cover
Contact Name
Rumondang, S.Pi., M.Si
Contact Email
lppmuna123@gmail.com
Phone
+6281262070788
Journal Mail Official
lppmuna123@gmail.com
Editorial Address
Gedung Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Asahan Jln. Ahmad Yani Kisaran – 21224 – Sumatera Utara
Location
Kab. asahan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL PIONIR
Published by Universitas Asahan
ISSN : 25493043     EISSN : 26553201     DOI : 10.36294/pionir.v2i4
Jurnal Pionir merupakan jurnal yang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Asahan yang bertujuan sebagai sarana komunikasi ilmiah dan untuk menyebarluaskan hasil-hasil penelitian kepada praktisi dan pengamat ilmu pengetahuan. Jurnal Pionir mencakup berbagai bidang kajian ilmu pengetahuan karena jurnal ini bersifat multidisiplin ilmu. Seperti Ilmu Hukum, Ilmu Pendidikan dan Keguruan, Ilmu Teknologi dan Informatika dan ilmu-ilmu lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 361 Documents
PEMBATALAN PUTUSAN BADAN PENYELESAIAN SENGKETA KONSUMEN YANG TIDAK BERWENANG MENGADILI PERKARA (STUDI PUTUSAN NOMOR 120 Pdt.G/2017/Pt.Mdn) Rahmaniah Amhas; Indra Perdana; Salim Fauzi Lubis
JURNAL PIONIR Vol 5, No 4 (2019): November-Desember
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.735 KB) | DOI: 10.36294/pionir.v5i4.921

Abstract

Konsumen mempunyai hak dalam setiap perbuatan yang telah disepakati oleh masing-masing pihak, terjadinya sengketa akibat adanya pelanggaran yang dilakukan oleh salah satu pihak yang brsepakat. Penyelesaian sengketa konsumen diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Mekanisme penyelesian sengketa yang ingin penulis teliti dan bagaimana hakim memutuskan atau membatalkan penyelesaian sengketa yang pengadilan tersebut tidak berwenang mengadili perkara tersebut Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen  dibatalkan, dan untuk mengetahui akibat hukum yang akan timbul karena pembatalan putusan Badan Penyelesaian Sengketa Kosumen oleh Pengadilan Negeri. Putusan BPSK. Perlindungan konsumen yang diharapkan dapat terealisasi dan merupakan tujuan mendapatkan keadilan. Kata kunci : Pembatalan Putusan, Upaya Hukum, BPSK.
PEMBERIAN AIR PERASAN DAUN DEWA (Gynura procumbens) DENGAN DOSIS YANG BERBEDA TERHADAP KELULUSHIDUPAN BENIH IKAN NILA (Oreochromis niloticus) Erni Dian Fisesa
JURNAL PIONIR Vol 2, No 3 (2017): Juli
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.82 KB) | DOI: 10.36294/pionir.v2i3.182

Abstract

ABSTRAK Dalam upaya peningkatan produksi budidaya perikanan, hingga saat ini penggunaan pestisida masih dianggap penting sebagai salah satu  tahapan dalam proses produksi, terutama pada akuakultur skala tradisional dan modern. Pestisida digunakan untuk membasmi hama yang menyerang ikan budidaya, seperti: predator, alga, jamur, parasit, atau ikan lain yang bersifat kompetitor dalam persaingan ruang dan makanan yang dapat mengurangi tingkat produksi.Eksperimen laboratorium adalah penelitian yang dilakukan dalam  ruangan terkontrol, menggunakan 3 perlakuan termasuk kontrol dengan 3 ulangan. Tahapan dalam penelitian ini meliputi, Penelitian Pendahuluan Penelitian ini dilakukan untuk menentukan dosis yang akan digunakan dalam penelitian inti. Dosis yang digunakan dalam penelitian pendahuluan adalah 100 ppm. Terdapat 1 kontrol dan 1 perlakuan dengan masing-masing 3 ulangan.Penelitian ini dilaksanakan selama 96 jam dengan waktu aklimatisasi selama 3 hari. Adapun benih ikan yang digunakan adalah benih ikan nila. Pengamatan penelitian ini meliputi tingkat kelangsungan hidup dan pengamatan organ yaitu insang dan hati. Kata kunci : Oreocromis niloticus, kelulushidupan ,pengamatan organ.
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN KARYAWAN FRONTLINER TERHADAP TINGKAT KEPUASAN NASABAH PADA PT BANK SUMUT CABANG PEMBANTU LIMA PULUH. Rosnaida Rosnaida
JURNAL PIONIR Vol 2, No 5 (2018): Juli-Desember
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.216 KB) | DOI: 10.36294/pionir.v2i5.321

