cover
Contact Name
Jurnal Prakarsa Paedagogia
Contact Email
prakarsa@umk.ac.id
Phone
+6285640338615
Journal Mail Official
prakarsa@umk.ac.id
Editorial Address
Gondangmanis Po Box 53 Bae Kudus
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Prakarsa Paedagogia
ISSN : 26215039     EISSN : 26209780     DOI : 10.24176
Core Subject : Education,
iterbitkan sebagai media publikasi dan desiminasi hasil penelitian dan karya ilmiah di bidang Pendidikan baik dari Mahasiswa dan Dosen untuk memperkaya khasanah keilmuan pendidikan menuju tercapainya generasi emas Indonesia,
Articles 547 Documents
Menggali Nilai Humanisme dalam Cerpen Pilihan Kompas: Perspektif Pendidikan dan Sosial Eny Junyanti; Harjito Harjito; Asrofah Asrofah
Journal Prakarsa Paedagogia Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v7i2.14057

Abstract

Navigating Human Essence: Interpretive Landscapes in Contemporary Indonesian Short Fiction. This research delves into the intricate tapestry of human experiences embedded within seven contemporary Indonesian short stories, exploring how narrative architectures reveal nuanced sociocultural dynamics. Utilizing an innovative qualitative hermeneutic methodology, the study deconstructs literary representations of human interactions beyond conventional narrative frameworks. The investigation unveils multilayered expressions of existential struggles, highlighting how literary texts function as critical social dialogues. By examining character trajectories, relational complexities, and embedded cultural narratives, the research illuminates subtle mechanisms of human resilience, empathy, and transformative potential. Findings suggest that literary texts serve as profound anthropological documents, capturing the intricate negotiations of identity, moral consciousness, and social adaptation in rapidly changing Indonesian societal contexts.
Penerapan Cognitive Behavioral Therapy Untuk Meningkatkan Self-Identity Generasi Z Siswa Kelas VIII A di SMP Negeri 3 Denpasar I Gusti Lanang Rai Arsana; Made Wery Dartiningsih; Ziadatun Nufus; Hestika Angelina Rukka
Journal Prakarsa Paedagogia Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v7i2.14114

Abstract

This study aims to examine the implementation of Cognitive Behavioral Therapy (CBT) to enhance self-identity among Generation Z students in class VIII A at SMPN 3 Denpasar. The research employed a quantitative approach with a pre-experimental design, specifically using the one-group pre-test post-test design. The subjects of the study consisted of 8 students from a single class. Data was collected through pre- and post-intervention questionnaires assessing self-identity. The results indicated a significant improvement in self-identity scores following the CBT intervention, with students showing increased self-awareness, self-acceptance, and a clearer sense of personal values. The findings suggest that CBT can be an effective method for enhancing self-identity in adolescents, particularly in the context of Generation Z students.
PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK MODELLING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN PERENCANAAN KARIR SISWA KELAS XII.11 SMA NEGERI 1 DENPASAR TAHUN AJARAN 2024 Dwi Umi Badriyah; Agung Nugraha Adhiputra; Dimas Heru Sumadi; M. Zainul Majdi
Journal Prakarsa Paedagogia Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v7i2.14124

Abstract

This research is motivated by the fact that some students have a low understanding of career planning. Career issues are future challenges that students face. The high school years are crucial for determining a better career path. Students need to be equipped with relevant career information to make informed decisions. Therefore, this research is titled The Effect of Group Counseling Services with the Modelling Technique to Improve Career Planning Understanding in Students of Class XII.11 at SMA Negeri 1 Denpasar for the 2024/2025 Academic Year. The purpose of this study is to enhance students' understanding of career planning by using the modelling technique for students in class XII.11 at SMA Negeri 1 Denpasar. This study uses a quantitative research approach with a quasi-experimental design and a One Group Pre-test and Post-test Design. The population in this study consists of students from class XII.11, with a sample size of 6 students. Data collection techniques involved interviews and questionnaires. Based on data analysis using a t-test, the result shows that the calculated t-value is greater than the t-table value (8.145 > 2.571) at a 5% significance level, indicating that there is an effect of group counseling services with the modelling technique in improving career planning understanding for students in class XII.11 at SMA Negeri 1 Denpasar.
PENERAPAN KONSELING KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA KELAS VII A DI SMPN 1 MENGWI TAHUN PELAJARAN 2024/2025 I Made Mahardhika; Ni Wayan Suastini; Ni Made Dwi Udiani; Yeni Fatma
Journal Prakarsa Paedagogia Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v7i2.14143

