cover
Contact Name
Jurnal Prakarsa Paedagogia
Contact Email
prakarsa@umk.ac.id
Phone
+6285640338615
Journal Mail Official
prakarsa@umk.ac.id
Editorial Address
Gondangmanis Po Box 53 Bae Kudus
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Prakarsa Paedagogia
ISSN : 26215039     EISSN : 26209780     DOI : 10.24176
Core Subject : Education,
iterbitkan sebagai media publikasi dan desiminasi hasil penelitian dan karya ilmiah di bidang Pendidikan baik dari Mahasiswa dan Dosen untuk memperkaya khasanah keilmuan pendidikan menuju tercapainya generasi emas Indonesia,
Articles 537 Documents
Perilaku Kedisiplinan Siswa Dilihat Dari Etika Belajar Di Dalam Kelas Putra, Hilmi Mubarok; setiawan, deka -; fajrie, nur -
Journal Prakarsa Paedagogia Vol. 3 No. 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v3i1.5088

Abstract

This study aims to determine student disciplinary behavior seen from the ethics of learning in the Karanganyar State Elementary School 2. The study was designed with a qualitative and descriptive approach in presenting research data. The approach used by researchers is a phenomenological approach with the consideration that this study seeks to describe the phenomenon of student disciplinary behavior seen from the ethics of learning in the classroom. The data can be in the form of interview transcripts, field data records, personal documents, photographs, and others. The subjects chosen were fifth grade students of SD Negeri Karangayar 2 district Demak. From the results of observations made by researchers as well as special notes showing the lack of discipline in student behavior. The results of this study can be used as additional insight into knowledge for readers in general, and at the same time as teacher improvement, especially in disciplined behavior seen from the ethics of learning in the classroom.
Faktor – Faktor Pembentuk Karakter Disiplin dan Tanggung Jawab Dalam Ekstrakurikuler Pramuka Ningrum, Retno Wulan; Ismaya, Erik Aditia; Fajrie, Nur
Journal Prakarsa Paedagogia Vol. 3 No. 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v3i1.5105

Abstract

This study aims to analyze the process of: 1) Formation of discipline character applied by the school in scout extracurricular activities. 2) Factors forming discipline and responsibility in scout extracurricular activities. This study used descriptive qualitative method. Data collection techniques used in this study are observation, in-depth interviews, photography and recording. Subjects studied were elementary school students of Muslimulan NU Kudus V grade in 2019/2020 school year who participated in scout extracurricular activities. The type of research used is descriptive qualitative. Data analysis techniques using data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of the study note that the process of forming the character of the discipline and responsibilities of students in scouting activities is by the existence of various forms of activities that are interesting, challenging and fun. Like games, rigging, semaphores, morse, outbound, etc. Factors that shape the character of discipline and responsibility are divided into two factors. The first is internal factors; from oneself, the second external factor; from the school, family and community environment. Discipline and responsibility are two things that are mutually sustainable, so discipline can shape responsibilities and responsibilities can foster discipline.  
Bimbingan Kelompok Teknik Role playing Untuk Mengatasi Dampak Negative Bulliying Terhadap Emosi Siswa Ristiyana, Lia Anggun; Kiswantoro, Arista; Hidayati, Richma
Journal Prakarsa Paedagogia Vol. 3 No. 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v3i1.5150

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Untukmendeskripsikan tindakan penelitian dalam pemberian layanan bimbingan kelompok dengan teknik role playing untuk mengatasi dampak dari perilaku bullying. 2)Untuk mengetahui peran pelaksanaan layanan bimbingan kelompok teknik role playing untuk mengatasi dampak negative bullying terhadap emosi siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan bimbingan konseling. Dengan kata lain penerapan penelitian tindakan di dalam kelas diharapkan mampu mendorong guru untuk mempunyai kesadaran diri melakukan refleksi diri atau kritik diri terhadap aktivitas pembelajaran yang diselenggarakan. Berdasarkan hasil penelitian ketrampilan peneliti dalam layanan bimbingan kelompok dengan teknik role playing Pada siklus I pertemuan I mendapat skor 52 dalam kategori cukup. Siklus I pertemuan II mendapat skor 61 dalam kategori cukup. Siklus I pertemuan III mendapatkan skor 70 dalam kategori baik. Pada siklus II pertemuan I mendapatkan skor 79 dalam kategori baik. Siklus II pertemuan II mendapatkanskor 83 dalamkategoribaik.Siklus II pertemuan III mendapatkan skor 93 dalam kategori sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian mengatasi dampak bullying melalui bimbingan kelompok dengan teknik role playing menunjukkan hasil pada pra siklus memperoleh rata – rata skor 17,75 dengan kategori sangat kurang, siklus I siswa 26,25dalam kategori cukup, yang artinya siswa dalam mengikuti bimbingan kelompok sudah cukup baik. Pada siklus II siswa memperoleh skor 38,2 dalam kategori baik, yang artinya siswa sudah mampu mengikuti bimbingan kelompok dengan baik.
Meningkatkan Kematangan Pemilihan Karir Melalui Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Problem Solving Safitri, Elfa; Kiswantoro, Arista; Zamroni, Edris
Journal Prakarsa Paedagogia Vol. 3 No. 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v3i1.5151