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi Kepuasan Nasabahpada PT Bank SUMUT Cabang Pembantu Lima Puluh. Faktor- Faktor tersebut yaitu Bukti Fisik, Empati,Daya Tanggap dan Kehandalan yang meningkat secara terus menerus akan memberikan dampak positifterhadap Perusahaan sehingga tujuan perusahaan tercapai. Analisis yang digunakan yaitu uji Validitas,Uji Reliabilitas, Regresi Linier Berganda, Uji Hipotesis dan uji Asumsi Klasik dengan bantuan KomputerProgram SPSS Versi 17.Secara Parsial (uji t), dapat disimpulkan bahwaVariabel Bukti Fisik (X1) berpengaruh positif dasignifikan terhadap Kepusan Nasabah. Nilai thitung sebesar 2,450 (lebih besar dari ttabel 1,98) dan nilaisignifikan 0,003 (lebih kecil dari 0,05). Variabel Empati (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadapKepuasan Nasabah. Nilai thitung sebesar 3,672 ( lebih besar dari ttabel 1,98) dan signifikan sebesar 0,004..Dengan menggunakan batas signifikan 0,05, maka nilai signifikan tersebut lebih kecil dari 0,05. VariabelDaya Tanggap (X3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Nasabah. Nilai thitung sebesar4,567 ( lebih besar dari ttabel 1,98) dan signifikan sebesar 0,003 .Dengan menggunakan batas signifikan0,05, maka nilai signifikan tersebut lebih kecil dari 0,05. Variabel Kehandalan (X4) berpengaruh positifdan signifikan terhadap Kepuasan Nasabah. Nilai thitung sebesar 5,562 ( lebih besar dari ttabel 1,98) dansignifikan sebesar 0,002. Dengan menggunakan batas signifikan 0,05,maka nilai signifikan tersebut lebihkecil dari 0,05. Dengan demikian berarti bahwa hipotesis yang menyatakan bahwa Vaiabel Bebasmemiliki pengaruh terhadap Kepuasan Nasabah dapat diterima (Ha diterima).Dari Hasil penelitian diperoleh hasil estimasi persamaan regresi linear, Y = 7.621 + 0,241 X1 +0,444 X2 +0,424 X3+0,566 X4+e. Hasil perhitungan regresi dapat diketahui bahwa Koefisien determinasi(adjusted R2) yang diperoleh sebesar 62,4% berarti 62,4% Tingkat Kepuasan Nasabah dipengaruhivariabel bebas dan sisanya diengaruhi oleh variabel yang tidak diajukan dalam penelitian ini.Kata Kunci: Bukti Fisik, Empati, Daya Tanggap, Kehandalan, Kepuasan Nasabah
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK SEBAGAI PELAKU TINDAK PIDANA DALAM PROSES PENYIDIKAN POLRES TANJUNG BALAI Iskandar Hadinata; Suriani Suriani
JURNAL PIONIR Vol 5, No 4 (2019): November-Desember
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.603 KB) | DOI: 10.36294/pionir.v5i4.910

