cover
Contact Name
Jurnal Prakarsa Paedagogia
Contact Email
prakarsa@umk.ac.id
Phone
+6285640338615
Journal Mail Official
prakarsa@umk.ac.id
Editorial Address
Gondangmanis Po Box 53 Bae Kudus
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Prakarsa Paedagogia
ISSN : 26215039     EISSN : 26209780     DOI : 10.24176
Core Subject : Education,
iterbitkan sebagai media publikasi dan desiminasi hasil penelitian dan karya ilmiah di bidang Pendidikan baik dari Mahasiswa dan Dosen untuk memperkaya khasanah keilmuan pendidikan menuju tercapainya generasi emas Indonesia,
Articles 537 Documents
Membentuk Karakter Religius Peserta Didik Melalui Metode Pembiasaan Ahsanulkhaq, Moh
Journal Prakarsa Paedagogia Vol. 2 No. 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v2i1.4312

Abstract

Tujuan penelitian yang hendak dicapai adalah untuk mendeskripsikan upaya guru PAI dalam membentuk karakter religius peserta didik melalui metode pembiasaan dan untuk mendeskripsikan faktor-faktor apa saja yang mendukung dan menghambat dalam pelaksanaan metode pembiasaan dalam membentuk karakter religius peserta didik di SMP Negeri 2 Bae Kudus tahun pelajaran 2019/2020. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru PAI dan peserta didik. Metode pengumpulan datanya menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif dengan langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya guru PAI dalam membentuk karakter religius melalui metode pembiasaan diantaranya berupa pembiasaan senyum, salam, dan salim (3S), pembiasaan hidup bersih dan sehat, pembiasaan membaca asmaul husna dan doa harian, pembiasaan bersikap jujur, pembiasaan memiliki sikap tanggungjawab, Pembiasaan bersikap disiplin, pembiasaan ibadah, dan pembiasaan literasi Al-Qur’an. Adapun faktor pendukung dalam membentuk karakter religius peserta didik diantaranya adanya dukungan dari orang tua, komitmen bersama warga sekolah, dan fasilitas yang memadai. Sedangkan faktor penghambatnya diantaranya yaitu latar belakang peserta didik yang berbeda-beda, kurangnya kesadaran peserta didik, dan lingkungan atau Pergaulan peserta didik
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT Untuk Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Matematika Pada Materi Aljabar Bagi Siswa SMP Yuliani, Retno
Journal Prakarsa Paedagogia Vol. 2 No. 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v2i1.4313

Abstract

The success of teaching learning process can't be separated from teachers' preparation. For example, to reach the aim of mathematics lesson, we need collaboration from all aspects,it is popular with the term so called cooperative learning. By cooperative learning, students can do a lot of activities, to access information from various sources. Unfortunately daily test result shows that some students' score are under the minimum criteria Due to that condition, the writer wants to do class action experiments, by using cooperative learning method type TGT, in order to increase learning result from 1st semester of mathematics subject, in this case is Algebra, for The students of Grade 7 D , in Junior high school 1 Bancak .( The amount the students is 28). As a result, based on two cycles Type TGT, the learning activities can increase 78%, next, the test average's result is 76,7 %, furthermore 82% from total amount of the students in grade 7D, can reach minimum criteria.
Meningkatkan Karakter Siswa Melalui Layanan Bimbingan Klasikal Dengan Pendekatan Holistik Setiyati, Setiyati
Journal Prakarsa Paedagogia Vol. 2 No. 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v2i1.4314

