cover
Contact Name
Anindya Dwi Risdhayanti
Contact Email
ninndoo@gmail.com
Phone
+62341-440424
Journal Mail Official
elkolind@polinema.ac.id
Editorial Address
Jl. Soekarno Hatta no. 9 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Elkolind : Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri
ISSN : 23559195     EISSN : 23560533     DOI : http://dx.doi.org/10.33795
Core Subject : Engineering,
Elektronika : VLSI Sistem Embedded Devais IoT Konverter Data Sensor Sistem Instrumentasi Sistem Otomasi Industri : Mekatronika dan Robotika Sistem Kontrol Instrumentasi Industri Autonomous Vehicle Kecerdasan Buatan
Articles 286 Documents
Sistem Kendali PID Menggunakan PLC CP1H dan HMI pada Aplikasi Miniplant Tekanan Udara Masrurotul Khusniyah
Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri Vol. 8 No. 3 (2021): Jurnal Elkolind Vol. 8, No. 3, 2021 (September 2021)
Publisher : Program Studi Teknik Elektronika Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem kendali merupakan komponen yang sangat vital dalam dunia pendidikan terutama pada jurusan Teknik Elektronika maka dari itu diciptakan miniplant tekanan udara untuk menunjuang proses belajar mengajar terutama dalam sistem kendali tekanan. Didalam miniplant tekanan udara ini terdapat beberapa komponen yaitu sensor pressure transmitter SKU114991178, sensor water flow YF-S201, motor servo, gate valve dan ball valve. Agar kinerja sistem tetap stabil maka dibutuhkan kontrol PID dan HMI sebagai interface untuk memonitor sistem secara real time. Berdasarkan grafik respon sistem diperoleh Kp = 4,2, Ki = 4,2, Kd = 1,05 dengan set point 4 bar. Berdasarkan nilai parameter PID tersebut, menunjukkan respon sistem yang baik dan stabil.
Perbandingan Jumlah Membership dan Model Fuzzy terhadap Perubahan Level pada Tangki air Berbasis Labview – myRIO Afif Nuryansyah Achmad
Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri Vol. 8 No. 3 (2021): Jurnal Elkolind Vol. 8, No. 3, 2021 (September 2021)
Publisher : Program Studi Teknik Elektronika Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

—Pengontrolan level ketinggian air merupakan suatu sistem yang sangat penting pada industri proses. Pada umumnya pengontrolan variable level dilakukan dengan menggunakan control valve yang termasuk pada control level. Pada penelitian ini menggunakan dua tangki yaitu tangki ukur dan tangki penyimpanan dan terdapat valve manual. Ketinggian level air pada tangki ukur tergantung pada nilai setpoint. Diperlukan juga untuk menjaga ketinggian air agar tetap sesuai dengan setpoint. Pada penelitian ini penulis akan membandingkan 3 respon yaitu 3 Membership dengan model Triangle, 5 Membership dengan model Trapezoid, dan 7 Membership dengan model Gaussian. Sistemnya terdiri dari LabVIEW, NI- myRIO, sensor ultrasonic, driver, pompa dc, stop kran. NI my- RIO merupakan kendali utama untuk penelitian ini, dimana NI- myRIO akan mengambil data dari sensor ultrasonic yang kemudian ditampilkan pada LabVIEW. Data yang ditampilkan pada LabVIEW adalah data untuk ketinggian air. Driver disini sebagai rangkaian tambahan yang dikendalikan oleh pwm untuk mengendalikan pompa dc. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, dapat diketahui bahwa jumlah dan model membership berpengaruh terhadap waktu untuk air stabil. Respon dari 7 membership dengan model Gaussian memiliki waktu yang paling cepat untuk stabil dengan waktu 16 detik.
