolic dengan karakteristik hiperglikemia, yang kejadianya terus meningkat setiap tahunnya. Salah satu dampak DM yang jarang terkaji dan diatasi adalah keluhan inkontinensia urin. Hal ini karena terjadinya kerusakan saraf eferen visceral pada dinding kemih, sehingga keluarnya air kemih tidak bisa terkontrol dengan baik dinilai sangat mempengaruhi kualitas hidup pasien sehari hari. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan inkontenensia urin dengan kualitas hidup pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di wilayah kerja puskesmas halong. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain korelasional. Tehnik pengambilan sampel menggunakan Teknik Purposive Sampling. Sampel penelitian ini berjumlah 38 orang. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen Keluhan Inkontinensia dan kualitas hidup. Analisis data yang digunakan yaitu analisis univariat dengan distribusi frekuensi dan analisis bivariat dengan Uji Korelasi Sperman Rank. Hasil penelitian ini didapatkan karakteristik responden pada penelitian ini terbanyak berjenis kelamin perempuan dengan jumlah 29 orang responden (76,3%), kategori usia responden terbanyak pada kategori lansia akhir (56-65 Tahun) 23 responden (60,5%), berdasarkan lama menderita DM responden pada penelitian ini terbanyak adalah >10 tahun 35 responden (92,1%), mayoritas memiliki pendidikan terakhir Sekolah Dasar (SD) yaitu 22 responden (57.9%). Mayoritas keluhan inkontinensia urin adalah pada kategori ringan 18 orang responden (47,4%), Terkait gambaran kualitas hidup penderita DM Tipe 2 di Puskesmas Halong mayoritas pada kategori baik yaitu 25 orang responden. Sedangkan temuan khusus pada penelitian ini menunjukan nilai Sig.(2-tailed) 0.000. Maka disimpulkan ada hubungan antara Inkontinensia Urin dengan Kualitas Hidup Penderita DM wilayah kerja Puskesmas Halong.
Pengaruh Edukasi Basic Life Support dengan Metode Simulasi terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Remaja Nurhayati, Nurhayati; Roswita, Ria; Fratama, Ferry Fadli; Prayogi, Bisepta
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 2 (2025): April 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i2.6231

Abstract

Tindakan menolong seseorang yang mengalami henti jantung tidak harus dilakukan oleh tenaga medis, AHA telah merekomendasikan bahwa semua orang dapat melakukan pertolongan pada sesorang yang mengalami henti jantung dengan pelatihan BLS. Tehnik Basic Life Support (BLS) yang benar merupakan faktor penentu keberhasilan penangan henti jantung. Pengetahuan dan kemampuan seseorang dalam melakukan tehnik BLS yang benar perlu ditingkatkan agar mencapai keberhasilan penanganan henti jantung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan sikap remaja setelah diberikan edukasi dengan metode simulasi basic life support. Teknik pengambilan sampel adalah teknik total sampling sampel (total sampel) dengan jumlah responden 36 responden. Metode dalam penelitian ini yaitu eksperiment one group pre tes post test design. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan uji Wilcoxon didapatkan nilai p value tingkat pengetahuan 0,000 dan p value sikap remaja 0,003. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh edukasi basic life support dengan metode simulasi terhadap tingkat pengetahuan dan sikap remaja.
Uji Daya Hambat Ekstrak Andaliman (Zanthoxylum Acanthopodium) terhadap Pertumbuhan Escherichia Coli Silitonga, Yona Arisena Magdalena; Apriliana, Ety; Anggraini, Dwi Indria
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 4 (2024): Agustus 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i4.2703