Abstract

Berdasarkan seluruh kegiatan penelitian tindakan bimbingan konseling dapat disimpulkan bahwa karakter siswa SMP Negeri 2 Susukan Semarang dapat ditingkatkan melalui layanan bimbingan klasikal dengan pendekatan holistic, dengan hasil sebagai berikut: (1) Berdasarkan hasil observasi aktivitas siswa dalam layanan bimbingan klasikal dengan pendekatan holistik siklus I mencapai rata-rata 76,3% pada kategori cukup  dan pada siklus II mencapai rata-rata 84,4%pada kategori baik, (2) Tingkat karakter anak pada kondisi awal secara klasikal rata-rata adalah 66,81 pada kategori cukup baik. Tingkat karakter anak siklus I secara klasikal rata-rata adalah 73,59 pada kategori cukup baik. Peningkatan karakter siswa secara klasikal sebesar 6,78%. Tingkat karakter anak siklus II secara klasikal adalah 80,70 pada kategori baik. Peningkatan karakter siswa secara klasikal sebesar 7,11%, (3) Berdasarkan indeks keberhasilan kinerja, pada Kondisi Awal karakter siswa kelas 8 D SMP Negeri 2 Susukan, Kabupaten Semarang yang mencapai skor ≥ 70 ada 9 siswa (33,3%). Pada siklus I yang mencapai skor ≥ 70 ada 21 siswa (77,8%) belum mencapai 80% secara klasikal, sehingga dilakukan tindak lanjut berupa pelayanan siklus II. Peningkatan indeks kinerja sebesar 44,4%. Pada siklus II yang mencapai skor ≥ 70 ada 26 siswa (96,37%) sudah mencapai 80% secara klasikal. Peningkatan indeks kinerja sebesar 22,7%.
Layanan Bimbingan Kelompok Berbantuan Media Video-Klip Dapat Meningkatkan Kedisiplinan Belajar Siswa Budiastuti, Tri Juni
Journal Prakarsa Paedagogia Vol. 2 No. 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v2i1.4315

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui peningkatan kedisiplinan belajar siswa melalui layanan bimbingan kelompok berbantuan video klip. Penelitian dirancang dengan pendekatan penelitian tindakan kelas. Subjek yang dipilih adalah siswa kelas IX SMP negeri 2 Susukan Kab. Semarang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indek keberhasilan tingkat kedisiplinan belajar siswa secara klasikal dalam layanan bimbingan kelompok dengan menggunakan media video-klip pra siklus 22,27%, siklus I mencapai 77,27%, siklus II telah mencapai 100% dan telah melampau indikator keberhasilan secara klasikal 80% sehingga pada tindakan siklus II dinyatakan telah berhasil.
Peningkatan Disiplin Berseragam Siswa Melalui Bimbingan Kelompok Wasono, Muhammad Putro Joko
Journal Prakarsa Paedagogia Vol. 2 No. 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v2i1.4316

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui peningkatan kedisiplinan berseragam melalui layanan bimbingan kelompok pada siswa kelas VIII SMP 1 Tengaran Kabupaten Semarang. Penelitian dirancang dengan pendekatan penelitian tindakan kelas. Subjek yang dipilih adalah siswa kelas VIII C SMP Negeri Tengaran Kab. Semarang. Dari hasil pengamatan yang dilakukan penulis pada keseharian siswa di sekolah, dan catatan panggilan siswa serta catatan kasus siswa menunjukkan penurunan dalam hal pelanggaran siswa dalam memakai seragam sekolah khususnya siswa kelas 8 c semester I Tahun Pelajaran 2016/2017. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai tambahan khasanah pengetahuan bagi para pembaca pada umumnya, dan sekaligus sebagai dasar penelitian bagi guru khususnya dalam rangka peningkatan dan perbaikan kualitas layanan bimmbingan dan  konseling.
Penerapan Konseling Behavioristik Teknik Operant Conditioning untuk Mengatasi Prokrastinasi Siswa Nurzulian, Ulfa Aulia; Rahardjo, Susilo; Zamroni, Edris
Journal Prakarsa Paedagogia Vol. 2 No. 2 (2019): Desember 2019
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v2i2.4502