Metode Kapasitif Pada Sensor Moisture Keramik Berbasis Stainless Plate-304 Muhammad Adryan Munir Rifa’i
Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri Vol. 8 No. 3 (2021): Jurnal Elkolind Vol. 8, No. 3, 2021 (September 2021)
Publisher : Program Studi Teknik Elektronika Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kadar air yang terukur pada keramik setelah proses pengeringan mase merupakan aspek yang berpengaruh terhadap proses glasir dan kualitas keramik hias. Penelitian ini bertujuan mendesain sensor kadar air dengan menerapkan metode kapasitif pada mesin pengering keramik sebagai umpan balik utama pada mesin. Metode kapasitif memanfaatkan rangkaian RC filter di mana rangkaian kapasitif akan dihubungkan sebuah sensor probe yang terbuat dari stainless steel tipe 304 untuk mengetahui nilai kapasitif kadar air yang terkandung dalam sebuah objek yang terukur, luaran berupa tegangan keluaran yang digunakan untuk menentukan nilai persentase kadar air. Kalibrasi sensor dilakukan dengan menggunakan alat moisture meter dengan menerapkan metode linear diantara luaran sensor terhadap pembacaan alat moisture meter di mana pada rumus pengkonversian ADC menjadi satuan nilai kadar air. Pengukuran sampel kadar air pada objek keramik menghasilkan respon tegangan yang linear (berbanding terbalik dengan perubahan nilai kadar air) di mana disaat tegangan luaran membesar maka semakin mengecil nilai persentase kadar air dan sebaliknya. Nilai eror berdasarkan hasil perbandingan sensor dengan moisture meter didapatkan hasil eror terkecil yaitu 0%, eror tertinggi yaitu 1.637% serta rata rata eror yaitu 0.589 %.
Rancang Bangun pH Meter Air Terkoneksi Smartphone dengan Modul Wifi NodeMCU Achmad Eka Fauzi
Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri Vol. 8 No. 3 (2021): Jurnal Elkolind Vol. 8, No. 3, 2021 (September 2021)
Publisher : Program Studi Teknik Elektronika Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya air bagi kehidupan baik bagi manusia, hewan maupun tumbuhan. Manusia membutuhkan air untuk berbagai kebutuhan seperti minum, memasak, membersihkan diri dan membersihkan peralatan. Air sebagai kebutuhan pokok harus memenuhi berbagai parameter kualitas air yang meliputi, pH, kekeruhan, kandungan logam dan lain sebagainya. Salah satu parameter kualitas air adalah pH. Nilai pH suatu cairan dapat diukur menggunakan pH meter. Pada penelitian sebelumnya telah dibuat pH meter dengan mikrokontroler Arduino UNO dengan akurasi produk 94,7%, sedangkan pada penelitian ini telah dibuat alat yang menggunakan sensor pH electrode E-201. Mikrokontroler pada penelitian ini menggunakan NodeMCU yang dapat terhubung ke WiFi dan aplikasi pada smartphone. Berdasarkan hasil analisis produk penelitian ini memiliki nilai akurasi 98,68%, nilai ini lebih tinggi dari penelitian sebelumnya, bahkan lebih tinggi dari PH-009(I)A. Sedangkan nilai error produk ini hanya 1,32%, nilai ini juga lebih baik dari PH- 009(I)A maupun dari produk penelitian sebelumnya. Sedangkan presisi dari alat ini dinyatakan dalam nilai RSD yaitu 0,32%, dimana semakin kecil nilai RSD maka semakin baik presisi dari alat tersebut. Nilai 0,32% ini lebih kecil dari alat PH-009(I)A yang mencapi 2,52%.
Sistem Kendali Suhu Dan Kelembapan Pada Proses Fermentasi Tempe Dengan Metode PID Annisa Fitri Nuroctavia
Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri Vol. 8 No. 3 (2021): Jurnal Elkolind Vol. 8, No. 3, 2021 (September 2021)
Publisher : Program Studi Teknik Elektronika Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Suhu dan kelembapan yang tidak stabil pada ruang produksi tempe menyebabkan kurang optimalnya proses produksi terutama proses pembuatan menjadi lama dan warna tempe kurang menarik. Untuk mengatasi hal tersebut maka dibutuhkan alat yang dapat mengatur dan menstabilkan suhu dan kelembapan udara dalam ruang produksi tempe. Alat yang dapat mengatur dan menstabilkan suhu dan udara lembap perlu dirancang dan dibuat, dengan tujuan agar dapat mempercepat dan mengoptimalkan proses produksi pembuatan tempe. Alat proses fermentasi tempe yang ada diharapkan dapat bekerja pada suhu steady state antara 25ºC - 35ºC, dan mengatur udara lembap pada 30%-80%, karena menurut data dari pembuatan tempe bahwa pada kondisi tersebut waktu fermentasi hanya membutuhkan waktu 18-20 jam dengan kriteria uji warna normal, bau normal, dan rasa normal. Sistem pengendali suhu dan kelembapan pada proses fermentasi tempe dengan metode PID, adalah alat yang direncanakan. Karena hasil perancangan pembuatan Alat dengan menggunakan kontrol metode PID % error steady state menunjukkan hasil yang lebih baik dibanding tanpa kontrol PID dengan error sebesar 0%.