Abstract

Anak tidak untuk dihukum melainkan harus di didik dengan baik dan  diberikan pembinaan, sehingga bisa tumbuh dengan baik dan berprilaku sopan selayaknya anak normal yang sehat dan cerdas seutuhnya. Akan tetapi, anak mengalami situasi sulit yang membuatnya melakukan tindakan yang melanggar hukum. Walaupun demikian, anak yang melanggar hukum tidaklah layak untuk dihukum apalagi kemudian dimasukkan dalam penjara. Hasil penelitian, bentuk perlindungan hukum terhadap anak pelaku tindak pidana dalam proses penyidikan; dari segi Penyidik yang menangani yaitu Penyidik Anak dan atau Penyidik yang diberikan wewenang oleh undang-undang serta diusahakan dilaksanakan oleh polisi wanita, kemudian dalam proses penyidikan memberikan perlindungan kepada anak pelaku tindak pidana sebagaimana diatur dalam undang- undang serta mengupayakan alternatif penyelesaian perkara. Sementara faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan perlindungan hukum terhadap anak pelaku tindak pidana dalam proses penyidikan yaitu; hukumnya (undang-undang), penegak hukum, masyarakat, sarana dan fasilitas. KataKunci : perlindungan hukum, anak, kepolisian
HUBUNGAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA Julita Herawati
JURNAL PIONIR Vol 6, No 1 (2020): Januari
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.379 KB) | DOI: 10.36294/pionir.v6i1.1062

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Kompetensi Profesional  Dengan Prestasi Belajar Pendidikan Agama Kristen menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif inferensial dengan populasi seluruh siswa  Kelas XI SMA Swasta PGRI-20 Siborongborong yang berjumlah 126 orang dan sampel diambil 30% dari seluruh populasi sebanyak 42 orang. Instrumen penelitian angket tertutup yang disusun sendiri oleh peneliti. Uji coba instrumen dilakukan kepada 30 siswa, diluar sampel dengan hasil 57 item valid dan reliabel. hipotesis penelitian ini teruji pada hipotesis koefisien korelasi  rxy  = 0,794 pada taraf signifikan α = 0,05 dan koefisien determinasi r2xy= 0,794 hal ini menunjukan bahwa 79,4% Prestasi belajar siswa ditentukan oleh Kompetensi Profesional, melalui persamaan regresi . Dari hasil analisis data disimpulkan ada hubungan yang positif dan signifikan Kompetensi Profesional   guru PAK dengan Prestasi belajar Siswa, artinya jika meningkatkan Prestasi belajar siswa maka Kompetensi Profesional perlu di tingkatkan. Kata Kunci: Prestasi Belajar, Kompetensi professional Guru
EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN PADA ANAK TUNAGRAHITA DI SLB SIBORONG-BORONG Eltalina Tarigan
JURNAL PIONIR Vol 5, No 3 (2019): Juli-Desember
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.979 KB) | DOI: 10.36294/pionir.v5i3.731

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode pembelajaran pada anak tunagrahita di Sekolah Luar Biasa Siborong-Borong. Tunagrahita termasuk dalam golongan anak berkebutuhan khusus (Anak Berkebutuhan Khusus), yang disebut dengan anak yang mempunyai kemampuan intelektual di bawah rata-rata.  Dengan kata lain sering juga sebutan anak dengan hendaya atau penurunan kemampuan atau berkurangnya kemampuan dalam segi kekuatan, nilai, kualitas, dan kuantitas.Cara pendekatan terhadap anak tunagrahita adalah dengan menumbuhkan rasa kasih sayang terhadap anak sekolah luar biasa yaitu anak berkebutuhan khusus. Pada saat mengajarkan pada anak dengan menerapkan metode pembealajarannya anak-anak tersebut dapat mengikutinya dengan serius, anak diminta untuk melakukan sesuai metode pembelajaran yang telah dipaparkan selama proses belajar berlangsung. Kata Kunci: Metode Pembelajaran, Tunagrahita
TINJAUAN YURIDIS TINDAK PIDANA PENGGELAPAN UANG ARISAN (STUDI KASUS NO. 139/Pid.B/2018/PN.Kis) Andriani Andriani; Suriani Suriani
JURNAL PIONIR Vol 6, No 1 (2020): Januari
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.108 KB) | DOI: 10.36294/pionir.v6i1.1052