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: 1. Untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan prokrastinasi siswa kelas XI IPS 2 SMA 2 Kudus tahun ajaran 2017/2018, 2. Untuk mengatasi prokrastinasi siswa kelas XI IPS 2 SMA 2 Kudus tahun ajaran 2017/2018. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang dirancang dalam bentuk studi kasus. Subjek yang diteliti yaitu AAP, AJR, dan SDP siswa kelas XI IPS 2 SMA 2 Kudus tahun ajaran 2017/2018 yang mengalami prokrastinasi. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah: 1) Wawancara, 2) Observasi, 3) Dokumentasi. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah induktif. Adapun cara menganalisis data dalam penelitian ini dilakukan secara sistematis mulai dari proses pengumpulan data, mengklarifikasi, mengdeskripsikan, dan menginterpretasikan masing-masing bagian. Dengan menggunakan konseling behavioristik teknik operant conditioning dapat menghasilkan perubahan tingkah laku pada klien untuk mampu memulai mengerjakan tugas, mampu menyelesaikan tugas yang telah dikerjakan, cepat dalam mengerjakan tugas, mengumpulkan tugas tepat waktu, dan mendahulukan mengerjakan tugas  daripada melakukan aktifitas lain.
Peningkatan Kepekaan Sosial Melalui Layanan Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Home Room Pada Siswa Pertiwi, Novi Putri; Sumarwiyah, Sumarwiyah; Hidayati, Richma
Journal Prakarsa Paedagogia Vol. 2 No. 2 (2019): Desember 2019
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v2i2.4503

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: 1. Mendeskripsikan Layanan Bimbingan Kelompok dengan Teknik Home Room untuk Meningkatkan Kepekaan Sosial Siswa Kelas XI IPS 2 SMA N 2 Kudus, 2. Kepekaan sosial dapat ditingkatkan melalui layanan Bimbingan Kelompok dengan Teknik Home Room Pada Siswa  Kelas XI IPS 2 SMA N 2 Kudus. Jenis penelitian yang digunakan adalah PTBK dengan tahap: 1. Perencanaan, 2. Pelaksanaan, 3. Pengamatan, 4. Refleksi yang dilakukan dalam dua siklus penelitian, setiap siklus dilakukan tiga kali pertemuan. Subjek yang diteliti adalah siswa kelas XI IPS 2 SMA N 2 Kudus, sebanyak 10 siswa yang mempunyai kekurangan dalam sikap kepekaan sosial. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi dan wawancara. Analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif deskriptif. Hasil penelitian peneliti menguraikan pada pra siklus anggota kelompok mendapatkan skor 185 dengan rata-rata 18,5 (37%) kategori rendah. Pada siklus I pertemuan ketiga mendapat skor 276 dengan rata-rata 27,6 (55,0%) dalam kategori cukup. Pada siklus II pertemuan ketiga mendapatkan skor 394 dengan rata-rata 39,4 (78,8%) kategori tinggi.
Layanan Informasi Melalui Media Animasi Untuk Meningkatkan Kematangan Karir Peserta Didik Nindya, Nazulla Niftyra; Kiswantoro, Arista; Hidayati, Richma
Journal Prakarsa Paedagogia Vol. 2 No. 2 (2019): Desember 2019
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v2i2.4504

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: 1. Mendeskripsikan pelaksanaan layanan informasi media animasi untuk meningkatkan kematangan karir peserta didik kelas XII MIPA 3 SMA Negeri 1 Karanganyar Demak Tahun Pelajaran 2018/2019, 2. Mendeskripsikan kematangan karir peserta didik kelas XII MIPA 3 SMA Negeri 1 Karanganyar Demak Tahun Pelajaran 2018/2019 setelah diberikan layanan informasi melalui media animasi. Mengetahui efektifitas Layanan Informasi Melalui Media Animasi Untuk Meningkatkan Kematangan Karir Peserta Didik kelas XII MIPA 3 SMA Negeri 1 Karanganyar Demak Tahun Pelajaran 2018/2019. Hasil penelitian kematangan karir peserta didik pada pra siklus memperoleh persentase 45,5% dalam kategori tidak sesuai. Pada siklus I menjadi rata-rata persentase 60%. Dengan kategori ragu-ragu dan mengalami peningkatan siklus II memperoleh rata-rata persentase 90% dalam kategori sesuai. Dengan demikian layanan informasi media animasi meningkatkan kematangan karir peserta didik. Simpulan hasil penelitian ini adalah Terjadi Peningkatan pada Kematangan Karir setelah diberi Layanan Informasi Melalui Media Animasi Untuk Meningkatkan Kematangan Karir Peserta didik Kelas XII MIPA 3 SMA Negeri 1 karanganyar Demak dapat diterim, hal ini terbukti kematangan karir siswa mengalami peningkatan sebesar 30% dari siklus I ke siklus II.
Mengatasi Dampak Negatif Introvert Melalui Konseling Behavioristik Teknik Desensitisasi Sistematis Pada Siswa Syafitri, Dewi; Rahardjo, Susilo; Zamroni, Edris
Journal Prakarsa Paedagogia Vol. 2 No. 2 (2019): Desember 2019
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v2i2.4506