Sistem Monitoring dan Alarm Mesin Molding Microplastic Berbasis LabVIEW Muhammad Fadhlurrohman Anwar
Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri Vol. 8 No. 3 (2021): Jurnal Elkolind Vol. 8, No. 3, 2021 (September 2021)
Publisher : Program Studi Teknik Elektronika Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada suatu sistem otomasi terdapat HMI (Human Machine Interface) yang digunakan oleh programmer sebagai alat untuk memonitoring kinerja sistem secara real time. Dengan berkembangnya sistem otomasi pada suatu industri, maka sistem monitoring dan alarm pada mesin molding microplastic merupakan salah satu sistem yang ada di industri dapat digunakan sebagai media pembelajaran di laboraturium sebelum masuk ke dunia industri yang sesungguhnya. Sistem monitoring dan alarm pada mesin molding microplastic sangat dibutuhkan karena dengan adanya sistem monitoring operator akan lebih mudah untuk mengawasi kondisi torsi ekstruder, temperatur ekstruder dan posisi molding. Untuk menampilkan respon nilai input dan output dari torsi ekstruder, temperatur ekstruder dan posisi molding pada HMI menggunakan kontroler PLC diperlukan komunikasi serial agar HMI dapat memberikan tampilan visual yang real time dan presisi untuk setiap respon input dan output. Untuk mendapatkan respon yang stabil pada kontroler PLC diperlukan komunikasi serial RS 485 untuk menghubungkan dengan HMI, sedangkan pada kontroler myRIO diperlukan kabel USB-B untuk menghubungkan dengan software LabVIEW. Hasil yang didapatkan menunjukkan respon sistem yang baik dan mampu memonitoring torsi ekstruder, temperatur ekstruder dan posisi molding dengan setpoint yang diberikan pada HMI untuk kondisi sistem dan dapat menampilkan alarm apabila sistem bekerja tidak sesuai dengan seharusnya.
Sistem Otomatisasi Perawatan Hidroponik Pada Tanaman Kangkung Berbasis IoT Irchasandro Asy Syamsbeta
Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri Vol. 8 No. 3 (2021): Jurnal Elkolind Vol. 8, No. 3, 2021 (September 2021)
Publisher : Program Studi Teknik Elektronika Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian ini merupakan sebuah alat yang membantu sistem perawatan hidroponik secara otomatis khususnya pada tanaman kangkung dengan kontroller berupa Mikrokontroller Nodemcu Esp32 karena jika dilakukan secara konvensional akan memakan waktu dan kurangnya efektivitas tanam. Menggunakan metode on off berupa relay berfungsi mengendalikan dua buah dosing pump untuk mengeluarkan larutan nutrisi mix A dan mix B, tiga buah pompa air AC berfungsi untuk sirkulasi, pengisian air dalam wadah nutrisi dan pengaduk. LCD digunakan untuk menampilkan pembacaan nilai PPM, usia tanam dan waktu saat ini. Alat ini dipantau juga secara realtime melalui device berupa smartphone atau laptop. Sensor yang digunakan pada sistem perawatan hidroponik otomatis adalah sensor TDS (Total Dissolved Solids) dan Sensor Water Level. Berdasarkan pengujian keseluruhan alat di dapatkan hasil yaitu ketepatan sensor TDS memiliki nilai error sebesar 5,2% , tegangan keluaran yang dihasilkan linear dengan nilai data sensor TDS dan alat ini dapat dipantau melalui smartphone atau device recara realtime
Sistem Kendali PI Menggunakan PLC CP1H dan HMI pada Aplikasi Miniplant Pemanas Air Inta Nurkhaliza Agiska
Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri Vol. 8 No. 3 (2021): Jurnal Elkolind Vol. 8, No. 3, 2021 (September 2021)
Publisher : Program Studi Teknik Elektronika Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang terjadi pada pemanasan air memnggunakan heater water element adalah ketika suhu tidak sesuai dengan set point yang diinginkan. Salah satu cara mengatasinya adalah menjaga kondisi sistem agar tetap berada pada kondisi yang diinginkan dengan meggunakan perangkat kendali dan metode pengendalian. Diperlukan perangkat kendali yang tepat yaitu menggunakan PLC dengan metode PI (Proportional-Integrate) untuk menjaga kondisi agar sesuai yang diinginkan. Pada miniplant pemanas air ini dilengkapi dengan sensor suhu PT100, metode PI digunakan karena cocok untuk menstabilkan suhu. Pada sistem ini juga dapat memonitor hasil kerja sistem menggunakan HMI yang diwakilkan PC. Berdasarkan pengujian sistem dengan menggunakan metode PI dengan set point suhu 35 oC menggunakan Kp=140 Ki=14,08, respon sistem didapatkan nilai Td (delay time) sebesar 45 s, Tr (rise time) sebesar 191 s, Tp (peak time) sebesar 194 s, steady state time sebesar 367 s dan ESS (error steady state) sebesar 2,8 %.