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: 1. Mendiskripsikan pelaksanaan Bimbingan Kelompok dengan teknik Problem Solving untuk meningkatkan kematangan pemilihan karir, 2. Mendiskripsikan peningkatan kematangan pemilihan karir melalui Bimbingan Kelompok dengan teknik Problem Solving siswa kelas XII SMA PGRI 1 Pati tahun pelajaran 2018/2019. Jenis Penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling. Subjek yang diteliti adalah siswa kelas XII, sebanyak 9 siswa yang mempunyai kematangan pemilihan karir yang belum matang. Analisis data diperoleh dari data kualitatif yang dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian pra siklus dengan meningkatkan kematangan pemilihan karir siswa diperoleh persentase 59% masuk dalam kategori kurang. Setelah diberikan layanan bimbingan kelompok dengan teknik problem solving siklus I dengan memperoleh persentase 81% masuk dalam kategori baik dan mengalami peningkatan sebesar 22% dari pra siklus. Siklus II memperoleh persentase 87% dengan kategori sangat baik dan mengalami peningkatan sebesar 6%. Berdasarkan hasil siklus I dan siklus II menunjukkan bahwa bimbingan kelompok dengan teknik problem solving dapat meningkatkan kematangan pemilihan karir siswa kelas XII SMA PGRI 1 Pati tahun pelajaran 2018/2019.
Penerapan Rational Emotive Behavior Therapy Teknik Assertif Trainning Untuk Mengatasi Self-Esteem Rendah Lestari, Erina Gita; Masturi, Masturi; Lestari, Indah
Journal Prakarsa Paedagogia Vol. 3 No. 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v3i1.5152

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah 1. Untuk menemukan faktor-faktor yang menyebabkan Self-esteem rendah pada siswa SMK PGRI 1 Mejobo Kudus, 2. Untuk teratasinya Self-Esteem rendah melalui pendekatan Rational Emotive Behavior Therapy teknik Assertif Training pada siswa SMK PGRI 1 Mejobo Kudus. Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian studi kasus dengan pendekatan penelitian kualitatif. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa SMK PGRI 1 Mejobo Kudus yang memiliki Self-esteem (harga diri) rendah sebanyak dua siswa (J dan SA). Dalam penelitian ini analisis data dilakukan dengan cara mendeskripsikan hasil dari mengumpulkan data oleh peneliti yaitu pengumpulan data dengan menggunakan metode wawancara, observasi, dokumentasi, dan kunjungan rumah secara mendalam sehingga nantinya mendapatkan data yang akurat terhadap permasalahan yang diteliti yaitu permasalahan tentang Self-esteem rendah. Berdasarkan hasil pembahasan dan analisis penelitian menunjukkan penyebab J dan SA memiliki Self-Esteem rendah disebabkan konseli J mengembangkan pemikiran yang negatif terhadap dirinya sendiri yang merasa lemah karena menjadi bahan bullyan oleh teman-temannya. Konseli SA mengembangkan pemikiran negatif terhadap teman-temannya, merasa minder karena dia berasal dari keluarga yang kurang mampu, sedangkan teman-temannya dari keluarga yang mampu. Untuk mengatasi permasalahan tersebut peneliti menggunakan pendekatan Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) teknik Assertif Trainning. Dari hasil konseling kedua siswa tersebut, mereka dapat meningkatkan Self-Esteem dalam kehidupannya. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka peneliti menyimpulkan bahwa tingkat keberhasilan teknik Assertif Trainning efektif digunakan untuk mengatasi Self-Esteem rendah pada siswa, sehingga siswa berkembang secara optimal. Hal ini dibuktikan adanya perubahan pola pikir maupun perasaan dan perilaku konseli. Konseli mampu meningkatkan Self-Esteem, selain itu terjadi perubahan pola pikir negatif menjadi positif dan perilaku siswa.
Bimbingan Kelompok Teknik Psikodrama Untuk Meningkatkan Kecerdasan Emosional Siswa Dalam Bergaul Dengan Teman Sebaya Octaviana, Ita Nur; Kiswantoro, Arista; Hidayati, Richma
Journal Prakarsa Paedagogia Vol. 3 No. 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v3i1.5153