Abstract

This study aims to evaluate and analyze the improvement in students' learning independence through group counseling for Class VII A students. The research subjects consisted of 7 students with low learning independence, selected from a total of 36 students in Class VII A. The research was conducted using a guidance and counseling action research (PTBK) approach in two cycles. The results after the first cycle showed an increase in learning independence ranging from 38.46% to 52.63%. When converted into an ideal minimum score, this translated to scores between 54% and 59%, which fell into the moderate category. The researchers noted that further improvement was necessary for optimal development. In the second cycle, the students' learning independence improved significantly, ranging from 33.93% to 43.64%, with ideal scores between 75% and 80%, which placed them in the high to very high category. Overall, there was an average increase of 38.15% in learning independence.
Pull-Out Sains Box Berbasis Quick Respons Code untuk Meningkatkan Kemampuan Science Wujud Benda Pada Siswa Tunagrahita di SLB N Purwosari Kudus Aisyah Nungki Wulandari; Reisya Aliyya Ramadhani; Dzikri Sabiqul Ula; Nafar Ja’far Ashidiqi; Fina Fakhriyah
Journal Prakarsa Paedagogia Vol. 7 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v7i1.14684

Abstract

Tunagrahita adalah seseorang yang memiliki kemampuan khusus dengan keterbelakangan mental, intelektual, dan kognitifnya berbeda denan orang umumnya. Pemerintahan mendirikan sekolah khusus untuk anak penyandang kebutuhan khusus yaitu Sekolah Luar Biasa (SLB). Seorang guru khususnya guru di sekolah luar biasa harus mempunyai kemampuan untuk menciptakan media pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan mudah dimengerti oleh siswa sehingga siswa dapat meningkatkan pemahaman dan motivasi belajar. Tujuan kagiatan sosialisasi dan pelatihan ini untuk memberikan pengetahuan dan pemanfaatan teknologi kepada guru SLB N Purwosari Kudus guna meningkatkan kemampuan science siswa pada materi wujud benda. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode pelatihan interaktif dan pendampingan pelaksanaan. Kegiatan ini memberikan dampak kepada guru sehingga mampu membuat, mendesain, dan mengimplementasikannya kepada siswa dengan memanfaatkan kemajuan teknologi untuk siswa tunagrahita di SLB N Purwosari Kudus. Sehingga siswa akan merasa tertarik untuk memahami materi yang disampaikan oleh guru.
Amaedola Ononiha sebagai Sumber Pendidikan Karakter dalam Layanan Bimbingan Konseling yang Inovatif Sri Florina Laurence Zagoto; Ni Komang Sri Yuliastini; I Wayan Indra Praekanata; Putu Ari Dharmayanti; Ni Ketut Suarni
Journal Prakarsa Paedagogia Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v7i2.14687

Abstract

Salah satu sumber nilai-nilai karakter yang dapat diterapkan dalam pendidikan adalah peribahasa yang ada di masyarakat. Salah satu contohnya adalah Amaedola Ononiha pada masyarakat suku Nias. Amaedola Ononiha memiliki peran penting dalam membentuk karakter masyarakatnya. Pepatah-pepatah ini bukan sekadar kumpulan kata bijak, melainkan cermin dari nilai-nilai yang dijunjung tinggi dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menerapkan pendekatan studi pustaka, yang merupakan jenis penelitian yang melibatkan analisis dan sintesis literatur atau kumpulan sumber informasi yang relevan dengan topik penelitian. Suku Nias memiliki beragam peribahasa yang mengandung nilai kearifan lokal. Peribahasa tradisional ini merupakan sumber berharga bagi pendidikan karakter di sekolah, maupun di luar sekolah. Melalui peribahasa tersebut, masyarakat suku Nias mengajarkan nilai-nilai religi, santun berbicara, jujur, bijak mengambil keputusan, bekerjasama, teguh pendirian, bertanggungjawab, tidak cepat menyerah atau berputus asa, dan lain sebagainya. Nilai-nilai ini menjadi pondasi dalam membentuk karakter peserta didik sekaligus upaya untuk membangun bangsa yang kuat, bermoral, dan memiliki identitas budaya yang kokoh.
Validasi Instrumen Skala Efikasi Diri berwirausaha Pada Siswa SMK Auralia Beauty Kusuma
Journal Prakarsa Paedagogia Vol. 4 No. 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v4i1.15751