Sistem Kendali Kecepatan Putaran Motor Robot Omnidirectional dengan 4 Penggerak Mekanum Menggunakan PID Berbasis myRIO Salsabila Karina Kholiqin
Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri Vol. 8 No. 3 (2021): Jurnal Elkolind Vol. 8, No. 3, 2021 (September 2021)
Publisher : Program Studi Teknik Elektronika Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Robot Omnidirectional merupakan salah satu jenis robot yang memiliki karakteristik dapat bergerak ke segala arah, Pada robot ini, jenis roda yang dipakai adalah roda mekanum yang memiliki kelebihan dapat memutar robot ke segala arah tanpa memutar badan robot dan memiliki akselerasi yang lebih unggul. Pada robot ini digunakan aktuator berupa 4 motor DC yaitu motor PG28. Dikarenakan setiap motor memiliki karakteristik yang berbeda maka diperlukan adanya sistem kontrol supaya kecepatan putaran motor sesuai dengan set point. Oleh karena itu, pada robot ini digunakan sistem kontrol PID. Untuk mendapatkan nilai tuning PID yang sesuai maka digunakan metode tuning Ziegler-Nichols 1. Metode ini dipilih karena tidak perlu meyusun model matematik plant yang rumit untuk mengetahui perilaku plant tersebut. Dengan ditambahkan sistem kontrol PID tersebut respon dari kecepatan motor dapat mendekati nilai set point lebih cepat dengan nilai overshoot paling besar adalah 1,37% dari seluruh pengujian. Selain itu, respon sistem juga menunjukkan nilai rise time adalah 50ms, nilai settling time 200ms serta nilai error rata rata adalah 0,10%
Implementasi pengukuran tinggi badan dan berat badan untuk menentukan indeks massa tubuh Ulum, Ahmad Miftahul; Radianto, Donny; Nurul Achmadiah, Mas
Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri Vol. 10 No. 3 (2023): Jurnal Elkolind Vol. 10, No. 3, 2023 (September 2023)
Publisher : Program Studi Teknik Elektronika Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elkolind.v10i3.4397

Abstract

Indeks Massa Tubuh (BMI) adalah sebuah parameter yang digunakan untuk menentukan status gizi seseorang berdasarkan perbandingan antara berat badan dan tinggi badan. Saat ini, pengukuran BMI seringkali dilakukan secara manual, sehingga pengukuran BMI menjadi hal yang sulit dilakukan terutama yang belum mengetahui formula untuk menghitung nilai BMI secara tepat. Untuk mengatasi masalah ini, dibuatlah sebuah alat pengukuran BMI secara otomatis. Alat ini dirancang untuk mengukur tinggi badan dengan menggunakan kamera, serta berat badan dengan menggunakan sensor Load Cell. Proses pengolahan gambar menggunakan mikrokontroller Raspberry Pi dan bahasa pemrograman Python. Cara kerja alat ini dimulai dengan pengukuran tinggi badan dan berat badan, lalu setelah mendapatkan nilai yang dibutuhkan, alat ini akan menghitung BMI untuk memberikan informasi mengenai status kesehatan dan saran berat badan agar terhindar dari obesitas. Hasil pengujian menunjukkan tingkat akurasi sebesar 96,31% dengan tingkat eror pengukuran tinggi badan sebesar 1,67% dan berat badan sebesar 0,44%. Sedangkan untuk perhitungan BMI, tingkat eror yang dihasilkan adalah sebesar 3,69%.