Abstract

Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling (PTBK). Subjek yang diteliti adalah siswa kelas XI IPS - 3 SMA Negeri 1 Mejobo Kudus, sebanyak 8 siswa yang mempunyai kecerdasan emosi dalam bergaul dengan teman sebaya rendah. Variabel penelitian yang digunakan dua variabel yaitu: variabel bebas (X) adalah layanan bimbingan kelompok teknik psikodrama, variabel terikat (Y) adalah Meningkatkan kecerdasan emosional siswa dalam bergaul dengan teman sebaya. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi dan wawancara. Analisis data yang digunakan adalah teknik observasi dan wawancara. Analisis data yang digunakan adalah analisis data kulitatif deskriptif. Hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah kondisi dari 8 siswa yang mempunyai kecerdasan emosional siswa dalam bergaul dengan teman sebaya rendah pada pra siklus memperoleh jumlah rata-rata skor 48 dengan dalam kategori sangat kurang. Pada akhir siklus I jumlah skor kecerdasan emosional siswa dalam bergaul dengan teman sebaya yaitu 72 dalam kategori kurang dan akhir kegiatan siklus II jumlah kondisi kecerdasan emosional siswa dalam bergaul dengan teman sebaya dari 8 siswa kelas XI IPS-3 SMAN 1 Mejobo Kudus adalah 100 dalam kategori sangat baik. Selain itu juga dapat disimpulkan bahwa hipotesis tindakan yang telah dibuat oleh peneliti pada bab II yang berbunyi “ Layanan Bimbingan Kelompok Teknik Psikodrama Dapat Meningkatkan Kecerdasan Emosional Siswa Kelas XI IPS-3 SMAN 1 Mejobo Kudus Dalam Bergaul Dengan Teman Sebaya”, dinyatakan diterima.
Bimbingan Kelompok Teknik Self Management Untuk Meningkatkan Penerimaan Diri Wijayanti, Julia; Sumarwiyah, Sumarwiyah; Sucipto, Sucipto
Journal Prakarsa Paedagogia Vol. 3 No. 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v3i1.5154

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: 1. Mendiskripsikan bimbingan kelompok dengan teknik self management untuk meningkatkan penerimaan diri anak Panti Asuhan Nurul Jannah, 2. Memperoleh peningkatan penerimaan diri anak Panti Asuhan Nurul Jannah melalui bimbingan kelompok teknik self management. Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah penelitian tindakan bimbingan dan konseling dengan menggunakan dua siklus. Simpulan hasil penelitian ini adalah Terjadinya peningkatan pada penerimaan diri setelah diberikan layanan bimbingan kelompok teknik self management mengalamai peningkatan dalam setiap pertemuan. Pada pra siklus diperoleh rata-rata 24 (48%) termasuk dalam kategori sangat kurang. Pada siklus I hasil observasi pertemuan pertama memperoleh hasil 54% dengan kategori cukup, pertemuan kedua memperoleh hasil 56% dengan kategori cukup, pertemuan ketiga memperoleh hasil 58% dengan kategori cukup. Pada observasi siklus II pertemuan pertama memperoleh hasil 68% dengan kategori baik, pertemuan kedua memperoleh hasil 72% dengan kategori baik, dan pertemuan ketiga memperoleh hasil 84% dengan kategori sangat baik. Oleh karena itu, terjadi peningkatan sebesar 36% dari tahap pra siklus, siklus I, dan siklus II. Hasil penelitian dalam menerapkan bimbingan kelompok teknik self management yang telah dilakukan oleh peneliti untuk meningkatkan penerimaan diri anak panti asuhan Pada siklus I pertemuan ketiga memperoleh hasil 71% dengan kategori baik, dan siklus II pertemuan ketiga memperoleh hasil 93% dengan kategori sangat baik. Oleh karena itu, terjadi peningkatan sebesar 34% dari tahap siklus I, dan siklus II. Dengan demikian Layanan Bimbingan Kelompok Teknik Self Management dapat Meningkatkan Penerimaan Diri Anak Panti Asuhan Nurul Jannah.
Peningkatan Sikap Optimisme Anak Panti Asuhan Melalui Layanan Bimbingan Kelompok dengan Teknik Simulasi Agustin, Devita; Sumarwiyah, Sumarwiyah; Sucipto, Sucipto
Journal Prakarsa Paedagogia Vol. 3 No. 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v3i1.5155