Abstract

Penguatan efikasi diri berwirausaha pada siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) merupakan aspek penting dalam menyiapkan lulusan yang berdaya saing di dunia kerja maupun mandiri dalam berwirausaha. Namun, ketersediaan instrumen yang valid dan reliabel untuk mengukur efikasi diri berwirausaha siswa masih terbatas. Artikel ini bertujuan untuk memvalidasi instrumen efikasi diri berwirausaha pada siswa SMK, khususnya di SMK PGRI 1 Kudus. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI, dan sampel penelitian sebanyak 127 siswa yang dipilih secara acak. Instrumen penelitian terdiri dari 36 item pernyataan yang dianalisis menggunakan uji validitas Pearson Product Moment dan reliabilitas Cronbach’s Alpha dengan bantuan program SPSS 20. Hasil uji menunjukkan terdapat 7 item yang tidak valid karena nilai r hitung < r tabel (0,174, α = 0,05), sehingga hanya 29 item yang memenuhi kriteria validitas. Uji reliabilitas menunjukkan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,874 pada 36 item, dan meningkat menjadi 0,902 setelah penghapusan 7 item tidak valid, yang mengindikasikan tingkat reliabilitas sangat tinggi. Dengan demikian, instrumen efikasi diri berwirausaha yang terdiri dari 29 item dinyatakan valid dan reliabel untuk digunakan dalam penelitian maupun praktik di bidang pendidikan vokasi. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya instrumen terstandar untuk mendukung layanan bimbingan dan konseling dalam mengembangkan kompetensi wirausaha siswa, serta membuka peluang bagi peneliti selanjutnya untuk melakukan uji lanjutan seperti analisis faktor konfirmatori (CFA) maupun pengembangan indikator kontekstual terkait kewirausahaan digital dan sosial. @font-face {font-family:"Cambria Math"; panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:roman; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-536870145 1107305727 0 0 415 0;}@font-face {font-family:Aptos; panose-1:2 11 0 4 2 2 2 2 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:swiss; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:536871559 3 0 0 415 0;}p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-unhide:no; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; margin:0cm; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:"Aptos",sans-serif; mso-ascii-font-family:Aptos; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:Aptos; mso-fareast-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Aptos; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi; mso-font-kerning:1.0pt; mso-ligatures:standardcontextual;}.MsoChpDefault {mso-style-type:export-only; mso-default-props:yes; font-family:"Aptos",sans-serif; mso-ascii-font-family:Aptos; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:Aptos; mso-fareast-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Aptos; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}div.WordSection1 {page:WordSection1;}
Analisis Kualitas Instrumen Penilaian Keterampilan Membaca Siswa Tingkat Sekolah Dasar Ummi Nihayatul Fadlilah; Mutohhar; Dinar Ayu Mirunggan Sari; Ririn Setyorini; Sri Surachmi W
Journal Prakarsa Paedagogia Vol. 9 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v9i1.16045

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kualitas butir soal asesmen membaca untuk siswa kelas dua, khususnya soal-soal tipe esai yang disajikan dalam bentuk naratif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menggunakan analisis isi dari tiga set butir soal, masing-masing terdiri dari lima pertanyaan. Analisis difokuskan pada tiga aspek kunci kualitas instrumen yang diusulkan oleh Nurgiyantoro, yaitu isi, konstruksi, dan bahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, secara umum, butir soal selaras dengan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Fase A Kurikulum Merdeka (Kurikulum Mandiri), terutama dalam menilai keterampilan pemahaman bacaan dasar seperti mengidentifikasi ide utama dan memahami narasi sederhana. Namun, beberapa kelemahan teridentifikasi, termasuk inkonsistensi antara pertanyaan dan teks yang menyertainya, pergeseran sudut pandang naratif, kurangnya instruksi yang jelas, dan penggunaan struktur kalimat kompleks yang tidak sesuai untuk tahap operasional konkret siswa kelas dua. Masalah-masalah ini dapat memengaruhi kemampuan siswa untuk menafsirkan dan menjawab pertanyaan secara akurat. Oleh karena itu, penelitian ini menekankan pentingnya melakukan tinjauan kualitatif yang menyeluruh terhadap butir soal asesmen sebelum implementasinya. Evaluasi tersebut memastikan bahwa instrumen yang digunakan tidak hanya selaras dengan standar kurikulum, tetapi juga valid, konsisten, dan sesuai dengan perkembangan siswa, sehingga mendukung pengukuran kemampuan pemahaman bacaan siswa yang lebih akurat.
Studi Kasus: Terapi Menulis Fonologis Dan Stimulasi Motorik Halus Untuk Mengatasi Disgrafia Pada Siswa Kelas III SD Berliana Permatasari; Hafizah Hajimia; Sri Wulandari; Septadi Hanif Pambayu; Agus Darmuki
Journal Prakarsa Paedagogia Vol. 9 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v9i1.16064