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan siswa di SMAN 2 Demak mengalami dampak negatif introvert. 2) Untuk mengatasi dampak negatif introvert dengan layanan konseling pada pendekatan konseling behavioristik teknik desensitisasi sistematis pada siswa di SMAN 2 Demak. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang dirancang dalam bentuk studi kasus. Subjek yang diteliti yaitu YB, DKS, dan SDRU siswa introvert kelas XI SMAN 2 Demak tahun ajaran 2018/2019. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah: 1) Wawancara, 2) Observasi, 3) Dokumentasi. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah induktif. Adapun cara menganalisis data dalam penelitian ini dilakukan secara sistematis mulai dari proses pengumpulan data, mengklarifikasi, dan mendiskripsikan masing-masing bagian. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penyebab dampak negatif introvert adalah rasa khawatir yang berlebih, pesimis dan tidak percaya diri, takut berpendapat dan tidak berani tampil di depan umum. Untuk membantu individu dalam mengatasi dampak negatif introvert maka diberikan konseling behavioristik teknik desensitisasi sistematis. Dengan menggunakan konseling behavioristik teknik desensitisasi sistematis dapat menghasilkan perubahan tingkah laku pada klien untuk mampu memulai berani berpendapat, lebih percaya diri, optimis dan berani maju di depan umum.
Meningkatkan Percaya Diri Siswa Saat Berbicara Di Depan Kelas Melalui Bimbingan Kelompok Teknik Sosiodrama Sagita, Aryanti; Rahardjo, Susilo; Hidayati, Richma
Journal Prakarsa Paedagogia Vol. 2 No. 2 (2019): Desember 2019
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v2i2.4507

Abstract

Tujuan penyusunan skripsi sebagai berikut: 1. Mendeskripsikan tindakan peneliti dalam layanan bimbingan kelompok teknik sosiodrama dalam meningkatkan rasa percaya diri siswa kelas X IPS 4 SMAN 1 Nalumsari saat berbicara di depan kelas tahun pelajaran 2018/2019. 2. Peneliti memperoleh data peningkatan rasa percaya diri siswasaat berbicara di depan kelas melalui layanan bimbingan kelompok teknik sosiodrama pada siswa kelas X IPS 4 SMAN 1 Nalumsari tahun pelajaran 2018/2019. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling. Subjek yang diteliti adalah siswa kelas X IPS 4 SMAN 1 Nalumsari sebanyak delapan siswa yang memiliki rasa percaya diri yang rendah. Analisis data dilakukan dengan teknik mixed method dengan menggabungkan analisis data kuantitatif yang diperkuat oleh data kualitatif agar diperoleh simpulan penelitian yang lebih kuat. Hasil penelitian diketahui percaya diri siswa saat berbicara di depan kelas pada periode pra siklus memperoleh skor 23 (58%) kategori (Kurang). Pada siklus I telah mengalami peningkatan dengan memperoleh skor 26 (65%) kategori baik. Kemudian siklus II juga mengalami peningkatan dengan memperoleh skor 30 (74%) masih dalam kategori baik.