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: 1. Mendeskripsikan pelaksanaan layanan bimbingan kelompok dengan teknik simulasi dapat meningkatkan sikap optimisme pada anak panti asuhan Nurul Jannah Kudus, 2. Diperoleh peningkatan sikap optimisme terhadap anak panti asuhan Nurul Jannah Kudus melalui layanan bimbingan kelompok dengan teknik simulasi. Penelitian ini didesain dengan menggunakan penelitian tindakan bimbingan konseling (PTBK) dengan subyek penelitian adalah 8 anak panti asuhan Nurul Jannah Kudus yang memiliki permasalahan sikap optimisme. Variabel penelitian ini adalah layanan bimbingan kelompok dan teknik simulasi (Variabel Bebas) dan sikap optimisme anak panti asuhan (Variabel Terikat). Hasil penelitian diketahui sikap optimisme anak panti asuhan Nurul Jannah Kudus pada periode pra siklus memperoleh skor 16,1 (32%) kategori sangat kurang (SK). Pada siklus I mengalami peningkatan dengan memperoleh skor 26 (52%) kategori cukup (C). Kemudian pada siklus II juga mengalami peningkatan dengan memperoleh skor 39 (78%) kategori baik (B). Simpulan peneliti ini sebagai berikut: 1. Aktivitas peneliti dalam memimpin kegiatan layanan bimbingan kelompok teknik simulasi pada siklus I pertemuan pertama memperoleh skor 45 (45%) kategori kurang (K), pertemuan kedua memperoleh skor 54 (54%) kategori cukup (C), dan pertemuan ketiga memperoleh skor 65 (65%) kategori cukup (C). Kemudian pada siklus II pertemuan pertama memperoleh skor 69 (69%) kategori baik (B), lalu pada pertemuan kedua memperoleh skor 76 (76%) kategori baik (B), dan pada pertemuan ketiga memperoleh skor 86 (86%) kategori sangat baik (SB).
Pengingkatkan Komunikasi Antar Pribadi Melalui Layanan Penguasaan Konten dengan Teknik Bermain Peran Yahya, Vivi Elita; Sucipto, Sucipto; Masturi, Masturi
Journal Prakarsa Paedagogia Vol. 3 No. 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v3i1.5156

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah : 1. Mendiskripsikan layanan penguasaan konten menggunakan teknik bermain peran dalam peningkatkan komunikasi antar pribadi pada siswa TK Pertiwi Bulungcangkring Jekulo, 2. Diperolehnya peningkatan komunikasi antar pribadi melalui layanan Penguasaan konten dengan teknik bermain peran pada siswa TK Pertiwi Bulungcangkring Jekulo. Komunikasi antar pribadi merupakan proses interaksi penyampaian informasi, ide dan sikap antara dua orang atau lebih yang menjalin hubungan komunikasi baik sebagai komunikan dan komunikator yang saling bertukar pesan secara langsung dan tidak langsung. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan bimbingan dan konseling. Subjek yang diteliti siswa dari kelas A kecil. Penelitian ini dilakukan 2 siklusnya setiap pertemuan ada 4 tahap yaitu, perencanaan, pelaksanaan/tindakan, observasi / pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian diketahui dari komunikasi antar pribadi terhadap 14 subyek pada pra siklus dengan jumlah 216 dan memperoleh skor rata-rata 39% dengan kategori sangat kurang (SK), kesuliatan mengkomunikasikan pikiran dan perasaan, kurang berempati, kesulitan dalam memberikan dukungan, kurang dalam menyatakan sikap positif diri sendiri dan orang lain, rendahnya kemampuan mendengarkan siswa, kurang rasa berani dan percaya akan diri sendiridan orang lain, cenderung menutup diri dengan lingkungan sekitar, kurang sikap hangat saat berinteraksi, kurang bersikap asertif, rendahnya orietasi kepada orang lain. Setelah diberikan layanan penguasaan konten teknik bermain peran pada siklus I dari pertemuan pertama, kedua dan ketiga dengan jumlah 335 dengan rata-rata prosentase 60% kategori (kurang), pada siklus II pertemuan pertama, kedua ketiga mendapatkan jumlah 485 dengan rata-rata 87% dengan kategori (Sangat Baik). Dari observasi aspek komunikasi antar pribadi dapat disimpulkan bahwa siklus I ke siklus II mengalami peningkatan.
Meningkatkan Kecerdasan Emosional Melalui Layanan Bimbingan Kelompok Teknik Problem Solving Pramono, Affiyani
Journal Prakarsa Paedagogia Vol. 3 No. 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v3i1.5157

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan keceredasan emosional melalui layanan bimbingan kelompok dengan teknik problem solving bagi siswa kelas X IPA 4 SMA 1 Bae. Penelitian ini dilakukan dua siklus. Setiap siklus dua pertemuan yang terdiri: perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Hasil dari penelitian ini adalah layanan bimbingan kelompok teknik problem solving dapat meningkatkan kecerdasan emosional, siklus II mendapatkan hasil 80% kategori baik, dan 92% kategori sangat baik dibandingkan siklus I mendapatkan hasil 65% dengan kategori cukup, serta 76% kategori baik.