Abstract

Arisan merupakan bentuk pengumpulan uang dengan undian dan mekanismenya diatur sedemikian rupa oleh ketua kelompok arisan dalam pengumpulan uang dan mengambilan uang dengan metode pengundian maupun atu menentukan pemenang dengan kesepakatan bersama setiap kelompok arisan akan mengutip uang dengan jumlah sesuai kesepakatan antara anggota kelompok maka mekanisme para anggota tersebut memilki kewajiban untuk menggelar pertemuan pada periode berikutnya arisan akan diadakan. Arisan beroperasi diluar ekonomi formal sebagai sistem lain untuk menyimpan uang. Namun kegiatan ini juga dimaksudkan untuk kegiatan pertemuan yang memiliki unsur “paksa” karena anggotanya diharuskan membayar dan datang setiap kali undian akan dilaksanakan arisan. Berdasarkan hal tersebut, maka permasalahan yang akan diteliti pertama  penerapan hukum pidana terhadap tindak pidana penggelapan uang arisan khususnya dalam Putusan No.139/Pid.B/2018/PN.Kis kedua pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan terhadap tindak pidana penggelapan uang arisan dalam Putusan No.139/Pid.B/2018/PN.Kis. Metode pendekatan yang digunakan adalah pendekatan yuridis dan spesifikasi yang digunakan dalam penelitian ini bersifat penelitian deskriptif analitis. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa Pertimbangan hakim dalam memutuskan perkara no. 139/Pid.B/2018/PN. Kis telah sesuai dengan memberikan jabaran apa yang memberatkan terdakwa dan apa yang meringkan terdakwa dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum.Kata Kunci : Arisan, undian, pemenang 
MENYELESAIKAN PERSELISIHAN HUBUNGAN INDUSTRIAL MELALUI PERUNDINGAN BIPARTIT Mangaraja Manurung
JURNAL PIONIR Vol 2, No 4 (2018): Januari
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.127 KB) | DOI: 10.36294/pionir.v2i4.196

Abstract

Ada 2 (dua) bentuk penyelesaian perselisihan hubungan Industrial menurut Undang Undang No. 2 tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial, yaitu melalui jalur diluar pengadilan biasa disebut dengan istilah Non Litigasi dan penyelesaian melalui jalur Pengadilan atau disebut dengan istilah Litigasi. Salah satu dari bentuk penyelesaian diluar pengadilan adalah melalui perundigan Bipartit. Perundingan Bipartit merupakan kewajiban bagi pekerja/buruh dan pengusaha, langkah ini harus ditempuh apabila terjadi perbedaan pendapat yang mengakibatkan pertentangan dalam perselisihan hubungan industrial. Menurut ketentuan pasal 2 undang-undang nomor : 2 Tahun 2004, adapun jenis-jenis perselisihan hubungan industrial adalah meliputi (empat) hal, yakni : a) perselisihan hak, b) perselisihan kepentingan, c) perselisihan PHK, dan, d) perselisihan antar serikat pekerja / serikat buruh hanya dalam satu perusahaan. Perundingan Bipartit dibatasi oleh waktu yaitu paling lama 30 (tiga puluh) hari kerja sejak tanggal dimulainya perundingan, dan sesuai pasal 6 ayat 2 undang-undang No. 2 Tahun 2004 tentang penyelesaian perselisihan Hubungan industrial harus dibuat risalah hasil perundingan Bipartit. Kata Kunci : perselisihan hubungan industrial, perundingan bipartite
PENGARUH KOMUNIKASI, LINGKUNGAN KERJA DAN TINGKAT ABSENSIPEGAWAI PADA SEKRETARIAT DAERAH KOTA TANJUNGBALAI Dian Wahyuni; Abdul Khauf Pase; Muhammad Sayuti; Arif Arif
JURNAL PIONIR Vol 5, No 3 (2019): Juli-Desember
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.858 KB) | DOI: 10.36294/pionir.v5i3.717