Abstract

Tujuan studi kasus ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi intervensi gabungan yang melibatkan terapi menulis fonologis dan stimulasi motorik halus, untuk menganalisis peningkatan kemampuan menulis siswa, dan untuk memeriksa hubungan antara perkembangan kesadaran fonemik dan kemajuan motorik halus. Studi ini dilakukan selama empat hari berturut-turut dengan empat siswa kelas III di SDN 4 Banjarejo yang menunjukkan gejala disgrafia. Setiap sesi berlangsung selama 35 menit dan terdiri dari dua komponen terintegrasi: stimulasi keterampilan motorik halus dan terapi menulis fonologis berdasarkan metode Structural Analytic Synthetic (SAS). Aktivitas motorik halus meliputi meremas bola kertas, menjiplak huruf, memotong, dan menempel, yang bertujuan untuk meningkatkan kekuatan otot tangan, koordinasi, dan kontrol. Komponen terapi fonologis berfokus pada membantu siswa memahami hubungan sistematis antara bunyi dan huruf, sehingga meningkatkan kesadaran fonemik dan mendukung perkembangan menulis. Temuan dari observasi menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam keterbacaan tulisan tangan, ketepatan ejaan, stabilitas gerakan tangan, serta peningkatan motivasi belajar dan kepercayaan diri. Integrasi latihan sensorimotor dengan pengajaran fonologis terbukti lebih efektif daripada pendekatan metode tunggal, karena secara bersamaan menangani aspek mekanis dan kognitif penulisan. Studi ini menyoroti pentingnya kerangka intervensi holistik yang menggabungkan komponen motorik dan linguistik serta menggarisbawahi peran penting guru sebagai fasilitator dalam menciptakan lingkungan belajar yang terstruktur dan suportif bagi anak-anak dengan disgrafia.
The Role of Parenting Styles of Teachers and Parents in Teaching Reading to Dyslexic Children through Serial Image Media Mei Rukmiati; Noermanzah; Khoirol Sahoh; Amin Iskandar; Ahmad Hariyadi
Journal Prakarsa Paedagogia Vol. 9 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v9i1.16149

Abstract

Penelitian ini menyelidiki kontribusi gaya pengasuhan guru dan orang tua terhadap pengajaran membaca bagi anak-anak disleksia menggunakan media seri gambar. Dengan mengadopsi pendekatan naratif kualitatif, penelitian ini melibatkan guru, orang tua, dan siswa disleksia sebagai partisipan. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung terhadap aktivitas pembelajaran, dan dokumentasi pekerjaan siswa serta proses pembelajaran. Temuan menunjukkan bahwa kolaborasi yang terbuka, adaptif, dan empatik antara guru dan orang tua memainkan peran penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan suportif. Guru tidak hanya bertindak sebagai pengajar tetapi juga sebagai fasilitator dan panutan yang menyesuaikan strategi pengajaran untuk memenuhi kebutuhan individu, sementara orang tua memperkuat pembelajaran melalui dukungan yang konsisten di rumah. Media seri gambar berfungsi sebagai alat pendukung multisensori yang efektif yang membantu anak-anak disleksia membangun hubungan yang bermakna antara huruf, bunyi, dan konteks visual, sehingga meningkatkan pemahaman membaca dan mengurangi kecemasan belajar. Selain itu, integrasi media tersebut dalam kerangka pengasuhan kolaboratif berkontribusi pada pengembangan nilai-nilai karakter, termasuk disiplin, tanggung jawab, ketekunan, dan kesadaran lingkungan. Hasil ini sejalan dengan prinsip-prinsip Kurikulum Merdeka, yang menekankan pengembangan siswa secara holistik. Kesimpulannya, sinergi antara kolaborasi guru dan orang tua serta penggunaan media serial gambar tidak hanya meningkatkan keterampilan literasi tetapi juga mendorong perkembangan emosional, sosial, dan karakter siswa disleksia dalam lingkungan pendidikan inklusif.