Abstract

Penyakit infeksi merupakan salah satu penyakit yang banyak menyebabkan kematian di seluruh dunia, terutama pada negara berkembang yang banyak mempunyai angka kematian yang tinggi, termasuk Indonesia. Escherichia coli merupakan bakteri yang normalnya hidup di dalam usus manusia dan hewan. Kebanyakan Escherichia coli tidak berbahaya, tetapi beberapa Escherichia coli merupakan patogen, yang mana dapat menyebabkan penyakit, diare atau penyakit di luar saluran usus. Infeksi oleh Escherichia coli adalah penyebab diare terbanyak kedua setelah rotavirus. Resistensi bakteri terhadap antibiotik telah menjadi masalah serius dalam kesehatan masyarakat. Derivat tanaman antibakteri selalu menjadi terapi baru. Terdapat adanya aktivitas antimikroba dari minyak atsiri andaliman (Zanthoxylum acanthopodium) serta komponen aktif penyusunnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil daya hambat ekstrak buah andaliman dibandingkan kontrol positif serta menentukan diameter zona hambat ekstrak buah andaliman (Zanthoxylum acanthopodium) terhadap Escherichia coli. Desain penelitian ini adalah penelitian eksperimental murni, dengan rancangan post-test control group. Penelitian ini menggunakan bakteri Escherichia coli yang diberikan ekstrak buah andaliman dengan 6 kelompok. Konsentrasi 25% (K1), konsentrasi 50% (K2), konsentrasi 75% (K3), konsentrasi 100% (K4), kontrol negatif dengan akuades (K5), dan kontrol positif dengan gentamicin (K6), kemudian dilihat daya hambatnya dengan mengukur diameter zona hambat dengan metode difusi sumuran. Hasil rerata diameter zona hambat yaitu K1 0 mm, K2 0 mm, K3 0 mm, K4 7,25 mm, K5 0 mm, dan K6 30 mm. Hasil analisis menunjukkan p: 0,000. Analisis dilanjutkan dengan uji post hoc dan ditemukan kelompok yang memiliki perbedaan bermakna yaitu K1, K2, K3, K4 dengan K6. Efek antibakteri ekstrak buah andaliman (Zanthoxylum acanthopodium) terhadap Escherichia coli kurang signifikan.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Sadari dengan Metode Ceramah Diskusi terhadap Pengetahuan dan Sikap pada Agregat Remaja Putri Isnaeni, Yeni; Setyowati, Sri; Sari, Dian Nur Adkhana; Nurhayati, Pipin
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 3 (2025): Juni 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i3.4225

Abstract

Deteksi dini merupakan langkah awal yang sangat penting untuk mengetahui secara dini adanya tumor atau benjolan pada payudara sehingga dapat mengurangi tingkat kematian karena penyakit kanker tersebut. Keuntungan dari deteksi dini kanker payudara bermanfaat untuk meningkatkan kemungkinan harapan hidup pada wanita penderita kanker payudara. Hampir 85% gangguan atau benjolan ditemukan oleh penderita sendiri melalui pemeriksaan dengan benar. Selain itu, SADARI adalah metode termudah, tercepat, termurah, dan paling sederhana yang dapat mendeteksi secara dini kanker payudara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Pendidikan Kesehatan SADARI terhadap pengetahuan dan sikap pada agregat remaja. Penelitian ini menggunakan desain metode pre eksperimental dengan one group pre-post test design. Populasi penelitian ini adalah siswi kelas XI SMAN 2 Banguntapan berjumlah 150 siswi. Sampel yang didapatkan sebanyak 66 sampel dengan menggunakan teknik simple random sampling yaitu dengan cara undian. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner. Teknik analisis data menggunakan uji Wilcoxon untuk mengetahui Efektivitas Pendidikan kesehatan sebelum dan sesudah Pendidikan kesehatan tentang SADARI. Hasil uji Wilcoxon didapatkan (p-value= .000 > 0.05) hal tersebut bermakna adanya pengeruh pengetahuan siswi kelas XI sebelum dan sesudah diberikan Pendidikan kesehatan tentang SADARI dengan metode ceramah diskusi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pendidikan kesehatan dengan metode ceramah diskusi mampu meningkatkan pengetahuan siswi kelas XI di SMAN 2 Banguntapan tentang SADARI untuk deteksi dini kanker payudara.

Filter by Year

2019 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 7 No 3 (2025): Juni 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 2 (2025): April 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 1 (2025): Februari 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 6 (2024): Desember 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 5 (2024): Oktober 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 4 (2024): Agustus 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 3 (2024): Juni 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 2 (2024): April 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 1 (2024): Februari 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 4 (2023): November 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 3 (2023): Agustus 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 2 (2023): Mei 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 1 (2023): Februari 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 4 (2022): November 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 4 (2022): November 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional (In Press) Vol 4 No 3 (2022): Agustus 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 2 (2022): Mei 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 1 (2022): Februari 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 4 (2021): November 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 3 (2021): Agustus 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 2 (2021): Mei 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 3 No 1 (2021): Februari 2021, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 2 No 4 (2020): November 2020, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 2 No 3 (2020): Agustus 2020, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 2 No 2 (2020): Mei 2020, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 2 No 1 (2020): Februari 2020, Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 1 No 1 (2019): November 2019, Jurnal Penelitian Perawat Profesional More Issue