Abstract

Adanya indikasi prestasi kerja pegawai yang ada pada lingkungan Sekretariat Daerah Kota Tanjungbalai belum seperti diharapkan. Sekretariat Daerah Kabupaten/Kota merupakan unsur pembantu pimpinan Pemerintah Kabupaten/Kota yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah, berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Bupati/Walikota.Sekretariat Daerah Kabupaten/Kotabertugas membantu Bupati/Walikota dalam melaksanakan tugas penyelenggaraan pemerintahan, administrasi, organisasi dan tata laksana serta memberikan pelayanan administrasi kepada seluruh Perangkat Daerah Kabupaten/Kota.Masih banyak terdapat kendala dalam melaksanakan tugas dan pegawai belum bisa bekerja secara optimal.Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh promosi jabatan, tingkat pendidikan dan komitmen pegawai terhadap prestasi kerja pegawai pada Sekretariat Daerah Kota Tanjungbalai.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan survey.jenis penelitian deskriptif kuantitatif dan sifat penelitian adalah penjelasan. Metode pengumpulan data adalah dengan wawancara, kuesioner dan studi dokumentasi.Populasi adalah seluruh pegawai pada Sekretariat Daerah Kota Tanjungbalai yaitu 108 pegawai dan ditetapkan jumlah sampel dari seluruh populasi yang ada yaitu sebanyak 52 orang pegawai.Berdasarkan hasil pengujian secara simultan, karena Fhitung> Ftabel (135,163 > 1,68), maka keputusan yang diambil adalah Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti sacara simultan ada pengaruh yang signifikan dari komunikasi (X1), lingkungan kerja (X2) dan tingkat absensi (X3) terhadap kinerja pegawai (Y) Pegawai Pada Sekretariat Daerah Kota Tanjungbalai. Kata kunci : Pengaruh Komunikasi, Lingkungan Kerja, Tingkat Absensi
PENYELENGGARAAN PEMERINTAH KECAMATAN DITINJAU DARI UU NO. 23 TAHUN 2014 TENTANG PEMERINTAH DAERAH Sunarti Sunarti; Abdul Gani; Zaid Afif
JURNAL PIONIR Vol 5, No 4 (2019): November-Desember
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.831 KB) | DOI: 10.36294/pionir.v5i4.927

Abstract

Perubahan paradigmatik penyelenggaraan pemerintahan tersebut, mengakibatkan pola distribusi kewenangan Camat menjadi sangat tergantung pada pendelegasian sebagian kewenangan pemerintahan dari Bupati/Walikota untuk menangani sebagian urusan otonomi daerah dan penyelenggaraan pemerintahan umum, yang mempunyai implikasi langsung terhadap optimalisasi peran dan kinerja Camat dalam upaya pemenuhan pelayanan kepada masyarakat. Dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah, Kecamatan tidak lagi merupakan satuan wilayah kekuasaan pemerintahan, melainkan sebagai satuan wilayah kerja atau pelayanan. Status kecamatan kini merupakan perangkat daerah Kabupaten/Kota yang setara dengan dinas dan lembaga teknis daerah. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian hukum normatif. Penelitian normatif yaitu sering kali dikonsepkan sebagai apa yang tertulis dalam Peraturan Perundang-Undangan yang dikonsepkan sebagai kaidah atau norma yang merupakan patokan dalam berprilaku. Tugas umum pemerintahan yang diselenggarakan oleh camat tidak dimaksudkan sebagai pengganti urusan pemerintahan umum, karena camat bukan lagi sebagai kepala wilayah. Selain itu, intinya juga berbeda. Tugas umum pemerintahan sebagai sebagai kewenangan atributif mencakup tiga jenis kewenangan yakni kewenangan melakukan pembinaan serta kewenangan melaksanakan pelayanan kepada masyarakat. Kewenangan koordinasi dan pembinaan merupakan bentuk pelayanan secara tidak langsung, karena yang dilayani adalah entitas pemerintahan lainnya sebagai penggun, meskipun pengguna akhirnya tetap masyarakat. Sedangkan kewenangan pemberian pelayanan kepada masyarakat, pengguna maupun pengguna akhirnya sama yakni masyarakat. Jenis pelayanan ini dapat dikategorikan sebagai pelayanan secara langsung. Kata Kunci : Camat, Tugas, Pemerintah Daerah

Page 7 of 37 | Total Record : 361